• Tidak ada hasil yang ditemukan

Faktor yang Mempengaruhi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) DI RSUD Kabupaten Jombang Menggunakan Regresi Logistik Biner - ITS Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Faktor yang Mempengaruhi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) DI RSUD Kabupaten Jombang Menggunakan Regresi Logistik Biner - ITS Repository"

Copied!
89
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1 Tabel Kontingensi Dua Dimensi
Tabel 3.1 Variabel Penelitian
Tabel 3.1 Variabel Penelitian (Lanjutan)
Tabel 3.1 Variabel Penelitian (Lanjutan)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi merupakan bayi tidak asfiksia dan berat badan lahir cukup (BBLC) yaitu sejumlah 178 bayi (60,5%), sedangkan

Skripsi dengan judul “H ubungan antara Frekuensi Pemberian Air Susu Ibu (ASI) + Susu Formula Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) terhadap Pertambahan Panjang Badan BBLR di

Ada Hubungan antara status HBSAg pada ibu bersalin dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUD Panembahan Senopati Bantul, yang artinya ibu bersalin yang berstatus HBSAg

Dismaturitas adalah bayi baru lahir dengan berat badan kurang dari berat badan seharusnya untuk masa kehamilan atau bisa disebut bayi cukup bulan kecil masa

Penelitian ini bertujuan menganalisis pertambahan berat badan, dan status gizi ibu hamil sebagai faktor risiko kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Puskesmas Gayamsari

Pemberian nutrisi yang tepat secara dini dapat membantu mencegah gangguan tumbuh kembang pada bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).. Badan Pusat Statistik, Badan

Beberapa faktor yang mempunyai pengaruh terhadap kejadian bayi lahir khususnya bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dilihat dari karakteristik sosial ekonomi (pendidikan

Determinan bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Kecamatan Sumberasih Tahun 2013 yaitu umur ibu ketika hamil, LILA ibu, dan keterpaparan ibu terhadap asap rokok