• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Antar Manusia (Human Relation) Tim Pengampu Mata Kuliah Prodi D III Kebidanan Sekolah Vokasi UNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Hubungan Antar Manusia (Human Relation) Tim Pengampu Mata Kuliah Prodi D III Kebidanan Sekolah Vokasi UNS"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

Hubungan Antar Manusia

(Human Relation)

Tim Pengampu Mata Kuliah Prodi D III Kebidanan

(2)

A. Pengertian

Hubungan antar manusia mpy 2 pengertian : 1. Hubungan manusia dlm arti luas

Adlh interaksi antara seseorang dgn org lain dlm segala situasi di semua bidang kehidupan.

Mnrt Ferdinand Tonnies manusia yg hidup

bermasyarakat mpy 2 jenis pergaulan yaitu Gemeinscaft dan Gesellscaft.

(3)

Gemeinscaft adl seseorang yg bergaul sgt akrab, shg segala yg dialami org lain dirasakan pula sebagaimana tjd pd

dirinya. Sifat pergaulan : statis (tdk byk mengalami

perubahan & dinamika), bersifat pribadi, tdk rasional (tdk ada tata cara/ peraturan yg mengatur pergaulan tsb)

Gesellscaft adl pergaulan yg memperhitungkan untung &

ruginya. Sifat pergaulan : dinamis (hub dgn org byk secara bergantian), tdk pribadi, rasional (mpy aturan2 ketat yg

mengikat). Pergaulan ini bersifat tak pribadi maka

komunikasi acapkali tdk berlangsung mulus ada hambatan psikologis, sosiologis, antropologis

2. Hubungan manusia dlm arti sempit

Adl interaksi antara seseorang dgn org lain dlm situasi kerja & dlm organisasi kekaryaan.

(4)

Hubungan manusiawi

(Komunikasi terapeutik)

Komunikasi terapeutik mrpk proses penyampaian nasehat kpd pasien utk mendukung upaya promotif, preventif, kuratif & rehabilitatif.

Biasanya dlkn dgn lisan, gerakan atau keduanya.

Nakes dpt menyampaikan ide & pikirannya kpd pasien

dpt mengetahui pikiran & perasaan pasien thd kesehatannya. Kalimatnya bersifat motivasi/ dorongan shg dpt membuka

(5)

B. Sifat2 Hubungan Antar Manusia

1. Ikhlas komunikasi melibatkan perasaan, dimana upaya utk membantu hrs dgn perasaan ikhlas tanpa pamrih

2. Dialognya mendalam : sampai hal yg pribadi mengetahui permasalahan & dpt memecahkan masalah.

3. Action oriented/ berorientasi pd tindakan

4. Aktif & reaksi : hrs ada timbal balik antara komunikator dgn klien

5. Merubah sikap : dgn adanya hubungan dgn org lain merubah sikap (sikap positif-sikap negatif)

(6)

6. Pendapat & tanggapan : dgn berhub dgn org lain pendapat yg kita utarakan akan mendapat tanggapan dpt menambah wawasan & pendewasaan dlm gaya pikir. 7. Perilaku bisa diamati.

(7)

C. Tujuan Hubungan Antar Manusia

1. Menemukan diri sendiri

Dgn mlkn hub dgn org lain dpt menemukan konsep diri, mengetahui kelemahan yg tdk bs diketahui tnp

masukan org lain dgn masukan tsb : dpt mengetahui siapa diri kita.

2. Menemukan dunia luar

Dgn mlkn hub dgn org lain dpt membuka wawasan pd hal2 yg diluar lingkungan kita.

(8)

4. Mengubah sikap & perilaku sendiri & org lain

Dgn mlkn hub dgn org lain memberi masukan (negatif atau positif) sikap & perilaku pd diri sendiri maupun org lain dpt dirubah.

5. Bermain & hiburan

Dgn bergaul kita dpt mendapatkan hiburan & bermain 6. Memberikan bantuan

(9)

D. Teknik2 Hubungan Antar Manusia

Hubungan manusia dlm kegiatannya terdapat teknik utk membantu yg disebut dgn KONSELING yg berarti

membantu mengatasi masalah atau memecahkan masalah yg tjd pd seseorang.

Keberhasilan konseling akan tercapai bila konselor benar2 memahami Frame of Referense konseli yg meliputi : pengalaman, pengetahuan, agama serta pandangan hidup.

(10)

Konseling dibagi mjd 2 jenis :

1. Directive counseling (konseling langsung yg

terarah)/ conselor centered approach

Yaitu :konseling yg pendekatannya terpusat pd

konselor, dimana aktivitas utama terletak pd

konselor.

(11)

Langkah2 directive counseling

Menjalin hub yg akrab dgn konseli shg tumbuh kepercayaan (pd awal pertemuan : memberi salam, perkenalkan diri,

bersikap terbuka, menghilangkan sikap super) Mencari informasi masalah yg dihadapi konseli dgn pertanyaan terbuka Menganalisis informasi (ungkapan2 pokok, kejujuran informasi) Memberikan nasehat & sugesti

Menginterpretasikan informasi

Memahami masalah yg dihadapi konseli &

(12)

2. Non directive counseling (konseling tdk langsung yg terarah) Adl pendekatan yg terpusat pd konseli, dpt dgnk oleh

konselor yg tdk begitu berpengetahuan ttg psikologi.

Dlm konseling ini aktivitas utama pd konseli, konselor hny membantu agar konseli dpt memimpin dirinya sendiri &

(13)

Hal2 yg hrs diperhatikan konselor : a. Menyingkirkan sikap super & lebih

b. Konselor tdk boleh merasa dirinya lebih pandai dari konseli c. Masalah ditinjau dari dasar pihak konseli

d. Masalah yg dihadapi hrs dilihat dari kacamata konseli, konselor tdk boleh memberikan nasehat2, tp membantu

konseli menyelesaikan masalahnya. Berpikirlah seolah-olah kita berada diposisi klien.

e. Bersikap apatik thd masalah konseli membiarkan

konseli yg lebih aktif, konselor mjd pendengar yg baik & lbh pasif biarkan konseli menceritakan &

mengungkapkan permasalahannya & akhirnya konselor tinggal mengarahkan.

(14)

E. Konsep Diri

Adlh : pandangan kita mengenai siapa diri kita yg kita dpt dari informasi org lain kpd kita.

Dipengaruhi oleh : keluarga & org2 dekat disekitar kita

Konsep diri dpt berkembang mll interaksi dgn org lain dlm masyarakat & dlkn dgn komunikasi.

Proses konsep diri : berlangsung sepanjang hidup&dpt berubah ubah serta bergantung pd respon org thd kita, kesan org lain ttg diri kita & cara mereka bereaksi dipengaruhi oleh komunikasi kita dgn mereka.

(15)

F. Teori Johary Windows

• Mengenal diri

mrpk hal penting

sebab kita dpt

mengetahui kelemahan & kelebihan yg ada pd diri kita

memahami diri sendiri

Johary Windows (Johary = Joseph

Luft & Harrington Ingham, Windows = Jendela).

• Dlm individu diumpamakan spt jendela yg terbagi dlm 4

kuadran yaitu wilayah terbuka (open area), wilayah buta (blind

area), wilayah tersembunyi (hidden area) dan wilayah tak

(16)

Wilayah 1 OPEN AREA Wilayah 2 BLIND AREA (area gelap) Wilayah 3 HIDDEN AREA (area tersembunyi) Wilayah 4 UNKNOWN AREA (area yg tdk di ketahui)

Information known to sell Information unknown to sell

Information known to others

Information unknown to others

(17)

1. Wilayah terbuka (open area)

Wilayah ini menunjukkan bahwa kegiatan yg dlkn komunikator

disadari sepenuhnya oleh yg bersangkutan & juga oleh org lain

berarti ada keterbukaan atau tdk ada yg disembunyikan pd

org lain.

Pd konsep ini kepribadian, kelemahan & kekurangan kita selain

diketahui diri sendiri jg diketahui org lain maka jk ingin sukses

dlm berkomunikasi maka hrs bisa mempertemukan keinginan

kita dgn org lain.

Jd semakin lebar/ luas area terbuka maka komunikasi akan

semakin baik & sebaliknya.

(18)

2. Wilayah buta

Wilayah ini mengambarkan bahwa perbuatan komunikator

diketahui org lain tetapi diri sendiri tdk menyadari apa yg dia

lakukan.

Semakin lebar wilayah buta maka akan tjd kesulitan dlm

komunikasi.

Wilayah buta ini ada pd setiap manusia & sulit dihapuskan tp bs

dikurangi dgn bercermin pd nilai, norma, hukum yg diikuti org

lain

(19)

3. Wilayah tersembunyi (hidden area)

Wilayah ini kebalikan dari blind area. Yaitu apa yg dilakukan

komunikator disadari sepenuhnya oleh dirinya sendiri tp org lain tdk mengetahuinya.

Ini berarti komunikator bersikap tertutup dia merasa apa yg dilakukannya tdk perlu diketahui org lain.

4. Wilayah tak dikenal (unknown area)

Wilayah yg paling kritis dlm komunikasi, sebab selain diri kita yg tdk mengenal diri sendiri, org lain jg tdk mengetahui siapa kita.

Dlm kehidupan sehari hari kesalahpahaman/ kesalahan perlakuan biasa tjd krn kita tdk saling mengenal kelebihan, kekurangan ttg diri sendiri maupun org lain.

(20)

Keempat area tsb mrpk satu

kesatuan yg terdapat pd diri

seseorang. Dan kadarnya akan

berbeda antara satu org dgn org lain.

Dgn memperlebar wilayah terbuka

(21)

Prinsip berfungsinya 4 kuadran

• Perubahan pd satu kuadran akan mempengaruhi/ menyebabkan

perubahan pd kuadran lain

• Semakin sempit daerah 1 (wilayah terbuka) semakin buruk

komunikasi yg terjadi

• Meningkatkan komunikasi interpersonal berarti melakukan

perubahan diri shg kuadran 1 lebih luas dan kuadran lain lebih

sempit.

(22)

Kuadran/ wilayah 1 Kuadran/ wilayah 2 Kuadran/ wilayah 3 Kuadran/ wilayah 4

Keempat kuadran diatas menunjukkan bahwa individu yang mempunyai sikap kurang memahami, tingkah lakunya terbatas, perasaannya kurang terbuka, kurang luas cara pandangnya dan variasi hidupnya

(23)

Kuadran/ wilayah 1 Kuadran/ wilayah 2

Kuadran/ wilayah 3 Kuadran/ wilayah 4

Keempat kuadran diatas menunjukkan individu yang terbuka thd dunia sekelilingnya, potensi diri disadari, perasaan & pikirannya terbuka utk pengalaman2 hidup yg menyedihkan, menyenangkan, pekerjaan, dsb. Ia lebih spontan & apa adanya

(24)

Referensi

Dokumen terkait

• Wajah tampah meringis atau mengkerut (risus sardonikus), hal ini terjadi karena adnaya kekakuan otot pada mimik muka, sehingga dahi bayi terlihat mengkerut, mata bayi agak