797094352.doc 404.39KB 2015-10-12 00:18:15

17  Download (0)

Full text

(1)

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

Upaya Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Usaha Home Industry Kerajinan Eceng Gondok Untuk Menanggulangi Pengangguran Di Desa Pilangrejo

Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak

JENIS KEGIATAN PKM-MASYARAKAT

Diusulkan oleh:

Biyatini 1401412202/2012 Susilo Wati 1401412104/2012 Amalia Khusnul K. 1401412376/2012 Nur Hidayati 1401413066/2013

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEMARANG

(2)

PENGESAHAN USULAN PKM-PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

1. Judul Kegiatan : Upaya Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Usaha Home Industry Kerajinan Eceng Gondok Untuk Menanggulangi Pengangguran Di Desa Pilangrejo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak

2. Bidang Kegiatan : PKM-M 3. Ketua Pelaksana Kegiatan

a. Nama Lengkap : Biyatini

b. NIM : 1401412202

c. Jurusan : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, S1 d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Negeri Semarang e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Desa Serutsadang 03/02

Winong-Pati/085640303591

f. Alamat email : biyatinir09pgsd@gmail.com 4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 3 orang

(3)

RINGKASAN

Pengangguran bukan lagi menjadi permasalahan khusus melainkan permasalahan umum yang terjadi di negara Indonesia. Hal tersebut yang sekarang terjadi di Desa Pilangrejo banyak Ibu-ibu rumah tangga, remaja dan buruh tani yang menganggur. Mereka tidak memiliki pekerjaan tetap. Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tahun 2014 pengangguran mencapai angka 7,04 % dari total penduduk Kabupaten Demak yang berjumlah juta 100 juta jiwa (http://demakkab.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/2, diakses pada tanggal 2 Oktober 2015 pukul 21:43 WIB. Untuk mengatasi permasalahan tersebut ada sebuah solusi, yaitu dengan mendirikan home industry untuk mengolah tanaman enceng gondok menjadi suatu produk kerajinan yang bernilai ekonomi tinggi. Dari tanaman enceng gondok tersebut dapat dibuat kerajinan seperti tas, dompet, kotak tisu, vigura dan lain sebagainya. Hal tersebut selain memberikn manfaat berupa peningkatan hasil ekonomi masayarakat di desa Pilangrejo namun juga dapat mengurangi dampak tanamn enceng gondok yang merusak lngkungan karena mendangkalkan kedalaman sungai. Enceng gondok sangan banyak ditemukan di perairan sungai daerah Demak khususnya di desa Pilangrejo. Masyarakat belum dapat memanfaatkannya secara maksimal. Mereka hanya menjual tanaman enceng gondok yang kering kepada pengrajin dengan hasil yang rendah. Dalam hal ini, kami mempunyai ide untuk mengolah enceng gondok untuk diberdayagunakan pada masyarakat tingkat ibu rumah tangga, remaja dan buruh tani di desa Pilangrejo kecamatan Wonosalam kabupaten Demak.

(4)

BAB I PENDAHULUAN

1.1LATAR BELAKANG MASALAH

Pengangguran adalah permasalahan yang tidak asing lagi ditelinga kita. Para ibu-ibu di Desa Pilangrejo kebanyakan hanya menjadi seorang ibu rumah tangga. Sebagai wujud pemberdayaan ibu rumah tangga agar mereka memiliki kemampuan berkreatifitas dan terampil adalah dengan mengolah suatu bahan yang banyak terdapat didaerahnya menjadi produk barang yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Hal tersebut dapat mengurangi pengangguran yang sedang terjadi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tahun 2014 pengangguran mencapai angka 7,04 % dari total penduduk Kabupaten Demak yang berjumlah juta 100 juta jiwa (http://demakkab.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/2, diakses pada tanggal 2 Oktober 2015 pukul 21:43 WIB. Dari permasalahan pengangguran tersebut dapat menyebabkan permasalahan baru berupa kemiskinan. Meskipun masyarakat Desa Pilangrejo bermatapencaharian sebagai pencari barang-barang bekas, namun pekerjaan tersebut lebih diberdayakan oleh para lelaki. Selain sebagai pencari barang bekas, masyarakatnya juga sebagai petani. Mengolah sawah dengan menanami padi dan kacang.

Tanaman Enceng gondok merupakan tanaman air yang banyak tumbuh di sungai-sungai kecil atau semak-semak di desa pilangrejo. Enceng Gondok (Eichornia crassipes) termasuk dalam kelompok gulma perairan. Tanaman ini memiliki kecepatan berkembang biak vegetatif yang sangat tinggi, terutama di daerah tropis dan subtropis. (http://www.wikipedia.org/enceng-gondok/). Diakses pada tanggal 2 Oktober 2015, pukul 08:10 WIB. Para buruh tani desa pilangrejo memanfaatkan tanaman tersebut untuk diambil dan dijual ke pengrajin enceng gondok dalam bentuk sudah dikeringkan. Pemanfaatan tanaman enceng gondok menjadi sebuah kerajinan membutuhkan keterampilan, keahlian dan kreativitas untuk menjadikan kerajinan enceng gondok yang berkualitas dan bernilai jual tinggi. Keterbatasan SDM yang dimiliki masyarakat sasaran tidak memungkinkan untuk mengolah tanaman enceng gondok menjadi kerajinan enceng gondok yang bernilai jual tinggi. Mereka hanya bisa menjual enceng gondok kering yang nilai jualnya rendah. Kemauan masyarakat desa pilangrejo sangatlah tinggi untuk mengolah tanaman enceng gondok menjadi kerajinan yang bernilai jual tinggi, tetapi tidak ada satupun masyarakat desa pilangrejo yang memiliki ketrampilan mengolah tanaman enceng gondok menjadi kerajinan. Sehingga penghasilan yang mereka dapatkan masih kurang maksimal dengan hanya menjual enceng gondok kering. Selain dibuat menjadi kerajinan, enceng gondok dimanfaatkan agar tidak mencemari sungai dan mengurangi keindahan sungai karena tumpukan enceng gondok yang menjadi sampah.

(5)

1.2PERUMUSAN MASALAH

a. Bagaimanakah memberdayakan ibu rumah tangga, remaja dan buruh tani di desa pilangrejo agar dapat bekerja dengan penghasilan cukup?

b. Bagaimanakah memanfaatkan tanaman enceng gondok yang tumbuh melimpah di desa Pilangrejo untuk menjadi produk barang yang bernilai tinggi?

c. Bagaimanakah mengoptimalkan potensi eceng gondok yang ada di desa pilangrejo?

1.3TUJUAN KEGIATAN

Tujuan kegiatan pengabdian bagi masyarakat Desa Pakem adalah:

a. Memberikan pelatihan usaha home industry kerajinan eceng gondok bagi ibu rumah tangga, remaja dan buruh tani

b. Mengolah tanaman eceng gondok menjadi suatu produk barang yang bernilai ekonomi tinggi

c. Menciptakan usaha kerajinan home industry enceng gondok di desa Pilangrejo

1.4LUARAN YANG DIHARAPKAN

Luaran yang diharapkan dalam program ini adalah sebagai berikut:

a. Terbentuknya home industry kerajinan eceng gondok dan terciptanya masyarakat yang kreatif, terampil dalam membuat kerajinan eceng gondok seperti tas, dompet, figura, kotak tisu, parsel dan lain sebagainya.

b. Menghasilkan kerajinan eceng gondok yang beraneka ragam seperti tas, dompet, figura dan kotak tisu.

c. Memberikan ilmu kepada masyarakat di daerah lain yang memiliki komoditas eceng gondok karena publikasi pengabdian ini dalam bentuk artikel.

1.5KEGUNAAN

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada:

a. Bagi masyarakat sasaran pelatihan usaha home industry kerajinan eceng gondok adalah dapat meningkatkan pendapatan, ketrampilan, kreativitas, kemandirian masyarakat ibu rumah tangga, remaja dan buruh tani.

b. Bagi peserta PKM dapat menambah wawasan, pengalaman, dan pengetahuan tentang pembuatan kerajinan enceng gondok

BAB II GAMBARAN UMUM MASYARAKAT

(6)

dengan ketrampilannya. Pemanfaatan eceng gondok sebagai produk barang kerajinan dapat mengurangi dampak negatif tanaman eceng gondok di bantaran sungai yaitu mendangkalkan kedalaman sungai. Ada masyarakat tertentu di desa pilangrejo hanya memilki pekerjaan sampingan saja. Sehingga pemberian ketrampilan tersebut dapat memberikan keuntungan kepada mereka dan penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Para remaja tidak harus melakukan urbanisasi karena di daerahnya ada pekerjaan yang cukup menguntungkan ketika benar-benar ditekuni dengan sungguh-sungguh.

Tanaman eceng gondok yang mereka dapatakan dijual dalam bentuk eceng gondok kering ataupun yang sudah dikepang kepada pengrajin eceng gondok. Hasil yang didapatkan tidak besar, karena eceng gondok kering dan yang dikepang harga jualanya masih rendah dibandingkan membuat sendiri eceng gondok menjadi sebuah produk kerajinan yang indah.

Masih banyak masyarakat desa pilangrejo yang tidak mengetahui cara mengolah eceng gondok menjadi produk kerajinan, meskipun tanaman eceng gondok tumbuh subur di daerah mereka. Masyarakat sangat berharap untuk dapat mengolah enceng gondok menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomi tinggi, sehingga mereka dapat memperolah penghasilan dan meningkatkan SDM di desa pilangrejo.

Oleh karena itu sanagatlah tepat apabila ada pendampingan pelatihan pengolahan tanaman enceng gondok menjadi kerajinan yang bernilai jual tinggi. Karena pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemandirian, kraeativitas dan kepedulian lingkungan. Sehingga dapat tercipta usaha home industry kerajinan enceng gondok di desa pilangrejo yang dapat meningkatkan penghasilan, ketrampilan ibu rumah tangga, remaja, buruh tani serta dapata mengurangi tingkat pengangguran di kota Demak.

BAB III METODE PELAKSANAAN 1. Rancangan Kegiatan

a. Tahap Persiapan

Tahap persiapan yang dilakukan berupa pengurusan perijinan dan birokrasi, survei lokasi, publikasi rencana pelaksanaan kegiatan, pendataan peserta pelatihan, penyusunan jadwal, penyiapan sarana dan prasarana, pelaksanaan kegiatan produksi.

b. Tahap Pelaksanaan

Tahapn pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pembekalan dan pelatihan pembuatan kerajinan enceng gondok yang dilanjutkan dengan proses produksi kerajinan enceng gondok oleh masyarakat desa pilangrejo.

c. Tahap Monitoring Kegiatan

(7)

BAB IV JADWAL KEGIATAN DAN BIAYA

3. Transportasi dan akomodasi Rp. 300.000

4. Sewa peralatan Rp. 550.000

5. Materi Pelatihan Rp. 150.000

6. Dekorasi kegiatan Rp. 300.000

7. Konsumsi kegiatan dan pelatihan Rp. 500.000

8. Penyusunan laporan Rp. 315.000

(8)

DAFTAR PUSTAKA

Ayutika. 2014. Artikel tentang Membuat Kerajinan Tangan dengan Enceng Gondok. [online] tersedia pada http://teknik-mhcom.blogspot.com/2013/02/kerajinan-tangan-dari-tanaman-enceng.html (diakses pada 2 Oktober 2015 pukul 10:15 WIB)

Esaningrat, Dany dkk. 2009. Peluang Wirausaha Pemanfaatan Enceng Gondok Liar di Danau Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta sebagai Hand Craft Tas Unik dan Cantik. Surakarta: _

Ristedikti. 2015. Pedoman 2015 Program Kreativitas Mahasiswa. Jakarta: Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Tanjung, Bahdin Nur, dkk. 2013. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Medan: Kencana

Prenadamedia Group.

(9)

LAMPIRAN 1

Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pembimbing Ketua Pelaksana

E-mail : biyatinir09pgsd@gmail.com Riwayat Pendidikan

SD : SDN Serutsadang Tahun Lulus 2006 SMP : SMPN 02 Jakenan Tahun Lulus 2009 SMK : SMAN 01 Jakenan Tahun Lulus 2012 PT : Universitas Negeri Semarang

Demikian Bio Data di Buat dengan Sebenar-benarnya.

Semarang, 04 Oktober 2015

E-mail : Susilowatir06pgsd@gmail.com Riwayat Pendidikan

SD : SDN Sugihan Tahun Lulus 2006

SMP : SMPN 01 Winong Tahun Lulus 2009 SMA : SMAN 01 Jakenan Tahun Lulus 2012 PT : Universitas Negeri Semarang

Demikiaan Bio Data di Buat dengan Sebenar-benarnya.

Semarang, 04 Oktober 2015

(10)

Anggota Pelaksana 2

Nama : Amalia Khusnul Kh TTL : Kebumen, 14 April 1994 Jenis Kelamin : Perempuan

Alamat Rumah : Jl Arumbinang, Kutowinangun Kebumen Alamat Semarang : Jln. Bringin Raya Ngaliyan Gang Indopermai No.Telf/Hp : 089687367302

Demikiaan Bio Data di Buat dengan Sebenar-benarnya.

Semarang, 04 Oktober 2015

E-mail : nurhidayatisummary@gmail.com

Riwayat Pendidikan

SD : SDN Tluwuk Tahun Lulus 2007

SMP : MTs Raudlatul Ulum Tahun Lulus 2010 SMA : MA Raudlatul Ulum Tahun Lulus 2013 PT : Universitas Negeri Semarang

Demikian Bio Data di Buat dengan Sebenar-benarnya.

Semarang, 04 Oktober 2015

(Nur Hidayati)

(11)

Biodata Dosen Pendamping

Nama : Masitah, S.Pd., M.Pd TTL : Purworejo, 10 Juni 1952 Jenis Kelamin : Perempuan

Jabatan : Dosen

No.Telf/Hp : 081390666768

E-mail : -

NIDN : 0011055905

Demikiaan Bio Data di Buat dengan Sebenar-benarnya.

Semarang, 04 Oktober 2015

(Masitah, S.Pd., M.Pd)

(12)

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan Tabel 3. Rincian Dana

1. Alat dan bahan dasar pembuatan

(13)

5. Pembelian ATK

No Jenis Barang Satuan Jumlah(Rp)

1 HVS 2 rim x @ Rp. 30.000,00 60.000

2 Tinta Printer 2 Buah x @ Rp. 30.000,00 60.000

Jumlah 120.000

6. Dekorasi

No Jenis Barang Satuan Jumlah(Rp)

1 Spanduk MMT 2 x @ Rp. 100.000,00 200.000

2 Backgound MMT 1 x @ Rp. 100.000,00 100.000

Jumlah 300.000

7. Penyusunan Laporan

No Jenis Bahan Satuan Jumlah(Rp)

1 Laporan 200.000

3 Cetak Foto Rp. 100.000,00 100.000

4 CD 6 buah x @ Rp. 2.500,00 15.000

Jumlah 315.000

Total Biaya

No. Jenis Bahan Jumlah (Rp)

1. Pembelian ATK Rp. 120.000

2. Bahan Dasar Rp. 4.280.000

3. Transportasi dan akomodasi Rp. 300.000

4. Sewa peralatan Rp. 550.000

5. Materi Pelatihan Rp. 150.000

6. Dekorasi kegiatan Rp. 300.000

7. Konsumsi kegiatan dan pelatihan Rp. 500.000

8. Penyusunan laporan Rp. 315.000

(14)

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas Tabel 4.Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas

No Nama/NIM Program

Pendidikan Ketua, yang bertanggung jawab

Pendidikan Bendahara dalam pelaksanaan

program 3 Amalia Khusnul Pendidikan

Guru Sekolah Dasar

Pendidikan Sekretaris dalam pelaksanaan

program

4 Nur Hidayati Pendidikan Guru Sekolah

Dasar

Pendidikan Sekretaris dalam pelaksanaan

(15)

Lampiran 4

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA

Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Sugiman

Jabatan : Kepala Desa Pilangrejo

Alamat : Desa Pilangrejo Kec. Wonosalam Kab. Demak

Adalah bertindak untuk dan atas nama tempat pelatihan program, selanjutnya disebut pihak I Nama : Biyatini

Jabatan : Ketua Pelaksana Program

Alamat : Desa Serutsadang RT/RW 03/02 Kec. Winong Kab. Pati

Adalah bertindak untuk dan atas nama tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKMM FIP UNNES) selanjutnya disebut pihak II.

Pada hari senin tanggal 27 Oktober 2015 telah bersepakat untuk mengadakan hubungan kerjasama dalam rangka mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa dengan kesepakatan sebagai berikut:

1. Pihak I mengijinkan kepada pihak II untuk melaksanakan program yang telah direncanakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat di tempat pihak I

2. Pihak II melaksanakan dan mentaati tata tertib di tempat tersebut.

3. Ketentuan belum tercantumkan pada surat kerjasama ini akan disepakati bersama secara kekeluargaan dikemudian hari.

Demikian surat perjanjian kerjasama ini dibuat sebagaimana mestinya dengan keadaan yang sebenarnya.

Demak, 27 Oktober 2015

Pihak I Pihak II

(Sugiman) (Biyatini)

(16)
(17)

Figure

Tabel 3. Rincian Dana

Tabel 3.

Rincian Dana p.12

References

Scan QR code by 1PDF app
for download now

Install 1PDF app in