Belanja Langsung 2015 3 - 1
BAB III
Belanja Langsung 2015 3 - 2
BAB III
BELANJA LANGSUNG
1. Honorarium Pejabat pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan
Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa lainnya dengan nilai paket pekerjaan
sampai dengan Rp. 200.000.000,00
Tabel 3.1
Honorarium Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat untuk
Pengadaan Barang/ Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan nilai
paket pekerjaan s.d Rp. 200.000.000,00
No Nilai Paket Pekerjaan
Jabatan
PPK Pejabat Pengadaan
Orang/Paket (Rp)
1 50 s/d 100 Juta 700.000 500.000
2 Diatas 100 s/d 200 Juta 1.000.000 800.000
2. Honorarium Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan Barang/
Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan nilai paket pekerjaan Diatas Rp.
200.000.000,00
Tabel 3.2
Honorarium Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kelompok Kerja (Pokja)
ULP untuk Pengadaan Barang/ Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya
dengan Nilai paket pekerjaan diatas Rp. 200.000.000,00
No Nilai Paket Pekerjaan
Jabatan
PPK Ketua Sekretaris Anggota
Orang/Paket (Rp)
1 Diatas 200 Juta s/d 400 Juta 2.600.000 2.400.000 2.200.000 2.000.000
2 Diatas 400 Juta s/d 1 Milyar 3.600.000 3.400.000 3.200.000 3.000.000
3 Diatas 1 Milyar s/d 3 Milyar 4.000.000 3.800.000 3.600.000 3.400.000
Belanja Langsung 2015 3 - 3
3. Honorarium
Panitia/Pejabat
Penerima
Hasil
Pekerjaan
Pengadaan
Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan nilai paket pekerjaan
sampai dengan Rp. 200.000.000,00
Tabel 3.3
Honorarium Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan untuk Pengadaan
Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan nilai
paket pekerjaan s.d Rp 200.000.000,00
No Nilai Paket Pekerjaan
Pejabat Pemeriksa Orang/Paket
(Rp)
1
50 s/d 100 juta
300.000
2
Diatas 100 s/d 200 juta
500.000
4. Honorarium
Pejabat/Panitia
Penerima
Hasil
Pekerjaan
Pengadaan
Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan paket pekerjaan di atas Rp.
200.000.000,00 per paket pekerjaan diberikan honorarium sebagai berikut :
Tabel 3.4
Honorarium Panitia Penerima Hasil Pekerjaan Pengadaan
Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan
paket pekerjaan di atas Rp. 200.000.000,00
No Nilai Paket Pekerjaan
Jabatan
Ketua Sekretaris Anggota
Orang/Paket (Rp)
1 diatas 200 juta s/d 400 Juta 1.300.000 1.000.000 850.000
2 Diatas 400 juta s/d 1 milyar 1.450.000 1.150.000 1.000.000
3 Diatas 1 milyar s/d 3 milyar 1.600.000 1.300.000 1.150.000
Belanja Langsung 2015 3 - 4
5. Honorarium Personil Organisasi Pengadaan/Pekerjaan Jasa Konsultasi
a. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan Jasa Konsultasi
(1) Nilai Paket Pekerjaan sampai dengan Rp. 50.000.000,00 diberikan
honorarium sebagai berikut :
Tabel 3.5
Honorarium Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),
Pejabat Pengadaan untuk Jasa Konsultasi dengan nilai paket
pekerjaan s.d. Rp 50.000.000,00
No. Nilai Paket Pekerjaan
Jabatan
PPK Pejabat
Pengadaan Orang/Paket
(Rp.)
1 0 s/d 50 Juta 800.000 600.000
(2) Nilai PaketPekerjaan di atas Rp 50.000.000,00 diberikan honorarium
sebagai berikut :
Tabel 3.6
Honorarium Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kelompok Kerja (Pokja)
ULP untuk Pengadaan Jasa Konsultasi dengan
Nilai Paket diatas Rp. 50.000.000,00
No Nilai Paket Pekerjaan
Jabatan
PPK Ketua Sekretaris Anggota
Orang/Paket (Rp)
1 Diatas 50 Juta s/d 200 Juta 2.900.000 2.700.000 2.500.000 2.250.000
2 Diatas 200 Juta s/d 1 Milyar 3.800.000 3.600.000 3.400.000 3.200.000
3 Diatas 1 Milyar 4.800.000 4.600.000 4.400.000 4.200.000
b. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan Pengadaan Jasa Konsultasi
(1) Nilai paket pekerjaan sampai dengan Rp. 50.000.000,00 diberikan
Belanja Langsung 2015 3 - 5
Tabel 3.7
Honorarium Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan Untuk Pengadaan
Jasa Konsultasi dengan Nilai Paket Pekerjaan s.d Rp 50.000.000,00
No Nilai Paket Pekerjaan
Pejabat Pemeriksa Orang/paket
(Rp)
1.
0 s/d 50 juta
400.000
(2) Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan Pengadaan Jasa
Konsultasi dengan paket pekerjaan di atas Rp. 50.000.000,00 per
paket pekerjaan diberikan honorarium sebagai berikut :
Tabel 3.8
Honorarium Panitia Penerima Hasil Pekerjaan
Pengadaan untuk pengadaan Konsultasi dengan Nilai Paket
Pekerjaan diatas Rp 50.000.000,00
No Nilai Paket Pekerjaan
Jabatan
Ketua Sekretaris Anggota Orang/paket
(Rp)
1 diatas 50 juta s/d 200 Juta 2.100.000 1.600.000 1.350.000
2 Diatas 200 juta s/d 1 milyar 3.100.000 2.600.000 2.100.000
3 Diatas 1 milyar 4.100.000 3.600.000 3.100.000
(3)
Organisasi
ULPKegiatan pelelangan/seleksi yang melalui Unit Layanan Pengadaan
(ULP) Provinsi Jawa Barat, diberikan honorarium dengan besaran
sebagai berikut :
Tabel 3.9
No Nama Jabatan Orang/Paket
(Rp)
1
Kepala ULP
500.000
2
Sekretaris ULP
400.000
Belanja Langsung 2015 3 - 6
6. Honorarium Pengajar Diklat.
a. Honorarium diberikan kepada PNS Provinsi Jawa Barat, PNS Non PNS
Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Non PNS.
Tabel 3.10
No Jabatan Satuan Besaran
(Rp)
1 Dari PNS Pemerintah Provinsi, yang peserta Diklatnya dari PNS kabupaten/ kota dan luar Provinsi Jawa Barat
Org/jam pelajaran
200.000
2 Pengajar dari PNS selain PNS Pemerintah Provinsi dan Non PNS
Org/jam pelajaran
200.000
3 Mentor Org/jam 200.000
4 Penguji Org/jam 200.000
5 Coach/Pelatih Org/jam 200.000
6 Instruktur Org/Jp 150.000
7 Pembantu Instruktur Org/Jp 100.000
8 Pengamat Kelas Org/Jp 100.000
9 Pembuat Materi Materi 200.000
Keterangan :
1) Honorarium pengajar diklat dapat diberikan kepada PNS Pemerintah Provinsi dan PNS selain PNS Pemerintah Provinsi Jawa Barat/TNI/Polri, dengan ketentuan :
a. Pengajar Diklat dari PNS Pemerintah Provinsi, untuk peserta diklat dari PNS Kabupaten/Kota dan luar Provinsi.
b. Pengajar Diklat dari PNS selain PNS Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
2) Satuan jam pelajaran yang digunakan adalah 45 (empat puluh lima) menit.
3) Satuan orang per jam (OJ) yang digunakan adalah 60 (enam puluh) menit.
Belanja Langsung 2015 3 - 7
b. Tunjangan Kegiatan Khusus Yang Melibatkan Unsur PNS selain PNS
Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Non PNS.
Tabel 3.11
No Jabatan Satuan Besaran
(Rp)
1
Komisi
Daerah (KPID) :
Penyiaran
Indonesia
- Ketua
- Wakil Ketua
- Anggota
- Asisten Ahli
Org/bln
Org/bln
Org/bln
Org/bln
10.000.000
9.500.000
9.000.000
2.500.000
2.
Komisi Informasi Provinsi (KIP) :
- Ketua
- Wakil Ketua
- Anggota
Org/bln
Org/bln
Org/bln
10.000.000
9.500.000
9.000.000
Keterangan :1) Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 487/Kep.792-Org/2013 dan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 841/Kep.793-Org/2013.
2) Komisi Informasi Provinsi (KIP) ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 821.2/Kep.566-Diskominfo/2011 dan Keputusan Gubernur 841/Kep.176-Org/2014.
c. Satuan Biaya Uang Saku Rapat
Uang saku diberikan kepada para peserta non PNS dan PNS selain PNS
pemerintah
provinsi
Jawa
Barat
yang
mengikuti
penataran/
pelatihan/seminar/kursus/diseminasi/sosialisasi/rapat
kerja
sebesar
Rp. 100.000,00 orang/hari, dengan ketentuan :
1) Uang saku tidak diberikan bersamaan dengan pengganti uang transport;
2) Dialokasikan penganggarannya pada substansi kegiatan;
3) Dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
d. Satuan Biaya Uang Lembur dan Uang Makan Lembur.
1) Uang Lembur
Belanja Langsung 2015 3 - 8
Tabel 3.12
No Uraian Satuan Besaran
(Rp)
1 Golongan I Org/Jam 10.000
2 Golongan II Org/Jam 13.000
3 Golongan III Org/Jam 17.000
4 Golongan IV Org/Jam 20.000
2) Uang Makan Lembur
Uang makan lembur diperuntukkan bagi semua golongan dan diberikan
setelah bekerja lembur paling kurang 2 (dua) jam secara berturut-turut
diberikan maksimal 1 (satu) kali per hari.
Tabel 3.13
No Uraian Satuan Besaran
(Rp)
1 Golongan I dan II OH 35.000
2 Golongan III OH 37.000
3 Golongan IV OH 41.000
7. Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.
Besaran biaya operasional dan biaya pendukung penyelenggaraan pengadaan
tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum untuk Provinsi Jawa Barat
dan Kabupaten/Kota se Jawa Barat sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan
Gubernur Jawa Barat Nomor 590/Kep.998-Pemum/2013.
Besaran biaya operasional dan biaya pendukung sebagaimana telah
ditetapkan dalam Keputusan Gubernur tersebut berpedoman pada Peraturan
Menteri Keuangan RI Nomor 13/PMK.02/2013, bahwa biaya operasional dan
biaya pendukung dipergunakan untuk membiayai :
-
Kegiatan pada tahapan Perencanaan;
-
Kegiatan pada tahapan Persiapan;
Belanja Langsung 2015 3 - 9
a. Biaya Operasional dan Biaya Pendukung Untuk Kegiatan pada Tahapan
Pelaksanaan dan Penyerahan Hasil
Biaya Operasional dan Pendukung untuk kegiatan pada tahapan
pelaksanaan dan penyerahan hasil ditentukan berdasarkan perhitungan
dimulai dari 4% (empat persen) untuk nilai ganti rugi tanah sampai dengan
atau setara dengan Rp.10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah) pertama
dan selanjutnya dengan prosentasi menurun sebagai berikut :
Tabel 3.14
s.d. Rp. 10 miliar = (4% x Rp.10 miliar) = Paling tinggi Rp.400 juta
Diatas Rp. 10 miliar s.d. Rp. 15 miliar
= (biaya s.d Rp. 10 miliar sebelumnya) + (3% x Rp.5 miliar)
= Paling tinggi Rp.450 juta
Diatas Rp. 15 miliar s.d. Rp. 30 miliar
= (biaya s.d Rp. 15 miliar
sebelumnya) + (2% x Rp.15 miliar)
= Paling tinggi Rp.850 juta
Diatas Rp. 30 miliar s.d. Rp. 55 miliar
= (biaya s.d Rp. 30 miliar
sebelumnya) + (1% x Rp.25 miliar)
= Paling tinggi Rp.1,100 miliar
Diatas Rp. 55 miliar s.d. Rp. 105 miliar
= (biaya s.d Rp. 55 miliar sebelum-nya) + (0.50% x Rp.50 miliar)
= Paling tinggi Rp.1,350 miliar
Diatas Rp. 105 miliar = (biaya s.d Rp. 105 miliar sebelum-nya) + (0,25% x Rp.100 miliar)
= Paling tinggi Rp.1,600 miliar
Belanja Langsung 2015 3 - 10
b. Honorarium Tim Persiapan Pengadaan Tanah, Tim Kajian Keberatan, Tim
Pelaksana Pengadaan Tanah dan Satuan Tugas.
Tabel 3.15
No Uraian Satuan Besaran
(Rp)
I TIM PERSIAPAN PENGADAAN TANAH
TANAH/PELAKSANA PENGADAAN TANAH
A. Ganti Kerugian Tanah s.d Rp. 10 miliar
1. Ketua merangkap anggota 2. Sekretaris merangkap anggota 3. Anggota miliar s.d Rp. 50 Miliar
1. Ketua merangkap anggota 2. Sekretaris merangkap anggota 3. Anggota
1. Ketua merangkap anggota 2. Sekretaris merangkap anggota 3. Anggota
1. Ketua merangkap anggota 2. Sekretaris merangkap anggota 3. Anggota
III SATUAN TUGAS Mengacu pada ketentuan
dalam :
1. Peraturan Pemerintah
mengenai Jenis dan
Keuangan mengenai
Indeks dalam Rangka
Belanja Langsung 2015 3 - 11
No Uraian Satuan Besaran
(Rp)
Penetapan Tarif
Pelayanan
Penerimaan Bukan
Pajak pada Badan
Pertanahan Nasional
3. Peraturan Menteri
Keuangan mengenai
Persetujuan
Penggunaan sebagian
Dana Penerimaan
Negara Bukan Pajak
pada Badan
Belanja Langsung 2015 3 - 12
8. Jasa Narasumber, Moderator, Pembawa Acara, Rohaniwan, Notulen,
Pembaca Do’a
Diberikan kepada PNS Non PNS Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta non
PNS yang melaksanakan kegiatan, dengan rincian sebagai berikut :
Tabel 3.16
No
Jabatan
Satuan
Besaran
(Rp)
1
Narasumber/Pembahas
a. Menteri/Pejabat setingkat Menteri
Org/jam
1.700.000
b. Pejabat Eselon I/yang disetarakan
Org/jam
1.400.000
c. Pejabat Eselon II/yang disetarakan
Org/jam
1.000.000
d. Pejabat Eselon III ke bawah/yang
disetarakan
Org/jam
900.000
2
Narasumber Non PNS
(Pakar/Praktisi/Pembicara khusus)
Org/jam
1.500.000
3
Moderator
Orang/kali
700.000
4
Pembawa Acara
Org/kegiatan
400.000
5
Rohaniwan
Org/kegiatan
400.000
6
Notulen
Org/kegiatan
400.000
7
Pembaca Do’a
Org/kegiatan
400.000
Keterangan :
1) Pemberian jasa Narasumber/Pembahas dapat diberikan kepada PNS Non PNS Pemerintah Provinsi Jawa Barat/TNI/POLRI yang memberikan informasi/ pengetahuan kepada PNS/masyarakat dalam kegiatan seminar/rapat koordinasi/ sosialisasi/diseminasi/bimbingan teknis/workshop/rapat kerja/sarasehan/ symposium/lokakarya/Focus Group Discussion/kegiatan sejenisnya (apabila narasumber/pembahas yang diundang diwakilkan, maka besaran honorarium yang diterima disesuaikan dengan tarif pejabat yang mewakili, dan jika terjadi sisa anggaran akibat hal tersebut agar di setorkan ke kas daerah).
2) Pemberian jasa narasumber non PNS (pakar/praktisi/pembicara khusus) yang mempunyai keahlian/pengalaman tertentu dalam ilmu/bidang tertentu untuk kegiatan seminar/rakor/sosialisasi/diseminasi/focus group discussion.
3) Pemberian jasa Moderator diberikan kepada Non PNS dan PNS selain PNS Pemerintah Provinsi Jawa Barat/TNI/POLRI yang melaksanakan tugas sebagai moderator pada kegiatan seminar/rapat koordinasi/ sosialisasi/ diseminasi/ bimbingan teknis/workshop/rapat kerja/sarasehan/symposium/lokakarya/Focus Group Discussion /kegiatan sejenisnya.
Belanja Langsung 2015 3 - 13 5) Pemberian jasaRohaniwan diberikan kepada seseorang (PNS selain PNS
Pemerintah Provinsi) sebagai rohaniwan pada saat pengambilan sumpah jabatan. Honorarium sudah termasuk uang transport.
6) Honorarium Notulen diberikan kepada Non PNS dan PNS selain PNS Peme rintah Provinsi Jawa Barat/TNI/POLRI yang melaksanakan tugas sebagai notulen.
7) Pembaca do’a diberikan kepada Non PNS dan PNS selain PNS Pemerintah Provinsi Jawa Barat/TNI/POLRI yang melaksanakan tugas sebagai pembaca do’a. 8) Satuan jam yang digunakan untuk kegiatan seminar/rapat koordinasi/ sosialisasi/diseminasi/bimbingan teknis/workshop/rapat kerja/sarasehan/ symposium/lokakarya/Focus Group Discussion/kegiatan sejenis adalah 60 (enam puluh) menit.
9. Biaya Pendidikan dan Pelatihan
Biaya Pendidikan Pelatihan, Pendidikan Lanjutan Dan Riset-edukasi (Re) Bagi
Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
a. Pendidikan dan Pelatihan
(1) Pendidikan dan Pelatihan Lemhannas
Tabel 3.17
No
Komponen
Biaya
1
Kontribusi
APBN
2
Uang saku
160.000
3
Penggantian ATK, penjilidan dan Fotocopy
2.000.000
Keterangan : Uang saku dianggarkan pada belanja pegawai.
(2) Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan
Tabel 3.18
No Komponen
Biaya (Rp)
Diklat Pim I Diklat Pim II Diklat Pim III Diklat Pim IV
1 Kontribusi (diselenggarakan
bukan oleh
Provinsi Jawa
Barat)
APBN 30.261.000 22.125.000 20.230.000
2 Uang saku Diklat selama on campus
Sesuai lokasi diklat (Tabel
3.42)
Sesuai lokasi diklat (Tabel 3.36, 3.38 dan
3.42)
Sesuai lokasi diklat (Tabel 3.36
dan 3.38)
Sesuai lokasi diklat (Tabel 3.36
Belanja Langsung 2015 3 - 14
No Komponen
Biaya (Rp)
Diklat Pim I Diklat Pim II Diklat Pim III Diklat Pim IV
3 Penggantian ATK,
penjilidan dan
Fotocopy
2.000.000 1.500.000 750.000 500.000
4 Pendukung
Benchmarking
12.000.000 7.500.000 3.000.000 2.000.000
Keterangan :
1) Uang saku diberikan selama on campus :
a. Diklat PIM I : 24 hari
b. Diklat PIM III : 26 hari
c. Diklat PIM IV : 32 hari
2) Uang saku dan penggantian biaya ATK dan foto copy Diklat Pim I, II dan Lemhanas dianggarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah, sedangkan untuk Diklat Pim III dan IV dianggarkan oleh OPD masing-masing.
3) Pendukung Benchmarking diberikan kepada peserta Diklatpim dan dianggarkan dimasing-masing OPD sebagai penggantian penunjang Benchmarking (Paspor Dinas, Visa, Biaya internet dan sewa komputer)
(3)
Pendidikan dan Pelatihan Fungsional
Tabel 3.19
No Komponen
Biaya
Keterangan Tenaga Ahli Tenaga Terampil
1 Kontribusi Sesuai surat
undangan dari penyelenggara
Sesuai surat
undangan dari penyelenggara
Dianggarkan di OPD atau Badan Diklat.
2 Uang saku
diklat
Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku
Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku
Dianggarkan pada OPD
Keterangan :
Belanja Langsung 2015 3 - 15
(4) Pendidikan dan Pelatihan Teknis Substantif dan Umum
Tabel 3.20
Dialokasikan pada belanja Perjalanan Dinas Dalam Daerah maupun luar daerah (dianggarkan di OPD)
(5) Bimbingan Teknis, Lokakarya, Diseminasi, Seminar, Simposium,
Workshop, Pendidikan dan Pelatihan Teknis Substantif dan Umum.
Tabel 3.21
2 Uang harian Dialokasikan pada belanja Perjalanan Dinas Dalam Daerah maupun luar daerah (dianggarkan di OPD)
Keterangan :
1) Besaran uang saku sesuai dengan lokasi diklat pada tabel 3.36 dan 3.38
2) Bila tidak disediakan penginapan dan transportasi maka dapat diberikan sesuai komponen perjalanan dinas.
(6) Pendidikan dan Pelatihan Luar Negeri
Tabel 3.22
Belanja Langsung 2015 3 - 16
b. Pendidikan Lanjutan
(1) Dalam Negeri
4.000.000 7.500.000 Sesuai
kebutuhan
1.000.000 1.250.000 1.500.000 2.000.000 Bukti
Belanja Langsung 2015 3 - 17
Biaya Penunjang Peserta Pendidikan
1 Tunjangan
Belanja Langsung 2015 3 - 18
Pengeluaran Bukti dari Pengeluaran Perguruan Tinggi
3 Biaya SPP Sesuai
Pengeluaran
Sesuai
Pengeluaran Bukti dari Pengeluaran Perguruan Tinggi
4 Biaya Matrikulasi Sesuai
Pengeluaran
Sesuai
Pengeluaran Bukti dari Pengeluaran Perguruan Tinggi
8 Tunjangan Penelitian Tesis/Disertasi,
9 Tunjangan Wisuda 5.000.000 5.000.000 Bukti Pengeluaran
dari Perguruan Tinggi
Biaya Penunjang Peserta Pendidikan
1 Tunjangan Biaya
Hidup 15.000.000/bulan 20.000.000/bulan
2 Transport
a. Awal Program Sesuai Negara
yang dituju Sesuai Negara yang dituju Disertai bukti tiket 1x pulang
b. Akhir Program Sesuai Negara
yang dituju Sesuai Negara yang dituju Disertai bukti tiket 1x pulang
c. Biaya pembuatan Paspor Dinas
Sesuai
Belanja Langsung 2015 3 - 19
No Komponen
Jenjang Pendidikan
Keterangan
S-2 S-3
Biaya Penyelenggaraan Pendidikan
d. Biaya Visa Disesuaikan
dengan negara tujuan dan lama
tinggal
Disesuaikan dengan negara tujuan dan lama
tinggal
3 Settlement allowance 5.000.000 Maksimal 10.000.000 Maksimal Sesuai lokasi Masa Belajar
Maksimal
6 semester 10 semester Dapat diperpanjang dengan
pertimbangan 1 kali 1 semester
c. Riset-edukasi (Re)
Tabel 3.25
10. Jasa Pengacara/Advokat dan Saksi Dalam Persidangan
Jasa Pengacara/advokat hanya diberikan kepada PNS di lingkungan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang terkena masalah hukum.
Tabel 3.26
No Jabatan Satuan Besaran
(Rp)
1 Pengacara/advokat
a. Penanganan perkara Org/perkara 5.000.000 s.d 30.000.000
b. Konsultasi hukum Org/jam 100.000
2 Saksi Fakta di persidangan Org/sidang 2.000.000 s.d 5.000.000
3 Saksi Ahli di persidangan Org/sidang 5.000.000 s.d 30.000.000
No Komponen
Jenjang Pendidikan
Keterangan Diploma 4/
Sarjana Magister Doktor
1 Riset-edukasi (Re)
Seminar Tugas
Akhir/Skripsi/Tesis/Diserta
si dan Ujian Akhir
Pendidikan
7.500.000 17.500.000 25.000.000 Dianggarkan
oleh BKD
Prov. Jabar
Belanja Langsung 2015 3 - 20
11. Honorarium Non PNS dengan Perjanjian Kerja
Honorarium diberikan kepada pegawai Non PNS yang ditunjuk untuk
melakukan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya berdasarkan
perjanjian kerja dengan pihak ketiga/diborongkan/perorangan dengan Pejabat
yang berwenang. Pelaksanaan Perjanjian kerja berpedoman pada Peraturan
Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 70
Tahun 2012.
1.
Standar Belanja Jasa Satpam, Pengemudi, Petugas Kebersihan,
Front Office dan Pramubakti
Tabel 3.27
No Kabupaten/Kota Satuan
Satpam dan Pengemudi
Petugas Kebersihan, Pramubakti, Dan Front Office
1. Kota Bandung OB 2.400.000 2.350.000
2. Kab. Bandung OB 2.050.000 2.000.000
3. Kab. Bandung Barat OB 2.100.000 2.050.000
4. Kab. Sumedang OB 2.050.000 2.000.000
5. Kota Cimahi OB 2.050.000 2.000.000
6. Kota Bekasi OB 2.850.000 2.800.000
7. Kab. Bekasi OB 2.850.000 2.800.000
8. Kab. Karawang OB 2.850.000 2.800.000
9. Kab. Purwakarta OB 2.500.000 2.450.000
10. Kab. Subang OB 1.900.000 1.850.000
11. Kota Depok OB 2.850.000 2.800.000
12. Kab. Bogor OB 2.650.000 2.600.000
13. Kota Bogor OB 2.800.000 2.750.000
14. Kab. Sukabumi OB 1.850.000 1.800.000
15. Kota Sukabumi OB 1.600.000 1.550.000
16. Kab. Cianjur OB 1.800.000 1.750.000
17. Kab. Majalengka OB 1.225.000 1.175.000
18. Kota Cirebon OB 1.450.000 1.400.000
19. Kab. Cirebon OB 1.450.000 1.400.000
Belanja Langsung 2015 3 - 21
No Kabupaten/Kota Satuan
Satpam dan Pengemudi
Petugas Kebersihan, Pramubakti, Dan Front Office
21. Kab. Kuningan OB 1.250.000 1.200.000
22. Kab. Garut OB 1.250.000 1.200.000
23. Kab. Tasikmalaya OB 1.550.000 1.500.000
24. Kota Tasikmalaya OB 1.500.000 1.450.000
25. Kab. Ciamis OB 1.250.000 1.200.000
26. Kab. Pangandaran OB 1.250.000 1.200.000
27. Kota Banjar OB 1.250.000 1.200.000
Keterangan :
a. Jasa Satpam, pengemudi, petugas kebersihan, dan pramubakti dilakukan berdasarkan kontrak kerja dengan melalui jasa pihak ketiga/diborongkan/perorangan per tahun dengan Pejabat yang berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan Perjanjian kerja berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012.
b. Kontrak kerja dengan pihak ketiga dilakukan minimal 9 (sembilan) bulan bila pagu anggaran lebih dari Rp. 200.000.000,00 dan 12 (duabelas bulan) untuk perorangan.
c. Front Office melalui kontrak kerja perorangan berdasarkan Perjanjian kerja berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012.
d. Honorarium Satpam, pengemudi, petugas kebersihan, pramubakti, dan front office berpedoman pada UMK yang berlaku di Wilayah Provinsi Jawa Barat, dan sudah termasuk jaminan kesehatan sebesar 3% dari upah per bulan(Peraturan Presiden No. 111 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas peraturan Presiden No. 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan), dan jaminan kecelakaan kerja sebesar 0,24%, jaminan kematian sebesar 0,30% serta jaminan hari tua sebesar 3,70 % (Peraturan Pemerintah No. 84 Tahun 2013 tentang Perubahan Kesembilan Atas Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 1993 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja).Total jaminan yang diberikan sebesar 7,24%, besaran upah sebagaimana tersebut di atas sudah termasuk jaminan kesehatan dan jaminan sosial tenaga kerja.
e. Front office hanya untuk di OPD Induk(berdasarkan analisis beban kerja) dan UPTD Lingkup Dinas Pendapatan Daerah, jumlah maksimal 2 (dua) orang melalui kontrak kerja perorangan.
f. Pengemudi hanya diperuntukkan bagi Pejabat Negara, Eselon I, Eselon II, Pimpinan Dewan dan operasional pada OPD dan UPTD/UPTB masing-masing 1 (satu) orang serta kendaraan operasional lainnya/kendaraan roda 6 atau lebih, alat berat, mobil ambulan dan mobil jenazah;
Belanja Langsung 2015 3 - 22
2.
Honorarium PNS Non Pemerintah Provinsi dan Upah Tenaga
Administrasi/Tenaga Teknis Non PNS
Tabel 3.28
No Uraian Satuan Besaran
(Rp)
1 Upah Tenaga Administrasi/tenaga teknis sesuai pendidikan :
a. SD/SLTP Org/bln 2.350.000
b. SLTA/D1 Org/bln 2.400.000
c. Sarjana Muda/D III Org/bln 2.450.000
d. Sarjana Org/bln 2.500.000
e. Master (S2) Org/bln 2.550.000
2 2.1. Koordinator Juru masak Pimpinan (Pejabat negara)
Org/bln
8.000.000
2.2. Juru masak Pimpinan (Pejabat negara)
Org/bln
2.550.000
3 Ahli Gizi Org/bln 2.500.000
4 4.1. Pendata Kendaraan yang Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU).
Org/KTMDU 8.000
4.2. Koordinator Tim Pendata
KTMDU (maksimal
membawahi 10 pendata)
Org/kegiatan 150.000
4.3. Koordinator lapangan tim
pendata KTMDU
(Lurah/Kepala Desa)
Org/kegiatan 300.000
4.4. Penanggung jawab wilayah Pendata KTMDU (Camat)
Org/kegiatan 400.000
4.5. Penyusun laporan di tiap kelurahan/desa
Org/kegiatan 1.000.000
5 Tenaga Non PNS dan PNS Non Provinsi yang membantu kegiatan pelayanan Tera Ulang
Org/hari 150.000
6 Penjaga Stand Pameran Org/hari 350.000
7 Tenaga Keamanan Stand Org/hari 200.000
8 Instruktur Senam, pelatih tenis lapangan, futsal, bola volley, bulutangkis, dan billiar.
Org/hari 450.000
9 Penceramah/Da’i Org/kegiatan 750.000-5.000.000
10 Khatib Org/kegiatan 300.000-1.000.000
11 Muadzin Org/kegiatan 300.000
Belanja Langsung 2015 3 - 23
No Uraian Satuan Besaran
(Rp)
13 Juru Ukur Org/hari 250.000
14 Juru Gambar Org/hari 200.000
15 Perencana Org/hari 300.000
16 Penulis Artikel Halaman 150.000
17 Penunggu Aset Bulan 600.000
18 Surveyor GPS Hari 250.000
Keterangan :
a. Tenaga Administrasi/Tenaga Teknis untuk point 1 sampai dengan 3 dilaksanakan dengan perjanian kerja/kontak kerja perorangan dengan pejabat yang berwenang dilaksanakan per tahun dan nama-nama perorangan ditetapkan oleh Kepala OPD. Pelaksanaan Kontrak Kerja berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang & Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012.
b. Tenaga Teknis dapat dipakai untuk membantu verifikasi proposal bantuan hibah/bantuan sosial yang jumlahnya di atas 1.000 proposal, dengan rincian per 300 proposal per 1 (satu) orang.
c. Dalam satu tahun anggaran dapat dialokasikan tambahan honorarium sebanyak 1 (satu) bulan sebagai tunjangan hari raya keagamaan.
d. Koordinator Juru Masak dan Juru Masak Pimpian (Pejabat negara) diperuntukkan di rumah dinas Gubernur dan rumah dinas Wakil Gubernur. e. Pemberian upah untuk point 1 sampai dengan point 3 berpedoman pada
UMK yang berlaku di Wilayah Provinsi Jawa Barat, dan sudah termasuk jaminan kesehatan sebesar 3% dari upah per bulan (Peraturan Presiden No. 111 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas peraturan Presiden No. 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan), dan jaminan kecelakaan kerja sebesar 0,24% jaminan kematian sebesar 0,30% serta jaminan hari tua sebesar 3,70% (Peraturan Pemerintah No. 84 Tahun 2013 tentang Perubahan Kesembilan Atas Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 1993 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja). Total jaminan yang diberikan sebesar 7,24%, besaran upah sebagaimana tersebut diatas sudah termasuk jaminan kesehatan dan jaminan sosial tenaga kerja.
f. Point 4 dapat menggunakan tenaga Non PNS dan PNS di luar Pemerintah Provinsi Jawa Barat (dipergunakan oleh Dinas Pendapatan Daerah) dilakukan dengan surat Tugas dari Kecamatan dan Keputusan Kepala OPD. g. Point 5 adalah tenaga Non PNS dan PNS Non Provinsi yang ada di
Desa/Kelurahan/Kecamatan yang membantu pelayanan Tera Ulang.
Belanja Langsung 2015 3 - 24
3.
Upah Harian Non PNS Tenaga Teknis lainnya di Bidang Pertanian,
Perkebunan, Perikanan dan Kelautan, Kehutanan, Peternakan,
Sosial, Pendidikan, Kebencanaan, Keciptakaryaan, Pengairan,
Kebinamargaan dan Rumah Sakit di Wilayah Jawa Barat
Tabel 3.29
No Uraian Satuan
6 Hari Kerja Dalam 1 Minggu
(7 jam/hari)
5 Hari Kerja Dalam 1 Minggu
(8 jam/hari)
1. Kota Bandung OH 96.250 110.000
2. Kab. Bandung OH 83.125 95.000
3. Kab. Bandung Barat OH 83.125 95.000
4. Kab. Sumedang OH 83.125 95.000
5. Kota Cimahi OH 83.125 95.000
6. Kota Bekasi OH 113.750 130.000
7. Kab. Bekasi OH 113.750 130.000
8. Kab. Karawang OH 113.750 130.000
9. Kab. Purwakarta OH 100.625 115.000
10. Kab. Subang OH 74.000 85.000
11. Kota Depok OH 113.750 130.000
12. Kab. Bogor OH 107.000 122.500
13. Kota Bogor OH 109.000 125.000
14. Kab. Sukabumi OH 74.000 85.000
15. Kota Sukabumi OH 64.500 74.250
16. Kab. Cianjur OH 72.000 82.500
17. Kab. Majalengka OH 48.000 55.000
18. Kota Cirebon OH 56.850 65.000
19. Kab. Cirebon OH 56.850 65.000
20. Kab. Indramayu OH 61.250 70.000
21. Kab. Kuningan OH 48.125 55.000
22. Kab. Garut OH 48.125 55.000
23. Kab. Tasikmalaya OH 61.250 70.000
24. Kota Tasikmalaya OH 59.000 67.500
25. Kab. Ciamis OH 50.000 57.250
26. Kab. Pangandaran OH 50.000 57.250
Belanja Langsung 2015 3 - 25
Keterangan :
Untuk 6 hari kerja dalam 1 minggu (7 jam per hari)
a. Dilakukan dengan sistem perjanjian kerja/kontrak perorangan dengan
pejabat yang berwenang, dilakukan per tahun dan nama-nama
perorangan ditetapkan oleh Kepala OPD.
b. Upah dibayar secara harian, maka perhitungan besarannya upah
sebulan adalah dikalikan 25 (dua puluh lima) sesuai Keputusan
Menteri
Tenaga
Kerja
dan
Transmigrasi
Nomor
Kep.102/MEN/VI/2004 tentang waktu kerja lembur dan upah kerja
lembur.
c. Tenaga Harian Non PNS tenaga teknis lainnya terdiri dari pengurus
peternakan,
pengurus
perikanan,
penjaga
sekola,
mandor
persemaian, mandor rehabilitasi, penjaga kebun, juru masak, pramu
werda, perikanan (nahkoda, motoris, anak buah kapal/ABK, operator
docking)
Untuk 5 hari kerja dalam 1 minggu (8 jam per hari)
a. Dilakukan dengan sistem perjanjian kerja/kontrak perorangan dengan
pejabat yang berwenang, dilakukan per tahun dan nama-nama
perorangan ditetapkan oleh Kepala OPD.
b. Sesuai Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor
Kep.102/MEN/VI/2004 tentang waktu kerja lembur dan upah kerja
lembur. Upah dibayar secara harian, maka perhitungan besarannya
upah sebulan adalah dikalikan 21 (dua puluh satu)
c. Tenaga Harian Non PNS tenaga teknis lainnya terdiri dari pengurus
peternakan,
pengurus
perikanan,
penjaga
sekola,
mandor
persemaian, mandor rehabilitasi, penjaga kebun, juru masak, pramu
werda, perikanan (nahkoda, motoris, anak buah kapal/ABK, operator
docking)
12. Honorarium Kegiatan untuk PNS Non Pemerintah Provinsi Jawa
Barat dan Non PNS.
Tabel 3.30
No. Jabatan Satuan Besaran
(Rp)
1. Eselon I Orang/Kegiatan 2.250.000
2. Eselon II A Orang/Kegiatan 2.000.000
3. Eselon II B Orang/Kegiatan 1.850.000
4. Eselon III A Orang/Kegiatan 1.700.000
5. Eselon III B Orang/Kegiatan 1.600.000
6. Eselon IV Orang/Kegiatan 1.500.000
7. Pelaksana Gol. IV Orang/Kegiatan 1.300.000
Belanja Langsung 2015 3 - 26
No. Jabatan Satuan Besaran
(Rp)
9. Pelaksana Gol. II Orang/Kegiatan 900.000
10. Pelaksana Gol. I Orang/Kegiatan 800.000
11. Non PNS Profesor/S.3 Orang/Kegiatan 1.500.000
12. Non PNS S1/S.2 Orang/Kegiatan 1.000.000
13. Non PNS D.3/SMA Orang/Kegiatan 800.000
14. Non PNS SMP/SD Orang/Kegiatan 600.000
13. Satuan Biaya Uang Saku Pemeriksa Dalam Lokasi Perkantoran
yang sama
Uang saku pemeriksa merupakan satuan biaya yang digunakan untuk
biaya kompensasi kepada aparat fungsional pemeriksa (auditor)
berdasarkan surat perintah pejabat yang berwenang yang diberi tugas
untuk melakukan kegiatan pemeriksaan (audit) dalam lokasi
perkantoran yang sama dan dilaksanakan lebih dari 8 (delapan) jam.
Terhadap aparat fungsional pemeriksa (auditor) tersebut tidak diberikan
uang makan, uang lembur dan uang makan lembur.
Tabel 3.31
No
Uraian
Satuan
Besaran
(Rp)
1
Uang Saku Pemeriksa (Auditor)
OH
100.000
14. Satuan Biaya Konsumsi
Satuan biaya konsumsi rapat merupakan satuan biaya yang digunakan
untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan makan dan snack
termasuk minuman untuk rapat/pertemuan, rapat koordinasi maupun
rapat biasa.
Rapat/pertemuan, rapat koordinasi dan rapat biasa yang dilakukan pada
Belanja Langsung 2015 3 - 27
15. Konsumsi Rapat
Tabel 3.32
No Uraian Satuan Besaran
(Rp)
1 Makan Org/kali 45.000
2 Snack Org/kali 15.000
3 Jamuan makan buffet/prasmanan Org 85.000
4 Jamuan makan buffet/prasmanan VIP (Khusus pejabat negara dan eselon I)
Org 175.000
5 Jamuan makan buffet/prasmanan VVIP (khusus RI-1, RI-2 dan Tamu Negara)
Org 250.000
6 Aneka makan stand makanan/ buah-buahan
Org 30.000
7 Snack VIP Org 30.000
1. Biaya makan (berupa bahan) untuk Panti Sosial, Rumah Sakit yaitu
sebesar Rp.30.000,00/orang/hari)
2. Biaya makan minum untuk siswa Pusat Pendidikan dan Latihan
Pelajar (PPLP) dan Atlet adalah sebesar Rp.160.000,00/hari yang
disesuaikan dengan kebutuhan gizi atlet yang meliputi :
a. Kebutuhan energi untuk Angka Metabolisme Basal (AMB)
b. Kebutuhan energi dengan aktivitas fisik berat (AEFB)
c. Ukuran kebutuhan standar gizi atlet.
3. Biaya makan dan minum untuk peserta diklat penjenjangan, teknis
dan fungsional, yaitu sebesar Rp. 160.000,00/orang/hari. Besaran
biaya makan dan minum tersebut dengan perincian:
a. Makan pagi, siang dan Malam
b. Coffe breek 2 kali
16. Satuan Biaya Rapat/Pertemuan Di Luar Kantor
(1) Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan Di Luar Kantor
Belanja Langsung 2015 3 - 28
Penganggaran untuk penyelenggaraan kegiatan rapat, pendidikan
dan pelatihan, bimbingan teknis atau sejenisnya diprioritaskan untuk
menggunakan fasilitas aset daerah, seperti ruang rapat atau aula
yang sudah tersedia milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat (sesuai
dengan Permendagri Nomor 37 Tahun 2014 tentang Pedoman
Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2015)
Satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor,
sebagai berikut :
Tabel 3.33
No Uraian Satuan Besaran
(Rp)
1. Halfday OP 220.000 - 300.000
2. Fullday OP 282.000 - 400.000
3. Fullboard OP 703.000 - 921.000
Satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor menurut
lama penyelenggaraan terbagi dalam 3 (tiga) jenis :
1) Paket
Fullboard
Satuan biaya paket
fullboard disediakan untuk paket kegiatan
rapat yang diselenggarakan di luar kantor sehari penuh dan
bermalam/menginap.
2) Paket
Fullday
Satuan biaya paket
fullday disediakan untuk kegiatan
rapat/pertemuan yang dilakukan di luar kantor minimal 8
(delapan) jam tanpa menginap.
3) Paket Halfday
Belanja Langsung 2015 3 - 29 Catatan :
1) Dalam hal rapat/pertemuan di luar kantor dilakukan secara bersama-sama, hotel untuk seluruh peserta rapat dapat menggunakan hotel yang sama.
2) Akomodasi paket fullboard diatur sebagai berikut :
a. Pejabat eselon II ke atas : 1 (satu) kamar untuk 1 (satu) orang b. Pejabat eselon III ke bawah : 1 (satu) kamar untuk 2 (dua) orang
3) Kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang dilakukan secara intensif harus menggunakan indeks satuan biaya tersebut diatas.
4) Dalam rangka efisiensi anggaran untuk kegiatan rapat, PA/KPA agar melaksanakan rapat/pertemuan di luar kantor (fullboard, fullday dan halfday) secara selektif dan apabila dimungkinkan kegiatan tersebut dapat dilaksanakan di dalam kantor.
5) Menggunakan fasilitas ruangan milik Desa/Kecamatan dianggarkan dana untuk fasilitasi ruangan maksimal sebesar Rp. 1.000.000,00/hari.
6) Biaya penggunaan bangunan/rumah warga di perdesaan untuk penginapan maksimal sebesar Rp. 75.000,00/orang/hari.
17. Perjalanan Dinas
Perjalanan dinas Dalam Negeri adalah perjalanan dinas ke luar tempat
kedudukan yang dilakukan dalam wilayah Republik Indonesia untuk
kepentingan Daerah. Penganggaran belanja perjalanan dinas dalam rangka
kunjungan kerja dan studi banding, baik perjalanan dinas dalam negeri
maupun perjalanan dinas luar negeri, dilakukan secara selektif, frekuensi
dan jumlah harinya dibatasi serta memperhatikan target kinerja dari
perjalanan dinas dimaksud sehingga relevan dengan substansi kebijakan
pemerintah daerah. Hasil kunjungan kerja dan studi banding dilaporkan
sesuai peraturan perundang-undangan.
Pelaksanaan dan pertanggungjawaban biaya perjalanan dinas berpedoman
pada Peraturan Gubernur Nomor 22 Tahun 2013 tentang Pedoman
pelaksanaan dan pertanggungjawaban biaya perjalanan dinas dilingkungan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagaimana telah diubah dengan
Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2014.
(1) Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan Dinas Dalam Daerah dan Uang
Representasi.
Uang Harian perjalanan dinas terdiri dari uang makan, uang transportasi
lokal (transportasi dalam kota tempat tujuan) dan uang saku.
Belanja Langsung 2015 3 - 30
Contoh :
Terdapat undangan kegiatan bimtek/pelatihan/seminar/rapat yang
diselenggarakan di dalam kota, luar kota atau luar provinsi selama 3
(tiga) hari 2 (dua) malam, pada hari pertama dapat diberikan uang harian,
hari kedua diberikan uang saku dan pada hari ke tiga diberikan uang
harian.
(a) Uang Harian Perjalanan Dinas Pegawai Aparatur Sipil Negera Dalam
Daerah antar Kabupaten/Kota (kecuali dari Kota Bandung, Kota
Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung atau
sebaliknya).
Tabel 3.34
No Kabupaten/Kota Satuan
Besar Uang Harian
(Rp)
Uang Saku
(Rp)
1 Kota Cimahi OH 430.000 130.000
2 Kota Bandung OH 430.000 130.000
3 Kab. Bandung Barat OH 420.000 126.000
4 Kab. Bandung OH 420.000 126.000
5 Kab. Sumedang OH 410.000 123.000
6 Kab. Subang OH 410.000 123.000
7 Kab. Purwakarta OH 410.000 123.000
8 Kab. Cianjur OH 410.000 123.000
9 Kab. Garut OH 410.000 123.000
10 Kab. Majalengka OH 410.000 123.000
11 Kota Sukabumi OH 420.000 123.000
12 Kab. Karawang OH 410.000 123.000
13 Kab. Bogor OH 430.000 130.000
14 Kota Bogor OH 430.000 130.000
15 Kab. Cirebon OH 420.000 126.000
16 Kab. Tasikmalaya OH 420.000 126.000
17 Kota Cirebon OH 420.000 126.000
18 Kota Tasikmalaya OH 420.000 126.000
19 Kab. Bekasi OH 420.000 126.000
Belanja Langsung 2015 3 - 31
No Kabupaten/Kota Satuan
Besar Uang Harian
(Rp)
Uang Saku
(Rp)
21 Kab. Ciamis OH 430.000 130.000
22 Kab. Kuningan OH 420.000 126.000
23 Kab. Sukabumi OH 430.000 130.000
24 Kota Depok OH 430.000 130.000
25 Kota Banjar OH 430.000 130.000
26 Kab. Indramayu OH 420.000 123.000
27 Kab. Pangandaran OH 430.000 130.000
Penjelasan :
Visum/penandatangan perjalanan dinas dilakukan di tempat yang dituju/yang dikunjungi (misalnya ke OPD/Badan/Lembaga/UPTD/UPTB, Kecamatan, Kelurahan, Desa, dan tempat penyelenggaraan kegiatan)
(b) Uang Harian Perjalanan Dinas dari Kota Bandung, Kota Cimahi,
Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung atau sebaliknya.
Tabel 3.35
No Kabupaten/Kota Satuan Uang Harian
(Rp)
Uang Saku (Rp)
1. Kota Bandung OH 250.000 75.000
2. Kota Cimahi OH 250.000 75.000
3. Kab. Bandung Barat OH 250.000 75.000
4. Kab. Bandung OH 250.000 75.000
Penjelasan :
Belanja Langsung 2015 3 - 32
(c) Uang Harian Perjalanan Dinas Dalam Kabupaten/Kota lebih dari 8
(delapan) jam.
Tabel 3.36
No Kabupaten/Kota Satuan Uang Harian
(Rp)
Uang Saku (Rp)
1. Kota Sukabumi OH 140.000 45.000
2. Kota Cirebon OH 140.000 45.000
3. Kota Cimahi OH 140.000 45.000
4. Kota Bogor OH 150.000 50.000
5. Kota Depok OH 150.000 50.000
6. Kota Bekasi OH 150.000 50.000
7. Kota Bandung OH 150.000 50.000
8. Kab. Sumedang OH 150.000 50.000
9. Kota Tasikmalaya OH 150.000 50.000
10. Kota Banjar OH 150.000 50.000
11. Kab. Bekasi OH 160.000 50.000
12. Kab. Karawang OH 160.000 50.000
13. Kab. Purwakarta OH 160.000 50.000
14. Kab. Cirebon OH 160.000 50.000
15. Kab. Majalengka OH 160.000 50.000
16. Kab. Kuningan OH 160.000 50.000
17. Kab. Bandung OH 160.000 50.000
18. Kab. Bandung Barat OH 160.000 50.000
19. Kab. Bogor OH 170.000 55.000
20. Kab. Sukabumi OH 170.000 55.000
21. Kab. Cianjur OH 170.000 55.000
22. Kab. Subang OH 170.000 55.000
23. Kab. Indramayu OH 170.000 55.000
24. Kab. Garut OH 170.000 55.000
25. Kab. Tasikmalaya OH 170.000 55.000
26. Kab. Ciamis OH 170.000 55.000
27. Kab. Pangandaran OH 170.000 55.000
Penjelasan :
Belanja Langsung 2015 3 - 33
(d) Uang Representasi
Tabel 3.37
No Uraian Satuan Luar Kota
Dalam Kota lebih dari 8 (delapan) jam
1 Gubernur dan Wakil Gubernur
OH 250.000 125.000
2 Pimpinan, Anggota DPRD dan Sekretaris Daerah
OH 200.000 100.000
3 Pejabat Eselon II OH 150.000 75.000
(e) Uang Harian Perjalanan Dinas dari Wilayah Jawa Barat ke Provinsi
DKI Jakarta dan Dalam Kota DKI Jakarta.
Tabel 3.38
No Uraian Satuan Uang Harian
(Rp)
Uang Saku (Rp)
1 Dari Wilayah Jawa Barat ke Provinsi DKI Jakarta
OH 530.000 160.000
2 Dalam Kota Wilayah DKI Jakarta lebih dari 8 (delapan) jam
OH 210.000 70.000
Penjelasan :
1) Satuan biaya uang harian perjalanan dinas dalam daerah merupakan penggantian biaya keperluan sehari-hari Pegawai Aparatur Sipil Negara/TNI/POLRI dalam menjalankan perintah perjalanan dinas di dalam daerah.
2) Uang representasi hanya diberikan kepada Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Pimpinan dan Anggota DPRD, dan Pejabat Eselon II dalam melaksanakan perjalanan dinas di dalam daerah maupun perjalanan dinas luar provinsi.
3) Biaya transportasi dibayarkan sesuai dengan biaya riil
4) Uang harian dan uang representasi dibayarkan secara lumpsum.
Belanja Langsung 2015 3 - 34
(2) Penyetaraan TNI Dan POLRI
Anggota TNI dan POLRI serta pegawai tidak tetap dapat melakukan
perjalanan
dinas
atas
perintah
pejabat
yang
berwenang.
Penyetaraan tingkat perjalanan dinas untuk anggota TNI dan POLRI.
Tabel 3.39
No Golongan Pangkat TNI Pangkat POLRI
1 Golongan I Tamtama :
- Prajurit Dua/Kelasi Dua - Prajurit Satu/Kelasi satu - Prajurit Kepala/ Kelasi Kepala - Kopral Dua
- Kopral Satu - Kopral Kepala
Tamtama :
- Bhayangkara Dua - Bhayangkara Satu - Bhayangkara Kepala - Ajun Brigadir Polisi Dua - Ajun Brigadir Polisi Satu - Ajun Brigadir Polisi - Pembantu Letnan Satu
Bintara :
- Brigadir Polisi Dua - Brigadir Polisi Satu - Brigadir Polisi
- Brigadir Polisi Kepala - Ajun Inspektur Polisi Dua - Ajun Inspektur Polisi Satu
3 Golongan III Perwira Pertama : - Letnan Dua - Letnan Satu - Kapten
Perwira Pertama : - Inspektur Polisi Dua - Inspektur Polisi Satu - Ajun Komisaris Polisi
4. Golongan IV Perwira Menengah : - Mayor
- Letnan Kolonel - Kolonel
Perwira Tinggi :
- Brigadir Jenderal/Laksamana Pertama/Marsekal Pertama - Mayor Jenderal/Laksamana
Muda/Marsekal Muda
- Letnan Jenderal/Laksamana Madya/Marsekal Madya
- Jenderal/Laksamana/Marsekal
Perwira Menengah : - Komisaris Polisi
- Ajun Komisaris Besar Polisi
- Komisaris Besar Polisi
Perwira Tinggi :
- Brigadir Jenderal polisi - Inspektur Jenderal Polisi - Komisaris Jenderal Polisi - Jenderal Polisi
Keterangan:
Belanja Langsung 2015 3 - 35 b. Dasar Penyetaraan POLRI yaitu Peraturan Pemerintah No 36 Tahun
2014 tentang Perubahan Kesepuluh atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2001 Tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.
(3) Perjalanan Dinas Non PNS
Penyediaan anggaran untuk perjalanan dinas yang mengikut
sertakan Non PNS diperhitungkan dalam belanja perjalanan dinas.
Tata cara penganggaran perjalanan dinas dimaksud mengacu pada
ketentuan perjalanan dinas yang telah ditetapkan. Perjalanan Dinas
Non PNS dilakukan secara selektif (untuk supir non PNS; non PNS
dari kegiatan swakelola; dan Non PNS yang di kontrak berdasarkan
hasil anjab ABK dan sesuai dengan tupoksinya).
18. Satuan Biaya Taksi dan Biaya Penginapan Perjalanan Dinas Dalam
Daerah.
Satuan biaya penginapan perjalanan dinas dalam daerah merupakan
satuan biaya yang digunakan untuk pengalokasian biaya penginapan dalam
DPA-SKPD sesuai dengan peruntukkannya. Dalam pelaksanaannya,
mekanisme pertanggungjawaban disesuaikan dengan bukti pengeluaran
yang sah.
Tabel 3.40
Satuan Biaya Taksi dan Biaya Penginapan
Perjalanan Dinas Dalam Daerah
No Kabupaten /Kota
Satuan Biaya Taksi
Satuan Biaya Penginapan Pejabat Negara/
Pejabat Eselon I/ Pimpinan DPRD/
Anggota DPRD/Sekda
Pejabat Eselon II
Pejabat Eselon III/
Gol. IV
Pejabat Eselon IV/Gol. III
Gol.I/ Gol. II
1 Kota Bandung 118.000 3,664,000 1,753,000 949,000 515,000 463,000
2 Kota Cimahi 118.000 2,000,000 1,200,000 750,000 450,000 350,000
3 Kab. Bandung 118.000 2,000,000 1,000,000 800,000 450,000 350,000
4 Kab. Bandung Barat 118.000 2,500,000 1,000,000 800,000 450,000 350,000
5 Kab. Sumedang 118.000 1,500,000 900,000 700,000 400,000 300,000
6 Kab. Subang 118.000 2,500,000 850,000 750,000 400,000 350,000
7 Kab. Purwakarta 118.000 2,000,000 950,000 750,000 450,000 350,000
8 Kab. Majalengka 118.000 1.600.000 850.000 750.000 500.000 350.000
9 Kab. Karawang 118.000 2.800.000 950.000 650.000 500.000 350.000
Belanja Langsung 2015 3 - 36 No Kabupaten /Kota
Satuan Biaya Taksi
Satuan Biaya Penginapan Pejabat Negara/
Pejabat Eselon I/ Pimpinan DPRD/
Anggota DPRD/Sekda
Pejabat Eselon II
Pejabat Eselon III/
Gol. IV
Pejabat Eselon IV/Gol. III
Gol.I/ Gol. II
11 Kab. Garut 118.000 2,600,000 950,000 700,000 450,000 350,000
12 Kab. Bekasi 118.000 2,400,000 1,000,000 700,000 450,000 350,000
13 Kota Bekasi 118.000 2,600,000 1,000,000 750,000 500,000 350,000
14 Kota Bogor 118.000 3,100,000 1,000,000 800,000 500,000 350,000
15 Kota Sukabumi 118.000 2,900,000 850,000 800,000 400,000 350,000
16 Kab. Bogor 118.000 3,150,000 1,000,000 700,000 450,000 350,000
17 Kab. Kuningan 118.000 2,500,000 900,000 850,000 400,000 350,000
18 Kab. Cirebon 118.000 2,400,000 950,000 800,000 500,000 350,000
19 Kota Cirebon 118.000 2,600,000 950,000 800,000 500,000 350,000
20 Kab. Ciamis 118.000 1,500,000 850,000 700,000 500,000 300,000
21 Kota Banjar 118.000 1,200,000 1,000,000 700,000 450,000 350,000
22 Kab. Indramayu 118.000 1,500,000 850,000 650,000 400,000 300,000
23 Kab. Sukabumi 118.000 2,600,000 900,000 800,000 500,000 350,000
24 Kab. Tasikmalaya 118.000 2,600,000 850,000 750,000 450,000 300,000
25 Kota Tasikmalaya 118.000 2.800.000 900.000 800.000 500.000 300.000
26 Kota Depok 118.000 2,700,000 1,000,000 800,000 500,000 350,000
27 Kab. Pangandaran 118.000 2,500,000 1,100,000 800,000 500,000 350,000
Keterangan :
1) Biaya penginapan merupakan biaya yang diperlukan untuk menginap: a. di hotel; atau
b. di tempat menginap lainnya.
2) Biaya penginapan dibayarkan sesuai dengan biaya riil
3) Dalam hal pelaksanaan SPD lebih dari 1 (satu) hari dan tidak menginap di hotel atau di tempat menginap lainnya, berlaku ketentuan sebagai berikut dalam hal pelaksana perjalanan dinas tidak menggunakan fasilitas hotel atau tempat penginapan, kepada yang bersangkutan diberikan biaya penginapan sebesar 30% (tiga puluh persen) dari tarif hotel di kota tujuan sesuai dengan tingkatan pelaksana perjalanan dinas dan dibayarkan secara lumpsum.
Belanja Langsung 2015 3 - 37
19. Satuan Biaya Bahan Bakar Minyak
Tabel 3.41
Daftar Penggunaan BBM untuk Perjalanan Dinas Dalam Daerah dan Perjalanan Dinas dari/ke DKI Jakarta
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28
Belanja Langsung 2015 3 - 38 Keterangan :
1.
Biaya BBM untuk Perjalanan Dinas Dalam Daerah dipergunakan untukPerjalanan dinas dari tempat kedudukan Kantor
OPD/Biro/KCP/Balai/UPTD/UPT/Instalasi sampai tempat tujuan dan sebaliknya;
2.
Bahan bakar minyak (BBM) adalah Bahan Bakar Minyak Non Subsidi.3.
Biaya Tol dibayarkan sesuai dengan biaya riil.4.
Biaya Transportasi Perjalanan Dinas Dalam Daerah yang mempergunakan kendaraan khusus milik pribadi yaitu kendaraan dengan spesifikasi teknis tertentu yang sulit dijangkau dengan kendaraan biasa untuk tujuan khusus, diberikan sesuai dengan Biaya Riil.20. Satuan Uang Harian Perjalanan Dinas Luar Provinsi
Tabel 3.42
No Provinsi Satuan Uang Harian
(Rp)
Uang Saku (Rp)
1 Nangro Aceh Darusalam OH 360.000 110.000
2 Sumatera Utara OH 370.000 110.000
3 Riau OH 370.000 110.000
4 Kepulauan Riau OH 370.000 110.000
5 Jambi OH 370.000 110.000
6 Sumatera Barat OH 380.000 110.000
7 Sumatera Selatan OH 380.000 110.000
8 Lampung OH 380.000 110.000
9 Bengkulu OH 380.000 110.000
10 Bangka Belitung OH 410.000 120.000
11 Banten OH 370.000 110.000
12 DKI Jakarta OH 530.000 160.000
13 Jawa Tengah OH 370.000 110.000
14 D.I. Yogyakarta OH 420.000 130.000
15 Jawa Timur OH 410.000 120.000
16 Bali OH 480.000 140.000
17 Nusa Tenggara Barat OH 440.000 130.000
18 Nusa Tenggara Timur OH 430.000 130.000
19 Kalimantan Barat OH 380.000 110.000
20 Kalimatan Tengah OH 360.000 110.000
Belanja Langsung 2015 3 - 39
No Provinsi Satuan Uang Harian
(Rp)
Uang Saku (Rp)
22 Kalimantan Timur OH 430.000 130.000
23 Kalimantan Utara OH 430.000 130.000
24 Sulawesi Utara OH 370.000 110.000
25 Gorontalo OH 370.000 110.000
26 Sulawesi Barat OH 410.000 120.000
27 Sulawesi Selatan OH 430.000 130.000
28 Sulawesi Tengah OH 370.000 110.000
29 Sulawesi Tenggara OH 380.000 110.000
30 Maluku OH 380.000 110.000
31 Maluku Utara OH 430.000 130.000
32 P a p u a OH 580.000 170.000
33 Papua Barat OH 480.000 140.000
Keterangan :
1. Biaya uang harian perjalanan dinas luar provinsi merupakan penggantian biaya keperluan sehari-hari Pegawai Aparatur Sipil Negara/TNI/Polri dalam menjalankan perintah
perjalanan dinas luar provinsi.
2. Biaya tanspor melewati batas kota diberikan sesuai biaya riil berdasarkan fasilitas transpor sebagaimana diatur dalam tabel 3. 49
21. Satuan Biaya Penginapan Perjalanan Dinas Luar Provinsi
Tabel 3.43
No Provinsi
Tarif Hotel Gub/Wagub/
Sekda/ Pimpinan/
Anggota DPRD
EselonII/ Pejabat
yang setara
Eselon III/ Gol IV
EselonIV
/Gol. III Gol I/II
1 Nangro Aceh Darusalam 4.420.000 1.308.000 1.080.000 410.000 370.000
2 Sumatera Utara 4.960.000 1.214.000 703.000 505.000 310.000
3 Riau 3.817.000 1.168.000 868.000 450.000 380.000
4 Kepulauan Riau 4.275.000 1.285.000 650.000 502.000 280.000
5 Jambi 4.000.000 1.176.000 697.000 382.000 290.000
6 Sumatera Barat 4.240.000 1.155.000 884.000 477.000 370.000
7 Sumatera Selatan 4.680.000 1.228.000 605.000 514.000 310.000
8 Lampung 3.960.000 1.299.000 790.000 374.000 356.000
Belanja Langsung 2015 3 - 40
No Provinsi
Tarif Hotel Gub/Wagub/
Sekda/ Pimpinan/
Anggota DPRD
EselonII/ Pejabat
yang setara
Eselon III/ Gol IV
EselonIV
/Gol. III Gol I/II
10 Bangka Belitung 3.335.000 1.310.000 850.000 533.000 304.000
11 Banten 3.808.000 1.430.000 1.024.000 797.000 400.000
12 DKI Jakarta 8.720.000 1.086.000 800.000 610.000 400.000
13 Jawa Tengah 4.146.000 1.478.000 1.024.000 497.000 350.000
14 D.I. Yogyakarta 4.620.000 1.334.000 747.000 629.000 461.000
15 Jawa Timur 4.400.000 1.359.000 841.000 499.000 329.000
16 Bali 4.881.000 1.810.000 1.304.000 904.000 658.000
17 Nusa Tenggara Barat 3.429.000 2.738.000 737.000 540.000 360.000
18 Nusa Tenggara Timur 3.000.000 1.000.000 700.000 662.000 400.000
19 Kalimantan Barat 2.400.000 1.130.000 866.000 430.000 361.000
20 Kalimatan Tengah 3.000.000 1.596.000 923.000 558.000 436.000
21 Kalimantan Selatan 4.250.000 1.679.000 816.000 500.000 379.000
22 Kalimantan Timur 4.000.000 3.021.000 1.596.000 550.000 450.000
23 Kalimantan Utara 4.000.000 3.021.000 1.596.000 550.000 450.000
24 Sulawesi Utara 3.200.000 1.553.000 640.000 549.000 342.000
25 Gorontalo 1.320.000 1.134.000 910.000 423.000 240.000
26 Sulawesi Barat 1.260.000 1.030.000 910.000 425.000 360.000
27 Sulawesi Selatan 4.820.000 1.912.000 968.000 539.000 378.000
28 Sulawesi Tengah 2.030.000 1.298.000 894.000 493.000 389.000
29 Sulawesi Tenggara 1.850.000 1.070.000 802.000 488.000 420.000
30 Maluku 3.000.000 1.030.000 680.000 545.000 414.000
31 Maluku Utara 3.110.000 1.512.000 600.000 478.000 380.000
32 P a p u a 2.850.000 1.668.000 754.000 460.000 414.000
33 Papua Barat 2.750.000 1.482.000 976.000 798.000 370.000
Keterangan :
Belanja Langsung 2015 3 - 41
22. Satuan Biaya Taksi Perjalanan Dinas Jabatan Luar Provinsi
Tabel 3.44
No Provinsi Satuan Biaya Taksi di tempat
tujuan
1. Nangro Aceh Darusalam Orang/kali 123.000
2. Sumatera Utara Orang/kali 232.000
3. Riau Orang/kali 70.000
4. Kepulauan Riau Orang/kali 105.000
5. Jambi Orang/kali 128.000
6. Sumatera Barat Orang/kali 192.000
7. Sumatera Selatan Orang/kali 124.000
8. Lampung Orang/kali 148.000
9. Bengkulu Orang/kali 92.000
10 Bangka Belitung Orang/kali 86.000
11 Banten Orang/kali 320.000
12 a. Jawa Barat Orang/kali 118.000
b. Bandung Orang/kali 60.000
13 DKI Jakarta Orang/kali 170.000
14 Jawa Tengah Orang/kali 50.000
15 D.I. Yogyakarta Orang/kali 141.000
16 Jawa Timur Orang/kali 148.000
17 Bali Orang/kali 160.000
18 Nusa Tenggara Barat Orang/kali 218.000
19 Nusa Tenggara Timur Orang/kali 81.000
20 Kalimantan Barat Orang/kali 145.000
21 Kalimatan Tengah Orang/kali 94.000
22 Kalimantan Selatan Orang/kali 141.000
23 Kalimantan Timur Orang/kali 401.000
24 Kalimantan Utara Orang/kali 310.000
25 Sulawesi Utara Orang/kali 310.000
26 Gorontalo Orang/kali 134.000
27 Sulawesi Barat Orang/kali 217.000
28 Sulawesi Selatan Orang/kali 128.000
29 Sulawesi Tengah Orang/kali 151.000
30 Sulawesi Tenggara Orang/kali 332.000
31 Maluku Orang/kali 340.000
32 Maluku Utara Orang/kali 403.000
33 P a p u a Orang/kali 354.000
Belanja Langsung 2015 3 - 42 Keterangan :
Satuan biaya taksi perjalanan dinas ke luar provinsi merupakan satuan Biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya tarif satu kali perjalanan taksi dari kantor tempat kedudukan menuju bandara/terminal/stasiun keberangkatan atau dari bandara/terminal/statsiun kedatangan menuju tempat tujuan dan sebaliknya, dibayarkan secara lumpsum
Contoh Perhitungan alokasi biaya taksi :
1. Seorang pejabat/pegawai negeri yang tempat kedudukannya ada di luar Bandung akan melakukan perjalanan dinas jabatan dari Bandung Ke Yogyakarta, maka alokasi biaya taksi menggunakan biaya sebagaimana tercantum pada tabel 3.45 angka 12a dan angka 15, sebagai berikut :
a. Berangkat.
1) Biaya taksi dari tempat kedudukan di luar Bandung ke Bandara Husein Sastranegara; dan
2) Biaya taksi dari Bandara Adisucipto (Yogyakarta) ke tempat tujuan (hotel/penginapan/kantor) di Yogyakarta.
b. Kembali
1) Biaya taksi dari hotel/penginapan (Yogyakarta) ke Bandara Adi Sucipto; dan
2) Biaya taksi dari Bandara Husein Sastranegara ke tempat kedudukan.
2. Seorang pejabat/pegawai negeri yang tempat kedudukannya ada di Bandung akan melakukan perjalanan dinas jabatan dari Bandung Ke Yogyakarta, maka alokasi biaya taksi menggunakan biaya sebagaimana tercantum pada tabel 3.45 angka 12b dan angka 15, sebagai berikut :
a. Berangkat.
1) Biaya taksi dari tempat kedudukan di Bandung ke Bandara Husein Sastranegara; dan
2) Biaya taksi dari Bandara Adisucipto (Yogyakarta) ke tempat tujuan (hotel/penginapan/kantor) di Yogyakarta.
b. Kembali
1) Biaya taksi dari hotel/penginapan (Yogyakarta) ke Bandara Adi Sucipto; dan
2) Biaya taksi dari Bandara Husein Sastranegara ke tempat kedudukan.
3. Seorang pejabat/pegawai negeri yang tempat kedudukannya ada di Bandung dan di luar Bandung akan melakukan perjalanan dinas jabatan Ke Provinsi Kalimantan Timur dengan keberangkatan melalui Bandara Soekarno-Hatta, maka alokasi biaya taksi menggunakan biaya sebagaimana tercantum pada tabel 3.45 angka 13 dan angka 23, sebagai berikut :
a. Berangkat.
1) Biaya taksi dari tempat kedudukan di Bandung dan luar Bandung ke Bandara Soeta; dan
2) Biaya taksi dari Bandara Sepinggan (Balikpapan) ke tempat tujuan (hotel/penginapan/kantor) di Kota Samarinda
b. Kembali
1) Biaya taksi dari hotel/penginapan di Kota Samarinda ke Bandara Sepinggan; dan