• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PERHITUNGAN PPH PASAL 25/29 DAN PERALIHAN KE PPH PASAL 4 AYAT 2 (Studi Kasus Tuan X)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS PERHITUNGAN PPH PASAL 25/29 DAN PERALIHAN KE PPH PASAL 4 AYAT 2 (Studi Kasus Tuan X)"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

i

ANALISIS PERHITUNGAN PPH PASAL 25/29 DAN

PERALIHAN KE PPH PASAL 4 AYAT 2

(Studi Kasus Tuan X)

Oleh:

I GUSTI BAGUS ADITYA WIRA PRADANA NIM: 1406043081

Tugas Akhir Studi ini ditulis untuk memenuhi sebagian persyaratan

menyelesaikan studi pada Program Studi Diploma III Perpajakan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Denpasar 2017

(2)

ii

Tugas Akhir Studi dengan judul“Analisis perhitungan PPh pasal 25/29 dan

Peralihan ke PPh pasal 4 ayat 2 (Studi Kasus tuan X)”ini telah diuji oleh tim

penguji dan disetujui oleh Pembimbing serta diuji pada tanggal : 24 Mei 2017

Tim Penguji : Tanda Tangan

1. Ketua : Dr. Ketut Budiartha, SE.,M.Si.,Ak.,CPA ..……….

2. Sekretaris : I Gusti Ayu Eka Damayanthi, SE.,M.Si ………

Mengetahui,

Ketua PS.DIII Perpajakan

Ketua Program Pembimbing

Dr. I Ketut Sujana, SE.,M.Si.,Ak Dr. Ketut Budiartha, SE., M.Si., Ak.,CPA

(3)

iii

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa Tuhan Yang Maha Esa , karena berkat rahmat-Nya, penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir Studi yang berjudul “Analisis perhitungan PPh pasal 25/29 dan Peralihan ke PPh pasal 4 ayat 2 (Studi Kasus tuan X)”.

Penulis menyadari bahwa Tugas Akhir Studi ini tidak akan berhasil tanpa bimbingan dan pengarahan dari berbagai pihak yang telah meluangkan waktunya dalam penyusunan Tugas Akhir Studi ini. Dalam kesempatan ini, penulis menyampaikan terima kasih kepada :

1. Bapak Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa,SE.,M.Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana.

2. Bapak Prof. Dr. Ni Nyoman Kerti Yasa,SE.,M.Si., selaku Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana.

3. Bapak Dr. I Ketut Sujana, SE.,M.Si.,Ak., selaku Ketua Program Diploma III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana.

4. Ibu I Gusti Ayu Eka Damayanthi, SE.,M.Si selaku Dosen Pembimbing Akademik (PA) selama menjalani kuliah pada Program Diploma III Perpajakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana.

5. Bapak Dr. Ketut Budiartha, SE.,M.Si.,Ak.,CPA selaku Dosen Pembimbing

yang telah banyak memberikan pengarahan sehingga dapat menyelesaikan Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

6. Bapak I Wayan Artayasa, SE.,SH.,Ak.,CA.,CPAI,BKP. selaku Pimpinan Kantor Konsultan Pajak I Wayan Artayasa

(4)

iv

yang telah memberikan kesempatan untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada lembaga yang beliau pimpin.

7. Seluruh karyawan/karyawati pada Kantor Konsultan Pajak I Wayan

Artayasa yang telah banyak membantu memberikan arahan selama menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL).

8. Keluarga yang telah banyak memberikan doa restu serta motivasi kepada penulis dalam mengikuti perkuliahan sampai penyusunan laporan ini.

9. I Gusti Ayu Kade Dewi Laksmi Wiryana yang telah membantu,

menemani, dan memotivasi kepada penulis dalam menyusun laporan ini.

10.Teman-teman Pajak angkatan 2014 yang telah memberikan bantuan dalam

penyusunan laporan ini.

11.Serta semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang turut membantu dalam proses penyusunan Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini.

Penulis menyadari bahwa Tugas Akhir Studi ini masih belum sempurna karena keterbatasan kemampuan serta pengalaman penulis. Namun demikian Tugas Akhir Studi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi yang berkepentingan.

Denpasar, 16 April 2017

(5)

v

Judul : Analisis perhitungan PPh pasal 25/29 dan Peralihan ke PPh pasal 4

ayat 2 (Studi Kasus tuan X)

Nama : I Gusti Bagus Aditya Wira Pradana

Nim : 1406043081

ABSTRAK

Pelaporan pajak merupakan perwujudan dari kewajiban kenegaraan dan peran serta Wajib Pajak untuk secara langsung dan bersama-sama melaksanakan kewajiban perpajakan untuk pembiayaan Negara dan pembangunan nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami bagaimana Analisis perhitungan PPh pasal 25/29 dan Peralihan ke PPh pasal 4 ayat 2 (Studi Kasus tuan X).

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data Deskriptif kualitatif, yaitu teknik analisis data dengan mendeskripsikan data yang diperoleh secara menyeluruh yaitu dimulai dari pengumpulan data , penghitungan pendapatan selama dua periode berbeda yang ada pada Kantor Konsultan Pajak I Wayan Artayasa.

Hasil penelitian ini menunjukkan Analisis perhitungan PPh pasal 25/29 dan Peralihan ke PPh pasal 4 ayat 2 (Studi Kasus tuan X) yaitu secara detail, pelaporan pajak lebih efektif dalam hal pelaporan pajak PPh pasal 25 ,PPh pasal 4 ayat 2 dan lebih akurat karena system membimbing wajib pajak dalam penghitungan dan langkah untuk menghitung PPh pasal 25 dan Peralihan ke PPh pasal 4 ayat 2 tersebut. Secara prosedur, penghitungan pajak lebih mudah karena penghitungan pph dalam bentuk wizard serta lebih cepat karena dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja yaitu 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu karena memanfaatkan program yang sudah ada seperti Microsoft office excel.

(6)

vi DAFTAR ISI

Halaman

LEMBAR JUDUL ... i

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

ABSTRAK ... v

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR TABEL ... viii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.2 Tujuan Penelitian ... 3

1.3 Kegunaan Penelitian…………... 3

1.4 Sistematika Penulisan ... 4

BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 6

2.1 LandasanTeori ... 6

2.1.1 PengertianPajak ... 6

2.1.2 Fungsi pajak ... 7

2.1.3 Pengelompokkan pajak ... 8

2.1.4 Sistem pemungutan pajak ... 9

2.1.5 Pengertian pajak penghasilan ... 11

2.1.6 Subjek dan objek pajak penghasilan ... 11

2.1.7 Pengertian pajak penghasilan pasal 25………... 21

2.1.8 unsur-unsur pajak penghasilan pasal 25………. 22

2.1.9 Peraturan Pemerintah nomer 46 tahun 2013………... 23

BAB III METODE PENELITIAN ... 24

3.1 Lokasi Penelitian ... 24

3.2 Objek Penelitian ... 24

3.3 Identifikasi Variabel ... 24

3.4 Defisini Operasional Variabel ... 24

3.5 Jenis dan Sumber Data ... 25

3.6 Metode Pengumpulan Data ... 26

(7)

vii

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN ... 27

4.1 Gambaran Umum Daerah/Deskripsi Hasil Penelitian... 27

4.1.1 Sejarah Berdirinya KKP I Wayan Artayasa ... 28

4.1.2 Bidang Tugas/Instansi Kegiatan ... 29

4.1.3 Stuktur Organisasi dan Uraian Jabatan ... 30

4.1.4 Uraian tugas dan wewenang……….. 31

4.1.5 Tentang tuan X……….. 32

4.2 Pembahasan Hasil Penelitian ... 33

4.2.1 Peraturan pemerintah nomer 46 tahun 2013 ... 33

4.2.2 Tata cara perhitungan pajak penghasilan tuan X ... 34

4.3 Angsuran PPh pasal 25 tahun 2013………. 39

4.4 Peredaran usaha tuan X tahun 2013……… 41

4.5 Perhitungan PPh pasal 4 ayat 2 atas PP No. 46 Tahun 2013 42 BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 43

5.1 Simpulan ... 43

5.2 Saran ... 43 DAFTAR RUJUKAN

(8)

viii

DAFTAR TABEL

No. TABEL Halaman

2.1 Struktur Organisasi KKP I Wayan Artayasa ... 30

4.1 Usaha Tuan X Periode 2012 dan 2013 ... 35

4.2 perhitungan PPh terutang untuk Tuan X pada masa pajak ... 36

4.3 Angsuran PPh Pasal 25 Tahun 2013 ... 39

4.4 Peredaran Usaha Tuan X Tahun 2013 ... 41

(9)

ix BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Dewasa ini bisa kita lihat bersama Pemerintah sedang melakukan pembangunan yang dimana bertujuan untuk memberi peningkatan terhadap kesejahteraan rakyat. Untuk mewujudkan pembangunan tersebut, perlu mendapatkan sumber material yang bertujuan untuk menunjang pembangunan yang bersangkutan, yang dimana salah satu sumbernya adalah dari Pajak. Pajak adalah iuran kepada Negara yang terutang oleh yang wajib membayarnya menurut undang-undang dengan tidak mendapatkan interprestasi langsung atau timbal balik secara langsung dan gunanya adalah untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum berhubungan dengan tugas Negara yang diselenggarakan oleh pemerintah. Adapun beberapa jenis Pajak yang berlaku di Indonesia adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan jenis pajak lainnya.

Pajak Penghasilan merupakan Pajak yang dikenakanterhadap Subjek pajak yaitu orang pribadi, badan, Bentuk Usaha Tetap (BUT) atas penghasilan yang diterima atau diperolehnya dalam tahun pajak. Penghasilan yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia yang dipakai untuk konsumsi atau menambah kekayaan Wajib Pajak yang bersangkutan, dengan nama dan dalam bentuk apapun. Subjek Pajak Penghasilan adalah Orang Pribadi dan Badan yang menerima penghasilan. Dilihat dari mengalirnya tambahan kemampuan

(10)

x

ekonomis kepada Wajib Pajak, penghasilan dapat dibedakan menjadi penghasilan dari usaha/jasa, penghasilan dari modal, penghasilan dari pekerjaan, dan penghasilan lain-lain.

Penghasilan yang bersumber dari usaha/jasa merupakan objek dari pajak penghasilan. Wajib pajak dapat mengangsur atau mencicil pajak terutangnya dalam setahun dengan perhitungan PPh pasal 25/29. Karena pada tanggal 1 Juli 2013 Mentri Keuangan menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 46 tahun 2013 yang mengatur pajak penghasilan final terhadap Wajib Pajak yang memiliki usaha dengan peredaran bruto tertentu, maka terdapat perubahan perhitungan dalam angsuran pajak PPh pasal 25. Pada tahun 2013 wajib pajak mengangsur PPh pasal 25 hanya dijalankan pada bulan Januari sampai Juni saja, dan sisanya pada bulan Juli sampai Desember penghasilan yang diterima bersifat final

Salah satu klien pada Kantor Konsultan (KKP) I Wayan Artayasa yaitu Tuan X. Tuan X merupakan Wajib Pajak Orang Pribadi dimana sumber penghasilan yang diterima oleh Tuan X berasal dari usaha distributor barang. Sesuai dengan permasalahan diatas, KKP I Wayan Artayasa saselaku pihak yang menangani permasalahan perpajakan dari Tuan X akan melakukan perhitungan pajak atas besarnya pajak terutang setahun.

Berdasarkan uraian latar belakang diatas akan dibahas tentang“Analisis perhitungan PPh pasal 25/29 dan Peralihan ke PPh pasal 4 ayat 2 (Studi Kasus tuan X)”

(11)

xi

1.2 Tujuan Penelitian

Berdasarkan latar belakang dan pokok permasalahan yang telah diuraikan, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah perlakuan pengenaan Analisis perhitungan PPh pasal 25/29 dan Peralihan ke PPh pasal 4 ayat 2 (Studi Kasus tuan X).

1.3 Kegunaan Penelitian

Adapun kegunaan dari penelitian ini adalah. 1) Kegunaan teoritis

Penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan dapat mengaplikasikan teori pajak yang diperoleh pada masa perkuliahan.

2) Kegunaan praktis

a. Dapat membantu mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang

diperoleh selama dibangku kuliah dan diterapkan di dunia kerja.

b. Memberikan informasi dan masukkan dalam melakukan

Analisis perhitungan PPh pasal 25/29 dan Peralihan ke PPh pasal 4 ayat 2 (Studi Kasus tuan X) yang menggunakan norma perhitungan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.

c. Dapat digunakan sebagai sumbangan pemikiran, pedoman,

atau acuan untuk menjadi pertimbangan evaluasi kinerja di lokasi penelitian.

(12)

xii

1.4 Sistematika Penulisan

Sistematika penyajian tugas akhir ini terbagai atas 5 bab, yang saling berhubungan antara bab yang satu dengan bab lainnya dan disusun secara terperinci dan sistematis. Untuk memberikan gambaran dan mempermudah pembahasan tentang tugas akhir ini, sistematika dari masing-masing bab dapat diperinci sebagai berikut:

Bab I Pendahuluan

Bab ini menerangkan secara singkat latar belakang dalam memilih judul, tujuan, dan kegunaan yang ingin dicapai secara terperinci dan sistematis.

Bab II Kajian Pustaka

Bab ini membahas tentang teori-teori yang sesuai dengan topik atau judul yang digunakan dalam dalam penyusunan tugas akhir.

Bab III Metode Penelitian

Bab ini menerangkan tentang lokasi penelitian, objek penelitian, metode penelitian, jenis dan sumber data serta teknik yang digunakan untuk menganalisis data.

(13)

xiii

Bab IV Pembahasan Penelitian

Bab ini berisikan pembahasan penelitian yang didalamnya akan dijelaskan secara rinci dari pembahasan-pembahasan sebelumnya.

Bab V Simpulan dan Saran

Referensi

Dokumen terkait

Kustodian Sentral Efek Indonesia announces ISIN codes for the following securities :..

[r]

Hasil penelitian ini menemukan bahwa anak terlibat dalam kegiatan adu doro bukan karena keturunan tapi karena proses belajar yang teman sebayanya yang juga

Demikian pengumuman ini disampaikan untuk diketahui, dan bagi peserta yang keberatan atas hasil pengumuman pemenang dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis

(1) Berdasarkan permohonan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (2), Direktur Jenderal atas nama Menteri, Ketua Badan Pengawas Pasar Tenaga Listrik, Gubernur, atau

Ketenagalistrikan Daerah disusun masing-masing oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah berdasarkan Pedoman Penyusunan Rencana Umum Ketenagalistrikan sebagaimana tercantum

Beberapa data (proxy) kesehatan indonesia tahun 2010/2011 diambil. tanggal 18 januari 2013

7 Jika berat badan balita ibu naik setiap bulannya, apakah tenaga kesehatan pernah menjadikan ibu sebagai contoh yang baik bagi ibu-ibu lainnya.. 8 Jika berat