• Tidak ada hasil yang ditemukan

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG. 5 November 2019

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG. 5 November 2019"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

(1)

5 November 2019

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

(2)

BERITA RESMI STATISTIK

5 November 2019

Pelopor Data Statistik Terpercaya

Untuk Semua

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Lampung

(Produk Domestik Regional Bruto)

Indeks Tendensi Konsumen Provinsi Lampung

Ketenagakerjaan

(3)

 Musim kemarau menyebabkan produksi tanaman pangan mengalami penurunan akibat kekeringan. Produksi padi (q-to-q) : -55,87 persen , (y-on-y): -28,85 persen ; Ubi Kayu (q-to-q) : -17,37 persen , (y-on-y) : -19,93 persen ; Jagung (q-to-q) : -19,05 persen, (y-on-y) : -6,91 persen.

Terjadi inflasi sebesar 0,63 persen (q-to-q) namun jika dibandingkan dengan posisi Sept’ 2018 terjadi inflasi sebesar 3,59 persen (y-o-y)

 Terjadi kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah di Lampung akibat kemarau, seperti Hutan Taman Nasional Way Kambas dan hutan/lahan di Pesawaran

 Pelaksanaan ibadah haji pada hari raya Idul Adha meningkatkan aktivitas lembaga keagamaan dan juga peningkatan penjualan hewan ternak dan konsumsi daging

3

CATATAN PERISTIWA TRIWULAN III-2019

(1)

(4)

 Masa musim giling komoditas tebu

Bisnis franchise gerai makanan dan minuman semakin berkembang, ditandai dengan dibukanya beberapa kafe dan restoran cepat saji.

 Dimulainya tahun ajaran baru

 Penyelenggaraan festival budaya dan pekan raya antara lain Lampung Krakatau Festival, Pekan Raya Lampung, Festival Skala Bekhak, Liwa Fair, dll.

 Pencairan gaji ke-13 untuk PNS dan pencairan Alokasi Dana Desa tahap II

Realisasi belanja modal pemerintah tumbuh sebesar 1,09 persen (y-on-y)

CATATAN PERISTIWA TRIWULAN III-2019

(2)

(5)

 Realisasi belanja barang dan jasa pada APBD meningkat 68,73 persen (y-on-y)

 Peningkatan penerimaan pajak hotel (31,90 persen), restoran (65,50 persen) dan hiburan (43,34 persen) dibandingkan dengan sebelumnya (q-to-q)

 Penurunan volume dan nilai ekspor komoditi lemak dan minyak nabati dan hewani. Volume ekspor turun sebesar -28,38 (y-on-y) dan nilai ekspor -40,62 persen (y-on-y)

Penurunan nilai impor bahan bakar mineral sebesar -20,66 persen(y-on-y)

5

CATATAN PERISTIWA TRIWULAN III-2019

(2)

(6)

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG

No. 92/11/Th. XXI, 05 November 2019

(7)

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

Triwulan III 2018

Triwulan II 2019

Triwulan III 2019

Ekonomi Lampung Triwulan III-2019 Tumbuh 5,16 Persen (Y-on-Y)

5,16

%

2,92

%

Rp64,10 triliun(ADHK)

Rp94,70 triliun (ADHB) Rp62,28

triliun (ADHK) Rp91,79 triliun (ADHB) Rp60,95

triliun (ADHK) Rp88,06 triliun (ADHB)

7

Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Lampung Triwulan I s/d III-2019 dibandingkan

dengan Triwulan I s/d III-2018 tumbuh sebesar 5,33 persen

(8)

LAJU PERTUMBUHAN PDRB TRIWULANAN TAHUN 2016-2019 (PERSEN)

5.06 5.23

5.25

5.01 5.12 5.03

5.20

5.30

5.09 5.35

5.19

5.38 5.21 5.61

5.16

4.00 4.50 5.00 5.50 6.00

Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3

2016 2017 2018 2019

Laju Pertumbuhan TriwulananY-on-Y

6.50 4.36

3.34

-8.58

6.62 4.27

3.52

-8.50

6.42 4.52

3.36

-8.34

6.25 4.92

2.92

-9.00 -7.00 -5.00 -3.00 -1.00 1.00 3.00 5.00 7.00 9.00

Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3

2016 2017 2018 2019

Laju Pertumbuhan TriwulananQ-to-Q

(9)

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Triwulan III - 2019

5,16 %

Laju Pertumbuhan PDRB Tahunan 4.92

8.16 6.38 5.03 5.22 5.25 5.20 5.19 5.16

2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

9

Triwulan III, Y-on-Y

(10)

PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA

Pelopor Data Statistik Terpercaya

Untuk Semua

Pertumbuhan dan Kontribusi PDRB

Pertumbuhan Lapangan Usaha

Sumber Pertumbuhan PDRB

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

(11)

10.14% 9.98%

8.97%

PERTUMBUHAN PDRB TERTINGGI MENURUT LAPANGAN USAHA TRIWULAN III-2019

11

7.73%

7.26%

6.74%

Pertumbuhan Q-to-Q Tertinggi

Konstruksi Industri Pengolahan

Pertumbuhan Y-on-Y Tertinggi

Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil

dan Sepeda Motor Industri

Pengolahan

Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Jasa Keuangan

(12)

Pertanian Industri Perdagangan

Konstruksi Pertambangan

Transportasi & Pergudangan Informasi dan Komunikasi

Adm. Pemerintahan Real Estat Jasa Pendidikan

Jasa Keuangan

Akomodasi & Makan Minum Jasa Kesehatan & Keg. Sosial

Jasa Lainnya Pengadaan Listrik & Gas

Jasa Perusahaan Pengadaan Air

Struktur PDRB

(%)

Pertumbuhan Ekonomi

(%)

5.93 3.63

6.23 8.45 7.77

9.98 6.59

7.24 6.47 2.91

6.68 8.67 0.21

5.15

8.97 10.14 0.08

0.10 0.14 0.16 0.90 0.91 1.61 2.03 2.86 2.90 3.26 3.93 4.92 5.18 9.37 11.55 20.39

29.80

STRUKTUR PDRB DAN PERTUMBUHAN EKONOMI MENURUT LAPANGAN USAHA

TRIWULAN III-2019 (Y-on-Y)

(13)

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

1.82 2.10 1.69

0.54 0.65

0.50

0.65 0.77

1.06

2.19 2.10

1.91

5.19 5.61

5.16

Triwulan III - 2018 Triwulan II - 2019 Triwulan III - 2019

Industri Pengolahan Perdagangan Konstruksi Lainnya PDRB

Industri Pengolahan adalah sumber

pertumbuhan tertinggi yakni

sebesar

1,91 %

Sumber Pertumbuhan PDRB Triwulanan Menurut Lapangan Usaha (Y-on-Y)

Sumber

Pertumbuhan Ekonomi

Lampung

Triwulan III-2019

(Y-on-Y)

(14)

PDRB MENURUT PENGELUARAN

Pelopor Data Statistik Terpercaya

Untuk Semua

Pertumbuhan dan Kontribusi PDRB Pertumbuhan Komponen

Sumber Pertumbuhan PDRB

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

(15)

5.37

10.96

2.98

5.34

-3.78 -4.64 0.01 0.37

7.67

1.79 3.43

-1.57

PERTUMBUHAN PDRB MENURUT PENGELUARAN TRIWULAN III-2019 (PERSEN)

15

Pertumbuhan Q-to-Q

Ekspor Impor PMTB

Pertumbuhan Y-on-Y

Konsumsi Pemerintah Konsumsi

Rumah Tangga

Konsumsi

LNPRT Konsumsi PMTB Ekspor Impor

Pemerintah Konsumsi

Rumah Tangga

Konsumsi LNPRT

(16)

STRUKTUR PDRB DAN PERTUMBUHAN EKONOMI MENURUT PENGELUARAN TRIWULAN III-2019 (Y-on-Y)

Konsumsi Rumah Tangga

Impor

Ekspor

PMTB

Konsumsi Pemerintah

Konsumsi LNPRT

1.65

7.88 32.66

36.40 38.09 59.65

10.96 2.98

5.34 -3.78

-4.64

5.37

Struktur PDRB

(%)

Pertumbuhan Ekonomi

(%)

(17)

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

0.25 -0.02 -0.30

-1.49 0.37 -0.54 0.47 0.38 0.22 3.33

2.04 1.75

2.73

3.66 3.11

5.19 5.61

5.16

Triwulan III - 2018 Triwulan II - 2019 Triwulan III - 2019

Konsumsi Rumah Tangga PMTB Konsumsi Pemerintah Net Ekspor

Lainnya Pertumbuhan PDB

Sumber Pertumbuhan PDRB Triwulanan Menurut Pengeluaran (Y-on-Y)

Konsumsi rumah tangga sumber

pertumbuhan ekonomi tertinggi,

yakni sebesar

3,11 %

Sumber

Pertumbuhan Ekonomi

Lampung

Triwulan III-2019

(Y-on-Y)

(18)

Pertumbuhan Ekonomi se-Sumatera

Pertumbuhan Y-on-Y

 Pertumbuhan Ekonomi Provinsi LAMPUNG berada pada urutan ke-2 se-Sumatera bersama dengan Provinsi Sumatera Barat

5.67

5.16 5.16 5.11 4.95 4.89

4.31

3.76

3.05

2.74 Sumatera 4,49

Sumatera

Selatan Sumatera

Barat Lampung Sumatera

Utara Bengkulu Kepulauan

Riau Jambi Aceh Kep.

Bangka Belitung

Riau

(19)

RINGKASAN PERTUMBUHAN EKONOMI TRIWULAN III-2019 ( Y-on-Y )

SISI PRODUKSI SISI PENGELUARAN

1. Pertanian tumbuh positif  didorong oleh tanaman perkebunan semusim (musim tebang dan giling tebu), peternakan dan perikanan

2. Industri pengolahan tumbuh positif  didorong oleh peningkatan produksi industri makanan dan minuman; tekstil dan pakaian jadi;

serta industri furnitur.

3. Transportasi dan Pergudangan tumbuh positif

 Peningkatan jumlah penumpang dan barang pada angkutan rel, angkutan darat dan ASDP 4. Perdagangan Besar – Eceran & Reparasi

Mobil Sepeda Motor tumbuh positif  Peningkatan penjualan kendaraan bermotor terutama kendaran roda dua

5. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum tumbuh positif  didorong oleh berkembangnya gerai makanan dan minuman serta peningkatan jumlah wisatawan domestik

1. Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga tumbuh positif  tertinggi pada kelompok rekreasi budaya, penginapan hotel dan restoran, transportasi dan pendidikan

2. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah tumbuh positif  didorong oleh peningkatan realisasi belanja barang dan jasa pada APBD dan realisasi belanja bantuan sosial pada APBN

3. Pembentukan Modal Tetap Bruto tumbuh positif  terutama pada belanja modal bangunan dan peralatan dan mesin serta kendaraan

4. Ekspor tumbuh negatif  penurunan volume ekspor komoditi bahan bakar mineral dan lemak dan minyak hewan

5. Impor tumbuh negatif  penurunan volume

impor komoditi minuman dan ampas/sisa industri

makanan

(20)

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

INDEKS TENDENSI KONSUMEN

No. 93/11/Th. XXI, 05 November 2019

(21)

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK)

21

KOMPONEN PEMBENTUK ITK

Kondisi Ekonomi Konsumen Triwulan III-2019 Membaik, Namun Optimisme Konsumen Lebih

Rendah Dibanding Triwulan Sebelumnya

TINGKAT EKONOMI KONSUMEN

Triwulan II-2019 Triwulan III-2019

KONDISI EKONOMI KONSUMEN LAMPUNG TRIWULAN III-2019

122.10

102.20

Triwulan II / 2019 Triwulan III / 2019

NILAI ITK SE-SUMATERA (101,03)

►Tertinggi

: Aceh (106,88)

►Terendah : Riau (96,13)

PENDAPATAN

PENGARUH INFLASI TERHADAP KONSUMSI

VOLUME KONSUMSI

129,17

108,29 122,43

103,58 108,54

98,91

(22)

Indeks Tendensi Konsumen Triwulan III-2019 se-Sumatera

 Indeks Tendensi Konsumen tertinggi tercatat di Provinsi Aceh sebesar 106,88

 Indeks Tendensi Konsumen terendah di Provinsi Riau sebesar 96,13

 Lampung berada pada posisi ketiga tertinggi se-Sumatera

106.88

102.25 102.2

101.11

99.97 99.2 99.17 98.85 98.56

96.13 101.03

Aceh Sumatera Barat

Lampung Sumatera Selatan

Jambi Kep.

Bangka Belitung

Bengkulu Kepulauan Riau

Sumatera Utara

Riau

Nasional

(23)

23

Indeks Tendensi Konsumsi (ITK)

Triwulan I-2018 s.d. Triwulan III-2019 dan Perkiraan Triwulan IV-2019

Perkiraan ITK Lampung

Triwulan IV - 2019 Menurut Komponen Pembentuk

91,52

Perkiraan Pendapatan

110,53

Rencana Pembelian Barang Tahan Lama, Rekreasi, dan Pesta/Hajatan

97.08

124.71

102.19

106.45

99.56

123.30

102.20

103.62

I-18 II-18 III-18 IV-18 I-19 II-19 III-19 IV-19*

Triwulan

*) Perkiraan ITK Triwulan IV-2019

Perkiraan

(24)

Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen Triwulan IV-2019 se-Sumatera

 Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen tertinggi tercatat di Provinsi Jambi sebesar 108,04

 Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen terendah di Provinsi Bengkulusebesar 95,48

 Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen Provinsi Lampung berada pada posisi ke-5 terendah se-Sumatera

108.04

105.43

104.38 104.32 104.02 103.62 103.24 102.92

97.23

95.48 103.80

Jambi Kepulauan Riau

Sumatera Utara

Riau Sumatera Barat

Lampung Sumatera Selatan

Aceh Kep. Bangka Belitung

Bengkulu

Nasional

(25)

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

LAMPIRAN

(26)

Lapangan Usaha Harga Berlaku Harga Konstan 2010 III-2018 II-2019 III-2019 III-2018 II-2019 III-2019

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

A. Pertanian, Kehutanan, Perikanan 27,579 27,979 28,221 18,244 18,195 18,258

B. Pertambangan dan Penggalian 5,052 5,114 4,908 3,503 3,499 3,510

C. Industri Pengolahan 17,204 17,897 19,309 11,462 11,770 12,625

D. Pengadaan Listrik dan Gas 0,137 0,144 0,147 0,104 0,108 0,110

E. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah 0,087 0,091 0,092 0,058 0,060 0,061

F. Konstruksi 8,263 8,184 8,873 5,962 5,819 6,269

G. Perdagangan Besar & Eceran, Reparasi Mobil & Sepeda Motor 9,377 10,654 10,940 7,167 7,659 7,809

H. Transportasi dan Pergudangan 4,261 4,830 4,660 2,946 3,329 3,202

I. Akomodasi dan Makan Minum 1,350 1,454 1,522 0,863 0,908 0,949

J. Informasi dan Komunikasi 3,456 3,540 3,720 2,941 2,991 3,138

K. Jasa Keuangan dan Asuransi 1,788 1,810 1,927 1,193 1,191 1,271

L. Real Estate 2,415 2,623 2,744 1,789 1,837 1,906

M,N. Jasa Perusahaan 0,126 0,132 0,133 0,081 0,083 0,084

O. Adm. Pemerintahan,Pertahanan,Jaminan Sosial 2,963 3,064 3,084 1,836 1,881 1,889

P. Jasa Pendidikan 2,435 2,622 2,705 1,692 1,784 1,815

Q. Jasa Kesehatan & Kegiatan Sosial 0,785 0,824 0,860 0,567 0,589 0,611

R,S,T,U. Jasa Lainnya 0,781 0,826 0,856 0,546 0,572 0,592

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB)

88,060 91,789 94,703 60,954 62,280 64,100

PDRB PROVINSI LAMPUNG MENURUT LAPANGAN USAHA (TRIWULANAN)

ATAS DASAR HARGA BERLAKU DAN KONSTAN 2010 (TRILIUN RUPIAH)

(27)

LAJU PERTUMBUHAN PDRB PROVINSI LAMPUNG

MENURUT LAPANGAN USAHA TAHUN DASAR 2010 (PERSEN)

Lapangan Usaha

Triw III-2019 Terhadap Triw II-2019

( Q-to-Q )

Triw III-2019 Terhadap Triw III-2018

( Y-on-Y )

Sumber Pertumbuhan

Triw III-2019 ( Y-on-Y )

(1) (2) (3) (4)

A. Pertanian, Kehutanan, Perikanan 0,35 0,08 0,02

B. Pertambangan dan Penggalian 0,30 0,21 0,01

C. Industri Pengolahan 7,26 10,14 1,91

D. Pengadaan Listrik dan Gas 2,07 6,23 0,01

E. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah 1,55 5,93 0,01

F. Konstruksi 7,73 5,15 0,50

G. Perdagangan Besar & Eceran, Reparasi Mobil & Sepeda Motor 1,97 8,97 1,06

H. Transportasi dan Pergudangan -3,84 8,67 0,42

I. Akomodasi dan Makan Minum 4,57 9,98 0,14

J. Informasi dan Komunikasi 4,90 6,68 0,32

K. Jasa Keuangan dan Asuransi 6,74 6,59 0,13

L. Real Estate 3,73 6,47 0,19

M,N. Jasa Perusahaan 0,22 3,63 0,00

O. Adm. Pemerintahan,Pertahanan,Jaminan Sosial 0,42 2,91 0,09

P. Jasa Pendidikan 1,72 7,24 0,20

Q. Jasa Kesehatan & Kegiatan Sosial 3,65 7,77 0,07

R,S,T,U. Jasa Lainnya 3,42 8,45 0,08

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) 2,92 5,16 5,16

(28)

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

Komponen

Atas Dasar Harga Berlaku

Atas Dasar Harga Konstan 2010

III-2018 II-2019 III-2019 III-2018 II-2019 III-2019

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1. Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 50,962 55,459 56,494 35,228 37,117 37,121

2. Pengeluaran Konsumsi LNPRT 1,391 1,552 1,566 0,865 0,957 0,960

3. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 7,182 7,011 7,463 4,553 4,354 4,688

4. Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto 27,675 30,273 30,927 20,008 20,706 21,077

5. Perubahan Inventori 0,268 0,315 -0,137 0,179 0,082 -0,098

6. Ekspor Barang dan Jasa 40,445 37,309 34,468 27,416 25,507 26,381

7. Dikurangi Impor Barang dan Jasa 39,862 40,129 36,077 27,296 26,443 26,029 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO

(PDRB) 88,060 91,789 94,703 60,954 62,280 64,100

PDRB Provinsi Lampung Menurut Pengeluaran (Triwulanan)

Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan 2010 (Triliun rupiah)

(29)

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

Komponen

Triw III-2019 Terhadap Triw II-2019

( Q-to-Q )

Triw III-2019 Terhadap Triw III-2018

( Y-on-Y )

Sumber Pertumbuhan

Triw III-2019 ( Y-on-Y )

(1) (2) (3) (4)

1. Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 0,01 5,37 3,11

2. Pengeluaran Konsumsi LNPRT 0,37 10,96 0,16

3. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 7,67 2,98 0,22

4. Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto 1,79 5,34 1,75

5. Perubahan Inventori - - -

6. Ekspor Barang dan Jasa 3,43 -3,78 -1,70

7. Dikurangi Impor Barang dan Jasa -1,57 -4,64 -2,08

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) 2,92 5,16 5,16

29

Laju Pertumbuhan PDRB Provinsi Lampung

Menurut Pengeluaran (Persen)

(30)

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

KEADAAN KETENAGAKERJAAN

PROVINSI LAMPUNG AGUSTUS 2019

No.94/11/Th. XXII, 5 November 2019

(31)

31

69.61 67.83

69.67 69.09

Agustus 2016 (4.121,67 ribu orang)

Agustus 2018 (4.232,07 ribu orang) Agustus 2017 (4.072,49 ribu orang)

Agustus 2019 (4.249,39 ribu orang)

TPAK ANGKATAN KERJA

Agt‘18 – Agt‘19 TPAK

- 0,58

Angkatan Kerja Agustus 2019 sebesar 4.249 ribu orang ,

meningkat 17,32 ribu orang dibanding Agustus 2018

Perkembangan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Lampung ,

Agustus 2016 - Agustus 2019 (Persen)

persen

poin

(32)

86.18 86.28 86.96 86.13

52.17

48.43 51.49 51.20

69.61 67.83 69.67 69.09

- 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 80.00 90.00

Agt 16 Agt 17 Agt 18 Agt 19

Laki-laki Perempuan Total

MASIH ADA KESENJANGAN YANG TINGGI ANTARA TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA LAKI-LAKI & PEREMPUAN

TPAK Menurut Jenis Kelamin,

Agustus 2016 - Agustus 2019 (Persen)

(33)

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)

Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung, Agustus 2019

33

 TPAK tertinggi tercatat di Kota Lampung Barat sebesar 79,53 persen

 TPAK terendah di Kabupaten Lampung Selatan sebesar 64,48 persen

64.48 65.52

67.80 68.24 68.38 68.50 68.60 68.63 68.78 68.83 70.65 70.86 71.95

76.17 79.53

- 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 80.00 90.00 Lampung Selatan

Bandar Lampung Pesawaran Tulang Bawang Lampung Utara Metro Pringsewu Mesuji Lampung Timur Tanggamus Tulang Bawang Barat Pesisir Barat Lampung Tengah Way Kanan Lampung Barat

TPAK Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung, Agustus 2019

(34)

Pertanian, Kehutanan dan Perikanan;

Pertambangan dan Penggalian Perdagangan; Reparasi dan Perawatan

Mobil dan Sepeda Motor Industri Pengolahan

Konstruksi Jasa Pendidikan

Transportasi dan Pergudangan;

Informasi dan Komunikasi

Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Administrasi Pemerintahan, Pertahanan

dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Lainnya

Jasa Keuangan dan Asuransi; Real Estat;

Jasa Perusahaan

Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Pengadaan Listrik, Gas;

Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah

Agustus 2018 Agustus 2019

DISTRIBUSI TERBESAR AGUSTUS 2019

 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Pertambangan dan Penggalian (41,17 persen)

 Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (18,83 persen)

0.43 1.22 1.58 3.53 3.27 3.72 4.62

3.97 6.16 9.01 19.20

43.30

Struktur Lapangan Pekerjaan Utama (Ribu Orang),

Agustus 2018 dan Agustus 2019

0.54 1.11

1.54 3.11 3.16 4.17 4.32 4.71

6.09 11.25

18.83

41.17

(35)

35

Buruh/Karyawan/Pegawai

Berusaha Sendiri

Berusaha Dibantu Buruh Tidak Tetap

Pekerja Keluarga/Tak Dibayar

Pekerja Bebas di Nonpertanian

Pekerja Bebas di Pertanian

Berusaha Dibantu Buruh Tetap 2.73%

7.42%

8.39%

17.48%

19.43%

18.06%

26.48%

3.02%

4.98%

6.26%

16.56%

20.19%

20.48%

28.51%

Agustus 2018

Jumlah Penduduk Bekerja4.060,38 ribu Orang

Agustus 2019

Jumlah Penduduk Bekerja: 4.077,93 ribu Orang

Status Pekerjaan Utama,

Agustus 2018 dan Agustus 2019

[1.074,99]

[733,42]

[789,12]

[709,92]

[340,80]

[301,30]

[110,83]

[1.162,61]

[835,02]

[823,38]

[675,41]

[255,13]

[203,10]

[123,28]

[…] Merupakan jumlah penduduk bekerja (ribu jiwa)

(36)

Karakteristik Penduduk Bekerja,

Agustus 2019

Menurut Tingkat Pendidikan (Ribu Orang)

1–7 Jam;

150,5 ; (3,69%)

8–14 Jam;

316,2 ; (7,75%) 15–24 Jam;

573,1 ; (14,05%) 25–34 Jam;

586.6 ; (14,38%)

≥ 35 *) Jam, 2.451,4;

(60,11%)

Menurut Jam Kerja (Ribu Orang)

Sebagian besar penduduk bekerja, yaitu sekitar 2.451,4 ribu orang (60,11%)

merupakan pekerja penuh

(jam kerja minimal 35 jam per minggu)

*)Termasuk sementara tidak bekerja

Sekitar 42,14% dari total penduduk bekerja berpendidikan rendah

(SD ke Bawah)

SD Ke Bawah 1.718,5 (42,14%)

Sekolah Menengah

Pertama 919.0 (22,54%) Sekolah

Menengah Atas 689,9 (16,92%) Sekolah

Menengah Kejuruan

398,5 (9,77%) Diploma I/II/III

94,7 (2,32%) Universitas

257,4 (6,31%)

(37)

37

Persentase Pekerja Formal dan Informal,

Agustus 2016 – Agustus 2019

70.10% 70.29% 70.80% 68.47%

29.90% 29.71% 29.20% 31.53%

Agt 16 Agt 17 Agt 18 Agt 19

Informal Formal

Cakupan Formal & Informal

Formal

Informal

Berusaha dibantu buruh tetap

Buruh/karyawan

Berusaha sendiri

Berusaha dibantu buruh tidak tetap

Pekerja bebas

Pekerja keluarga/tak dibayar

Pekerja formal mengalami peningkatan dibanding Agustus 2018, didukung kenaikan jumlah buruh/karyawan

Pekerja informal turun 2,33 persen poin dibanding Agustus 2018 dengan penurunan terbanyak pada status pekerja bebas pertanian

(38)

TPT PERKOTAAN LEBIH TINGGI DIBANDINGKAN TPT PERDESAAN

4.62%

4.33%

4.06% 4.03%

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Menurut Daerah,

Agustus 2016 - Agustus 2019

6.46% 6.84%

6.04% 5.55%

3.87% 3.33% 3.24% 3.38%

Agustus 2016 Agustus 2017 Agustus 2018 Agustus 2019

Kota Desa

(39)

TPT Menurut Pendidikan,

Agustus 2018 - Agustus 2019

AGUSTUS 2019: TPT TERENDAH SEBESAR 1,84 % TERDAPAT PADA PENDUDUK BERPENDIDIKAN SD KE BAWAH, SEMENTARA TPT TERTINGGI SEBESAR 9,52% PADA JENJANG PENDIDIKAN SMK

39

2.13%

2.93%

7.86%

7.44%

2.44%

5.84%

1.84%

3.07%

6.62%

9.52%

6.62%

4.65%

SD ke Bawah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sekolah Menengah Atas (SMA) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Diploma I/II/III Universitas

TPT Agt 18

TPT Agt 19

(40)

6.91 6.20 5.97 5.41 5.33 4.48 4.19 4.03 3.62 3.39

Kepulauan Riau

Aceh Riau Sumatera

Utara Sumatera

Barat Sumatera

Selatan Jambi Lampung Bangka Belitung Bengkulu

Indonesia = 5,28 persen

 TPT tertinggi tercatat di Provinsi Kepulauan Riau

sebesar 6,91 persen

 TPT terendah

di Provinsi Bengkulu

sebesar 3,39 persen

Tingkat

Pengangguran Terbuka (TPT) Menurut Provinsi

di Sumatera,

Agustus 2019

(41)

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)

Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung, Agustus 2019

41

 TPT tertinggi

tercatat di Kota Bandar Lampung sebesar 7,12 persen

 TPT terendah

di Kabupaten Lampung Barat sebesar 1,68 persen

7.12 5.11

5.09 4.95 4.70 4.42 4.04 3.62 3.60 3.59 3.26 2.98 2.89 2.62 1.68

- 1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 8.00

Bandar Lampung Metro Lampung Utara Pringsewu Lampung Selatan Pesawaran Tulangbawang Mesuji Way Kanan Tulang Bawang Barat Pesisir Barat Tanggamus Lampung Timur Lampung Tengah Lampung Barat

TPT Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung, Agustus 2019

(42)

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

Terimakasih

File & Jadwal Press Release dapat diakses

di website BPS Provinsi Lampung

h t t p s : / / l a m p u n g . b p s . g o . i d

Jl. Basuki Rahmat No. 54 – Bandar Lampung

(0721) 482909 - 474364 BPS Prov Lampung (Page)

bps_provinsi_lampung [email protected]

BPS Provinsi Lampung

(43)

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

Jadwal Press Release Berikutnya

Jumat, 15 November 2019 Jam 09.00

Ekspor Impor

di Ruang Vicon BPS Provinsi Lampung

Referensi

Dokumen terkait

Data primer diperoleh dan dikumpulkan secara langsung dari lapangan yang menjadi obyek penelitian atau diperoleh melalui wawancara berupa keterangan atau

Budaya religius adalah segala norma, nilai, aturan, kegiatan, perilaku dan asumsi dasar yang dibentuk dan dibiasakan untuk disampaikan kepada seluruh stakeholder

Maka, sesuai dengan judul yang di ambil pada tugas besar manajemen resiko, akan di bahas mengenai analisis resiko proyek jembatan dengan menggunakan metodeFMEA

penelitian ini adalah pengaruh pengembangan konstruksi pola lengan bidadari bagian sisi dalam 5 cm, 10 cm, 15 cm dengan sistem Djumiah dilihat dari aspek ketepatan letak

Hasil Penelitian Hasil analisis penentuan harga sewa perkantoran dan variabel yang berpengaruh guna mendapatkan pengetahuan empiris mengenai proses pembentukan harga

Tampilan Gambar 5.5 adalah tampilan bagian form edit tambahan yang berfungsi untuk mengupdate dan menambah history berobat pasien yang pernah berkunjung

keripik pisang dan pakar yang terkait dilakukan untuk mengeksplorasi data yang terkait dengan penentuan penilaian terhadap target IKK untuk menentukan standar

Berdasarkan pernyataan tersebut, yang dijadikan anggapan dasar oleh penulis adalah sebagai berikut. 1) Penggunaan media diorama papercraftdapat menarik minat dan