TUGAS AKHIR
OLEH:
S U H A N T O NPM: 0634010066
K e p a d a
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAWA TIMUR
________________________________________________________________________________________________________________________
HALAMAN PENGESAHAN
Mahasiswa dengan nama dan NPM yang tertera di bawah ini:
Nama : Suhanto
NPM : 0634010066
Progdi : Teknik Informatika
Dengan ini telah melaksanakan Ujian Negara Lisan pada tahun akademik 2009/2010.
Judul Tugas Akhir:
IMPLEMENTASI IP CAMERA UNTUK PENUNJANG PORTAL E-GOVERMENT
( STUDI KASUS DISBUDPAR KAB.MERAUKE )
Menyetujui,
Dosen Pembimbing I
Basuki Rahmat, S.Si, MT NPT. 3690 7060 213
Dosen Pembimbing II
Fetty Tri Anggraeny, S.Kom NPT. 282 020 640 208
Ketua Program Studi Teknik Informatika
Basuki Rahmat, S.Si, MT NPT. 3690 7060 213
D E K A N
Fakultas Teknologi Industri
________________________________________________________________________________________________________________________
TUGAS AKHIR
IMPLEMENTASI IP CAMERA UNTUK PENUNJANG PORTAL E-GOVERMENT
( STUDI KASUS DISBUDPAR KAB.MERAUKE )
Disusun oleh:
SUHANTO NPM: 0634010066
Telah dipertahankan dan diterima di hadapan Tim Penguji Tugas Akhir Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri
Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Jawa Timur Pada tanggal 26 november 2010
Susunan Tim Penguji:
1. Penguji I,
Ir. Moch. Rochmad, MT NIP. 19620304 199103 1 002 2. Penguji II,
M. Irwan Afandi, ST, MSc. NPT. 3760 7070 220 3. Penguji III,
i
anugerah dan rahmatNya, salah satu dari sekian banyaknya karunia-Nya yang berupa Skripsi dan masih banyak kekurangan dalam laporan ini dapat terselesaikan. Semoga nikmat ini dapat mendorong menuntut ilmu yang lebih tinggi serta semangat pengabdian yang tulus karena ridho-Nya, amin.
Laporan tugas akhir ini dibuat bukan semata-mata untuk memenuhi salah satu persyaratan akademik dalam menyelesaikan pendidikan jenjang sarjana, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi penulis dalam ilmu pengetahuan, terutama ilmu tentang informasi dan teknologi khususnya didaerah asal penulis. Didalam pembuatan laporan tugas akhir ini penulis mengambil judul “ Implementasi Ip Camera Untuk Penunjang Portal E-Government ”.
Penulis sangat menyadari walaupun pembuatan laporan tugas akhir ini telah diupayakan sebaik mungkin, namun tetap masih terdapat banyak kekurangan, baik itu dalam hal penulisan maupun dalam penyajian materi. Tetapi penulis sangat berharap semoga laporan tugas akhir ini dapat memberikan manfaat yang besar dan dapat menjadi nilai ibadah bagi penulis.
Pembuatan laporan tugas akhir ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak yang senantiasa selalu memberikan dorongan dan motivasi kepada penulis, oleh karena itu penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:
ii
3. Nur Cahyo.W, S.Kom, M.Kom selaku Ketua Program Studi sistem informasi UPN “Veteran” Jawa Timur.
4. Basuki Rahmat, S.si, MT selaku dosen pembimbing I Skripsi. 5. Fetty Tri Anggraeni, S.Kom selaku dosen pembimbing II Skripsi.
6. Lukmanul Hakim yang selalu sabar dalam membimbing penulis dalam menyelesaikan program TA.
7. Bapak Vincentius Mekiuw, S.Sos selaku kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Merauke
8. Seluruh staff kantor Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Merauke yang telah banyak membantu.
9. Kepada ayah dan ibu yang telah banyak berkorban untuk putra-putrinya dan memberikan tauladan agar mereka senang pada ilmu pengetahuan, demikian juga kepada adik-adik tercinta yang telah mendorong untuk menuntut ilmu yang lebih tinggi.
10.Novie yang selalu dan tak bosan-bosanya untuk memberikan dukungan kepada penulis untuk menyelesaikan laporan ini.
11.Semua pihak yang membantu dalam skripsi ini baik langsung ataupun tidak lansung sehingga skripsi ini dapat diselasaikan dengan baik.
iii
ini dapat bermanfaat khususnya bagi seluruh mahasiswa Universitas Pembagunan Nasional “Veteran” Jawa Timur dan umumnya bagi pembaca sekalian.
Surabaya, 27 Juni 2010
iv LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI
LEMBAR PENGESAHAN DAN PERSETUJUAN ABSTRAK
KATA PENGANTAR ... i
DAFTAR GAMBAR ... vii
DAFTAR TABEL ... xiii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1. Latar Belakang... 1
1.2. Perumusan Masalah ... 2
1.3. Batasan Masalah ... 2
1.4. Tujuan Penelitian... 3
1.5. Manfaat ... 3
1.6. Metodologi Penulisan ... 4
1.7 Sistematika Penulisan ... 4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 6
2.1. Profile Disbudpar, Visi dan Misi dan Struktur Organisasi ... 6
2.1.1. Profile Disbudpar Kab.Merauke ... 6
2.2.2. Visi dan Misi Disbudpar Kab.Merauke... 7
2.1.3. Struktur Disbudpar Kab.Merauke ... 9
2.2 Pengertian E-government ... 9
2.2.1. Manfaat Implementasi E-government... 11
v
3.3.1. Dasar-dasar Php ... 14
3.3.2. Kelebihan Php... 16
3.3.3. Definisi MySql... 18
3.3.4. Koneksi Database MySql dengan Php ... 19
3.3.5. Definisi Jquery... 19
3.3.6. Kelebihan Jquery ... 20
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM ... 21
3.1. Ip Camera (Internet Protocol Camera) ... 21
3.1.1. Setting Ip Camera ... 22
3.1.3. Setting Ip Camera Untuk User... 22
3.2. Data Flow Diagram ... 24
3.2.1. Konteks Diagram ... 24
3.2.2. Data Flow Diagram Level 1 ... 26
3.2.3. Data Flow Diagram Level 2 Input Data ... 29
3.2.4. DFD Level 2 Sub Proses Tambah User ... 29
3.2.5. DFD Level 2 Sub Proses Ubah Berita ... 30
3.2.6. DFD Level 2 Sub Proses Hapus Data ... 31
3.2.7. DFD Level 2 Proses Input Data Komentar ... 32
3.2.8. DFD Level 2 Proses Input Data Komentar ... 32
3.3. Perancangan Data ... 33
3.3.1. Conseptual Data Model ... 33
vi
3.4.2. Desain Halaman Administrator ... 39
BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM ... 40
4.1. Kebutuhan Sistem ... 40
4.2. Implementasi Sistem ... 40
4.2.1. Website ... 41
4.2.1. Halaman Utama User ... 41
BAB V PENGUJIAN SISTEM... 54
5.1. Halaman Interface ... 54
5.1.1. Berbasis Website ... 54
5.1.1.1. Halaman Utama ... 55
5.1.1.2. Menu Profil ... 56
5.1.1.3. Menu Kebudayaan ... 57
5.1.1.4. Menu Pariwisata... 58
5.1.1.5. Menu Fasilitas ... 59
5.1.1.6. Menu Album Foto ... 59
5.1.1.2. Halaman Administrator ... 62
BAB VI PENUTUP ... 67
6.1. Kesimpulan ... 67
6.2. Saran ... 67
vii
Gambar 2.2 Konsep Kerja IP Camera... 12
Gambar 2.3 Hasil Dari File Contoh 1.PHP ... 15
Gambar 3.1 IP Camera TP-LINK TL-SC3130G... 21
Gambar 3.2 Tampilan IP Camera ... 22
Gambar 3.3 Settingan Bawaan Pabrik ... 23
Gambar 3.4 Viewer Authentication Off... 23
Gambar 3.5 Konteks Diagram ... 24
Gambar 3.6 DFD Level 1 ... 27
Gambar 3.7 DFD Level 2 Manajemen User... 29
Gambar 3.8 DFD Level 2 Manajemen Berita ... 30
Gambar 3.9 DFD Level 2 Manajemen Komentar ... 31
Gambar 3.10 DFD Level 2 Tambah Komentar ... 32
Gambar 3.11 DFD Level 2 Tambah Input Kontak ... 32
Gambar 3.12 Conceptual Data Model Website... 34
Gambar 3.13 Physical Data Model... 35
Gambar 3.14 Halaman Utama Website... 37
Gambar 3.15 Halaman Form Komentar... 38
Gambar 3.16 Form Hubungi Kami ... 38
Gambar 3.17 Halaman Administrator... 39
Gambar 4.1 Halaman Utama Website... 41
Gambar 4.2 Tampilan Headline... 43
viii
Gambar 4.6 Tampilan Camera Dengan Frame... 47
Gambar 4.7 Back-end Administrator... 48
Gambar 4.8 Halaman Menu Administrator ... 50
Gambar 4.9 Halaman Menu Berita ... 51
Gambar 4.10 Tampilan Antamuka ’Tambah Berita’ ... 52
Gambar 5.1 Halaman Utama ... 55
Gambar 5.2 Halaman Profil... 56
Gambar 5.3 Halaman Submenu Profil ... 57
Gambar 5.4 Halaman Informasi Kebudayaan ... 58
Gambar 5.5 Halaman Informasi Pariwisata ... 58
Gambar 5.6 Halaman Informasi Fasilitas... 59
Gambar 5.7 Halaman Galari Foto... 60
Gambar 5.8 Halaman Form Komentar... 61
Gambar 5.9 Halaman Form Kontak... 62
Gambar 5.10 Back-end Administrator... 63
Gambar 5.11 Halaman Logi Gagal ... 63
Gambar 5.12 Halaman Administrator ... 64
Gambar 5.13 Manajamen Berita ... 64
Gambar 5.14 Tambah Berita ... 65
Oleh: S u h a n t o 0634010066
Dosen Pembimbing¹ : Basuki Rahmat, S.si, MT Dosen Pembimbing² : Fetty Trianggraeny, S.kom
ABSTRAK
Dalam mengembangkan sektor kebudayaan dan pariwisata suatu daerah, seringkali dihadapkan pada permasalahan promosi serta panduan yang efektif bagi wisatawan yang akan mau berkunjung. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka salah satu penyelesaiannya adalah dengan membuat sistem informasi pariwisata berbasis web. Sistem informasi ini berfungsi sebagai panduan bagi wisatawan yang akan berkunjung, sekaligus sebagai media sarana promosi kepada masyarakat secara global.
Pada proses pembuatan website, langkah awal yang dilakukan adalah menganalisis data-data tentang pariwisata, membuat desain sistem, desain struktur menu web dan desain interface dari web tersebut, setelah itu ditentukan pemakaian software. Pada aplikasi ini, hardware yang dipakai adalah Ip Camera TP-Link dan software yang dipakai adalah Photoshop, Macromedia Dreamweaver MX untuk pembuatan desain interface, MySQL 5 sebagai manajemen database, serta PHP 5 untuk bahasa pemrogramannya.
Hasil yang didapatkan dari pembuatan aplikasi ini adalah system informasi berbasis web yang dilengkapi dengan fasilitas Live Streaming sebagai aplikasi utama yang menampilkan informasi pariwisata secara lansung, searching untuk membantu menemukan informasi yang dibutuhkan, serta guestbook sebagai sarana penempatan pesan dari user.Penilaian user terhadap kriteria-kriteria didalam sistem informasi pariwisata ini ditampilkan dalam bentuk polling, dari hasil polling user diperoleh tingkat penilian responden terhadap fungsionalitas menu Live Streaming secara khusus adalah 55% baik.
Kata Kunci:
1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang.
Teknologi Informasi sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting dewasa ini,
seluruh kegiatan yang kita lakukan memerlukan informasi yang cepat dan akurat sebagai
dasar dalam pengambilan keputusan yang tepat sasaran. Berkembangnya kebutuhan akan
informasi dan pengolahan informasi yang semakin besar dan kompleks menyebabkan
timbulnya kebutuhan akan penggunaan jaringan komputer secara bersama. Penggunaan
jaringan komputer secara bersama ini tumbuh dan berkembang membentuk sebuah
jaringan yang besar dan global dan lebih kita kenal dengan nama internet.
Internet merupakan salah satu media yang saat ini banyak digunakan dalam
penyampaian informasi disuatu negara, kota, kantor maupun sarana pribadi dalam bentuk
aplikasi yang kita kenal juga dengan nama website.
Sektor pariwisata adalah satu sektor yang sangat berperan penting dalam
penerimaan devisa negara kita. Informasi akan pariwisata Indonesia merupakan salah
satu aspek yang berpengaruh dalam promosi pariwisata negara kita.
Kemudahan dalam pencarian informasi pariwisata suatu negara merupakan faktor yang
Namun saat ini website pemerintah daerah Kabupaten Merauke yang sudah ada
masih belum menyajikan data-data yang lengkap dan memadai terutama
informasi yang berhubungan dengan objek pariwisata, seni dan budaya.
Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan pemerintah daerah Kabupaten
Merauke dalam mewujudkan sebuah daerah wisata yang dikenal secara global,
sesuai dengan motonya IZAKOD BEKAI IZAKOD KAI (satu hati satu tujuan),
maka penulis tertarik melakukan penelitian dan membangun sebuah sistem
informasi dengan judul “ IMPLEMENTASI IP CAMERA UNTUK
PENUNJANG PORTAL E-GOVERMENT ” STUDI KASUS DISBUDPAR
KAB MERAUKE.
1.2 Perumusan Masalah.
1. Bagaimana membuat dan membangun Web Portal Pemerintah Daerah.
2. Bagaimana mengimplementasikan IP Camera untuk penunjung Portal
E-Government di Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke.
3. Bagaimana user atau pengunjung mendapatkan informasi yang
lengkap dan akurat tentang Budaya dan Periwisata Kabupaten
Merauke.
1.3 Batasan Masalah.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka masalah yang dibatasi
1. Penelitian hanya dilakukan dilingkungan Sub Dinas Pariwisata dan
Budaya Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke.
2. Situs yang dibangun hanya pada Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten
Merauke, hanya menampilkan informasi objek-objek pariwisata.
1.4 Tujuan Penelitian.
1. Merancang dan membuat sebuah sistem informasi pariwisata dan budaya
Kabupaten Merauke.
2. Memberikan kemudahan kepada user atau pengunjung untuk melihat
potensi Kabupaten Merauke.
1.5 Manfaat.
Manfaat dari penelitian yang akan dilakukan adalah:
1. Memudahkan User untuk mendapatkan Informasi yang lengkap dan akurat
tentang Budaya dan Periwisata Kabupaten Merauke.
2. Sebagai media promosi Pemerintah Kabupaten Merauke secara global.
3. Dengan IP Camera (Internet Protocol Camera) user bisa melihat secara
1.6 Metodologi Penelitian.
Langkah-langkah pengumpulan data sebagai dasar penyusunan skripsi :
1. Metoda Analisa, menganalisa masalah-masalah yang akan disajikan dan
mengumpulkan data.
2. Metoda Literatur, usaha yang dilakukan dengan tujuan untuk
memudahkan dalam melengkapi data dan memecahkan masalah yang
merupakan sumber referensi bagi penulis dalam mengambil langkah
pengamatan dan melengkapi data.
1.7 Sistematika Penulisan.
Dalam laporan tugas akhir ini, pembahasan disajikan dalam enam bab dengan
sitematika pembahasan sebagai berikut:
BAB I Pendahuluan.
Bab ini berisikan tentang latar belakang, perumusan masalah, batasan
masalah, tujuan, manfaat, dan sistematika penulisan pembuatan tugas
akhir.
BAB II Tinjaun Pustaka.
Di bab ini akan dijelaskan tentang teori pemecahan masalah yang
BAB III Analisa dan Perencanan Sistem.
Pada bab ini dijelaskan tentang tata cara metode perencanaan sistem yang
akan digunakan untuk mengelola sumber data yang dibutuhkan sistem
antara lain: Data Flow Diagram ( DFD ) dan Genaral User Interface.
BAB IV Implementasi Sistem.
Di bab ini akan dijelaskan implementasi dari program yang telah dibuat
meliputi implementasi proses dan implementasi antarmuka.
BAB V Uji Coba dan Evaluasi.
Pada bab ini menjeleskan tentang pelaksanaan uji coba dan evaluasi dari
pelaksanaan uji coba dari program yang dibuat.
BAB VI Penutup.
Bab ini berisikan kesimpulan dan saran dari penulis untuk pengembangan
sistem.
Daftar Pustaka.
Pada bagian ini akan dipaparkan tentang sumber-sumber literatur yang
6
TINJAUAN PUSTAKA
Pada bab II ini akan dibahas beberapa teori dasar untuk menunjang dalam menyelesaian
skripsi ini, antara lain: Profil Kabupaten Merauke, pengertian E-Government, IP Camera, PHP ,
dasar-dasar PHP, kelebihan PHP, definisi MySql, Koneksi database MySql dengan PHP, defisini
Jquery, kelebihan Jquery
2.1 Profil Kab.Merauke, Visi dan Misi dan Struktur Organisasi.
Papua sendiri merupakan Provinsi yang letaknya paling timur di Indonesia dan terdiri
dari beberapa Kabupaten salah satunya Kabupaten Merauke yang letaknya paling timur jika
dibandingkan dengan Kabupaten lain yang ada di Papua.
2.1.1 Profil Kabupaten Merauke.
Kabupaten Merauke merupakan salah satu dari 28 kabupaten yang ada di Propinsi Papua
yang terletak pada 137030’- 141000’ BT dan 5000’- 9000’ LS di ujung timur Indonesia. Kabupten
Merauke berbatasan dengan :
• Sebelah Utara dengan Kabupaten Bovendigoel
• Sebelah Timur dengan Papua New Guinea
• Sebelah Selatan dengan Laut Arafura
Diketahui Merauke ditemukan pada tanggal 12 Februari 1902, Orang yang
pertama menetap di sana adalah pegawai pemerintah Belanda. Mereka mencoba
untuk hidup diantara dua suku asli yaitu Marind Anim dan Sohoers. Mereka berjuang
keras melawan keganasan alam (termasuk pemburu kepala). Lama kelamaan tempat
tersebut mengalami pertumbuhan yang sangat cepat sehingga menjadi sebuah "kota".
Jauh di eropa, para wanita suka memakai hiasan bulu dari burung dari khayangan
"Cendrawasih" di topi mereka. Dari Merauke orang Indonesia, Eropa dan Cina, mulai
untuk "menyerbu" hutan di selatan nugini untuk memburu burung sebanyak mungkin.
Ketika pemerintah Belanda melarang perburuan, mereka semua semua kembali ke
Merauke untuk menghabiskan uang yang mereka dapatkan. Hal ini yang
menyebabkan mengapa di kemudian hari populasi penduduk di Merauke tidak
banyak, ini dikarenakan Merauke adalah kota untuk para pendatang (orang asing).
Namun sekarang, banyak penduduk asli Papua yang mulai menetap di Merauke.
Asal mula nama "Merauke" sebenarnya berasal dari sebuah salah paham yang
dilakukan oleh para pendatang pertama. Ketika para pendatang menanyakan kepada
penduduk asli apa nama sebuah perkampungan , mereka menjawab " Maro-ke" yang
sebenarnya berarti "itu sungai Maro". Orang Marind berpikir bahwa sungai maro
(yang lebarnya 500m) lebih penting dari nama area tempat sebuah hutan yaitu Gandin
terletak. Penduduk asli papua sendiri menyebut area tempat kampung tersebut
2.1.2 Visi dan Misi DISBUDPAR Kabupaten Merauke.
Terwujudnya Kota Merauke sebagai kota tujuan wisata terkemuka yang
bertumpu pada kekuatan dan keunggulan budaya lokal serta mampu memperkokoh
jati diri, memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat, serta dapat menjadi
lokomotif pembangunan Kota Merauke secara menyeluruh.
Visi dan Misi
1. Mengoptimalkan potensi obyek, daya tarik, seni dan budaya yang ada di Kota
Merauke sebagai aset utama Kepariwisataan Merauke.
2. Membuat perencanaan pembangunan pariwisata, seni dan budaya Kota
Merauke secara komprehensif, terpadu dan berkelanjutan dengan tetap
mengedepankan prinsip pelestarian dan pengembangan pariwisata berbudaya.
3. Membangun kemitraan yang kondusif antara pemerintah, masyarakat, dan
swasta/pengusaha dalam mengembangkan pariwisata, seni dan budaya Kota
Merauke.
4. Meningkatkan peran aktif dan apresiasi masyarakat serta swasta/pengusaha
dalam memajukan pariwisata, seni dan budaya Kota Merauke.
5. Meningkatkan kualitas dan profesionalisme sumberdaya manusia bidang
pariwisata, seni dan budaya.
6. Meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya arti pelestarian
7. Menumbuhkan sikap sadar wisata dan sadar budaya pada semua komponen
masyarakat Merauke.
8. Memberikan pelayanan prima dan menyiapkan system informasi pariwisata,
seni dan budaya yang memadai
9. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Merauke baik secara material
maupun sosial.
2.1.3 Struktur DISBUDPAR Kab.Merauke
Gambar 2.1. Struktur Organisasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Gambar di atas merupakan penjelasan dari Struktur Organisasi Dinas Kebudayaan
2.2 Pengertian E-government
Berdasarkan definisi dari E-Government adalah penggunaan teknologi
informasi oleh pemerintah (seperti : Wide Area Network, Internet dan mobile
computing) yang memungkinkan pemerintah untuk mentransformasikan hubungan
dengan masyarakat, dunia bisnis dan pihak yang berkepentingan. Dalam prakteknya,
E-Government adalah penggunaan Internet untuk melaksanakan urusan pemerintah
dan penyediaan pelayanan publik yang lebih baik dan cara yang berorientasi pada
pelayanan masyarakat.
E-Government dapat memperluas partisipasi publik dimana masyarakat
dimungkinkan untuk terlibat aktif dalam pengambilan keputusan/kebijakan oleh
pemerintah. E-Government juga diharapkan dapat memperbaiki produktifitas dan
efisiensi birokrasi serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Adapun konsep dari
E-Government adalah menciptakan interaksi yang ramah, nyaman, transparan dan
murah antara pemerintah dan masyarakat, pemerintah dan perusahaan bisnis dan
hubungan antar pemerintah.
Inisiatif E-Government di Indonesia telah diperkenalkan melalui Instruksi
Presiden No. 6/2001 tgl. 24 April 2001 tentang Telematika (Telekomunikasi, Media
dan Informatika) yang menyatakan bahwa aparat pemerintah harus menggunakan
teknologi telematika untuk mendukung good governance dan mempercepat proses
demokrasi. Lebih jauh lagi, E-Government wajib diperkenalkan untuk tujuan yang
dimana internet dapat digunakan untuk menyediakan akses bagi semua masyarakat
yang berupa pelayanan yang mendasar dan mensimplifikasi hubungan antar
masyarakat dan pemerintah.
E-Government dengan menyediakan pelayanan melalui internet dapat dibagi
dalam beberapa tingkatan yaitu penyediaan informasi, interaksi satu arah, interaksi
dua arah dan transaksi yang berarti pelayanan elektronik secara penuh. Interaksi satu
arah bisa berupa fasilitas men-download formulir yang dibutuhkan. Pemrosesan /
pengumpulan formulir secara online merupakan contoh interaksi dua arah. Sedangkan
pelayanan elektronik penuh berupa pengambilan keputusan dan delivery
(pembayaran). Berdasarkan fakta yang ada pelaksanaan E-Government di Indonesia
sebagian besar barulah pada tahap publikasi situs oleh pemerintah atau baru pada
tahap pemberian informasi. Sumber
http://rifaiza.wordpress.com/2007/08/15/definisi-dan-manfaat-utama-e-government/
2.2.1 Manfaat Implementasi E-Government.
Secara ringkas tujuan yang ingin dicapai dengan implementasi E-Government
adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan pelayanan pemerintah kepada warganya
2. Mempercepat proses pelaporan saat dibutuhkan oleh setiap pengambil keputusan
3. Meningkatkan akurasi data dan relevansi informasi
4. Meningkatkan interaksi dengan dunia usaha
6. Meningkatkan efektifitas administrasi sehingga dalam meningkatkan APD
7. Memberdayakan masyarakat melalui distribusi informasi dan transparansi
2.2.2 Pengertian IP Camera.
IP Camera (Internet Protocol Camera) Kamera pengintai yang menggunakan
jaringan Transmission Control Protocol/Internet Protocol network. Kamera ini
memiliki slot untuk RJ-45 ethernet, dimana apabila terhubung ke jaringan akan
mendapatkan IP address sendiri, yang mana kita dapat mengakses untuk melihat
kamera tersebut dari komputer-komputer yang terhubung ke jaringan melalui Internet
Explorer. Sumber www.megatron.biz
2.2.3 Manfaat Implementasi IP Camera.
Secara ringkas tujuan yang ingin dicapai dengan implementasi IP Camera
adalah sebagai berikut:
1. Bisa memantau took/kantor/pabrik
2. Bisa memantau kantor cabang dari kantor pusat
3. Mengawasi kegiatan pabrik dan kantor
4. Mengawasi rumah (Babby Sitter/Pembantu dll)
5. Meningkatkan kinerja kerja staff
6. Mengurangi dan mencegah kecurangan dan penipuan
7. Mencegah kehilangan barang dan kerugian material
8. Memproktesi asset berharga anda
9. Bisa tetap memantau jalannya bisnis sambil berlibur bersama keluarga
3.3. Pengertian PHP.
PHP merupakan bahasa interpreter yang hampir mirip dengan bahasa C dan
perl yang memiliki kesederhanaan dalam perintah. PHP dapat digunakan bersamaan
dengan WML sehingga pembangunan situs web site dapat dilakukan dengan cepat
dan mudah. PHP dapat digunakan untuk memperbarui (meng-update) database,
menciptakan database, dan mengerjakan perhitungan matematika. PHP dapat di
PHP merupakan bahasa scripting (berbentuk script) yang menyatu dengan
HTML dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang penulis berikan
akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser
(client side) hanya hasilnya saja. Secara khusus, PHP dirancang untuk membangun
sebuah web dinamis. Artinya, ia dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan
permintaan yang up to date. Misalnya penulis bisa menampilkan isi database ke
dalam halaman web. Pada prinsipnya , PHP mempunyai fungsi yang sama dengan
scipt-script seperti ASP (Active Server Page), Cold Fusion dan lain-lain. Untuk
menjalankan PHP dibutuhkan web server. Yang sering digunakan adalah Apacheweb
server.
3.3.1 Dasar-dasar PHP.
PHP dijalankan dalam file berekstensi .PHP, .PHP3 atau .phtml, tetapi secara
umum ekstensi file PHP adalah (.PHP). Kode PHP menyatu dengan tag – tag HTML
dalam satu file. Kode PHP diawali dengan tag <? atau <?PHP dan ditutup dengan ?>.
PHP diawali sebagai berikut :
<?PHP
...
...
?>
File contoh1.PHP:
<title>
Contoh Sederhana </title>
</head> <body> <?PHP
echo(“Hallo apakabar? Nama saya PHP script”); ?>
</body> </html>
Gambar 2.2. Hasil dari file contoh 1.PHP.
3.3.2 Kelebihan PHP.
PHP terkenal dengan mempunyai 4 kelebihannya yaitu 4P (Four Pee) :
1. Practical / Praktis.
PHP adalah bahasa pemrograman yang sangat longgar dalam penulisan, dan ini
meningkatkan kepraktisan buat para penggunanya. Misalnya saja programmer tidak
diharuskan untuk menuliskan atau menghapus variabel. Walaupun kadang mereka
juga tidak bisa mengatakan dengan mudah yang kemudian dipanggil dalam sebuah
skrip, menebak formula terbaik dalam penetapan variabel secara otomatis kemudian
menghapus variabel dan dan mengembalikan resource ke sistem setelah skrip
berhasil di eksekusi. Pada akhirnya, PHP mampu membuat programmer lebih
berpikir pada tujuan akhir dari project yang akan dibuat.
2. Power.
Sudah menjadi rahasia umum kalau PHP mampu membuat halaman dinamis,
memanipulasi form, dan dapat dihubungkan dengan database. Selain yang disebutkan
tadi, ternyata PHP juga dapat melakukan hal – hal di bawah ini :
a. Membuat dan memanipulasi file Macromedia Flash, gambar, dan Portable
Document Format PDF.
b. Berkomunikasi dengan LDAP.
c. Berkomunikasi dengan banyak protocol, termasuk IMAP, POP3 dan
NNTP.
3. Possibility
Jarang ada developer PHP yang terikat pada suatu implementasi pemecahan
masalah. Di lain sisi, ada banyak pilihan yang ditawarkan oleh PHP. Contohnya ada
pada database yang didukung oleh PHP. Kurang lebih semuanya ada 25 database,
termasuk Adabas D, dBase, FrontBase, Hyperwave, IBM DB2, Informix, Ingres,
Interbase, mSQL, direct MS-SQL, MySQL, Oracle, Oyrimos, PostgreSQL, Solid,
Sybase, Unix dbm dan Velocis.
Kemampuan string-parsing juga bisa dianggap sebagai banyaknya
kemungkinan yang ditawarkan oleh PHP. Dalam hal ini, PHP memiliki lebih dari 85
function untuk memanipulasi string. Kelebihan ini tak hanya akan menawarkan
keleluasaan untuk melakukan operasi string yang kompleks, namun juga
menjembatani program yang memiliki functionalitas yang sama (seperti Python dan
Perl) lewat PHP.
4. Price
PHP merupakan salah satu open source software, yang dapat diartikan sebagai
berikut :
a. PHP dapat dimodifikasi, didistribusikan, dan diintegrasikan dengan produk
lain oleh penggunanya,
b. Pengembangan dan auditing yang dilakukan secara terbuka,
3.3.3 Definisi MYSQL.
Berikut ini akan dijelaskan mengenai beberapa definisi MYSQL untuk
memperjelas pengertian tentang software ini :
• MYSQL adalah sistem pengaturan relational database.
Suatu relational database, menyimpan data dalam bentuk tabel-tabel yang
kemudian akan diletakkannya semua data dalam satu ruang penyimpanan yang
besar.
• MYSQL adalah Open Source Software (perangkat lunak).
Open Source artinya bahwa software tersebut memungkinkan untuk
digunakan dan dimodifikasi oleh siapa saja.
• MYSQL menggunakan GPL (GNU General Public License)
Untuk menentukan apakah seseorang memenuhi persyaratan untuk
menggunakan software tersebut dalam situasi yang berbeda. Jika seseorang
merasa tidak nyaman dengan GPL atau ingin menggunakan MYSQL untuk
aplikasi bisnis, maka orang tersebut dapat membeli lisensi yang bersifat
3.3.4 Koneksi Database MySql dengan PHP.
Berikut penulisan fungsi script untuk koneksi ke database MySQL :
1. mysql_connect()
Perintah ini digunakan untuk melakukan koneksi ke server database MySQL,
fungsi ini memiliki format penulisan sebagai berikut. mysql_connect (host,
username, password) ;
2. mysql_select_db()
Perintah ini digunakan untuk memilih database yang ada di server MySQL,
fungsi ini memiliki format penulisan sebagai berikut.
mysql_select_db (nama_database, pengenal_koneksi) ;
3. mysql_query()
Perintah ini digunakan untuk melakukan query atau menjalankan permintaan
terhadap sebuah tabel atau sejumlah tabel database, fungsi ini memiliki
format penulisan sebagai berikut.
mysql_query (permintaan, pengenal koneksi).
3.3.5 Definisi Jquery
Jquery adalah Javascript Libray atau kumpulan kode yang siap dipakai,
sehingga mempermundah dan mempercepat kita dalam membuat kode
javasrcipt.Secara standart apabila kita membuat kode javasrcipt, maka
3.3.6 Kelebihan Jquery
Jquery mempunyai beberapa kelebihan antara lain sebagai berikut:
• Mempermudah akses dan manupalasi elemen tertentu pada dokumen,
Biasanya diperlukan baris yang cukup panjang untuk mengakses suatu
dokumen, namun dengan Jquery kita dapat melakukannya dengan
beberapa baris saja, karena Jquery mempunyai selector yang sangat
efesien untuk mengakses suatu elemen tertentu pada dokumen yang
selanjutnya bisa dimanipulasi sesuai dengan keinginan kita.
• Mempermudah modifikasi atau perubahan tampilan pada halaman
web, biasanya untuk memodifikasi tampilan halaman web digunakan
CSS (Cascading Style Sheet), permasalahannya CSS sangat
dipengerahui oleh web browser yang digunakan, sehingga sering
terjadi halaman web yang kita buat sudah rapid dan bagus tampilannya
di browser Mozilla, namun ketika kita tampilkan di Opera menjadi
berantakan, dengan Jquery permasalahan ini bisa dihindari karena
Jquery dapat menyesuaikan style CSS pada semua browser.
• Menyediakan fasilitas untuk membuat animasi sekelas flash dengan
mudah. Sumber
21
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
Pada bab III ini akan dibahas alur analisis dan perancangan pembuatan aplikasi berbasis
website antara lain: Ip Camera, Data Flow Diagram dan Graphical User Interface.
3.1. Ip Camera (Internet Protocol Camera)
Ip Camera merupakan kamera pengintai berbasis Internet Protocol yang dapat dilihat
melalui web browser kapan saja dan dimana saja. Perangkat ini sangat ideal digunakan untuk
me-monitoring secara visual dan audio lingkungan rumahan dan perkantoran. Dilengkapi fitur
setting alarm yang dikirimkan via email jika ada pergerakan yang tertangkap oleh kamera ini.
Uniknya kamera ini sangat praktis dan portabel ditempatkan dimana saja karena selain
menggunakan koneksi kabel UTP (Unshielded Twisted Pair), kamera ini dapat menggunakan
koneksi wireless (radio wifi) ke wifi router. Sumber : http://www.alnect.net/
BAB III
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
Pada bab III ini akan dibahas alur analisis dan perancangan pembuatan
aplikasi berbasis website antara lain: Ip Camera, Data Flow Diagram dan Graphical User Interface.
3.1. Ip Camera (Internet Protocol Camera)
Ip Camera merupakan kamera pengintai berbasis Internet Protocol yang
dapat dilihat melalui web browser kapan saja dan dimana saja. Perangkat ini
sangat ideal digunakan untuk me-monitoring secara visual dan audio lingkungan
rumahan dan perkantoran. Dilengkapi fitur setting alarm yang dikirimkan via
email jika ada pergerakan yang tertangkap oleh kamera ini. Uniknya kamera ini
sangat praktis dan portabel ditempatkan dimana saja karena selain menggunakan
koneksi kabel UTP (Unshielded Twisted Pair), kamera ini dapat menggunakan koneksi wireless (radio wifi) ke wifi router. Sumber : http://www.alnect.net/
Dengan menggunkan kelebihan fitur Ip Camera yang bisa dilihat dengan
menggunkan web browser, dalam kasus ini penulis akan meimplementasikan Ip
Camera tersebut didalam portal E-Goverment sehingga memberikan fasilitas live
streaming kepada user atau pengunjung website.
3.1.1. SettingIp Camera
Alamat Ip Camera bawaan dari pabrikan yaitu 192.168.1.10, selanjutnya
kita ketikan alamat IP (Internet Protocol) tersebut di halaman web browser kita jika benar maka anda akan mendapatkan tampilan gambar seperti dibawah ini.
Gambar 3.2. Tampilan Ip Camera
Dari Gambar 3.2. itu merupakan halaman utama Ip Camera yang nantinya kita
akan melakukan settingan sesuai dengan kebutuhan kita.
3.1.2. SettingIp Camera Untuk User
Agar semua user atau pengunjung bisa melihat gambar yang ditampilkan
oleh Ip Camera, kita harus melakukan settingan khusus untuk user dan adapun
1. Silahkan anda ketikan alamat IP (Internet Protocol) 192.168.1.10 jika benar anda akan mendapatkan tampilan seperti gambar 3.2.
2. Selanjutnya anda klik setting kemudian dilanjutkan dengan mengklik
basic dan klik pada menu security dan yang terakhir anda klik pada
menu Account jika yang anda lakukan dengan benar maka anda akan
mendapatkan tampilan seperti dibawah ini.
Gambar 3.3. Settingan Bawaan Pabrik
Dari tampilan gambar diatas silahkan anda rubah tanda check On pada Viewer
authentication menjadi Off seperti contoh gambar dibawah ini.
Gambar 3.4. Viewer Authentication Off
Settingan di atas bertujuan, agar setiap user atau pengunjung yang ingin melihat
tampilan gambar dari Ip Camera tanpa harus memasukkan password.
DFD merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data
dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa
maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem
kepada pemakai maupun pembuat program.
3.2.1. Konteks Diagram
Konteks diagram menjelaskan gambaran secara umum mengenai sistem
aplikasi web yang dibuat. Pada diagram tersebut, terdapat 2 entitas yang terlibat,
yaitu: Pengunjung dan Admin. Berikut gambar konteks diagram
login
Gambar 3.5. Konteks Diagram
Penjelasan Gambar 3.5. Konteks Diagram:
1. Proses login yang di tangani oleh sistem, sistem akan memberi konfirmasi apakah login yang dilakukan oleh admin benar atau salah, jika user yang melakukan login dengan benar maka user tersebut akan
dibawah kehalaman administrator, dan sebaliknya jika user gagal login
maka user akan mendapatkan tampilakan informasi yang memerintahkan
user diminta untuk melakukan login ulang.
2. Proses tambah data ini meliputi menu-menu (tambah user, tambah
download, tambah banner, tambah polling, tambah hubungi kami,
tambah galeri foto, tambah album, tambah menu utama, tambah halaman
statis, tambah sub menu) sistem akan memberi konfirmasi bahwa data
yang di-input-kan telah masuk atau tidak yang ditangani oleh sistem.
3. Proses ubah data ini meliputi dari (ubah user, ubah agenda, ubah
kategori, ubah berita, ubah download, ubah banner, ubah polling, ubah
galeri foto, ubah album, ubah menu utama, ubah halaman statis dan ubah
sub menu) telah ter-update atau tidak yang ditangani oleh sistem.
4. Proses hapus data (hapus user, hapus agenda, hapus kategori, hapus
berita, hapus komentar, hapus download, hapus banner, hapus polling,
hapus hubungi kami, hapus galeri foto, hapus album, hapus menu utama,
hapus halaman statis, sub menu)
5. Pengunjung dapat memasukkan komentar yang ditangani oleh sistem di
form komentar.
6. Pengunjung dapat menghubungi secara online yang ditangani oleh
sistem di form hubungi kami
7. Pengunjung dapat melihat informasi-informasi yang ditangani oleh
sistem serta yang disediakan oleh admin.
tambah user baru
konfirmasi data halaman statis data halam statis konfirmasi data download
data download konfirmasi data sub menu
data sub menu
konfirmasi data banner konfirmasi data sekilas info
data agenda konfirmasi data poling konfirmasi data halaman statis
data halaman statis
data poling
data info web konfirmasi data info web
data komentar (isi)
Penjelasan Gambar 3.6. DFD Level 1:
1. Proses Login :
Administrator Login terlebih dahulu untuk meng-inputkan data. Sistem akan mengecek, apa benar admin memasukkan user dan
password, setelah itu sistem akan memberi konfirmasi. 2. Proses Pencatatan Isi (input) data :
Setelah Admin memasukkan username dan password dengan benar, admin dapat meng-input data sistem akan memberi konfirmasi
akan memberikan konfirmasi apa data yang telah di inputkan telah tersimpan kedalam database atau tidak.
3. Proses Pencatatan Ubah (update) data :
Administrator bisa meng-update data (ubah user, ubah agenda, ubah kategori, ubah berita, ubah download, ubah banner, ubah polling,
ubah galeri foto, ubah album, ubah menu utama, ubah halaman statis,
ubah sub menu) yang sudah ada, Sistem akan memberi konfirmasi
data telah di-update apa belum atau telah tersimpan kedalam database
atau tidak.
4. Proses Komentar :
Pengunjung dapat mengisi komentar yang telah disediakan oleh
admin. Jika sudah mengisi dengan benar maka sistem memberi konfirmasi bahwa data telah masuk kedalam database atau tidak. 5. Proses Hapus Data :
Admin dapat menghapus data-data (hapus user, hapus agenda,
hapus kategori, hapus berita, hapus download, hapus banner, hapus
galeri foto, hapus album, hapus menu utama, hapus halaman statis,
hapus sub menu)
5. Proses Penyajian Informasi :
User atau pengunjung bisa melihat informasi seputar kebudayaan
dan pariwisata Kabupaten Merauke yang telah disediakan oleh
3.2.3. Data Flow Diagram Level 2 Input Data
Didalam website Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Merauke.
Proses sistem input data dapat dipecah lagi, didalam form input data yaitu: a.Tambah data
b. Ubah data
c.Hapus data
d. Input data komentar
e.Input data hubungi kami
3.2.4. DFD Level 2 Sub Proses Tambah User
data user baru
konfirmasi data user baru
password lama konfirmasi password baru
konfirmasi data user baru data user baru
konfirmasi password baru password baru Admin
proses tambah user baru
Gambar 3.7. DFD Level 2 Manajeman User
Penjelasan Gambar 3.7. DFD Level 1 Manajemen User
1. Setelah admin melakukan login, didalam sistem website akan muncul
form menu manajemen user, manajemen modul, agenda, berita, komentar, download, banner, polling, hubungi kami, album, galeri
foto, menu utama, sub menu, halaman statis
2. Setelah admin memilih menu manajemen user, admin membuat user
baru yang dimana user hanya di beri akses untuk menambahkan dan
menghapus sebuah berita dan agenda yang di inputkannya.
data berita baru konfirmasi data berita baru
data berita lama konfirmasi berita baru
konfirmasi data berita baru data berita baru
Gambar 3.8. DFD Level 1 Manajemen Berita
Penjelasan Gambar 3.8. DFD Level 1 Manajemen Berita
1. Setelah administrator melakukan login, didalam sistem website akan muncul form menu manajemen user, manajemen modul, agenda, berita, komentar, download, banner, polling, hubungi kami, album, galeri foto,
menu utama, sub menu, halaman statis
2. Setelah berhasil login administrator bisa memilih menu manajemen berita yang dimana tampilan form berita tersebut memberikan fasalitas
tambah berita, edit berita dan hapus berita, untuk mengendit berita seorang
administrator bisa memilih salah berita yang nantinya akan diedit isi beritanya.
Data Komentar Data Komentar
Admin Edit Komentar 1.7.1
Hapus Komentar 1.7.2
Komentar 7
Gambar 3.9. DFD Level 2 Manajemen Komentar
Penjelasan Gambar 3.9. DFD Level 2 Proses Komentar
1. Setelah Administrator melakukan login, didalam sistem website akan muncul form menu manajemen user, manajemen modul, manajemen agenda, manajemen berita, manajemen komentar, manajemen download,
manajemen banner, manajemen polling, manajemen hubungi kami,
manajemen album, manajemen galeri foto, manajemen menu utama, sub
manajemen menu dan manajemen halaman statis.
2. Setelah berhasil login administrator bisa memilih menu manajemen komentar yang dimana tampilan form komentar tersebut memberikan
fasalitas edit komentar dan hapus komentar, untuk menghapus
komentar-komentar yang sudah tidak diperukan lagi, seorang administrator bisa memilih salah komentar yang nantinya akan dihapus dari form komentar.
data komentar baru
konfirmasi data komentar baru konfirmasi data komentar baru data komentar baru
Gambar 3.10. DFD Level 2 Tambah Komentar
Seorang user atau pengunjung bisa memberikan komentar dari setiap berita atau
informasi yang ditampilkan didalam website Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata
Kabupaten Merauke, dengan adanya falitas form komentar yang disediakan oleh
system diharapkan website tersebut lebih interaktif dengan user.
3.2.8. DFD Level 2 Proses Input Data Kontak
data guestbook baru
konfirmasi data guestbook baru
konfirmasi data guestbook baru data guestbook baru
User atau pengunjung bisa menghungi administrator website secara online,
dengan menggunkan falitas kontak yang disediakan oleh system diharapkan user
atau pengunjung bisa dengan mudah untuk menghubungi pihak pengelola website,
dengan kemudahan tersebut diharapkan website yang ada lebih interaktif antara
user atau pengunjung dengan administrator atau pengelola situs yang
bersangkutan.
3.3. Perancangan Data
Perancangan merupakan bagian penting pada sistem informasi, karena di
perlukan untuk mengelola sumber informasi pada organisasi tersebut. Untuk
mengelola sumber informasi tersebut yang pertama kali di lakukan adalah
merancang suatu sistem database agar informasi yang ada pada organisasi tersebut
dapat digunakan secara maksimal.
Data adalah kumpulan dari angka-angka maupun karakter-karakter yang
tidak memiliki arti, dari data tersebut nantinya akan diolah sehingga menghasilkan
informasi dan perancangan data digunakan untuk membuat suatu database yang dibutuhkan oleh sistem informasi berbasis web yang akan dibuat
3.3.1. Conseptual Data Model
CDM (Conceptual Data Model) adalah suatu Model yang dibuat berdasarkan
anggapan bahwa dunia nyata terdiri dari koleksi obyek-obyek dasar yang
dinamakan entitas (entity) serta hubungan (relationship) antara entitas-entitas itu.
CDM dipakai untuk menggambarkan secara detail struktur basis data dalam
Relationship_2
<pi> Variable characters (50) Variable characters (50)
3.3.2. Physical Data Model
Physical Data Model merupakan gambaran secara detail basis data dalam
bentuk fisik. Penggambaran rancangan PDM (Physical Data Model)
memperlihatkan struktur penyimpanan data yang benar pada basis data yang
digunakan sesungguhnya, berikut ini gambar Physical Data Model:
`agenda`
3.4. Desain Graphical User Interface.
Desain Graphical User Interface (GUI) merupakan hal yang sangat penting dalam tahap analisa dan desain. Hal ini dikarenakan GUI merupakan
penghubung antara sistem dengan user atau pengunjung, desain Graphical User Interface haruslah dibuat se-friendly mungkin agar memudahkan user dalam pengaksesan navigasi berbasis website.
Pada Sistem Penyajian Informasi berbasis web, desain Graphical User Interface dibagi menjadi 2 bagian utama, yaitu Halaman Utama dan Halaman Administrator.
3.4.1. Desain Halaman Utama
Halaman Utama adalah halaman yang akan pertama kali tampil pada saat
website dibuka. Karena dalam studi kasus yang diangkat ini, merupakan website
utama, maka desain Halaman Utama dibuat se-friendly mungkin agar memudahkan user dalam pengaksesan navigasi website. Menu yang ditampilkan
di Halaman Utama sebagai berikut:
1. Top Menu : Beranda, Profil, Kebudayaan, Pariwisata, Fasilitas dan
Hubungi Kami
2. Menu Pencarian
3. Headline Informasi
4. Agenda Kegiatan
5. Galery Foto
6. Statistik User
Tampilan Halaman Utama Website Dinas Kebudayan Dan Pariwisata Kebupaten
Merauke tampak seperti gambar dibawah ini.
Gambar 3.14. Halaman Utama website
Dari gambar 3.14. merupakan halaman utama website, dimana halaman tersebut
yang akan ditampilkan saat pertama kali user atau pengunjung mengakses
www.disbudpar-kabmerauke.com.
Setiap user atau pengunjung bisa memberikan komentar pada setiap berita
atau informasi yang ditampilkan didalam website
Gambar 3.15. Halaman Form Komentar
Selain user bisa memberikan komentar pada setiap berita, user juga bisa
menghungi pengelola situs secara online dengan menggunkan form Hubungi
Kami yang telah disediakan oleh sistem dan tampilan form kontak tampak seperti
gambar dibawah ini.
3.4.2. Desain Halaman Administrator
Halaman Administrator merupakan halaman yang sangat penting dalam
sebuah sistem komputerisasi, yang berfungsi untuk mengelola basis data dari
sistem tersebut dan tidak semua orang diijinkan untuk masuk pada sistem
administrasi ini, hanya orang-orang yang memliki hak akses admin saja yang akan
dijinkan untuk mengakses halaman ini, gambar dibawah ini merupakan halaman
administrator.
Gambar 3.17. Halaman Administrator
Dari halaman Administrator inilah seorang admin mengelola situsnya diantaranya, update data, edit data dan hapus data, selain itu seorang admin juga harus
40 BAB IV
IMPLEMENTASI SISTEM
Pada bab IV ini akan dibahas hasil pembuatan aplikasi system informasi
berbasis Websitedan Live Streaming. 4.1 Kebutuhan Sistem
Ada beberapa hal dalam membangun aplikasi yang harus diperhatikan
sebelum akhirnya sampai pada langkah menjalankan program atau aplikasi, antara
lain perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) serta bagaimana akhirnya aplikasi dapat sampai ke tangan user / pemakai.
Sistem Informasi Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Berbasis Website dan
Live Streaming ini ditulis dengan bahasa PHP dan membutuhkan web server serta database server dalam proses implementasinya. Adapun web server yang
digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah XAMPP Server dan database servernya
adalah MYSQL.
4.2. Imlementasi Sistem
Seperti yang telah disinggung pada bagian Kebutuhan Sistem di atas,
sistem yang dibangun ini terdiri atas dua unsur utama, GUI (Graphical User
Interface) dan basis data. GUI direpresentasikan oleh website dan Live Streaming
dipresentasikan oleh Ip Camera, sedangkan data yang disajikan berasal dari database. Karena itu, uraian pada bagian Implementasi Sistem ini akan dibagi
berdasarkan kedua unsur tersebut dengan tujuan agar proses implementasi
4.2.1. Website
Penggunaan sarana website sebagai antar muka sistem dikarenakan sistem penyajian data
ini ditujukan untuk menjadi website dari www.disbudpar-kabmerauke.com yang merupakan
website utama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab.Merauke. Website ini terdiri atas dua
halaman, yaitu Halaman Utama dan Halaman Administrator. Halaman Utama adalah halaman
yang pertama kalinya ditampilkan saat user mengakses www.disbudpar-kabmerauke.com.
Sedangkan Halaman Administrator adalah halaman bagi administrator website untuk mengelola
content website. Halaman Administrator diakses melalui back-end.
4.2.2. Halaman Utama User atau Pengunjung
Tampilan halaman utama website www.disbudpar-kabmerauke.com seperti dibawah ini.
Link pada bagian Menu ditampilkan dengan menggunakan sintaks HTML biasa. Hal ini
dikarenakan link yang ada di Halaman Utama ini bersifat statis. Sedangkan potongan berita yang
ditampilkan adalah berita yang diisikan oleh administrator website dan disimpan ke dalam
database.Kemudian untuk menampilkan Headline Berita, seperti pada Gambar 4.2, untuk
memanggil library jQuery dan komponen jQuery kita menggunakan script seperti dibawah ini:
<link rel="stylesheet" href="<?php echo "$f[folder]/css/style.css" ?>"
type="text/css" />
*/script ini berfungsi untuk memanggil file style.css jQuery pada folder CSS
<script src="<?php echo "$f[folder]/js/jquery-1.4.js" ?>"
type="text/javascript"></script>
*/script ini berfungi untuk memanggil file library jquery-1.4.js yang berada
di folder js
<script src="<?php echo "$f[folder]/js/headline.js" ?>"
type="text/javascript"></script>
<script type="text/javascript">
$(document).ready(function(){
bukaContent($('#slideAwal'),'div1');
});
</script>
*/script ini berfungi untuk meanggil library komponen jquery headline.js yang
<?php
$terkini=mysql_query("SELECT * FROM berita
WHERE headline='Y' ORDER BY id_berita DESC LIMIT 5");$no=1;
while($t=mysql_fetch_array($terkini)){
echo "<div id='div$no'>
<img src=foto_berita/medium_$t[gambar] width='360' height='250'/>
<span class='t'><a href='berita-$t[id_berita]-$t[judul_seo].html>
*/Potongan script diatas untuk menampilkan data dari tabel berita ("SELECT *
FROM berita WHERE headline='Y' ORDER BY id_berita DESC LIMIT 5")
Potongan script diatas akan menampilkan animasi slideshow headline berita sebanyak lima foto,
tampilannya tampak seperti gambar dibawah ini.
Gambar 4.2. Tampilan Headline
Jika user atau pengunjung mengklik pada menu kebudayaan pada top menu, maka user akan
mendapatkan informasi tentang kebudayaan Kabupaten Merauke, dari menu tersebut pengunjung
mengetahui tentang Kebudayaan dari Merauke ini dikarenakan letak daerahnya yang paling
timur di Indonesia, untuk memperkenalkan kebudayaan ini secara luas masih mengalami
kesulitan dikarenakan biaya transportasi yang sangat tinggi serta informasi yang sangat minim
dari Kabupaten Merauke ini dikarenakan akses informasi yang belum memadai didaerah
tersebut, solusi yang tepat saat ini yaitu membangun website Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata
Kabupaten Merauke dengan begitu masyarakat secara luas, bisa dengan mudah mendapatkan
segala informasi yang berhubungan dengan Kebudayaan dan Pariwisata yang ada didaerah
Kabupaten Merauke dan potensi daerah tersebut, tampilan website mengenai informasi
kebudayaan seperti gambar dibawah ini.
Untuk menampilkan informasi tentang kebudayaan Kabupaten Merauke pada gambar 4.3, kita
memerlukan potongan script seperti:
"SELECT nama_kategori, kategori.id_kategori, kategori_seo,
COUNT(berita.id_kategori) AS jml
FROM kategori LEFT JOIN berita
ON berita.id_kategori=kategori.id_kategori
WHERE kategori.aktif='Y' GROUP BY nama_kategori"
Fungsi SELECT untuk menampilkan data dari tabel kategori berdasarkan id_kategori
sehingga nantinya data yang akan ditampilkan dihalaman website dari tabel kategori berdasarkan
id_kategori kebudayaan dan untuk lebih jelasnya kita bisa melihat tabel kategori pada
gambar dibawah ini, dimana id_kategori 2 merupakan nama dari kategori Kebudayaan
Untuk melihat informasi tentang pariwisata yang ada di Kabupaten Merauke, pengunjung bisa
melihatnya melalui gambar serta ada juga falitas Live Streaming adalah tayangan langsung yang
di broadcast kepada banyak orang dalam waktu yang bersamaan dengan kejadian aslinya,
melalui media data komunikasi (network) baik yang terhubung dengan kabel atau wireless,
dimana user atau pengunjung bisa melihat secara lansung Objek wisata tersebut dan gambar
dibawah merupakan contoh dari fasilitas Live Streaming
Gambar 4.5. Tampilan Live Streaming
Untuk menampilkan Live Streaming kita memerlukan hardware yaitu Ip Camera (Internet
Procotol Camera) dalam kasus ini penulis menggunakan TP-Link TL-SC3130G type ini sudah
dilengkapi dengan fitur koneksi wireless, disini yang penulis bahas kita menggunakan Ip Camera
Potongan script yang digunakan untuk menampilkan Live Streaming pada gambar 4.5 yaitu;
echo
"<span class=judul_head>» <b>Pemandangan 1</b></span><br>
<iframe scrolling='No' frameborder='0' width='520' height='440'
src='http://192.168.1.10/main.htm'></iframe> <p>Disarankan Untuk Menggunakan
Internet Explorer</p><br /><br />";
Dari potongan script diatas yang perlu kita perhatikan yaitu alamat IP 192.168.1.10 (internet
protocol) karena alamat inilah yang nantinya yang akan dieksekusi di web browser kita dengan
perintah ”echo” sedangkan 'main.htm' fungsinya kita hanya menampilkan gambar tanpa frame
bawaan dari pabrikan untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini:
4.3. Halaman Administrator
Halaman ini hanya digunakan oleh admin saja, saat pertama kali membuka halaman
admin web, seorang admin harus mengisi user dan password.
Gambar 4.7. Back-end Administrator
Potongan script yang digunakan untuk menampilkan halaman login administrator pada gambar
4.7 yaitu:
<h2>Login</h2>
<img src="images/Login.png" width="115" height="120" hspace="10"
align="left">
<form name="login" action="cek_login.php" method="POST" onSubmit="return
validasi(this)">
<table>
<tr><td>Username</td><td> : <input type="text" name="username"></td></tr>
<tr><td>Password</td><td> : <input type="password" name="password"></td></tr>
<tr><td colspan="2"><input type="submit" value="Login"></td></tr>
</table>
Ketika tombol Login ditekan, maka sesuai dengan action form Login di atas, cek_login akan
diakses dan inputan user akan dikirim dengan metode POST, kemudian cek_login akan akan
diperiksa dengan skrip di bawah ini.
function anti_injection($data){
$username = anti_injection($_POST[username]); $pass = anti_injection(md5($_POST[password]));
// pastikan username dan password adalah berupa huruf atau angka. if (!ctype_alnum($username) OR !ctype_alnum($pass)){
echo "Awas lho..ntar tak laporin ama pak RT."; }
else{
$login=mysql_query("SELECT * FROM ortu WHERE username='$username' AND password='$pass' AND blokir='N'");
$ketemu=mysql_num_rows($login); $r=mysql_fetch_array($login);
// Apabila username dan password ditemukan if ($ketemu > 0){
session_start();
$_SESSION[namauser] = $r[username]; $_SESSION[namalengkap] = $r[nama_lengkap]; $_SESSION[passuser] = $r[password]; $_SESSION[leveluser] = $r[level];
$sid_lama = session_id(); session_regenerate_id(); $sid_baru = session_id();
mysql_query("UPDATE ortu SET id_session='$sid_baru' WHERE username='$username'");
header('location:media.php?module=home'); }
else{
echo "<link href=../config/adminstyle.css rel=stylesheet type=text/css>"; echo "<center>LOGIN GAGAL! <br>
Username atau Password Anda tidak benar.<br> Atau account Anda sedang diblokir.<br>";
echo "<a href=index.php><b>ULANGI LAGI</b></a></center>"; }
Inputan user tadi akan diperiksa dulu, apakah berupa huruf atau angka, inputan disaring lagi
Fungsi ini mengandung fungsi-fungsi bawaan PHP, seperti mysql_real_escape_string(),
stripslashes(), strip_tags() dan htmlspecialchars() yang berguna untuk menyaring setiap karakter
atau tag membahayakan yang terkandung dalam inputan user.
Setelah lolos dari filter, barulah username yang dimasukkan oleh user tadi diperiksa
apakah ada atau tidak di dalam database. Proses pemeriksaan ini sekaligus mengambil semua
data user dari database, yang apabila proses login ini berhasil, semua data tersebut akan langsung
didaftarkan pada session untuk memberikan hak akses pada user. Selain username dan password,
proses login juga memeriksa status user di blokir atau tidak, sebelum memberikan hak akses.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada potongan script berikut ini:
Statement header ('location:media.php?module=home') di dalam potongan script di atas
menandakan apabila user berhasil melakukan proses Login, maka dia akan diarahkan pada
halaman lain yang merupakan Halaman Administrator.
Dari halaman menu administartor yang terlihat pada gambar 4.8 dari halaman inilah sebuah
content website dikelola, untuk menambahkan atau mengedit sebuah berita seorang admin bisa
memilih menu berita, halaman menu berita tampak seperti gambar dibawah ini.
Gambar 4.9. Halaman Menu Berita
Dari tampilan halaman menu berita, seorang admin bisa menggunakan tiga aksi yaitu
• Tambah Berita, menu ini digunakan untuk mengupdate berita
• Edit Berita, Admin bisa mengedit sebuah berita yang sudah ada dengan tujuan untuk
memperbaiki isi konten berita
• Hapus Berita, berita yang sudah lama atau sudah tidak diperlukan lagi bisa dihapus dari
4.3.1. Contoh Proses Input Berita
Dari gambar 4.9 klik pada Tambah Berita, selanjutnya anda akan mendapatkan tampilan
seperti gambar 4.10 dari tampilan tersebut kita akan menginputan berita yang akan kita
tampilkan dihalaman website.
Gambar 4.10. Tampilan antarmuka ‘Tambah Berita’
Setelah memilih menu tambah berita maka akan muncul tampilan seperti gambar diatas.Setelah
itu kita dapat memasukkan berita,pada tampilan seperti gambar diatas terlihat bahwa telah
disediakan ‘judul’ yang berfungsi untuk menampilkan judul artikel yang akan di input
tersebut,pada baris berikutnya disediakan ‘Isi Berita’yang berguna untuk menginputkan berita
yang akan ditampilkan.
Pada ‘Isi Berita’ telah disediakan pula Tinymce yang berfungsi untuk melakukan editing
pada artikel yang di tuliskan admin.dengan Tinymce admin dapat melakukan mencetak tebal,
mencetak miring ataupun mencetak garis bawah,mengganti warna tulisan mengatur pragraph
dan lain lain, hasil berita yang baru ditambahkan tampak seperti pada gambar dibawah ini
54
Pada bab ini akan dijelaskan tentang ujicoba dan evaluasi program yang menerangkan
bagaimana jalannya program dengan kemungkinan langkah-langkah yang dilakukan admin
maupun user dalam proses yang ada pada aplikasi sistem informasi yang berbasis web. Pada
pembuatan website Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab.Merauke untuk membantu
memberikan informasi kepada user atau pengunjung yang membutuhkan informasi tersebut.
5.1 Halaman Interface
Halaman Interface adalah halaman yang akan pertama kali tampil pada saat website
dibuka. Karena dalam studi kasus yang diangkat ini, merupakan website utama, maka desain
halaman utama dibuat se-friendly mungkin agar memudahkan user dalam pengaksesan navigasi
website.
5.1.1. Berbasis Website
Penggunaan sarana website sebagai antar muka sistem dikarenakan system
penyajian data ini ditujukan untuk menjadi website dari www.disbudpar-kabmerauke.com yang
merupakan website tampilan utama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab.Merauke. Website ini
terdiri atas dua halaman, yaitu Halaman Utama dan Halaman Administrator. Halaman Utama
adalah halaman yang pertama kali diakses oleh pengunjung website. Sedangkan Halaman
Administrator adalah halaman bagi administrator website untuk mengelola content website
BAB V
PENGUJIAN SISTEM
Pada bab ini akan dijelaskan tentang ujicoba dan evaluasi program yang
menerangkan bagaimana jalannya program dengan kemungkinan langkah-langkah
yang dilakukan admin maupun user dalam proses yang ada pada aplikasi sistem informasi yang berbasis web. Pada pembuatan website Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata Kab.Merauke untuk membantu memberikan informasi kepada user
atau pengunjung yang membutuhkan informasi tersebut.
5.1 Halaman Interface
Halaman Interface adalah halaman yang akan pertama kali tampil pada saat website dibuka. Karena dalam studi kasus yang diangkat ini, merupakan
website utama, maka desain halaman utama dibuat se-friendly mungkin agar memudahkan user dalam pengaksesan navigasi website.
5.1.1. Berbasis Website
Penggunaan sarana website sebagai antar muka sistem dikarenakan system
penyajian data ini ditujukan untuk menjadi website dari www.disbudpar-kabmerauke.com yang merupakan website tampilan utama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab.Merauke. Website ini terdiri atas dua halaman, yaitu Halaman
Utama dan Halaman Administrator. Halaman Utama adalah halaman yang pertama
kali diakses oleh pengunjung website. Sedangkan Halaman Administrator adalah
halaman bagi administrator website untuk mengelola content website diakses
5.1.1.1. Halaman Utama
Halaman Utama www.disbudpar-kabmerauke.com memiliki tampilan
seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5.1. berikut ini.
Gambar 5.1. Halaman Utama
Gambar 5.1. merupakan halaman utama, halaman utama adalah halaman
yang akan pertama kali tampil pada saat website dibuka. Karena dalam studi kasus