Standar Publikasi Artikel Ilmiah yang Bereputasi Internasional Wasmen

111  Download (0)

Teks penuh

(1)

Standar Penulisan Artikel Ilmiah

pada Jurnal yang Bereputasi

Internasional Terindeks

WASMEN MANALU

DEPARTEMEN ANATOMI, FISIOLOGI, DAN FARMAKOLOGI, FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN

(2)

PENDAHULUAN

KENAPA PERLU MENULIS ARTIKEL ILMIAH

(HASIL PENELITIAN) KITA PADA JURNAL ILMIAH

INTERNASIONAL?

KENAPA KITA TIDAK MENULIS DI JURNAL

(3)

KEWAJIBAN JENIS PUBLIKASI (V) UNTUK MENDUDUKI JENJANG JABATAN AKADEMIK (S: Disarankan; W:

Wajib) (Dikti 2014)

No Jabatan Akademik Jurnal

Nasional Jurnal Nasional Terakreditasi

Jurnal

Internasional Jurnal Internasional Bereputasi

1 AsistenAhli W S S S

2 Lektor W S S S

3 LektorKepala/Magister S S W S

LektorKepala/Doktor S W S S

(4)

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 92 TAHUN 2014

Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan

dengan tugas utama mentransformasikan,

mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu

pengetahuan, teknologi, dan seni melalui

(5)

KARYA ILMIAH (Dikti 2014)

Adalah hasil

penelitian atau pemikiran

yang

dipublikasikan dan ditulis dengan memenuhi

kaidah ilmiah dan etika keilmuan. Hal ini

berarti selain jurnal sebagai tempat publikasi,

kualitas dan teknik penulisan artikel ilmiah

(6)

HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)

Karya tulis ilmiah adalah tulisan hasil pokok pikiran, pengembangan, dan hasil kajian/penelitian yang

disusun oleh Dosen baik perorangan atau kelompok, yang membahas suatu pokok bahasan ilmiah di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada

(7)

HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)

Karya ilmiah berbentuk buku dari hasil penelitian atau pemikiran yang original

dapat berupa buku referensi atau monograf atau buku jenis lainnya yang

diterbitkan dan dipublikasikan.Karya ilmiah dalam bentuk buku yang diakui sebagai komponen penelitian untuk kenaikan jabatan akademik adalah:

Isi buku sesuai dengan bidang keilmuan penulis

Merupakan hasil penelitian atau pemikiran yang original. Kriteria ini yang

membedakan antara buku referensi/monograf dengan buku ajar

Memiliki ISBN

Tebal paling sedikit 40 (empat puluh) halaman cetak (menurut format UNESCO).Ukuran : standar, 15 x 23 cm

Diterbitkan oleh penerbit Badan Ilmiah/Organisasi/Perguruan Tinggi

Isi tidak menyimpang dari falsafah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945Monograf atau buku referensi yang diambil dari disertasi atau tesis tidak dapat

(8)

HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)

Buku Referensi adalah suatu tulisan dalam bentuk

buku yang substansi pembahasannya pada satu bidang ilmu kompetensi penulis. Isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebuah karya ilmiah yang utuh, yaitu adanya rumusan masalah yang

mengandung nilai kebaruan, metodologi pemecahan masalah, dukungan data atau teori mutakhir yang

(9)

Keterangan tambahan

Menurut ketentuan Senat Akademik IPB bahwa “buku

referensi adalah suatu tulisan dalam bentuk buku yang

menyajikan hasil dari serangkaian kegiatan penelitian yang original, mendalam, dan menyeluruh pada satu cabang

ilmu. Tulisan didasarkan pada hasil penelitian

bertahun-tahun sehingga menggambarkan otoritas penulisnya dalam aspek keilmuan tersebut. Tulisan harus diterbitkan dan

memenuhi syarat-syarat penerbitan buku, yang substansi pembahasannya dalam satu cabang ilmu dan menjadi

(10)

HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)

Buku Monograf adalah suatu tulisan ilmiah dalam

bentuk buku yang substansi pembahasannya hanya pada satu topik/hal dalam suatu bidang ilmu

(11)

Keterangan tambahan

Menurut ketentuan Senat Akademik IPB bahwa : “Monograf

adalah suatu tulisan dalam bentuk buku yang menyajikan hasil dari serangkaian kegiatan penelitian yang original, mendalam, dan menyeluruh pada satu aspek dalam suatu bidang ilmu. Tulisan didasarkan pada hasil penelitian

bertahun-tahun sehingga menggambarkan otoritas

(12)

HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)

Jurnal atau berkala ilmiah atau majalah ilmiah yang selanjutnya disebut

sebagai jurnal adalah bentuk terbitan yang berfungsi meregistrasi kegiatan kecendekiaan, mensertifikasi hasil kegiatan yang memenuhi persyaratan ilmiah minimum, mendiseminasikannya secara meluas kepada khalayak ramai, dan mengarsipkan semua temuan hasil kegiatan kecendekiaan ilmuwan yang dimuatnya. Untuk proses penilaian karya ilmiah dalam jabatan akademik dosen jurnal dibedakan menjadi:

Jurnal nasional

Jurnal nasional terakreditasiJurnal internasional

(13)

HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)

Jurnal nasional adalah majalah ilmiah yang memenuhi kriteria sebagai berikut: a.Karya ilmiah ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan

b.Memiliki ISSN

c.Memiliki terbitan versi online

d.Dikelola secara profesional: ketepatan keberkalaan, ketersediaan petunjuk penulisan, identitas jurnal, dll. e.Bertujuan menampung/mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ilmiah dan atau konsep ilmiah dalam disiplin ilmu tertentu

f.Ditujukan kepada masyarakat ilmiah/peneliti yang mempunyai disiplin-disiplin keilmuan yang relevan. g.Diterbitkan oleh Penerbit/badan Ilmiah/Organisasi Profesi/Perguruan Tinggi dengan unit-unitnya.

h.Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Inggris dengan abstrak dalam Bahasa Indonesia.

i.Memuat karya ilmiah dari penulis yang berasal dari minimal dua institusi yang berbeda

j.Mempunyai dewan redaksi/editor yang terdiri dari para ahli dalam bidangnya dan berasal dari minimal dua institusi yang berbeda

(14)

HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)

Jurnal internasional adalah jurnal yang memenuhi kriteria sebagai berikut (butir8): a.Karya ilmiah yang diterbitkan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan

b.Memiliki ISSN

c.Ditulis dengan menggunakan bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol dan Tiongkok)

d.Memiliki terbitan versi online

e.Dewan Redaksi (Editorial Board) adalah pakar di bidangnya paling sedikit berasal dari 4 (empat) negara.

f.Artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 1 (satu) terbitan paling sedikit penulisnya berasal dari 4 (empat) negara.

(15)

HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)

Jurnal internasional bereputasi adalah jurnal yang memenuhi kriteria jurnal

internasional sebagaimana butir 8 dengan kriteria tambahan mempunyai faktor dampak (impact factor) dari ISI Web of Science (Thomson Reuters)atau Scimago Journal Rank (SJR) mempunyai urutan tertinggi dalam penilaian karya ilmiah dan dinilai paling tinggi 40.

Jurnal yang memenuhi kriteria jurnal internasional pada butir 8 dan terindeks oleh

database internasional bereputasi (Web of Science, Scopus, atau Microsoft

Academic Search) namun belum mempunyai faktor dampak (impact factor)dari ISI Web of Science (Thomson Reuters)atau Scimago Journal Rank (SJR) dalam penilaian karya ilmiah dan dinilai paling tinggi 30.

Jurnal yang memenuhi kriteria jurnal internasional pada butir 8 yang belum

(16)

HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)

Publikasi pada Jurnal internasional edisi khusus/suplemen atau jurnal ilmiah nasional

terakreditasi edisi khusus/suplemen yang memuat artikel yang disajikan dalam sebuah seminar/simposium/lokakarya dapat dinilai sama dengan jurnal edisi normal (bukan edisi khusus) namun tidak dapat digunakan untuk memenuhi syarat publikasi kenaikan jabatan akademik. Perlu ditekankan, edisi khusus/suplemen ini harus diproses seperti pada

penerbitan non edisi khusus (terbitan normal) dan memenuhi syarat-syarat karya ilmiah.

Lain-lain

• Proses penilaian jurnal yang hanya mempunyai edisi elektronik disamakan dengan kriteria jurnal yang berlaku (tidak dibedakan).

Artikel dalam jurnal nasional yang terindeks oleh DOAJ atau laman lain sesuai dengan

pertimbangan tim pakar Dirjen Dikti yang berbahasa INA dinilai maksimal 15 dan yang berbahasa Inggris 20

• Jurnal nasional yang tidak memenuhi kriteri jurnal nasional disetarakan dengan publikasi pada proseding yang tidak didiseminasikan pada suatu seminar atau yang lainnya.

(17)

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 92 TAHUN 2014

Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan

dengan tugas utama mentransformasikan,

mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu

pengetahuan, teknologi, dan seni melalui

(18)
(19)

Tugas Peneliti

Peneliti membaktikan diri pada pencarian

kebenaran ilmiah untuk memajukan ilmu

pengetahuan, menemukan teknologi, dan

menghasilkan inovasi bagi peningkatan

(20)

Pencari kebenaran harus menghindarkan diri

dari perbuatan tercela:

(21)

Fungsi Memajukan:

Peneliti harus berada di gugus paling depan

perkembangan ilmu, teknologi, dan inovasi yang ditekuni.

Peneliti harus memetakan perkembangan ilmu,

teknologi, dan invasi yang ditekuni sehingga jelas di mana sumbangan memajukannya.

(22)

Hasil Penelitian

Semua bentuk penelitian seyogianya

menghasilkan

temuan

,

pengungkapan

,

(23)

Proses sosialisasi hasil penelitian

Pengetahuan individu akan memasuki

domain ilmu pengetahuan hanya setelah

ilmu tersebut dipresentasikan,

didiskusikan, dipublikasikan, dan atau

(24)

Perlu diingat

Seorang peneliti

belum selesai

melakukan penelitiannya kalau

(25)

Fungsi Jurnal Ilmiah

Berkala ilmiah adalah bentuk (

Badan Resmi

):

registrasi hasil kegiatan kecendekiaan seseorang

sertifikasi hasil kegiatan kecendekiaan yang memenuhi persyaratan ilmiah minimum

diseminasi secara meluas karya kecendekiaan itu

kepada khalayak ramai, dan

pengarsipan atas semua temuan hasil kegiatan

(26)

Etika berperilaku

Peneliti menyebarkan informasi tertulis dari

hasil penelitiannya, informasi pendalaman

pemahaman ilmiah dan/atau pengetahuan baru

yang terungkap dan diperolehnya,

(27)

Etika dalam pengakuan sumbangan

seseorang

• Peneliti memberikan pengakuan melalui (1)

penyertaan sebagai penulis pendamping, (2) melalui pengutipan pernyataan atau pemikiran orang lain, dan/atau (3) dalam bentuk ucapan terima kasih yang tulus kepada peneliti yang memberikan sumbangan berarti dalam penelitiannya, yang secara nyata

(28)

Tugas Dewan Redaksi dan Mitra

Bebestari

Para dewan redaksi dan mitra bebestari harus

mereview dan memeriksa karya yang akan

diregistrasi sehingga karya tersebut

memberikan sumbangan yang berarti (

ada

delta sumbangan atau kebaruan

) dalam

pengembangan ilmu pengetahuan dan

(29)

Tugas Dewan Redaksi dan Mitra

Bebestari

Dengan demikian, para dewan redaksi dan

mitra bebestari suatu jurnal ilmiah harus

bekerja keras supaya mereka tidak

(30)

Tugas Dewan Redaksi dan Mitra

Bebestari

Para dewan redaksi dan mitra bebestari harus

mereview dan memeriksa karya yang akan

diregistrasi sehingga karya tersebut tidak

mengandung unsur

fabrikasi,

yaitu

pembuatan dan pengarangan data,

bukan

(31)

Tugas Dewan Redaksi dan Mitra

Bebestari

Para dewan redaksi dan mitra bebestari harus

mereview dan memeriksa karya yang akan

diregistrasi sehingga karya tersebut tidak

mengandung unsur

falsifikasi,

yaitu

(32)

Tugas Dewan Redaksi dan Mitra

Bebestari

Para dewan redaksi dan mitra bebestari harus

mereview dan memeriksa karya yang akan

diregistrasi sehingga karya tersebut tidak

mengandung unsur

plagiarisme

atas karya

(33)

Tugas Dewan Redaksi dan Mitra

Bebestari

Para dewan redaksi dan mitra bebestari harus

mereview dan memeriksa karya yang akan

diregistrasi sehingga karya tersebut belum

pernah diregistrasi sebagian atau seluruhnya,

dalam bentuk yang sama atau dimodifikasi,

pada jurnal ilmiah lain (

plagiarisme atas

(34)

Tugas Dewan Redaksi dan Mitra

Bebestari

Para dewan redaksi dan mitra bebestari harus

mereview dan memeriksa karya yang akan

diregistrasi sehingga karya tersebut tidak

bermasalah dalam hal

kepengarangan

. Jurnal

(35)

PENDAHULUAN

APA KRITERIA SUATU ARTIKEL ILMIAH BISA

DITERIMA DI SUATU JURNAL ILMIAH

BERTARAF INTERNASIONAL?

HARUS MENJADI MINAT INTERNASIONALBUKAN HANYA KEPENTINGAN LOKAL SAJAKEUNIVERSALAN ILMU YANG DITULIS

KEPIONIRAN

(36)

KRITERIA POKOK UNTUK MENERIMA SUATU

ARTIKEL IALAH SUMBANGAN MEMAJUKAN:

ILMU, dan/atau

(37)

PENDAHULUAN

SEBELUM MENULIS ARTIKEL ILMIAH ADA PRASYARAT

MUTLAK YAITU ADANYA HASIL PENELITIAN YANG

SUDAH DIRANCANG DAN DILAKUKAN DENGAN BAIKDIANALISIS DENGAN BAIK DAN BENAR

DATANYA TELAH DISEDERHANAKAN DALAM BENTUK TABEL

ATAU GRAFIK

SUDAH DIKUASAI DAN DIBAHAS

(38)

BAHKAN, PADA SAAT MERANCANG

(39)

PENDAHULUAN

TOPIK BAHASAN ADALAH TAHAPAN PROSES

PENULISAN ILMIAH PADA JURNAL BERTARAF

INTERNASIONAL BEREPUTASI, YANG AKAN

(40)

TAHAPAN PROSES PENULISAN PADA JURNAL

ILMIAH INTERNASIONAL

PEMILIHAN JURNAL ILMIAH

PENCARIAN INSTRUCTION FOR AUTHORS

PENCARIAN SALAH SATU CONTOH ARTIKEL YANG SUDAH TERBITPENULISAN ARTIKEL MENURUT PETUNJUK

PENGIRIMAN NASKAH

PENGEMBALIAN NASKAH OLEH EDITOR-IN-CHIEFPERBAIKAN NASKAH

PENGIRIMAN NASKAH YANG SUDAH DIPERBAIKIPEMERIKSAAN GALLEY PROOF

PENYELESAIAN ADMINISTRASIPEMESANAN REPRINTS

(41)

PEMILIHAN JURNAL ILMIAH

UNTUK SUATU BIDANG ILMU TERTENTU

TERDAPAT BANYAK (ATAU BAHKAN SANGAT

BANYAK) JURNAL ILMIAH YANG BERTARAF

INTERNASIONAL BEREPUTASI

PERLU MEMILIH JURNAL ILMIAH MANA YANG

(42)

PEMILIHAN JURNAL ILMIAH

CARA YANG PALING SEDERHANA ADALAH

DENGAN MENGGUNAKAN INTERNET UNTUK

MENCARI JURNAL ILMIAH INTERNASIONAL YANG SESUAI DENGAN BIDANG KEILMUAN ANDA

BACALAH KETERANGAN TENTANG CAKUPAN

(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)

PEMILIHAN JURNAL ILMIAH

KALAU TIDAK MENEMUKAN JURNAL YANG

SESUAI

COBALAH BERKONSULTASI DENGAN KOLEGA ANDA UNTUK MEMBICARAKAN KE JURNAL MANA

(57)

PENCARIAN

INSTRUCTION FOR

AUTHORS

KALAU ANDA SUDAH MENEMUKAN JURNAL ILMIAH

YANG TEPAT, CARILAH INSTRUCTION FOR AUTHORS

PADA JURNALNYA ATAU PADA WEB JURNAL ITU DI INTERNET

SELAIN DENGAN CARA ITU ANDA JUGA PERLU

MENDAPATKAN CONTOH ARTIKEL DARI EDISI

(58)

BAGI PARA PEMULA, COBA BACA

ARTIKEL-ARTIKEL SEBIDANG KITA UNTUK BELAJAR

BAGAIMANA CARA ORANG-ORANG YANG

SUDAH BERHASIL MENULISKAN ARTIKELNYA

DALAM BAHASA INGGRIS

PELAJARI STRATEGI PENULISAN SEMUA

(59)

PENULISAN ARTIKEL

SEBELUM MENULIS ARTIKEL BACALAH

INSTRUCTION FOR AUTHORS

DENGAN BAIK

INSTRUCTION FOR AUTHORS

MENGANDUNG

(60)

RINCIAN YANG PERLU DIPERHATIKAN

ADALAH

UKURAN DAN JENIS KERTAS

SPASI

PENOMORAN HALAMAN

JUMLAH BARIS PER HALAMAN

MARGIN

PENOMORAN SETIAP BARIS TULISAN

PENULISAN

TITLE PAGE

(61)

PENULISAN

TITLE PAGE

PADA

TITLE PAGE

BIASANYA DITULIS

NAMA PENULIS DAN ALAMAT LEMBAGA DI MANA

PENELITIAN DILAKUKAN

ALAMAT PENULIS KORESPONDENSI

UMUMNYA RUNNING HEAD TITLE JUGA AKAN

(62)

PENULISAN BADAN ARTIKEL

ABSTRACT DAN KEYWORDSINTRODUCTION

MATERIAL AND METHODS

RESULTS AND DISCUSSION ATAU RESULTS TERPISAH

DARI DISCUSSION

ACKNOWLEDGEMENTREFERENCE LIST

TABLES

(63)

ABSTRACT

DAN

KEYWORDS

FORMAT ABSTRACT (KAPITAL, TEBAL, TENGAH ATAU TEPI KIRI)ADA BEBERAPA JURNAL YANG TIDAK MENGHARUSKAN

MENULIS JUDUL ABSTRACT

LIHAT CONTOH PENULISAN PADA CONTOH ARTIKEL

ABSTRACT MERUPAKAN RINGKASAN PENTING KESELURUHAN

(64)

ABSTRACT

DAN

KEYWORDS

UNTUK DIKETAHUI, ABSTRACT INILAH YANG BIASANYA

DIGUNAKAN DALAM ABSTRACTING UNTUK RETRIEVAL SYSTEM BAIK SECARA ELEKTRONIK MAUPUN CETAK

JUMLAH KATA MAKSIMUM DALAM SUATU ABSTRACT

UMUMNYA DIBATASI ANTARA 100 DAN 250 KATA

UMUMNYA ABSTRACT DITULIS DALAM KALIMAT PAST TENSE

(65)

INTRODUCTION

INTRODUCTION MENGANDUNG PENGANTAR KENAPA KITA

MELAKUKAN PENELITIAN, HIPOTESIS DAN TUJUAN PENELITIAN

INTRODUCTION JANGAN DISAMAKAN DENGAN TINJAUAN

PUSTAKA

RUJUKAN PADA PENELITIAN LAIN YANG BERKAITAN DENGAN

HASIL LEBIH BAIK DITUNDA DALAM DISCUSSION

BIASANYA JUMLAH KATA DALAM INTRODUCTION DIBATASI

SEKITAR 250

PADA SEBAGIAN BESAR JURNAL BAGIAN INTRODUCTION

(66)

MATERIAL AND METHODS

KESAHIHAN HASIL YANG ANDA PEROLEH

DITENTUKAN OLEH MATERI DAN PENDEKATAN METODE YANG ANDA GUNAKAN

JELASKAN SECARA RINCI MATERI DAN METODE YANG

DIGUNAKAN

CUKUP RINCI SEHINGGA ORANG LAIN HANYA

(67)

MATERIAL AND METHODS

PENGGUNAAN PROSEDUR YANG SUDAH BAKU BISA

DIRUJUK SAJA

MATERI DAN METODE BISA MENGANDUNG TABEL

ATAU SKEMA ATAU GAMBAR YANG BERKAITAN DENGAN PELAKSANAAN PENELITIAN

JELASKAN PROSEDUR ANALISIS STATISTIK YANG

DIGUNAKAN

MATERIAL AND METHODS DITULIS DENGAN KALIMAT

(68)

RESULTS AND DISCUSSION

ADA JURNAL YANG MENGHARUSKAN PEMISAHAN

RESULTS DARI DISCUSSION, ATAU MENYATUKAN

RESULTS AND DISCUSSION, ADA PULA YANG MENYERAHKAN KEPADA PENULIS

KALAU RESULTS TERPISAH DARI DISCUSSION, BAGIAN

RESULTS SEMATA-MATA HANYA MENYAJIKAN HASIL PENELITIAN TANPA HARUS MEMBAHASNYA

(69)

RESULTS AND DISCUSSION

DALAM PENYAJIAN HASIL UNGKAPKAN HASIL SECARA JELAS

DAN LUGAS

GUNAKAN KALIMAT PAST TENSE YANG SEDERHANA

KALIMAT PANJANG AKAN MEMBINGUNGKAN PEMBACA

UNTUK PENYAJIAN DATA YANG SEDERHANA GUNAKAN TABELUNTUK DATA YANG RUMIT DAN BANYAK GUNAKAN GRAFIKJANGAN MENYAJIKAN GAMBAR DARI DATA TABEL

(70)

RESULTS AND DISCUSSION

ANDA BISA MENYAJIKAN DAN MENULIS HASIL MULAI

DARI HASIL UTAMA YANG KEMUDIAN DIIKUTI OLEH DATA ATAU HASIL PENDUKUNGNYA ATAU SEBALIKNYA

INFORMASI YANG ANDA SAJIKAN HARUS TERSUSUN

(71)

RESULTS AND DISCUSSION

JANGAN MENGULANG MENULIS ANGKA YANG TELAH

TERTULIS DALAM TABEL DI DALAM TEKS

KALAU MAU MENEKANKAN HASIL YANG DIPEROLEH

SEBAIKNYA SAJIKAN DALAM BENTUK ANGKA LAIN MISALNYA DALAM BENTUK PERSENTASE ATAU

SELISIH

KALAU MAU MENUNJUKKAN ANGKA YANG

(72)

RESULTS AND DISCUSSION

PADA UMUMNYA JURNAL INTERNASIONAL

TIDAK MENGINGINKAN BAHASA STATISTIK

(SEPERTI

TREATMENT

,

SIGNIFICANTLY

DIFFERENT

DITULIS DALAM HASIL

KATA

AFFECTS

ATAU MEMPENGARUHI

(73)

RESULTS AND DISCUSSION

ANALISIS KORELASI TIDAK BISA MENYATAKAN

YANG MANA YANG

DEPENDENT

DAN

INDEPENDENT VARIABLES

, SEPERTI PADA

REGRESI

PENGGUNAAN KATA PENGARUH JUGA

(74)

RESULTS AND DISCUSSION

PEMBAHASAN PERLU DITULIS DENGAN BAHASA YANG JELAS

DAN JANGAN MENGGUNAKAN KALIMAT YANG TERLALU PANJANG

DALAM PEMBAHASAN BIASANYA DIGUNAKAN DUA TENSES

KALIMAT UNTUK MEMBEDAKAN MANA HASIL PENELITIAN

YANG SEDANG DILAPORKAN DAN MANA HASIL DARI RUJUKAN PUSTAKA

HASIL PENELITIAN DITULISKAN DALAM PAST TENSE

(75)

RESULTS AND DISCUSSION

DALAM BAGIAN DISCUSSION YANG PERLU DIBAHAS ADALAH

APAKAH HASIL YANG DIDAPAT SESUAI DENGAN HIPOTESIS ATAU TIDAK

PENGUTIPAN LITERATUR DALAM DISCUSSION JANGAN

TERLALU PANJANG

SARIKAN DAN TULIS HASIL PENELITIAN ORANG LAIN DALAM

BAHASA SENDIRI

JANGAN MENGUTIP PENDAPAT ORANG DI TEMPAT YANG

TIDAK TEPAT

KUMPULAN PENELITIAN SEJENIS BISA DIRUJUK SECARA

(76)

RESULTS AND DISCUSSION

PENYAJIAN DISCUSSION JUGA SEBAIKNYA MEMPUNYAI ALUR

YANG SISTEMATIS, JANGAN MEMBAHAS SUATU ASPEK BERULANG-ULANG

GUNAKAN KERANGKA PEMIKIRAN YANG SISTEMATIS

SEHINGGA PEMBAHASAN AKAN BERAKHIR KE SUATU TITIK YANG AKAN MENDUKUNG SIMPULAN ANDA

IMPLIKASI PENELITIAN (TEORETIS DAN APLIKASI) PERLU

DITEKANKAN DALAM PEMBAHASAN

KALAU ADA SARAN DAN KRITIK AKAN PENELITIAN BISA

(77)

DISCUSSION

PEMBAHASAN JANGAN TERLALU

BERSPEKULASI

BIASANYA

DISCUSSION

AKAN DITUTUP

(78)

CONCLUSION

CONCLUSION TIDAK SELALU HARUS ADA

HEADING

CONCLUSION

DALAM MENGAMBIL SIMPULAN JANGAN

BERSPEKULASI

SIMPULAN HARUS DIDASARKAN ATAS FAKTA

(79)

ACKNOWLEDGEMENT

ACKNOWLEDGEMENT UMUMNYA DITEMPATKAN

SEBELUM DAFTAR PUSTAKA

DALAM ACKNOWLEDGEMENT PERLU DISEBUTKAN

LEMBAGA PEMBERI DANA (BESERTA NOMOR KONTRAKNYA) SEBAGAI DOKUMENTASI

PENGAKUAN KONTRIBUSI INDIVIDU ATAU LEMBAGA

(80)

REFERENCE LIST

PENYUSUNAN DAFTAR PUSTAKA TERDIRI ATAS

DUA JENIS

(81)

REFERENCE LIST

DALAM PENULISAN DAFTAR PUSTAKA SELALU

MENGACU PADA

INSTRUCTION FOR AUTHORS

YANG PERLU DICERMATI ADALAH:

NAMA PENULIS

TAHUN PENERBITANJUDUL

(82)

PENULISAN TABLE

TABEL SELALU DISIAPKAN DALAM HALAMAN

TERPISAH DARI TEKS

SETIAP TABEL DIBERI NOMOR URUT ANGKA ARAB,

DAN DIKETIK PADA HALAMAN TERPISAH

IKUTI FORMAT PENULISAN TABEL

UMUMNYA GARIS HORISONTAL SEPANJANG

HALAMAN YANG DIPERBOLEHKAN HANYA TIGA

GARIS VERTIKAL SAMA SEKALI TIDAK

(83)

PENULISAN TABEL

JUDUL TABEL BIASANYA DITEMPATKAN DI ATAS

TABEL

PERHATIKAN FORMAT PENULISAN JUDUL

TABEL

ANGKA-ANGKA DALAM TABEL DIFORMAT

MENURUT TITIK DESIMAL

TABEL HARUS BISA BERDIRI SENDIRI TANPA

(84)

FIGURE LEGENDS

JUDUL GAMBAR DILAMPIRKAN SETELAH

TABEL

TULISKAN JUDUL MASING-MASING GAMBAR

(85)

FIGURE

FIGURE DIGUNAKAN UNTUK MENYAJIKAN DATA

YANG BANYAK SEHINGGA MENJADI TIDAK COCOK JIKA DITABULASIKAN

SETIAP GAMBAR DICETAK PADA HALAMAN TERPISAHBERIKAN IDENTIFIKASI NOMOR GAMBAR DAN

PENULIS DI BAGIAN BELAKANG GAMBAR

(86)

FIGURE

KETERANGAN SIMBOL-SIMBOL YANG

DIGUNAKAN DALAM GAMBAR SEBAIKNYA

DIJELASKAN DALAM JUDUL

SUMBU YANG DIGUNAKAN JUGA CUKUP SATU

(87)

PENGIRIMAN NASKAH

SEBELUM MENGIRIMKAN NASKAH PERIKSA

SEKALI LAGI KELENGKAPAN DAN KESESUAIAN

DENGAN FORMAT

PERIKSA ATURAN BAHASA DAN EJAAN APAKAH

SUDAH BENAR

PERBANYAK NASKAH SESUAI DENGAN

(88)

PENGEMBALIAN NASKAH OLEH

EDITOR-IN-CHIEF

SETELAH NASKAH DITERIMA, DEWAN REDAKSI AKAN

MENGIRIMKAN SURAT PERNYATAAN TELAH MENERIMA NASKAH YANG DISERTAI DENGAN NORMOR NASKAH

SETELAH REVIEW NASKAH AKAN DIKEMBALIKAN

KEPADA PENULIS DENGAN PERBAIKAN ATAU TIDAK

KALAU DENGAN PERBAIKAN, PERBAIKILAH NASKAH

(89)

PERBAIKAN NASKAH

PERBAIKILAH NASKAH DI MANA DINYATAKAN

DEMIKIAN BAIK OLEH MITRA BESTARI ATAU

PENYUNTING PELAKSANA

KALAU ADA SARAN ATAU PERBAIKAN YANG

(90)

PENGIRIMAN NASKAH YANG SUDAH

DIPERBAIKI

SETELAH DIPERBAIKI, KIRIMKAN KEMBALI NASKAH

BERSAMA-SAMA DENGAN NASKAH LAMA

KIRIMKAN SESUAI DENGAN EKSEMPLAR YANG

DITENTUKAN

PADA SAAT REVISI TERAKHIR BIASANYA ANDA JUGA

(91)

PEMERIKSAAN GALEY PROOF DAN PENYELESAIAN ADMINISTRASI DAN PEMESANAN REPRINTS

SETELAH DITERIMA DALAM VERSI TERAKHIR DEWAN REDAKSI

AKAN MELAKUKAN SETTING DAN CONTOH CETAKNYA AKAN DIKIRIMKAN KEPADA PENULIS

PERIKSALAH CONTOH CETAK SECARA CERMAT

TIDAK DIPERKENANKAN LAGI MENGUBAH TEKS, DAN

PERBAIKAN HARUS DIKEMBALIKAN DALAM TEMPO 48 JAM SETELAH DITERIMA

PEMESANAN REPRINTS DAN PEMBAYARAN PAGE CHARGE

(92)

PENERIMAAN REPRINTS

SETELAH ARTIKEL TERBIT, PIHAK PENERBIT

AKAN MENGIRIMKAN REPRINTS GRATIS ATAU

SESUAI DENGAN PESANAN ANDA

KALAU SUDAH MENDAPATKAN REPRINTS,

BAHAN TERSEBUT DAPAT DIKIRIMKAN KEPADA

KOLEGA ANDA

(93)
(94)
(95)
(96)
(97)
(98)
(99)
(100)
(101)
(102)
(103)
(104)
(105)
(106)
(107)
(108)
(109)
(110)
(111)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...