• Tidak ada hasil yang ditemukan

Survei Vektor. Ana Utami Zainal UHAMKA, 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Survei Vektor. Ana Utami Zainal UHAMKA, 2021"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

(1)

Survei Vektor

Ana Utami Zainal

UHAMKA, 2021

(2)

Sub CPL MK: mampu menjelaskan survey

vector

Materi Pembelajaran

• Survei vektor nyamuk (di dalam dan di luar

rumah)

• Survei vektor lalat

(3)

Syarat sebagai vektor

1. Kontak nyamuk dg manusia cukup besar.

2. Merupakan spesies yang selalu dominan.

3. Anggota populasi pada umumnya

berumur cukup panjang, sehingga

memungkinkan perkembangan dan

pertumbuhan plasmodium hingga

menjadi sporosoit

(4)
(5)

Survei Vektor

• Survei vektor : semua kegiatan atau tindakan

yang ditujukan untuk mengidentifikasi vektor di

suatu wilayah untuk menghindari kontak

masyarakat dengan vektor sehingga penularan

penyakit dapat dicegah

• Tujuan survei vektor : agar mampu

mengidentifikasi habitat resting dan feeding

nyamuk dewasa dan mampu melakukan

sampling/penangkapan nyamuk

• Manfaat : dapat melakukan pengukuran

kepadatan nyamuk, mengetahui bionomik

nyamuk serta memberikan upaya pengendalian

keberadaan nyamuk

(6)

SURVEI PENANGKAPAN NYAMUK ANOPHELES STADIUM DEWASA DAN JENTIK

1.

Survei penangkapan nyamuk dewasa pada malam

hari

2.

Survei penangkapan nyamuk dewasa pada pagi

hari

3.

Survei penangkapan nyamuk dewasa pada siang

hari

(7)

1. Survei penangkapan nyamuk dewasa pada malam

hari

a. Penangkapan nyamuk umpan orang di

luar rumah

b. Penangkapan nyamuk umpan orang di

dalam rumah

c. Penangkapan nyamuk di dinding rumah

d. Penangkapan nyamuk di sekitar kandang

(8)

a. Penangkapan nyamuk umpan orang di luar rumah

 Kegiatan terdiri dari tiga orang penangkap nyamuk.

 Disiapkan tiga buah rumah yang letaknya agak berjauhan dan tetap dalam satu klaster.

 Setiap rumah terdiri dari satu orang dan duduk di luar rumah dengan menggulung celana panjang.

 Waktu penangkapan dimulai pukul 18.00 hingga pukul 24.00 dan kadang-kadang hingga pukul 06.00 pagi

tergantung kebutuhan.

 Setiap jam hanya dilakukan penangkapan selama 40 menit. Setelah selesai, nyamuk yang terkumpul di

cangkir kertas yang sudah diberi keterangan dengan label dikumpulkan ke koordinator untuk diperiksa. Jam berikutnya kegiatan juga demikian.

(9)

b. Penangkapan nyamuk umpan orang di dalam

rumah

Sama dengan kegiatan diluar rumah. Bedanya

hanya duduk didalam rumah di ruangan yang

biasanya penghuni sering berkumpul, misalnya di

ruang makan, tetapi jangan di dapur.

Penangkap terdiri dari tiga orang yang berbeda

dengan penangkap di luar rumah.

Waktu penangkapan sama yaitu 40 menit. Nyamuk

yang tertangkap setelah 40 menit diserahkan pada

koordinator untuk diperiksa. Kegiatan jam berikutnya

sama 40 menit.

Selesai kegiatan (1) dan (2), nyamuk hasil

tangkapan setelah diidentifikasi oleh add

entomologis dimasukkan datanya

(10)
(11)

c. Penangkapan nyamuk di dinding rumah

 Setelah selesai melakukan penangkapan umpan orang di dalam rumah, sisa waktu 20 menit dipakai untuk

kegiatan penangkapan nyamuk di sekitar dinding dalam rumah selama 10 menit yang dilakukan oleh tiga orang penangkap nyamuk di dalam rumah tadi.

 Masing–masing penangkap melakukan kegiatan

menangkap di sekitar dinding di rumah tempat kegiatan dengan umpan orang dalam rumah tadi. Jadi ada sisa waktu 10 menit dapat digunakan untuk istirahat sejenak, kemudian dilanjutkan lagi pada jam berikutnya.

 Masing-masing cangkir gelas tempat penyimpanan nyamuk yang telah diberi label dikumpulkan pada koordinator untuk dilakukan pencirian/ identifikasi. Demikian juga tiga orang penangkap di luar rumah memanfaatkan waktu 10 menit untuk pergi ke sekitar kandang.

(12)

d. Penangkapan nyamuk dewasa sekitar

kandang malam hari

• Penangkapan nyamuk dewasa dilakukan

bersama-sama tiga orang di sekitar kandang

• Masing–masing cangkir kertas penyimpan

nyamuk yang telah diberi label dikumpulkan

pada koordinator untuk diidentifikasi.

• Dengan demikian penangkapan selama 6 jam

(dari pukul 18.00-24.00) diperlukan sebanyak 72

buah cangkir kertas, yaitu 6 jam x 3 orang x 4

kegiatan = 72 buah. Setelah selesai survei (3)

dan (4), koordinator memasukkan data survei

(13)
(14)

2.

Penangkapan nyamuk pagi hari

• Penangkapan nyamuk di dinding dalam rumah

pagi hari dilakukan di seluruh ruangan yang

diduga sebagai tempat persembunyian

Anopheles.

• Jumlah rumah disurvei paling sedikit 20 rumah.

Jadi bila jumlah penangkapan nyamuk dalam

satu tim sebanyak 6 orang, maka rumah yang

disurvei minimal 24 rumah, yaitu masing-masing

melakukan penangkapan di empat rumah yang

berbeda. Selesai survei, koordinator

(15)

3. Survei penangkapan nyamuk dewasa di alam terbuka/ resting siang hari

• Praktek ini dilakukan di tempat-tempat

yang diperkirakan sebagai tempat

istirahat/resting nyamuk dewasa

Anopheles di alam terbuka.

• Penangkapan dapat dilakukan dengan

menggunakan jaring serangga atau

kelambu angkat/drop net. Hasil yang

ditangkap setelah diidentifikasi

oleh Ass.Entomologis

(16)

4. Survei penangkapan jentik siang hari

• Survei jentik dilakukan oleh 6 penangkap nyamuk

keesokan harinya

Tempat –tempat yang ada genangan air yang diduga

dapat sebagai tempat perkembangbiakan potensial

dilakukan penangkapan jentik

Tempat tersebut dapat berupa kobakan, jejak

hewan/ kendaraan, kolam, rawa, lagun dsb.

Tiap penangkap melakukan penangkapan jentik di

TP yang berbeda.

(17)

Spot survei entomologi

 Spot survei entomologi bertujuan untuk mengetahui nyamuk tersangka vektor.

 Survei ini berupa penangkapan nyamuk semalam suntuk (all

night entomology survey) di Dusun , dan diharapkan memberikan gambaran tentang: Kepadatan nyamuk menggigit di rumah/Man Bitting Rate(MBR), dan kepadatan nyamuk istirahat di

kandang/Man Hour Density (MHD)

 MBR: angka kepadatan nyamuk Anopheles per spesies yang menggigit orang di dalam rumah dan berhasil ditangkap oleh kolektor selama satu periode penangkapan.

 Man Hour Density(MHD): angka kepadatan nyamuk Anopheles per spesies yang beristirahat di kandang yang berhasil ditangkap oleh kolektor dalam suatu periode penangkapan.

(18)

Kepadatan nyamuk hinggap di

dinding

Kepadatan nyamuk hinggap di dinding malam hari per jam per orang disebut juga MHD ( Man Hour Density ) dihitung dengan rumus :

jumlah Anopheles tertangkap ( per species ) MHD =

---jumlah jam penangkapan x ---jumlah kolektor

Contoh: Jumlah An. sundaicus yang tertangkap di dinding di dalam rumah

setiap jam selama 10 menit dari pukul 18.00-06.00 sebanyak 10 ekor oleh tiga orang penangkap,maka MHD An. sundaicus di dalam rumah dihitung sebagai berikut :

10 10

MHD = --- = --- = 1,66 12 x 10/60 x 3 6

(19)

Kepadatan nyamuk menggigit orang

Kepadatan nyamuk menggigit orang (umpan badan per jam per orang disebut MBR (Man Biting Rate) dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut.

Jumlah Anopheles sp menggigit per species MBR

=---Jumlah jam penangkapan x jumlah kolektor

Contoh: Jumlah An. sundaicus yang tertangkap dengan umpan orang dalam rumah setiap jam selama 40 menit dari pukul 18.00-06.00 sebanyak 10 ekor oleh tiga orang penangkap,maka MHD An. sundaicus di dalam rumah dihitung sebagai berikut :

10 10

MBR = --- = --- = 0,41 12 x 40/60 x 3 24

Keterangan:

12 = jumlah jam penangkapan

40 /60 = lama penangkapan tiap jam ( 40 menit ) 3 = jumlah penangkap nyamuk (kolektor)

(20)

PENGIRIMAN

(21)

Pengiriman spesimen nyamuk

 Mengirimkan atau membawa nyamuk hidup hendaknya dilakukan dengan hati-hati,untuk menjaga jangan sampai nyamuk menjadi mati atau rusak

Untuk itu perlu diperhatikan :

1. jangan terlalu banyak nyamuk di satu tempat

2. waktu mengangkut usahakan tidak terlalu banyak

goyangan sehingga nyamuk akan berterbangan dan mati karena kepayahan

3. hendaknya dijauhkan dari sinar matahari yang langsung 4. tempertur dan kelembaban dijaga, agar nyamuk tidak

(22)

Cara pengiriman atau membawa nyamuk hidup

1. Dalam tabung gelas, dua tiga ekor nyamuk dimasukkan

ke dalam tabung gelas, kemudian ditutup dengan kapas yang agak basah .Beberapa tabung gelas diikat menjadi satu dan kemudian dipak dibawa atau dikirimkan.

2. Dalam paper cup, 25 ekor nyamuk diisikan pada setiap

paper cup, pada penutup paper cup diberi kapas yang agak basah.Beberapa paper cup yang diisi nyamuk bisa dibawa dengan menggunakan kotak yang dibuat dari kayu atau gabus bekas paking radio.Pada sela-sela dinding kotak dan paper cup diberi potongan-potongan pelepah pohon pisang untuk menjaga temperatur dan kelembaban.

3. Menggunakan kurungan nyamuk. Kurungan ini kemudian

dibungkus lap atau handuk basah, untuk menjaga nyamuk tidak kekeringan.

(23)

Pengiriman nyamuk mati

1. Nyamuk yang sudah mati bisa dikirimkan didalam

tabung-tabung gelas.Alas tabung gelas diberi naftalin kemudian ditutup dengan kapas,diisi 4-5 nyamuk

ditaruh diatas kapas, diatas nyamuk ditaruh kapas

lagi,demikian seterusnya sehingga terdapat beberapa susunan nyamuk-kapas-nyamuk-kapas.

2. Dalam dus atau kotak lain. Ada juga yang mengirim

nyamuk dengan dus,kotak korek api atau pill

box.Sebelum nyamuk dimasukkan,dasar kotak diberi naftalein untuk melindungai nyamuk dari gangguan semut atau jamur,diatas naftalein diberi lapisan kertas tissue (toilet paper), kemudian nyamuk-nyamuk

diletakkan diatas kertas tissue tersebut, 10 ekor

nyamuk untuk tiap lapis.Untuk satu pill box bisa sampai 2-3 lapis.

(24)
(25)

Keterangan yang disertakan pada pengiriman

nyamuk adalah :

1.

Tanggal penangkapan (tanggal,bulan,tahun).

2.

Lokasi penangkapan (kampung, desa, kecamatan

kabupaten,propinsi)

3.

Waktu penangkapan

4.

Cara menangkap nyamuk

(26)

PENGIRIMAN

(27)

Pengiriman jentik yang mati

 Ada berbagai cara untuk mengirimkan specimen yang sudah

mati. Disini akan dijelaskan beberapa contoh cara pengiriman specimen yang mati.

1. Jentik diambil dengan pipet dimasukkan kedalam vial bottle

atau botol-botol kecil berpenutup karet, setelah itu airnya diambil dengan pipet dan diganti dengan cairan pengawet jentik ialah alkohol 70%, kalau tidak ada bisa menggunakan formalin 5%

2. Isi botol kecil kira-kira ½ bagian dengan alkohol 70%

kemudian masukkan kurang lebih 10 ekor jentik yang sama ke botol

3. Beri sekat dengan kapas sepadat mungkin ,jangan sampai

mengenai jentik .

4. Isi lagi kira-kira 10 ekor & tutup lagi dengan kapas.

5. Jadi dalam satu botol kira-kira ada 3-4 tingkat kelompok jentik

(28)

Pelabelan

Beri label sesuai petunjuk yang ada yaitu :

Keterangan yang disertakan pada pengiriman jentik

1.

tanggal pengkapan

2.

lokasi penangkapan

3.

jenis breeding place misalnya : warna air, aliran air,

(29)

Survei Lalat

(30)

• Untuk mengetahui angka kepadatan lalat

disuatu wilayah dilakukan dengan cara

mengukur angka kepadatan lalat.

• pengukuran populasi lalat hendaknya

dapat dilakukan pada

1. Setiap kali dilakukan pengendalian lalat

(sebelum dan sesudah)

2. Memonitoring secara berkala, yang

dilakukan setidaknya 2 bulan sekali

(31)

Cara pengukuran kepadatan lalat dapat

menggunakan:

• Sticky tapes (umpan kertas lengket

berbentuk lembaran)

• Fly tap (perangkat lalat)

• Fly grill

(32)
(33)
(34)
(35)

• Angka rata-rata penghitungan lalat merupakan petunjuk (indeks) populasi pada suatu lokasi tertentu. Sedangkan sebagai

interprestasi hasil pengukuran indeks populasi lalat pada setiap lokasi atau fly grill adalah sebagai berikut :

a. 0 - 2 : rendah atau tidak menjadi masalah

b. 3 - 5 : Sedang dan perlu dilakukan pengamanan terhadap tempat-tempat berkembang biakan lalat (tumpukan sampah, kotoran hewan dll)

c. 6 – 20 : padat dan perlu pengamanan terhadap tempat-tempat berkembang biakan lalat dan bila mungkin direncanakan upaya pengnd

d. lebih dari samadengan 21 : Sangat tinggi,

sangat padat dan perlu dilakukan pengamanan terhadap tempat-tempat perkembangbiakan lalat dan tindakan pengendalian lalat

(36)
(37)

Standar Baku Mutu

Lingkungan Vektor

(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)

sumber http://www.who.int/whopes/resistance/en/WHO_CDS_CPE _PVC_2001.2.pdf http://www.cdc.gov/malaria/ Apss.who.int/iris/bitstream/10665/80139/1/9789241505154_ eng.pdf

Materi Seminar Dr. Drh. Sitti Rahmah Umniyati, SU , Fak.Kedokteran UGM

Referensi

Dokumen terkait

• Dilakukan dengan cara penangkapan nyamuk umpan orang di dalam dan luar rumah, dan penangkapan nyamuk yang hinggap di dinding dalam rumah yang sama masing-masing 20

Jika anda mahu menukar aplikasi yang telah anda pilih sebagai lalai untuk sentiasa membuka foto atau video, ketik Tetapan > Aplikasi dan leret ke tab Semua, kemudian pilih

www.aplysit.com | FB Bandung: Aplysit Bandung | FB Medan: AplysIT Medan | 21 Klik tombol MENU dan pada screen akan ditampilkan hasil proyek seperti gambar berikut ini.

 Produk dan aliran prosesnya  Permintaan tiap produk  Waktu operasi  Kapasitas tiap tenaga kerja Teknik Shojinka Rank Order Clustering OUTPUT:  Pengaturan

Berdasarkan penelitian pendahuluan yang bersumber dari guru mata pelajaran akuntansi bahwa dalam pembelajaran akuntansi kelas XI Akuntansi SMK Mutiara Natar Lampung Selatan

Adapun tujuan dari penulisan naskah ini, selain untuk kelengkapan ujian peaktek pagelaran tingkat III semester gasal tahun ajaran 2009/2010, juga dimaksud untuk memperkaya

Komparisi akta otentik terdiri dari identitas para penghadap dan/atau orang yang mereka wakili harus memuat nama lengkap, tempat dan tanggal lahir,

Pada dasarnya actor bukanlah bagian dari use case diagram, namun untuk dapat terciptanya suatu use case diagram diperlukan beberapa actor dimana actor tersebut