BUKU AJAR BUKU AJAR HUKUM DIPLOMATIK.
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan pembatasan antara fungsi pelaporan pejabat diplomatik dengan kegiatan spionase berdasarkan Konvensi Wina 1961 dan
Dalam Konvensi Wina 1961 tentang hubungan diplomatik yang dewasa ini sudah berlaku secara umum mengenai berakhirnya misi diplomatik ini, konvensi ini
Pejabat diplomatik Arab Saudi yang melakukan pemerkosaan terhadap dua orang wanita warga negara Nepal di India berdasarkan ketentuan dalam Konvensi Wina 1961 pejabat
sebagaimana yang terdapat pada bahan hukum primer yaitu, Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik berkaitan dengan penyalahgunaan hak kekebalan dan
Kemampuan mahasiswa dalam menjelaskan tentang sistematika Konvensi Wina tahun 1961, pengertian hubungan diplomatik dan seluk beluk hubungan diplomatik secara umum
Apabila pejabat diplomatik ini melakukan kegiatan spionase, maka jelaslah dia melanggar ketentuan dari Pasal 3 ayat (1) huruf d Konvensi Wina 1961 yang menyatakan bahwa
Pasal 32 Konvensi menyatakan bahwa kekebalan dari kekuasaan hukum pejabat-pejabat diplomatik dan orang-orang yang menikmati kekebalan dapat ditanggalkan oleh negara
Iran harus tunduk terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan perjanjian internasional yang diatur dalam Konvensi Wina 1961 demi keberlangsungan hubungan diplomatik dengan