• Tidak ada hasil yang ditemukan

JURNAL TEKNIK SIPIL Vol. 1, No. 1, (2012) 1-6 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "JURNAL TEKNIK SIPIL Vol. 1, No. 1, (2012) 1-6 1"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Abstrak— Ruas Jl. HR. Muhammad beserta simpang Jl. HR.

Muhammad – Jl. Darmo Permai Selatan & Jl. Bukit Darmo Boulevard – Jl. Darmo Permai II merupakan wilayah yang sering mengalami kemacetan. Kemacetan ini diakibatkan oleh volume kendaraan yang semakin meningkat setiap harinya, selain itu faktor lain penyebab kemacetan adalah kurang optimalnya kinerja simpang dan ruas jalan di wilayah tersebut. Dengan direncanakannya pembangunan Surabaya Times Square yang berlokasi di Jl. HR. Muhammad tepatnya berada di pintu keluar tol satelit, akan berpengaruh besar terhadap kondisi arus lalu lintas dari bundaran satelit, sepanjang Jl. HR. Muhammad hingga simpang Jl. HR. Muhammad – Jl. Darmo Permai Selatan & Jl.

Bukit Darmo Boulevard – Jl. Darmo Permai II. Untuk mengoptimalkan kinerja simpang & segmen jalan di wilayah tersebut perlu adanya evaluasi kinerja terhadap simpang dan segmen tersebut.

Analisa kinerja ruas jalan dan simpang untuk kondisi eksisting dan untuk 5 tahun ke depan sampai dengan tahun 2017 dilaksanakan dengan perumusan MKJI 1997 dan dengan bantuan program KAJI. Untuk data pertumbuhan jumlah kendaraan didapat dari BAPPEKO dan DISHUB Surabaya sebagai data sekunder, sedangkan untuk data primer didapat dari survey lapangan.

Hasil kinerja eksisting segmen Jl. HR. Muhammad DS terbesar 0,958 dialami segmen 4 yaitu segmen antara pintumasuk Jl. HR.

Muhammad dan Jl. Putat Gede Timur puncak sore. Hasil kinerja eksisting simpang Jl. HR. Muhammad – Jl. Darmo Permai Selatan

& Jl. Bukit Darmo Boulevard – Jl. Darmo Permai II diperoleh nilai DS terbesar 2,098 pada pendekat barat (RT) puncak pagi.

Tundaan simpang rata-rata terbesar 765,92 det/smp. LOS semua pendekat pada tingkat F (sangat padat/paling buruk). Untuk mengatasi kondisi buruk eksisting hingga 5 tahun depan yaitu tahun 2017 setelah Surabaya Times Square beroperasi, segmen Jl.

HR. Muhammad memerlukan manajemen lalu–lintas. Setelah dilakukan manajemen lalu-lintas menunjukkan DS terbesar 0,972 dialami segmen 4 puncak sore. Simpang bersinyal tersebut juga perlu dilakukan manajemen lalu–lintas. Setelah dilakukan manajemen lalu-lintas terhadap simpang bersinyal DS terbesar 1,899 dialami pendekat barat (RT) dengan tundaan simpang rata- rata terbesar 949,06 det/smp. LOS masih dalam tingkat F (padat/paling buruk) .

.

Kata Kunci—Simpang Bersinyal, Segmen Jalan, Pembebanan/

Bangkitan, Mall dan Rumah Sakit I. PENDAHULUAN

Saat ini Surabaya bagian barat menjadi salah satu titik pertumbuhan kota Surabaya yang sangat menonjol dibidang pembangunan sarana fasilitas umum. Salah satunya pada kawasan bundaran satelit yang akan dibangun sebuah pusat

perbelanjaan yaitu berupa Mall dan rumah sakit dengan tipe B dikawasan tersebut. Sehingga dengan beroprasinya Surabaya Times Square akan berpotensi mempengaruhi kinerja jalan yang ada disekitarnya. Berikut diantaranya ruas jalan maupun simpang yang akan terpengaruhi kinerjanya akibat adanya pembangunan Surabaya Times Square yaitu ruas Jl. HR.

Muhammad dan simpang Jl. HR. Muhammad – Jl. Darmo Permai Selatan & Jl. Bukit Darmo Boulevard – Jl. Darmo Permai II.

Dengan adanya Surabaya Times Square maka akan menimbulkan pertambahan aktivitas manusia menuju Surabaya Times Square dengan menggunakan kendaraan, sehingga ikut mempengaruhi volume kendaraan pada setiap arah pergerakan diwilayah sekitarnya yang telah ada sebelumnya. Keluar masuknya kendaraan yang berasal dari Surabaya Times Square itu sendiri pun akan berdampak buruk terhadap lalu lintas pada ruas Jl. HR. Muhammad dan simpang Jl. HR. Muhammad – Jl.

Darmo Permai Selatan & Jl. Bukit Darmo Boulevard – Jl.

darmo permai II.

Dengan kondisi seperti itu maka perlu dilakukan analisa kinerja ruas jalan dan simpang akibat pembangunan Surabaya Times Square dan didukung oleh suatu studi pengaturan lalu lintas untuk menghasilkan kinerja simpang yang optimal serta solusi alternatif manajemen lalu lintas pada jaringan jalan untuk mengantasipasi kemacetan yang ada ketika Surabaya Times Square beroperasi yang akan dibahas dalam Tugas Akhir ini.

II. T INJAUAN P USTAKA A. Simpang Bersinyal

P

LT

) / (

) / (

jam smp Total

jam smp

= LT ...(2.1)

P

RT

) / (

) / (

jam smp Total

jam smp

= RT ...(2.2)

P

UM

MV UM

Q

= Q ... (2.3)

Merah Semua = ( )

 

 

 + −

AV AV EV

EV EV

V L V

I

L ... (2.4)

L

TI

= ∑ ( merah + kuning ) I = ∑ IGi ... (2.5) So = 600 x We(smp/jam hijau) ... (2.6)

Evaluasi Kinerja Ruas Jalan HR. Muhammad Beserta Simpang Jl. HR.

Muhammad- Jl. Darmo Permai Selatan & Jl. Bukit Darmo Boulevard – Jl. Darmo Permai II Akibat Pembangunan Surabaya Times Square (STS)

Devi Marliani, Tika Dwi Septiani, Ir. Rachmad Basuki, MS.

Jurusan Diploma III Teknik Sipil, FTSP, Institut TePnologi Sepuluh Nopember (ITS) Dosen Jurusan Diploma III Teknik Sipil, FTSP, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Kampus ITS Manyar, Surabaya

E-mail: [email protected], [email protected], [email protected]

(2)

F

P

= ……… (2.7)

... (2.9) ...(2.8) FR = Q/S ... (2.10) IFR = ∑ (FR

CRIT

) ... (2.11) PR = FR

CRIT

III. M ETODOLOGI P ENELITIAN / IFR ... (2.12) C = S x g/c ... (2.13) DS = Q/C ... (2.14)

Data yang digunakan adalah data primer berupa: data geometrik jalan dan simpang, data arus lalu-lintas, dan data kondisi lingkungan. Data sekunder berupa: Data peta lokasi studi, data luas bangunan dan layout banguan, data jumlah penduduk, data pertumbuhan kendaraan, ta ta guna lahan (Land Use).

Langkah-langkah analisis pada tugas akhir ini yakni dengan melakukan tahapan analisa kondisi eksisting segmen dan simpang kemudian menganalisis pembebanan tarikan dan bangkitan, selanjutnya dilakukan analisa kinerja segmen dan simpang 5 tahun setelah Surabaya Times Square beroperasi.

Kemudian dilakukan perencanaan perbaikan kondisi eksisting hingga 5 tahun kedepan dengan beberapa alternatif manajemen lalu-lintas.

IV. ANALISA PERTUMBUHAN LALU LINTAS 1. Pertumbuhan Mobil Penumpang ( LV )

X TAHU

N LHR

(y)

Persamaan Regresi (Y) sehingga mendapatkan volume lalu lintas

(kend/jam)

Pertumbuhan Lalu Lintas (i)

I rata-

rata I (%)

1 2004 721402 733743 0.00 0.03 3

2 2005 764684 756177 0.03

3 2006 790846 778611 0.03

4 2007 800416 801044 0.03

5 2008 815705 823478 0.03

6 2009 845912 0.03

7 2010 868346 0.03

8 2011 890780 0.03

9 2012 913213 0.03

10 2013 935647 0.02

11 2014 958081 0.02

12 2015 980515 0.02

13 2016 1002949 0.02

14 2017 1025382 0.02

Faktor pertumbuhan mobil penumpang (LV) didapatkan dengan menggunakan rumus:

(i) pada tahun 2012 = 3%

(i) pada tahun 2013 = 2%

(i) pada tahun 2014 = 2%

(i) pada tahun 2015 = 2%

(i) pada tahun 2016 = 2%

(i) pada tahun 2017 = 2%

2. Pertumbuhan Bus/Truk ( HV )

X TAHUN LHR (y)

Persamaan Regresi (Y) sehingga mendapatkan volume lalu lintas

(kend/jam)

Pertumbuhan Lalu Lintas (i)

I rata-

rata I (%)

1 2004 402897 410416 0.00 0.02 2

2 2005 424302 419828 0.02

3 2006 436192 429240 0.02

4 2007 441405 438652 0.02

5 2008 441405 448064 0.02

6 2009 457476 0.02

7 2010 466888 0.02

8 2011 476300 0.02

9 2012 485712 0.02

10 2013 495124 0.02

11 2014 504535 0.02

12 2015 513947 0.02

13 2016 523359 0.02

14 2017 532771 0.02

Faktor pertumbuhan bus/truk (HV) didapatkan dengan menggunakan rumus:

(i) pada tahun 2012 = 2%

(i) pada tahun 2013 = 2%

(i) pada tahun 2014 = 2%

(i) pada tahun 2015 = 2%

(i) pada tahun 2016 = 2%

(i) pada tahun 2017 = 2%

3. Pertumbuhan Sepeda Motor ( MC )

X TAHUN LHR (y)

Persamaan Regresi (Y) sehingga mendapatkan volume lalu lintas (kend/jam)

Pertumbuhan Lalu Lintas (i)

I rata- rata

I (%)

1 2004 5733075 5947941 0.00 0.07 7

2 2005 6651351 6547278 0.10

3 2006 7444716 7146614 0.09

4 2007 7696994 7745951 0.08

5 2008 8206936 8345287 0.08

6 2009 8944624 0.07

7 2010 9543960 0.07

8 2011 10143297 0.06

9 2012 10742633 0.06

10 2013 11341970 0.06

11 2014 11941306 0.05

12 2015 12540643 0.05

13 2016 13139979 0.05

14 2017 13739316 0.05

Faktor pertumbuhan sepeda motor (MC) didapatkan dengan menggunakan rumus:

(i) pada tahun 2012 = 2%

(i) pada tahun 2013 = 2%

(i) pada tahun 2014 = 2%

(i) pada tahun 2015 = 2%

(i) pada tahun 2016 = 2%

(i) pada tahun 2017 = 2%

V. PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 5.2.1 DATA PRIMER

5.2.3.1 Data Geometrik Jalan 5.2.3.2 Data Waktu Sinyal 5.2.3.3 Data Kondisi Lingkungan

5.2.3.4 Data Keluar Masuk Kendaraan Rumah Sakit Pembanding

Tabel 1

Data Keluar Masuk Kendaraan Rumah Sakit Siloam Gubeng Surabaya

Jam R4 Masuk R2 R4 Keluar R2 Σvolume

06.00 - 07.00 35 38 6 14 54.0

07.00 - 08.00 79 185 23 64 164.3

08.00 - 09.00 29 42 30 39 79.3

09.00 - 10.00 32 36 33 33 82.3

10.00 - 11.00 24 135 29 90 109.3

11.00 - 12.00 23 69 35 71 93.0

12.00 - 13.00 24 23 27 60 71.8

13.00 - 14.00 24 17 32 17 64.5

14.00 - 15.00 20 17 26 26 56.8

15.00 - 16.00 27 20 26 41 68.3

16.00 - 17.00 32 60 24 57 85.3

17.00 - 18.00 26 84 18 47 76.8

18.00 - 19.00 23 32 30 75 79.8

19.00 - 20.00 18 27 29 48 65.8

20.00 - 21.00 14 21 23 23 48.0

Jumlah

kend/hari 430 806 391 705 1198.8 Sumber : Hasil Survey

Tabel 2

Data Keluar Masuk Kendaraan Rumah Sakit Graha Amerta Surabaya

Jam Masuk Keluar Σvolume

R4 R2 R4 R2

07.00 - 08.00 30 24 27 26 69.5

08.00 - 09.00 29 46 28 44 79.5

26 , 0 0

,

1 p x

F F RT LT = = 1 , 0 + − p RT LT x 0 , 16

(3)

09.00 - 10.00 28 56 24 52 79.0

10.00 - 11.00 47 53 44 41 114.5

11.00 - 12.00 20 48 20 38 61.5

12.00 - 13.00 51 22 49 28 112.5

13.00 - 14.00 24 27 27 24 63.8

14.00 - 15.00 31 15 29 17 68.0

15.00 - 16.00 29 25 30 26 71.8

16.00 - 17.00 7 24 13 28 33.0

17.00 - 18.00 59 16 62 28 132.0

18.00 - 19.00 51 16 47 18 106.5

Jumlah

kend/hari 406 372 400 370 991.5

Sumber : Buku Proyek Akhir

Tabel 3

Data Keluar Masuk Kendaraan Rumah Sakit Husada Utama Surabaya

Jam Masuk Keluar Σvolume

R4 R2 R4 R2

07.00 - 08.00 41 37 46 34 104.8

08.00 - 09.00 36 37 31 50 88.8

09.00 - 10.00 30 56 32 49 88.3

10.00 - 11.00 35 44 37 40 93.0

11.00 - 12.00 37 71 32 52 99.8

12.00 - 13.00 36 31 33 38 86.3

13.00 - 14.00 38 42 40 45 99.8

14.00 - 15.00 34 43 39 43 94.5

15.00 - 16.00 19 40 23 34 60.5

16.00 - 17.00 20 44 30 37 70.3

17.00 - 18.00 44 58 48 66 123.0

18.00 - 19.00 41 39 38 70 106.3

Jumlah

kend/hari 411 542 429 558 1115.0

Sumber : Buku Proyek Akhir

Tabel 4

Data Keluar Masuk Kendaraan Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya

Jam Masuk Keluar

Σvolume

R4 R2 R4 R2

07.00 - 08.00 31 35 41 34 84.8

08.00 - 09.00 34 55 30 50 109.0

09.00 - 10.00 30 55 28 37 101.3

10.00 - 11.00 37 51 34 39 106.3

11.00 - 12.00 43 36 27 47 97.5

12.00 - 13.00 38 37 32 37 92.3

13.00 - 14.00 32 27 41 38 78.8

14.00 - 15.00 44 28 36 43 91.8

15.00 - 16.00 41 27 27 31 82.5

16.00 - 17.00 38 25 30 42 81.0

17.00 - 18.00 24 31 51 60 82.8

18.00 - 19.00 8 16 8 9 28.3

Jumlah kend/hari 400 388 385 467 1036.0

Sumber : Buku Proyek Akhir

5.2.3.5 Data Keluar Masuk Kendaraan Mall Pembanding Tabel 5

Data Keluar Masuk Kendaraan Royal Plaza Surabaya

Jam Masuk Keluar

Σvolume

R4 R2 R4 R2

09.00 - 10.00 47 685 52 15 748.75

10.00 - 11.00 134 789 166 133 997.75

11.00 - 12.00 157 636 214 355 935.25

12.00 - 13.00 113 597 260 459 889.75

13.00 - 14.00 166 385 261 451 729

14.00 - 15.00 189 554 287 539 949.5

15.00 - 16.00 164 574 262 608 955.5

16.00 - 17.00 169 566 287 545 943

17.00 - 18.00 181 728 245 613 1123.5

18.00 - 19.00 186 445 248 512 821

19.00 - 20.00 260 450 201 456 874.25

20.00 - 21.00 160 272 227 671 656.5

21.00 - 22.00 72 77 249 881 431.5

22.00 - 23.00 12 30 215 457 210

Jumlah kend/hari 2010 6788 3174 6695 11265.25 Sumber : Hasil Survey

Tabel 6

Data Keluar Masuk Kendaraan Galaxi Mall Surabaya

Jam R4 Masuk R2 R4 Keluar R2 Σvolume

09.00 - 10.00 122 341 67 7 276.0

10.00 - 11.00 297 479 175 97 616.0

11.00 - 12.00 343 577 187 242 734.8

12.00 - 13.00 278 458 176 364 659.5

13.00 - 14.00 298 554 235 423 777.3

14.00 - 15.00 316 439 231 425 763.0

15.00 - 16.00 323 460 254 396 791.0

16.00 - 17.00 354 687 232 381 853.0

17.00 - 18.00 457 863 268 358 1030.3

18.00 - 19.00 435 866 248 756 1088.5

19.00 - 20.00 342 530 358 1200 1132.5

20.00 - 21.00 99 188 456 1311 929.8

21.00 - 22.00 65 42 478 356 642.5

22.00 - 23.00 32 12 321 150 393.5

Jumlah kend/hari 3761 6496 368

6 6466 10687.5

Sumber : Buku Proyek Akhir

Tabel 7

Data Keluar Masuk Kendaraan BG Junction Surabaya

Jam Masuk Keluar

Σvolume

R4 R2 R4 R2

05.00 - 06.00 1 31 0 0 8.8

06.00 - 07.00 0 181 0 4 46.3

07.00 - 08.00 3 59 1 4 19.8

08.00 - 09.00 28 147 6 11 73.5

09.00 - 10.00 60 236 4 24 129.0

10.00 - 11.00 159 387 40 103 321.5

11.00 - 12.00 176 391 72 183 391.5

12.00 - 13.00 197 384 119 252 475.0

13.00 - 14.00 190 477 163 245 533.5

14.00 - 15.00 178 405 175 283 525.0

15.00 - 16.00 191 381 162 340 533.3

16.00 - 17.00 295 408 172 357 658.3

17.00 - 18.00 326 419 152 357 672.0

18.00 - 19.00 200 677 194 355 652.0

19.00 - 20.00 170 770 247 403 710.3

20.00 - 21.00 53 361 350 655 657.0

21.00 - 22.00 13 54 363 625 545.8

22.00 - 23.00 7 10 27 237 95.8

Jumlah 2247 5778 2247 4438 7048.0

Sumber : Buku Proyek Akhir

Tabel 8

Data Keluar Masuk Kendaraan Surabaya Town Square Surabaya

Jam R4 Masuk R2 R4 Keluar R2 Σvolume

10.00 - 11.00 7 13 0 2 20.5

11.00 - 12.00 11 21 2 18 37

12.00 - 13.00 11 63 8 32 84

13.00 - 14.00 23 97 13 64 139.25

14.00 - 15.00 20 80 21 73 123.5

15.00 - 16.00 35 85 23 70 143.25

16.00 - 17.00 49 115 38 121 203.75

17.00 - 18.00 64 74 69 108 182.25

18.00 - 19.00 77 164 87 139 297.5

19.00 - 20.00 87 189 80 145 332.25

20.00 - 21.00 60 139 61 133 247.5

21.00 - 22.00 14 53 54 148 117.5

Jumlah kend/hari 458 1093 456 1053 1928.25

Sumber : Buku Proyek Akhir

5.2.3.6 Pengolahan Data Volume Kendaraan pada Tahun 2012

Tabel 9

Data Volume Simpang Bersinyal Tahun 2012

NO Arah Perge rakan

Asal Kendaraan Tujuan Kendaraan

Kendaraan / jam

Total smp/Jam

LV HV MC UM

Pagi ( 06.00 - 09.00 )

1 ST Jl. Bukit Darmo Boulevard Jl. Darmo Permai II 701 0 1146 47 930

2 RT Jl. Bukit Darmo Boulevard Jl. HR. Muhammad 1675 0 2905 14 2256

3 LT Jl. Bukit Darmo Boulevard Jl. Darmo Permai S 41 0 42 4 49

4 ST Jl. Darmo Permai Selatan Jl. HR. Muhammad 197 0 378 10 273

5 RT Jl. Darmo Permai Selatan Jl. Bukit Darmo B 126 0 187 9 163

6 LT Jl. Darmo Permai Selatan Jl. Darmo Permai II 11 0 3 0 12

7 ST Jl. Darmo Permai II Jl. Bukit Darmo B 344 1 920 27 529

8 RT Jl. Darmo Permai II Jl. HR. Muhammad 19 0 28 1 25

9 ST Jl. HR. Muhammad Jl. Darmo Permai S 197 0 568 11 311

10 RT Jl. HR. Muhammad Jl. Darmo Permai II 69 0 65 1 82

11 LTOR Jl. HR. Muhammad Jl. Bukit Darmo B 890 0 1410 7 1172

Siang ( 11.00 - 14.00 )

1 ST Jl. Bukit Darmo Boulevard Jl. Darmo Permai II 449 8 354 1 530

2 RT Jl. Bukit Darmo Boulevard Jl. HR. Muhammad 1200 9 1012 0 1414

3 LT Jl. Bukit Darmo Boulevard Jl. Darmo Permai S 79 4 73 0 99

4 ST Jl. Darmo Permai Selatan Jl. HR. Muhammad 163 2 154 2 196

5 RT Jl. Darmo Permai Selatan Jl. Bukit Darmo B 248 6 82 0 272

6 LT Jl. Darmo Permai Selatan Jl. Darmo Permai II 21 0 36 1 28

7 ST Jl. Darmo Permai II Jl. Bukit Darmo B 437 14 507 1 557

8 RT Jl. Darmo Permai II Jl. HR. Muhammad 26 1 45 0 36

9 ST Jl. HR. Muhammad Jl. Darmo Permai S 211 1 242 2 261

10 RT Jl. HR. Muhammad Jl. Darmo Permai II 81 5 52 2 98

11 LTOR Jl. HR. Muhammad Jl. Bukit Darmo B 974 24 596 3 1124

Sore ( 16.00 - 19.00 )

1 ST Jl. Bukit Darmo Boulevard Jl. Darmo Permai II 836 7 390 9 923

2 RT Jl. Bukit Darmo Boulevard Jl. HR. Muhammad 1212 0 2201 19 1652

3 LT Jl. Bukit Darmo Boulevard Jl. Darmo Permai S 73 0 105 2 94

4 ST Jl. Darmo Permai Selatan Jl. HR. Muhammad 174 0 290 9 232

5 RT Jl. Darmo Permai Selatan Jl. Bukit Darmo B 183 0 205 1 224

6 LT Jl. Darmo Permai Selatan Jl. Darmo Permai II 21 0 10 4 23

7 ST Jl. Darmo Permai II Jl. Bukit Darmo B 499 0 1011 4 701

8 RT Jl. Darmo Permai II Jl. HR. Muhammad 20 0 36 1 27

9 ST Jl. HR. Muhammad Jl. Darmo Permai S 345 1 539 9 454

10 RT Jl. HR. Muhammad Jl. Darmo Permai II 89 0 55 0 100

11 LTOR Jl. HR. Muhammad Jl. Bukit Darmo B 984 2 911 2 1169

Sumber : Hasil Analisa

5.2.2 DATA SEKUNDER

5.2.4.1 Data Rumah Sakit Siloam pada Surabaya Times Square:

a. Rumah Sakit umum Tipe B b. Luas Kavling : ± 262.211,00 m

Terpotong GS : + 482,55 m

2

c. Luas Bangunan : 92.540 m

2

d. Jumlah tempat tidur sebanyak : 200 bed

2

e. Jumlah parkir mobil sebanyak : 757 SRP

f. Jumlah parkir sepeda motor sebanyak : 1069 SRP

(4)

5.2.4.2 Data Rumah Sakit Pembanding Tabel 10

Jumlah Tempat Tidur, Pelayanan Spesialis, Mobil serta Motor Rumah Sakit Analog

Rumah Sakit

Jumlah Tempat Tidur (buah)

Jumlah Pelayanan

Spesialis (unit)

Jumlah Mobil (kend/hari)

Jumlah Sepeda Motor

(kend/hari)

Siloam Gubeng 160 22 391 806

Graha Amerta 215 23 406 372

Husada Utama 220 25 429 542

Mitra Keluarga 154 17 385 388

Sumber : Hasil Analisa

5.2.4.3 Data Volume Simpang Bersinyal Jl. HR.

Muhammad – Jl. Darmo Permai Selatan & Jl. Bukit Darmo Boulevard – Jl. Darmo Permai II Tahun 2010

5.2.4.4 Data Jumlah Kendaraan Terdaftar di Kota Surabaya

5.2.4.5 Data Arsitek Gedung Surabaya Times Square (STS)

5.3 PENGOLAHAN DATA

5.3.1 Perhitungan Simpang Bersinyal Tabel 11

Kondisi Eksisting Simpang Bersinyal Puncak Pagi

Pendekat Cycle Time

Derajat Kejenu han

Panjang Antrian (QL)

Jumlah Kendaraan

Terhenti (smp/jam)

Tundaan Simpang rata2 (DI/Delay LOS Intersection)

(det/smp)

U

154

0,849 104 408

765,92 F

T 0,736 75 380

S 1,000 108 577

B 0,154 24 202

B (RT) 2,098 580 1310

Tabel 12

Kondisi Eksisting Simpang Bersinyal Puncak Siang

Pendekat Cycle Time

Derajat Kejenuhan

Panjang Antrian (QL)

Jumlah Kendaraan

Terhenti (smp/jam)

Tundaan Simpang rata2

LOS (DI/Delay Intersection)

(det/smp)

U

154

0,910 119 474

353,24 F

T 1,024 173 882

S 1,857 838 4447

B 0,153 24 199

B (RT) 1,123 993 2258

Tabel 13

Kondisi Eksisting Simpang Bersinyal Puncak Sore

Pendekat Cycle Time

Derajat Kejenuha n

Panjang Antrian (QL)

Jumlah Kendaraan

Terhenti (smp/jam)

Tundaan Simpang rata2

LOS (DI/Delay Intersection)

(det/smp) U

154

0,892 115 454

676,40 F

T 1,105 263 1336

S 1,076 157 840

B 0,121 19 152

B (RT) 2,062 533 1204

5.4 Rekapitulasi Hasil Perhitungan Kondisi Eksisting Segmen Jalan

Tabel 14

Kondisi Eksisting Segmen Jalan Puncak Pagi

NO SEGMEN ANTARA TYPE JALAN ARAH

PERGERAKAN Q C DS

KODE KET

1 Jl. Raya Darmo Permai Selatan

dan Jl. Darmo Permai I 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 2112 4333 0.487 2 Jl. Darmo Permai I dan Jl.

Darmo Permai Timur 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 2278 4333 0.526 3 Jl. Darmo Permai Timur dan Jl.

Darmo Baru Barat Raya 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 2388 4333 0.551

4

Pintu Masuk Jl. HR.

Muhammad dan Jl. Putat Gede Timur

2/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit -

Simpang Petra 2798 4062 0.689

5 Jl. Putat Gede Timur dan Jl.

Pradah Kali Kendal 2 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit -

Simpang Petra 1330 4216 0.315

Tabel 15

Kondisi Eksisting Segmen Jalan Puncak Siang

NO SEGMEN ANTARA TYPE JALAN ARAH

PERGERAKAN Q C DS

KODE KET

1 Jl. Raya Darmo Permai Selatan

dan Jl. Darmo Permai I 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 1412 4333 0.326 2 Jl. Darmo Permai I dan Jl.

Darmo Permai Timur 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 1406 4333 0.324 3 Jl. Darmo Permai Timur dan

Jl. Darmo Baru Barat Raya 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 1520 4333 0.351

4

Pintu Masuk Jl. HR.

Muhammad dan Jl. Putat Gede Timur

2/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit -

Simpang Petra 3299 4062 0.812

5 Jl. Putat Gede Timur dan Jl.

Pradah Kali Kendal 2 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit -

Simpang Petra 2164 4216 0.513

Tabel 16

Kondisi Eksisting Segmen Jalan Puncak Sore

NO SEGMEN ANTARA TYPE JALAN ARAH

PERGERAKAN Q C DS

KODE KET

1 Jl. Raya Darmo Permai Selatan

dan Jl. Darmo Permai I 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 2157 4333 0.498 2 Jl. Darmo Permai I dan Jl.

Darmo Permai Timur 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 2196 4333 0.507 3 Jl. Darmo Permai Timur dan Jl.

Darmo Baru Barat Raya 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 2358 4333 0.544

4

Pintu Masuk Jl. HR.

Muhammad dan Jl. Putat Gede Timur

2/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit -

Simpang Petra 3890 4062 0.958

5 Jl. Putat Gede Timur dan Jl.

Pradah Kali Kendal 2 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit -

Simpang Petra 1729 4216 0.410

VI. ANALISA KONDISI 5 TAHUN KEDEPAN HINGGA TAHUN 2017

Tabel 17

Rekapitulasi Analisa Kinerja Simpang Bersinyal Hari Sabtu Setelah Beroperasinya Surabaya Times Square Tahun 2017

NO NAMA

PENDEKAT KODE PEND EKAT

Q C DS QL

(m) NSV (smp/ja

m) DI (det/sm

p) LOS

PUNCAK PAGI 1 Jl. Darmo Permai

Selatan Utara 478 489 0,978 154 605

1068,4 F

2 Jl. HR. Muhammad Selatan 472 406 1,163 228 1204

3 Jl. Darmo Permai

II Timur 486 574 0,847 93 471

4 Jl. Bukit Darmo

Boulevard Barat 709 4038 0,176 30 235

5 Jl. Bukit Darmo Boulevard RT

Barat

RT 2108 877 2,404 4100 9312

PUNCAK SIANG 1 Jl. Darmo Permai

Selatan Utara 503 464 1,084 258 959

598,69 F

2 Jl. HR. Muhammad Selatan 847 386 2,194 1091 5515

3 Jl. Darmo Permai

II Timur 675 554 1,218 394 1904

4 Jl. Bukit Darmo

Boulevard Barat 686 3804 0,180 31 250

5 Jl. Bukit Darmo Boulevard RT

Barat

RT 1136 835 1,360 2147 4634

PUNCAK SORE 1 Jl. Darmo Permai

Selatan Utara 502 491 1,022 192 757

1007,0

9 F

2 Jl. HR. Muhammad Selatan 503 406 1,239 291 1547

3 Jl. Darmo Permai

II Timur 734 582 1,261 463 2352

4 Jl. Bukit Darmo

Boulevard Barat 544 3960 0,137 22 175

5 Jl. Bukit Darmo Boulevard RT

Barat

RT 2080 878 2,369 3867 8773

Dari tabel diatas, pada puncak pagi DS terbesar adalah 2,404 pada pendekat Barat (RT) dengan panjang antrian (QL) sebesar 4100 m dan jumlah kendaraan terhenti (NSV) sebesar 9312 smp/jam. Tundaan simpang rata-rata (DI) sebesar 1068,4 det/smp dengan tingkat pelayanan simpang pada level F.

Puncak siang diperoleh DS terbesar adalah 2,194 pada pendekat S (selatan) dengan QL sebesar 1091 m dan NSV sebesar 5515 smp/jam. DI sebesar 598,69 det/smp dengan tingkat pelayanan simpang pada level F.

Puncak sore diperoleh DS terbesar adalah 2,369 pada

pendekat Barat (RT) dengan QL sebesar 3867 m dan NSV

sebesar 8773 smp/jam. DI sebesar 1007,09 det/smp dengan

tingkat pelayanan simpang pada level F.

(5)

Tabel 18

Rekapitulasi Analisa Kinerja Ruas Jalan Hari Sabtu Setelah Beroperasinya Surabaya Times Square Tahun 2017

NO SEGMEN ANTARA

TYPE JALAN ARAH

PERGERAKA N

Q C DS

KODE KET

PUNCAK PAGI

1

Jl. Raya Darmo Permai Selatan dan Jl. Darmo Permai I

3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 2818 4333 0.650

2 Jl. Darmo Permai I dan Jl.

Darmo Permai Timur 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 3434 4333 0.793

3

Jl. Darmo Permai Timur dan Jl. Darmo Baru Barat Raya

3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 4098 4333 0.946

4

Pintu Masuk Jl. HR.

Muhammad dan Jl. Putat Gede Timur

2/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit

- Simpang Petra 3218 4062 0.792

5 Jl. Putat Gede Timur dan

Jl. Pradah Kali Kendal 2 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit

- Simpang Petra 1494 4216 0.354 PUNCAK SIANG

1

Jl. Raya Darmo Permai Selatan dan Jl. Darmo Permai I

3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 1786 4333 0.412

2 Jl. Darmo Permai I dan Jl.

Darmo Permai Timur 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 1997 4333 0.461

3

Jl. Darmo Permai Timur dan Jl. Darmo Baru Barat Raya

3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 2414 4333 0.557

4

Pintu Masuk Jl. HR.

Muhammad dan Jl. Putat Gede Timur

2/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit

- Simpang Petra 3790 4062 0.933

5 Jl. Putat Gede Timur dan

Jl. Pradah Kali Kendal 2 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit

- Simpang Petra 2419 4216 0.574 PUNCAK SORE

1

Jl. Raya Darmo Permai Selatan dan Jl. Darmo Permai I

3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 2816 4333 0.650

2 Jl. Darmo Permai I dan Jl.

Darmo Permai Timur 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 3242 4333 0.748

3

Jl. Darmo Permai Timur dan Jl. Darmo Baru Barat Raya

3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 3882 4333 0.896

4

Pintu Masuk Jl. HR.

Muhammad dan Jl. Putat Gede Timur

2/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit

- Simpang Petra 4463 4062 1.099

5 Jl. Putat Gede Timur dan

Jl. Pradah Kali Kendal 2 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit

- Simpang Petra 1943 4216 0.461

Dari tabel berikut, pada puncak pagi diperoleh DS terbesar adalah 0,945 pada segmen 3 yaitu segmen antara Jl. Darmo Permai Timur dan Jl. Darmo Baru Barat Raya.

Puncak siang diperoleh DS terbesar adalah 0,933 pada segmen 4 yaitu segmen antara Pintu masuk Jl. HR. Muhammad dan Jl. Putat Gede Timur.

Puncak sore diperoleh DS terbesar adalah 1,099 pada segmen 4 yaitu segmen antara Pintu masuk Jl. HR. Muhammad dan Jl. Putat Gede Timur.

VII. MANAJEMEN LALU-LINTAS

7.1 Manajemen lalu lintas dengan alternatif pelebaran pendekat dan pengaturan ulang waktu siklus pada simpang bersinyal

Lebar Pendekat Eksisting

• Pendekat Utara

W

Pendekat

(W

A

) : 5,2 m W

Masuk

: 5,2 m W

Keluar

• Pendekat Timur : 7,6 m W

Pendekat

(W

A

) : 6,7 m W

Masuk

: 6,7 m W

Keluar

• Pendekat Selatan : 9,1 m W

Pendekat

(W

A

) : 10,4 m W

Masuk

: 7,02 m W

Keluar

• Pendekat Barat : 9,7 m W

Pendekat

(W

A

) : 10,8 m

W

Masuk

: 10,8 m W

Keluar

• Pendekat Barat (RT) : 11,3m W

Pendekat

(W

A

) : 10,8 m W

Masuk

: 3 m W

Keluar

: 11,3m Lebar Pendekat Rencana

• Pendekat Utara

W

Pendekat

(W

A

) : 6,5 m W

Masuk

: 6,5 m W

Keluar

• Pendekat Timur : 7,6 m W

Pendekat

(W

A

) : 7,5 m W

Masuk

: 7,5 m W

Keluar

• Pendekat Selatan : 9,1 m W

Pendekat

(W

A

) : 11,3 m W

Masuk

: 7,4 m W

Keluar

• Pendekat Barat : 9,7 m W

Pendekat

(W

A

) : 14 m W

Masuk

: 14 m W

Keluar

• Pendekat Barat (RT) : 11,3 m W

Pendekat

(W

A

) : 14 m W

Masuk

: 3,9 m W

Keluar

NO

: 11,3 m Tabel 19

Hasil Analisa Perhitungan Manajemen Lalu-lintas dengan Alternatif Pelebaran Pendekat dan Pengaturan Ulang Waktu Sinyal (Cycle time) untuk

Simpang Bersinyal

NAMA PENDEKAT

KODE PENDE KAT

DS QL

(m) NSV (smp/jam)

DI (det/smp) LOS PUNCAK PAGI

1 Jl. Darmo Permai Selatan Utara 0.836 114 451

949,06 F

2 Jl. HR. Muhammad Selatan 0.908 105 484

3 Jl. Darmo Permai II Timur 0.700 93 424

4 Jl. Bukit Darmo Boulevard Barat 0.148 24 206

5 Jl. Bukit Darmo Boulevard

RT Barat RT 1.899 341 32021

PUNCAK SIANG

1 Jl. Darmo Permai Selatan Utara 0.825 105 472

281,15 F

2 Jl. HR. Muhammad Selatan 1.708 827 4303

3 Jl. Darmo Permai II Timur 1.031 187 984

4 Jl. Bukit Darmo Boulevard Barat 0.138 20 194

5 Jl. Bukit Darmo Boulevard

RT Barat RT 1.022 554 1515

PUNCAK SORE

1 Jl. Darmo Permai Selatan Utara 0.828 105 472

895,91 F

2 Jl. HR. Muhammad Selatan 1.027 146 745

3 Jl. Darmo Permai II Timur 1.053 224 1168

4 Jl. Bukit Darmo Boulevard Barat 0.106 14 144

5 Jl. Bukit Darmo Boulevard

RT Barat RT 1.893 685 26925

7.2 Manajemen lalu lintas dengan alternatif perbaikan pelebaran ruas jalan

Tabel 20

Hasil Analisa Perhitungan Manajemen Lalu-lintas dengan Alternatif Pelebaran Jalan untuk Segmen Jl. HR.Muhammad

NO SEGMEN ANTARA TYPE JALAN ARAH

PERGERAKAN Q C DS

KODE KET

PUNCAK PAGI

1

Jl. Raya Darmo Permai Selatan dan Jl. Darmo Permai I

3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 2818 4590 0.614

2 Jl. Darmo Permai I dan Jl.

Darmo Permai Timur 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 3434 4590 0.748

3

Jl. Darmo Permai Timur dan Jl. Darmo Baru Barat Raya

3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 4098 4590 0.893

4 Pintu Masuk Jl. HR.

Muhammad dan Jl. Putat 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit -

Simpang Petra 3218 4590 0.701

(6)

Gede Timur 5 Jl. Putat Gede Timur dan

Jl. Pradah Kali Kendal 2 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit -

Simpang Petra 1494 4333 0.345 PUNCAK SIANG

1

Jl. Raya Darmo Permai Selatan dan Jl. Darmo Permai I

3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 1786 4590 0.389

2 Jl. Darmo Permai I dan Jl.

Darmo Permai Timur 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 1997 4590 0.435

3

Jl. Darmo Permai Timur dan Jl. Darmo Baru Barat Raya

3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 2414 4590 0.526

4

Pintu Masuk Jl. HR.

Muhammad dan Jl. Putat Gede Timur

3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit -

Simpang Petra 3790 4590 0.826

5 Jl. Putat Gede Timur dan

Jl. Pradah Kali Kendal 2 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit -

Simpang Petra 2419 4333 0.558 PUNCAK SORE

1

Jl. Raya Darmo Permai Selatan dan Jl. Darmo Permai I

3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 2816 4590 0.614

2 Jl. Darmo Permai I dan Jl.

Darmo Permai Timur 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 3242 4590 0.706

3

Jl. Darmo Permai Timur dan Jl. Darmo Baru Barat Raya

3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Simpang Petra -

Bundaran Satelit 3882 4590 0.846

4

Pintu Masuk Jl. HR.

Muhammad dan Jl. Putat Gede Timur

3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit -

Simpang Petra 4463 4590 0.972

5 Jl. Putat Gede Timur dan

Jl. Pradah Kali Kendal 2 3/1 UD 3-lajur 1-arah tak terbagi

Bundaran Satelit -

Simpang Petra 1943 4333 0.448

VIII. KESIMPULAN 8.1 Kesimpulan

Dari seluruh hasil perhitungan pada bab IV hingga bab VII, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Volume eksisting Jl. HR. Muhammad segmen I puncak pagi

= 1892 smp/jam, puncak siang = 1412 smp/jam, dan puncak sore = 2157 smp/jam. Volume eksisting simpang bersinyal JL. HR. Muhammad – Jl. Darmo Permai Selatan & Jl. Bukit Darmo Boulevard – Jl. Darmo Permai II adalah sebagai berikut, puncak pagi pendekat utara = 415 smp/jam, pendekat timur = 421 smp/jam, pendekat selatan = 406 smp/jam, pendekat barat = 619 smp/jam, pendekat barat (RT) = 1840 smp/jam. Puncak siang pendekat utara = 444 smp/jam, pendekat timur = 596 smp/jam, pendekat selatan = 754 smp/jam, pendekat barat = 612 smp/jam, pendekat barat (RT) = 1566 smp/jam. Puncak sore pendekat utara = 438 smp/jam, pendekat timur = 643 smp/jam, pendekat selatan = 437 smp/jam, pendekat barat = 477 smp/jam, pendekat barat (RT) = 1810 smp/jam.

2. Hasil kinerja eksisting ruas Jl. HR. Muhammad DS terbesar 0,958 dialami segmen 4 puncak sore. Kinerja simpang Jl.

HR. Muhammad – Jl. Darmo Permai Selatan & Jl. Bukit Darmo Boulevard – Jl. Darmo Permai II diperoleh DS terbesar 2,098 pada pendekat barat (RT) puncak pagi dengan tundaan simpang rata-rata 765,92 det/smp. Tingkat pelayanan (LOS) untuk semua pendekat adalah tipe F yang artinya kondisi simpang sangat padat (paling buruk).

3. Hasil kinerja 5 tahun kedepan ruas Jl. HR. Muhammad DS terbesar 1,099 dialami segmen 4 puncak sore. Kinerja simpang Jl. HR. Muhammad – Jl. Darmo Permai Selatan &

Jl. Bukit Darmo Boulevard – Jl. Darmo Permai II diperoleh DS terbesar 2,404 pada pendekat barat (RT) puncak pagi dengan tundaan simpang rata-rata 1068,44 det/smp. LOS untuk semua pendekat tetap pada Tipe F. Berdasarkan analisa rumah sakit pembanding diperoleh tarikan perjalan LV = 406 kend/hari dan MC =430 kend/jam. Bangkitan

perjalanan LV = 405 kend/jam dan MC = 456 kend/jam.

Sedangkan dari mall pembanding diperoleh tarikan perjalan LV = 1183 kend/hari dan MC = 2353 kend/jam. Bangkitan perjalanan LV = 916 kend/jam dan MC = 2159 kend/jam.

4. Untuk mengatasi kondisi buruk yang terjadi pada kondisi eksisting hingga 5 tahun setelah Surabaya Times Square beroperasi, segmen Jl. HR. Muhammad perlu dilakukan manajemen lalu–lintas alternatif perubahan geometrik eksisting. Setelah dilakukan manajemen lalu-lintas diperoleh hasil DS terbesar 0,972 pada segmen 4 puncak sore.

Sedangkan simpang bersinyal JL. HR. Muhammad – JL.

Darmo Permai Selatan & JL. Bukit Darmo Boulevard – Jl.

Darmo Permai II memerlukan manajemen lalu–lintas dengan alternatif perubahan geometrik eksisting dan pengaturan ulang waktu sinyal.. Setelah dilakukan manajemen lalu- lintas diperoleh hasil DS terbesar 1,899 oleh pendekat barat (RT) puncak pagi dengan tundaan rata-rata terbesar 949,06 det/smp. LOS masih dalam tingkat F yaitu kondisi padat/paling buruk.

8.2 Saran

Melihat hasil evaluasi manajemen lalu-lintas terhadap simpang bersinyal dan segmen jalan, masih didapatkan hasil yang kurang memuaskan, beberapa DS tidak lebih baik dari kondisi eksisting begitu pula tundaan simpang yang masih besar dan tingkat pelayanan simpang bersinyal (LOS) yaitu F.

Oleh karena itu dapat dilakukan beberapa alternatif lain meliputi:

1. Melakukan perubahan fase

2. Menyediakan tempat pemberhentian sementara untuk angkutan umum (halte)

3. Untuk sekolah yang tedapat di sekitar persimpangan diharapkan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di depan sekolah tersebut untuk mengurangi tingginya hambatan samping.

4. Menata lahan parkir dari masing-masing pendekat yang merupakan wilayah komersil perkantoran, untuk mengurangi tingginya hambatan samping

DAFTAR PUSTAKA

El Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga. 1997.

Manual Kapasitas Jalan Indonesia. PT. Bina Karya ( PERSERO ).

Departemen Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. 1996.

Pedoman Teknis Pengaturan Lalu Lintas di Persimpangan Berdiri Sendiri Dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas.

Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga. 1987.

Produk Standar Untuk Jalan Perkotaan.

Sudjana, Prof. Dr, Ma, Msc. 2005. Metoda Statistika. Tarsito: Bandung.

Referensi

Dokumen terkait

Analisa Tingkat Pelayanan Jalan Simpang Bersinyal dengan Program Manual Kapasitas Jalan Indonesia 13 Persimpangan adalah bagian yang tidak terpisahkan pada suatu system jaringan

Upaya penangana kerusakan jalan tidak hanya difokuskan pada upaya perbaikan perkerasan (overlay dan rekontruksi jalan) dan perencanaan drainase tepi jalan raya saja, akan teapi

Penelitian Analisa Investasi Dengan Resiko Pada Investasi Proyek Golden City Mall Surabaya [1] bertujuan meneliti mengenai analisa risiko terhadap investasi proyek

Berdasarkan kondisi tersebut maka akan dilakukan Analisa kinerja simpang dan ruas jalan akibat pembangunan rumah sakit Royal di kawasan Rungkut Industri

Ruas jalan Akses Terminal Alang-Alang Lebar Kota Palembang merupakan jalan propinsi yang menghubungkan antara satu propinsi dengan propinsi lain. Semakin tingginya

Analisa stabilitas ini dilakukan demi mengupayakan keselamatan para pekerja dan barge itu sendiri serta mengetahui batas aman gerakan crane yang dipengaruhi

Dengan dilakukannya pelebaran, harapan arus lalu lintas yang menuju Provinsi Kalimantan Selatan ke Kalimantan Tengah atau sebaliknya datang melewati ruas jalan

a) Ambang arus lalu-lintas untuk menentukan tipe dan rencana ruas jalan dan simpang yang paling ekonomis berdasarkan analisa, pemakai jalan dan biaya