• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI PUSTAKA MERCU TANDA RUANG TERBUKA PUBLIK PADA LANSKAP KOTA DENPASAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "STUDI PUSTAKA MERCU TANDA RUANG TERBUKA PUBLIK PADA LANSKAP KOTA DENPASAR"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

L

PROGR~MSTUDIAGROEKOTEKN6LOG[

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS UDAYANA

2013

OLEH:

NI WAYAN FEBRIANA UTAMI, S.P.,M.Si

STUDI PUSTAKA MERCU TANDA RUANG TERBUKA PUBLIK

PADA LANSKAP KOTA DENPASAR

(2)

L

11

Penulis Denpasar, 5 Juli2013 Alharndulillah, puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT schingga tulisan ini dapat diselesaikan. Tulisan ini disusun dalam bentuk kajian pustaka mcngcnai mercu tanda ruang terbuka publik pada lanskap Kota Denpasar.

Tujuan penyusunan tulisan ini adalah unruk mengetahui karaktcristik Lapangan Puputan Renon sebagai sebuah mereu tanda ruang terbuka publik di Kota Denpasar. Dengan penyusunan tulisan ini diharapkan dapat rnenambah wawasan pembaca mengenai mercu tanda serta perannya sebagai identitas sebuah kawasan.

Penulis menyadari, bahwa masih banyak kekurangan dalam tulisan ini karena keterbatasan pengctahuan penulis maupun pustaka pendukung yang ada.

Saran dan kritik dan pembaca sangat penulis harapkan. Akhirnya, scmoga tulisan ini dapat mernberikan manfaat bagi pembaca.

KATAPENGANTAR

(3)

3.1 Karakteristik Biofisik dan Sosial Budaya Lapangan Puputan Rcnon 5

3.2 ImageabilityLapangan Puputan Renon 8

3.3 FungsiLapangan Puputan Renon 10

3.3.1 Fungsi Edukasi " 10

3.3.2 Fungsi Rckreasi dan Olahraga 10

3.3.3 Fungsi Ekologis 11

IV. SIMPULAN 12

DAFTAfZ P"USTAKA 12

1. PENDAHULUAN" 1

1.1 Latar Belakang " 1

1.2 Tujuan 3

1.3 Permasalahan 3

II. METODE STUDI : 4

III. PEMBAHASAN 5

JUDUL i

KA TA PENGANT AR ii

DAFTAR lSI iii

DAFTAR TABEL iv

DAfTAR GAMBAR v

Halaman DAFTARISI

(4)

IV

Teks

1. Jenis Vegetasi eli Lapangan Puputan Renon 6

Halaman Nomor

DAFTAR TABEL

(5)

v Teks

1. Lokasi Lapangan Puputan Renon 5

2. Monumen Bajra Sandhi Renon 8

3. Suasana di Ruang Diaroma, Monumen Bajra Sandhi Renon 10 4. Pengunjung yang Bcrsantai eliLapangan Puputan Renon 11

DAFTARGAMBAR

Halarnan Nomor

(6)

1.1 Latar Belakang

Wilayah kota atau perkotaan merupakan suatu wilayah yang mempunyai kegiatan utama non-pertanian, dengan susunan fungsi kawasan antara lain sebagai pemusatan maupun distribusi pelayanan jasa pernerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ckonomi (UD No.26 Tahun 2007). Karaktcristik rnasyarakat perkotaan pada umumnya heterogen, baik secara sosial kernasyarakatan maupun karakteristik fisik yang mernbentuk. Pencitraan secara fisik dari suatu kota tentu saja tidak terlcpas dari dukungan elemen-elemen yang membentuknya, baik itu elemen buatan (man-made) maupun elcmen yang bersifat alami (natura!).

Elemen-elemen tersebut menjadi scbuah mercu tanda (landmark) sebuah kota dimana keberadaan mercu tanda tersebut dapat memperjclas identitas suatu kota,

Dalam lanskap perkotaan, keberadaan mercu tanda menjadi penting sebagai identitas sebuah kota. Mereu tanda atau landmark rncrupakan titik referensi yang dijadikan acuan oleh seorang pcngamat yang bcrada di luar (Lynch, 1960). Kebcradaan mercu tanda sebagai scbuah elemen fisik mcmiliki makna luas yairu mampu terlihat dalam skala referensi radial (distant landmark) seperti contohnya menara bangunan atau marnpu terlihat pada area tcrbatas (local

landmark)seperti rambu-rambu atau pohon. Kcduanya menyatakan derajat luasan

dari keterbacaan sebuah mercu tanda oleh seorang pengamat. Sclain itu, rnercu :anda juga merupakan aksen atau vocal point suatu kawasan. Idcntitas kawasan .erccrmiu dari adanya mercu tanda. Seorang pengamat dapat rnembcrikan identitas suatu kawasan tersebut dengan adanya mercu tanda tadi.

I. PENDAHULUAN

(7)

2 oerkotaan.

Kota Denpasar sebagai pusat kegiatan ekonorni maupun adrninistrasi di pulau Bali merupakan sebuah kota yang padat. Jumlah penduduk kota Denpasar pada tahun 2011 adalah sebanyak 629.588 jiwa dengan luas area 127,98 kmatau memiliki kepadatan sekitarA.919 jiwa/knr' (www.denpasarkota.go.id), Selain penduduk lokal, kota Denpasar juga dipadati oleh penduduk yang berada di wilayah sekitar yang umumnya bekerja di kota. Sebagian dari penduduk pendatang ini melakukan perjalanan pulang-pergi tiap harinya (komutcr) atau tetap tinggal sebagai penduduk tidak tctap. Kunjungan wisatawan baik wisatawan domestik maupun wisatawan asingjuga menambah kepadatan kota.

Penduduk lokal, penduduk tidak tetap, komuter, maupun wisatawan seluruhnya merupakan pengamat (observers dari Ianskap kota Denpasar. Dalam

mclakukan aktifitasnya (bekerja atau berwisata), pengamat tersebut mengamati

seluruh elernen-elcmen yang ada yang pembentuk kota Denpasar. Elemen-elernen

tersebut merupakan objek yang teramati baik secara Iangsung maupun tidak

langsung. Elcmcn-elernen pcmbentuk kota tersebut kernudian menjadi sebuah

mercu tanda yang memberi identitas bagi kota Denpasar,

Mcngingat pentingnya keberadaan sebuah mcreu tanda pada sebuah

kawasan kota, khususnya eli kota Denpasar dengan tingginya jurnlah clan

keragaman pengamat maka perlu dilakukan identifikasi keberadaan mercu tanda

terscbut. Dalam tulisan ini, salah satu mercu tanda di kota Denpasat yang dikaji

adalah lapangan Puputan Renon yang merupakan sebuah ruang tcrbuka publik

!~'g rncrniliki lokasi stratcgis di kawasan pusat pcmerintahan provinsi Bali.

~.eberadaan wang terbuka publik sepcrti ini akan mernberikan idcntitas bagi

lanskap perkotaan serta fungsi langsung maupun tidak langsung bagi kawasan

(8)

3 1.2 Rumusan Masalah

Pcnnasalahan yang menjadi dasar pernikiran dalam kajian ini adalah tingginya jurnlah dan keragaman pengamat (observer) yang melakukan aktivitas di Kota Denpasar sehingga periu dilakukan identifikasi terhadap elernen-clemen tisik yang membentuk sebuah kota sebagai sebuah mercu tanda, khususnya mereu tanda yang bcrupa ruang terbuka publik sehingga dapat membcrikan identitas pada lanskap kota tersebut.

1.3 Tujuan

Tujuan dari penulisan kajian ini adalah untuk mengidentifikasi mereu tanda yang berupa ruang terbuka publik di Kota Denpasar yaitu Lapangan Puputan Rcnon. Kajian terutama menyangkut identifikasi fisik dari lapangan Puputan Renon, imageability, serta fungsi-fungsi yang muneul dari keberadaan tapak tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung.

(9)

4 II. METODE STUDI

Ecbo (1964) dalam bukunya yang berjudul "Urban Landcape Design"

menyatakan bahwa mcrcu tanda dapat dijumpai baik pacla lanskap perdesaan maupun lanskap perkotaan. Untuk jcnis mereu tanda yang bisa dijumpai pada Ianskap perkotaan antara lain bangunan-bangunan khusus, persimpangan jalan, ruang terbuka, patung, fitur air, atau elemen lanskap lainnya. Kajian pada studi ini dibatasi pada mercu tanda yang berupa ruang publik yaitu Lapangan Puputan Renon dengan mengidentifikasi karakter ruang publik tersebut sebagai sebuah mercu tanda serta fungsi-fungsi yang rnuncul dari keberadaan ruang publik tersebut seeara langsung maupun tidak langsung.

Data yang digunakan dalam studi ini terbatas pada data sekunder yang berupa sumber pustaka. Analisis dan interpretasi clata dilakukan secara deskriptif dengan mengkaji beberapa pustaka yang terkait. Pcndekatan analisis dan intcrprctasi dilakukan dengan menjeJaskan elemen-elernen fisik dan sosial dari Lapangan Puputan Renon sebagai mcrcu tanda kota, irnageability, serta fungsi-fungsi yang muncul dari kebcradaan mercu tanda terscbut an tara lain fungsi cdukasi, rekreasi dan olahraga, maupun ekologis.

(10)

5 secara fisik bersifat terbuka. Selanjutnya, yang dimaksud dengan ruang terbuka tentang penataan ruang disebutkan bahwa ruang terbuka merupakan ruang yang Berdasarkan Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 yang menjelaskan

Gambar 1. Lokasi Lapangan PuputanRenon Sumber: Mani,2012

Keterangan:

dansebelah barat adalahlalan KusumaAtmaja (perkantoran) (Gambar 1).

selatan adalah Jalan Puputan Niti Mandala Renon (permukiman dan pertokoan) Bali), sebelah timur adalah Jalan luanda Kertawijaya (permukiman), sebelah kawasan sebelah utara adalah 1alan Basuki Rahmat (kantor gubemur Provinsi secara geografis berada pada bentang 08° 40' 16" LS sampai 115° 14' 01" BT.

Luas area Lapangan Puputan Renon sekitar

+

143.730 m2• Batas wilayah provinsi Bali di Jalan Puputan, kecamatan Denpasar Timur,Kota Denpasar atau Lapangan Puputan Renon terletak di kawasan pusat pemerintahan 3.1 Karakteristik Biofisik dan Sosial Budaya Lapangan Puputan Renon

III. PEMBAHASAN

(11)

6

".

No. Vegetasi Keterangan

Nama Lokal Nama Botani Pohon Pcrdu/Sernak GC

1. Angsana Pterocarpus indicus .J

2. Adam hawa Rhoeo discolor ....;I

., Batavia Jatropha pandurifolia

.J

.J.

4. Belimbing Averrhoa carambola ..J

5. Bcringin Ficus benjamina

.J

6. Bintaro Cerbera manghas >J

7. Bungur Lagerstroemia speciosa ..J 8. Cemara Casuarina equisetifolia

.J

9. Cerernai Phyllattthus acidus ..J

10. Dadap rnerah Erythrina cristagalli ..J

11. Delima Punica granatum ..J

12. Glodogan bulat Polyalthia fragrans

.J

13. Glodogan liang Polyalthia longifolia >J

14. Kamboja Plumeria rubra .J

sepak bola), danjalan setapak.

Tabel 1. Jenis Vegetasi eli Lapangan Puputan Renon

track,jalur pijat refleksi kaki, lapangan rumput, lapangan olah raga (basket, voli, pada tabel 1. Sedangkan untuk fasilitas publik yang dijumpai antara lainjogging dilihat dari jenis vegetasi yang dijumpai cliLapangan Puputan Renon dapat dilihat Dinas Kebuelayaan Provinsi Bali. Karakteristik biofisik lapangan Puputan Renon monumen, pengelolaan dilakukan oleh UPT Monumen Perjuangan Rakyat Bali, itu sendiri dan kawasan monumen perjuangan Bajra Sandhi. Khusus pada area Puputan Renon ini terbagi menjadi dua kawasan yaitu Lapangan Puputan Renon yang bersifat publik yang dikelola oleh Pemcrintah Kota Denpasar. Lapangan Lapangan Puputan Renon merupakan salah satu bentuk dari ruang terbuka hijau sengaja ditanam. Pcmbagian ruang terbuka hijau ini berdasarkan kepemilikan atau hijau adalah ruang terbuka yang diturnbuhi tanaman baik secara alami maupun

pengelolaannya meliputi luang tcrbuka hijau publik dan ruang terbuka hijau privat.

(12)

7 Soekarnoputri (bltp:l/wisata2bali.wordpress.Gom/tag/lapangan-puputall-renon/).

serelah sebelumnya dircsmikan oleh presiden RI saat itu yaitu lbu Megawati pelayanan kepada masyarakat dibuka sccara urnurn pada tanggal 1I\gustus 2004 raaun sctclah pada tahun 1988 dilakukan peletakan batu pertama. Kemudian, Gede Yadnya. Proses pengerjaan monument dilakukan selama kurang lebih 13 Kornpetisi ini kemudian dimenangkan oleh seorang arsitek bernama Ir. Ida Dagus kompetisi pembangunan monumen perjuangan rakyat Bali pada Tahun 1981.

Garnbar 2). Scjarah pendirian monurnen ini diawali dengan diadakannya perjuangan rakyat Bali yang dikenal dcngan monumen perjuangan Bajra Sandhi Kererangan: GC (groundcover)

Sumber: Pulungan et 01.,2012 No.

Vegctasi Keterangan

Nama Lokal Nama Botani Pohon Perdu/Semak GC

15. Kcnanga Cananga odorata -.j

16. Kerai payung Filicium decipiens -.j 17. Kctapang Terminalia catappa -.j

18. Ko! banda Pisonia alba -.j

19. Mahoni Swietenia mahagoni -.j

20. Nusa Indah Mussaendasp

I

-.j

21. Palm botol Hyophorbelagenicaulis -.j 22. Palm putri Veitchiamerrillii -.j

I

')c;»..... Palm raja Roystonea regia -.j

I

24.

I

Rumput jepang Zoysia tnatrellu -.j

y Rumput Dhicanthiumcaricosum

-J

_J.

I

larnuran

26. Sawo Achraszapota -.j

I 27. Sawo kecik Manilkara kauki -.j

28 Tanjung Mimusopselengi -.j

29. Want Hibiscus macrophy -.j

Lanjutan Tabel 1.

Di tcngah Lapangan Puputan Renon tcrdapat sebuah monumen

(13)

8 lmageabi/ity pertama kali diperkenalkan oleh seorang perencana kota 3.2 Imageability Lapangan Puputan Renon

(

czama dengan 8 pilar dan ketinggian monumem mencapai 45 meter emerdekaan Republik Indonesia 1945. Konsep ini tertuang pada 17 gerbang arsitekturbangunan Bajra Sandhi ini menerapkan konsep heroisme perjuangan memperebutkan Tirta Amerta dalam epik Mahabharata. Sedangkan konsep yang merupakan tempat pertempuran para dewa dengan para raksasa dalam upacara keagamaan. Keseluruhan monumen melambangkan Gunung Mandara alat sejenis lonceng yang digunakan oleh pendeta Hindu dalam melakukan Arsitektur bangunan monumen berbentuk Bajra atau Genta, yaitu sebuah

Gambar 2.Monumen Bajra Sandhi Renon Sumber: Koleksi Pribadi

(14)

9

3. Scbagai firur tunggal (singlefea/ures)

b. Dibandingkan dengan objek Iainnya (compared)

Co Diatur dalam pengaturan tcrtentu untuk menciptakan citra tertentu

(arranged)

_'-eradaan lapangan Puputan Renon ini secara tunggal memang telah menarik Kota untuk datang dan bcrkunjung. Menurut Mani (2012) radius

~;.._n \\ ilayah pengguna rutin dar; Lapangan ini adalah antara 0 - 10 krn.

_-:TIumnyapcngunjung yang datang rncrupakan pengunjung yang berdornisili :~ Denpasar (93'X)), sclcbihuya bcrasal dari Kabupaten Badu.ng dan a.en Gianyar. Daya tarik terbcsar untuk berkunjung ke Lapangan Puputan - tennarna adalah untuk melakukan akiivitas olahraga.

sekaligus profesor pada Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika bernama Kevin Lynch pad a tahun 1960 dalam bukunya yang bcrjudul "The Image of The City". Lynch menjelaskan bahwa imageability merupakan suatu kualitas dari objek fisik yang memberikan peluang yang besar untuk membangkitkan citra :"'3ngkuat oleh setiap pcngarnat, Lebih luas lagi, imageability mungkin bisa cimaknai sebagai legibility atau visibility indra dimana objek tidak hanya mampu cerlihat (seen)namun tersajikan secara tajam dan intens bagi indra.

Visibility atau visibilitas secara harfiah dapat dijelaskan sebagai suatu :..cadaan unruk dapat dilihat atau diamati atau lcbih sederhana lagi visibilitas bermakna kejelasan suatu objek. Objck yang dirnaksud disini adalah tapak dari

!..2pangan Puputan Renon. Dalam lanskap kota Denpasar tapak ini merupakan secuah ruang terbuka publik dengan berbagai fungsi yang dimiliki. Visibilitas

~_::gdimiliki oleh setiap objek bermacam-macam seperti yang disampaika Lyncb

=60) yaitu:

(15)

10 sekedarduduk dan beristirahat banyak dilakukan pengunjung terutama padasore Kegiatan rekreasi seperti berkumpul bersama teman atau keluarga atau .3..3.2 Fungsi Rekreasi dan Olahraga

Gambar 3.SuasanadiRuangDiaroma, Monumen Bajra SandhiRenon Sumber: Koleksi Pribadi

sekeliling monumen di ketinggian mencapaisekitar 45 m.

berperang. Pada lantai atas monumen, pengunjung bisa melihat pemandangan di juga dipajang berbagai alatlsenjata yang pernah digunakanmasyarakat Bali dalam sejak masa prasejarah hiogga masa mempertahankan kemerdekaan. Di area itu area lantaidua terdapat diaroma yang menggambarkan kehidupan masyarakatBali dasar areamonumen,pengunjungbisa mengunjungi ruangpameran.Kemudian d.i pahlawan dalam mengalahkan penjajah melalui 33 diaroma yang ada. Di lantai Di tempat ini pengunjung bisa mempelajari sekaligus mengenang perjuangan Puputan Renon terutama adalah aktivitas mengunjungi monumen Bajra Sandhi.

Aktifitas yang terkait edukasi yang bisa dijumpai di kawasan Lapangan 3.3.1 FungsiEdukasi

3.3 Fungsi Lapangan Puputan Renon

(16)

12 Technology Press. Massachusetts. 194p

Anonim. 201 L. 1:3ajra

http://wisata2bali.\\·ordpress.com/ta 0/]apangan-pu putan-renon/.

padaOl Juni2013.

Eckbo, Garrett. 1964. Urban Landscape Design. McGraw-Hi]1. New York. 248p Lynch, Kevin. 1960. The Image of The City. The Massachusetts Institute of

Sandhi.

Diakses Anonim. 2013. Bajra Sandhi, Scbuah Monumen Mengenang Perjuangan Rakyat

Bali.

http://www.pawongan.comlicl!bali-tour-destination/cultural-histOlicallbajra -sandhi/. Diakses pada 01 Juni 2013.

DAFTAR PUSTAKA

kepada pengamat/pengunjung terhaclapwilayah yang mercka kunjungi.

berada di teugah-tengah lapangan sehingga memberikan pernaharnan yang kuat Puputan Renon ini diperkuar lagi oleh keberadaan Monumen Bajra Sandhi yang Denpasar dan masyarakat yang berada di sckitarnya. Keberadaan Lapangan bagi lanskap Kota Denpasar. Mereu tanda ini sangat dikenal oleh masyarakat Kota dimiliki oleh Lapangan Puputan Renon adalah merupakan sebuah mercu tanda penting yang perlu disediakan. Identifikasi terhadap karakteristik fisik yang Keberadaan ruang terbuka publik bagi sebuah kota merupakan fasilitas IV. SIMPULAN

kupu-kupu, belalang, dan jenis serangga lainnya.

vegetasi tertentu yang dapat menarik dan menjadi habitat satwa liar seperti burung, berfungsi terhadap konservasi terhadap tanah dan air, maupun keberadaan membcrikan keteduhan serta iklim mikro yang nyaman, perakaran tanaman kontribusi tcrhadap lingkungan sekitar, sepcrti misalnya kanopi pohon besar cover (Pulungan, 2012). Masing-rnasing dari jenis vegetasi tcrsebut memiliki spesien tanaman yang tcrdiri dari jenis pohon, perdu dan sernak, serta ground

(17)

13

· Iani, N.P.A.C. 2012. Studi Home Range Pengguna Taman Kota: Studi Kasus Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Denpasar, Bali. Skripsi.

(tidak dipublikasikan). Fakultas Pertanian. Universitas Udayana.

Denpasar.

Pernerinrah Kota Denpasar. 2013. Jumlah Penduduk Kota Denpasar Tahun 2011.

http://bankdata.denpasarkota.go.id/index.php?pa12:c=pencarian.html.

Diakses pada 01 Juni 2013.

Pclungan, A.A.1.H; Rahman, D; Artha LM.B. 2012. Bajra Sandhi Renon. Poster Praktikum MK. Teknik Studio (tidak dipublikasikan). Fakultas Pertanian,

Universitas Udayana. Denpasar .

ndang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataaan Ruang

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian mengenai jenis-jenis ikan selais (Pisces: Siluridae) di sungai Kumu Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau yang telah dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan September

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masyarakat Sialang Jaya memiliki berbagai kearifan lokal dalam melaksanakan pengelolaan sungai antara lain, (1) Perencanaan,

Konsekuensi dari adanya syarat diatas, maka sebuah lembaga pembiayaan tidak diperbolehkan membuat kesepakatan jual beli secara kredit dengan konsumen, selama barang

Dunia seni pertunjukan adalah dunia yang identik dengan praktis dan keilmuwan seni, tanpa ditunjang dengan bekal mata kuliaah umum lain, maka akan melahirkan individu yang hanya

Sesuai dengan masalah penelitian deskriptif correlation dengan pendekatan Cross Sectional dan tujuan penelitian ini guna menjelaskan penelitian dengan bermacam –

Ketun Zulmrstalash %lii!bagrt di fledan.. PEMER1KTA.H WCFATI7'J DAERkH

Kenakalan remaja disebabkan oleh berbagai faktor baik faktor internal (reaksi frustasi diri; gangguan pengamatan dan tanggapan pada anak remaja; gangguan berfikir dan intelgensia

Rasa saling percaya bukan sesuatu hal yang sifatnya mandatori, dapat diharuskan atau dikomando, Ada jaringan pengikat rasa saling percaya, yang diawali dengan kedekatan dan