Buletin Foto dan Dokumentasi
Edisi Oktober 2013
SotoSop’ers di Hari H Saat Pelaksanaan Gathering Prioritas
SotoSop’ers@Kampoeng Rawa
Survey dan Huntingnya SotoSop’ers di Lava Tour Gunung Merapi
Galery Foto Pelantikan Bersama Pengurus Komcab SP NIBA BCA se Jateng DIY Artikel :
Dari Waktu ke Waktu
B
anyak diantara kita tidak menyadari, proses berjalannya waktu membuat ke-mampuan kita dalam menggunakan kamera juga bertambah. Banyak hal baru telah dapat dikuasai, beberapa tehnik fotografi sederhana telah mampu diterapkan. Pengumpulan file foto yang lebih terorganisir dengan rapi. Hingga beberapa teman bahkan sudah mampu membuat layout sederhana dalam menata foto-foto yang telah diperoleh.Berproses dan terus berlatih itulah kuncinya, setiap momen yang dapat direkam di setiap kesempatan membuat kita semakin terasah untuk lebih bisa menggunakan kamera dalam menghasilkan sebuah gambar.
Edisi kali ini, membawa beberapa SotoSop’ers dalam perjalanan yang cukup menan-tang. Pemotretan dalam keadaan-keadaan yang tidak bisa sama dengan rancangan rencana yang telah disusun, namun kesemuannya dapat teratasi berbekal pengala-man dan kematangan dalam mengantisipasi setiap keadaan.
Kerjasama team sangat diperlukan dalam kondisi pemotretan luar ruangan, ter-lebih dengan medan yang cukup keras seiring lokasi pemotretan yang juga selalu berpindah. Semuanya menjadikan sedikit pembelajaran untuk dapat menyiasati setiap kondisi dan situasi tersebut, yang tentunya dapat menambah perbenda-haraan pengetahuan bagi tiap SotoSop’ers, sebuah harga yang tidak lagi bisa dinilai dengan hitungan angka, seperti itulah pengalaman menjadikan setiap proses se-bagai pembelajaran utama bagi kami para SotoSop’ers.
Salam SotoSop’ers
Team SotoSop
Sekap
SotoSop’ers@Kampoeng Rawa
Survey dan Huntingnya SotoSop’ers di Lava Tour Gunung Merapi
SotoSop’ers di Hari H Saat Pelaksanaan Gathering Priotas Halaman 4-6
Halaman 7-12
Halaman 13-16
Sekapur Sirih Halaman 2
Daftar Isi Halaman 3
Galery Foto Pelantikan Bersama Pengurus Komcab SP NIBA BCA se Jateng DIY
Halaman 17-19
Bagi yang berminat untuk mengirimkan artikel, foto, kritik,
saran dan masukan untuk Buletin SotoSop, bisa menghubungi alamat email di bawah ini :
Ricky [email protected] Yusak [email protected] Triyanto [email protected] Atau kunjungi halaman-halaman SotoSop di :
Www.SotoSopMGL.Weebly.com
SotoSopMGL di Facebook
K
ampoeng Rawa adalah obyek wisata yangdikelola oleh 12 kelompok tani dan nelayan di Desa Bejalen dan Kelurahan Tambakboyo, Kecamatan Am-barawa, Kabupaten Semarang. Mereka bersatu mem-bentuk Paguyuban Kampoeng Rawa pada tanggal 4 Agustus 2012, dengan tujuan untuk dapat mense-jahterakan kehidupan petani dan nelayan di daerah tersebut.
Di Kampoeng Rawa, keindahan pemandangan alam memanjakan mata. Hamparan sawah dan pegunungan menjadi sajian utama. Bahkan pemandangan Danau Rawapening pun dapat dinikmati dengan leluasa. Walau saat ini belum jadi sepe-nuhnya, namun beberapa fasilitas wisata sudah tersedia dan dapat dinikmati oleh pa-ra pengunjung. Mulai dari kuliner hingga beberapa per-mainan di objek wisata dan RM Kampoeng Rawa.
Kompleks yang masih relatif ba-ru ini terletak di tepi Jalan Ling-kar Ambarawa (JLA) yang juga baru diresmikan. Dari arah Yog-yakarta, kompleks ini terletak di sisi kanan jalan, dan langsung mudah dikenali dengan bentuk bangunan-bangunan beratap joglo yang terletak di tengah hamparan sawah dan rawa
Rumah Makan Apung
Wisatawan dapat menikmati santapan menu istimewa bersama keluarga, dengan sen-sasi pondok-pondok yang terapung diatas Danau Rawapening dan pemandangan alam yang eksotik serta udara yang sejuk.
Menu istimewa adalah p r o d u k a s l i D a n a u Rawapening yang dipanen dari puluhan keramba ne-layan yang berada di Danau Rawapening seperti Nila, Gurami, Lele, dll serta ane-ka hidangan dari daerah lain khas Indonesia .
Selain Rumah Makan Apung dan pondok-pondok tera-pungnya, tersedia Hall/Aula seperti:
1. Hall/Aula yang terapung di tengah Danau Rawapen-ing dengan kapasitas 250 orang.
2. Hall/Aula bernuansa alam Danau Rawapening yang berada di sekitar Ru-mah Makan Apung
3. Rumah Joglo yang dapat dipakai untuk acara-acara besar dan dapat menam-pung banyak orang.
Terdapat juga beberapa per-mainan dan wisata keluarga lainnya, diantaranya seper-ti :
ATV, JetSky, Perahu karet, Perahu Kayu, Perahu Motor, Bebek Air, Becak Air, Becak Mini Bendi.
Demikianlah sedikit kisah perjalanan
Soto-Sop’ers di Kampoeng
Ra-wa, Rawapening, yang pada tujuan utama per-jalanan tersebut untuk mendapatkan foto sun-set, namun karena kon-disi cuaca tidak
memungkinkan dan sunset yang diharap-kan tidak muncul, maka cukuplah dengan membawa kisah tempat dan sedikit gambar yang masih dapat
terekam. Sampai jumpa di kisah perjalanan berikutnya.(rq)
Survey dan Huntingnya SotoSop’ers
di Lava Tour Gunung Merapi
M
agelang, pagi itu 12 September 2013, beberapa teman SotoSop’ers sudah melakukan perjalanan ke arah kawasan Wisata Kaliurang, Jogjakarta. Ada beberapa tugas yang harus dilakukan, diantaranya melakukan survey untuk mencari spot foto yang akan digunakan dalam acara Gathering BCA Prioritas nantinya.Karena belum cukup tahu lokasi pemberangkatan maka dengan terpaksa harus beberapa kali bertanya pada penduduk di sekitar tempat tujuan. Hingga waktu tempuh untuk sampai ke tujuan, yaitu lokasi start jadi agak
bertambah, sedikit meleset dari yang di-rencanakan.
Setiba di lokasi start yang telah ditentukan, Hotel Griya Persada, di kawasan Wisata Kaliurang, team
Soto-Sop’ers segera
mem-persiapkan diri. Cek perlengkapan, kemudian bersiap di atas kendaraan yang akan membawa sela-ma perjalanan.
Untuk perjalanan ini team menggunakan Jeep sebagai ken-daraan Tour, karena medan yang dilalui cukup berat. Hing-ga hanya kendaraan sejenis Jeep saja yang cukup nyaman dikendarai untuk melaluinya.
Beberapa lokasi yang dikunjungi selama lava Tour, diantaranya Bunker Kaliadem, tempat berlindung sementara saat ada awan panas (Wedhus Gembel) gunung Merapi. Yang pada saat erupsi Merapi di tahun 2010 memakan dua korban jiwa, karena bun-ker tersebut tidak mampu menahan ganasnya kekuatan alam gunung Merapi saat itu. Lalu lokasi batu Alien, penduduk setempat menamakan demikian karena perwujudannya menyerupai se-bentuk wajah, yang terdiri dari dua mata, satu
hidung, sebuah mulut dan satu tel-inga kanan. Tidak lupa pula Team
SotoSop
berkesem-patan menikmati
wedang gedhang,
minuman khas di daerah sekitar Bun-ker.
Wedang gedhang
sebenarnya sama saja dengan wedang jahe yang bisa ditemukan di ban-yak tempat, tetapi
Batu Alien
Bunker Kaliadem
Wedang Gedhang
di Kaliadem wedang jahe ditaburi irisan tipis-tipis buah pisang (dalam baha-sa Jawa disebut gedhang) ambon. Jadilah wedang gedhang khas Kaliadem. Yang tidak kalah
menariknya adalah se-buah tempat dimana da-hulunya adalah sebuah kawasan pemukiman penduduk sekitar lereng Merapi. Beberapa rumah
yang jelas menjadi saksi dan bukti se-jarah terjadinya erupsi gunung Mera-pi saat itu. Pem-ukiman tersebut kemudian dibentuk menjadi sebuah mu-seum alam, dimana benda-benda yang terdapat di da-lamnya adalah ben-da-benda yang terimbas kejadian pada saat peristiwa terjadi. Semua dibiarkan sesuai pa-da saat kejadian, hingga kita bisa melihat dan merasa-kan betapa
dahsyatnya
kekuatan alam yang telah menerpa desa tersebut.
Setelah beberapa lokasi dikunjungi, team SotoSop akhirn-ya menentukan be-berapa spot foto
yang memungkinkan untuk mengambil gambar-gambar terbaik. Dan untuk sedikit mengisi waktu per-jalanan, teman-teman SotoSop’ers bereksperimen da-lam tehnik fotografi dengan membuat foto bertehnik
levitasi, yaitu sebuah tehnik foto yang membuat
se-buah obyek nampak seolah-olah melayang tanpa alat bantu.
Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan, akhirnya team SotoSop dibawa kembali ke lokasi start, untuk dapat sejenak melepas lelah sebelum kembali ke Magelang. Keseluruhan waktu tempuh selama Lava Tour Gunung Merapi menjadi lebih panjang dari yang seharusnya, karena Team SotoSop memerlukan waktu juga dalam mencari lokasi foto yang memang memungkinkan untuk bisa mendapat gambar-gambar terbaik. Keun-tungan dari survey adalah orientasi medan yang lebih akurat, dan memudahkan dalam pelaksanaan nantinya. Sebagai penutup perjalanan, team SotoSop kembali ke Magelang menjelang sore, dengan berbekal tambahan pen-galaman dan kesiapan melaksanakan tugas selanjutnya. (rq)
SotoSop’ers di Hari H
Saat Pelaksanaan Gathering Prioritas
B
eberapa kondisi tidak bisa diatur sesuai dengan perkiraan dan harapan, terutama cuaca. Mendung yang sudah menyelimuti sejak pemberangkatan pe-serta dari Magelang sangat berpengaruh terhadap bagaimana mendapatkan foto di lokasi nantinya. Dan hal tersebut tentunya dapat menghilangkan indahnya pemandangan yang bisa didapat selama perjalanan Lava Tour Gunung Merapi
Dan memang kenyataannya selama perjal-ananpun Gunung Merapi seperti enggan menampakkan diri, dengan berselimut awan yang cukup tebal. Namun buat team SotoSop, semuanya adalah keadaan yang sudah terbi-asa untuk dapat disiterbi-asati. Dan momen sebenarnya adalah bagaimana menangkap gambar dari setiap peserta dalam kondisi yang sebenarnya di lokasi tersebut. Sehingga
nuansa kawasan Gunung Merapi da-lam Lava Tour dapat terekam dengan sempurna.
Debu dan panasnya matahari tidak mengendorkan semangat team
Soto-Sop, rencana tetap berjalan sesuai
rancangan semula, setiap SotoSop’ers menggunakan motor trail sebagai alat transportasinya, hal tersebut dimak-sudkan agar lebih mudah mencapai lokasi spot foto, dan mendapatkan mobilitas yang lebih lancar.
Walau beresiko lebih berdebu, semangat tetap mem-buat team selalu mampu tiba di tempat yang telah ditentukan dengan tepat. Obyek yang juga bergerak memerlukan tingkat kordinasi yang lebih antar
Soto-Sop’ers, berbekal pengalaman beberapa waktu ini,
dan ditunjang dengan survey pendahuluan untuk pengenalan lokasi, ternyata cukup membuat team
lebih solid dalam menghadapi setiap keadaan di lo-kasi pemotretan.
Memang menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi Team SotoSop’ers , tetapi semuannya akan penuh makna kepuasan setelah team berhasil
me-nyelesaikan tugasnya tanpa hambatan yang berarti.
Bravo SotoSop’ers !!!