ISSN : 1979-9330 (Print) - 2088-0154 (Online)
1
PERANCANGAN AWAL PERANGKAT LUNAK ENSIKLOPEDIA WAYANG DIGITAL BERBASIS MULTIMEDIA
Bambang Eka Purnama Universitas Surakarta [email protected]
ABSTRACT - One of the usage of computer technology is as information media and data processing which is communicative interaktif and familiar for the society of amendable consumer toward multimedia.
Multimedia is colaboration from various element which consist of text, graphical, animation, video and voice. By using computer touch hence will be got by result of much more maximal than by manual. Microsoft Visual Basic is an application package alternative which can be used programming by exploiting database. Merger of Ianguage of programming system and of multimedia which is sinergis expected will be able to yield maximal application and interactive. So that consumer can chosen shares and appearance of another wanted without difficulty.
This research aim to water down in giving other alternative and picture to consumer society that result of data processing of multimedia can colaboration with programming language. Besides result of which is got will be able to just enjoy by whom. Consumer of computer alone alternatively, giving the understanding of to puppets actor or even to wishful any person who study programming language, art and multimedia of culture puppets. Made system rely on data bases object and graphical appearance of multimedia. So that with data which have on file will be able to be processed according to need and can be processed furthermore again for certain strategic .
Made system can work well at computer with Pentium I 133 MHz prosesor or newer or another compatibel, with minimum memory 16 MB or more and VGA card 1 MB or more.
Keyword : Shadow Pupet, Digitalisation, Multimedia
ABSTRAK - Salah satu pemanfaatan teknologi komputer adalah sebagai media informasi dan pengolahan data yang interaktif komunikatif dan familiar bagi masyarakat konsumen yang rentan terhadap multimedia.
Multimedia merupakan kolaborasi dari berbagai elemen yang terdiri dari teks, grafik, animasi, video dan suara. Dengan menggunakan sentuhan komputer maka akan didapat hasil yang jauh lebih maksimal dibandingkan dengan manual. Microsoft Visual Basic merupakan alternatif paket aplikasi yang dapat digunakan pemrograman dengan memanfaatkan database. Penggabungan bahasa sistem pemrograman dan multimedia yang sinergis diharapkan akan dapat menghasilkan aplikasi yang maksimal dan interaktif. Sehingga konsumen dapat memilih bagian dan tampilan lain yang diinginkan tanpa kesulitan.
Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah dalam memberikan alternatif dan gambaran lain kepada masyarakat konsumen bahwa hasil pengolahan data multimedia dapat dikolaborasikan dengan bahasa pemrograman. Selain itu hasil yang didapat akan bisa dinikmati saja oleh siapa.
Konsumen komputer sendiri sebagai alternatif, memberikan pengertian kepada aktor wayang atau bahkan kepada siapapun yang mempelajari bahasa pemrograman, seni dan multimedia budaya wayang. Sistem yang dibuat mengandalkan objek basis data dan tampilan grafis multimedia.
Sehingga dengan data-data yang ada pada file tersebut akan dapat diolah sesuai kebutuhan dan dapat diolah lebih lanjut lagi untuk keperluan strategis tertentu.
Sistem yang dibuat dapat bekerja dengan baik pada komputer dengan prosesor Pentium I 133 MHz atau yang lebih baru atau yang kompatibel lainnya, dengan memori minimal 16 MB atau lebih dan kartu VGA 1 MB atau lebih.
Kata Kunci : Wayang Kulit, Digitalisasi, Multimedia
1. Latar Belakang
Saat ini seni budaya wayang sudah mulai jarang diperlihatkan dimuka umum sebagai tontonan. Ada beberapa alasan, diantaranya adalah makin menjamurnya sarana hiburan dan informasi alternatif yang sangat variatif saat ini, sehingga media hiburan dan alternatif sangat mempengaruhi minat generasi muda saat ini.
Sehingga seni budaya wayang lebih banyak diminati rata – rata hanya oleh generasi sepuh.
Mungkin juga hal ini mengisyaratkan bahwa sebuah nilai telah bergeser. Inovasi dan kreasi mulai dilakukan. Hal ini terlihat dari setiap kali pementasan diselingi dengan guyonan segar dari bintang tamu yang diselipkan pada sisipan acak atau pada saat goro - goro. Ternyata dengan inovasi ini kaum muda mulai tertarik dan punya keinginan untuk mengamati lebih jauh lagi.
Saat ini buku – buku tentang wayang
ISSN : 1979-9330 (Print) - 2088-0154 (Online)
2
memang masih banyak dipasaran dan perpustakaan, akan tetapi kebanyakan adalah terbitan lama. Dokumentasi tentang wayang saat ini terasa minim sekali. Kenyataan yang ironis adalah dalam suatu pencarian di internet ternyata dokumen yang ditemukan sebagian besar berbahasa asing dan terletak diluar negeri.
Perkembangan perangkat keras selalu diimbangi pula dengan perkembangan perangkat lunak, baik perangkat lunak sistem operasi maupun perangkat lunak aplikasi.
Multimedia pada dekade terakhir berkembang sangat pesat. Hal ini terlihat dari tampilan berbagai bentuk visual media cetak dan elektronik. Dari perkembangan yang ada terlihat aplikasi multimedia dimanfaatkan untuk media publikasi komersial, industri broadcast, publikasi cetak, industri film dan animasi.
Melihat keprihatinan yang ada dikawatirkan untuk saat mendatang generasi muda tidak mengetahui seni budaya wayang. Maka timbul ide dan gagasan untuk membuat suatu aplikasi tentang wayang yang berupa ensiklopedia awal tetapi dikemas dengan sentuhan komputer multimedia yang user friendly, sehingga diharapkan pemakai lebih tertarik dengan kekhasan, keunikan dan keindahan seni budaya wayang. Selain itu diharapkan pula kaum muda dan generasi mendatang tetap bisa mempelajari wayang walaupun dalam bentuk digital dan bisa mengambil intisari, nilai luhur dan filsafat yang terkandung didalamnya tanpa mengurangi makna. Juga direncanakan akan disediakan form entry data untuk memasukkan informasi baru dalam perkembangannya.
2. Rumusan Masalah
1. Saat ini nilai seni tradisi wayang mulai bergeser dan mulai kurang diminati oleh masyarakat publik, media untuk mengenalkan wayang juga terasa kurang
2. Masalahnya adalah bagaimana mengemas suatu ensiklopedia yang berupa tampilan aplikasi multimedia yang mengilustrasikan seni budaya wayang yang user friendly sehingga tampil menarik dan media yang digunakan mudah dibawa.
3. Tujuan
Menghasilkan suatu sistem aplikasi multimedia yang mengilustrasikan seni budaya wayang yang user friendly sehingga tampil menarik dan portabel, sehingga orang akan mudah untuk mempelajari dan menggunakan aplikasi yang dibangun, diharapkan orang akan bisa mempelajari wayang dengan interaktif dan
komunikatif dan orang akan bisa melihat nilai dan filsafat wayang
4. Manfaat
a. Bagi pemakai, akan merupakan alternatif untuk mengetahui seni budaya wayang secara umum daripada melihat pementasan wayang semalam suntuk b. Bagi penulis, bisa mencoba
mengaplikasikan berbagai sistem aplikasi sistem pendukung multimedia yang akan digunakan untuk merancang sistem
c. Memberikan alternatif bahwa berbagai sistem bisa dipadukan untuk membuat suatu paket aplikasi yang menarik dan user friendly
d. Memberikan alternatif lain tentang penggunaan sistem multimedia untuk pemrograman komputer
e. Seni budaya wayang tidak hilang ditelan waktu dan tetap lestari
5. Kerangka Pemikiran
Ensiklopedia Wayang
Digital
Tokoh Pedalangan
Tokoh Wayang
Cerita Wayang Jenis Wayang
Asal usul Wayang
Mitos Wayang
Penulisan Kitab Wayang
Nilai Etis Wayang Wayang Sebagai Sastra
Perkembangan
Multimedia Database Histori
Situs Filsafat
Silsilah
Teater Total
Gambar 1.1. Kerangka Pemikiran
2.1. Konsep Dasar Wayang
Pertunjukan wayang hingga saat ini sudah berumur lebih dari 3000 tahun. Pertunjukan teater wayang kulit banyak sekali yang mengira merupakan peninggalan kebudayaan Hindu. Akan tetapi berdasar kenyataannya ternyata tidak. Wayang kulit dalam bentuk yang asli dengan peralatan serba sederhana dipastikan berasal dari Indonesia yaitu di Jawa. Kemunculannyapun juga jauh sebelum kebudayaan Hindu datang, yaitu sekitar tahun 1500 SM. Seiring dengan perkembangannya wayang selalu ada dan bahkan selalu menyesuaikan dan menyelaraskan peradabannya secara fungsional bebas kreatif dan oleh generasi
ISSN : 1979-9330 (Print) - 2088-0154 (Online)
3
berikutnya selalu mengalami modifikasi.
Bahkan ada semacam pergeseran nilai dari yang awalnya digunakan untuk upacara ritual kini sudah menjadi media pendidikan yang bersifat didaktis menjadi alat penerangan, kesenian daerah dan objek ilmiah dan sebagai sumber penghidupan.
Dari sistem kepercayaan asli Indonesia yang dicoba untuk dihidupkan kembali, wayang menyerap ajaran – ajaran dan nilai – nilai tentang penghormatan kepada alam, kemudian berkembang kepada para dewa yang merupakan kegiatan dasar manusia untuk selalu berhubungan dengan kekuatan supranatural dan kepemimpinan yang kemudian didewakannya. Kemudian banyak dianggap bahwa wayang adalah sebuah ensiklopedi kehidupan.
Dari hasil penelitian ternyata referensi tentang wayang banyak sekali ditulis oleh orang asing, akan tetapi masih sedikit orang Indonesia sendiri yang menulisnya [13].
Bahkan dalam pencarian dokumen justru banyak sekali ditemukan di luar negeri daripada di Indonesia [14].
2.2. Asal Usul Wayang
Cerita wayang bersumber dari Mahabarata dan Ramayana. Asal usul dan pertumbuhan wayang bukanlah asal usul dan pertumbuhan wayang itu sendiri, akan tetapi lintasan sejarah dan perkembangan pertunjukan bayang – bayang dengan sarana sederhana atau asli sampai dengan pertunjukan wayang seperti yang bisa dilihat sekarang ini. Wayang dalam bahasa Jawa berarti bayangan, dalam bahasa Melayu disebut bayang – bayang dan menurut asal daerah lainnya. Akar kata dari wayang sangat bervariasi dari satu tempat ketempat lainnya. Dalam pertunjukan wayang menggunakan sarana boneka yang dibelakangnya membentuk bayangan, maka kemudian disebut wayang.
3.1. Rancangan Basis Data
Sebuah perancangan pada sistem yang dibangun tidak akan terlepas dari perancangan basis data. Perancangan basis data yang baik akan memudahkan dalam aplikasi program secara sistematis. Sumber data adalah berupa data-data tekstual, numerik, gambar suara dan video digital. Kemudian data dimasukkan dan diproses kedalam penyimpan data, dikelompokkan kedalam berkas dan didalamnya terdapat tabel-tabel data.
a. Tabel Data Asal Usul
Proses pembentukan berkas diperoleh dari form masukan data yang berisi data-data
historikal sejarah dan asal usul wayang. Data yang dimasukkan berupa data informasi multimedia tekstual, numerik, gambar, suara dan video. Dari proses pemasukan datanya akan disimpan didalam tabel data asalusul.
Dari berkas yang tersimpan akan dapat digunakan untuk menampilkan data yang disimpannya. Struktur datanya adalah sebagai berikut :
Nama Tabel : Asalusul
Fungsi : Untuk menyimpan data histori dan sejarah wayang
Medan Kunci : ID Tabel 3.1. Tabel Data Asalusul
Nama Medan
Tipe
Data Lebar
Keterangan
ID
Teks
AutoNumbe r
Kode otomatis
Sejarah Teks 20 Judul sejarah
Foto Teks 10 Gambar ilustrasi
sejarah
Text Teks 10 Informasi
tekstual
Suara Teks 10 Informasi suara
video Teks 10 Informasi video
b. Tabel Data Perkembangan Wayang Proses pembentukan berkas diperoleh dari form masukan data yang berisi data-data perkembangan wayang dari waktu kewaktu.
Data yang dimasukkan berupa data informasi multimedia tekstual, numerik, gambar, suara dan video. Dari proses pemasukan datanya akan disimpan didalam tabel data Perkembangan. Dari berkas yang tersimpan akan dapat digunakan untuk menampilkan data yang disimpannya. Struktur datanya adalah sebagai berikut :
Nama Tabel : Perkembangan Fungsi : Untuk menyimpan data perkembangan wayang
Medan Kunci : ID
Tabel 3.2. Tabel Data Perkembangan
Nama Medan Tipe Data
Lebar Keterangan ID
Teks AutoNu
mber
Kode otomatis
NmKembang Teks 20 Judul
Perkembangan
ThKembang Teks 9 Tahun
Perkembangan FotoKembang Teks 10 Gambar ilustrasi InfoKembang Teks 10 Informasi tekstual SuaraKembang Teks 10 Informasi suara VideoKembang Teks 10 Informasi video
c. Tabel Data Jenis - jenis Wayang
Proses pembentukan berkas diperoleh dari form masukan data yang berisi data-data
ISSN : 1979-9330 (Print) - 2088-0154 (Online)
4
jenis – jenis wayang. Data yang dimasukkan berupa data informasi multimedia tekstual, numerik, gambar, suara dan video. Dari proses pemasukan datanya akan disimpan didalam tabel data jenis. Dari berkas yang tersimpan akan dapat digunakan untuk menampilkan data yang disimpannya. Struktur datanya adalah sebagai berikut :
Nama Tabel : Jenis
Fungsi : Untuk menyimpan
data jenis wayang
Medan Kunci : ID
Tabel 3.3 Tabel Data Jenis Wayang
Nama Medan
Tipe Data
Leb ar
Keterangan
ID
Teks Auto Num ber
Kode otomatis
NmJenis Teks 20 Nama jenis wayang Arti Teks 20 Arti kata nama wayang Asal Teks 15 Asal Wayang
Bahan Teks 15 Bahan pembuat wayang Foto Teks 10 Gambar ilustrasi Info Teks 10 Informasi tekstual Suara Teks 10 Informasi suara video Teks 10 Informasi video
d. Tabel Data Penulisan Kitab Wayang Proses pembentukan berkas diperoleh dari form masukan data yang berisi data-data penulisan kitab wayang dari waktu kewaktu.
Data yang dimasukkan berupa data informasi multimedia tekstual, numerik, gambar, suara dan video. Dari proses pemasukan datanya akan disimpan didalam tabel data penulisan.
Dari berkas yang tersimpan akan dapat digunakan untuk menampilkan data yang disimpannya. Struktur datanya adalah sebagai berikut :
Nama Tabel : Penulisan
Fungsi : Untuk menyimpan data penuliusan kitab wayang
Medan Kunci : ID
Tabel 3.4.Data Penulisan Kitab Wayang Nama Medan
Tipe Data
Lebar
Keterangan ID
Teks
AutoNumber Kode otomatis
JudulTulis Teks 20 Judul Penulisan
ThTulis Teks 10 Tahun penulisan
InfoTulis Teks 10 Informasi tekstual
FotoTulis Teks 10 Informasi gambar
e. Tabel Data Tokoh Pewayangan
Proses pembentukan berkas diperoleh dari form masukan data yang berisi data-data tokoh dalah dunia pewayangan dari masa kemasa. Data yang dimasukkan berupa data informasi multimedia tekstual, numerik, gambar, suara dan video. Dari proses pemasukan datanya akan disimpan didalam tabel data tokoh. Dari berkas yang tersimpan akan dapat digunakan untuk menampilkan data yang disimpannya. Struktur datanya adalah sebagai berikut :
Nama Tabel : Tokoh
Fungsi : Untuk Menyimpan Data Tokoh Pewayangan
Medan Kunci : ID
Tabel 3.5. Tabel Data Tokoh Pewayangan
Nama Medan Tipe Data
Leb ar
Keterangan
ID
Teks Auto Num ber
Kode otomatis
NmTokoh Teks 20 Nama tokoh AlamTokoh Teks 10 Alamat tokoh KotaTokoh Teks 10 Kota Tokoh GbTokoh Teks 10 Informasi gambar InfoTokoh Teks 10 Informasi Teks STokoh Teks 10 Informasi Suara VTokoh Teks 10 Informasi video
4.1. Menjalankan Sistem Tampilan a. Form Utama
Setelah diklik ikon Wayang Digital maka akan ditampilkan form utama yang merupakan form pembuka dan awal dari seluruh rangakian sistem program. Terdapat 5 buah ikon fungsi dan 4 buah ikon pembuka. Informasi yang disediakan dapat diklik dari ikon yang disediakan atau ikon keluar jika ingin mengakhiri sistem. Entri data digunakan untuk menambah koleksi data sehingga menjadi lebih lengkap. Gambarnya adalah :
Gambar 4.1. Form Utama
ISSN : 1979-9330 (Print) - 2088-0154 (Online)
5
b. Menjalankan Sistem Historikal
Dalam sistem ini akan ditampilkan historikal wayang lengkap dengan informasi suara, gambar, teks dan video dengan cara mengklik ikon masing – masing. Form asal usul, perkembangan, jenis wayang dan penulisan kitabnya. Untuk keluar dari sistem bisa diklik ikon keluar. Gambarnya adalah
Gambar 4.2.Form Historikal
c. Menjalankan Sistem Asal Usul Wayang Di sistem ini akan ditampilkan asal usul wayang dari waktu ke waktu. Informasi dilengkapi dengan teks, suara, gambar dan video digital.
Form diawali dengan mengklik kombo asal usul, setelah itu sistem akan menampilkan gambar ilustrasi dan informasi tekstual. Ikon bantuan digunakan untuk melihat cara penggunaan. Ikon suara digunakan untuk mendengarkan informasi dengan mode suara sedangkan ikon video digunakan untuk melihat ilustrasi video digital. Untuk keluar dari sistem digunakan ikon keluar. Gambarnya terlihat seperti berikut
Gambar 4.3.Form asal usul wayang
d. Menjalankan Perkembangan Wayang Dalam sistem ini akan ditampilkan perkembangan wayang selanjutnya. Sama seperti form sebelumnya pada form ini juga disajikan dalam bentuk multimedia. Ikon video dan ikon suara digunakan untuk menampilkan informasi suara dan video digital. Ikon bantuan digunakan mendapatkan bantuan penggunaan.
Untuk keluar dari sistem maka digunakan ikon keluar. Gambarnya adalah
Gambar 4.4. Form sistem perkembangan wayang
e. Menjalankan Form Sistem Jenis Wayang
Dalam sistem ini akan ditampilkan jenis – jenis wayang dan latar belakangnya yang juga disajikan dengan sistem multimedia.
Ikon video dan ikon suara digunakan untuk menampilkan informasi suara dan video digital. Ikon bantuan digunakan mendapatkan bantuan penggunaan. Untuk keluar dari sistem maka digunakan ikon keluar. Gambarnya adalah sebagai berikut
Gambar 4.5. Form jenis wayang
f. Menjalankan Form Penulisan Kitab Wayang
Di sistem ini akan ditampilkan proses penulisan kitab wayang dan latar belakangnya yang disajikan dengan sistem multimedia. Ikon video dan ikon suara digunakan untuk menampilkan informasi suara dan video digital. Ikon bantuan digunakan mendapatkan bantuan penggunaan. Untuk keluar dari sistem maka digunakan ikon keluar. Gambarnya adalah sebagai berikut
Gambar 4.6. Penulisan kitab wayang
g. Menjalankan Form Situs Wayang Dalam sistem ini akan ditampilkan situs wayang yang akan membahas tokoh pada dunia pewayangan, figur personil wayang,
ISSN : 1979-9330 (Print) - 2088-0154 (Online)
6
silsilah wayang dan ceritanya yang juga disajikan dengan sistem multimedia. Ikon video dan ikon suara digunakan untuk menampilkan informasi suara dan video digital. Ikon bantuan digunakan mendapatkan bantuan penggunaan.
Untuk keluar dari sistem maka digunakan ikon keluar. Gambarnya adalah
Gambar 4.7. Form situs wayang
h. Menjalankan Form Sistem Tokoh Pewayangan
Dalam sistem ini akan ditampilkan tokoh pada dunia pewayangan yang juga disajikan dengan sistem multimedia. Ikon video dan ikon suara digunakan untuk menampilkan informasi suara dan video digital. Ikon bantuan digunakan mendapatkan bantuan penggunaan. Untuk keluar dari sistem maka digunakan ikon keluar.
Untuk memilih pilihan pada kotak kombo yang dimaksud maka informasi akan ditampilkan.
Gambarnya seperti terlihat pada gambar sebagai berikut
Gambar 4.8. Form tokoh pewayangan
i. Menjalankan Form Sistem Figur Wayang Dalam sistem ini akan ditampilkan figur wayang lengkap dengan jati dirinya yang disajikan dengan sistem multimedia. Ikon video dan ikon suara digunakan untuk menampilkan informasi suara dan video digital. Ikon bantuan digunakan mendapatkan bantuan penggunaan.
Untuk keluar dari sistem maka digunakan ikon keluar. Untuk memilih pilihan pada kotak kombo yang dimaksud maka informasi akan ditampilkan. Gambarnya adalah sebagai berikut
Gambar 4.9.Form figur wayang
j. Menjalankan Form Sistem Silsilah Wayang
Dalam sistem ini akan ditampilkan silsilah wayang yang disajikan dengan sistem multimedia. Ikon video dan ikon suara digunakan untuk menampilkan informasi suara dan video digital. Ikon bantuan digunakan mendapatkan bantuan penggunaan. Untuk keluar dari sistem maka digunakan ikon keluar. Gambarnya adalah sebagai berikut
Gambar 4.10 Form silsilah wayang k. Menjalankan Form Sistem Cerita Wayang
Dalam sistem ini akan ditampilkan cerita wayang dari intisari sampai cerita lengkapnya yang disajikan dengan sistem multimedia. Ikon video dan ikon suara digunakan untuk menampilkan informasi suara dan video digital. Ikon bantuan digunakan mendapatkan bantuan penggunaan. Untuk keluar dari sistem maka digunakan ikon keluar. Gambarnya tampak pada gambar berikut
Gambar 4.11 Form cerita wayang
ISSN : 1979-9330 (Print) - 2088-0154 (Online)
7
l. Menjalankan Form Sistem Filsafat Wayang Dalam sistem ini akan ditampilkan filsafat wayang yang disajikan dengan sistem multimedia. Ada 4 ikon lanjutan yang bisa dipilih. Ikon video dan ikon suara digunakan untuk menampilkan informasi suara dan video digital. Ikon bantuan digunakan mendapatkan bantuan penggunaan. Untuk keluar dari sistem digunakan ikon keluar. Gambarnya adalah sebagai berikut
Gambar 4.12. Form cerita wayang
m. Menjalankan Form Nilai Sastra Wayang Dalam sistem ini akan ditampilkan nilai sastra wayang yang disajikan dengan sistem multimedia. Ikon video dan ikon suara digunakan untuk menampilkan informasi suara dan video digital. Ikon bantuan digunakan mendapatkan bantuan penggunaan. Untuk keluar dari sistem maka digunakan ikon keluar.
Untuk memilih pilihan pada kotak kombo yang dimaksud maka informasi akan ditampilkan.
Gambarnya adalah
Gambar 4.13. Form nilai sastra wayang
n. Menjalankan Form Nilai Ethis Wayang Dalam sistem ini akan ditampilkan nilai ethis wayang yang disajikan dengan sistem multimedia. Ikon video dan ikon suara digunakan untuk menampilkan informasi suara dan video digital. Ikon bantuan digunakan mendapatkan bantuan penggunaan. Untuk keluar dari sistem maka digunakan ikon keluar.
Untuk memilih pilihan pada kotak kombo yang dimaksud maka informasi akan ditampilkan.
Gambarnya adalah
Gambar 4.14. Form nilai ethis wayang
o. Menjalankan Form Mithos Wayang Dalam sistem ini akan ditampilkan mithos wayang disajikan dengan sistem multimedia.
Ikon video dan ikon suara digunakan untuk menampilkan informasi suara dan video digital. Ikon bantuan digunakan mendapatkan bantuan penggunaan. Untuk keluar dari sistem maka digunakan ikon keluar. Untuk memilih pilihan pada kotak kombo yang dimaksud maka informasi akan ditampilkan. Gambarnya adalah
Gambar 4.15. Form mithos wayang
p. Memasukkan Data
Untuk melakukan aktivitas entri data sistemnya dibuat terpisah. Hal ini disebabkan karena sistem akan didesain untuk dijalankan pada piringan CDROM. Sifat CDROM yang read only menjadi alasan utama untuk memisahkan sistem entri data.
Syarat lain untuk dapat melakukan entri data adalah sistem harus bersifat read / write dan menggunakan password.
q. Mengisi Password
Untuk melakukan pemasukan data maka tidak sembarang orang bisa melakukan, maka diperlukan kata sandi sebagai otorisasi. Karakter yang dimasukkan tidak akan terlihat dilayar karena dirubah menjadi tanda “*”. Setelah memasukkan kata sandi maka untuk melanjutkan dengan menekan ikon OK
ISSN : 1979-9330 (Print) - 2088-0154 (Online)
8
Gambar 4.16. Form entri password
r. Menjalankan Form Entri Data
Form pembuka entri data akan digunakan sebagai gerbang untuk memilih data apa yang akan diproses lebih lanjut. Untuk memilih data apa yang akan dimasukkan dapat memilih menu pulldown diatas layar. Gambarnya terlihat seperti berikut
Gambar 4.17 Form entri data
s. Menjalankan Form Entri Asal usul
Entri data ini terlihat pada gambar dibawah ini.
Form entri asal usul digunakan untuk memasukkan data asal usul wayang. Pertama kali harus diklik ikon tambah dan dimasukkan judul asal usul. Setelah itu memilih ilustrasi gambar dengan cara mengklik daftar gambar.
Ilustrasi teks dan suara juga harus dipilih dengan mengklik daftarnya. Untuk mendengarkan suara bisa diklik ikon play.
Setelah selesai diklik ikon simpan. Ikon hapus digunakan untuk menghapus rekaman yang sudah tidak dipergunakan lagi. Sedangkan ikon keluar digunakan untik mengakhiri sistem.
Gambar 4.18. Entri data asal usul wayang
t. Menjalankan Form Entri Perkembangan Entri data ini terlihat pada gambar dibawah ini. Entri perkembangan digunakan untuk memasukkan data perkembangan wayang.
Pertama kali harus diklik ikon tambah dan dimasukkan judul perkembangan dan tahunnya. Setelah itu memilih ilustrasi gambar dengan cara mengklik daftar gambar. Ilustrasi teks dan suara juga harus dipilih dengan mengklik daftarnya. Untuk mendengarkan suara bisa diklik ikon play.
Setelah selesai diklik ikon simpan. Ikon hapus digunakan untuk menghapus rekaman yang sudah tidak dipergunakan lagi.
Sedangkan ikon keluar digunakan untik mengakhiri sistem.
Gambar 4.19 Entri perkembangan wayang
u. Menjalankan Form Entri Jenis Wayang Entri jenis wayang digunakan untuk memasukkan data jenis wayang. Entri data ini terlihat pada gambar dibawah ini. Pertama kali harus diklik ikon tambah dan dimasukkan jenis, arti, asal wayang dan bahannya.
Setelah itu memilih ilustrasi gambar dengan cara mengklik daftar gambar. Ilustrasi teks dan suara juga harus dipilih dengan mengklik daftarnya. Untuk mendengarkan suara bisa diklik ikon play. Ilustrasi video digital juga dipilih pada daftar video dengan mengklik pada daftar video. Untuk melihat video sementara bisa diklik ikon fungsi yang ada.
Setelah selesai diklik ikon simpan. Ikon hapus digunakan untuk menghapus rekaman yang sudah tidak dipergunakan lagi.
Sedangkan ikon keluar digunakan untik mengakhiri sistem.
ISSN : 1979-9330 (Print) - 2088-0154 (Online)
9
Gambar 4.10 Form entri data jenis wayang
v Menjalankan Form Entri Penulisan Kitab Wayang
Entri penulisan kitab wayang digunakan untuk memasukkan data penulisan wayang. Entri data ini terlihat pada gambar dibawah ini.
Pertama kali harus diklik ikon tambah dan dimasukkan judul penulisan dan tahunnya.
Setelah itu memilih ilustrasi gambar dengan cara mengklik daftar gambar. Ilustrasi teks dan suara juga harus dipilih dengan mengklik daftarnya. Untuk mendengarkan suara bisa diklik ikon play. Setelah selesai diklik ikon simpan. Ikon hapus digunakan untuk menghapus rekaman yang sudah tidak dipergunakan lagi. Sedangkan ikon keluar digunakan untik mengakhiri sistem.
Gambar 4.11. Entri data penulisan wayang
4.2. Kelengkapan Sistem Kelengkapan a. Menjalankan Tampilan Video
Form ini diperlihatkan pada gambar 4.28a.
Dengan mengklik ikon video, maka akan dapat dilihat tampilan video digital. Tampilan dapat diakhiri dengan mengklik ikon exit. Ikon bantu digunakan untuk minta bantuan.
Gambar 4.12. Tampilan video
b. Melihat Info Bantuan
Pesan ini akan ditampilkan jika memilih ikon bantuan yang akan menampilkan bantuan bagi pemakai untuk menjalankan sistem.
Gambar 4.14. Pesan bantuan c. Keluar Dari Sistem
Gambar 4.15. Pesan keluar dari sistem Pemilihan menu keluar dari program dilakukan jika pengguna ingin mengakhiri pemakaian program. Program akan diakhiri dan kembali ke Desktop windows dengan diberikan pilihan dialog untuk meyakinkan.
5. Kesimpulan
Setelah merancang dan
mengimplemantasikan sistem ensiklopedia wayang digital sebagai media alternatif, maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1.
Penggunaan perangkat komputer sebagai media alternatif pemrograman memerlukan tampilan antarmuka yang harus didisain secara komunikatif sehingga pengguna dapat menggunakannya dengan mudah, yaitu dengan menggabungkan bahasa program dan sistem multimedia2.
Untuk menjalankan sistem wayang digital diperlukan komputer dengan prosesor minimal Pentium I 133 Mhz, RAM 32 MB dan speaker aktif3.
Pengguna lebih cepat mengetahui wayang secara digital karena tersimpan secara ringkas didalam CDROMDAFTAR PUSTAKA
[1] Costagliola, A Methodology For Modeling Multimedia Databases, Internastional Journal of Software Engineering and Knowledge Engineering Vol 12 No 5 (2002), World Scientific Publishing Company, 523-543
[2] Andres Rodriguez, Nicolas Guil, David M. Shotton, Oswaldo Trelles, Automatic Analysis of the
ISSN : 1979-9330 (Print) - 2088-0154 (Online)
10
Content of Cell Biological Videos and Database Organization of Their Metadata Descriptors, IEEE Transactions On Multimedia Vol 6 No 1 Februari 2004
[3] Jau Yuen Chen, Alberto Albiol, ViBE:
A Compressed Video Database Structured for Active Browsing and Search, IEEE Transactions On Multimedia Vol 6 No 1 Februari 2004 [4] Mathew Mitchell, Constructing
Multimedia: Benefits of Student- Generated Multimedia on Learning, University of San Francisco, ISSN 1525 – 9102
[5] Susan H. Rodger, Using Animation, Virtual Worlds, Pair Programming and Activities to Introduce Computer Science, Duke University, ISSN 1525 – 9102
[6] Jane Bianchi, Juggling Multimedia Tools With Creative Expression, Wake Forest University, ISSN 1525 – 9102
[7] Matija Marolt, A Connectionist Approach to Automatic Transcription of Polyphonic Piano Music, IEEE Transactions On Multimedia Vol 6 No 3, Februari 2004
[8] Gina Cherry, Janice Fournier, Reed Stevens, Using a Digital Video Annotation Tool to Teach Dance Composition, University of Washington, ISSN 1525 – 9102
[9] Timothy A. Philpot, Richard H. Hall The Amazing Stress Camera: An Interactive Discovery Experience, University of Missouri – Rolla, ISSN 1525 – 9102 [10] Hazel Smith, Roger T. Dean, The Egg
The Cart The Horse The Chicken:
Cyberwriting, Sound, Intermedia, University of Canberra, ISSN 1525 – 9102
[11] David Abraham, Liz Crawford, Leanna Lesta, Agathe Merceron, Kalina Yacef, The Logic Tutor: A Multimedia Presentation, University of Sydney, ISSN 1525 – 9102
[12] Anonim, Teknologi Perekaman Digital, Gematel Telkom Nomor 34, Tahun VI, November 2000
[13] Sri Mulyono. Ir, Wayang, asal usul, filsafat dan masa depannya, CV Haji
Masagung, Jakarta, 1978, ISBN 929- 412-038-3
[14] Hazim Amir,Dr. MA, Nilai – nilai Etis Dalam Wayang, Pustaka Sinarf Harapan, Jakarta, 1990, ISBN 979- 416-097-0
[15] Harianto Kristanto. Ir, Konsep dan Perancangan Database, Andi Offset, Yogyakarta, 1996
[16] Ian Chandra K, Utility Audio Video, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta, 2003
[17] Affan Basalamah, Teknologi Multimedia MP3, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta, 2003
[18] Agus FH Hardiman, Cakewalk Pro Audio V8, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta, 2000
[19] Inung K Arisasangka, Vegas Video 2 Membuat Sendiri Video Klip, PT.
Elex Media Komputindo, Jakarta, 2003
[20] Tavri D. Mahyusir, Pengantar Analisis dan Perancangan Perangkat Lunak, Elex Media Komputindo, Jakarta, 1991
[21] Ananta Sjartuni, Tuntunan Praktis Pemrograman Visual Basic 4.0 dan Akses Basis Data, Elex Media Komputindo, 1996.
[22] Yuswanto, Visual Basic 6.0, Pemrograman Grafis & Multimedia, Prestasi Pustaka Publisher, 2002 [23] Ananta Sjartuni, Pemrograman
Windows dengan Visual Basic 3.0, Elex Media Komputindo, 1995 [24] Deborah Kurata, Membuat Object
dalam Microsoft Visual Basic 4.0, Elex Media Komputindo, 1996 [25] Noel Jerke & Eric Brierly, Visual
Basic 4 API How To, White Group Press, USA, 1996
[26] Stuart Bloom Don Kiely, Visual Basic 4 Database How To, White Group Press, USA, 1996
[27] M Saleh, Mahabarata, Balai Pustaka, Jakarta, 2002, ISBN 929 – 407 – 305 – 9
[28] RE LA Samsujin, Cerita wayang purwa, CV Ratna Pustaka, Solo, 2002