Sistem ekonomi pasar
(Liberalisme)
Kelompok 4
Setiya Bhakti 115020100111028 Indra Fajar 115020107111017
Asumsi Dasar
Preferensi negara merupakan penentu kunci prilaku
negara. Preferensi ini akan berbeda satu negara
dengan negara yang lain, tergantung faktor-faktor
seperti budaya, sistem ekonomi atau tipe
pemerintahan.
Interaksi negara tidak terbatas pada politik (
high
politics
) tetapi juga ekonomi (
low politics
) baik
melalui perusahaan-perusahaan dagang, organisasi
maupun individu.
Ada banyak kesempatan untuk bekerja sama dan
Di antara liberalis, ada banyak
perbedaan pandangan tentang
definisi
Suatu sistem ekonomi dimana
seluruh kegiatan ekonomi mulai
dari produksi, distribusi dan
konsumsi diserahkan sepenuhnya
kepada mekanisme pasar. Sistem
ini sesuai dengan ajaran dari
Adam Smith, dalam bukunya
An
Inquiry Into the Nature and
Sejarah singkat
liberalisme
Liberalisme atau Liberal adalah sebuah ideologi,
pandangan filsafat, dan tradisi politik yang
didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik yang
utama. Secara umum, liberalisme
mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu.
Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama (Sukarna, 1981). Dalam masyarakat modern, liberalisme
Ciri-ciri Liberalisme
1. Setiap orang bebas memiliki barang,
termasuk barang modal
2. Setiap orang bebas menggunakan barang
dan jasa yang dimilikinya
3. Aktivitas ekonomi ditujukan untuk
memperoleh laba
4. Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh
masyarakat (Swasta)
5. Pemerintah tidak melakukan intervensi
dalam pasar
6. Persaingan dilakukan secara bebas
7. Peranan modal sangat vital Kebaikan dari
Kelebihan Liberalisme
Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat
dalam mengatur kegiatan ekonomi
Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber
produksi
Munculnya persaingan untuk maju
Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena
barang yang tidak bermutu tidak akan laku
dipasar
Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap
Kelemahan Liberalisme
Sulitnya melakukan pemerataan
pendapatan
Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh
oleh para pemilik modal
Munculnya monopoli yang dapat
merugikan masyarakat
Sering terjadi gejolak dalam perekonomian
karena kesalahan alokasi sumber daya
Negara-negara Liberalisme di
Asia
1.
India
2.
Iran
3.
Singapura
4.
Malaysia
5.
Kamboja
6.
Korea selatan
7.
Jepang
Negara-negara Penganut
Liberalisme di Amerika
1.
Amerika
2.
Brazil
3.
Cili
4.
Cuba
Negara-negara penganut
Liberalisme di eropa
1.
Albania
2.
Armenia
3.
Austria
4.
Belgia,
5.
Bulgaria,
6.
Kroasia
Perbedaan liberalisme dan
kapitalisme
Kapitalisme atau Kapital adalah suatu
paham yang meyakini bahwa pemilik
modal bisa melakukan usahanya untuk
meraih keuntungan sebesar-besarnya.