• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lex Crimen Vol. II/No. 6/Oktober/2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Lex Crimen Vol. II/No. 6/Oktober/2013"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

a) Undang-Undang Dasar 1945, Pasal 24 mengenai Kekuasaan Kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. b) Undang-Undang

1945 memberikan penjelasan bahwa penyelenggaraan kekuasaan kehakiman harus merdeka dalam menyelenggarakan peradilan dalam kekuasaannya untuk menegakkan hukum

Peradilan Agama merupakan salah satu badan peradilan pelaku kekuasaan kehakiman untuk menyelenggarakan penegakan hukum dan keadilan bagi masyarakat pencari keadilan perkara

Tugas pokok Peradilan Agama sebagai salah satu pelaku kekuasaan kehakiman adalah menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan berdasarkan Pancasila dan

Independensi kekuasaan kehakiman di Indonesia dijamin dalam Pasal 24 Ayat (1) UUD 1945 (“Kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan

Bab IX pasal 24 undang-undang tersebut menyatakan: (1) Kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan

Peradilan Agama Pada Masa Reformasi Dalam Pasal 1 Undang-undang menyatakan bahwa kekuasaan kehakiman adalah kekuasaan negara yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna

MAHKAMAH KONSTITUSI MK Kedudukan : 1 Mahkamah Konstitusi merupakan salah satu lembaga negara yangmelakukan kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna