KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Allah Swt, karena atas rahmat dan karuniaNya Rencana Strategis Bappeda dan Penelitian Pengembangan dapat diselesaikan tepat pada waktunya.
Kegiatan perencanaan merupakan proses yang dilakukan secara sistematis untuk menghasilkan rencana kebijakan, program, dan kegiatan berikut pemantauan dan penilaian perkembangan pelaksanaannya.
Melalui visi “ VISIONER DAN BERKUALITAS “ Rencana Strategis (Renstra) Bappeda dan Penelitian Pengembangan Kabupaten Banyuasin, diharapkan dapat mewujudkan perencanaan Kabupaten Banyuasin yang dinamis sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah yang ada dalam mendukung terwujudnya Visi dan Misi Kabupaten Banyuasin.
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan Renstra ini masih terdapat banyak kelemahan dan kekurangan, untuk itu saran dan masukan yang membangun sangat diharapkan dari semua pihak untuk kesempurnaan pada masa-masa yang akan datang.
Semoga Renstra ini menjadi Pedoman untuk pelaksanaan Program dan Kegiatan dalam kurun waktu Lima Tahun mendatang.
Pangkalan Balai, Oktober 2014
Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin,
Ir. H. Ali Imron Bamin, M.Si Pembina Utama Muda
▸ Baca selengkapnya: naikkan doa syukur karena allah mengaruniai kemampuan untuk menghadapi tantangan hidup sebagai remaja
(2)Halaman
KEPUTUSAN KEPALA DAERAH KABUPATEN BANYUASIN NOMOR : /KPTS/ BAPPEDA&LITBANG-SET/2014 TENTANG RENCANA STRATEGIS BAPPEDA DAN LITBANG KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2014 – 2018
Kata Pengantar……….……… Daftar Isi ………..… i ii BAB I PENDAHULUAN I.1 I.2 I.3 I.4 Latar Belakang ... Landasan Hukum ... Maksud dan Tujuan... Sistematika penulisan... ... ..
1 2 5 6
BAB II GAMBARAN UMUM PELAYANAN BAPPEDA DAN LITBANG KABUPATEN
BANYUASIN II.1
II.2 II.3 II.4
Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi... Sumber Daya Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin .. Kinerja Pelayanan Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan...
1 15 20 31
BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
III.1 III.2 III.3 III.4 III.5
Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi.... Telaahan Visi, Misi dan Program RPJMD ... ... Telaahan Rensta K/L dan Renstra Provinsi... Telaahan Renstra Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis... Isu-isu Strategis... 1 2 4 5 23
IV.1 IV.2 IV.3
Visi dan Misi ... Tujuan dan Sasaran jangka Menengah... Strategi dan Kebijakan...
1 4 9
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK
SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF... 1
BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN
SASARAN RPJMD... 1 BAB VII PENUTUP... 1 LAMPIRAN
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kab. Banyuasin. Bab I Hal 1
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Berdasarkan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah maka daerah mempunyai kewenangan yang lebih luas untuk mengatur rumah tangganya sendiri. Konsekuensi dari pelaksanaan undang-undang tersebut adalah bahwa Pemerintah Daerah harus dapat lebih meningkatkan kinerjanya dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat.
Pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan yang baik tercermin dalam sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Akuntabilitas merupakan perwujudan kewajiban instansi untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan misi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah
ditetapkan melalui pertanggungjawaban yang dilaksanakan secara periodik
(LAKIP). Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan Kabupaten Banyuasin sebagai salah satu instansi pemerintah daerah sesuai dengan bidang tugasnya membantu Kepala Daerah dalam
penyelenggaraan pemerintah dibidang perencanaan pembangunan,
berkewajiban juga menyusun rencana strategis. Dengan demikian diharapkan agar dapat menentukan arah perkembangan dalam meningkatkan kinerjanya, yang mampu menjawab tuntutan perkembangan lingkungan strategis baik lokal, regional, nasional, maupun global.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kab. Banyuasin. Bab I Hal 2 Rencana strategis yang disusun oleh Bappeda dan Litbang merupakan langkah awal untuk melaksanakan mandat tersebut di atas, yang dalam penyusunannya perlu melaksanakan analisis terhadap lingkungan baik internal maupun eksternal yang merupakan langkah yang penting dengan memperhitungkan kekuatan (strenghts), kelemahan (weakness), peluang
(opportunities), dan tantangan (threats) yang ada. Rencana ini merupakan
suatu proses yang berorientasi pada proses dan hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu lima tahun, dengan tetap memperhatikan potensi yang ada baik sumberdaya manusia maupun sumber daya alam, kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan yang dihadapi. Rencana strategis disusun untuk jangka waktu lima tahun, dan diimplementasikan ke dalam rencana kerja (Renja) tahunan.
Dengan adanya Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 05 Tahun 2014 tentang Perubahan keempat atas Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 15 tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah, dan Peraturan Bupati Banyuasin Nomor 891 Tahun 2014 tentang Uraian Tugas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan Kabupaten Banyuasin, maka Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan Kabupaten Banyuasin perlu disusun sesuai dengan perkembangan kebutuhan.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kab. Banyuasin. Bab I Hal 3 1.2 Landasan Hukum 1. 2. 3. 4. 5. 6.
Undang-undang Nomor 6 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Banyuasin di Provinsi Sumatera Selatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4181);
Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara republic Indonesia Nomor 4844); Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438); Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 – 2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700); Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kab. Banyuasin. Bab I Hal 4 7. 8. 9. 10. 11.
Indonesia Tahun 2007 Nomor 4741, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4262);
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan,Pengendalian Dan evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian Dan evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah; (Lampiran IV. Tahapan dan Tata Cara Penyusunan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah );
Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Banyuasin (Lembaran Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2008 Nomor 17) sebagaimana telah di ubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 05 Tahun 2014 (Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2014 Nomor 119);
Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 16 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2006-2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2009 Nomor 26);
Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 01 Tahun 2014 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2014 (Lembaran Daerah Nomor 01 Tanggal 29 Januari 2014);
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kab. Banyuasin. Bab I Hal 5 12.
13.
14.
Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor ... Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Banyuasin Tahun 2014-2018;
Peraturan Bupati Banyuasin Nomor 891 Tahun 2014 tentang Penjabaran Tugas pokok dan fungsi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan Kabupaten Banyuasin;
Peraturan Bupati Banyuasin Nomor 92 Tahun 2014 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2014 (Berita Acara Nomor 09 Tahun 2014).
1.3 Maksud dan Tujuan
Maksud penyusunan Renstra Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin adalah :
1. Memberikan arah dan pedoman bagi semua personil dalam melaksanakan tugasnya untuk menentukan prioritas-prioritas di bidang perencanaan pembangunan, sehingga tujuan program dan sasaran kegiatan yang telah ditetapkan dalam kurun waktu 2014 - 2018 dapat tercapai.
2. Mempermudah pengendalian kegiatan serta pelaksanaan koordinasi dengan instansi terkait, monitoring, analisis, evaluasi kegiatan baik secara internal maupun eksternal.
3. Memberikan informasi kepada pemangku kepentingan (stakeholders) tentang rencana pembangunan tahunan.
4. Menjadi kerangka dasar bagi BAPPEDA DAN LITBANG dalam upaya meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kab. Banyuasin. Bab I Hal 6 Tujuan penyusunan dari Renstra Bappeda dan Litbang adalah : 1. Merencanakan perubahan dalam lingkungan yang semakin kompleks. 2. Mengelola keberhasilan organisasi secara sistemik.
3. Memanfaatkan perangkat manajerial dalam pengelolaan pemerintahan dan pembangunan.
4. Mengembangkan pemikiran, sikap dan tindakan yang berorientasi pada masa depan.
5. Memudahkan para pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menghadapi masa depan.
6. Meningkatkan pelayanan masyarakat secara prima.
7. Meningkatkan komunikasi antar pemangku kepentingan (stakeholders)
1.4 Sistematika Penulisan
Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Tahun 2014 – 2018 disusun menurut sistematika sebagai berikut :
KATA PENGANTAR DAFTAR ISI
BAB I : PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum 1.3 Maksud dan Tujuan 1.4 Sistematika Penulisan
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kab. Banyuasin. Bab I Hal 7
BAB II : GAMBARAN PELAYANAN SKPD
2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD 2.2 Sumber Daya SKPD
2.3 Kinerja Pelayanan SKPD
2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD
BAB III : ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD
3.2 Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih
3.3 Telaahan Rensta K/L dan Renstra Provinsi/Kabupaten/Kota 3.4 Telaahan Renstra Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis
3.5 Penentuan Isu-isu Strategis
BAB IV : VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN
4.1 Visi dan Misi SKPD
4.2 Tujuan dan Sasaran jangka Menegeah SKPD 4.3 Strategi dan Kebijakan
BAB V : RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF
BAB VI : INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kab. Banyuasin. Bab I Hal 8
LAMPIRAN
1. MATRIK RENCANA PROGRAM, KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, DAN PENDANAAN INDIKATIF BAPPEDA DAN LITBANG KAB. BANYUASIN TAHUN 2014-2018 (MISI 1)
2. MATRIK RENCANA PROGRAM, KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, DAN PENDANAAN INDIKATIF BAPPEDA DAN LITBANG KAB. BANYUASIN TAHUN 2014-2018 (MISI 2)
3. MATRIK RENCANA PROGRAM, KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, DAN PENDANAAN INDIKATIF BAPPEDA DAN LITBANG KAB. BANYUASIN TAHUN 2014-2018 (MISI 3)
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 1 BAB II
GAMBARAN UMUM PELAYANAN BAPPEDA DAN LITBANG KABUPATEN BANYUASIN 2.1. Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi
2.1.1. Tugas Pokok dan Fungsi
Dalam rangka menjamin perkembangan, keseimbangan dan kesinambungan pembangunan di daerah diperlukan perencanaan yang lebih menyeluruh, terarah dan terpadu. Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor: 27 Tahun 1980 dibentuk Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Selanjutnya ditindaklanjuti dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 185 Tahun 1980 tentang Pedoman Organisasi dan Tata Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tingkat I dan Tingkat II.
- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang merupakan Lembaga Teknis penunjang Pemerintah Daerah di Bidang Perencanaan Pembangunan dan Litbang yang dipimpin oleh seorang Kepala Badan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah yang mempunyai Tugas melaksanakan Penyusunan dan Pelaksanaan Kebijakan Daerah di bidang Perencanaan Daerah dan Litbang , dalam pelaksanaan tugas tersebut mempunyai Fungsi:
a. b. c. d.
Perumusan kebijakan teknis Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang; Pengkoordinasian Penyusunan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang; Pelaksana dan Pembina terhadap Tugas-tugas di bidang Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang;
Pelaksanaan tugas lain dari Kepala Daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Dalam menyelenggarakan Fungsinya, Kepala Badan mempunyai kewenangan sebagai berikut:
a. b. c.
pelaksanaan kegiatan kesekretariatan;
penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah dan penelitian pengembangan Kabupaten Banyuasin dan dokumen pendukung lainnya;
pengkoordinasian dan menyusun rencana pembangunan jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan daerah;
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 2 d. e. f. g. h. i. j. k.
penyusunan rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah bersama-sama Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah dengan koordinasi Sekretaris Daerah;
penyusunan rencana penataan ruang, lingkungan hidup, fisik dan prasarana; penyusunan perencanaan ekonomi, sosial dan budaya;
penyusunan dan memfasilitasi rencana penelitian dan pengembangan;
fasilitasi kerjasama pembangunan antar daerah, mengolah data, informasi dan hasil-hasil pembangunan;
penyiapan bahan laporan pertanggungjawaban Bupati di Bidang Perencanaan Pembangunan;
pelaksanaan pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah;
pelaksanaan tugas-tugas lain dari Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Organisasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin, terdiri dari :
a. - Kepala Badan
b. - Sekretariat :
1. 2. 3.
Sub Bagian Perencanan dan Umum; Sub Bagian Keuangan;
Sub Bagian Kepegawaian dan Perlengkapan.
c. - Bidang Kerjasama, Data dan Informasi Pembangunan :
1. 2.
Sub Bidang Kerjasama Pembangunan
Sub Bidang Data dan Informasi Pembangunan d. - Bidang Perencanaan Ekonomi dan Sosial Budaya :
1 2.
Sub Bidang Perencanaan Ekonomi
Sub Bidang Perencanaan Sosial dan Budaya
e. - Bidang Perencanaan Penataan Ruang, Lingkungan Hidup, Fisik dan Prasarana :
1. 2.
Sub Bidang Perencanaan Penataan Ruang dan Lingkungan Hidup Sub Bidang Perencanaan Fisik dan Prasarana
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 3
f. - Bidang Perencanaan Program dan Pengendalian Pembangunan :
1. 2.
Sub Bidang Perencanaan Program Sub Bidang Pengendalian Pembangunan g. - Bidang Penelitian dan Pengembangan :
1. 2.
Sub Bidang Pengkajian Pemerintahan dan Sosial Budaya Sub Bidang Pengkajian Ekonomi dan Potensi Daerah h. - Kelompok Jabatan Fungsional.
A. Sekretariat/Sekretaris, mempunyai tugas membantu Kepala Badan melaksanakan
perencanaan, pengelolaan kepegawaian, keuangan, umum, dan pelaporan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan.
Sekretaris menyelenggarakan Fungsi :
a. b. c. d. e. f. g.
mengkoordinasikan penyusunan program kerja dan pelaporan berdasarkan rencana kegiatan masing-masing bidang dan sekretariat;
mengelola pelayanan administrasi kepada seluruh bidang dalam lingkungan badan;
mengelola administrasi umum, kerumahtanggaan, administrasi kepegawaian, administrasi keuangan dan perjalanan dinas;
penyusunan laporan pertanggungjawaban kinerja badan berdasarkan laporan hasil kegiatan masing-masing bidang dan sekretariat;
pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan pada masing-masing bidang berdasarkan realisasi program kerja;
penilai prestasi kerja bawahan;
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 4
(1) Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Umum, mempunyai tugas membantu
Sekretaris dalam melaksanaan penyusunan rencana strategis, perencanaan program, laporan monitoring dan evaluasi serta penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP):
Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Umum menyelenggarakan Fungsi :
a. b. c. d. e. f. g. h. i.
menyusun rencana dan program kerja operasional kegiatan pelayanan dan pengkoordinasian penyusunan rencana dan program kerja badan;
menyusun rencana strategis dan rencana kegiatan tahunan badan; menyusun laporan capaian kinerja kegiatan;
melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan masing-masing bidang dan sekretariat;
menyusun, menyiapkan pengelolaan dan pengendalian administrasi perjalanan dinas;
melaksanakan urusan administrasi umum, kerumahtanggaan, keamanan dan ketertiban kantor;
melaksanakan pengelolaan dokumentasi, kearsipan dan pembuatan naskah dinas;
menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan. (2) Kepala Sub Bagian Keuangan, mempunyai tugas membantu Sekretaris dalam
melaksanaan pengelolaan administrasi dan pertanggungjawaban keuangan:
Kepala Sub Bagian Keuangan menyelenggarakan Fungsi :
a.
b.
c.
menyusun rencana kerja dan program kerja operasional kegiatan pengelolaan administrasi dan pertanggungjawaban keuangan;
melaksanakan pengumpulan bahan dan administrasi keuangan anggaran pendapatan, belanja dan pembiayaan;
menyiapkan bahan pertanggungjawaban, evaluasi dan pelaporan keuangan;
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 5
d.
e.
f. g.
melaksanakan penyusunan dan pengkoordinasian pembuatan daftar gaji dan tunjangan lainnya;
melakukan pengujian, permintaan dan verifikasi pertanggungjawaban pembayaran;
menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan. (3) Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Perlengkapan, mempunyai tugas
membantu Sekretaris dalam melaksanakan administrasi kepegawaian dan pengelolaan sarana dan prasarana perlengkapan.
Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Perlengkapan menyelenggarakan Fungsi :
a. b. c. d. e. f. g. h.
menyusun dan menyiapkan rencana kebutuhan sarana prasarana perlengkapan kantor;
melaksanakan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian dan inventarisasi perlengkapan kantor;
melaksanakan urusan administrasi kepegawaian;
melaksanakan urusan mutasi, pengembangan kepegawaian dan rencana kebutuhan formasi pegawai;
memfasilitasi peningkatan kualitas pegawai, pembinaan umum kepegawaian, pengembangan karier serta disiplin pegawai;
mengkoordinasikan penyusunan administrasi Sasaran Kerja Pegawai (SKP); menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan.
B. Kepala Bidang Perencanaan Perencanaan Penataan Ruang, Lingkungan Hidup, Fisik dan Prasarana, mempunyai tugas menyusun dan mengkoordinasikan kegiatan
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 6 Kepala Bidang Perencanaan Penataan Ruang, Lingkungan Hidup, Fisik dan Prasarana,
menyelenggarakan Fungsi: a. b. c. d. e. f. g.
menyusun rencana kegiatan Bidang Perencanaan Penataan Ruang, Lingkungan Hidup, Fisik dan Prasarana Wilayah;
mengkoordinasikan kegiatan perencanaan pembangunan di Bidang Tata Ruang, Lingkungan Hidup, Pariwisata serta Sarana dan Prasarana Wilayah;
menginventarisir permasalahan pembangunan prasarana wilayah;
membagi tugas atau kegiatan kepada bawahan dalam rangka melaksanakan tugas dengan memberi arahan sesuai dengan bidang dan permasalahannya agar pelaksanaan dapat dilaksanakan dengan baik;
memeriksa dan menilai prestasi kerja bawahan;
membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan pelaksanaan tugas kepada atasan sesuai ketentuan yang berlaku;
melaksanakan tugas dinas lainnya yang diberikan oleh atasan.
(1) Kepala Sub Bidang Perencanaan Penataan Ruang dan Lingkungan Hidup,
mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Perencanaan Penataan Ruang, Lingkungan Hidup, Fisik dan Prasarana dalam melaksanaan perencanaan program penataan ruang dan lingkungan hidup:
Kepala Sub Bidang Perencanaan Penataan Ruang dan Lingkungan Hidup,
menyelenggarakan fungsi
a. menyusun rencana kerja Sub Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup;
b. memfasilitasi perencanaan program pembangunan wilayah dan tata ruang;
c. mengkoordinasikan penyelenggaraan penataan ruang daerah yang
meliputi aspek perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang;
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 7
d. menyusun arahan kebijakan pengembangan wilayah, rencana umum tata ruang wilayah, rencana rinci tata ruang kawasan serta perencanaan sektoral lainnya sesuai kebutuhan penyelenggaraan penataan ruang daerah;
e. Mengkoordinasikan dan memproses penerbitan Izin Pemanfaatan Ruang (IPR) terhadap setiap kegiatan yang memanfaatkan ruang meliputi ruang darat, ruang laut, ruang udara serta ruang di dalam bumi;
f. Mengkoordinasikan perencanaan program lingkungan hidup yang meliputi
aspek pertamanan, ruang terbuka hijau, persampahan, pencemaran lingkungan hidup dan konservasi lingkungan;
g. Mengkoordinasikan penyusunan dokumen perencanaan pengembangan
kota-kota menengah dan besar;
h. Memeriksa dan menilai prestasi kerja bawahan;
i. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.
(2) Kepala Sub Bidang Fisik dan Prasarana, mempunyai tugas membantu Kepala
Bidang Perencanaan Penataan Ruang, Lingkungan Hidup, Fisik dan Prasarana dalam perencanaan program pembangunan fisik dan prasarana.:
Kepala Sub Bidang Fisik dan Prasarana menyelenggarakan fungsi :
a. Menyusun perencanaan program pembangunan fisik dan prasarana;
b. Mengkoordinasikan perencanaan pembangunan daerah rawan bencana;
c. Menyusun rencana kerja Sub Bidang Sarana dan Prasarana Wilayah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
d. Mengkoordinasikan perencanaan dan pengendalian program prasarana
transportasi yang meliputi transportasi darat, laut dan udara;
e. Mengkoordinasikan perencanaan dan pengendalian program pengairan
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 8
f. Mengkoordinasikan perencanaan dan pengendalian program utilitas umum yang meliputi air bersih, kelistrikan, telekomunikasi, air limbah dan energi;
g. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.
C. Kepala Bidang Perencanaan Ekonomi dan Sosial Budaya, mempunyai tugas
merencanakan operasional kegiatan serta mengkoordinasikan penyusunan program bidang Ekonomi, kesejahteraan rakyat, pendidikan, mental spiritual, budaya, pemerintahan, dan kependudukan, melaksanakan perencanaan pembangunan dan mengkoordinir tugas-tugas sub-sub bidang yang berada di bawahnya.
Kepala Bidang Perencanaan Ekonomi dan Sosial Budaya, menyelenggarakan Fungsi:
a.
b.
c.
d.
e.
Menyusun dan mengkoordinasikan kegiatan perencanaan pembangunan di bidang Pertanian, Pertambangan dan Energi, Industri, Perdagangan, Jasa, Pariwisata, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah;
Mengkoordinasikan kegiatan perencanaan di bidang Pertanian, Pertambangan dan Energi, Industri, Perdagangan, Jasa, Pariwisata, Koperasi, Usaha Kecil Menengah;
Menyusun rencana pembangunan Kependudukan dan Tenaga Kerja, Kesehatan, Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Agama, Pendidikan, Pemuda dan Olahraga serta Pemerintahan Politik dan Hukum;
Mengkoordinasikan kegiatan perencanaan pembangunan Kependudukan dan Tenaga Kerja, Kesehatan, Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Agama, Pendidikan, Pemuda dan Olahraga serta Pemerintahan Politik dan Hukum;
Membagi tugas atau kegiatan kepada bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas dengan memberi arahan sesuai dengan bidang dan permasalahannya agar pelaksanaan dapat dilaksanakan dengan baik;
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 9
(1) Kepala Sub Bidang Perencanaan Ekonomi, mempunyai tugas membantu Kepala
Bidang Perencanaan Ekonomi dan Sosial Budaya dalam melaksanaan perencanaan program pembangunan di bidang ekonomi yang meliputi pertanian, tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan, industri, pertambangan dan energi, industri, perdagangan, jasa, pariwisata, koperasi, usaha kecil menengah.
Kepala Sub Bidang Perencanaan Ekonomi menyelenggarakan fungsi :
a.
b.
c.
d. e.
Menyusun perencanaan program dan kegiatan subbidang perencanaan Ekonomi;
Mengkoordinasikan penyusunan perencanaan dan program pembangunan di bidang ekonomi yang meliputi Pertanian Tanaman Pangan, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Industri, Pertambangan dan Energi, industri, Perdagangan, Jasa, Pariwisata, Koperasi, Usaha Kecil Menengah;
Merumuskan langkah-langkah pemecahan masalah di bidang ekonomi yang meliputi Pertanian Tanaman Pangan, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Industri, Pertambangan dan Energi, industri, Perdagangan, Jasa, Pariwisata, Koperasi, Usaha Kecil Menengah;
Memeriksa dan menilai prestasi kerja bawahan;
Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan. (2) Kepala Sub Bidang Perencanaan Sosial Budaya, mempunyai tugas membantu
Kepala Bidang Perencanaan Ekonomi dan Sosial Budaya dalam melaksanaan perencanaan program pembangunan di bidang sosial dan budaya meliputi kesejahteraan rakyat, pendidikan, mental spiritual, budaya, pemerintahan, transmigrasi, kependudukan, hukum, ketenagakerjaan dan keluarga berencana. f.
g. h.
i.
Memeriksa dan menilai prestasi kerja bawahan;
Melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap bidang tugasnya ;
Membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan pelaksanaan tugas kepada atasan sesuai ketentuan yang berlaku;
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 10 Kepala Sub Bidang Perencanaan Sosial Budaya menyelenggarakan fungsi :
a.
b.
c.
d. e.
Menyusun perencanaan program dan kegiatan subbidang perencanaan Sosial dan budaya;
Mengkoordinasikan penyusunan perencanaan pembangunan di bidang
Kesejahteraan Rakyat, Pendidikan, Mental Spiritual, Budaya,
Pemerintahan, Transmigrasi, Kependudukan, Hukum, Ketenagakerjaan dan keluarga Berencana;
Merumuskan langkah-langkah pemecahan masalah di bidang
Kesejahteraan Rakyat, Pendidikan, Mental Spiritual, Budaya,
Pemerintahan, Transmigrasi, Kependudukan, Hukum, Ketenagakerjaan dan keluarga Berencana;
Memeriksa dan menilai prestasi kerja bawahan;
Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.
D. Kepala Bidang Kerjasama, Data dan Informasi Pembangunan mempunyai tugas
merencanakan dan mengkoordinasikan penyusunan program di bidang perencanaan kerjasama, data dan informasi pembangunan.
Dalam melaksanakan tugas, Kepala Bidang Kerjasama, Data dan Informasi
Pembangunan, menyelenggarakan fungsi :
a.
b.
c.
d. e.
menyusun rencana kegiatan bidang perencanaan kerjasama, data dan informasi pembangunan;
mengkoordinasikan perencanaan pembangunan di bidang kerjasama, data dan informasi pembangunan;
menginventarisir permasalahan di bidang perencanaan kerjasama, data dan informasi pembangunan;
membagi tugas atau kegiatan, memeriksa dan menilai prestasi kerja bawahan; membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan pelaksanaan tugas kepada atasan sesuai ketentuan Peraturan perundang-undangan yang berlaku;
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 11
f. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.
(1) Kepala Sub Bidang Kerjasama Pembangunan, mempunyai tugas membantu
Kepala Bidang Kerjasama, Data dan Informasi Pembangunan dalam melaksanaan perencanaan pembangunan di bidang kerjasama pembangunan meliputi penyiapan MoU dan MoA yang akan di kerjasamakan.
Kepala Sub Bidang Kerjasama Pembangunan menyelenggarakan fungsi :
a.
b.
c.
d. e.
menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bidang kerjasama pembangunan;
mengkoordinasikan penyusunan perencanaan pembangunan di bidang kerjasama pembangunan;
merumuskan langkah-langkah pemecahan masalah di bidang kerjasama pembangunan;
memeriksa dan menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.
(2) Kepala Sub Bidang Data dan Informasi Pembangunan, mempunyai tugas
membantu Kepala Bidang Kerjasama, Data dan Informasi Pembangunan dalam melaksanaan perencanaan pembangunan di bidang data dan informasi pembangunan meliputi penyusunan database informasi pembangunan dan profil daerah.
Kepala Sub Bidang Data dan Informasi Pembangunan menyelenggarakan fungsi :
a.
b.
c.
d.
menyusun perencanaan program dan kegiatan subbidang data dan informasi pembangunan;
mengkoordinasikan penyusunan perencanaan pembangunan di bidang data dan informasi pembangunan;
merumuskan langkah-langka pemecahan masalah di bidang data dan informasi pembangunan;
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 12
e. melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.
E. Kepala Bidang Perencanaan Program, Pengendalian dan Pelaporan, mempunyai tugas
melaksanakan penyusunan rencana pembangunan, evaluasi, mengendalikan, melaporkan kegiatan Pembangunan Daerah, memantau pelaksanaannya, melakukan pengumpulan, pengolahan, dan analisis data pembangunan dalam rangka mengevaluasi keberhasilan program dan kegiatan-kegiatan pembangunan.
Dalam melaksanakan tugas, Kepala Bidang Perencanaan Program, Pengendalian dan
Pelaporan menyelenggarakan fungsi :
a. b. c. d. e. f. g.
menyusun rencana pembangunan daerah, memantau pelaksanaannya, melakukan pengumpulan, pengolahan dan analisa data pembangunan dalam rangka mengevaluasi keberhasilan program-program dan kegiatan pembangunan;
mengkoordinasikan kegiatan perencanaan pembangunan daerah, memantau pelaksanaannya, melakukan pengumpulan, pengolahan dan analisa data pembangunan dalam rangka mengevaluasi keberhasilan program-program dan kegiatan pembangunan;
merumuskan langkah-langkah pemecahan masalah di bidang perencanaan program dan pengendalian pembangunan;
membagi tugas atau kegiatan, memeriksa dan menilai prestasi kerja bawahan; melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap bidang tugasnya masing-masing berdasarkan realisasi program kerja menurut ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku sabagai bahan menyusun program berikutnya;
membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan pelaksanaan tugas kepada atasan sesuai ketentuan yang Peraturan Perundang-undangan berlaku;
melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.
(1) Kepala Sub Bidang Perencanaan Program, mempunyai tugas membantu Kepala
Bidang Perencanaan Program dan Pengendalian Pembangunan dalam melaksanaan penyiapan perencanaan program pembangunan daerah, rancangan KUA dan PPAS,
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 13
melaksanakan Musrenbang RPJMD dan RKPD.
Kepala Sub Bidang Perencanaan Program menyelenggarakan fungsi :
a. b. c. d. e. f. g. h.
Mengkoordinir pelaksanaan Musrenbang;
Menyusun, merencanakan dan mengkoordinasikan program-program pembangunan dengan SKPD terkait;
Mengkoordinir dan melaksanakan Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Jangka Panjang, Jangka Menengah, dan Tahunan Daerah; Mengkoordinir dan melaksanakan penyusunan kebijakan umum daerah; Melakukan analisa dan pengkajian serta penetapan kinerja kegiatan Pembangunan Daerah;
Merumuskan langkah-langkah pemecahan masalah di bidang Perencanaan Program;
Memeriksa dan menilai prestasi kerja bawahan;
Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan. (2) Kepala Sub Bidang Pengendalian Pembangunan, mempunyai tugas membantu
Kepala Bidang Perencanaan Program dan Pengendalian Pembangunan dalam menyiapkan laporan keterangan pertanggungawaban (LKPJ), laporan monitoring dan evaluasi APBD dan APBN, serta Laporan Evaluasi RKPD dan RPJMD.
Kepala Sub Bidang Pengendalian Pembangunan menyelenggarakan fungsi :
a.
b.
c.
d.
melakukan analisa dan pengkajian serta laporan kinerja pelaksanaan kegiatan pembangunan daerah;
melakukan inventarisasi terhadap laporan dari berbagai instansi baik otonom maupun vertikal mengenai pelaksanaan program/kegiatan pembangunan daerah;
melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap bidang tugasnya masing-masing berdasarkan realisasi program kerja menurut ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku sabagai bahan menyusun program berikutnya;
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 14
e.
f. g.
merumuskan langkah-langkah pemecahan masalah di bidang pengendalian dan pelaporan;
menyusun dokumen laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah;
memeriksa dan menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.
F. Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, mempunyai tugas merencanakan dan
mengkoordinasikan penyusunan program dan kegiatan dibidang penelitian dan pengembangan.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan menyelenggarakan fungsi :
a. b. c. d. e. f. g.
menyusun rencana program dan kegiatan penelitian, pengembangan dan pemanfaatan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi;
mengkoordinasikan dan memfasilitasi kegiatan penelitian, pengembangan dan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi;
mengkoordinasikan penelitian, pengembangan dan inovasi dalam rangka perumusan kebijakan pembangunan daerah;
membagi tugas atau kegiatan, memeriksa dan menilai prestasi kerja bawahan; melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan terhadap sub bidang berdasarkan realisasi program kerja sebagai bahan menyusun program berikutnya; membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan;
melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.
(1) Kepala Sub Bidang Pengkajian Pemerintahan & Sosial Budaya, mempunyai tugas
membantu Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan dalam melaksanakan penelitian, pengembangan dan inovasi di bidang Pemerintahan, Hukum, Sosial Kemasyarakatan, Kependudukan, Hak Asasi Manusia, Pendidikan dan Kesehatan.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 15 Kepala Sub Bidang Pengkajian Pemerintahan & Sosial Budaya menyelenggarakan
fungsi : a. b. c. d. e. f.
menyiapkan bahan penyusunan program kegiatan penelitian,
pengembangan dan inovasi untuk merumuskan kebijakan di bidang pemerintahan dan sosial budaya;
melaksanakan kegiatan penelitian, pengembangan dan inovasi sebagaimana dimaksud pada huruf a;
mengkoordinasikan kegiatan dengan lembaga/ badan, perguruan tinggi/lembaga swadaya masyarakat yang terkait dalam rangka pelaksanaan penelitian, pengembangan dan inovasi sebagaimana dimaksud dalam huruf a;
melaksanakan presentasi/paparan hasil penelitian, pengembangan dan inovasi;
merumuskan hasil penelitian, pengembangan dan inovasi dalam rangka memberi rekomendasi kepada kepala badan;
melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
(2) Kepala Sub Bidang Pengkajian Ekonomi dan Potensi Daerah, mempunyai tugas
membantu Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan dalam melaksanakan penelitian, pengembangan dan inovasi bidang ekonomi dan potensi daerah, meliputi bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, perternakan, perikanan dan kelautan, pertambangan, industry kecil dan menengah, koperasi, perdagangan, perbankan, sumber daya daerah, pendapatan asli daerah dan dunia usaha.
Kepala Sub Bidang Pengkajian Ekonomi dan Potensi Daerah menyelenggarakan fungsi :
a.
b.
menyiapkan bahan penyusunan program kegiatan penelitian,
pengembangan dan inovasi untuk merumuskan kebijakan di bidang pengkajian ekonomi dan potensi daerah;
melaksanakan kegiatan penelitian, pengembangan dan inovasi sebagaimana dimaksud pada huruf a;
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 16
c.
d.
e.
f.
mengkoordinasikan kegiatan dengan lembaga/badan, perguruan
tinggi/lembaga swadaya masyarakat yang terkait dalam rangka pelaksanaan penelitian, pengembangan dan inovasi sebagaimana dimaksud pada huruf a;
melaksanakan paparan/presentasi hasil penelitian, pengembangan dan inovasi;
perumusan hasil penelitian, pengembangan dan inovasi dalam rangka memberi rekomendasi kepada kepala badan;
pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
G. Kelompok Jabatan Fungsional, mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan di Bidang Perencanaan sesuai dengan keahlian dan kebutuhan:
a. Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahliannya;
b. Setiap kelompok tersebut dipimpin oleh tenaga fungsional senior yang ditunjuk oleh Kepala Badan;
c. Jumlah jabatan fungsional tersebut ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja;
d. Jenis dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 17 2.1.2. Struktur Organisasi
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 18
Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Bappeda dan Litbang yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi :
1. Perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan tugas bidang perencanaan pembangunan daerah dan kelitbangan;
2. Pembinaan dan pengkoordinasian perencanaan pembangunan daerah dan kelitbangan; 3. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Untuk pelaksanaan tugas tersebut telah dilengkapi dengan tata laksana berupa tahapan dan mekanisme baku. Tata laksana yang disusun dan diterapkan terdiri dari 2 aspek, yaitu internal dan eksternal. Tata laksana internal berupa tahapan dan mekanisme yang diberlakukan dalam pelaksanaan tugas di lingkup instansi Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin. Sedangkan tata laksana eksternal kaitannya dengan pihak lain diluar Bappeda dan Litbang, baik itu antar SKPD, masyarakat luas dan pihak-pihak lain yang menjadi stakeholder dan shareholder aspek perencanaan daerah.
1) Tata Laksana Internal
Untuk mengatur dan mengelola urusan-urusan internal dengan tahapan dan mekanisme baku, Bappeda dan Litbang Banyuasin telah menyusun dan menerapkan SOP yaitu proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan. Adapun tata laksana berupa tahapan dan mekanisme baku yang juga disebut SOP urusan-urusan internal yang telah disusun oleh Bappeda dan Litbang.
2) Tata Laksana Eksternal
Untuk mengatur dan mengelola urusan-urusan ekternal dengan berbagai pihak, sesuai dengan tahapan dan mekanisme baku, Bappeda dan Litbang Banyuasin telah menyusun dan menerapkan SOP ekternal. Sedangkan untuk melaksanakan tugas yang terkait dengan penyediaan dokumen perencanaan daerah seperti RPJPD, RPJMD, RKPD, KUA/PPAS telah mengacu pada peraturan perundangan, juklak dan juknis yang ada.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 19 2.2. Sumber Daya
2.2.1. Sumber Daya Manusia
Sumber daya aparatur yang dimiliki Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Bappeda dan Litbang sebagai institusi perencanaan pembangunan daerah per Desember 2013 sebanyak 43 orang, sesuai bidang tugasnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 2.1. Jumlah Pegawai Bappeda dan Litbang Banyuasin sesuai bidang tugas
No Bidang Tugas Esselon Staf/ Pelak sana Jumlah II III IV L P L P L P L P L P
1 Kepala Bappeda dan Litbang 1 - - - 1 -
2 Sekretariat - - 1 - 3 - 5 2 9 2
3 Bidang Kerjasama, Data dan
Informasi Pembangunan - - 1 - 1 1 - 4 2 5
4 Bidang Perencanaan Program dan
Pengendalian Pembangunan - - 1 - 2 - 1 4 4 4
5 Bidang Perencanaan Penataan Ruang, Lingkungan Hidup, Fisik
dan Prasarana - - 1 - 2 - 5 2 8 2
6 Bidang Perencanaan Ekonomi dan
Sosial Budaya - - - 1 1 1 2 3 2
7 Bidang Penelitian dan
Pengembangan - - - -
8 Jabatan Fungsional - - - 2 - - -
Jumlah 1 4 1 9 2 15 12 29 15
Adapun sumber daya aparatur Bappeda dan Litbang yang berjumlah 44 orang tersebut memiliki latar belakang pendidikan, pangkat dan golongan seperti pada tabel berikut ini:
Tabel 2.2. Kondisi Pegawai menurut Pendidikan Formal Tahun 2014
NO JENIS PENDIDIKAN FORMAL LAKI-LAKI (L) PEREMPUAN (P) JUMLAH (L+P)
1 SD 1 0 1 2 SMA 0 1 1 3 D3 1 0 1 4 S1 15 10 26 5 S2 9 5 14 JUMLAH 28 16 44
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 20 Tabel 2.3. Kondisi Pegawai menurut Golongan/Ruang Pangkat Kepegawaian
Tahun 2014
NO GOLONGAN LAKI-LAKI (L) PEREMPUAN (P) JUMLAH
(L+P) 1 IV 9 3 10 2 III 19 10 29 3 II - 2 2 4 I 1 - 1 JUMLAH 29 15 44
2.2.2. Sarana dan Prasarana
Jumlah ruang di lingkungan Bappeda dan Litbang Banyuasin terdiri dari 14 ruang meliputi 7 ruang kerja, 2 ruang rapat, 1 gudang, 1 dapur, 1 mushola, 2 toilet umum. Luasan gedung Bappeda dan Litbang seluruhnya seluas 989 m2. Adanya sarana dan prasarana yang memadai sangat mendukung kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Bappeda dan Litbang.
Sarana dan Prasarana yang dimiliki Bappeda dan Litbang menurut data Inventaris ada pada Tabel Berikut ini :
Tabel 2.4. Sarana dan Prasarana Kerja di Bappeda dan Litbang Tahun 2014
NO NAMA BARANG Kondisi
Akhir 2013
Proyeksi Sarana dan Prasarana
2014 2015 2016 2017 2018 I SEKRETARIAT 1 Kendaraan Roda 4 2 2 2 3 3 3 2 Kendaraan Roda 2 4 4 4 5 5 5 3 Komputer (Set) 6 7 7 8 8 8 4 Meja Esselon 5 8 8 8 8 8 5 Meja Staf 10 10 10 10 10 10
6 Meja Rapat (Set) 2 2 2 2 2 2
7 Kursi Rapat 46 97 97 97 110 110 8 Kursi Esselon 5 5 5 5 5 5 9 Kursi Staf 15 15 15 16 16 16 10 Kursi Tamu 4 3 3 3 3 3 11 Laptop 9 9 9 9 9 9 12 Note Book 7 7 7 7 7 7
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 21 13 Printer 8 10 10 10 10 10 14 Mesin Ketik 2 1 1 1 1 1 15 Filling cabinet 4 4 4 5 5 5 16 Lemari Kayu 2 2 2 3 3 3 17 Lemari Besi 5 7 7 7 7 7 18 Lemari Hias 5 5 5 5 5 5 19 Rak Kayu 3 3 3 4 4 4 20 AC Ruangan 5 6 6 6 6 6 21 TV 5 6 6 6 6 6 22 Lemari Es 3 3 3 3 3 3 23 Wireles 3 5 5 6 6 6 24 Brankas 3 3 3 3 3 3 25 Telepon/Fax 2 2 2 3 3 3 26 Dispenser 2 3 3 3 3 3 27 Proyektor 3 4 4 4 4 4 28 Layar 3 3 3 4 4 4 29 Mikropon Rapat 23 23 23 27 28 29 30 Toa 1 1 1 1 1 1
31 Sound System (set) 0 1 1 1 1 1
32 Penghancur Kertas 1 2 2 2 2 2 33 CCTV (Set) 0 1 1 1 1 1 34 Mesin Absensi 1 1 1 1 1 1 35 Mesin Penghitung Uang 0 1 1 1 1 1
II BIDANG PENANAMAN MODAL KERJASAMA INFORMASI PEMBANGUNAN
1 Kendaraan Roda 4 1 1 1 1 1 1 2 Kendaraan Roda 2 1 1 1 1 1 1 3 Komputer (Set) 7 4 6 7 7 7 4 Meja Esselon 3 3 3 3 3 3 5 Meja Staf 9 9 9 10 10 11 6 Kursi Esselon 3 3 3 3 3 3
7 Meja Rapat (Set) 1 1 1 1 1 1
8 Kursi Staf 16 16 16 17 17 18
9 Kursi Tamu (Set) 1 1 1 1 1 1
10 Laptop 2 2 3 4 4 4
11 Note Book 1 1 1 1 1 1
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 22 13 Mesin Ketik 1 1 1 1 1 1 14 Filling cabinet 6 5 6 7 7 7 15 Lemari Kayu 2 2 2 3 3 3 16 Lemari Besi 3 3 3 4 4 4 17 Lemari Hias 1 1 1 1 1 1 18 Rak Kayu 2 2 3 4 4 4 19 AC Ruangan 3 3 4 4 4 4 20 TV 2 2 2 3 3 3 21 Lemari Es 1 1 1 1 1 1 22 Wireles - 3 3 4 4 4 23 Dispenser 1 - 1 1 1 2 24 Penghancur Kertas - - 1 1 1 1
II BIDANG PERENCANAAN EKONOMI SOSIAL BUDAYA
1 Kendaraan Roda 4 1 1 1 1 1 1 2 Kendaraan Roda 2 2 2 2 2 2 2 3 Komputer (Set) 4 5 5 5 6 6 4 Meja Esselon 3 3 3 3 3 3 5 Meja Staf 7 8 8 8 9 9 6 Kursi Esselon 3 3 3 3 3 3
7 Meja Rapat (Set) - - - - 1 1
8 Kursi Staf 10 11 12 15 15 17
9 Kursi Tamu (Set) 1 1 1 1 1 1
10 Laptop 3 3 3 4 4 5 11 Note Book 1 1 1 1 1 1 12 Printer 5 5 6 6 7 8 13 Mesin Ketik 1 1 1 1 1 1 14 Filling cabinet 3 3 4 4 4 5 15 Lemari Kayu 1 1 1 1 2 2 16 Lemari Besi 3 3 3 3 3 3 17 Lemari Hias 2 2 2 2 2 2 18 Rak Kayu 1 1 1 1 1 1 19 AC Ruangan 3 3 4 4 4 5 20 TV 1 1 1 2 2 2 21 Lemari Es 1 1 1 1 1 1 22 Wireles - - 1 1 1 2 23 Dispenser - - - 1 1 1
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 23
24 Penghancur Kertas - - - 1 1 1
II BIDANG PERENCANAAN PROGRAM, PENGENDALIAN DAN PELAPORAN
1 Kendaraan Roda 4 1 1 1 1 1 1 2 Kendaraan Roda 2 2 2 2 2 2 2 3 Komputer (Set) 4 5 5 5 6 6 4 Meja Esselon 3 3 3 3 3 3 5 Meja Staf 9 9 9 9 10 11 6 Kursi Esselon 3 3 3 3 3 3
7 Meja Rapat (Set) - - - - 1 1
8 Kursi Staf 22 22 23 24 24 25
9 Kursi Tamu (Set) 1 1 1 1 1 1
10 Laptop 5 5 5 6 6 6 11 Note Book 1 1 1 1 1 1 12 Printer 5 5 6 6 7 8 13 Mesin Ketik 1 1 1 1 1 1 14 Filling cabinet 6 6 6 7 7 7 15 Lemari Kayu 1 1 1 1 2 2 16 Lemari Besi 4 4 4 4 5 5 17 Lemari Hias 2 2 2 2 2 2 18 Rak Kayu 1 1 1 1 1 1 19 AC Ruangan 3 3 4 4 4 5 20 TV 1 1 1 2 2 2 21 Lemari Es 1 1 1 1 1 1 22 Wireles - - 1 1 1 2 23 Dispenser - - - 1 1 1 24 Penghancur Kertas - - - 1 1 1
II BIDANG PERENCANAAN WILAYAH, FISIK DAN PRASARANA
1 Kendaraan Roda 4 1 1 1 1 1 1 2 Kendaraan Roda 2 2 2 2 2 2 2 3 Komputer (Set) 5 5 5 5 6 6 4 Meja Esselon 3 3 3 3 3 3 5 Meja Staf 7 9 9 9 10 11 6 Kursi Esselon 3 3 3 3 3 3
7 Meja Rapat (Set) 1 1 1 1 1 1
8 Kursi Staf 22 22 23 24 24 25
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 24 10 Laptop 2 2 2 3 3 3 11 Note Book 1 1 1 1 1 1 12 Printer 1 2 3 4 5 6 13 Mesin Ketik 1 1 1 1 1 1 14 Filling cabinet 2 2 3 3 3 3 15 Lemari Kayu 1 1 1 1 2 2 16 Lemari Besi 2 2 3 3 3 4 17 Lemari Hias 1 1 1 2 2 2 18 Rak Kayu 1 1 1 1 1 1 19 AC Ruangan 3 3 4 4 4 5 20 TV 1 1 1 2 2 2 21 Lemari Es 1 1 1 1 1 1 22 Wireles 1 1 2 2 2 2 23 Dispenser - - - 1 1 1 24 Penghancur Kertas - 5 5 5 5 5 2.3. Kinerja Pelayanan
2.3.1. Kondisi Umum Pelayanan
Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Bappeda dan Litbang sebagaimana Peraturan Bupati Nomor 15 Tahun 2008 tentang Uraian Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Bappeda dan Litbang merupakan unsur perencana penyelengaraan pemerintah daerah, secara garis besar pelayanan yang diberikan yaitu melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang perencanaan pembangunan daerah. Pelayanan dibidang perencanaan pembangunan daerah ditunjukkan melalui penyediaan dokumen perencanaan baik secara kualitatif maupun kuantitatif.
Seiring dengan diberlakukannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, mekanisme perencanaan pembangunan daerah ke depan dituntut untuk semakin mengedepankan pendekatan perencanaan pembangunan partisipatif (participatory planning). Mengacu pada Undang-undang Republik indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tersebut. Sistem perencanaan pembangunan mencangkup 5 (lima) pendekatan dalam seluruh rangkaian perencanaan, yaitu :
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 25
1) politik; 2) teknokratik; 3) partisipatif;
4) atas-bawah (top-down); dan 5) bawah-atas (bottom-up).
Berdasarkan pendekatan politik, telah dilakukan Pemilihan Kepala Daerah secara langsung dan damai. Pendekatan ini memandang bahwa pemilihan Kepala Daerah adalah proses penyusunan rencana, karena rakyat pemilih menentukan pilihannya berdasarkan program-program pembangunan yang ditawarkan masing-masing calon Kepada Daerah. Oleh karena itu, rencana pembangunan adalah penjabaran dari agenda-agenda pembangunan yang ditawarkan Kepala Daerah pada saat kampanye ke dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah yang selanjutnya disebut RPJMD.
Bappeda dan Litbang selaku institusi perencana menyiapkan dokumen RPJMD sebagai penjabaran visi, misi dan program Kepala Daerah ke dalam strategi pembangunan dan program prioritas daerah, yang kemudian akan ditetapkan dengan Peraturan Daerah. Melalui pendekatan teknokratik, Bappeda dan Litbang melakukan kajian atau studi perencanaan sebagai dasar atau arahan dalam perencanaan pembangunan seperti RPJPD, RPJMD, penyusunan dokumen tata ruang, dan lain-lain.
Perencanaan dengan pendekatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah oleh satuan kerja yang secara fungsional bertugas untuk itu. Perencanaan dengan pendekatan partisipatif dilaksanakan dengan melibatkan semua pihak yang berkepentingan (stakeholders) terhadap pembangunan. Keterlibatan mereka adalah untuk mendapatkan aspirasi dan menciptakan rasa memiliki. Rencana hasil proses atas bawah dan bawah-atas diselaraskan melalui musyawarah yang dilaksanakan setiap tahun baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan, dan desa yang lebih dikenal dengan Musrenbang Daerah.
Pendekatan Top Down-Bottom Up dilakukan menurut jenjang pemerintahan.
Perencanaan dari bawah ke atas (bottom up) merupakan pendekatan perencanaan yang mengikuti kebutuhan nyata, sementara dari atas ke bawah (top down) menerapkan penjabaran rencana induk ke dalam rencana rinci. Rencana rinci yang berada “di bawah“ adalah penjabaran rencana induk yang berada “diatas“. Proses berjenjang diharapkan dapat mempertajam analisis di berbagai tingkat musyawarah perencanaan pembangunan.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 26
Dengan demikian, perencanaan dari “atas ke bawah“ memberikan gambaran tentang perkiraan dan kemungkinan yang ada dan diinformasikan secara berjenjang sehingga proses perencanaan “dari bawah ke atas“ diharapkan sejalan dengan “dari atas ke bawah“, begitu pula sebaliknya, perencanaan “dari atas ke bawah“ juga harus memperhatikan perencanaan “dari bawah ke atas“ yang merupakan identifikasi kebutuhan riil masyarakat.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan bahwa perencanaan pembangunan daerah sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan daerah disusun dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah. Perencanaan pembangunan daerah dimaksud, disusun oleh pemerintahan daerah sesuai dengan kewenangannya yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Penyusunan perencanaan pembangunan daerah juga dimaksudkan untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan.
Perencanaan pembangunan daerah terdiri dari 4 (empat) tahapan yakni; 1) Penyusunan rencana
2) Penetapan rencana
3) pengendalian pelaksanaan rencana; dan 4) evaluasi pelaksanaan rencana;
Keempat tahapan ini diselenggarakan secara berkelanjutan sehingga secara keseluruhan membentuk satu siklus perencanaan yang utuh. Tahap penyusunan rencana dilaksanakan untuk menghasilkan rancangan lengkap satu rencana untuk ditetapkan yang terdiri dari empat (4) langkah.
Langkah pertama adalah penyiapan rancangan rencana pembangunan yang bersifat
teknokratik, menyeluruh, dan terukur. Langkah kedua, masing masing instansi pemerintah menyiapkan rancangan rencana kerja dengan berpedoman pada rancangan rencana pembangunan yang telah disiapkan. Langkah ketiga adalah melibatkan masyarakat
(stakeholders) dan menyelaraskan rencana pembangunan yang dihasilkan masing-masing
jenjang pemerintahan melalui musyawarah perencanaan pembangunan. Langkah keempat adalah penyusunan rancangan akhir rencana pembangunan.
Tahap berikutnya adalah penetapan rencana menjadi produk hukum sehingga mengikat semua pihak untuk melaksanakannya. Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 27
Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ditetapkan dengan Peraturan Daerah, sedangkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah.
Pengendalian pelaksanaan rencana pembangunan dimaksudkan untuk menjamin tercapainya tujuan dan sasaran pembangunan yang tertuang dalam rencana melalui kegiatan-kegiatan koreksi dan penyesuaian selama pelaksanaan rencana tersebut oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah. Selanjutnya Kepala Bappeda dan Litbang menghimpun dan menganalisis hasil pemantauan pelaksanaan rencana pembangunan dari masing-masing satuan kerja perangkat Daerah sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
Evaluasi pelaksanaan rencana adalah bagian dari kegiatan perencanaan pembangunan yang secara sistematis mengumpulkan dan menganalisis data dan informasi untuk menilai pencapaian sasaran, tujuan, dan kinerja pembangunan. Evaluasi ini dilaksanakan berdasarkan indikator dan sasaran kinerja yang tercantum dalam dokumen rencana pembangunan. Indikator dan sasaran kinerja mencakup masukan (input), keluaran
(output), hasil (result), manfaat (benefit), dan dampak (impact). Dalam rangka
perencanaan pembangunan, setiap Perangkat Daerah berkewajiban untuk melaksanakan evaluasi kinerja pembangunan yang merupakan dan/atau terkait dengan fungsi dan tanggungjawabnya.
2.3.2. Pencapaian Kinerja Pelayanan
Pada lima tahun terakhir, pada umumnya kualitas penyelenggaraan perencanaan pembangunan daerah terus menerus mengalami peningkatan. Beberapa indikator yang menyebabkan adanya peningkatan kualitas Penyelenggaraan perencanaan tersebut adalah :
1) Meningkatnya intensitas keterlibatan berbagai unsur pemangku kepentingan pembangunan antara lain: masyarakat, DPRD, LSM, organisasi profesi, perguruan tinggi, dan sektor swasta;
2) Meningkatnya kualitas sistem perencanaan dengan terselenggaranya mekanisme perencanaan partisipatif;
3) Terselenggaranya forum SKPD dan gabungan SKPD;
4) Meningkatnya konsistensi antara dokumen perencanaan dengan mekanisme penyusunan anggaran;
5) Meningkatnya intensitas pendampingan perencanaan di tingkat kabupaten oleh Bappeda dan Litbang dan SKPD terkait.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 28
Evaluasi capaian hasil renstra Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin periode sebelumnya menunjukkan bahwa terdapat beberapa keberhasilan antara lain seperti dalam Tabel 2.5.
Tabel 2.5.
Keberhasilan Pencapaian Target Indikator Kinerja Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin Tahun 2009-2013
No Uraian Tahun
Pelaksanaan Ket.
Tahun 2009
1 Dokumen Banyuasin Dalam Angka Tahun 2008 2009 dan Upload Data 50 Buku, 50 CD,
BDA ke Website
2
Dokumen Indeks Pembangunan Manusia dan Distribusi Pendapatan Masyarakat Kabupaten Banyuasin Tahun 2008
2009
100 Buku, 800 CD, dan Upload Data
ILITBANG dan Distribusi ke
Website 3 Dokumen PDRB Kabupaten Banyuasin Tahun 2008 2009 50 Buku, 500 CD, dan Upload Data
PDRB ke Website
4 Dokumen Perencanaan Wilayah Perbatasan 2009 1 Buah
5 Dokumen Sibermas 2009 1 Buah
6 Dokumen Potensi Lebak 2009 1 Buah
7 Dokumen CSR 2009 1 Buah
8 PERDA dan PERBUP Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh 2009 5 PERDA, 1 PERBUP
9 PERDA Rencana Tata Ruang Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh 2009 1 Raperda
10 Dokumen Rancangan Awal RPJM Daerah Kabupaten Banyuasin
2009-2013 2009 1 Dokumen
11
Finalisasi Rancangan Akhir RPJM Kabupaten Banyuasin Tahun
2009-2013 2009 1 Dokumen
12 PERDA RPJMD Kab. Banyuasin Tahun 2009-2013 2009 1 PERDA
13 Dokumen Rencana RKPD Kab. Banyuasin Tahun 2009 2009 15 Kec dan 33 SKPD
14 Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) 2008 dan
Penetapan Kinerja (TAPKIN) 2009 2009 2 Dokumen
15 Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah
Kabupaten Banyuasin Tahun 2008 2009 1 Set
16 Buku Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2009 2009 100 Set
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 29
dan KU-APBD/PPAS Tahun Anggaran 2009 dan KU-APBD/PPAS Tahun Anggaran 2009
18 Dokumen PERDES RPJM Desa Tahun 2009-2013 2009 150 PERDES
19 Laporan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Kabupaten Banyuasin Tahun 2009
2009 1 Laporan
Tahun 2010
1 Dokumen Banyuasin Dalam Angka (BDA) Tahun 2009 2010 125 Buku dan 200 CD
2
Dikumen Indeks Pembangunan Manusia dan Distribusi Pendapatan Masyarakat Kabupaten Banyuasin Tahun 2009
2010 100 Buku ILITBANG, 100 Buku GR, dan 250 CD
3 Dokumen PDRB Kabupaten Banyuasin Tahun 2009 2010 125 Buku dan 150 CD
4 Buku Potensi Investasi Daerah (Kabupaten Banyuasin) di Wilayah
Indonesia 2010
100 Buku, 100 Leaflet
5 Dokumen EKPOD kabupaten Banyuasin 2010 40 Buku dan 25 CD
6
Buku Rekomendasi Sistem Pengolahan Sumber Daya Lahan Pasang Surut dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan
2010 1 Buah
7 Rancangan Peraturan Bupati 2010 2 PERBUP
8 Dokumen Perencanaan Air Minum, Drainase dan Sanitasi Perkotaan 2010 10 Buku
9 Dokumen RKPD Kab. Banyuasin Tahun 2011 2010 15 Kec dan 33 SKPD
10
Dokumen Laporan Akintabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2009, Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun 2010, dan Penetapan Kinerja (TAPKIN) Tahun 2010
2010 3 Dokumen
11 Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah
Kab. Banyuasin Tahun 2008 2010 1 Set
12 Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2010 2010 75 Set
13
Dokumen Rancangan KU-APBD/PPAS dan KUP-APBD/PPAS Tahun Anggaran 2010 dan Rancangan KU-APBD/PPAS dan KU-APBD /PPAS
2010 125 Set
14 PERDES RPJM Desa Tahun 2009-2013 2010 150 PERDES
15 Dokumen Monitoring dan Evaluasi 2010 33 SKPD
16
Dokumen Perencanaan Pengembangan Ekonomi Masyarakat Kabupaten
Banyuasin 2010 100 Buku
17 Dokumen Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Banyuasin 2010 50 Buku
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 30
Rawan Bencana
Tahun 2011
1 Dokumen IKU, RKT, dan TAPKIN
Kabupaten 2011 3 Dokumen
2 Dokumen Laporan Tahnan 2011 3 Dokumen
3 Dokumen Banyuasin Dalam Angka
(BDA) Tahun 2010 2011 dan 1000 Buku Saku 200 Buku, 200 CD,
4 Dokumen Indeks Pembangunan
Manusia dan Distribusi Pendapatan Masyarakat Kabupaten Banyuasin Tahun 2010
2011 150 Buku ILITBANG,
150 Buku GR, dan 300 CD
5 Dokumen PDRB Kabupaten Banyuasin
Tahun 2010 2011 150 Buku dan 150 CD
6 Dokumen Indeks Kemahalan
Konstruksi Kabupaten Banyuasin 2011 100 Buku dan 100 CD
7 Dokumen Sistem Pengelolaan Sumber
Daya Lahan Pasang Surut dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan
2011 100 Buku
8 Peraturan Perundang-Undangan
tentang Tata Ruang Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh
2011 1 Peraturan
9 Dokumen Kawasan Strategis dan
Cepat Tumbuh 2011 100 Buku
10 Dokumen RKPD Kabupaten Banyuasin
Tahun 2012 2011 15 Kec dan 33 SKPD
11 LAKIP Kabupaten Banyuasin 2011 1 Dokumen
12 LKPJ Tahun 2010 2011 1 Set
13 Dokumen Rancangan KU-APBD/PPAS
dan KUP-APBD/PPAS Tahun Anggaran 2010 dan Rancangan KU-APBD/PPAS dan KU-APBD /PPAS
2011 125 Set
14 Dokumen Monitoring dan Evaluasi 2011 33 SKPD
15 Laporan Koordinasi Perencanaan
Pembangunan Bidang Ekonomi 2011 1 Laporan
16 Dokumen Renstra AMPL 2011 50 Buku
17 Laporan Koordinasi Perencanaan dan
Pengembangan Penanaman Modal 2011 Banyuasin dan 2000 100 Buku Profil
Leaflet
Tahun 2012
1 Dokumen LAKIP, IKU, RKT, dan TAPKIN Bappeda dan LITBANG dan LITBANG Kab. Banyuasin
2012 3 Dokumen
2 Buku Banyuasin Dalam Angka (BDA) Tahun 2011 2012 dan 1000 Buku Saku 225 Buku. 150 CD, 3 Buku Profil Pembangunan Ekonomi, Sosial, dan Budaya Kab. Banyuasin
Tahun 2003 s.d 2011 2012
200 Buku dan 100 CD 4
Buku Profil Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kab. Banyuasin
Tahun 2003 s.d 2011 2012 100 Buku dan 100 CD
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Banyuasin Bab II Hal 31
Fisik, dan Prasarana Kab. Banyuasin
Tahun 2003 s.d 2011 CD
6 Buku Distribusi Pendapatan Masyarakat Kabupaten Banyuasin 2012 100 Buku dan 100 CD
7 Buku Potensi Desa di Kabupaten Banyuasin 2012 50 Buku
8 Buku Indeks Pembangunan Manusia (ILITBANG) Kabupaten Banyuasin 2012 100 Buku
9 Laporan Pengembangan Penanaman Modal 2012 1 Dokumen
10 Dokumen Masterplan Penanaman Modal 2012 1 Dokumen
11 RTRW Kabupaten Banyuasin yang di PERDA kan 2012 1 PERDA
12 Review Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) IKK Talang Kelapa 2012 1 Dokumen
13 Buku Strategi Penanganan Sampah Perkotaan 2012 1 Dokumen
14 Buku Konsep Perencanaan Pengembangan dan Penanganan
Pusat-Pusat Pendidikan 2012 1 Dokumen
15 Buku Penanganan PSU, MBR, dan PLP2K-BK 2012 1 Dokumen
16 Buku Putih Sanitasi Kab. Banyuasin dan Buku SSK Kab. Banyuasin 2012 3 Dokumen
17 Buku Perencanaan Penanganan Limbah 2012 1 Dokumen
18 Draft Akhir RKPD Kab. Banyuasin Tahun 2013 2012 1 Dokumen
19 Dokumen Draft Awal RKPD Tahun 2013 2012 1 Dokumen
20 LAKIP Kabupaten Banyuasin Tahun 2011 dan IKU Tahun 2012 2012 3 Dokumen
21 Dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2011 dan
Pengantar LKPJ 2012 2 Dokumen
22 Dokumen RKPD Tahun 2012, Rancangan KUP-APBD/P 2012 9 Dokumen
23 Dokumen Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan 2012 4 Dokumen Triwulan
24 Dokumen Potensi dan Rekomendasi Lahan Pasang Surut 2012 45 Buku
25 Dokumen Hasil Kajian Inovasi Teknologi 2012 30 Buku
26 Dokumen Laporan Kemiskinan 2012 1 Dokumen
27 Laporan Kemiskinan 2012 1 Dokumen
28 Dokumen Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah 2012 1 Dokumen
29 Dokumen Indikator Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banyuasin 2012 1 Dokumen
30 Dokumen Millenium DeveloLitbangent Goals (MDGs) 2012 1 Dokumen