BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, presepsi, pemikiran, orang secara individual atau kelompok. Menurut Syaodih (2010:60). Menurut Gunawan (2014:80) bahwa penelitian dengan pendekatan kualitatif menekankan analisis proses dari proses berfikir secara induktif yang berkaitan dengan dinamika hubungan antarfenomena yang diamati, dan senantiasa menggunakan logika ilmiah. Namun dalam penelitian ini lebih ditekankan pada kedalaman berpikir formal dari penelitian dalam menjawab permasalahan yang dihadapi. Penelitian kualitatif bertujuan mengembangkan konsep sensititivitas pada masalah yang dihadapi, menerangkan realitas yang berkaitan dengan penelusuran teori dari bawah dan mengembangkan pemahaman akan satu atau lebih dari fenomena yang dihadapi.
Metode kualitatif adalah suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang.Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk membuat deskriptif, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antarfenomena yang diselidiki, (Nazir, 1988:63). Nawawi dan Martini (1994:174) menyatakan bahwa penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat atau memiliki karakteristik, bahwa datanya dinyatakan dalam keadaan sewajarnya
atau sebagaimana adanya, dengan tidak dirubah dalam bentuk symbol-simbol atau bilangan.
Penelitian ini dilakukan penulis dengan menggunakan metode kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata atau lisan dari yang diamati oleh penulis.
3.1 Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan dengan cara penulis wawancara lansung melakukan penelitian di CV Yudhistira. CV Yudhistira adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang furniture. CV Yudhistira terletak di Jl. Raya Batan Simo Km 1, Batan, Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah. Penelitian dilakukan selama dua bulan dari tanggal 27 Januari sampai dengan tanggal 26 Maret 2016. Penulis menganalisa secara mendalam dan memfokuskan pada suatu masalah yaitu Perbandingan Strategi Pemasaranfurniture Di Pasar Amerika dan Pasar Eropa.
3.2 Jenis dan Sumber Data
Jenis data adalah objek penelitian, realitas yang kita jadikan fokus penelitian, termaksuk tempat, partisipan, dan kejadian yang melingkupi fokus tersebut. Oleh karena itu, di dalam penelitian kualitatif, data biasanya berupa deskripsi fokus beserta tempat/situs, kejadian, perilaku dan interaksi objek penelitian dengan segala konteks yang mengirimkan. (Patton, 1980:51). Ada dua macam data yaitu:
Menurut Gunawan (2014:129) bahwa data primer adalah data yang diperoleh langsung dari hasil pengamatan yang dianggap berpotensi dalam memberikan informasi yang relevan dan sebenarnya di lapangan. Menurut Ibrahim (2015:6) bahwa data primer adalah segala informasi, fakta, dan realitas yang terkait atau relevan dengan penelitian, dimana kaitan atau relevansinya sangat jelas, bahkan secara langsung. Disebut sebagai data primer, karena data tersebut menjadi penentu utama berhasil atau tidaknya sebuah penelitian. Data primer adalah data yang dikumpulkan oleh penelitian dari lokasi penelitian secara langsung. (Blaxter dkk., 2006:51).
Data primer diperoleh langsung dari hasil praktik magang kerja pada CV Yudhistira. Data tersebut berupa dokumen yang berkaitan dengan pemasaran, diantaranya:
a) Data Pemesanan/jumlah PO dari tahun 2014-2016 b) Volume penjualan dari tahun 2014-2016
c) Jumlah Buyer
3.2.2 Data sekunder
Data sekunder adalah sebagai data pendukung data primer dari dokumen dengan permasalahan di lapangan yang terdapat pada lokasi penelitian berupa bahan bacaan, bahan pustaka, dan laporan-laporan penelitian (Sarwono, 2006:124). Menurut Ibrahim (2015:68) bahwa data sekunder adalah segala informasi, fakta dan realitas yang terkait atau
relevan dengan penelitian, namun tidak secara langsung, atau tidak begitu jelas relevansi. Bahkan data sekunder ini lebih bersifat kulitnya saja, fakta dan realitas yang dikaji atau teliti. Sebagai data pendukung, informasi ini memang tidak menentukan, akan tetapi data ini bisa memperjelas gambaran sebuah realitas peneliti. Data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh peneliti lain yang digunakan oleh peneliti untuk mendukung penelitinya, menurut (Blaxter dkk., 2006:51).
Data pendukung ini penulis peroleh dari buku-buku, jurnal dan sumber lain yang berkaitan dengan strategi pemasaran, pemasaran praktik, dasar pemasaran, prinsip-prinsip pemasaran dan konsep pemasaran.
3.3 Teknik Pengumpulan Data
3.3.1 Wawancara
Menurut Sarwono (2006:59) metode wawancara merupakan suatu alat pengumpulan data yang digunakan dengan instrumen lainnya. Tetapi sebagai metode, wawancara merupakan satu-satunya alat yang diperlukan berpusat pada informan. Menurut Gunawan (2014:160) bahwa wawancara pada penelitian kualitatif merupakan pembicaraan yang mempunyai tujuan dan didahului beberapa pertanyaan informal. Wawancara penelitian ditujukan untuk mendapatkan informasi dari satu sisi saja sehingga hubungan asimetris harus tampak. Penelitian cenderung mengarahkan wawancara pada penemuan perasaan, persepsi, dan pemikiran informan.
Metode wawancara dilakukan oleh penulis pada saat melaksanakan praktik magang kerja dengan bapak Yohatam Suparto dan bapak Parno bagian marketingdan Stuffing di CV Yudhistira secara langsung.
3.4 Teknik Analisa Data
Analisis data yang digunakan adalah dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis data dalam penelitian kualitiatif adalah proses yang dimulai dengan menelah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, yaitu dari wawancara, pengamatan yang sudah dituliskan dalam catatan lapangan, dokumen pribadi, dokumen resmi, gambar, foto, dan sebagainya. Dalam penelitian ini metode analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Model analisis interaktif ini dilakukan dengan langkah analisis data kualitatif, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. (Moleong, 2002:190).
Gambar 3.1
Komponen Analisis Data: Model Interaktif
Pengumpulan Data Penyajian Data Kesimpulan – Kesimpulan Penarikan / Verifikasi Reduksi Data
Sumber: Miles dan Huberman (1992:20)
a. Pengumpulan Data
Pengumpulan data merupakan kegiatan yang paling penting dalam analisis data. Penulis mengumpulkan data dengan cara wawancara dari CV Yudhistira tentang strategi pemasaran dan hasil pemasaran Amerika dengan Eropa.
b. Reduksi Data
Reduksi data diartikan sebagai proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan, dan transformasi data yang muncul dari catatan-catatan lapangan. Reduksi data berlangsung secara terus-menerus selama pengumpulan data berlangsung. Proses ini dilakukan sejak peneliti mengambil keputusan tentang kerangka kerja konseptual, pemilihan kasus, menyusun pertanyaan penelitian, sampai proses verifikasi data. c. Penyajian Data
Penyajian data merupakan kegiatan mendeskripsikan sekumpulan informasi yang memberikan penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Penulis menyajikan data dalam bentuk teks naratif dan bersifat diskriptif serta penyajiannya juga berbentuk table dan bagan.
Kegiatan ini adalah kegiatan akhir dari analisis data yaitu berupa kesimpulan kegiatan dan menemukan makna data yang telah disajikan. Data yang telah dianalisis yaitu data yang bersumber dilapangan seperti wawancara yang selanjutnya dijelaskan dalam bentuk kata-kata untuk mendiskripsikan tentang perbandingan strategi pemasaran furniture di pasar Amerika dengan Eropa pada CV Yudhistira yang berupa jawaban dari pertanyaan penelitian pada bab pendahuluan.
BAB IV
DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Deskripsi Obyek Penelitian
4.1.1 Sejarah Berdirinya CV Yudhistira
CV Yudhistira merupakan perusahaan ekspor yang bergerak dibidang produksi furniture yang didirikan oleh Ibu Yanti Rukmana dan suaminya yaitu Bapak Tri Laksonopada tahun 1996. Pada masa perkembangannya CV Yudhistira pernah mengalami mengalami naik turun dalam perjalanan bisnis. Dahulu lokasi pabrik berada di Jl. Kartasura Semarang Km 08, kemudian pabrik lama tersebut dijual karena perusahaan mengalami kerugian akibat Krisis global di tahun 2008.Kegigihan dan keseriusan Ibu Yanti dan Bapak Tri Laksono dalam mengembangkan bisnis furniture ekspor, membuat perusahaan mampu bangkit kembali sampai sekarang. Kantor CV Yudhistira bertempat di Jl. Raya Bangak Simo Km 01 Batan, Banyudono, Boyolali. CV Yudhistira juga mempunyai gudang untuk penyimpanan barang yang berada di Desa Luwang, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, gudang tersebut hanya difungsikan sebagai tempat penyimpanan produk setengah jadi yang dikirim dari supplier.
CV Yudhistira memilikitenaga kerja yang berjumlah kurang lebih 200 orang.CV Yudhistira mampu mengirim 15 sampai 30 kontainer dalam rentang waktu satu bulan. CV Yudhistira merupakan salah satu
perusahaan yang masih bertahan ditengah menurunnya perdagangan internasional di Indonesian. CV Yudhistira melakukan berbagai macam variasi dalam hal mendesain produknya, perusahaan mengkombinasikan antara bahan kayu dengan bahan besi atau baja, sehingga tercipta produk
furniture yang unik dan menarik.
Dalam hal produk CV Yudhistira sudah memasarkan produknya ke berbagai Negara seperti: Kanada, Perancis, Australia, Korea, Jepang, Thailand, Uni Emirat Arab, Singapore, China dan Amerika, Eropa. CV Yudhistira sering menambahkan asal bahan kayu disetiap produknya dan filosofimengenai motif ukiran yang terkandung dalam produk,karena
buyerlebih tertarik dari pada produk hanya berisi nama dari produk saja.
Tidak semua proses produksi dilakukan di pabrik, terkadang barang setengah jadi diperoleh dari supplier, kemudian pihak CV. Yudhistira hanya melakukan proses finishing.
4.1.2 Pemasaran
Pemasaran yang dilakukan oleh CV Yudhistira yaitu dengan cara mengikuti kegiatan promosi seperti pameran furniture di Jakarta. CV Yudhistira juga melakukan kegiatan pameran ke negara-negara tujuan pemasaran dan melalui situs website resmi yang dimiliki oleh CV Yudhistira, yaitu www.Yudhistira.co.id. Perusahaan memproduksi barang sesuai dengan permintaan konsumen, baik dari segi bentuk
maupun ukuran. Perusahaan juga memiliki catalog produk atau contok produk berupa gambar yang dapat dilihat oleh konsumen.
4.1.3 Visi dan Misi
a. Visi
Menjadikan perusahaan terbaik dalam industri furniture mewujudkan tempat kerja yang aman dan sehat serta berwawasan lingkungan.
b. Misi
1) Memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, melalui kesesuaian mutu, ketepatan waktu penyerahan, dan harga yang bersaing atas produk yang di hasilkan.
2) Menggunakan teknologi secara aman yang dapat memacu peningkatan efisiensi dan produktivitas.
4.1.4 Sistem Produksi
Struktur Alur Proses Produksi Pada CV Yudhistira
Sumber : CV Yudhistira (2016)
Penjelasan dari struktur produksi diatas sebagai berikut ini:
a. Belah
Kayu mentah masuk kebagian pembelahan, kayu ini dibelah sesuai kebutuhan agar mudah dalam proses produksinya.
PROSES BELAH KILN DRY PACKAGING FINISHING ASSEMBLING MILLING PROSES PEMBAHANAN
b. Kiln Dry/ Pengeringan
Setelah melalui tahap pembelahan, kayu mulai tahan pembelahan kayu mulai tahap klin dry/pengeringan, kayu hasil pembelahan dikeringkan dengan mesin oven.
c. Pembahanan
Setelah dikeringkan, kayu memasuki pemotongan kotor. d. Milling proses
Dalam proses milling, kayu dipotong sesuai dengan barang furniture apa yang akan dibuat atau potong bersih sesuai ukuran furniture yang akan dibuat.
e. Assembling
Kayu yang sudah dipotong sesuai dengan ukuran kemudian dirakit sesuai bentuk yang diinginkan.
f. Finishing
Dalam proses finishing, barang furniture yang sudah jadi diwarnai dan diberi accessories sesuai pesanan buyer.
g. Packaging
Setelah semua tahap sudah dilakukan sehingga menjadi produk furniture,
furniture memasuki tahap yang terakhir yaitu packaging/pembungkusan
agar barang mudah dikirim dan tidak rusak.
4.1.5 Produk yang dihasilkan CV Yudhistira
CV Yudhistira memproduksi furniture sesuai pesanan buyer. Produk yang dihasilkan memiliki kualitas ekspor yang baik:
a. Jenis Bahan Baku
Bahan baku yang digunakan oleh CV Yudhistira adalah:
1) Mahogany Wood 2) Teak Wood 3) Mindi Wood
4) Aluminium, Stainless Steel Sythetic Ratten 5) Recycle Railway
b. Jenis Produk yang dihasilkan
1) Livingroom FurnitureContoh produk yang dihasilkan
seperti: Sofa, Cabinet, Buffet, Book Rack.
2) Dinningroom FurnitureContoh barang yang dihasilkan seperti: Table, Chair, Cabinet, Buffet.
3) Bedroom FurnitureContoh barang yang dihasilkan
seperti: Bed, Bedside, Cabinet, Wardrode.
4.1.6 Jam Kerja
Hari kerja pada CV. Yudhistira dimulai pada hari Senin sampai Sabtu, libur hanya pada hari Minggu dan hari raya keagamaan.
Tabel 4.1 Jam Kerja
HARI JAM KERJA
SENIN 07.00 WIB-16.00 WIB
SELASA 07.00 WIB-16.00 WIB
RABU 07.00 WIB-16.00 WIB
JUMAT 07.00 WIB-16.00 WIB
SABTU 07.00 WIB-13.00 WIB
Sumber: CV.Yudhistira (2016)
4.1.5 Struktur Organisasi CV Yudhistira
Struktur organisasi CV Yudhistira merupakan kerangka yang menggambarkan kerja pada kelompok-kelompok tugas dan wewenang serta tanggung jawab. Struktur organisasi akan tergantung kepada tahap pengembangan organisasi dan kemampuan sumber daya manusia. Struktur organisasiberpengaruh terhadap hasil kerja yang menentukan kemajuan perusahaan. Berikut merupakan struktur organisasi bagian pemasaran.
Gambar 4.2
Struktur Organisasi CV Yudhistira
Sumber: CV Yudhistira (2016)
4.1.6 Laporan Pelaksanaan Magang
Yohatam suparto Yanti Lukmana Tri Laksono Pemimpin/Owner Manajer
Penulis melaksanakan kegiatan magang kerja di CV Yudhistira Boyolali selama 2 bulan, pada tanggal 27 Januari sampai 28 Maret. Selama melaksanakan magang di CV Yudhistira penulis melakukan kegiatan sebagai berikut:
Table 4.2
Laporan Pelaksanaan Magang Bulan Pertama (Januari
2016)
Kegiatan
Minggu ke-1
Perkenalan Perusahaan
Melihat penelitian kayu dari sucofindo Melihat pengepakan produksi Minggu ke-2 Mempelajari Dokumen Ekspor
Melihat proses finishing dan packing
Melihat proses stuffing Minggu ke-3
Melihat produk barang jadi digudang
Minggu ke-4
Mempelajari dokumen ekspor
Melihat proses pengepakan produk
Bulan Kedua (Maret 2016)
Kegiatan
Minggu ke-1 Wawancara mengenai
masalah pemasaran yang dihadapi
Minggu ke-2 Melihat proses produksi
atau memotongan kayu
Minggu ke-3 Meminta data PO dari buyer
Amerika dan buyer Eropa Minggu ke-4 .perpisahan atau penutupan
4.2 Pembahasan
4.2.1 Strategi Pemasaran CV Yudhistira ke Amerika dan Eropa
Menurut Kotler dan Armstrong (2006:6) pemasaran adalah proses sosial dimana pribadi atau organisasi memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertukaran nilai dengan yang lain. Dalam konteks bisnis yang lebih sempit, pemasaran mencakup menciptakan hubungan pertukaran muatan nilai dengan pelanggan yang menguntungkan.Setiap perusahaan mempunyai tujuan untuk mencapai pasar yang dituju dan memuaskan keinginan konsumen serta memperoleh laba sesuai dengan tujuan dari perusahaan tersebut, maka perusahaan harus mempunyai strategi pemasaran yang hadal untuk menghadapi persaingan yang berat di dunia bisnis.
Pada proses pemasaran tidak terlepas dari penerapan strategi-strategi khusus yang dapat membantu perusahaan dalam meraih pangsa pasar yang dapat menghasilkan keuntungan dan perkembangan perusahaan. Seperti CV Yudhistira dalam memasarkan produknya menggunakan strategi-strategi khusus yang meliputi beberapa macam.Strategi-strategi tercakup dalam hal-hal sebagai berikut:
A. Strategi Promosi
Promosi merupakan peranan penting dalam strategi pemasaran pada sebuah perusahaan.CV Yudistira melakukan promosi dengan tujuan agar konsumen atau pembeli dapat mengetahui dan mengenal dengan baik produk-produk yang dihasilkan oleh CV Yudhistira. Pemasaran dilakukan juga untuk dapat menarik para peminat untuk membeli produk-produk yang dihasilkan CV Yudhistira. Adapun bentuk-bentuk promosi yang diterapkan CV Yudhistira adalah sebagai berikut:
a. Internet
Melalui media internet CV Yudhistira memasarkan produknya agar pembeli dengan mudah mengetahui produk apa saja yang ditawarkan oleh perusahaan. Media internet tersebut berupa website resmi yang dimiliki oleh CV Yudhistira, yaitu www.Yudhistira.co.id. Perusahaan juga mengikuti pameran dagang untuk memamerkan produknya agar dapat dilihat secara langsung oleh pembeli.
b. Pameran Dagang
Pemasaran yang dilakukan oleh CV Yudhistira dengan mengunakan beberapa strategi salah satunya adalah dengan mengikuti pameran baik didalam maupun diluar negeri. Pameran diluar negeri yang diikuti seperti di China, Korea, Jerman, Eropa pada tahun 2014-2015 dan didalam negeri seperti di Jakarta. Strategi ini merupakan cara efektif dalam menarik pembeli, karena calon pembeli bisa secara langsung melihat bentuk nyata dari produk yang dihasilkan oleh CV Yudhistira. Maka, dapat dimungkinkan transaksi pemesanan produk dapat dilakukan secara langsung.Keuntungan lain yang diperoleh yaitu juga bisa bertemu dengan perusahaan lain yang sejenis yang memungkinkan dapat terjalin kerja sama yang sering menguntungkan. c. Hubungan langsung dengan pembeli (Personal Selling)
Dengan strategi ini pihak perusahaan akan berhubungan langsung dengan pembeli, biasanya cara ini dilakukan dengan pelanggan atau pembeli yang sudah lama tidak bertransaksi dengan CV Yudhistira. Cara bertemu seperti ini menjadikan hubungan yang lebih baik, karena bisa berhubungan secara langsung dan interaktif, sehingga masing-masing pihak dapat melihat kebutuhan dan karakteristiknya dengan dekat dan dapat dengan cepat mengadakan penyesuaian.
Beberapa pertimbangan yang dipakai CV Yudhistira dalam menentukan harga penjualan mengacu pada permintaan, pesaing, dan segmen.Pada menetapkan harga CV Yudhistira selalu berusaha menetapkan harga yang dapat dijangkau oleh pembeli, namun tetap memikirkan keuntungan yang akan diperoleh.Bahkan dengan harga yang minim sesuai dengan keinginan pembelipun tetap dilakukan dengan tujuan agar tetap bisa menjaga hubungan baik dengan pelanggan yang terpenting disini adalah dari CV Yudhistira tidak merasa dirugikan dan dari pihak pembelipun tidak merasa keberatan dan bisa puas.
C. Strategi Desain dan Produk
Tidak hanya dalam hal pameran saja, akan tetapi CV Yudhistira memiliki strategi pemasaran yang akan mendorong meningkatnya angka penjualan ekspor barang. CV Yudhistira memberikan desain atau produk yang berbeda, maksudnya adalah dalam hal memasarkan produk dan desainnya yang ditawarkan pada pasar Amerika dengan pasar Eropa berbeda. Jadi dalam pasar Amerika CV Yudhistira menawarkan desain dan produknya yang unik dengan warna yang mencolok. Pada dasarnya produk yang dinikmati pasar Amerika. Sedangkan untuk pasar Eropa, CV Yudhistira lebih menawarkan desain dan produknya klasik dengan warna yang tidak
terlalu mencolok. Oleh sebab itu CV Yudhistira membedakan desain dan produknya karena tiap pasar memiliki selera yang berbeda. Berikut adalah contoh produk yang ditawarkan CV Yudhistira baik di pasar Amerika maupun dipasar Eropa.
Produk Eropa
Gambar 4.3
Krakatau dining table with x cross metal ontop Sumber: CV Yudhistira
Gambar 4.4 Krakatau bench suar Sumber: CV Yudhistira
Gambar 4.5 Whell
sumber: CV Yudhistira s
Gambar 4.6 Natuna lounge chair Sumber: CV Yudhistira
Gambar 4.7 Krakatau bar stool suar Sumber: CV Yudhistira
Gambar 4.8 Uni lamp table Sumber: CV Yudhistira
Gambar 4.9 Sumaside table Sumber: CV YUdhistira
Gambar 4.10 Ganesh iron book rack 200
Ganesh round coffee table Sumber: CV Yudhistira
Gambar 4.11 Sangkar coffee table Sumber: CV Yudhistira
Gambar 4.12 kendaricoffee table oslo bench 2 seater sumber: CV YUdhistira
4.2.2 Perbandingan hasil pemasaran di pasar Amerika dan Eropa Perbandingan hasil pemasaran dari CV Yudhistira adalah jumlah pemasaran atau volume penjualan di pasar Amerika jauh lebih tinggi. Pasar Amerika lebih konsumtif dibandingkan dengan pasar Eropa yang jumlah pemasaran atau volume penjualannya rendah. Berikut tabel jumlah volume penjualan antara di pasar Amerika dan pasar Eropa:
Tabel 4.3
Volume Penjualan Furniture di pasar Amerika pada tahun 2014
No Negara Tahun Volume penjualan
1 Kanada Desember 01-2014 95,752 2 Kanada Febuari 11-2014 123,36 3 Kanada Agustus 05-2014 3,912 4 Kanada Agustus 25-2014 65,25 5 USA September 01-2014 85,772 6 Kanada September 26-2014 26,524 7 Kanada Mei 01-2014 0,363 8 Kanada Maret 21-2014 25,524 9 Kanada Maret 05-2014 24,167 10 Kanada Oktober 24-2014 0,324 JUMLAH 450,948 Sumber: CV Yudhistira
Table 4.4
Volume PenjualanFurniture di pasar Eropa pada tahun 2014
No Negara Tahun Volume penjualan
1 U.K April 03-2014 28,082 2 Sweden Agustus 29-2014 4,050 3 Italy Januari 21-2014 8,35 4 Sweden Desember 12-2014 4,341 5 France Agustus 29-2014 30,100 6 France Maret 26-2014 76,710 7 France September 18-2014 40,280 8 France Desember 01-2014 67,590 9 Sweden April 21-2014 11,574 10 France Maret 08-2014 66,409 11 Italy April 21-2014 5,068 12 Jerman September 12-2014 32,87 13 Jerman Febuari 07-2014 21,91 14 Jerman Febuari 19-2014 2,72 15 Jerman September 12-2-14 32,87
16 Jerman Januari 13-2014 10,40
JUMLAH 443,324
Sumber: CV Yudhistira
Table 4.5
Volume PenjualanFurniture di pasar Amerika pada tahun 2015
No Negara Tahun Volume penjualan
1 USA Agustus 12-2015 54,625 2 Kanada Mei 04-2015 27,566 3 USA September 25-2015 12,064 4 Kanada November 20-2015 27,312 5 Kanada Maret 23-2015 28,954 6 Kanada Mei 04-2015 52,308 7 Kanada November 18-2015 334,856 8 Kanada Maret 31-2015 65,658 JUMLAH 655,651 Sumber: CV Yudhistira Table 4.6
Volume PenjualanFurniture di pasar Eropa pada tahun 2015
No Negara Tahun Volume penjualan
1 France Juni 26-2015 27,566 2 Italy Desember 09-2015 20,21 3 Italy Agustus 04-2015 23,300 4 Sweden Mei 12-2015 21,600 5 France Agustus 10-2015 29,309 6 France Febuari 05-2015 28,152 7 France September 16-2015 28,130 8 France Oktober 13-2015 28,550 9 France November 06-2015 29,415
JUMLAH 236,232 Sumber: CV Yudhistira
Table 4.7
Volume PenjualanFurniture di pasar Amerika pada tahun 2016
No Negara Tahun Volume penjualan
1 Kanada Januari 29-2016 86,388 2 Kanada Mei 16-2016 67,551 3 Kanada April 16-2016 65,658 4 Kanada Maret 16-2016 66,356 5 Kanada Febuari 13-2016 66,233 6 Kanada April 30-2016 67,551 JUMLAH 419,737 Sumber: CV Yudhistira Table 4.8
Volume PenjualanFurniture di pasar Eropa pada tahun 2016
No Negara Tahun Volume penjualan
1 Italy Maret 17-2016 1,354
2 France Januari 27-2016 27,370
3 France Febuari 10-2016 90,558
JUMLAH 119,282
Sumber: CV Yudhistira
Tabel 4.9 dan tabel 4.10 dibawah ini merupakan jumlah keseluruhan dari tabel 4.3 sampai 4.8.Berikut jumlah volume penjualan keseluruhan dari tahun 2014 sampai 2016 di pasar Amerika dan pasar Eropa.
Tabel 4.9
Volume PenjualanFurniture di pasar Eropa tahun 2014-2016
Tahun Volume Penjualan
2014 443,324 2015 236,232 2016 119,282 Jumlah 798,838 Sumber: CV Yudhistira Table 4.10
Volume Penjualan Furniture di pasar Amerika tahun 2014-2016
Tahun Volume Penjualan
2014 450,948
2015 655,651
2016 419,737
Jumlah 1.526,336
Sumber: CV Yudhistira
Berdasarkan tabel diatas dapat dikatakan bahwa dari tahun 2014 sampai 2016 volume penjualan furniture lebihtinggi di pasar Amerika dibandingkan dengan pasar Eropa. Meskipun di pasar Amerika buyernya sedikit dibandingkan pasar Eropa tetapi volume penjualannya lebih tinggi di pasar Amerika.