• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji keragaman kisaran inang terhadap penularan bean common mosaic virus pada tanaman kacang panjang (Vigna sinensis) di bali.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Uji keragaman kisaran inang terhadap penularan bean common mosaic virus pada tanaman kacang panjang (Vigna sinensis) di bali."

Copied!
20
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Bahan yang digunakan dalam penelitian ini berupa reagen DAS-ELISA, polybag, tanah subur, arang sekam, bufer fosfat, kapas steril, daun tanaman kacang panjang yang

Sensitifitas RT-PCR dalam mendeteksi BCMV lebih tinggi dibandingkan DIBA dan I-ELISA karena jumlah sampel daun tanaman minimal yang digunakan untuk pengujian lebih

Tanaman kacang panjang uji diinokulasi BCMV secara mekanis dan dilakukan pengamatan terhadap kejadian penyakit, keparahan penyakit, periode inkubasi, waktu pembungaan, dan

Rendahnya BCMV terbawa benih pada tanaman yang diinokulasi 1 MST dibandingkan dengan 2 MST dapat disebabkan oleh pertumbuhan yang sangat terhambat pada tanaman

Titer virus tidak selalu berkorelasi dengan gejala, sehingga untuk menentukan respons ketahanan tanaman harus menggunakan beberapa parameter (Strausbaugh et al. Pengamatan

Tanaman kacang panjang yang diinokulasi BCMV umur 2, 3 mst dan tanaman yang berasal dari benih yang terinfeksi BCMV memiliki skor tipe gejala yang sama nilai 4 dengan tipe gejala

Secara umum, semakin muda tanaman terinfeksi BCMV akan menyebabkan periode inkubasi virus semakin singkat, keparahan penyakit lebih tinggi, dan pertumbuhan

Gejala penyakit yang terlihat pada buah kacang panjang yang terinfeksi BCMV tidak terlalu terlihat, akan tetapi buah kacang panjang yang terinfeksi BCMV polong atau bijinya lebih