BUPATI LAMANDAU
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
PERATURAN BUPATI LAMANDAU
NOMOR 49 TAHUN 2015
TENTANG
TATA CARA PEMBAGIAN DAN PENETAPAN ALOKASI DANA DESA KABUPATEN
LAMANDAU TAHUN ANGGARAN 2016
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
BUPATI LAMANDAU,
Menimbang : a. bahwa dalam rangka menindaklanjuti ayat (1) pasal 96
Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 sebagaimana yang
telah dirubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun
2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43
Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang
Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka Pemerintah
Kabupaten wajib menetapkan Alokasi Dana Desa bagi seluruh
desa yang ada di Kabupaten Lamandau;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam huruf a, perlu ditetapkan Peraturan Bupati Lamandau
tentang tata cara pembagian dan penetapan Alokasi Dana Desa
Kabupaten Lamandau Anggaran 2016;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2002 tentang Pembentukan
Kabupaten
Katingan,
Kabupaten
Seruyan,
Kabupaten
Sukamara, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Gunung Mas,
Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Murung Raya, Kabupaten
Barito Timur Di Provinsi Kalimantan Tengah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 18, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4180);
2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7 Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang
Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014
tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5679);
-2-
4. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2014 tentang Anggaran
Pendapatan Dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2015
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 259,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5593)
sebagaimana telah diubah dengan UndangUndang Nomor 3
Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 27
Tahun 2014 tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara
Tahun Anggaran 2015 (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2015 Nomor 44, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5669);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan
Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang
Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014
tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015
Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5717);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2015 tentang
Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2015
tentang Dana Desa Yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan
dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2015 Nomor 88, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5694);
7. Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2015 tentang Rincian
Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara Tahun Anggaran
2015 (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 56);
8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014
tentang Pengelolaan Keuangan Desa (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 2093);
9. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan
Transmigrasi Nomor 21 Tahun 2015 tentang Penetapan Prioritas
Penggunaan Dana Desa Tahun 2016 (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2015 Nomor 1934);
10. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 247/PMK.07/2015 tentang
Tata
Cara
Pengalokasian,
Penyaluran,
Penggunaan,
Pemantauan Dan Evaluasi Dana Desa (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2015 Nomor 1967);
11. Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau Nomor 11 Tahun 2015
tentang
Pedoman
Penyelenggaraan
Pemerintahan
Desa
(Lembaran Daerah Kabupaten Lamandau Tahun 2015 Nomor
128, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Lamandau Tahun
2015 Nomor 177);
12. Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau Nomor 27 Tahun 2015
Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran
2016 (Lembaran Daerah Kabupaten Lamandau Tahun 2015
Nomor 142);
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : TATA CARA PEMBAGIAN DAN PENETAPAN ALOKASI DANA
DESA KABUPATEN LAMANDAU TAHUN ANGGARAN 2016.
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Bupati ini yang dimaksud dengan:
1. Bupati adalah Bupati Lamandau.
2. Kabupaten adalah Kabupaten Lamandau.
3. Desa adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama lain,
selanjutnya disebut Desa, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki
batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan
pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa
masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan
dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan dan
kepentingan masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan Negara
Kesatuan Republik Indonesia.
5. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa atau yang disebut dengan nama lain
dibantu perangkat Desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa.
6. Badan Permusyawaratan Desa atau yang disebut BPD, adalah lembaga yang
melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari
penduduk Desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara
demokratis.
7. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, selanjutnya disebut APBDesa adalah
rencana keuangan tahunan pemerintahan desa yang dibahas dan disetujui
bersama oleh Pemerintah Desa dan BPD, dan ditetapkan dengan Perdes.
8.
Alokasi Dana Desa, selanjutnya disingkat ADD, adalah dana perimbangan yang diterima kabupaten/kota dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten/kota setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus.9. Alokasi Dana Desa Minimal atau yang disingkat ADDM adalah besarnya
bagian ADD yang sama untuk setiap desa (Azas Merata).
-4-
10. Alokasi Dana Desa Proporsional atau yang disingkat ADDP adalah besarnya
bagian ADD yang dibagi secara proporsional untuk setiap desa berdasarkan
kriteria tertentu (Asas Adil).
11. Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Desa (PKPKD) adalah Kepala
Desa yang karena jabatannya mempunyai kewenangan menyelenggarakan
keseluruhan pengelolaan keuangan desa.
12. Bendahara Desa adalah perangkat desa yang ditunjuk oleh Kepala Desa untuk
menerima, menyimpan, menyetorkan, menatausahakan, membayarkan dan
mempertanggung-jawabkan keuangan desa dalam rangka pelaksanaan
APBDesa.
13. Pejabat Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa yang selanjutnya
disebut PPTPKD adalah perangkat desa yang ditunjuk oleh Kepala Desa untuk
melaksanakan pengelolaan keuangan desa.
14. Badan Permusyawaratan Desa yang selanjutnya disingkat BPD adalah sebagai
lembaga yang merupakan perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan
pemerintahan desa sebagai unsur penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
15. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa adalah lembaga yang dibentuk oleh
masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan merupakan mitra pemerintah desa
dalam memberdayakan masyarakat.
BAB II
MAKSUD, TUJUAN, DAN RUANG LINGKUP
Bagian Kesatu
Maksud dan Tujuan
Pasal 2
(1) Peraturan Bupati ini dimaksudkan untuk memberikan pengaturan terhadap
tata cara pembagian dan penetapan besaran Alokasi Dana Desa di Kabupaten
Lamandau Anggaran 2016.
(2) Tujuan ditetapkan Peraturan Bupati ini adalah agar terwujudnya transparansi
dalam pembagian dan penetapan besaran Alokasi Dana Desa di Kabupaten
Lamandau Anggaran 2016 kepada desa yang digunakan untuk memajukan
dan mensejahterakan desa di Kabupaten Lamandau.
Bagian Kedua
Ruang Lingkup
Pasal 3
Ruang Lingkup yang diatur dalam Peraturan Bupati ini meliputi:
a. jumlah ADD;
b. penyaluran dana;
c. prioritas penggunaan dana; dan
d. pengelolaan.
BAB II
RINCIAN ALOKASI DANA DESA
Pasal 4
(1) Jumlah ADD untuk seluruh desa di Kabupaten Lamandau Tahun Anggaran
2016 adalah sebesar Rp.35.000.000.000,- (tiga puluh lima milyar rupiah)
(2) Pengalokasian dana tambahan untuk Alokasi Dana Desa dilakukan
berdasarkan ketentuan:
a. Alokasi Dana Desa Minimal (ADDM) sebesar 60% (enam puluh perseratus)
dari total ADD dibagi secara merata kepada seluruh Desa; dan
b. Alokasi Dana Desa Proporsional (ADDP) sebesar 40% (empat puluh
perseratus) dari dana bagian dari hasil pajak dan retribusi daerah dibagi
secara proporsional sebesar 2,5% untuk jumlah penduduk, 3,5% untuk
angka kemiskinan, 1,0% untuk luas wilayah, dan 3,0 % untuk tingkat
kesulitan geografis dari Desa masing-masing.
(3) Jumlah Penduduk Miskin dan tingkat Kesulitan Geografis sebagaimana
dimaksud pada ayat (2) huruf b mengacu pada data yang diberikan oleh Menteri
Keuangan.
Pasal 5
Rincian Alokasi Dana Desa untuk setiap Desa di Kabupaten Lamandau Tahun
Anggaran 2016 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2), dihitung dengan
cara:
ADD = ADDM + ADDP
ADDM= ∑ADD x 60%
∑Desa
ADDP = BD x ADDM
BD =
(0,025 * Z1) + (0,035 * Z2) + (0,010 * Z3) + (0,030 * Z4)Keterangan :
ADD = Alokasi Dana Desa yang diterima desa.
ADDM= Alokasi Dasar minimal yang diterima desa (60% dari total dana).
ADDP = Alokasi formula yang diterima desa (40% dari total dana).
∑ADD= Jumlah Alokasi Dana Desa untuk seluruh desa.
∑Desa= Jumlah desa
BD = Bobot desa
Z1 = Rasio jumlah penduduk setiap Desa terhadap total penduduk Desa
kabupaten
Z2 = Rasio jumlah penduduk miskin Desa setiap terhadap total penduduk
miskin Desa kabupaten
Z3 = Rasio luas wilayah Desa setiap terhadap luas wilayah Desa kabupaten
Z4 = Rasio IKG setiap Desa terhadap total IKG Desa kabupaten
-6-
Pasal 6
Daftar penerima Alokasi Dana Desa di Kabupaten Lamandau Tahun Anggaran
2016 adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran I sebagai bagian tidak
terpisahkan dengan Peraturan Bupati ini.
BAB III
PENYALURAN ALOKASI DANA DESA
Pasal 7
(1) Penyaluran ADD dilakukan melalui pemindahbukuan dari dari Rekening Kas
Umum Daerah ke Rekening Kas Umum Desa.
(2) Pemindahbukuan dari Rekening Kas Umum Daerah ke Rekening Kas Umum
Desa dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ADD Kabupaten
Lamandau Tahun Anggaran 2016 diterima di Rekening Kas Umum Daerah.
(3) Penyaluran ADD dilaksanakan 2 (dua) tahap, dengan rincian sebagai berikut :
a. tahap I, sebesar 60% dicairkan paling lambat awal April 2016; dan
b. tahap II, sebesar 40% dicairkan paling lambat awal September 2016.
(4) Penyaluran Dana Desa tahap I dilakukan setelah Kepala Desa menyampaikan
kepada pihak DPPKAD berupa :
a. rekomendasi Camat;
b. APBDesa Tahun Anggaran 2016; dan
c. rencana penggunaan ADD tahap I dan II.
(5) Penyaluran ADD tahap II dilakukan setelah Kepala Desa menyampaikan
a. rekomendasi Camat;
b. laporan realisasi pengunaan ADD tahap sebelumnya.
(6) Sebelum memberikan rekomendasi sebagaimana dimaksud ayat (4) huruf a,
agar Kepala Desa menyampaikan kepada Camat antara lain :
a. Lembar Evaluasi APBDes;
b. Surat Keterangan dari Inspektorat bahwa telah menyelesaikan temuan
sebelumnya; dan
c. LPPDes tahun sebelumnya.
BAB V
PENGELOLAAN
Pasal 8
(1) Penggunaan dana Alokasi Dana Desa ini digunakan untuk membiayai kegiatan
bidang
pemerintahan,
bidang
pembangunan,
bidang
pemberdayaan
masyarakat, dan bidang pembinaan masuarakat serta kegiatan tidak terduga
lainya, terutama untuk melaksanakan kegiatan lain sesuai dengan kesepakatan
rapat dengan masyarakat desa sebagaimana yang tercantum dalam RKPDes
dan RPJMDes.
(2) Untuk pembiayaan penghasilan tetap dan tunjangan kepala desa dan perangkat
wajib dianggarkan dari Alokasi Dana Desa.
(3) Setiap Pengeluaran belanja atas beban APBDesa harus didukung dengan bukti
yang lengkap dan sah.
(4) Bukti sebagaimana dimaksud pada ayat (3) harus mendapat pengesahan oleh
Sekretaris Desa atas kebenaran material yang timbul dari penggunaan bukti
dimaksud.
(5) Pengeluaran kas desa yang mengakibatkan beban APBDesa tidak dapat
dilakukan sebelum rancangan peraturan desa tentang APBDesa ditetapkan
menjadi peraturan desa.
(6) Bendahara desa sebagai wajib pungut pajak penghasilan (PPh) dan pajak
lainnya, wajib menyetorkan seluruh penerimaan potongan dan pajak yang
dipungutnya ke rekening kas negara sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
Pasal 9
(1) Kepala Desa dengan dikoordinasikan oleh camat setempat menyampaikan
laporan realisasi penggunaan keuangan desa semester I dan semester II kepada
Bupati.
(2) Penyampaian laporan realisasi penggunaan Dana sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) dilakukan dengan ketentuan:
a. Semester I paling lambat minggu keempat bulan Juli tahun anggaran
berjalan;
b.
Semester II paling lambat minggu keempat bulan Januari tahun anggaran
berikutnya.
BAB VI
PENUTUP
Pasal 10
Peraturan Bupati ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Agar setiap orang mengetahui, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini
dengan menempatkannya dalam Berita Daerah Kabupaten Lamandau.
Ditetapkan di Nanga Bulik
pada tanggal 31 Desember 2015
BUPATI LAMANDAU,
MARUKAN
Diundangkan di Nanga Bulik
pada tanggal 31 Desember 2015
SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN LAMANDAU,
ARIFIN LP. UMBING
BERITA DAERAH KABUPATEN LAMANDAU
TAHUN 2016 NOMOR 436B
Salinan sesuai dengan aslinya
KEPALA BAGIAN HUKUM,
ELLY YOSSEPH,SH
LAMPIRAN I
PERATURAN BUPATI LAMANDAU NOMOR 49 TAHUN 2015
TANGGAL 31 DESEMBER 2015 TENTANG
TATA CARA PEMBAGIAN DAN PENETAPAN ALOKASI DANA DESA KEPADA DESA KABUPATEN LAMANDAU TAHUN ANGGARAN 2016
DAFTAR PENERIMA ALOKASI DANA DESA KABUPATEN LAMANDAU TAHUN ANGGARAN 2016
No. Kode Wilayah
Administrasi
Nama
Kecamatan/Desa Alokasi Dasar
Alokasi Berdasarkan
Formula
Pagu Alokasi Dana Desa per-Desa (1) (2) (3) (4) (5)= (3) + (4) 62.09.01 KECAMATAN LAMANDAU 1 62.09.01.2001 SUNGAI TUAT 247,058,824 269,188,731 516,247,555 2 62.09.01.2002 TANJUNG BERINGIN 247,058,824 250,284,009 497,342,832 3 62.09.01.2003 CUHAI 247,058,824 108,519,309 355,578,133 4 62.09.01.2004 KAWA 247,058,824 175,092,285 422,151,109 5 62.09.01.2005 KARANG TABA 247,058,824 114,875,521 361,934,344 6 62.09.01.2006 PENOPA 247,058,824 164,569,443 411,628,267 7 62.09.01.2007 SUJA 247,058,824 139,502,882 386,561,705 8 62.09.01.2008 SEKOBAN 247,058,824 171,466,129 418,524,952 9 62.09.01.2009 BAKUNSO 247,058,824 209,219,853 456,278,677 10 62.09.01.2022 SAMU JAYA 247,058,824 71,315,243 318,374,066 62.09.02 KECAMATAN DELANG 11 62.02.2004 RIAM PANAHAN 247,058,824 161,251,659 408,310,482 12 62.02.2005 SEPOYO 247,058,824 289,752,764 536,811,588 13 62.02.20101 NYALANG 247,058,824 170,959,531 418,018,355 14 62.02.2011 RIAM TINGGI 247,058,824 107,194,287 354,253,111 15 62.02.2012 LANDAU KANTU 247,058,824 103,763,435 350,822,259 16 62.02.2013 LOPUS 247,058,824 328,998,833 576,057,656 17 62.02.2014 KUBUNG 247,058,824 382,131,515 629,190,338 18 62.02.2015 SEKOMBULAN 247,058,824 574,069,175 821,127,999 -2-
No. Kode Wilayah Administrasi Kecamatan / Desa Alokasi Dasar Berdasarkan Formula
Dana Desa per-Desa (1) (2) (3) (4) (5)= (3) + (4) 19 62.02.2016 PENYOBAAN 247,058,824 268,984,945 516,043,768 20 62.02.2020 HULU JOJABO 247,058,824 38,089,293 285,148,117 62.09.03 KECAMATAN BULIK 21 62.09.03.2001 SUNGAI MENTAWA 247,058,824 80,001,957 327,060,781 22 62.09.03.2002 GUCI 247,058,824 81,416,654 328,475,478 23 62.09.03.2003 BATU KOTAM 247,058,824 273,339,580 520,398,403 24 62.09.03.2004 KUJAN 247,058,824 235,496,433 482,555,256 25 62.09.03.2006 BUNUT 247,058,824 209,027,465 456,086,288 26 62.09.03.2007 BERUTA 247,058,824 180,696,829 427,755,653 27 62.09.03.2008 TAMIANG 247,058,824 124,320,858 371,379,682 28 62.09.03.2031 BUMI AGUNG 247,058,824 183,820,390 430,879,214 29 62.09.03.2032 SUMBER MULYA 247,058,824 150,971,672 398,030,495 30 62.09.03.2036 BUKIT INDAH 247,058,824 246,885,849 493,944,673 31 62.09.03.2037 ARGO MULYO 247,058,824 89,134,041 336,192,864 32 62.09.03.2043 PERIGI RAYA 247,058,824 43,246,979 290,305,802 33 62.09.03.2044 NANGA PAMALONTIAN 247,058,824 49,002,375 296,061,199
62.09.04 KECAMATAN BULIK TIMUR
34 62.09.04.2001 NANGA PALIKODAN 247,058,824 82,603,239 329,662,063 35 62.09.04.2002 SUNGKUP 247,058,824 133,960,423 381,019,246 36 62.09.04.2003 NUANGAN 247,058,824 76,452,306 323,511,129 37 62.09.04.2004 NANGA KORING 247,058,824 133,647,615 380,706,439 38 62.09.04.2005 TOKA 247,058,824 85,690,722 332,749,546 39 62.09.04.2006 SEPONDAM 247,058,824 99,786,351 346,845,175 40 62.09.04.2007 MARAMBANG 247,058,824 507,502,536 754,561,359 41 62.09.04.2008 PEDONGATAN 247,058,824 190,182,083 437,240,907
-3-
-4-
No. Kode Wilayah Administrasi Desa Nama Kecamatan/Desa Alokasi Dasar Alokasi Berdasarkan Formula Pagu Alokasi Dana Desaper-Desa (1) (2) (3) (4) (5)= (3) + (4) 42 62.09.04.2009 BATU NUNGGAL 247,058,824 349,816,404 596,875,228 43 62.09.04.2010 NANGA KEMUJAN 247,058,824 65,937,176 312,995,999 44 62.09.04.2011 BUKIT JAYA 247,058,824 195,341,491 442,400,315 45 62.09.04.2012 SUKA MAJU 247,058,824 117,468,878 364,527,702
62.09.05 KECAMATAN MENTHOBI RAYA
46 62.09.05.2001 MELATA 247,058,824 121,822,500 368,881,323 47 62.09.05.2002 NANUAH 247,058,824 136,007,028 383,065,852 48 62.09.05.2003 BATU AMPAR 247,058,824 185,505,214 432,564,037 49 62.09.05.2004 LUBUK HIJAU 247,058,824 178,725,727 425,784,551 50 62.09.05.2005 TOPALAN 247,058,824 108,143,420 355,202,244 51 62.09.05.2006 BUKIT MAKMUR 247,058,824 185,623,663 432,682,487 52 62.09.05.2007 MODANG MAS 247,058,824 150,281,100 397,339,924 53 62.09.05.2008 BUKIT RAYA 247,058,824 196,633,474 443,692,297 54 62.09.05.2009 MUKTI MANUNGGAL 247,058,824 211,132,161 458,190,984 55 62.09.05.2010 SUMBER JAYA 247,058,824 129,780,842 376,839,666 56 62.09.05.2011 BUKIT HARUM 247,058,824 167,977,425 415,036,249
62.09.06 KECAMATAN SEMATU JAYA
57 62.09.06.2001 BINA BHAKTI 247,058,824 139,617,844 386,676,668 58 62.09.06.2002 WONOREJO 247,058,824 192,198,668 439,257,492 59 62.09.06.2003 MEKAR MULYA 247,058,824 160,690,916 407,749,740 60 62.09.06.2004 JANGKAR PRIMA 247,058,824 172,829,091 419,887,915 61 62.09.06.2005 PURWOREJO 247,058,824 230,838,747 477,897,570 62 62.09.06.2006 TRI TUNGGAL 247,058,824 152,653,645 399,712,468 63 62.09.06.2007 BATU HAMBAWANG 247,058,824 102,141,715 349,200,538
No. Kode Wilayah
Administrasi Nama Desa
Alokasi
Dasar Berdasarkan
Formula
Dana Desa per-Desa (1) (2) (3) (4) (5)= (3) + (4) 64 62.09.06.2008 RIMBA JAYA 247,058,824 45,917,214 292,976,037
62.09.07 KECAMATAN BELANTIKAN RAYA
65 62.09.07.2001 NANGA BELANTIKAN 247,058,824 123,526,731 370,585,555 66 62.09.07.2002 SUNGAI BULUH 247,058,824 231,045,386 478,104,209 67 62.09.07.2003 TANGGA BATU 247,058,824 139,134,871 386,193,694 68 62.09.07.2004 SELIBI 247,058,824 158,305,646 405,364,469 69 62.09.07.2005 BAYAT 247,058,824 430,295,691 677,354,515 70 62.09.07.2006 KARANG BESI 247,058,824 105,875,146 352,933,970 71 62.09.07.2007 BANUATAN 247,058,824 93,195,179 340,254,003 72 62.09.07.2008 KAHINGGAI 247,058,824 175,762,596 422,821,419 73 62.09.07.2009 NANGA MATU 247,058,824 92,055,925 339,114,748 74 62.09.07.2010 BINTANG MANGALIH 247,058,824 127,127,077 374,185,901 75 62.09.07.2011 PETARIKAN 247,058,824 125,907,740 372,966,564 76 62.09.07.2012 SUMBER CAHAYA 247,058,824 132,505,353 379,564,177
62.09.08 KECAMATAN BATANG KAWA
77 62.09.08.2001 BATU TAMBUN 247,058,824 71,173,563 318,232,387 78 62.09.08.2002 KINIPAN 247,058,824 127,569,963 374,628,787 79 62.09.08.2003 GINIH 247,058,824 198,793,824 445,852,647 80 62.09.08.2004 BENAKITAN 247,058,824 88,423,108 335,481,932 81 62.09.08.2005 LIKU 247,058,824 71,928,687 318,987,510 82 62.09.08.2006 MENGKALANG 247,058,824 96,352,266 343,411,090 83 62.09.08.2007 KARANG MAS 247,058,824 160,886,444 407,945,267 84 62.09.08.2008 KINA 247,058,824 84,472,188 331,531,011 85 62.09.08.2009 JEMUAT 247,058,824 112,163,072 359,221,895 Total 21,000,000,000 14,000,000,000 35,000,000,000
LAMPIRAN II
PERATURAN BUPATI LAMANDAU NOMOR 49 TAHUN 2015
TANGGAL 31 DESEMBER 2015 TENTANG
TATA CARA PEMBAGIAN DAN PENETAPAN ALOKASI DANA DESA KEPADA DESA KABUPATEN LAMANDAU TAHUN ANGGARAN 2016
DAFTAR PEMBAGIAN MASING-MASING TAHAP ALOKASI DANA DESA KABUPATEN LAMANDAU TAHUN ANGGARAN 2016
No. Kode Wilayah
Administrasi
Nama Kecamatan/Desa
Pagu Alokasi Dana Desa
per-Desa Tahap I (60%) Tahap II (40%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1 62.09.01.2001 SUNGAI TUAT 516,247,555 309,748,533 206,499,022 2 62.09.01.2002 TANJUNG BERINGIN 497,342,832 298,405,699 198,937,133 3 62.09.01.2003 CUHAI 355,578,133 213,346,880 142,231,253 4 62.09.01.2004 KAWA 422,151,109 253,290,665 168,860,443 5 62.09.01.2005 KARANG TABA 361,934,344 217,160,606 144,773,738 6 62.09.01.2006 PENOPA 411,628,267 246,976,960 164,651,307 7 62.09.01.2007 SUJA 386,561,705 231,937,023 154,624,682 8 62.09.01.2008 SEKOBAN 418,524,952 251,114,971 167,409,981 9 62.09.01.2009 BAKUNSO 456,278,677 273,767,206 182,511,471 10 62.09.01.2022 SAMU JAYA 318,374,066 191,024,440 127,349,627 11 62.02.2004 RIAM PANAHAN 408,310,482 244,986,289 163,324,193 12 62.02.2005 SEPOYO 536,811,588 322,086,953 214,724,635 13 62.02.20101 NYALANG 418,018,355 250,811,013 167,207,342 14 62.02.2011 RIAM TINGGI 354,253,111 212,551,866 141,701,244 15 62.02.2012 LANDAU KANTU 350,822,259 210,493,355 140,328,903 16 62.02.2013 LOPUS 576,057,656 345,634,594 230,423,063 17 62.02.2014 KUBUNG 629,190,338 377,514,203 251,676,135 18 62.02.2015 SEKOMBULAN 821,127,999 492,676,799 328,451,200 -2-
No. Kode Wilayah
Administrasi Nama Desa
Pagu Alokasi Dana Desa
per-Desa Tahap I (60%) Tahap II (40%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) 19 62.02.2016 PENYOBAAN 516,043,768 309,626,261 206,417,507 20 62.02.2020 HULU JOJABO 285,148,117 171,088,870 114,059,247 21 62.09.03.2001 SUNGAI MENTAWA 327,060,781 196,236,469 130,824,312 22 62.09.03.2002 GUCI 328,475,478 197,085,287 131,390,191 23 62.09.03.2003 BATU KOTAM 520,398,403 312,239,042 208,159,361 24 62.09.03.2004 KUJAN 482,555,256 289,533,154 193,022,102 25 62.09.03.2006 BUNUT 456,086,288 273,651,773 182,434,515 26 62.09.03.2007 BERUTA 427,755,653 256,653,392 171,102,261 27 62.09.03.2008 TAMIANG 371,379,682 222,827,809 148,551,873 28 62.09.03.2031 BUMI AGUNG 430,879,214 258,527,528 172,351,685 29 62.09.03.2032 SUMBER MULYA 398,030,495 238,818,297 159,212,198 30 62.09.03.2036 BUKIT INDAH 493,944,673 296,366,804 197,577,869 31 62.09.03.2037 ARG MULYO 336,192,864 201,715,719 134,477,146 32 62.09.03.2043 PERIGI RAYA 290,305,802 174,183,481 116,122,321 33 62.09.03.2044 NANGA PAMALONTIAN 296,061,199 177,636,719 118,424,479 34 62.09.04.2001 NANGA PALIKODAN 329,662,063 197,797,238 131,864,825 35 62.09.04.2002 SUNGKUP 381,019,246 228,611,548 152,407,699 36 62.09.04.2003 NUANGAN 323,511,129 194,106,678 129,404,452 37 62.09.04.2004 NANGA KORING 380,706,439 228,423,863 152,282,575 38 62.09.04.2005 TOKA 332,749,546 199,649,728 133,099,818 39 62.09.04.2006 SEPONDAM 346,845,175 208,107,105 138,738,070 40 62.09.04.2007 MARAMBANG 754,561,359 452,736,816 301,824,544 41 62.09.04.2008 PEDONGATAN 437,240,907 262,344,544 174,896,363
-3-
No. Kode Wilayah
Administrasi Nama Desa
Pagu Alokasi Dana Desa
per-Desa Tahap I (60%) Tahap II (40%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) 42 62.09.04.2009 BATU NUNGGAL 596,875,228 358,125,137 238,750,091 43 62.09.04.2010 NANGA KEMUJAN 312,995,999 187,797,600 125,198,400 44 62.09.04.2011 BUKIT JAYA 442,400,315 265,440,189 176,960,126 45 62.09.04.2012 SUKA MAJU 364,527,702 218,716,621 145,811,081 46 62.09.05.2001 MELATA 368,881,323 221,328,794 147,552,529 47 62.09.05.2002 NANUAH 383,065,852 229,839,511 153,226,341 48 62.09.05.2003 BATU AMPAR 432,564,037 259,538,422 173,025,615 49 62.09.05.2004 LUBUK HIJAU 425,784,551 255,470,731 170,313,820 50 62.09.05.2005 TOPALAN 355,202,244 213,121,346 142,080,897 51 62.09.05.2006 BUKIT MAKMUR 432,682,487 259,609,492 173,072,995 52 62.09.05.2007 MODANG MAS 397,339,924 238,403,954 158,935,969 53 62.09.05.2008 BUKIT RAYA 443,692,297 266,215,378 177,476,919 54 62.09.05.2009 MUKTI MANUNGGAL 458,190,984 274,914,591 183,276,394 55 62.09.05.2010 SUMBER JAYA 376,839,666 226,103,799 150,735,866 56 62.09.05.2011 BUKIT HARUM 415,036,249 249,021,749 166,014,500 57 62.09.06.2001 BINA BHAKTI 386,676,668 232,006,001 154,670,667 58 62.09.06.2002 WONOREJO 439,257,492 263,554,495 175,702,997 59 62.09.06.2003 MEKAR MULYA 407,749,740 244,649,844 163,099,896 60 62.09.06.2004 JANGKAR PRIMA 419,887,915 251,932,749 167,955,166 61 62.09.06.2005 PURWOREJO 477,897,570 286,738,542 191,159,028 62 62.09.06.2006 TRI TUNGGAL 399,712,468 239,827,481 159,884,987 63 62.09.06.2007 BATU HAMBAWANG 349,200,538 209,520,323 139,680,215
-4-
No. Kode Wilayah
Administrasi Nama Desa
Pagu Alokasi Dana Desa
per-Desa Tahap I (60%) Tahap II (40%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) 64 62.09.06.2008 RIMBA JAYA 292,976,037 175,785,622 117,190,415 65 62.09.07.2001 NANGA BELANTIKAN 370,585,555 222,351,333 148,234,222 66 62.09.07.2002 SUNGAI BULUH 478,104,209 286,862,526 191,241,684 67 62.09.07.2003 TANGGA BATU 386,193,694 231,716,216 154,477,478 68 62.09.07.2004 SELIBI 405,364,469 243,218,682 162,145,788 69 62.09.07.2005 BAYAT 677,354,515 406,412,709 270,941,806 70 62.09.07.2006 KARANG BESI 352,933,970 211,760,382 141,173,588 71 62.09.07.2007 BANUATAN 340,254,003 204,152,402 136,101,601 72 62.09.07.2008 KAHINGGAI 422,821,419 253,692,852 169,128,568 73 62.09.07.2009 NANGA MATU 339,114,748 203,468,849 135,645,899 74 62.09.07.2010 BINTANG MANGALIH 374,185,901 224,511,540 149,674,360 75 62.09.07.2011 PETARIKAN 372,966,564 223,779,938 149,186,626 76 62.09.07.2012 SUMBER CAHAYA 379,564,177 227,738,506 151,825,671 77 62.09.08.2001 BATU TAMBUN 318,232,387 190,939,432 127,292,955 78 62.09.08.2002 KINIPAN 374,628,787 224,777,272 149,851,515 79 62.09.08.2003 GINIH 445,852,647 267,511,588 178,341,059 80 62.09.08.2004 BENAKITAN 335,481,932 201,289,159 134,192,773 81 62.09.08.2005 LIKU 318,987,510 191,392,506 127,595,004 82 62.09.08.2006 MENGKALANG 343,411,090 206,046,654 137,364,436 83 62.09.08.2007 KARANG MAS 407,945,267 244,767,160 163,178,107 84 62.09.08.2008 KINA 331,531,011 198,918,607 132,612,405 85 62.09.08.2009 JEMUAT 359,221,895 215,533,137 143,688,758 Total 35,000,000,000 21,000,000,000 14,000,000,000