• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Kinerja PT PLN (Persero) Pulau Nias Pasca Perubahan Status

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Evaluasi Kinerja PT PLN (Persero) Pulau Nias Pasca Perubahan Status"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

i ABSTRAK

Peningkatan ketersediaan daya listrik menjadi suatu keharusan dikarenakan peningkatan kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat suatu daerah.PLN sebagai penyedia energi listrik di Indonesia harus melakukan penyesuaian untuk memenuhi kebutuhan tersebut.Penyesuaian tersebut dapat dilakukan dengan perbaikan secara teknis maupun ekonomis. Sehingga PLN Cabang Nias sebagai penyedia energi listrik untuk daerah baru seperti Nias perlu melakukan restrukturisasi untuk peningkatan pelayanan terhadap konsumen. Restrukturisasi yang dilakukan PLN adalah dengan menjadikan PLN Pulau Nias sebagai Cabang tersendiri terpisah dari PLN Cabang Sibolga.

Pada tugas akhir ini, akan dibahas mengenai analisis kinerja sistem tenaga listrik pulau Nias pasca perubahan status. Paramater yang akan digunakan untuk melihat kinerja system tenaga listrik tersebut adalah Rasio Elektrifikasi (RE), SAIDI (System Average Interruption Duration Index), SAIFI (System Average Interruption Frequency Index)dan kapasitas terpasang, susut energi. Dari

penelitian ini diharapkan dapat diketahui kinerja sistem tenaga listrik sesudah perubahan status PLN Cabang Nias. Selanjutnya, Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan evaluasi PLN Cabang Nias untuk peningkatan pelayanan di masa yang akan datang.

Referensi

Dokumen terkait

Tapi dengan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara, pertumbuhan konsumsi energi listrik di Sumut semakin tinggi, ini semakin tidak terimbangi oleh PLN dari pembangkit yang

Dengan menganalisis daya listrik PLTG Paya Pasir Medan maka pada bulan. Juli 2009, PT PLN Paya Pasir Medan masih dapat mensuplay daya listrik

PLN (Persero) Sumatera Utara adalah sebagai pelaku usaha, sedangkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara, Menteri Keuangan RI, Pemerintah

PLN (Persero) selama tahun 2010-2012 apabila diukur menggunakan delapan indikator analisis rasio keuangan berdasarkan Keputusan Menteri BUMN No. Hal ini terjadi

PT PLN (Persero) wilayah Sumatera Utara mengakui bahwa pemadaman listrik bergilir ini terjadi dikarenakan Indonesia sedang mengalami defisit daya listrik bersamaan dengan jadwal

Tapi dengan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara, pertumbuhan konsumsi energi listrik di Sumut semakin tinggi, ini semakin tidak terimbangi oleh PLN dari pembangkit yang

PLN (Persero) area Bangka hingga tahun 2025 berdasarkan data jumlah pelanggan, daya tersambung, dan konsumsi energi listrik per sektor pelanggan yaitu rumah

Beberapa penelitian estimasi beban energi listrik dilakukan oleh Hutabarat, dkk, 2022 menggunakan metode regresi linear untuk memperkirakan kebutuhan energi listrik wilayah PLN Kota