KEMENTERIAN KELAUTAN
DAN PERIKANAN
BADAN
PENELITIAN
DAN PENGEMBANGAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
BALAI PENELITIAN
DAN OBSERVASI
LAUT
JALAN BARU
PERANCAK
NEGARA-JEMBRANA-BALI
TELEPON
(0365)M266,
FAXTMTLE (036s) 44278KEPUTUSAN
KEPALA BALAI PENELITIAN DAN OBSERVASI LAUT N omor : KE?. y'
.92
IBALITBAN G KP.S.L I BPOLI OT .230 I t I 2OL6TENTANG KODE ETIK PEGAWAI
PADA UNIT KERJA BALAI PENELITIAN DAN OBSERVASI LAUT
TAHUN 2015 Menimbang Mengingat Menetapkan KESATU a. b.
Bahwa dalam rangka menciptakan
tata
kerja yang
jujur
dan transparanserta
pelayanan yangterbaik terhadap
masyarakat diBalai Penelitian
dan
ObservasiLaut perlu pembuatan kode
etik pegawai pada unit kerja organisasi;Bahwa berdasarkan pertimbangan pada
point
a,perlu
ditetapkan Keputusan Kepala Balai Penelitian dan ObservasiLauttentang
KodeEtik Pegawai pada Unit Kerja Balai Penelitian dan Observasi Laut.
Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009
tentang
pembentukandan
Organisasi Kementerian Negara sebagaimanatelah
diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2011;Peraturan Presiden
Nomor
24 tahun 2010 tentang
Kedudukan, Tugas dan Fungsi Kementerian Negara sebagaimanatelah
diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010;Peraturan
Menteri
Kelautan
dan
Perikanan
Nomor PER.23/MEN/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan;Peraturan
Menteri
Kelautan
dan
Perikanan
Nomor PER.34/MEN/2011tentang
Organisasi
dan
Tata
Kerja
BalaiPenelitian dan Observasi Laut
Kode
Etik
Profesi
PegawaiNegeri
Sipil Badan Penelitian
danPengembangan Kelautan dan Perikanan.
MEMUTUSKAN:
KEPUTUSAN
KEPAIA
BAIAI
PENELITIANDAN
OBSERVASI LAUTTENTANG KODE ETIK PEGAWAI PADA UNIT KERJA BALAI PENELITIAN DAN OBSERVASI LAUT.
Penerapan
kode
etik
pegawai pada
unit
kerja Balai Penelitian
dan Observasi Laut dengan ketentuan sebagaimana tersebut dalam lampiran keputusan ini.Kode Etik Pegawai pada Balai Penelitian dan Observasi Laut sebagaimana
dimaksud
pada
diktum
KESATUtertuang dalam
lampiran
Surat Keputusan ini.2.
4.
5.
KETIGA
KEEMPAT
KELIMA
Dalanr
melakanakan tugas
sebagairnanadimakud
dalam
dilcturnKEDUA, setiap pegawai bertanggung jawab dan menyarnpaikan laporan kepada atasan langsung.
Masa berlaku yang dimaksud dalam
diktum
KESATUdimulai
sejak ditetapkannya keputusan ini.Segala
biaya yang
timbul
dibebankar-rpada
AnggaranBelanja
BaXaiPenelitian dan Observasi Laut.
Observasi
laut
Lampiran Keputusan Kepala Balai Penelitian dan Observasi Laut
Nomor
: KEP. /BALTTBANG Kp.3.L/ B?OL/ AT .23O I t / 2016Tanggal: 4 Januari 20L6
tentang Kode Etik Pegawai pada Unit Kerja Balai Penelitian dan Observasi Laut
KODE ETIK PEGAWAI
BATAI PENETITIAN DAN OBSERVASI IAUT
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang
Dalam upaya
kelancarantugas umum pemerintahan
dan
pembangunan nasional,
sangatdipengaruhi oleh
kesempurnaan pengabdianaparatur
negara. PegawaiBalai
Penelitian dan Observasi Laut merupakan unsuraparatur
negara yang bertugas memberikan pelayanan yang terbaik, adil dan merata kepada masyarakat. Untuk menjamin tercapainya tujuan pembangunan nasionaldiperlukan
pegawaiyang netral, mampu
menjaga persatuandan
kesatuan bangsa,profesional dan
bertanggungjawabdalam
melaksanakantugas serta panuh kesetiaan
danketaatan kepada
Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republiklndonesia Tahun
1945, Negara, dan Pemerintah Republik lndonesia. Agar pegawai Balai Penelitian dan Observasi Lautmampu
melaksanakantugas
secara berdayaguna dan
berhasilguna, diperlukan
pembinaansecara terus menerus dan berkesinambungan. Pembinaan
jiwa
korps akan berhasil dengan baikapabila
diikuti
dengan
pelaksanaandan penerapan kode
etik
dalam kehidupan
sehari-hari pegawai. Dengan adanya kode etik bagi pegawai Balai Penelitian dan Observasi Laut dimaksudkan sebagai bagian dari upayah meningkatkan kualitas pegawai Balai Penelitian dan Observasi Luatdalam melaksanakan tugas-tugasnya. Maksud dan Tujuan
Kode Etik
Pegawaidi
Balai Penelitiandan
Observasi L-aut dimaksudkan sebagai acuan atau pedoman bagi pegawaidi
Balai Penelitian dan Observasi Laut dalam melaksanakan tugas danfungsinya sebagai aparatur pemerintah dengan memelihara integritas moral, harkat,
dankewibawaan.
Kode Etik Pegawai
di
Balai Penelitiandan
Observasi Lautbertujuan untuk
menjagacitra
dankredibilitas
Balai Penelitiandan
Observasi Lautmelalui
penciptaantata
kerja
yangjujur
dantransparan sehingga dapat mendorong peningkatan kinerja serta keharmonisan hubungan antar pribadi baik di dalam maupun di luar Balai Penelitian dan Observasi Laut dalam rangka tercapainya penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, adil, profesional, transparan dan akuntabel. Ruang
tingkup
Ruang lingkup
dari
Kode Etik pegawaiini
adalahuntuk setiap
pegawaidi
Balai Penelitian danObservasi Laut dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pembangunan di bidang kelautan dan perikanan.
Pengertian
1.
Pegawai Balai Penelitiandan
Observasi Lautadalah
Pegawai Negeri Sipil/Calon PegawaiNegeri Sipil
dan
Pegawai dengan Perjanian/Kontrakyang
bekerjadi
Balai Penelitian danObservasi Laut.
2.
Kode Etik Pegawai Balai Penelitian dan Observasi Laut yang selanjutnyadisebut
Kode Etikadalah pedoman sikap, tingkah laku, dan perbuatan pegawai Balai Penelitian dan Observasi
Laut di dalam melaksanakan tugas dan pergaulan hidup sehari-hari.
il.
I
3.
Tim Kode Etik Balai Penelitian dan Observasi Laut adalah lembaga nonstruktural pada BalaiPenelitian dan
ObservasiLaut yang bertugas melakukan
penegakan pelaksanaan serta penyelesaian pelanggaran Kode Etik yang dilakukan pegawai di Balai Penelitian dan ObservasiLaut.
4.
Pelanggaranadalah segala bentuk ucapan, tulisan dan/atau perbuatan pegawai
yang bertentangan dengan Kode Etik.5.
Konflik kepentingan adalah situasi dimana seorang penyelenggara negara yang mendapatkan kekuasaan dan kewenangan berdasarkan peraturan perundang-undangan diduga atau patut didugamemiliki
kepentinganpribadi
atassetiap
penggunaan wewenang yang dimilikinya sehingga mempengaruhi kualitas dan kinerja yang seharusnya.6.
Gratifikasi adalah pemberian dalamarti
luas, yaknimeliputi
pemberian uang, barang, rabat (discount), komisi, pinjamantanpa
bunga,tiket
perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya.7.
Pejabat yang berwenang adalah Kepala Balai atau pejabat lain yang ditunjuk.8.
Pengaduan secara elektronik adalah pengaduan atas pelanggaran Kode Etik yang disampaikanmelalui
surat
elektronik (electronic mail/e-mail)
dan
pesan singkat
(short
messageservice/sms).
9.
Pemangku kepentingan Balai Penelitiandan
Observasi Laut adalah pihak-pihaklain
yangterkait baik dalam bentuk
peroranganmaupun kelompok yang mempunyai
kepentingan dengan tugas Balai Penelitian dan Observasi Laut.L0. Akuntabilitas adalah
bentuk
pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsi BalaiPenelitian dan Observasi Laut dalam rangka pencapaian visi dan
misi
Balai Penelitian dan Observasi Laut.11. Kemandirian adalah keadaan dimana tugas dan fungsi Balai Penelitian dan Observasi Laut dilaksanakan secara profesional tanpa pengaruh pihak luar.
12. lntegritas adalah tindakan, sikap serta pritaku yang
jujur
baik terhadapdiri
sendiri maupun lingkungan di sekitarnya sehingga bisa lebih obyektif dalam menghadapi suatu permasalahan serta memiliki disiplin dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.13.
Profesionalisme adalah suatu bentuk pelaksanaan tugas dan kegiatan yang didasarkan ataspengetahuan
yang luas, keterampilan,
kedisiplinan,- kemandiriandan ketaatan
terhadap peraturan sehingga dapat memenuhi kompetensi yang disyaratkan.BAB II
PELAKSANAAN KODE ETIK PEGAWAI
Dalam melaksanakan tugas kedinasan dan kehidupan sehari-hari setiap pegawai wajib bersikap dan berpedoman pada nilai-nilai dasar yang harus diiunjung tinggi oleh Pegawai meliputi:
1.
Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa;2.
Kesetiaan dan ketaatan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik lndonesia Tahun 1945;3.
Semangatnasionalisme;4.
Mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan;5.
Ketaatan terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan;6.
Penghormatan terhadap hak asasi manusia;7.
Tidakdiskriminatif;8.
Profesionalisme, netralitas, dan bermoral tinggi; dan9.
Semangat jiwa korps.Pelaksanan terhadap nilai-nilai dasar tersebut diimplementasikan dalam pelaksanan tugas kedinasan dan kehidupan sehari-hari setiap pegawai di Balai Penelitian dan Observasi Laut dengan berpedoman pada Kode Etik yang memuat kewajiban dan larangan.
A.
Setiap Pegawai Balai Penelitian dan Observasi Lautwaiib;
1.
Memegang sumpah ataujanji
Pegawai Negeri Sipil dan Jabatan.2.
Menjamin independensi dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, yaitu bersifat netral, tidak berpihak, dan menghindari konflik kepentingan.3.
Melaporkan secara
tertulis
kepada Pimpinan/Yang memberikan penugasan
apabila mendapat tugastetapi
memiliki konflik kepentingan.4.
Menjamin integritas dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, yaitu bersikapjujur
dalam perbuatan maupun tingkah laku.5.
Bekerja secara profesional dengan memberikan pelayanan sesuai Prosedur Operasional Standard yang telah ditetapkan.6.
Menaati
dan
mematuhi
tata tertib
disiplin
kerja
berupa ketentuan
jam
kerja
serta memanfaatkanjam
kerja untuk kepentingan kedinasan dan/atau organisasi.7.
Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik.8.
Melaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi atas setiap penerimaan Gratifikasi.9.
Menyerahkan Laporan Harta Kekayaan PenyelenggaraNegara (LHl(PN) bagi yang diwajibkanoleh Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999.
10. Menjaga nama baik Korps Pegawai dan institusi Balai Penelitian dan Observasi Laut.
11. Menghormati agama dan kepercayaan orang lain.
L2. Memberikan informasi yang jelas, lengkap, dan benar kepada pemangku kepentingan sesuai
dengan kewenangannya.
13. Berperilaku sopan
dan
santun dalam berhubungan dengan para
penggunajasa
dan masyarakat.14. Melaporkan secara lisan
atau tertulis disertai
denganbukti-bukti
kepada atasan apabilamengetahui adanya
pelanggaran/penyimpangandalam
pelaksanaantugas pokok
dan fungsinya15. Mengamankan data dan informasi, berkas, kata kunci (password), dan program komputer yang dimiliki Balai Penelitian dan Observasi Laut.
16.
Mengamankandan
menggunakan denganbaik dan benar
baranginventaris milik
BalaiPenelitian dan Observasi Laut.
17. Bertanggung
jawab dalam
mengamankandan
menatausahakansemua dokumen
milik pengguna jasa yang masih berlaku.18. Menjaga keselamatan diri dan sesama dalam melaksanakan tugas.
L9.
Mengenakan pakaian kerja yang rapi dan tanda pengenal pegawai dalam menjalankan tugas.20.
Memberikan contoh kebaikan serta menjadi teladan bagi pegawai lain.21.
Memberikan kesempatan kepada bawahanuntuk
menyampaikan prakarsa dan karsa dan mengembangkan kariernya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.22.
Menindaklaniuti setiap laporan yangditerima
mengenai pelanggaran disiplin secara hirarkikepada Tim Kode Etik.
23.
Bersedia menampung dan menanggapi berbagai bentuk masukan masyarakat sesuai dengan kewenangannya.24.
Bersedia menjadi saksi dalam perkara pelanggaran Kode Etik.25.
Memelihara dan meningkatkan kekompakan, persatuan dan kesatuan korps Pegawai BalaiPenelitian dan Observasi Laut.
26.
Bersikapnetraldari
pengaruh partai politik.B.
Setiap Pegawai Balai Penelitian dan Observasi Laut dilarang;1.
Berpartisipasi sebagai kaderpartai politik dan
melaksanakan kegiatan yang bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.2.
Menyalahgunakan wewenang.3.
Berpartisipasi dalam kegiatan atau hubungan yang mungkin menggangu penilaian yang tidakmemihak
atau mungkin
menyebabkanterjadi konflik
kepentingandalam
melaksanakan tugasnya yaitura.
memiliki hubungan pertalian darah ke atas, ke bawah, ke samping, atau semenda;b.
pernah bekerja atau
memberikanjasa dalam kurun waktu
2
(dua) tahun
terakhir; dan/atauc.
mempunyai hubungan kerja sama (afiliasi);4.
Memanfaatkan rahasia negara dan/atau rahasia jabatan untuk kepentingan pribadi, golongan atau pihak lain.5.
Bertemu dengan stakeholders terkait dengan tugas dan jabatannya diluarjam
kerja.6.
Bertemu di luar penugasan dan jam kerja dengan seseorang yang sedang berperkara.7.
Membuat,
mengkonsumsi, memperdagangkandan/atau
mendistribusikan segala bentuknarkotika dan/atau minuman
kerasdan/atau obat-obatan psikotropika dan/atau
barang terlarang lainnya.8.
Melakukan perbuatan asusila dan berjudi.9.
Menerima Gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugas sebagai Pegawai Balai Penelitian dan Observasi LautL0. Bersikap diskriminatif baik dalam melaksanakan tugas maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
11.
Menggunakan kewenangan jabatan baik langsung maupun tidak langsung untuk kepentingan diri sendiri, seseorang atau golongan.12.
Menggunakan fasilitas kantor secara tidak benar dan tidak bertanggung jawab.L3. Mengadakan pertemuan dengan pengguna jasa dalam rangka urusan dinas
di luar
kantor tanpa seijin dan sepengetahuan atasannya.14.
Menyampaikan informasi dandata
rahasia yang bukan kewenangannya kepada pihak luaryang tidak berwenang/berkepentingan.
15. Menunda-nunda proses pelaksanaan tugas dengan tujuan untuk kepentingan pribadi. 16. Menggandakan
sistem
dan/atau program aplikasi komputer
milik
Balai Penelitian
danObservasi Laut untuk kepentingan pribadi
17.
Melakukan usaha-usaha/perbuatanbaik
langsung maupuntidak
langsungyang
menjurus kearah timbulnya persaingan yang tidak sehat dan merugikan sesama pegawai.18. Memakai jeans, baju berbahan kaos, pakaian mini dan ketat pada saat
jam
kerja. 19. Memakai sandal, sepatu sandal dan sepatu olah raga pada saat jam kerja.BAB III
PENEGAKAN KODE ETIK PEGAWA!
Penegakan Kode Etik pegawai merupakan sebuah upaya dalam melaksanakan Kode Etik. Pegawai Balai
Penelitian dan Observasi Laut yang melakukan pelanggaran Kode Etik dikenakan sanksi
moral
danhukuman
disiplin atau
tindakanadministratif
sesuai denganperaturan
perundang-undangan, atas rekomendasi Tim Kode Etik,A.
Prosedur Penyampaian Dugaan Pelanggaran Kode Etik1.
Dugaan terjadinya pelanggaran Kode Etik diperoleh dari:a.
Pengaduantertulis;
b.
Pengaduan secara elektronik; dan/atauc.
Temuan dari atasan Pegawai Balai Penelitian dan Observasi Laut yang diduga melakukan pelanggaran Kode Etik.2.
Setiap orang atau stakeholders Balai Penelitian dan Observasi Laut yang mengetahui adanya dugaan pelanggaran Kode Etik dapat menyampaikan pengaduan kepada atasan pegawai yang melakukan pelanggaran dan ditembuskan kepada Balai.3.
Penyampaian pengaduan dilakukan secaratertulis
dan/atau elektronik dengan menyebutkan jenis pelanggaran yang dilakukan, bukti-bukti, dan identitas pelapor.4.
Atasan pegawai
yang
menerima pengaduan
dan/atau
mengetahui adanya
dugaan pelanggaran Kode Etik wajib meneliti pengaduan tersebut dan menjaga kerahasiaan identitas pelapor.5.
Dalam melakukan penelitian atas pengaduan dan/atau dugaan pelanggaran Kode Etik, atasan dari pegawai yang melakukan pelanggaran secara hirarki wajib meneruskan kepada Pejabat yang berwenang membentuk Tim Kode Etik.6.
Atasan pegawai yangtidak
melakukan kewajiban sebagaimana dimaksudbutir
(4) danbutir
(5) dianggap melakukan pelanggaran Kode Etik dan dikenakan sanksi moral.
B.
Tim Kode Etik1.
Dalam rangka pengawasan pelaksanaan Kode Etik dibentukTim Kode Etikyang ditetapkan oleh Kepala Balai.2.
KeanggotaanTim
Kode Etikterdiri dari
para Kepala Seksi, Kepala SUbbag,dan
KetuaKelompok Penelitian
di
Balai Penelitian dan Observasi Lautserta
Bagian Kepegawaian yang membidangi pembinaan disiplin pegawai.3.
Susunan organisasiterdiri
dari:a.
Kepala Balai sebagai ketua merangkap anggota;b.
Para Kepala Seksi sebagai anggota;c.
Kepala Sub bagian;d.
Ketua Kelompok Penelitiane.
Bidang Kepegawaian yang membidangi pembinaan disiplin pegawai sebagai sekretaris merangkap anggota.4.
Anggota Tim Kode Etik berjumlah ganjil, minimal 7 (tujuh) orang.5.
Apabila salah seorangdari Tim
Kode Etiktersebut
dilaporkan melakukan pelanggaranKode Etik, maka yang
bersangkutandinonaktifkan dalam
pemeriksaan pelanggaran tersebut.6.
Jabatan dan pangkatTim
Kode Etiktidak
bolehlebih
rendah darijabatan
dan pangkat Pejabat/Pegawai yang dipe riksa.7.
Tim
Kode Etik berwenang memberikan rekomendasijenis
sanksi yang akan diberikan terhadap pegawai yang melakukan pelanggaran K-ode Etik.C.
Tata Cara Pemeriksaan Tim Kode Etik1.
Tim
Kode Etikwajib
memeriksa Pegawai Negeri Sipil yang diduga melakukan pelanggaranKode Etik.
2.
Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Tim Kode Etik dengan cara sebagai berikut:a.
secaralisan, apabila atas pertimbangan pejabat yang berwenang
menghukum, pelanggaran Kode Etik yang dilakukanoleh
Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan akan dapat mengakibatkan ia dijatuhi sanksi moral;b.
secaratertulis,
apabilaatas
pertimbangan pejabatyang
berwenang menghukum, pelanggaran Kode Etik yang dilakukan oleh Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan akan dapat mengakibatkan ia dijatuhi salah satu jenis hukuman disiplin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (3) dan ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun1980.
c.
pemeriksaan Pegawai Negeri Sipil yang diduga melakukan pelanggaran Kode Etik,dilakukan secara
tertutup.
d.
rapat minimal dihadiri oleh 5 (lima) orang anggota Tim Kode Etik.3.
Tim Kode Etik mengambil keputusan setelah memeriksa dan mendengarkan pembelaan diri dari Pegawai Negeri Sipil yang disangka melanggar Kode Etik.4.
Keputusan Tim Kode Etik diambil secara musyawarah mufakat.5.
Dalam hal musyawarah mufakat tidak tercapai, keputusan diambil dengan suara terbanyak.6.
Keputusan Tim Kode Etik bersifat final.7.
Tim Kode Etik wajib menyampaikan keputusan hasil sidang kepada Pejabat yang berwenang sebagai bahandalam
memberikan sanksimoral dan/atau
sanksilainnya
kepada PegawaiNegeri Sipil yang bersangkutan.
D.
SanksiPegawai Sekretariat Jenderal yang melanggar Kode Etik dikenakan sanksi
moral
dan hukuman disiplin atau tindakan administratif sesuai dengan peraturan perundang-undangan.L.
Sanksi moral berupa:a.
Pernyataansecara
tertutup, yaitu
penyampaian pernyataan
dari
pejabat
yang berwenang atau pejabat lain yang ditunjuk dalam ruangtertutup
dan hanya diketahui oleh Pegawai Balai Penelitian dan Observasi Laut yang bersangkutan dan pejabat yang menyampaikan pernyataan serta pejabat lain yangterkait
dengan catatan, dimana pejabatterkait
dimaksudtidak boleh
berpangkatlebih
rendahdari
Pegawai BalaiPenelitian dan Observasi Laut yang bersangkutan;
b.
Pernyataan secaraterbuka, yaitu
penyampaian pernyataanmelalui forum-forum
pertemuan resmi Pegawai Balai Penelitian dan Observasi Laut, dengan ketentuan:1)
untuk forum-forum pertemuan
resmi Pegawai Balai Penelitian dan ObservasiLaut seperti upacara bendera atau forum lain disampaikansebanyak 1 (satu) kali
dan berlaku sejak tanggal disampaikan
oleh
pejabat yang berwenang kepada Pegawai Balai Penelitian dan Observasi Laut yang bersangkutan;2)
melalui papan pengumuman atau media massa paling lama3
(tiga)hari
kerjasejak tanggal ditetapkannya surat keputusan pengenaan sanksi moral.
c.
Tidak diberi penugasan selama jangka waktutertentu.
2.
Hukuman
disiplin
atau
tindakan administratif
dilakukan berdasarkan
ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun L980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil.Bentuk sanksi moral didasarkan pada pertimbangan besar atau kecilnya akibat dari perbuatan atau sensitifitas perbuatan yang dilakukan.
Contoh:
dilihat
besar kecilnya perbuatan pelanggaran misalnya dibedakan antara pelanggaran jam kerja terla mbat dan pelanggaran terhadap adanya -konflik kepentinga n.Sanksi
moral ditetapkan dengan Surat
Keputusandari pejabat yang
berwenangyang
memuat pelanggaran Kode Etik yang dilakukan. Dalam hal, Pegawai Balai Penelitian dan Observasi Laut yang dikenakan sanksi moral tidak hadir tanpa alasan yang sah pada waktu penyampaian keputusan sanksimoral, maka yang bersangkutan dianggap telah menerima keputusan sanksi
moraltersebut.
Terhadap Pegawai Balai Penelitian dan Observasi Laut yang dikenakan sanksi moral
tidak
bersedia mengajukan permohonan maaf secara lisan dan/atau tertulis atau membuat pernyataan penyesalan,dapat dijatuhi
hukumandisiplin
ringan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil.BAB IV
PENUTUP
Sebagai unsur aparatur negara dan abdi masyarakat, Pegawai Balai Penelitian dan Observasi Laut harus memiliki akhlak dan
budi pekerti
yangtidak
tercela, serta mampumelakanakan
tugas secaraprofesional
dan
bertanggungjawab dalam
menyelenggarakantugas pemerintahan
danpembangunan, serta bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Setiap Pegawai Balai Penelitian dan Observasi Laut wajib bertakwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa dan memberikan pelayanan secara adil dan merata kepada masyarakat dengan dilandasi kesetiaan
dan ketaatan
kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik lndonesiaTahun
1945, Negara, dan Pemerintah.Kode Etik
di
Balai Penelitiandan
Observasi Lautditetapkan untuk menjamin
agar setiapketaatan, dan pengabdiannya tersebut. Kode Etik pada prinslpnya rnengatur sikap, tingkah traku, dan perbuatan Fegatruai Balai Penelitian dan Obser"vasl Laut, baik di dalarn maupun di luar dinas.
Pelaksanaan penegakan Kode Etik
di
Balai Penelitian dan Obseruasi Laut dlperlukan adanya pembinaanjiwa
korps
dan Kode Etik yang dimakudkan untuk
meningkatkan semangat juang, pengabdian, kesetiaan,dan ketaatan Pegawai Balai Penelitian dan Observasi Laut kepada Negara yangObservasi Laut