• Tidak ada hasil yang ditemukan

Identifikasi Tujuan Strategis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Identifikasi Tujuan Strategis"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

Visi :

No

Misi

Tujuan

Sasaran

Kegiatan yang mendukung

capaian tujuan/sasaran

1

2

3

4

5

1

Merumuskan dan

merekomendasikan kebijakan

nasional di bidang teknologi untuk

peningkatan daya saing menuju

kemandirian bangsa

Menghasilkan Rekomedasi

Kebijakan nasional dibidang

Teknologi untuk peningkatan daya

saing menuju kemandirian bangsa

2

Melaksanakan pengkajian dan

penerapan teknologi untuk

menghasilkan inovasi teknologi,

audit teknologi, kliring teknologi,

alih teknologi, dan layanan

teknolog

Menghasilkan inovasi teknologi,

audit teknologi, kliring teknologi,

alih teknologi dan layanan

teknologi untuk peningkatan daya

saing meniuju kemandirian bangsa

Diperolehnya

inovasi

teknologi,

audit

teknologi, kliring teknologi, alih teknologi dan

layanan teknologi untuk peningkatan daya

saing meniuju kemandirian bangsa

Domestikasi, Identifikasi, Kajian

Multiplikasi dan Pembungaan Serta Uji

Aktivitas Aksesi anggrek Coelogyne

marthae S.E.C Sierra

3

Melaksanakan tata kelola

pemerintahan yang baik melalui

reformasi birokrasi

Mewujudkan tata kelola

pemerintah yang baik melalui

Reformasi Birokrasi

Catatan:

Uraian Visi berisi visi unit organisasi di baris atas kolom

1. Kolom 1 berisi nomor urut

2. Kolom 2 berisi uraian misi sesuai dengan dokumen Renstra dan mendukung kegiatan utama satuan kerja

3. Kolom 3 berisi uraian tentang tujuan sesuai dengan dokumen renstra

4. Kolom 4 berisi uraian tentang sasaran yang selaras dokumen renstra

5. Kolom 5 berisi uraian tentang kegiatan yang mendukung capaian tujuan strategis

Identifikasi Tujuan Strategis

Menjadi lembaga unggulan teknologi dalam pengkajian dan penerapan teknologi untuk meningkatkan daya saing menuju

kemandirian bangsa

(4)

No

Kegiatan

Tujuan Kegiatan

Keselarasan dengan

tujuan/sasaran strategis

Operasional/

Ketaatan/Keuangan/Asset

1

2

3

4

5

1

Domestikasi, Identifikasi, Kajian

Multiplikasi dan Pembungaan

Serta Uji Aktivitas Aksesi

Anggrek

Coelogyne marthae

S.E.C. Sierra

Melakukan inovasi teknologi untuk

melakukan kegiatan domestikasi,

identifikasi, kajian multiplikasi dan

pembungaan serta uji aktivitas aksesi

anggrek

Coelogyne sp

.

Dengan melakukan pemetaan

resiko yang mungkin terjadi

pada saat melakukan

perekayasaan, diharapkan

perekayasaan dapat berjalan

dengan lancar, sehingga

hasilnya dapat digunakan pada

pemangku kepentingan terkait.

Dalam melakukan kegiatan ini,

diharapkan pendanaan terhadap

seluruh kegiatan yang

berlangsung sesuai dengan yang

diperlukan.

Dengan melakukan pemetaan

resiko yang mungkin terjadi

pada saat melakukan

perekayasaan, diharapkan

perekayasaan dapat berjalan

dengan lancar, sehingga

hasilnya dapat digunakan pada

pemangku kepentingan terkait.

3

Catatan:

1. Kolom 1 berisi nomor urut

2. Kolom 2 berisi uraian tentang kegiatan yang akan dilakukan penilaian risiko

3. Kolom 3 berisi uraian tentang tujuan ataas kegiatan yang akan dilakukan penilaian risiko

4. Kolom 4 berisi uraian tentang keselarasan tujuan kegiatan dengan tujuan/sasaran diatasnya (strategis)

(5)

:Balai Bioteknologi - BPPT

:Domestikasi, Identifikasi, Kajian Multiplikasi dan Pembungaan Serta Uji Aktivitas Aksesi Anggrek Coelogyne marthae S.E.C. Sierra

:Melakukan inovasi teknologi untuk melakukan kegiatan domestikasi, identifikasi, kajian multiplikasi dan pembungaan serta uji aktivitas aksesi anggrek Coelogyne sp.

TAHAPAN KEGIATAN NO. URAIAN KEGIATAN NO. URAIAN NO. URAIAN INTERNALEKSTERNAL KEMUNGKINAN DAMPAK TOTAL URAIAN E KE TE PENGENDALIAN YG MASIH DIBUTUHKAN PENANGUNG JAWAB TARGET WAKTU KEBUTUHAN INFORMASI SARANA KOMUNIKASI WAKTU/ FREKWENSI ON GOING WAKTU/

FREKWENSI KEMUNGKINAN DAMPAK TOTAL

1Studi Kebutuhan user 1.1 Diskusi dengan pihak user 1Tingkat kepercayaan user terhadap teknologi domestikasi, identifikasi, kajian multiplikasi dan uji aktivitas aksesi angrek Coelogyne marthae masih rendah

1 Sosialisasi teknologi belum memadai

Pemerintah P 3,07 3,13 9,61Dilakukan sosialisasi terhadap mitra

Perlu sosialisasi secara menyeluruh tentang Anggrek Coelogyne sp. 2 Pembuktian teknologi masih

terbatas

Pemerintah P 3,60 2,73 9,84Presentasi dan dibuka kunjunagan ke Balai Bioteknologi untuk memperlihatkan Teknologi yang dimiliki

perlu dilakukan pelatihan-pelatihan atau open house teknologi untuk memperkenalkan teknologi yang dimiliki Balai Bioteknologi kepada masyarakat 3 Kontinyuitas program tidak

konsisten

Pemerintah P 2,53 3,40 8,61Lobi terhadap mitra untuk kontinyuitas program

Perlu Lobi yang mendalam terhadap mitra agar koontinyuitas program berjalan 4 Terdapat teknologi dan intitusi lain

yang sudah exist dalam bidang ini

Institusi lain P 3,53 3,47 12,25Teknologi Balai Bioteknologi diperkenalkan ke mitra agar yakin untuk kerjasama

Perlu kerjasama dengan mitra yang sudah exist untuk saling mengisi SDM

1Kompetensi personil untuk melakukan pengujian masih kurang

1 Belum tersedianya kompetensi personil yang diharapkan untuk melakukan pengujian

Memerlukan trainning khusus

Balai Bioteknologi P 3,47 3,07 10,63Penempatan personil sesuai bidang keahlian

Tambahan personil yang kompeten dibidang yang dibutuhkan 2Jumlah personil untuk melakukan

pengujian masih kurang

1 Jumlah peneliti/perekayasa/litkayasa belum mencukupi

Memerlukan tambahan tenaga dari luar

Balai Bioteknologi P 3,33 3,13 10,44Pembagian tugas agar target kerjaan tercapai

Perlu tambahan personil sesuai bidang keahlian 2 Keberadaan personil terlibat di

banyak kegiatan

Beban kerja berlebih Balai Bioteknologi P 3,07 3,73 11,45Pembagian tugas dan waktu kerja

Perlu pembatasan setiap personil di tiap kegiatan misal maksimal 1 personil 3 kegiatan Anggaran

a. Menyusun prioritas dan penjadwalan realisasi belanja

1Penggunaan anggaran kurang fokus 1 Jumlah anggaran yang tersedia masih digunakan untuk keperluan di luar perencanaan

Anggaran berkurang Balai Bioteknologi P 3,07 11,04Penggunaan anggaran di optimalkan sesuai kebutuhan

anggaran agar disesuaikan dengan keperluan yang sudah direncanakan Output kurang maksimal Balai Bioteknologi P

Sarana Prasarana

1Sarana prasarana untuk pengujian di lapang banyak yang rusak

1 Kurangnya dana untuk perbaikan Memerlukan tambahan biaya

Balai Bioteknologi P 3,00 3,40 10,20Perbaikan dilakukan secara bertahap

Perlu ditambahkan dana untuk perbaikan sarana prasaran penunjang kegiatan 2Belum memadainya peralatan untuk

mendukung identifikasi anggrek

2 Belum tersedianya fasilitas peralatan yang lengkap

Hasil ouput kurang maksimal Balai Bioteknologi P 3,73 3,20 11,95Fasilitas yang ada dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan

Perlu tambahan fasilitas yang memadai Kesehatan personil

terganggu

KP P 2,93 3,40 9,97Dilakukan sosialisi secara perlahan akan pentingnya kesehatan

Sosialisasi dampak dan bahaya resiko kerja terhadap kesehatan Produktivitas personil

menurun

KP P Bahan/bahan bantu penelitian

a. Melakukan pengadaan bahan/bahan bantu penelitian yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan

1Bahan-bahan yang diperlukan untuk pengujian realisasinya tidak tepat waktu

1 Regulasi dalam penyediaan bahan-bahan yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan relatif sulit

Waktu pelaksanaan kegiatan terhambat

KP P 3,40 3,53 12,01Pembelian bahan untuk kegiatan secara bertahap

Agar prosedur dipermudah untuk pengadaan bahan kegiatan

3Pelaksanaan kegiatan Dometikasi Coelogyne marthae S.E.C. Sierra a. MelakukanDomestikasi Ke Kampung Djamoe Organik ( KADO ), Martha Tilaar

1Belum tersedianya sarana yang optimum untuk domestikasi di KADO

1 Kondisi lahan di KADO yang sangat panas

3,80 3,20 12,16Sosialisasi ke mitra untuk dibuatkan fasilitas yang mendekati agroklimat yang diinginkan tanaman

Pembuatan screen net sesuai kebutuhan tanaman

2 ketidak sesuaian agroklimat 3,20 3,60 11,52Sosialisasi ke mitra untuk dibuatkan fasilitas yang mendekati agroklimat yang diinginkan tanaman

Pembuatan screen net sesuai kebutuhan tanaman

1Pertumbuhan koleksi tanaman Coelogyne sp. tidak optimal/mati

1 Ketidaksesuaian agroklimat 3,20 3,60 11,52Sosialisasi ke mitra untuk dibuatkan fasilitas yang mendekati agroklimat yang diinginkan tanaman

Pembuatan screen net sesuai kebutuhan tanaman

2 Karakter/sifat agronomis tanaman yang berbeda sehingga memerlukan perlakuan yang spesifik

3,53 2,73 9,66Dilakukan modifikasi sarana agar sesuai kebutuhan tanaman

Perlu dilakukan perlakuan tertentu terhadap masing-masing tanaman sesuai kebutuhan habitat hidupnya P

P

3,60

1 1 Kurang pedulinya personil terhadap kesehatan

KP

KP Kebutuhan anggrek Coelogyne yang diharapkan belum dapat dipenuhi

Kesehatan personil kurang terjamin saat melakukan kegiatan pengendalian hama dan penyakit

Kualitas hasil tidak sesuai dengan yang diharapkan

Tanaman induk pertumbuhan kurang optimal

BISNIS PROSES PERNYATAAN RISIKO SUMBER RISIKO

NO.

PENYEBAB RISIKO

PEMILIK RISIKO DAMPAK (KUALITATIF/KUANTITATIF)

SKOR SETELAH PENGENDALIAN TAMBAHAN TUJUAN KEGIATAN

NAMA KEGIATAN UNIT KERJA

IDENTIFIKASI RISIKO DAN RENCANA TINDAK PENGENDALIANNYA

PENGENDALIAN YG SUDAH ADA RENCANA TINDAK PENGENDALIAN (RTP) INFOKOM PEMANTAUAN SKOR SEBELUM PENGENDALIAN TAMBAHAN

a. Memperbaiki peralatan yang rusak/kinerjanya tidak maksimal

b. Memperbaiki kualitas lingkungan laboratorium

2,4

Pelaksanaan Identifikasi sumber daya

3 3.1

b. Melakukan koleksi tanaman Anggrek Coelogyne sp. dari lapang dan kolektor di screen house/green house

2 2.1

a. Mengidentifikasi kompetensi SDM yang dibutuhkan (peneliti, teknisi dan tenaga lapangan)

2.2

(6)

3 Keberadaan hama dan penyakit yang spesifik 3,53 3,47 12,25Penyemprotan rutin dengan insektisida, fungisida dan bakterisida

Perlu ahli hama dan penyakit 1Belum semua anggrek Coelogyne sp.

Koleksi Balai Biotek teridentifikasi

1 Metode Identifikasi belum terkuasai Anggrek Coelogyne sp sebagian belum teridentifikasi

KP P 3,60 3,67 13,20Identifikasi dilakukan berdasarkan panduan dari literatur

dibutuhkan ahli identifikasi untuk menunjang kegiatan

3.3 Multiplikasi 1Pertumbuhan Pseudobulb anggrek Coelogyne memerlukan waktu lama

10,65 Dilakukan berbagai

percobaan untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman

Perlu dilakukan penelitian intensif untuk metode dan berbagai perlakuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman 2Pertumbuhan tanaman dalam media

kultur jaringan belum optimum 1Sulitnya anggrek jenis ini berbunga

sesuai di habitat aslinya

1 Ketidaksesuaian agroklimat 3,40 3,13 10,65Dilakukan modifikasi sarana agar sesuai kebutuhan tanaman

Pembuatan screen net sesuai kebutuhan tanaman

2 Ketidakcocokan pupuk yang diberikan

3,33

3,33 11,11Dilakukan percobaan pemupukan

Perlu dilakukan percobaan pembanding dengan pupuk yang diproduksi diluar dan sudah memasyarakat 3 Pemberian zat pengatur tumbuh

yang belum tepat

3,00

3,20 9,60Dilakukan berbagai percobaan aplikasi ZPT

Perlu dilakukan percobaan dengan ZPT yang sudah beredar dipasaran secara luas 3,5 Uji Aktivitas Aksesi Anggrek

Coelogyne sp.

1 Uji Aktivitas untuk mengetahui kandungan bahan aktif dalam anggrek Coelogyne sp.

1 Metode yang digunakan belum optimal

3,00

3,60 10,80dilakukan percobaan berbagai metode

Studi banding dengan institusi lain yang sudah exist 2 Bahan tanaman yang akan

digunakan buat pengujian belum mencukupi 3,73 4,00 14,93Dilakukan penggantian media dan penembalian kondisi tanaman kekondisi optimum

Diperlukan perawatan intensif untuk memenuhi kebutuhan bahan tanaman untuk pengujian 3 Bahan -bahan yang digunakan

untuk pengujian belum tersedia

2,80

3,07 8,59minjam bahan dari kegiatan lain

perlu segera pencairan untuk pengadaan bahan yang diperlukan untuk kegiatan Kualitas dan produktivitas

hasil menurun

KP P

P KP Hasil yang didapatkan

tidak maksimal P P 3,40 3,13 KP KP Tanaman induk pertumbuhan kurang optimal

Metode, media dan zat pengatur tumbuh serta pupuk yang digunakan belum optimal

Jumlah, waktu dan hasil perbanyakan tidak dapat diprediksi secara pasti 1

Pelaksanaan

Identifikasi Tanaman anggrek Coelogyne sp.

Kajian Pembungaan anggrek Coelogyne sp.

3 3.1

3.2

(7)

Kertas Kerja Pengisian Skala Dampak dan Kemungkinan

Total skor

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

1

Sosialisasi teknologi belum

memadai

3 3 3 4 4 3 4 4 2 3 3 3 2 3 2 3,07 3 3 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 3 4 3 3,13

9,61

2

Pembuktian teknologi

masih terbatas

4

4

4

4

4

3

3

2

3

3

4

4

4

4

4

3,60

2

3

3

3

3

3

4

4

2

2

2

2

2

2

4

2,73

9,84

3

Kontinyuitas program tidak

konsisten

2

2

2

2

2

3

3

3

3

3

3

2

3

3

2

2,53

4

3

3

3

3

3

3

4

4

4

5

2

3

3

4

3,40

8,61

4

Terdapat teknologi dan

intitusi lain yang sudah

exist dalam bidang ini

4 4 4 4 4 4 3 3 2 3 4 4 4 3 3 3,53

4

4

4

4

4

4

4

3

3

3

3

3

3

3

3

3,47

12,25

5

Belum tersedianya

kompetensi personil yang

diharapkan untuk

melakukan pengujian

3

3

3

3

2

3

3

4

4

4

4

4

4

4

4

3,47

3

3

3

3

3

3

3

2

2

2

3

4

4

4

4

3,07

10,63

6

Jumlah

peneliti/perekayasa/litkay

asa belum mencukupi

4

4

4

4

3

3

3

3

3

3

2

4

4

4

2

3,33 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 2 2 3

4

3,13

10,44

7

Keberadaan personil

terlibat di banyak kegiatan 3 4 2 1 4 5 2 3 4 3 4 4 2 3 2 3,07

3

4

5

5

3

2

3

4

3

4

5

4

3

4

4

3,73

11,45

8

Jumlah anggaran yang

tersedia masih digunakan

untuk keperluan di luar

perencanaan

4

3

3

4

4

4

4

4

4

4

3

3

3

3

4

3,60

2

3

3

4

3

4

3

3

3

3

3

3

3

2

4

3,07

11,04

9

Kurangnya dana untuk

perbaikan

3

3

3

3

3

3

2

2

2

3

4

4

4

3

3

3,00 4 4 4 3 3 3 3 4 4 3 3 2 4 4

3

3,40

10,20

10

Belum tersedianya fasilitas

peralatan yang lengkap

4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 3 4 3,73

3

3

3

3

3

3

3

4

4

3

3

3

3

3

4

3,20

11,95

11

Kurang pedulinya personil

terhadap kesehatan

3

3

3

4

3

2

2

2

2

2

4

4

3

3

4

2,93

4

4

4

4

4

3

3

3

2

2

2

4

4

4

4

3,40

9,97

12

Regulasi dalam

penyediaan bahan-bahan

yang diperlukan dalam

pelaksanaan kegiatan

relatif sulit

3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 2 3 3 3 3,40

3

4

4

4

4

3

3

3

3

3

4

4

4

4

3

3,53

12,01

13

Kondisi lahan di KADO

yang sangat panas

4

4

4

4

4

4

4

4

3

3

4

4

3

4

4

3,80

3

3

3

3

3

3

3

3

2

4

4

3

4

4

3

3,20

12,16

14

ketidak sesuaian

agroklimat

4

4

2

2

3

3

3

3

3

3

2

4

4

4

4

3,20 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4

4

3,60

11,52

15

Ketidaksesuaian

agroklimat

4 4 2 2 3 3 3 3 3 3 2 4 4 4 4 3,20

3

3

3

3

3

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

3,60

11,52

(8)

16

Karakter/sifat agronomis

tanaman yang berbeda

sehingga memerlukan

perlakuan yang spesifik

3

4

4

4

4

4

4

4

4

2

3

3

3

3

4

3,53

2

2

3

3

3

3

2

2

2

2

2

4

3

4

4

2,73

9,66

17

Keberadaan hama dan

penyakit yang spesifik

4

4

4

4

4

3

4

4

4

3

3

3

3

3

3

3,53 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 3 3 2 3

3

3,47

12,25

18

Metode Identifikasi belum

terkuasai

3 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3,60

3

3

4

4

3

4

4

4

4

4

4

3

4

4

3

3,67

13,20

19

Metode, media dan zat

pengatur tumbuh serta

pupuk yang digunakan

belum optimal

4

4

4

4

3

3

3

3

3

3

3

2

4

4

4

3,40

3

3

3

3

3

3

3

3

3

4

4

4

2

2

4

3,13

10,65

20

Ketidaksesuaian

agroklimat

3

3

3

3

3

4

4

4

3

2

3

3

3

4

3

3,20

4

4

3

3

3

3

3

3

3

3

3

2

2

2

4

3,00

9,60

21

Ketidakcocokan pupuk

yang diberikan

4

4

4

4

3

3

3

3

4

2

4

4

4

2

2

3,33

3

3

3

3

3

3

3

4

4

4

4

3

3

3

4

3,33

11,11

22

Pemberian zat pengatur

tumbuh yang belum tepat

3

3

3

3

3

3

3

3

2

2

2

4

3

4

4

3,00

3

3

3

3

4

4

4

4

4

4

2

2

2

2

4

3,20

9,60

23

Metode yang digunakan

belum optimal

3

3

3

3

3

3

3

3

3

3

3

4

4

4

3

3,20

4

4

4

4

4

4

4

4

3

3

3

3

3

4

3

3,60

11,52

24

Bahan tanaman yang

akan digunakan buat

pengujian belum

mencukupi

4

4

3

3

4

4

4

4

4

4

4

3

3

4

4

3,73

4

4

4

5

5

4

5

4

4

4

4

3

3

3

4

4,00

14,93

25

Bahan -bahan yang

digunakan untuk

pengujian belum

tersedia

3

(9)

Kategori Level

Skor

Tidakan yg diambil

Jml Risiko

Sangat Rendah

≤ 4

Tidak diperlukan tindakan

0

Rendah

5 ≤ 9

Diambil tindakan jika diperlukan

8

Sedang

10 ≤ 14

Diambil tindakan jika sumber daya tersedia

17

Tinggi

15 ≤ 19

Diperlukan tindakan untuk mengelola risiko

0

Ekstrim

20 ≤ 25

Diperlukan tindakan segera utk mengelola risiko

0

Total

25

PETA RISIKO

3,07 ; 3,13

3,60 ; 2,73

2,53 ; 3,40

3,53 ; 3,47

3,47 ; 3,07

3,33 ; 3,13

3,07 ; 3,73

3,60 ; 3,07

3,00 ; 3,40

3,73 ; 3,20

2,93 ; 3,40

3,40 ; 3,53

3,80 ; 3,20

3,20 ; 3,60

3,20 ; 3,60

3,53 ; 2,73

3,53 ; 3,47

3,60 ; 3,67

3,40 ; 3,13

3,40 ; 3,13

3,33 ; 3,33

3,00 ; 3,20

3,00 ; 3,60

3,73 ; 4,00

2,80 ; 3,07

1,00

1,50

2,00

2,50

3,00

3,50

4,00

4,50

5,00

1,00

1,50

2,00

2,50

3,00

3,50

4,00

4,50

5,00

Kon

s

e

k

u

e

n

s

i

Likelihood

(10)

Kertas Kerja Pengisian Skala Dampak dan Kemungkinan

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

1

Sosialisasi teknologi belum

memadai

3

3

3

4

4

3

4

2

2

3

3

3

2

3

2

3,07

3

3

3

3

3

3

3

4

4

2

3

3

3

4

3

3,13

9,61

21

2

Pembuktian teknologi masih

terbatas

4

4

4

4

4

3

3

3

3

3

4

4

4

4

4

3,60

2

3

3

3

3

3

4

4

2

2

2

2

2

2

4

2,73

9,84

19

3

Kontinyuitas program tidak

konsisten

2

2

2

2

2

3

3

3

3

3

3

2

3

3

2

2,53

4

3

3

3

3

3

3

4

4

4

5

2

3

3

4

3,40

8,61

24

4

Terdapat teknologi dan intitusi

lain yang sudah exist dalam

bidang ini

4

4

4

4

4

4

3

2

2

3

4

4

4

3

3

3,53

4

4

4

4

4

4

4

3

3

3

3

3

3

3

3

3,47

12,25

3

5

Belum tersedianya kompetensi

personil yang diharapkan untuk

melakukan pengujian

3

3

3

3

2

3

3

4

4

4

4

4

4

4

4

3,47

3

3

3

3

3

3

3

2

2

2

3

4

4

4

4

3,07

10,63

15

6

Jumlah

peneliti/perekayasa/litkayasa

belum mencukupi

4

4

4

4

3

3

3

3

3

3

2

4

4

4

2

3,33

3

3

3

3

3

4

4

4

3

3

3

2

2

3

4

3,13

10,44

16

7

Keberadaan personil terlibat di

banyak kegiatan

3

4

2

1

4

5

2

4

4

3

4

4

2

3

2

3,07

3

4

5

5

3

2

3

4

3

4

5

4

3

4

4

3,73

11,45

11

8

Jumlah anggaran yang tersedia

masih digunakan untuk

keperluan di luar perencanaan

4

3

3

4

4

4

4

4

4

4

3

3

3

3

4

3,60

2

3

3

4

3

4

3

3

3

3

3

3

3

2

4

3,07

11,04

13

9

Kurangnya dana untuk

perbaikan

3

3

3

3

3

3

2

2

2

3

4

4

4

3

3

3,00

4

4

4

3

3

3

3

4

4

3

3

2

4

4

3

3,40

10,20

17

10

Belum tersedianya fasilitas

peralatan yang lengkap

4

4

4

4

4

4

4

3

3

4

4

3

3

3

4

3,73

3

3

3

3

3

3

3

4

4

3

3

3

3

3

4

3,20

11,95

7

11

Kurang pedulinya personil

terhadap kesehatan

3

3

3

4

3

2

2

2

2

2

4

4

3

3

4

2,93

4

4

4

4

4

3

3

3

2

2

2

4

4

4

4

3,40

9,97

18

12

Regulasi dalam penyediaan

bahan-bahan yang diperlukan

dalam pelaksanaan kegiatan

relatif sulit

3

3

4

4

4

4

4

4

4

3

3

2

3

3

3

3,40

3

4

4

4

4

3

3

3

3

3

4

4

4

4

3

3,53

12,01

6

13

Kondisi lahan di KADO yang

sangat panas

4

4

4

4

4

4

4

3

3

3

4

4

3

4

4

3,80

3

3

3

3

3

3

3

3

2

4

4

3

4

4

3

3,20

12,16

5

14

ketidak sesuaian agroklimat

4

4

2

2

3

3

3

3

3

3

2

4

4

4

4

3,20

3

3

3

3

3

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

3,60

11,52

8

15

Ketidaksesuaian agroklimat

4

4

2

2

3

3

3

3

3

3

2

4

4

4

4

3,20

3

3

3

3

3

3

4

4

4

4

4

4

4

4

4

3,60

11,52

8

16

Karakter/sifat agronomis

tanaman yang berbeda sehingga

memerlukan perlakuan yang

spesifik

3

4

4

4

4

4

4

4

4

2

3

3

3

3

4

3,53

2

2

3

3

3

3

2

2

2

2

2

4

3

4

4

2,73

9,66

20

17

Keberadaan hama dan penyakit

yang spesifik

4

4

4

4

4

3

4

4

4

3

3

3

3

3

3

3,53

4

4

4

3

4

3

4

4

4

4

3

3

2

3

3

3,47

12,25

3

18

Metode Identifikasi belum

terkuasai

3

4

4

3

3

3

3

4

4

4

4

4

4

4

4

3,60

3

3

4

4

3

4

4

4

4

4

4

3

4

4

3

3,67

13,20

2

19

Metode, media dan zat pengatur

tumbuh serta pupuk yang

digunakan belum optimal

4

4

4

4

3

3

3

3

3

3

3

2

4

4

4

3,40

3

3

3

3

3

3

3

3

3

4

4

4

2

2

4

3,13

10,65

14

20

Ketidaksesuaian agroklimat

3

3

3

3

3

4

4

4

3

2

3

3

3

4

3

3,20

4

4

3

3

3

3

3

3

3

3

3

2

2

2

4

3,00

9,60

22

21

Ketidakcocokan pupuk yang

diberikan

4

4

4

4

3

3

3

3

4

2

4

4

4

2

2

3,33

3

3

3

3

3

3

3

4

4

4

4

3

3

3

4

3,33

11,11

12

22

Pemberian zat pengatur tumbuh

yang belum tepat

3

3

3

3

3

3

3

3

2

2

2

4

3

4

4

3,00

3

3

3

3

4

4

4

4

4

4

2

2

2

2

4

3,20

9,60

22

23

Metode yang digunakan belum

optimal

3

3

3

3

3

3

3

3

3

3

3

4

4

4

3

3,20

4

4

4

4

4

4

4

4

3

3

3

3

3

4

3

3,60

11,52

8

24

Bahan tanaman yang akan

digunakan buat pengujian belum

mencukupi

4

4

3

3

4

4

4

4

4

4

4

3

3

4

4

3,73

4

4

4

5

5

4

5

4

4

4

4

3

3

3

4

4,00

14,93

1

25

Bahan -bahan yang digunakan

untuk pengujian belum tersedia

3

3

3

3

2

2

2

3

4

4

4

2

2

2

3

2,80

4

4

4

3

3

3

3

3

3

4

2

2

2

2

4

3,07

8,59

25

Total skor

Peringkat

No

Nama Risiko

Pendapat Anggota kelompok thd Skala Kemungkinan

Rata2

kemungkinan

Pendapat anggota kelompok terhadap Skala Dampak

Rata2

dampak

Referensi

Dokumen terkait

Dan untuk kemudahan dalam pengambilan data dan prediksi pangsa pasar khususnya lima operator GSM prabayar yaitu : Simpati, XL, Mentari, IM3, dan Three (dimana kelima

Suhu merupakan faktoryang mempengaruhi kecepatan reaksi enzim (amilase saliva) dengan kecepatan reaksi mula-mula meningkat dengan kenaikan suhu, kemudian pada akhirnya energi

Hal ini ditujukan untuk memudahkan proses pengelolaan informasi yang dilakukan petugas pengelola informasi dan mempercepat proses pelayanan informasi yang ada.. Rekomendasi

penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Hidayanti (2014) di wilayah kerja Puskesmas Padongka Kabupaten Barru menunjukkan bahwa terdapat

12 Perkara yang penting untuk penghasilan lonjakan yang baik semasa melepasi palang dalam acara lompat tinggi adalah. A lompat dengan kaki kiri B lompat dengan kaki kanan C

Pada praktek pelaksanaan posyandu lansia (uji coba) masing-masing kader umumnya sudah dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan tugas dari 5 meja, akan tetapi pencatatan

(2010) menjelaskan bahwa kontribusi nyata masyarakat perdesaan terhadap keseluruhan kehidupan di Bali relatif sangat besar. Bahkan dapat dikatakan bahwa pertanian

Untuk memperoleh peningkatan daya ledak otot tungkai dapat digunakan pelatihan plyometric depth jump 10 repetisi 3 set bagi para pelatih bolabasket untuk