• Tidak ada hasil yang ditemukan

LITTLE CIRCLE FOUNDATION BALI DECORUM MODEL UNITED NATIONS 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LITTLE CIRCLE FOUNDATION BALI DECORUM MODEL UNITED NATIONS 2017"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

LITTLE CIRCLE FOUNDATION

LCF ASIA PACIFIC

INTERNATIONAL MOOT COURT COMPETITION 2017 Alamat : Banjar Juklima, Desa Tangkup Anyar, Sidemen , Karangasem

Contact Person: Chintya (083114859247) Email: [email protected]

1.

PENDAHULUAN

LITTLE CIRCLE FOUNDATION

BALI DECORUM MODEL UNITED NATIONS 2017

Little Circle Foundation (LCF) atau Yayasan Lingkaran Kecil merupakan sebuah yayasan non-profit oriented atau tidak mencari keuntungan yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan juga bergerak di bidang sosial. LCF memiliki misi untuk memberdayakan masyarakat, utamanya pemberdayaan generasi muda, meningkatkan kesadaran akan perubahan iklim global, meningkatkan rasa toleransi bermasyarakat, serta melestarikan budaya Indonesia.

Yayasan yang didirikan pada 9 Mei 2013 ini, diprakarsai oleh I Wayan Alit Sudarsana, SH.LL.M, bersama dengan lima pendiri lainnya berpusat di Br. Juklima, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem. LCF telah banyak mengadakan berbagai program berfokus pada topik dan subjek yang beragam dan merangkul peserta dan sukarelawan dari berbagai latar belakang dan jenjang pendidikan.

Adapun program-program yang sudah berjalan dan melibatkan pemuda-pemudi dari berbagai latar belakang dan jenjang pendidikan adalah :

 Teaching class

Teaching Class merupakan program pertama yang diadakan LCF. Program yang dimulai

dari tahun 2013 ini merupakan program utama yang diadakan setiap tahunnya. Program

Teaching Class ini telah diadakan di beberapa kabupaten di Bali seperti Karangasem,

Klungkung, Gianyar dan Denpasar, dan akan terus diadakan di setiap kabupaten di Bali maupun diluar Bali. Hingga saat ini LCF memiliki lebih dari 500 pelajar yang terlibat di program ini.

(3)

LITTLE CIRCLE FOUNDATION

LCF ASIA PACIFIC

INTERNATIONAL MOOT COURT COMPETITION 2017 Alamat : Banjar Juklima, Desa Tangkup Anyar, Sidemen , Karangasem

Contact Person: Chintya (083114859247) Email: [email protected]

 LCF Inspiring class

Sejak tahun 2016, program ini telah sukses diadakan untuk menginspirasi pemuda-pemudi di Indonesia, dan Bali khususnya, untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan dapat membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.

 LCF Scholarship

merupakan program LCF yang bertujuan untuk memberikan bantuan finansial kepada siswa-siswi yang tidak mampu. Program ini biasanya difokuskan untuk sekolah-sekolah yang berada di daerah terpencil.

 LCF Science Lab

LCF Science Lab merupakan salah satu program baru yang didirikan oleh LCF, dimana program ini dimaksudkan untuk mengenalkan science sejak dini, dan mengajak siswa-siswi untuk bereksperimen serta tentunya mengalami sendiri bagaimana meneliti suatu hal yang berhubungan dengan sains.

 LCF Bali Decorum Model United Nations dan LCF Bali Internasional Model United

Nations

merupakan kompetisi diplomasi berupa simulasi sidang PBB dalam skala nasional dan internasional yang diselenggarakan oleh Little Circle Foundation yang diadakan pada tahun 2017.

 LCF International Law Moot Court Training

Merupakan suatu pelatihan yang diadakan LCF pada tanggal 6-7 Mei 2017, yang diikuti universitas-universitas luar Bali dan beberapa universitas di pulau Jawa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pelatihan mengenai peradilan semu internasional, yang nanti para peserta diharapkan agar menjadi bagian dari lomba-lomba peradilan semu internasional, termasuk LCF Asia Pacific International Moot Court Competition.

(4)

LITTLE CIRCLE FOUNDATION

LCF ASIA PACIFIC

INTERNATIONAL MOOT COURT COMPETITION 2017 Alamat : Banjar Juklima, Desa Tangkup Anyar, Sidemen , Karangasem

Contact Person: Chintya (083114859247) Email: [email protected]

2. IKTHISAR

Moot Court atau peradilan semu sudah tidak asing lagi dikalangan mahasiswa-mahasiswa hukum. Pada dasarnya moot court adalah suatu wadah dimana mahasiswa hukum dapat mendalami mengenai proses peradilan yang ada baik nasional maupun internasional, dalam bentuk tiruannya. Moot court juga berisi mengenai perdebatan-perdebatan akademis mengenai telaah kasus-kasus fiksi yang dilihat berdasarkan analisis dalam kerangka yuridis normatif berdasarkan teori-teori hukum. Dalam moot court khususnya international moot court, para mahasiswa akan melakukan suatu simulasi persidangan di pengadilan-pengadilan internasional seperti, ICJ, ICC, ITLOS, dan lain-lain. Uniknya umumnya pada international moot court peserta akan dapat memiliki pengalaman merepresentasikan sebuah negara. Agar diskusi dan perdebatan akademis pada suatu kasus fiksi mengenai persengketaan antar negara dapat lebih menarik dan dalam maka munculah gagasan untuk mengadakan international moot court competition.

International moot court competition adalah suatu kompetisi yang diikuti mahasiswa-mahasiswa fakultas hukum, yang dimana kasus-kasus fiksi yang diberikan akan berkaitan dengan hukum internasional, melalui kasus yang ada para peserta nantinya akan membuat memorial (berkas) sebagai applicant (pemohon) dan respondent (termohon). Berkas tersebut nantinya akan menjadi bahan diskusi dan pemberian argumen yang dilakukan pada sesi oral pleading atau pada saat simulasi sidang.

Pada international moot court competition umumnya setiap representatif (applicant dan respondent) akan direpresentasikan oleh 2 speakers, yang biasa disebut dengan counsel. Setiap orangnya akan diberi waktu bicara biasanya 10-25 menit untuk membawakan main submission mereka. Setelah itu selanjutnya peserta diberikan waktu untuk melakukan rebuttal dan surebuttal. Nantinya tim dengan nilai akumulasi dari nilai memorial dan oral pleading yang akan menjadi pemenang dalam kompetisi.

(5)

LITTLE CIRCLE FOUNDATION

LCF ASIA PACIFIC

INTERNATIONAL MOOT COURT COMPETITION 2017 Alamat : Banjar Juklima, Desa Tangkup Anyar, Sidemen , Karangasem

Contact Person: Chintya (083114859247) Email: [email protected]

3. TEMA KEGIATAN

Adapun tema yang diangkat LCF Asia Pacific International Moot Court Competition 2017 adalah “Broaden Your Insight, be the Next International Lawyer”, dengan judul kasus “the case concerning Nuclear Project in the Admirate Island”.

4. TUJUAN KEGIATAN

 Memberikan wadak kepada mahasiswa-mahasiswa hukum terutama yang baru pertama kali mengikuti moot court agar dapat mengasah dan mengukur kemampuan mereka.  Mengasah kemampuan berbicara (terutama berbicara dalam bahasa Inggris), berfikir

kritis, reseach, kepemimpinan dan penggunaan teori-teori hukum.

5. SASARAN KEGIATAN

LCF Asia Pacific International Moot Court Competition 2017 akan melibatkan mahasiswa-mahasiswa hukum seluruh negara yang berada dalam region Asia Pasifik yang sudah melalui tahap registrasi.

6. BENTUK KEGIATAN

Acara ini akan diadakan selama tiga hari, dimana hari pertama digunakan untuk workshop dan technical meeting, hari kedua merupakan babak penyisihan / preliminary rounds dan hari ketiga merupakan babak semifinal dan final.

7. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

- Tanggal : 27-29 Oktober 2017

- Tempat : Udayana University Institute for Peace Democracy, Jalan Prabu Udayana No. 100, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali 80361*

(6)

LITTLE CIRCLE FOUNDATION

LCF ASIA PACIFIC

INTERNATIONAL MOOT COURT COMPETITION 2017 Alamat : Banjar Juklima, Desa Tangkup Anyar, Sidemen , Karangasem

Contact Person: Chintya (083114859247) Email: [email protected]

8. BIAYA PESERTA

-Biaya registrasi early bird : Rp 550,000.00 / USD 550 -Biaya registrasi normal : Rp 600,000.00 / USD 600

Registrasi: Mengisi form registrasi melalui link bit.ly/lcfmootcourtcompetition Pembayaran: Transfer to a.n Yayasan Lingkaran Kecil, Mandiri Bank Account number 175-00-0009741-9.

9. PENUTUP

Dengan diselenggarakannya LCF Asia Pacific International Moot Court Competition 2017 diharapkan mampu menjadi wadah bagi mahasiswa/i yang terlibat untuk mengembangkan potensinya dalam hukum khususnya hukum internasional. Dengan demikian kami meyakini dari kegiatan ini dapat tercipta potensi untuk menciptakan prestasi bagi para generasi muda.

Demikianlah proposal ini disusun, semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar. Harapan kami adalah bantuan dan dukungan dari berbagai pihak yang berkompeten untuk menyukseskan program ini.

Denpasar, 28 Juni 2017 Little Circle Foundation Ketua Pelaksana, Sekretaris,

(7)

LITTLE CIRCLE FOUNDATION

LCF ASIA PACIFIC

INTERNATIONAL MOOT COURT COMPETITION 2017 Alamat : Banjar Juklima, Desa Tangkup Anyar, Sidemen , Karangasem

Contact Person: Chintya (083114859247) Email: [email protected]

Menyetujui

Presiden Little Circle Foundation,

(8)

LITTLE CIRCLE FOUNDATION

LCF ASIA PACIFIC

INTERNATIONAL MOOT COURT COMPETITION 2017 Alamat : Banjar Juklima, Desa Tangkup Anyar, Sidemen , Karangasem

Contact Person: Chintya (083114859247) Email: [email protected]

CONTACT PERSON

1. Nama : Chintya Arsani

Email : [email protected]

No Hp/WA : +6283114859247

ID Line : chintyaarsani

2. Nama : Andri Sena

Email : [email protected]

No Hp/WA : +628113881847

ID Line : andrysena

For further information and news kindly contact our accounts:

Email: [email protected]

Instagram: @littlecirclefoundation

Website: www.littlecirclefoundation.org

Referensi

Dokumen terkait

Dengan memperhatikan ciri-ciri endapan darat, transisi dan laut di setiap log, perubahan litofasies secara lateral maupun vertikal dapat ditelusuri.. Kondisi perubahan

Sistem adalah sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas sejmlah komponen fungsional (dengan satuan fungsi / tugas khusu) yang saling berhubungan dan secara

Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang telah dilakukan, maka peneliti dapat menyimpulkan gambaran secara umum tentang hambatan- hambatan yang didihadapi

Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu “Terdapat perbedaan biomassa perifiton pada substrat keramik antara hulu, tengah, dan hilir Sungai Salo”..

Kondisi yang terjadi pada saat terjadinya inspection periodic misalnya pada vane segment 2 ketika combustor++ inspection vane segment 2 yang mengalami failure diganti dengan

Penyelenggara Bridge Model Construction Competition (BMCC) 2017 adalah Jurusan Teknik Sipil bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil, Fakultas Teknik,

Sehubungan dengan permasalahan tersebut, peneliti tertarik untuk mengkaji hubungan karakteristik ulul albab yang terdapat dalam surat Ali-Imron ayat 190- 191 dan

Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode Fuzzy Inference System Mamdani yang telah dioptimasi dengan algoritme genetika dapat diterapkan dalam menentukan lama waktu