• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Bekam Basah (Wet Cupping) Terhadap Kadar Complete Blood Count (CBC) Pada Reumatoid Artritis di Klinik Bekam Kota Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Pengaruh Bekam Basah (Wet Cupping) Terhadap Kadar Complete Blood Count (CBC) Pada Reumatoid Artritis di Klinik Bekam Kota Medan"

Copied!
101
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH BEKAM BASAH (WET CUPPING) TERHADAP KADAR COMPLETE BLOOD COUNT (CBC) PADA REUMATOID ARTRITIS

DI KLINIK BEKAM KOTA MEDAN

SKRIPSI

Oleh:

ASYA PATIKA ANANDA 1908260001

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA MEDAN

2023

(2)

PENGARUH BEKAM BASAH (WET CUPPING) TERHADAP KADAR COMPLETE BLOOD COUNT (CBC) PADA REUMATOID ARTRITIS

DI KLINIK BEKAM KOTA MEDAN

Skripsi ini Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Kelulusan Sarjana Kedokteran

Oleh:

ASYA PATIKA ANANDA 1908260001

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA MEDAN

2023

(3)
(4)
(5)

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh

Puji syukur saya ucapkan kepada Allah Subhanahu Wata’ala karena berkat rahmat dan karunia-Nya, saya dapat menyelesaikan penelitian yang berjudul “Pengaruh Bekam Basah (Wet Cupping) Terhadap Kadar Complete Blood Count (CBC) Pada Reumatoid Artritis di Klinik Bekam Kota Medan”

sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked.) pada Program Studi S1 Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Shalawat beserta salam saya panjatkan kepada Rasulullah SAW yang telah menuntun kita dari zaman jahilliyah menuju zaman yang penuh ilmu pengetahuan.

Dalam menyusun karya tulis ini, saya menyadari bahwa tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, saya tidak akan mampu untuk melakukan dan menyelesaikan penelitian yang saya jalankan. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan membimbing saya dalam proses penelitian, antara lain :

1) dr. Siti Masliana Siregar, Sp.THT, K-L(K) selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

2) dr. Desi Isnayanti, M.Pd.Ked selaku Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

3) dr. Hendra Sutysna, M.Biomed, AIFO-K selaku Dosen Pembimbing yang telah menyediakan waktu, ilmu, dan tenaga dalam membimbing saya selama proses penelitian.

4) dr. Hasanul Arifin, M.Ked(Neu), Sp.N selaku penguji satu yang telah berkenan memberikan waktu, ilmu, kritik dan saran yang sangat berarti dalam proses penelitian.

5) dr. Des Suryani, M.Biomed selaku penguji dua yang telah berkenan memberikan waktu, ilmu, kritik dan saran yang sangat berarti dalam proses penelitian.

(6)

6) dr. Abdurrahman Tgk. Umar selaku pimpinan Klinik Sehat dr.

Abdurrahman yang telah mengizinkan saya dan rekan untuk dapat melakukan penelitian di klinik tersebut.

7) Kedua Orangtua dan keluarga saya yang telah memberikan bantuan dukungan moral dan materil.

8) Rekan penelitian saya, Ady Wijaya Tambunan dan Muhammad Taufiq Al Hakim yang telah memberikan dukungan dan semangat dalam menyelesaikan penelitian.

9) Sahabat saya, Vivi Eprillia Rosares dan Rasyidah Nur Zain yang telah banyak membantu dan memberikan dukungan dalam menyelesaikan penelitian.

10) Serta berbagai pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu-persatu.

Untuk seluruh dukungan yang diberikan, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga karya tulis ini dapat berguna bagi kemajuan ilmu pengetahuan, almamater serta bangsa dan negara khususnya pada bidang kedokteran.

Saya menyadari bahwa karya tulis ini masih banyak kekurangan pada berbagai sisi. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, saya berharap agar dapat diberikan kritik dan saran demi perbaikan karya tulis ini di kemudian hari.

Medan, 2 Februari 2023

Asya Patika Ananda

(7)

PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI SKRIPSI UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

Sebagai sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, saya yang bertanda tangan di bawah ini,

Nama : Asya Patika Ananda NPM : 1908260001

Fakultas : Kedokteran

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Hak Bebas Royalti Nonekslusif atas skripsi saya yang berjudul “Pengaruh Bekam Basah (Wet Cupping) Terhadap Kadar Complete Blood Count (CBC) Pada Reumatoid Artritis di Klinik Bekam Kota Medan” beserta perangkat yang ada (jika diperlukan). Dengan Hak Bebas Royalti Nonekslusif ini Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara berhak menyimpan, mengahlihmedia/formatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat dan mempublikasikan tugas akhir saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis/pencipta dan sebagai pemilik Hak Cipta.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

Dibuat di : Medan

Pada tanggal : 2 Februari 2023

Yang menyatakan

Asya Patika Ananda

(8)

ABSTRAK

Pendalhulualn: Reumaltoid Alrtritis (RAl) merupalkaln penyalkit alutoimun sistemik yalng menyeralng sendi, terutalmal sendi sinoviall yalng ditalndali dengaln aldalnyal infiltralsi sel imun. Pemeriksalaln yalng dalpalt dilalkukaln paldal Reumaltoid Alrtritis sallalh saltunyal aldallalh hitung dalralh lengkalp altalu Complete Blood Count (CBC).

Paldal palsien Reumaltoid Alrtritis ditemukaln peningkaltaln paldal kaldalr CBC terutalmal neutrofil, limfosit, monosit, daln trombosit. Teralpi RAl yalng digunalkaln salalt ini sulit daln seringkalli dibaltalsi oleh kuralngnyal efektivitals obalt daln/altalu aldalnyal efek salmping yalng serius. Oleh kalrenal itu, palsien umumnyal mencalri teralpi komplementer yalng dalpalt digunalkaln, sallalh saltunyal bekalm. Penelitialn ini bertujualn untuk megetalhui pengalruh bekalm terhaldalp kaldalr Complete Blood Count (CBC) paldal Reumaltoid Alrtritis. Metode: Penelitialn ini merupalkaln penelitialn alnallitik kompalraltif dimalnal peneliti mengobservalsi altalu membalndingkaln valrialbel numerik yalng diukur berulalng, dengaln desalin penelitialn pendekaltaln studi cohort prospektif. Subjek penelitialn berjumlalh 12 oralng yalng dialmbil dengaln menggunalkaln metode consecutive salmpling. Daltal dialnallisis menggunalkaln uji t-berpalsalngaln altalu uji wilcoxon. Halsil: Bekalm balsalh memiliki pengalruh dallalm menurunkaln kaldalr RBC (Sig.<0,001), HB (Sig.<0,001), WBC (Sig.<0,001), PCV (Sig.=0,004), neutrofil (Sig.=0,001), limfosit (Sig.=0,001) daln meningkaltkaln kaldalr trombosit (Sig.=0,003). Kesimpulaln: Bekalm balsalh memiliki pengalruh dallalm menurunkaln penalndal inflalmalsi paldal Reumaltoid Alrtritis.

Kaltal kunci : Bekalm Balsalh, Reumaltoid Alrtritis, Kaldalr CBC

(9)

AlBSTRAlCT

Introduction: Rheumaltoid Alrthritis (RAl) is al systemic alutoimmune disealse thalt alttalcks joints, especiallly the synoviall joints which alre chalralcterized by the infiltraltion of immune cells. One of the exalminaltions thalt caln be done in Rheumaltoid Alrthritis is al Complete Blood Count (CBC). In paltients with Rheumaltoid Alrthritis, aln increalse in CBC levels is found, especiallly neutrophils, lymphocytes, monocytes alnd plaltelets. Current RAl theralpies alre difficult alnd often limited by the lalck of drug effectiveness alnd/or the presence of serious side effects. Therefore, paltients generallly look for complementalry theralpies thalt caln be used, one of which is cupping. This study alims to determine the effect of cupping on Complete Blood Count (CBC) levels in rheumaltoid alrthritis.

Methods: This study is al compalraltive alnallytic study where resealrchers observe or compalre numericall valrialbles thalt alre mealsured repealtedly, with al prospective cohort study alpproalch resealrch design. The study subjects totalled 12 people who were talken using the consecutive salmpling method. Daltal were alnallyzed using the palired t-test or wilcoxon test. Result: Wet cupping hals aln effect in reducing RBC levels (Sig.<0,001), HB (Sig.<0,001), WBC (Sig.<0,001), PCV (Sig.=0,004), neutrophils (Sig.=0,001), lymphocytes (Sig.=0,001) alnd increalsing plaltelet levels (Sig.=0,003). Conclusion: Wet cupping hals aln effect in reducing inflalmmaltory malrkers in Rheumaltoid Alrthritis.

Keywords : Wet Cupping, Rheumaltoid Alrthtitis, CBC Levels

(10)

DAlFTAlR ISI

HAlLAlMAlN PERNYAlTAlAlN ORISINAlLITAlS ………..…..ii

HAlLAlMAlN PENGESAlHAlN...……….iii

KAlTAl PENGAlNTAlR ... iv

PERNYAlTAlAlN PERSETUJUAlN PUBLIKAlSI SKRIPSI UNTUK KEPENTINGAlN AlKAlDEMIS ... vi

AlBSTRAlK ... vii

DAlFTAlR ISI ... ix

DAlFTAlR TAlBEL... xiii

DAlFTAlR GAlMBAlR ... xiv

DAlFTAlR SINGKAlTAlN ... xv

BAlB 1 PENDAlHULUAlN ... 1

1.1. Laltalr Belalkalng... 1

1.2. Rumusaln Malsallalh ... 4

1.3. Tujualn Penelitialn ... 5

1.3.1. Tujualn Umum ... 5

1.3.2. Tujualn Khusus ... 5

1.4. Malnfalalt Penelitialn ... 5

1.4.1. Peneliti ... 5

1.4.2. Pengetalhualn ... 5

1.4.3. Malsyalralkalt ... 5

BAlB 2 TINJAlUAlN PUSTAlKAl ... 6

2.1. Alutoimun ... 6

2.2. Reumaltoid Alrtritis ... 7

(11)

2.2.1. Definisi Reumaltoid Alrtritis ... 7

2.2.2. Falkor Risiko Reumaltoid Alrtritis... 8

2.2.3. Paltofisiologi Reumaltoid Alrtritis ... 9

2.2.4. Dialgnosis Reumaltoid Alrtritis ... 10

2.2.5. Taltallalksalnal Reumaltoid Alrtritis ... 12

2.3. Bekalm ... 14

2.3.1. Definisi Bekalm ... 14

2.3.2. Jenis-Jenis Bekalm ... 15

2.3.3. Indikalsi daln Kontralindikalsi Bekalm ... 17

2.3.4. Titik Bekalm ... 18

2.3.5. Prosedur Bekalm ... 22

2.3.6. Walktu Berbekalm ... 23

2.3.7. Mekalnisme Bekalm ... 25

2.4. Pengalruh Bekalm Terhaldalp Reumaltoid Alrtritis ... 29

2.5. Keralngkal Teori ... 31

2.6. Keralngkal Konsep ... 32

2.7. Hipotesis ... 32

BAlB 3 METODE PENELITIAlN ... 33

3.1. Definisi Operalsionall ... 33

3.2. Jenis Penelitialn ... 34

3.3. Walktu daln Tempalt Penelitialn ... 34

3.3.1. Walktu Penelitialn ... 34

3.3.2. Tempalt Penelitialn ... 35

3.4. Populalsi daln Salmpel Penelitialn... 35

3.4.1. Populalsi Penelitialn ... 35

(12)

3.4.2. Salmpel Penelitialn ... 35

3.4.3. Besalr Salmpel ... 36

3.5. Teknik Pengumpulaln Daltal ... 37

3.6. Pengolalhaln Daltal daln Alnallisal Daltal ... 38

3.6.1. Pengolalhaln Daltal ... 38

3.6.2. Alnallisal Daltal ... 39

3.7. Keralngkal Kerjal ... 40

BAlB 4 HAlSIL DAlN PEMBAlHAlSAlN ... 41

4.1. Halsil Penelitialn ... 41

4.1.1. Kalralkteristik Subjek Penelitialn ... 41

4.1.2. Alnallisis Pengalruh Bekalm Balsalh Terhaldalp Kaldalr Complete Blood Count (CBC) ... 42

4.2. Pembalhalsaln ... 45

BAlB 5 KESIMPULAlN DAlN SAlRAlN ... 48

5.1. Kesimpulaln ... 48

5.2. Salraln ... 48

DAlFTAlR PUSTAlKAl ... 49

LAlMPIRAlN ... 53

Lalmpiraln 1 Lembalr Penjelalsaln Kepaldal Subjek Penelitialn ... 53

Lalmpiraln 2 Lembalr Informed Consent ... 54

Lalmpiraln 3 Suralt Keteralngaln Ethicall Clealralnce ... 55

Lalmpiraln 4 Suralt Izin Penelitialn ... 56

Lalmpiraln 5 Daltal Halsil Penelitialn... 59

Lalmpiraln 6 Halsil Alnallisis Staltistik ... 58

Lalmpiraln 7 Dokumentalsi Penelitialn ... 75

(13)

Lalmpiraln 8 Riwalyalt Hidup Penulis ... 76 Lalmpiraln 9 Alrtikel Penelitialn ... 77

(14)

DAlFTAlR TAlBEL

Talbel 2.1 Kriterial Dialgnosis Reumaltoid Alrtritis ... 11

Talbel 3.1 Definisi Operalsionall ... 33

Talbel 3.2 Walktu Penelitialn ... 35

Talbel 4.1 Distribusi Kalralkteristik Subjek Penelitialn ... 41

Talbel 4.2Alnallisis Kaldalr CBC Sebelum daln Sesudalh Teralpi Bekalm ... 42

(15)

DAlFTAlR GAlMBAlR

Galmbalr 2.1 Titik Sunnalh Bekalm39 ... 21

Galmbalr 2.2 Meridialn Permukalaln Tubuh Secalral Umum41 ... 22

Galmbalr 2.3 Teori Mekalnisme Efek Bekalm18 ... 29

Galmbalr 2.4 Galmbalr Keralngkal Teori ... 31

Galmbalr 2.5 Keralngkal Konsep ... 32

Galmbalr 3.1 Keralngkal Kerjal ... 40

(16)

DAlFTAlR SINGKAlTAlN

AlCPAl : Alnti-citrullinalted Protein Alntibodies CBC : Complete Blood Count

CD8+ : Cluster of Differentialtion 8

CPS : Calusaltive Palthologicall Substalnces CV : Calrdiovalsculalr

DMAlRD : Disealse Modifying Alnti Rheumaltic Drugs DNAl : Deoxyribose Nucleic Alcid

DNICs : Diffuse Noxious Inhibitory Controls HB : Hemoglobin

HLAl-DRB1 : Humaln Leukocyte Alntigen HLAl-DR4 : Humaln Leukocyte Alntigen IFN-Ƴ : Interferon Galmmal

IgE : Immunoglobulin E IL-2 : Interleukin 2 IL-6 : Interleukin 6 IL-10 : Interleukin 10 IMT : Indeks Malssal Tubuh

MCHC : Mealn Corpusculalr Hemoglobin Concentraltion MCV : Mealn Corpusculalr Volume

MCH : Mealn Corpusculalr Hemoglobin NLR : Neutrophil to Lymphocyte Raltio NSAlID : Nonsteroidall Alnti-inflalmaltory Drugs PAlDI4 : Protein Alrginine Deiminalse type 4 PGT : Palin-Galte Theory

PTPN22 : Protein Tyrosine Phosphaltalse Non-Receptor type 22 PCV : Palcked Cell Volume

(17)

RAl : Reumaltoid Alrtritis RBC : Red Blood Cell

RDW : Red Distribution Width

STAlT4 : Signall Tralnsducer alnd Alctivaltor of Tralnscription 4 TNF-α : Tumor Necrosis Falctor Allphal

TNFAlIP3 : Tumor Necrosis Falctor Allphal Induced Protein 3 TRAlF1-C5 : Tumor Necrosis Falctor Complement Component 5 WBC : White Blood Cell

(18)

BAB 1 PENDAlHULUAlN

1.1. Laltalr Belalkalng

Alutoimun aldallalh sualtu kondisi dimalnal terjaldi galnggualn fungsi sistem kekeballaln tubuh yalng menyebalbkaln sel-sel tubuh menyeralng/menghalncurkaln sel- sel tubuh sendiri kalrenal mengalnggalpnyal sebalgali sel alsing. Penyalkit alutoimun terdiri dalri 3 jenis, yalitu penyalkit alutoimun sistemik, penyalkit alutoimun yalng terlokallisalsi, daln penyalkit alutoimun hemositolisis. Penyalkit alutoimun sistemik aldallalh penyalkit alutoimun yalng secalral bersalmalaln dalpalt mempengalruhi beberalpal orgaln daln jalringaln tubuh. Contoh dalri penyalkit alutoimun sistemik yalitu, Rheumaltoid alrthritis, Systemic lupus erythemaltosus, Salrcoidosis, Sclerodermal daln lalin sebalgalinyal.1-3

Reumaltoid Alrtritis (RAl) merupalkaln penyalkit alutoimun sistemik yalng menyeralng sendi, terutalmal sendi sinoviall yalng ditalndali dengaln aldalnyal infiltralsi sel imun.4 Balnyalk penelitialn yalng telalh memperkiralkaln prevallensi Reumaltoid Alrtritis di seluruh dunial, diperkiralkaln prevallensi Reumaltoid Alrtritis 0,24% (95%

Cl, 0,23%-0,25%) talnpal perubalhaln yalng terlihalt dalri talhun 1990-2010. Insidensi Reumaltoid Alrtritis tertinggi terjaldi di Benual Eropal daln Benual Almerikal, tepaltnyal di Eropal Utalral (29 kalsus/100.000) daln Almerikal Utalral (38 kalsus/100.000).5 Di Alsial, prevallensi Reumaltoid Alrtritis telalh dihitung menjaldi 0,75% di Indial, 0,142% di Kalralchi (Palkistaln), 0,26% di Koreal Selaltaln, daln 0,6%-1% di Jepalng.

Perbedalaln alntalral prevallensi di Cinal daln Jepalng (0,2%-0,3%). Perbedalaln dallalm prevallensi RAl dipengalruhi oleh falktor genetik daln lingkungaln seperti, riwalyalt kebialsalaln yalitu merokok altalu prevallensi obesitals daln jugal falktor lalin yalng tidalk diketalhui.6 Berdalsalrkaln halsil Riset Kesehaltaln Dalsalr (Riskesdals) paldal talhun 2018, prevallensi penyalkit sendi berdalsalrkaln dialgnosis dokter di Indonesial sebesalr 7,30% dengaln persentalse tertinggi terjaldi di Provinsi Alceh yalitu sebesalr 13,26%

daln disusul provinsi lalin seperti Bengkulu (12,11%), Balli (10,46%), Palpual (10,43%) daln Sumalteral Utalral dengaln persentalse sebesalr 5,35%. Paldal kalralkteristik kelompok umur prevallensi penyalkit sendi palling balnyalk diallalmi

(19)

oralng dengaln usial ≥75 talhun (18,95%), 65-74 talhun (18,63), 55-64 talhun (15,55%), 45-54 talhun (11,08%), 35-44 talhun (6,27%), 25-34 talhun (3,10%), daln 15-24 talhun (1,23%). Berdalsalrkaln jenis kelalmin, perempualn lebih balnyalk mengallalmi penyalkit sendi (8,46%) dalripaldal lalki-lalki (6,13%).7

Penyebalb dalri Reumaltoid ini belum diketalhui secalral palsti, nalmun berbalgali falktor mungkin mempengalruhi penyalkit ini dialntalralnyal interalksi dalri falktor genetik daln lingkungaln yalng dimulali dalri beberalpal talhun sebelum gejallal klinis muncul. Falktor genetik yalng didugal menjaldi etiologi penyalkit ini, alntalral lalin HLAl-DR4, HLAl-DRB1, PTPN22, PAlDI4, STAlT4, TRAlF1-C5, daln TNFAlIP3. Falktor lingkungaln yalng didugal berperaln, yalitu infeksi, merokok daln palpalraln alsalp rokok daln zalt kimial.8

Pemeriksalaln yalng dalpalt dilalkukaln paldal Reumaltoid Alrtritis sallalh saltunyal aldallalh hitung dalralh lengkalp altalu Complete Blood Count (CBC). Aldalpun palralmeter paldal CBC, yalitu Neutrofil, limfosit, monosit, hemoglobin (HB), White Blood Cell (WBC), Red Blood Cell (RBC), eosinofil, balsofil, Palcked Cell Volume (PCV), Mealn Corpusculalr Volume (MCV), Mealn Corpusculalr Hemoglobin (MCH), Mealn Corpusculalr Hemoglobin Concentraltion (MCHC), trombosit, Red Distribution Width (RDW). Paldal palsien Reumaltoid Alrtritis ditemukaln peningkaltaln paldal kaldalr CBC terutalmal neutrofil, limfosit, monosit, daln trombosit.

Paldal penelitialn sebelumnyal ditemukaln RDW meningkalt daln dikalitkaln dengaln peraldalngaln paldal palsien Reumaltoid Alrtritis. RDW dikalitkaln dengaln sitokin inflalmalsi daln alntiinflalmalsi TNF-α, IL-6 daln IL-10, yalng menunjukaln balhwal RDW bisal menjaldi palralmeter lalboraltorium potensiall untuk menunjukaln peraldalngaln paldal palsien Reumaltoid Alrtritis.9

Palralmter hemogralm, terutalmal yalng termalsuk elemen sistem imun penting dallalm penilalialn berbalgali penyalkit daln/altalu talndal. Elemen sistem imun melibaltkaln neutrofil, limfosit, daln trombosit yalng berperaln dallalm mengontrol inflalmalsi, selalin jugal mengallalmi perubalhaln sekunder alkibalt inflalmalsi. Trombosit memiliki peraln penting dallalm peraldalngaln daln modulalsi kekeballaln. Alktivalsi trombosit alkaln melepalskaln palrtikel mikro trombosit pro-inflalmalsi yalng berinteralksi dengaln leukosit yalng menyebalbkaln peraldalngaln sendi sistemik paldal

(20)

Reumaltoid Alrtritis. Palsien Reumaltoid Alrtritis ditemukaln dengaln peningkaltaln jumlalh trombosit selalmal talhalp alktif penyalkit. Infiltralsi sinoviall neutrofil daln limfosit paldal palsien Reumaltoid Alrtritis mempengalruhi perkembalngaln penyalkit.

Neutrofil salngalt penting untuk mengendallikaln peraldalngaln. NLR aldallalh proporsi neutrofil albsolut terhaldalp jumlalh limfosit yalng dialmbil dalri tes CBC. NLR merupalkaln penalndal yalng bergunal untuk mengetalhui perkembalngaln alktivitals paldal penyalkit inflalmalsi kronis. Pemeriksalaln CBC dilalkukaln secalral rutin paldal palsien Reumaltoid Alrtritis untuk memalntalu efek salmping obalt daln kemungkinaln perubalhaln teralkit penyalkit.10,11

Palsien Reumaltoid Alrtritis (RAl) memiliki risiko kemaltialn yalng lebih tinggi dalripaldal populalsi lalin. Penelitialn selalmal 50 talhun teralkhir secalral konsisten mengalmalti palsien RAl daln didalpaltkaln risiko kemaltialn paldal palsien RAl 1,5 kalli lebih tinggi dalri populalsi umum. Penyebalb palling umum kemaltialn dialntalral palsien RAl aldallalh penyalkit calrdiovalsculalr (CV), penyalkit pernalpalsaln daln infeksi.6,12

Pedomaln untuk teralpi Reumaltoid Alrtritis (RAl) salalt ini menggunalkaln Nonsteroidall Alnti-inflalmaltory Drugs (NSAlID), kortikosteroid daln Disealse Modifying Alnti Rheumaltic Drugs (DMAlRD). Peralwaltaln untuk Reumaltoid Alrtritis rumit, kalrenal terdalpalt beberalpal falktor yalng berperaln dallalm pemilihaln teralpi, seperti alktivitals, tingkalt kepalralhaln penyalkit, komorbiditals daln preferensi palsien (bialyal, rute pemberialn daln frekuensi pemalntalualn). Selalin itu, teralpi RAl yalng digunalkaln salalt ini sulit daln seringkalli dibaltalsi oleh kuralngnyal efektivitals obalt daln/altalu aldalnyal efek salmping yalng serius. Oleh kalrenal itu, palsien umumnyal mencalri teralpi komplementer yalng dalpalt digunalkaln. Teralpi komplementer aldallalh pengobaltaln yalng dikembalngkaln dalri teralpi traldisionall daln aldal yalng diintegralsikaln dengaln teralpi modern yalng bersifalt melengkalpi altalu menyempurnalkaln. Sallalh saltu contoh teralpi komplementer yalng dalpalt dijaldikaln sebalgali pilihaln aldallalh bekalm.13,14,15

Bekalm aldallalh metode pengobaltaln kuno yalng telalh digunalkaln untuk menyembuhkaln berbalgali kondisi medis. Paldal zalmaln Nalbi Salw. Bekalm sudalh balnyalk dilalkukaln oleh palral salhalbalt. Dallalm Haldist Riwalyalt Ibnu Maljalh, Albu Dalwud dalri Albu Huraliralh Raldhiyalllalhu Alnhumal, Ralsulullalh Salw. bersalbdal

(21)

“Jikal paldal sesualtu yalng kallialn pergunalkaln untuk berobalt itu terdalpalt kebalikaln, malkal hall itu aldallalh bekalm (hijalmalh)” [Shalhih Sunaln Ibnu Maljalh, Kalryal Syalikh All-Allbalni (II/259), Shalhih Sunaln Albu Dalwud, kalryal Syalikh All-Allbalni (II/731)].16

Bekalm memiliki balnyalk jenis seperti, bekalm balsalh, bekalm kering, bekalm alpi, bekalm luncur, daln lalin sebalgalinyal.17 Paldal daleralh yalng dilalkukaln bekalm, pembuluh dalralh alkaln melebalr kalrenal alksi valsodilaltor tertentu seperti aldenosin, noraldrenallin daln histalmin. Alkibaltnyal, terjaldi peningkaltaln sirkulalsi dalralh ke daleralh yalng salkit. Hall ini memungkinkaln tereliminalsinyal ralcun daln zalt-zalt yalng tidalk diperlukaln oleh tubuh, sehinggal keluhaln palsien yalng telalh berbekalm menjaldi lebih balik. Bekalm dalpalt membersihkaln dalralh daln caliraln intertisiall dalri Calusaltive Palthologicall Substalnces (CPS) melallui perkutaln. CPS dallalm alutoimun termalsuk alutoalntibodi, alntigen alntibodi, kompleks, medialtor inflalmalsi, prostalglalndin, sitokin inflalmalsi, reseptor sitokin terlalrut, enzim hidrolitik daln lalinnyal.18

Penelitialn sebelumnyal yalng dilalkukaln di Yalmaln merupalkaln penelitialn alwall mengenali pengalruh bekalm balsalh terhaldalp kaldalr CBC paldal Reumaltoid Alrtritis. Penelitialn tersebut telalh mengungkalp malnfalalt klinis jalngkal pendek yalng lebih besalr dalri bekalm balsalh paldal palsien Reumaltoid Alrtritis yalitu bekalm balsalh memiliki efek menguralngi tingkalt penalndal inflalmalsi daln menguralngi gejallal paldal Reumaltoid Alrtritis talnpal aldalnyal efek salmping yalng ditimbulkaln. Nalmun, kuralngnyal kriterial ekslusi paldal penelitialn sebelumnyal dalpalt menyebalbkaln bials paldal halsil penelitialn daln kalrenal terbaltalsnyal penelitialn mengenali pengalruh bekalm balsalh terhaldalp kaldalr CBC paldal Reumaltoid Alrtritis malkal diperlukaln penelitialn lebih lalnjut untuk mendukung penelitialn sebelumnyal.19

Berdalsalrkaln uralialn dialtals, peneliti mengalngkalt penelitialn yalng berjudul

“Pengalruh Bekalm Balsalh (Wet Cupping) Terhaldalp Kaldalr Complete Blood Count (CBC) Paldal Reumaltoid Alrtritis Di Klinik Bekalm Kotal Medaln”.

1.2. Rumusaln Malsallalh

Alpalkalh terdalpalt pengalruh bekalm balsalh terhaldalp kaldalr Complete Blood Count (CBC) paldal Reumaltoid Alrtritis di klinik bekalm kotal Medaln?

Referensi

Dokumen terkait

Skripsi dengan judul “Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Integratif dengan Pendekatan Saintifik SDN Mojorejo 01 Batu” adalah hasil karya saya, dan dalam naskah

purchase intention, pengaruh country of origin terhadap brand image, pengaruh brand image terhadap purchase intention serta peran brand image dalam memediasi

Berdasarkan bebera- pa konsep rasa cinta kepada merek, dapat disimpulkan bahwa brand love adalah sebuah hasrat dan perasaan emosional yang timbul akibat kepuasan dalam

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Hak Bebas Royalti Nonekslusif (Non-exclusive

Berikut ini merupakan data perusahaan industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indosnesia (BEI) tahun 2012-2013:.. Tahun 2013 jumlah perusahaan industri barang

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Universitas Multimedia Nusantara Hak Bebas Royalti Nonekslusif (Non-exclusive Royalty-Free Right)

Pada awal berdirinya SD Negeri 36 Banyuasin III, bernama SD Negeri Pelajau Ilir, hingga pada tahun 2010 atas peraturan dari Diknas Pendidikan Kabupaten Banyuasin SD

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Universitas Multimedia Nusantara Hak Bebas Royalti Nonekslusif (Non- exclusive Royalty-Free Right)