ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny “60”
DENGAN PERIODE ANTENATAL G1P1002 UK 23-24 MINGGU T/H DI PUSKESMAS IV DENPASAR SELATAN
TANGGAL 16 MEI 2014 I. PENGKAJIAN A. IDENTITAS PASIEN PASIEN PENANGGUNG Nama : ”MU” :”DM” Umur : 28 Tahun Pendidikan : SMP : SMA
Pekerjaan : Wiraswasta : Wiraswasta
Status Perkawinan : Menikah : Menikah
Agama : Kristen : Kristen
Suku : Sumba : Sumba
Alamat : Br. Ambengan, Jl. Diponegoro Gg. VIII/6, Densel
Tanggal Pengkajian : 16 Mei 2014
Sumber informasi : Pasien, pemeriksaan fisik, observasi dan CM
B. ALASAN KUNJUNGAN
a. Keluhan Utama/Alasan ke
Poliklinik
Ibu datang untuk mengontrol kehamilannya sesuai jadwal
b. Keluhan saat dikaji
Ibu mengatakan tidak ada keluhan, tapi saat ditanya pasien mengatakan merasa cemas tentang jenis kelamin anaknya, pasien juga mengatakan sudah 2 hari tidak BAB
C. RIWAYAT OBSTETRI DAN
GINEKOLOGI
a. Menarche : umur 15 tahun Siklus : teratur (√ ) tidak ( )
b. Banyaknya : 3 kali ganti pembalut Lama : 3 atau 4 hari
c. Keluhan : tidak ada d. HPHT : Tidak ingat
2. Riwayat pernikahan
a. Menikah : 1 kali Lama : 9 tahun
3. Riwayat kehamilan saat ini
Status Obstetrikus :
a. G2P1001 UK : 23-24 minggu
b. TP 12 September 2014
c. ANC kehamilan sekarang :
Ibu mengatakan selalu memeriksakan kehamilannya ke puskesmas.
Trimester I : Ibu melakukan kunjungan ke puskesmas
sebanyak 1 kali.
Trimester II : Ibu melakukan kunjungan sebanyak 4 kali. Ibu
melakukan pemeriksaan untuk mengetahui perkembangan perkembangan anak dalam kandungannya. Ibu datang dengan keluhan kaki sakit sebelah kanan pada saat umur kehamilannya 15-16 minggu.
4. Riwayat keluarga berencana
a. Akseptor KB : Pernah Jenis: suntik Lama: 7 tahun
b. Masalah :
-D. RIWAYAT PENYAKIT
Riwayat Penyakit Pasien dan Keluarga :
Ibu mengatakan keluarganya maupun suaminya tidak memiliki penyakit keturunan seperti hipertensi, DM, jantung dan asma. Ibu tidak pernah dilakukan tindakan pembedahan.
E. POLA KEBUTUHAN SEHARI-HARI
1. Bernafas
Saat pengkajian dan sebelum control ke puskesmas ibu mengatakan tidak mengalami gangguan pernapasan. Tidak terdengar suara nafas tambahan. RR : 20x/menit. Nafas cuping hidung (-).
2. Nutrisi (makan/minum)
Sebelum dan selama kehamilan ibu biasa makan 3 kali sehari dengan komposisi nasi, lauk, dan sayur. Ibu mengatakan biasa mengonsumsi susu hamil untuk melengkapi kebutuhan asupan nutrisi. Ibu mengatakan belakangan ini sering minum terutama saat cuaca sedang panas.
3. Eliminasi :
BAB : Saat pengkajian ibu mengatakan sudah tidak BAB sejak 2 hari yang lalu. Ibu mengatakan biasa BAB 1 atau 2 hari sekali. BAK: Saat pengkajian ibu mengatakan saat dirumah ia sudah BAK. 4. Gerak Badan
Saat pengkajian ibu mengatakan bisa melakukan aksivitas seperti biasa.
5. Istrirahat tidur
Pasien mengatakan tidurnya cukup 7-8 jam sehari. 6. Berpakaian
Saat pengkajian, ibu terlihat rapi dengan menggunakan baju ibu hamil dan celana pendek yang agak longgar. Ibu mengatakan nyaman dengan pakaian yang ia gunakan.
7. Rasa Nyaman
Ibu mengatakan merasa cemas tentang jenis kelamin anaknya. Ibu menginginkan anak laki-laki karena anak pertamanya adalah anak perempuan.
8. Kebersihan Diri
Saat memeriksakan kehamilan ke puskesmas ibu tampak bersih dan rapi.
9. Rasa Aman
Saat pengkajian ibu mengatakan merasa aman karena keluarga tertama suami dan anak pertamanya selalu memberi
10. Pola Komunikasi/Hubungan Dengan Orang Lain:
Saat pengkajian ibu mengatakan tidak mengalami masalah dalam berkomunikasi dengan keluarga, maupun lingkungan disekitarnya dan
tim kesehatan. Ibu tampak ramah dan sopan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh perawat
11. Ibadah
Pasien beragama Kristen dan mengatakan selalu berdoa untuk kesehatan dirinya dan janin yang dikandungnya dan untuk kelancaran persalinannya nanti dan anaknya bisa lahir dengan normal dan sehat. 12. Produktivitas
Pekerjaan pasien adalah seorang wiraswasra. Pasien mengatakan kehamilan tidak mempengaruhi pekerjaannya, pasien sedang mempertimbangkan untuk cuti bekerja karena kehamilannya.
13. Rekreasi
Ibu mengatakan terkadang jika suaminya sedang libur ibu jalan – jalan ke pantai bersama anak pertamanya.
14. Kebutuhan belajar
Ibu mengatakan mengetahui tentang tanda bahaya pada ibu hamil karena sering membaca buku pink yang ia miliki.
F. PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan umum :
1. GCS : E4V5M6
2. Tingkat kesadaran : Composmentis
3. Tanda – tanda vital : TD : 110/70 mmHg N :
80x/menit
RR : 20x/menit T : 370C
4. BB : 66 kg TB : 156 cm LILA : 29 cm
Head toe toe :
1. Kepala : Kebersihan cukup, distribusi rambut merata, benjolan
( -).
Wajah : Wajah simetris.
Pucat : ( - )
Cloasma : ( - )
Sclera : putih
Konjungtiva : merah muda
Pembesaran kelenjar tiroid : (-) Telinga : bersih, sekret (-), simetris.
2. Dada : simetris
Payudara : simetris, kebersihan terjaga.
Areola : hitam Putting : (menonjol)
Tanda dimpling / retraksi : (-)
Pengeluaran ASI : (-)
Jantung : normal Paru : normal
3. Abdomen : besarnya sesuai kehamilan.
Linea : (+) Striae : (+)
Pembesaran sesuai UK : (+)
Gerakan Janin : (+) Kontraksi : baik
Luka bekas operasi : (-)
Ballottement : terdapat di bagian bawah dan belum masuk PAP. Leopold I : TFU setinggi pusat, pada fundus teraba lunak,
teraba bagian kurang bulat, kurang melenting. Leopold II : punggung janin berada di sebelah kiri, bagian
kanan adalah bagian-bagian kecil
Leopold III : Pada bagian bawah perut teraba satu bagian bulat, keras dan dapat digoyangkan.
Leopold IV : Konvergen (jari jari tangan masih bertemu). Penurunan kepala : Belum ada penurunan kepala.
Kontraksi : Baik
DJJ : 150 x/menit
4. Genetalia dan perineum :
Kebersihan : terjaga
Keputihan : tidak ada Karakteristik :
-Hemoroid : Tidak terdapat pembesaran hemoroid.
Atas : Oedema : (-) Varises : (-) CRT : Normal (< 2 detik) Bawah : Oedema : (-) Varises : (-) CRT : Normal (< 2 detik) Refleks : Pattela (+) E. DATA PENUNJANG
Tidak ada data yang dikasi saat pengkajian
F. DIAGNOSA MEDIS
G2P1001 UK 23-24 Minggu Tunggal Hidup G. PENGOBATAN
Sulfat Ferosus 15 Tablet , 1 x1 tab. Asam Folat 15 Tablet , 1 x 1 tab. Kalk 15 Tablet , 1x1 tab.
II. ANALISA DATA
NO DATA ETIOLOGI MASALAH
1. DS :
Pasien mengatakan cemas dengan jenis kelamin anak yang akan dilahirkannya, Ibu menginginkan anak laki-laki
Ketidaksabaran menunggu persalinan dan rasa ingin tahu jenis kelamin anak yang akan dilahirkannya
menyebabkan
DO :
Pasien terlihat gelisah TD :110/70 mmHg N : 80x/menit RR :20x/menit T : 370C kegelisahan dan kecemasan ,1. DS :
Pasien mengatakan sudah 2 hari tidak BAB
DO :
TD :110/70 mmHg N : 80x/menit RR :20x/menit T : 370C
Pemberian Fe pada ibu hamil akan membuat ibu berisiko untuk konstipasi karena Fe akan menhakibatkan feses menjadi lebih keras. Selain itu peningkatan hormonal pada ibu hamil akan memperngaruhi kerja sistim gastrointestinal dan memungkinkan ibu mengalami konstpasi
Diagnosa keperawatan berdasarkan prioritas :
1. Ansietas berhubungan dengan stress ditandai dengan Pasien mengatakan ingin mengetahui jenis kelaminanak yang akan dilahirkannya
2. Risiko konstipasi behubungan dengan pemberian zat besi dan peningkatan hormonal ditandai dengan Pasien mengatakan sudah 2 hari tidak BAB
III. RENCANA KEPERAWATAN No Tgl / jam No.
Dx
Rencana Keperawatan
Tujuan Intervensi Rasional
1. Jumat, 10
Mei 2014 Pukul 08.30 Wita
1 Setelah diberikan asuhan
keparawatan selama 1 x 20 menit diharapkan ibu mampu menurunkan tingkat
ansietasnya dengan kriteria hasil :
1. Ibu mengatakan akan menerima apapun jenis kelamin anak yang akan dilahirkannya
2. Ibu berjanji akan merawat anak yang dilahirkannya dengan baik
1. Mengobservasi TD, RR, N, T
2. Berikan pasien HE mengenai anak laki atau perempuan sama saja 3. Ajarkan pasien untuk
minum sedikit sedikit tapi sering
1. Mengetahui keadaan umum pasien
2. Pasien mampu memahami kenapa ia sering BAK
3. Untuk mencukupi kebutuan caian tubuh serta membuat eksresi urin teratur.
2. Jumat, 10
Mei 2014 Pukul
2 Setelah diberikan asuhan
keparawatan selama 1 x 20 menit diharapkan ibu
1. Mengobservasi TD, RR, N, T
2. Berikan pasien HE mengenai mengapa bisa
1. Mengetahui keadaan umum pasien
2. Pasien bisa mengerti mengenai penyebab ia berisiko konstipasi
08.30 Wita memahami mengenai hal hal yang menghindari ibu untuk menjadi konstipasi dengan kriteria hasil :
1. Ibu tidak mengalami konstipasi
berisiko konstipasi 3. Berikan pasien HE agar
melakukan senam saat pagi sebelum BAB dan mengkonsumsi banyak sayur dan buah yang mengandung serat
3. Untuk memperlancar BAB dan membuat feses agar lebih lunak denngan mengkonsumsi makanan yang tinggi serat.
IV. IMPLEMENTASI Hari/Tgl/
Jam
No. Dx
Implementasi Evaluasi Proses Paraf/
Nama Rabu, 13 Mei 2014 Pukul 08.05 Wita Pukul 08.10 Wita Pukul 08.13 Wita Pukul 08.15 Wita Pukul 08.20 Wita 1,2 1 1 2 2 Mengobservasi TTV
Menginformasikan kepada pasien
mengapa ia bisa kencing sering
Mengajarkan pasen agar minum
sedikit demi sedikit tapi sering
Menginformasikan kepada pasien
mengapa bisa berisiko untuk konstipasi
Menginformasikan kepada psien
agar melakukan senam sebelum BAB dan banyak mengkonsumsi makanan tinggi serat
TD : 100/70 mmHg N : 80x/menit RR : 20x/menit T: 36.50C
Pasien mengatakan mengerti tentang informasi yang telah diberikan mengenai penyebab ia sering BAK
Pasien mengatakan akan minum sedikit demi sedikit tapi sering
Pasien mengatakan mengerti tentang informasi yang diberikan mengenai kenapa ia berrisiko konstipasi
Pasien mengatakan akan melakukan senam sebelum BAB