MEMAHAMI OTAK REMAJA :
Plastisitas Dan Potensinya
Kita akan membicarakan
• Parenting Goal
• Plastisitas Otak
• Kecerdasan Majemuk
Kita akan membicarakan
• Parenting Goal
• Plastisitas Otak
Bahagia
Cerdas
Tanggung jawab
Berguna
Ceria
Tangguh
Bersih
Saleh
Terpandang
Baik
Sukses
Jujur
Percaya diri
Sabar
Kaya
Pengertian
Rasional
Mandiri
Patuh
Rapi
Utuh
Peduli sesama Berkarakter Berakhlak mulia
Berbakti pada Orang tua, Guru, Nusa Bangsa
Mengapa disebut PLASTISITAS OTAK?
Otak Bersifat
Fleksibel
Mudah
Dibentuk
Perkembangan neuron dan pemangkasan adalah sebuah bagian normal dan sehat dari perkembangan otak.
…..Dengan Menghasilkan
BANYAK KONEKSI
PENGALAMAN STIMULASI DAN NUTRISI Membentuk Struktur Otak…
LAHIR
6 TAHUN
14 TAHUN
Pada usia remaja, akan terjadi pemangkasan sinaps Koneksi yang tidak digunakan akan dipangkas
Sumber gambar: Jack P. Shonkoff, M.D.Presentasi “No Time to Lose” untuk Westchester Children's Association White Plains, New York, 2006
PERUBAHAN REMAJA
Perubahan besar pada masa remaja:
Ledakan Emosi
Pergaulan
Mencoba hal baru
Eksplorasi Kreatif
Tetapi
PLASTISITAS OTAK BERSIFAT KOMPETITIF..
Sel saraf otak masih terus bertumbuh
Fungsi dan struktur otak berubah sesuai apa yang dialami anak
Pemenangnya adalah yang paling sering
distimulasi
Melalui latihan,
sambungan sel saraf makin efisien dan cepat.
Lahir : 22 November
19112007 : Lulus S1 (usia 95)
2010 : Lulus S2 (usia 98)
• Usia 3 tahun: sering kejang hebat karena penyakit Rasmussen
• Otak belahan kanan rusak
• Dioperasi, bagian otak yang rusak diangkat
• Hidup normal dengan setengah otak
PLASTISITAS OTAK…..
Interpersonal Intrapersonal Alam Spiritual Fisik Bahasa Musik Matematika Visual spasial
KECERDASAN MAJEMUK…..
1. KECERDASAN BAHASA
Kecerdasan berbahasa, baik lisan
maupun tulisan
BALITA • Mendengarkan cerita • Bercerita • Mempelajari kata-kata baru tiap hari ANAK-ANAK • Membaca • Menulis cerita • Scrabble/permain an cari kata, dsb DEWASA • Menulis artikel/ buku/resensi • Memberikan instruksi lisan /tertulis SETENGAH BAYA •Membaca •Menulis buku •Mendongeng •TTS REMAJA • Pidato • Menulis/membac a puisi • Belajar bahasa asing
MANFAAT MEMBACA Meningkatkan kemampuan verbal Membantu mengemukakan pikiran Meningkatkan kemampuan memecahkan masalah Meningkatkan konsentrasi Meningkatkan kemampuan menulis Meningkatkan memori
Dengan membaca
15 menit sehari,
Anda bertemu
dengan LEBIH DARI
1.000.000 kata
per tahun
Kemampuan memahami angka, simbol,
mengenali pola, berpikir logis dan
sistematis
BALITA • Membandingkan benda-benda • Menyusun urutan kejadian • Bermain balok ANAK-ANAK • Mengelompokkan benda • Mengerjakan soal matematika • Mengukur benda DEWASA • Membuat timeline • Membuat grafik
• Membuat mind map
SETENGAH BAYA • Memasak mengikuti resep • Mengerjakan hitungan sederhana secara mental REMAJA • Permainan angka (Sudoku, kakuro, dsb) • Game matematika • Teka-teki logika
3. KECERDASAN VISUAL SPASIAL
Kemampuan membayangkan dan
menggambarkan berbagai bentuk
BALITA • Menggambar • Mengerjakan maze • Jigsaw puzzle ANAK-ANAK • Membuat foto • Membuat diagram/peta • Permainan di atas papan (halma, catur dsb) DEWASA • Melukis • Bertukang • Membuat gambaran mental SETENGAH BAYA • Melukis • Catur • Merajut/menyula m REMAJA • Melukis • Membuat Mind map • Membuat video
4. KECERDASAN MUSIK
Kepekaan menciptakan dan
mengekspresikan irama, pola titi
nada, dan apresiasi musik
4. KECERDASAN MUSIK
EFEK MUSIK :
Kemampuan Bahasa Kreativitas Kebahagiaan OptimismeKoordinasi otak kanan kiri Alzeimer
Parkinson
Mengurangi Kecemasan Mempercepat Penyembuhan
Mengurangi Nyeri Meningkatkan :
BALITA
• Menyanyi
• Mendengarkan
berbagai jenis musik
• Menebak suara2 dilingkungan sekitar • Menari mengikuti musik ANAK-ANAK • Mendengar & menyayikan lagu daerah
• Bermain alat musik
tradisional
DEWASA
• Mengikuti konser
musik, grup musik
• Berdansa
• Menonton konser,
opera, musik & tarian daerah. SETENGAH BAYA • Koor, karaoke • Membuat daftar musik untuk mengubah mood, konsentrasi REMAJA • Memainkan alat musik / band • Menulis lagu • Berlatih vokal
5. KECERDASAN FISIK
Kecerdasan untuk menjaga
keseimbangan tubuh, dan
BALITA
• Gerak dan lagu • Bermain bola • Bermain balok ANAK-ANAK • Belajar bahasa isyarat • Sandiwara boneka • Tari tradisional • Bersepeda DEWASA • Berolah raga • Yoga • Bertukang • Menyulam • Menjahit SETENGAH BAYA • Berdansa • Senam • Bersepeda • Taichi REMAJA • Berolah raga • Bermain drama • Olah raga Bela
diri
• Mendaki
gunung
• Outbound
5. KECERDASAN FISIK
OLAHRAGA MENINGKATKAN :• Memori
• Mood
• Kecerdasan
• Prestasi
akademis
• Perilaku positif
Fauja Singh
Pelari maraton 102 tahun
6. KECERDASAN ALAM
Kepekaan mengenali lingkungan
hidup, memahami fenomena alam
BALITA
• Mengumpulkan
dedaunan/batu
• Mendengarkan suara
burung & hewan
• Mengamati bagian tumbuhan ANAK-ANAK • Memelihara hewan • Belajar membedakan hewan dan tumbuhan • Mengamati benda
alam (bulan, bintang, awan, cuaca dsb) DEWASA • Beternak • Koleksi tanaman • Membaca dan menonton acara flora dan fauna
SETENGAH BAYA • Memelihara hewan • Berkebun • Berjalan-jalan di alam bebas REMAJA • Melakukan penelitian tentang alam • Memelihara hewan • Aktif dalam kegiatan sosial penyelamatan alam
7. KECERDASAN SPIRITUAL
Kepekaan terhadap
eksistensi diri & Memahami
makna dan tujuan hidup
BALITA • Mendengarkan cerita spiritual • Bermain peran • Berdoa ANAK-ANAK • Jurnal bersyukur • Menyanyikan lagu spiritual • Berdoa DEWASA • Meditasi • Menjadi sukarelawan di sekolah anak, masyarakat. SETENGAH BAYA • Mentoring anak muda menjadi sukarelawan • Mengikuti kegiatan spiritual • Mendirikan komunitas sosial
REMAJA
• Mengikutikegiatan amal dan atau spiritual • Mengenal dan mengembangkan kelebihan diri • Mengikuti kegiatan alam seperti mendaki gunung, berkemah dsb • Mindfulness
8. KECERDASAN INTRAPERSONAL
Kemampuan memahami
dan mengelola diri sendiri
BALITA • Belajar mengenali emosi • Belajar mengurus diri sendiri • Bermain peran ANAK-ANAK •Belajar mengenali dan mengendalikan emosi DEWASA • Membuat tujuan pribadi • Mengevaluasi pribadi • Refleksi diri SETENGAH BAYA • Menulis otobiografi • Meditasi • Refleksi diri REMAJA • Membuat jurnal/ diari • Membuat goal/ target
Sumber: http://www.theprogressivesinfluence.com/2013/09/ari-fleischer-again-makes-as-fool-of.html Kecerdasan Emosi Rendah Agresif Menuntut Egois Suka memerintah Konfrontional Mudah teralihkan Manipulatif Mementingkan diri Pendengar yang buruk
Impulsif
Tidak mau berubah Pasif Cuek Lamban Keras kapala Kritis Pemilih Cerewet Sulit disenangkan Perfeksionis Kecerdasan Emosi Tinggi Asertif Ambisius Membangun Berkemauan keras Memutuskan dengan baik
Hangat Antusias Sosial Menyenangkan Persuasf Sabar Stabil Dapat dipahami Konsisten
Pendengar yang baik
Rinci Hati-hati
Teliti Sistematis
Struktur neuron pada area di otak yang paling penting
untuk pembelajaran yang sukses dan perilaku di sekolah
dan tempat kerja –
hippocampus
dan
prefrontal cortex.
Stres toksik mengakibatkan kematian sel
Normal
Stres
Sumber gambar: http://developingchild.harvard.edu/
wp-content/uploads/2015/06/Core-Concepts-in-the-Science-of-Early-Childhood-Development.pdf
Stres Toksik Merusak
9. KECERDASAN INTERPERSONAL
Kemampuan memahami emosi dan
motivasi orang lain dan menggunakannya
untuk membangun hubungan sosial
BALITA • Bermain bersama teman • Membuat kerajinan bersama teman ANAK-ANAK • Belajar bersama • Menjelaskan pelajaran kepada teman/adik kelas DEWASA • Mengikuti kegiatan sosial
• Berolah raga dalam
kelompok/tim • Brainstorming untuk memecahkan masalah SETENGAH BAYA • Menulis biografi
• Meditasi. refleksi diri • Mengikuti club,
kegiatan sosial
• Menggerakkan anak
muda untuk membuat perbedaan • Membentuk yayasan sosial REMAJA • Drama Musikal Diskusi kelompok • Mengikuti aktivitas kelompok (Pramuka, PMR, Sepak bola)