• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Pendapatan Peternakan Ayam Broiler Pola Kemitraan Di Kecamatan Gunung Pati Semarang - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Pendapatan Peternakan Ayam Broiler Pola Kemitraan Di Kecamatan Gunung Pati Semarang - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB I

PENDAHULUAN

Sampai saat ini usaha peternakan ayam broiler merupakan salah satu kegiatan yang paling cepat dan efesien untuk menghasilkan bahan pangan hewani yang bermutu dan bernilai gizi tinggi, beberapa hal yang menjadi penyebabnya antara lain laju pertumbuhan ayam broiler lebih cepat dibanding dengan komoditas ternak lain, permodalan yang relatif lebih kecil, adanya kebutuhan dan kesadaran masyarakat yang meningkat akan pentingnya gizi sehingga kondisi ini menuntut adanya penyediaan daging ayam yang cukup, baik dari segi kualitas maupun kuantitas (Badriyah dan Ubaidillah, 2013). Usaha peternakan ayam pedaging (broiler) merupakan salah satu usaha yang berpotensi menghasilkan daging dan meningkatkan konsumsi protein bagi masyarakat. Ayam pedaging merupakan ayam yang tumbuh dengan cepat dan dapat dipanen dalam waktu yang singkat (Azizah dkk, 2013).

(2)

2

kekurangan yang dihadapi oleh peternak rakyat. Kemitraan adalah kerjasama bidang usaha budidaya ayam ras antar peternak rakyat dengan perusahaan peternakan atau perusahaan dibidang peternakan. Tujuan dilakukan pola kemitraan adalah untuk memperkecil resiko usaha terutama peternak rakyat sebagai mitra usaha plasma, karena dijaminnya sarana produksi (kuantitas, kualitas dan harga), pemasaran hasil dan jaminan pendapatan oleh perusahaan peternakan atau perusahaan dibidang peternakan selaku mitra usaha inti. Beban anggota dalam melakukan usahanya dapat dikurangi diantaranya dengan berkurangnya biaya yang dikeluarkan. Hal ini akan menyebabkan pendapatan anggota meningkat dan menguntungkan, oleh karena itu analisis pendapatan perlu dilakukan.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (i) untuk mengetahui pendapatan peternak ayam broilerdi di Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang, (ii) untuk mengetahui pengaruh jumlah DOC/Day Old Chick, biaya tenaga kerja, biaya pakan, biaya listrik dan vaksin terhadap pendapatan peternakan ayam broiler di Kecamatan Gunung Pati Semarang. Manfaat penelitian yaitu; i) bagi peneliti, dapat menambahkan wawasan mengenai usaha ternak ayam broiler dengan system pola kemitraan, ii) bagi peternak, dapat dijadikan masukan pemikiran dalam usaha pengembangan, evaluasi dan mengontrol usaha ternaknya.

Referensi

Dokumen terkait

1) Analisis kelayakan non finansial usaha peternakan ayam broiler peternakan Agus Suhendar dengan sistem kemitraan pola inti plasma bersama CV. Tunas Mekar Farm

Ayam broiler merupakan ayam pedaging yang sudah banyak dikembangkan. Ayam broiler mempunyai ciri khusus yaitu pertumbuhannya yang cepat dalam waktu yang singkat. Genetik

kecilnya produksi. Biaya variabel adalah biaya yang berubah apabila luas usahanya berubah. Satuan pengukurannya rupiah. Penerimaan adalah hasil penjualan ayam, karung pakan, dan

Peternakan ayam petelur diharapkan juga mempunyai laba atau keuntungan yang maksimal, keuntungan atau laba ini dapat diukur dengan menggunakan profitabilitas

MANAJEMEN USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER PEMBIBIT DI PT INTERTAMA TRIKENCANA BERSINAR FARM GEKBRONG, KECAMATAN GEKBRONG, KABUPATEN CIANJUR, JAWA BARAT (

Hasil analisis regresi linier berganda (tabel 7), koefisien regeresi linier berganda pengaruh bobot panen terhadap pendapatan peternak ayam broiler (pedaging) yaitu

dari data menunjukkan bahwa penerimaan petrnak broiler poila kemitraan lebih besar di banding non kemitraan dikarenakan hasil produksi daging ayam peternak broiler pola

Struktur biaya, penerimaan, dan pendapatan rata- ratausaha peternakan ayam broiler pada pola dan skala usaha yang berbeda di Kabupaten Lumajang dapat dilihat pada