Pengendalian Vektor
Kecoa
Ana Utami Zainal UHAMKA
•
Menjelaskan pengendalian vector kecoa•
Materi :1.
Vektor kecoa2.
Bioekologi vector kecoaPendahuluan
• Kecoa merupakan salah satu insekta yang berperan sebagai vektor penyakit yang banyak ditemukan dalam rumah, gedung-gedung, termasuk dalam restoran ataupun rumah makan.
• Kecoa dapat mengkontaminasi makanan manusia dengan membawa agent berbagai penyakit yang berhubungan dengan pencernaan seperti diare, demam typoid, disentri, virus hepatitis a, polio dan kolera
• Di dunia terdapat kurang lebih 3.500 species kecoa, 4 (empat)
spesies diantaranya umum ditemukan di dalam rumah yaitu
Periplaneta americana, Blattela germanica, Blatta orientalis, dan Supella langipalpa
Taksonomi Kecoa
Periplaneta americana
• Kingdom : Animalia • Phylum : Arthopoda•
Class : Insecta • Order : Blattodea • Family : Blattidae • Genus : PeriplanetaMorfologi
•
Kecoa rumah adalah serangga dengan bentuk tubuhoval, pipih dorso-ventral.
•
Kepalanya tersembunyi di bawah pronotum yangdilengkapi dengan sepasang mata majemuk dan satu mata tunggal, antena panjang, sayap dua pasang, dan tiga pasang kaki.
•
Pronotum dan sayap licin, tidak berambut dan tidakMorfologi (2)
• Kecoa memiliki 3 bagian tubuh utama yaitu caput (kepala),
thorax (dada) dan abdomen (perut).
• Pada segmen thorak terdapat 3 pasang kaki dengan tipe alat kaki yang memiliki ukuran dan bentuk yang sama dimana tipe alat kaki seperti ini digunakan untuk berlari sedangkan tipe mulut kecoa adalah menggigit dan
mengunyah.
• Kecoa Periplaneta americana memiliki panjang sekitar 3,81 cm, berwarna coklat kemerahan, memiliki tanda di dada, dan memiliki sayap sempurna
Kecoa memiliki 3 bagian tubuh
utama yang terdiri dari :
• Caput (kepala): Pada bagian kepala terdapat mulut yang digunakan untuk mengunyah, terdapat sepasang mata majemuk yang dapat membedakan gelap dan terang. Di kepala terdapat sepasang antena yang panjang alat indra yang dapat mendeteksi bau-bauan dan vibrasi di udara. Dalam keadaan istirahat kepalanya ditundukkan kebawah pronotum yang berbentuk seperti perisai.
• Dada (Thorax) Pada bagian dada terdapat tiga pasang kaki dan sepasang sayap yang dapat menyebabkan kecoa bisa terbang dan berlari dengan cepat. Terdapat struktur seperti lempengan besar yang berfungsi menutupi dasar kepala dan sayap, dibelakang kepala disebut pronotum
• Pert (abdomen): Badan atau perut kecoa merupakan bangunan dan sistem reproduksi, kecoa akan mengandung telur-telurnya sampai telur-telurnya siap untuk menetas
Siklus hidup
Telur-Nimfa-Dewasa
(a) Stadium telur kecoa membutuhkan waktu 30-40 hari untuk
menetas. Telur kecoa tidak diletakkan sendiri-sendiri melainkan secara
berkelompok
Kelompok telur ini dilindungi oleh selaput keras yang disebut kapsul
telur atau ootheca. Kapsul telur dihasilkan oleh kecoa betina dan diletakkan pada tempat tersembunyi atau pada sudut-sudut dan
pemukaan sekatan kayu hingga menetas dalam waktu tertentu yang disebut sebagai masa inkubasi kapsul telur, tetapi pada spesies kecoa lainnya kapsul telur tetap menempel pada ujung abdomen hingga menetas.
•
Jumlah telur maupun masa inkubasinya tiap kapsul telur berbeda menurut spesiesnya•
30-86 kapsul dgn interval 3-5 hari•
Masa inkubasi kapsul telur Periplanetta americanarata-rata 32 hari, perkembangan nimfa inkubasi antar 5 sampai 6 bulan, serangga dewasa kemudian
berkopulasi dan satu minggu kemudian
menghasilkan kapsul telur yang pertama sehingga daur hidup P.americana memerlukan waktu rata-rata
(b) Nimfa
Ukuran lebih kecil, tidak mempunyai sayap dan organ seksualnya belum berkembang
Pertumbuhan terjadi dgn keluarnya Eksoskleton Pergantian kulit 5-10 kali
Habitat Kecoa
• Tempat-tempat yang lembab seperti kamar mandi, WC, tempat cucian, alat dapur, dan alat makan minum
• Tempat-tempat tersebut dapat berupa celah - celah disekitar tempat pembuangan di dapur, tempat
pembuangan sampah, gudang, lemari makanan, toilet, dan septic tank.
• Tempat yang gelap dan redup
• Kecoa amerika menyukai tempat-tempat yang memiliki suhu dan kelembaban yang tinggi yaitu di dalam bangunan, basement, saluran air, dan pipa-pipa
Tempat Perindukan
•
lebih menyukai tempat-tempat yang kotor, lembabdan sejuk. Seperti di WC, di bawah tumpukan
barang-barang, di gudang yang lembab dan berbau, atau di tempat-tempat kotor dan gelap lainnya
Cara Hidup
•
Kecoa umumnya tinggal berkelompok.•
Mereka beraktifitas mencari makan pada malam haridan di siang hari mereka bersembunyi di dalam celah-celah dinding, bingkai pintu, di dalam kamar mandi, lemari, selokan, gua, mesin jahit, televisi, radio dan alat elektronik lain.
•
Dengan tubuhnya yang pipih, apabila kecoa merasaterganggu / terancam hidupnya maka dia akan
menyembunyikan tubuhnya di celah yang sempit. atau mengeluarkan cairan berbau busuk
Makanan yang disukai
•
Memakan semua jenis makanan yg dikonsumsi manusia•
terutama yang mengandung gula dan lemak, protein,dan kadar air tinggi, serta memiliki bau yang menyengat seperti hasil fermentasi
•
selain itu, karton,tumpukan buku, darah, ekskreta, dan sputum
Faktor lingkungan
Kecoa Periplaneta americana (di restoran)
biasanya hidup di daerah lembab, dengan suhu hangat berkisar 21 derajat C dan tidak tahan pada suhu dingin dibawah 0 derajat C
Kebiasaan terbang
•
Mempunyai sepasang sayap terluar yang sempit, tebaldan keras, sedangkan sepasang sayap seperti membran dan seperti lipatan kipas.
•
Sayap tersebut digunakan untuk terbang pada jarakpendek, tetapi kecoa lebihdikenal suka berlari dan dapat bergerak dengan cepat dengan kaki panjang yang berkambang biak
Penciuman
• Kecoa rumah (Periplaneta americana) memiliki indera
penciuman yang sangat baik. Indera penciuman ini berasal dari sepasang antenna yang berada di bagian caput
(kepala) dimana antena berfungsi untuk menemukan
sumber makanan, memandu jalan, mendeteksi cahaya dan pada kecoa rumah (Periplaneta americana) betina yang
mengeluarkan pheromone sex untuk melakukan perkawinan. Selain itu, pheromone berfungsi untuk mempertahankan suatu koloni kecoa rumah (Periplaneta
Strategi
Pencegahan Cara ini termasuk melakukan pemeriksaan secara teliti barangbarang atau bahan makanan yang akan dinaikkan ke atas kapal, serta menutup semua celah-celah, lobang atau tempat-tempat tersembunyi yang bisa menjadi tempat hidup kecoa dalam dapur, kamar mandi, pintu dan jendela, serta menutup atau memodifikasi instalasi pipa sanitasi.
Menutup lubang/celah
- Menyimpan bahan makanan dan makanan jadi pada tempat-tempat yang tertutup.
- Membuang sampah pada tempat pembuangan sampah dan mengangkut sampah dari tempat pembuangan sampah setiap hari ke tempat pembuangan akhir.
- Memasang kawat kasa pada saluran air yang keluar dari ruang rumah sakit. - Menutup lubang-lubang atau celah-celah agar kecoa tidak masuk kedalam ruangan.
Sanitasi
Cara yang kedua ini termasuk memusnahkan makanan dan tempat tinggal kecoa antara lain, membersihkan remah-remah atau sisa-sisa makanan di lantai atau rak, segera mencuci peralatan makan setelah dipakai, membersihkan secara rutin tempat-tempat yang menjadi persembunyian kecoa seperti tempat sampah, di bawah kulkas, kompor, furniture, dan tempat tersembunyi lainnya..Jalan masuk dan tempat hidup kecoa harus ditutup, dengan cara memperbaiki pipa yang bocor, membersihkan saluran air (drainase), bak cuci piring dan washtafel. Pemusnahan tempat hidup kecoa dapat dilakukan juga dengan
membersihkan lemari pakaian atau tempat penyimpanan kain, tidak menggantung atau segera mencuci pakaian kotor dan kain lap kotor
Trapping
Perangkap kecoa yang sudah dijual secara komersil dapat membantu untuk menangkap kecoa dan dapat digunakan untuk alat monitoring.Penempatan perangkap kecoa yang efektif adalah pada sudut-sudut ruangan, di bawah washtafel dan bak cuci piring, di dalam lemari, di dalam basement dan pada lantai di bawah pipa saluran air.
Insektisida Lobang-lobang yang demikian hendaknya ditutup/ditiadakan atau diberi insektisida seperti Natrium Flouride (beracun bagi manusia), serbuk Pyrethrum dan Rotenone, Chlordane 2,5 %, efeknya baik dan tahan lama sehingga kecoa akan keluar dari tempat-tempat persembunyiannya. Tempat-tempat tersebut kemudian diberi serbuk insektisida
Penerapan Pengendalian Vektor
Kecoa
Pelaksanaan Surveilans
•
Surveilans kecoa dilakukan dengan cara melihatsecara visual tanda-tanda yang menyatakan adanya kecoa seperti adanya kotoran (fecal) dan kasul
(ootheca) kecoa.
•
Disamping itu dengan melihat ada (hidup atau mati)Permenkes
, 2017 ttg
Standar
Baku
Mutu
Kesehatan
Lingkunga
n untuk
Vektor
Referensi
•
Permenkes 2017 tentang standar baku mutukesehatan lingkungan untuk vector
•
Harnani, Yessi . 2021 . Sosialisasi Insektisida NabatiSebagai Rapellent Vektor Kecoak Amerika Yang Ramah Lingkungan Pada Masyarakat Di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Jurnal Pengabdian Masyarakat
Multidisiplin Volume 4 No. 2 | Februari 2021 : Hal :90-98
•
Pedoman Pengendalian Kecoa (khusus di rumahTugas Kelompok
Studi Kasus Penyakit Tular
Kelompok Tema
1 Penyakit Tular Binatang penganggu tikus (1)
2 Penyakit Tular Binatang penganggu tikus (2)
3 Penyakit Tular Nyamuk (selain malaria dan dbd)
4 Penyakit Tular Lalat 5 Penyakit Tular Kecoa
6 Penyakit Tular Kutu/Tungau 7 Penyakit Tular Pinjal
Kriteria Tugas Kelompok
•
Telaah minimal 2 jurnal (terbit tahun 2010-sekarang)•
Terkait:1.
Bioekologi vector2.
Epidemiologi penyakit tular vektor3.
Metode pengendalian vector4.
Permasalahan dan solusi dari metode pengendalian• Buat makalah dan ppt terkait pembahasan tersebut serta referensi
• Tambahkan surah dalam al quran terkait pembahasan anda dan terjemahannya
• Dikumpulkan dalam bentuk pdf paling lambat 23 Juni 2021 pukul 20.00 wib di olu
• Pekan 13 dan 14 akan dilaksanakan presentasi, PPT maksimal 15 slide, cover tuliskan nama kelompok dan slide 16 referensi dan Boleh menampilkan video (jika ada)
Pembagian Kelompok
Kelompok 1
1805015258 AULIA ROHMAH 1805015270 ELVA DISTIANA 1805015280 WULAN HARIYANTI 1805015282 BAGAS FAJAR SAPUTRO 1805015293 SALFA BILLA NOVINA SUHADA 1805015297 OKTAVIANI ANGGIA PUTRI 1805015309 FITRA NUR RAMADHAN
Kelompok 2 Kelompok 3
1805015083 ISMA HAYATI NURAIDA 1805015110 BRILLIANT AZZAHRA FEBRIYANTI
1805015087 DYAH AYU REGINA PUTRI 1805015113 VIOLA CITRA ASKIAUSTADZ
1805015088 INDAH RAHMAYANI PUTRI 1805015120 SAFIRA AJHARA
1805015099 SHOHIBUL MAWAHIB KHOIRUDIN 1805015125 HENI PRATIWI
1805015101 CHIKA RIZKY ADINDA 1805015138 ALFATHIR ESYA HAQUE
1805015103 OSSHY ONE GUSTIN 1805015148 DIMAS PUTRA ABDI NUGRAHA
Kelompok 4 Kelompok 5
1805015165 ELSA SAFITRI 1805015205 IKA FAUZIYAH SALSABILA
1805015183 FAIZAL RIFKI PRADITYA 1805015223 SALSABILLAH SITI NUR ICHSANA
1805015186 SAKINAH NURUL RAMADHANI 1805015228 NUR AFIFAH RAHMAN
1805015188 MUHAMMAD DHIA ZIDANE 1805015237 RISMA SELVIANA
1805015190 REZA AGUSTIRA 1805015240 SULASTRI
1805015194 SITI KHAFIFAH 1805015248 VIVIH SETIANI PUTRI
Kelompok 6 Kelompok 7
1705015120 RISYAD WICHAD ALFIAN 1805015036 ZULFA NUR FITRIYANI
1705019024 DINA MADIANAH 1805015039 IHSAN ZIKRI
1805015003 YUSRIZAL FIRMANSYAH 1805015045 MUHAMMAD IQBAL LULHAK
1805015009 NUR MAHFUDDIN 1805015054 SARAH NUR HIDAYATI
1805015014 ASTRI MEGA SETYANI 1805015067 ZAHRA BETHA NUHA