• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

4

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1. Tinjauan Pustaka

A. Konsep Dasar Sistem Informasi

Sistem didefinisikan sebagai sekumpulan prosedur yang saling berkaitan dan saling terhubung untuk melakukan suatu tugas bersama-sama.(Wahyudi et al., 2019)

Informasi merupakan hasil pengolahan data dari satu atau berbagai sumber, yang kemudian diolah, sehingga memberikan nilai, arti dan manfaat.(Agnitia LEstari et al., 2021)

Berdasarkan pengertian dari sistem dan informasi, maka sistem informasi bisa diartikan sebagai suatu sekumpulan prosedur yang menghasilkan pengolahan data dari satu sumber atau berbagai sumber sehingga memberikan nilai, arti dan manfaat.

B. Pendaftaran

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) “Pendaftaran adalah pencatatan nama, alamat dan sebagainya dalam sebuah daftar.

Menurut Departemen Pendidikan dan Kebudayaan “Pendaftaran adalah proses, cara, pembuatan mendaftar (mendaftarkan); pencatatan nama, alamat, dan sebagainya dalam daftar.

C. Konsep Dasar Aplikasi

1. Website

Website adalah satu dari sekian banyak media komunikasi yang berisi informasi baik berupa text, suara, gambar, atau video yang dapat diakses secara publik oleh masyarakat luas.(Pamungkas, 2019)

2. Web Browser

Web browser merupakan aplikasi yang digunakan untuk mencari informasi, melakukan transaksi email, berkomunikasi dengan instant messenger atau jejaring sosial, berbelanja melalui situs web e-commerce.(Sidiq & Faiz, 2019)

(2)

D. Bahasa Pemograman 1. PHP

PHP merupakan bahasa pemrograman untuk membuat website yang bersifat server-side scripting. PHP bersifat dinamis. PHP dapat dijalankan pada berbagai macam sistem operasi seperti Windows, Linux, dan Mac Os.(Novendri et al., 2019)

2. HTML

HTML singkatan dari Hyper Text Markup Language, yaitu skrip yang berupa tag-tag untuk membuat dan mengatur struktur website.(Josi, 2017)

3. CSS

CSS (Cascading Style Sheet) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu website, baik tata letaknya, jenis huruf, warna, dan semua yang berhubungan dengan tampilan. Pada umumnya CSS digunakan untuk menformat halaman web yang ditulis dengan HTML atau XHTML.(Taryana et al., n.d.)

4. JavaScript

JavaScript adalah bahasa script yang ditempelkan pada kode HTML dan proses pada sisi klien, sehingga kemampuan dokumen HTML menjadi lebih luas.(IpanRipai, 2017)

5. Query

Query merupakan bahasa SQL (Structured Query Language) yang ditampilkan dalam bentuk visual, yang dapat digunakan untuk melihat, memodifikasi, dan menganalisa data dengan berbagai jalan yang berbeda. Query juga merupakan suatu extracting data dari suatu database dan digunakan untuk pengolahan data selanjutnya.(Nasution, 2017)

(3)

E. Basis Data 1. Pengertian

Menurut Abdul Kadir (dalam Haryono, 2012) mendifinisikan basis data sebagai kumpulan informasi bermanfaat yang diorganisasikan ke dalam tata cara khusus.(Tambunan et al., 2019)

2. Xampp

Pengertian XAMPP adalah perangkat lunak (free software) bebas, yang mendukung untuk banyak sistem operasi, yang merupakan kompilasi dari beberapa program.(ambarita, 2018)

3. MySQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (database management system) atau DBMS yang multithread, multiuser.(ambarita, 2018)

F. Code Igniter

CodeIgniter adalah sebuah framework PHP yang dapat membantu mempercepat developer dalam pengembangan aplikasi web berbasis PHP disbanding jika menulis semua code program dari awal.(Jafar et al., 2020)

G. Enkripsi

Enkripsi adalah suatu proses yang dilakukan untuk mengubah pesan asli menjadi chipertext. Sedangkan suatu proses yang dilakukan untuk mengubah pesan tersembunyi menjadi pesan asli disebut dekripsi. Pesan biasa atau pesan asli disebut plaintexts edangkan pesan yang telah diubah atau disandikan supaya tidak mudah dibaca disebut dengan chipertext.(Metode Blowfish Dengan Bahasa Pemrograman Java Mohamad Natsir et al., 2016)

H. Model Prototyping

Prototyping adalah proses pembuatan model sederhana software yang mengijinkan pengguna memiliki gambaran dasar tentang program serta melakukan pengujian awal.

Prototyping memberikan fasilitas bagi pengembang dan pemakai untuk saling berinteraksi selama proses pembuatan, sehingga pengembang dapat dengan mudah memodelkan perangkat lunak yang akan dibuat. Prototyping merupakan salah satu metode pengembangan perangat lunak yang banyak digunakan.(Widiyanto, 2018)

(4)

I. Teori Pendukung

1. ERD ( Entity Relionship Diagram)

Merlinda menjelaskan bahwa, “Model Entity Relationalship merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan suatu persepsi bahwa realworld terdiri dari object-object dasar yang mempunyai hubungan atau relasi antar objectobject tersebut”(Tabrani & Aghniya, 2019).

2. LRS (Logical Record Structure)

Fryadie menjelaskan bahwa, “sebelum tabel dibentuk dari field atau level internal, maka harus dibuatkan suatu bentuk relational model yang dibuat secara logic atau level external dan konsep, dari pernyataan tersebut dibutuhkan yang disebut dengan Logical Record Structure (LRS)”.(Tabrani & Aghniya, 2019).

3. UML (Unified Modeling Language)

UML adalah sebuah teknik pengembangan sistem yang menggunakan bahasa grafis sebagai alat untuk pendokumentasian dan melakukan spesifikasi pada sistem.(Tabrani & Aghniya, 2019)

Berikut adalah bagian-bagian diagram UML : a. Use Case Diagram

Use case diagram merupakan pemodelan untuk kelakuan (behavior) sistem informasi yang akan dibuat. Use case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sistem informasi dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi tersebut.

b. Activity Diagram

Activity Diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis.

c. Class Diagram

Class Diagram merupakan hubungan antar kelas dan penjelasan detail tiaptiap kelas di dalam model desain dari suatu sistem, juga memperlihatkan aturan-aturan dan tanggung jawab entitas yang menentukan perilaku sistem

(5)

d. Sequence Diagram

Sequence Diagram menggambarkan kelakuan objek pada use case dengan mendepenelitiankan waktu hidup objek dan pesan yang dikirimkan dan diterima antar objek.

e. Component Diagram

Component diagram menggambarkan struktur fisik dari kode, pemetaan pandangan logis dari kelas proyek untuk kode aktual di mana logika ini dilaksanakan

f. Deployment Diagram

Deployment diagram memberikan gambaran dari arsitektur fisik perangkat lunak, perangkat keras, dan artefak dari sistem. Deployment diagram dapat dianggap sebagai ujung spektrum dari kasus penggunaan, menggambarkan bentuk fisik dari sistem yang bertentangan dengan gambar konseptual dari pengguna dan perangkat berinteraksi dengan system.

2.2. Penelitian Terkait

Beberapa Penelitian dengan pembahasan yang dibahas dalam penelitian ini, diantaranya:

Berdasarkan penelitian sejenis yang pernah dilakukan oleh (Sarwindah, 2018) yang berjudul “Sistem Pendaftaran Siswa Baru Pada SMP N 1 Kelapa Berbasis Web”, mengatakan Sistem yang digunakan pada SMP N 1 Kelapa saat ini dalam proses penerimaan siswa baru masih dilakukan secara manual yaitu dengan pengisisan formulir menggunakan lembaran yang disediakan oleh panitia, karena menggunakan tulisan tangan akan memungkinkan panitia kesulitan dalam membaca formulir yang telah diisi oleh calon siswa. Tingginya minat calon siswa baru untuk medaftarkan diri ke SMP N 1 Kelapa membuat panitia penerimaan siswa baru kualahan menanganinya sehingga mengakibatkan terjadinya penumpukan pendaftar pada saat titik puncak pendaftaran, sementara jumlah panitia yang melayani terbatas.

Penelitiam yang dilakukan oleh (Amarullah et al., 2018) yang berjudul “Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru Pada PAUD Ath – Thoyyibah Bekasi Selatan”, mengatakan bahwa Sistem Penerimaan Siswa Baru pada PAUD Ath – Thoyyibah Bekasi Selatan masih menggunakan sistem yang manual. Hal ini menyebabkan sulitnya untuk merekam data siswa baru pada tahun ajaran baru membuat operator sekolah bingung untuk membuat laporan yang akurat. Penelitian ini memiliki tujuan utama agar terbangunnya sistem informasi yang dapat digunakan dalam sistem Penerimaan Siswa Baru. Metode yang digunakan adalah waterfall dengan model pengembangan SDLC yang mampu membuat sistem secara bertahap. Diharapkan

(6)

dengan adanya sistem ini hasil yang didapat menjadi lebih baik untuk sekolah dan bisa memaksimalkan kinerja petugas dalam melakukan penerimaan siswa baru serta informasi yang didapat lebih efektif dan efisien.

Penelitian yang dilakukan oleh (Ruhul Amin, 2017) yang berjudul “Rancang Bangun Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru Pada SMK Budhi Warman 1 Jakarta”, mengatakan bahwa Sistem penerimaan peserta didik baru yang dipakai saat ini oleh SMK Budhi Warman 1 masih menggunakan sistem secara manual, dimana panitia pendaftaran memasukan data dengan melakukan pencatatan pada buku, Oleh karena itu penulis bermaksud membuat sistem informasi penerimaan peserta didik baru berbasis web pada SMK Budhi Warman 1. Pembuatan sistem informasi penerimaan peserta didik baru berbasis web ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Sistem pendaftaran berbasis web pada SMK Budhi Warman 1 Jakarta ini dapat mempermudah calon peserta didik baru dalam melakukan pendaftaran dengan menghemat waktu dan biaya dibandingkan jika datang langsung ke sekolah dan dengan adanya sistem informasi informasi penerimaan peserta didik baru, diharapkan membantu dan mempermudah dalam pengolahan peserta didik di SMK Budhi Warman 1 Jakarta.

Penelitian yang dilakukan oleh(Wardoyo et al., 2016) yang berjudul “Enkripsi dan Dekripsi File dengan Algoritma Blowfish pada Perangkat Mobile Berbasis Android”, megatakan bahwa Dalam suatu media penyimpanan, terdapat suatu data penting atau rahasia yang tidak semua orang boleh mengetahuinya. Data-data penting yang hanya boleh diketahui oleh pemiliknya saja antara lain dokumen, video, foto, akun email, akun jejaring sosial, akun kartu kredit, akun internet banking. Apalagi saat proses pengiriman file melalui media internet maupun saat perangkat mobile itu hilang, membuat pemiliknya sangat riskan kehilangan data-data pentingnya.

Berdasarkan Penelitian-penelitian terdahulu maka penelitian ini akan menerapkan metode Enkripsi dengan objek yang berbeda.

Referensi

Dokumen terkait

Persamaan penelitian yang akan dilakukan sekarang dengan kedua penelitian daiatas adalah sama-sama bertujuan untuk merancang sistem informasi pemasaran dan pemesanan berbasis web,

Namun seiring dengan perkembangan teknologi internet maka sistem informasi dibuat berbasis web karena sifatnya yang luas dan memungkinkan semua orang dapat

Android Dengan Bahasa C 4 Ahmad Hanafi, Bahar (2018) Sistem Keamanan Kendaraan Bermotor Menggunakan GPS Berbasis SMS Gateway Mikrokontroller Arduino dan SIM900

Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan sebelumnya maka penulis akan membuat sebuah aplikasi berbasis web tentang sistem pendukung keputusan mengenai penilaian

Penelitian terdahulu pertama yaitu penelitian yang dilakukan oleh Alif Warsilah dengan judul Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Jasa Laundry Berbasis Web Di

Fakhrurozi, 2012, Pembanguna n SistemInfor masi Travel Berbasis Web (Studi Kasus : Di Baraya Travel Bandung) Penelitian ini Merancang dan Membangun suatu perangkat

1) Pembiayaan seluruh kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru, yaitu meliputi biaya pendaftaran, pengadaan formulir, administrasi pendaftaran, pendaftaran ulang dan kegiatan

Menurut Hidayat (2017) dalam jurnalnya yang berjudul “Perancangan Sistem Informasi Penjualan Barang Handmade Berbasis Website Dengan Metode Waterfall” menyebutkan bahwa