• Tidak ada hasil yang ditemukan

Komunikasi dalam Organisasi dan Lintas B

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Komunikasi dalam Organisasi dan Lintas B"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

“Komunikasi dalam

Organisasi dan

Lintas Budaya serta

Aplikasinya”

Nama Kelompok:

1.M. Heru S.

(1461161)

2. Siswanto (1461145)

(2)

Pendahuluan

(3)

Komunikasi dalam organisasi

Komunikasi adalah suatu proses dimana seseorang atau beberapa orang,

kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain.

(4)

Fungsi Komunikasi dalam

Organisasi

Ada beberapa fungsi komunikasi di dalam organisasi diantaranya:

1.Fungsi Informatif

Organisasi dapat dipandang sebagai suatu sistem pemrosesan informasi. Maksudnya, seluruh anggota dalam suatu organisasi berharap dapat memperoleh informasi yang lebih banyak, lebih baik dan tepat waktu.

2. Fungsi Regulatif

Fungsi ini berkaitan dengan peraturan-peraturan yang berlaku dalam suatu organisasi.

3.Fungsi Persuasif

Untuk memberikan dorongan dengan cara persuasif bukan hanya dengan kewenangan dan perintah .

4.Fungsi Integratif

(5)

Proses Komunikasi Dalam

Organisasi

1. Komunikasi Internal

Yang diantaranya meliputi:

Downward CommunicationUpward CommunicationHorizontal CommunicationInterline Communication

2. Komunikasi Eksternal

Yang diantaranya meliputi:

Komunikasi dari organisasi kepada asyarakat

contoh:Konferensi Pers,Iklan,Brosur

Komunikasi dari masyarakat kepada organisasi

(6)

Gaya Komunikasi Dalam Organisasi

Ada beberapa gaya komunikasi di dalam

organisasi diantaranya:

1.

The Controlling Style

2.

The Equalitarian Style

3.

The Structuring Style

4.

The Dynamic Style

(7)

Bentuk komunikasi di dalam

Organisasi

 Berdasarkan bentuknya

1. Komunikasi Langsung

Komunikasi langsung tanpa alat melalui ucapan,gerak tubuh,dan isyarat khusus

2. Komunikasi Tidak langsung

Konunikasi Tidak langsung biasanya menggunakan alat untuk tujuan mellipatgandakan jumlah penerima pesan.

Berdasarkan Sasaran

1. Komunikasi Massa

Komunikasi massa adalah komunikasi yang sasarannya adalah kelompok orang dalam jumlah yang besar

 Berdasarkan Arah Pesan

1. Komunikasi Satu Arah

(8)

Peranan Komunikasi dalam

Organisasi

Komunikasi dalam suatu organisasi sangat penting agar tidak

terjadinya salah penyampaian informasi antar anggota dalam suatu

organisasi dan agar tercapainya tujuan tertentu. Sebuah interaksi yang

bertujuan untuk menyatukan dan mensinkronkan seluruh aspek untuk

kepentingan bersama sangat dibutuhkan dalam sebuah tujuan

berorganisasi. Dengan kata lain, tanpa adanya sebuah interaksi yang

baik niscaya sebuah organisasi tidak akan mencapai tujuannya.

(9)

Lanjutan

4. Hambatan Psikologis

Hambatan psikologis dan sosial kadang-kadang mengganggu

komunikasi, misalnya; perbedaan nilai-nilai serta harapan yang berbeda

antara pengirim dan penerima pesan, sehingga menimbulkan emosi

diatas pemikiran-pemikiran dari sipengirim maupun si penerima pesan

yang hendak disampaikan.

5. Hambatan Manusiawi

(10)

Hambatan Dalam Komunikasi

1.Hambatan Teknis

Hambatan jenis ini timbul karena lingkungan yang memberikan dampak

pencegahan terhadap kelancaran pengiriman dan penerimaan pesan. Seperti keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi.

2.Hambatan Fisik

Hambatan fisik dapat mengganggu komunikasi yang efektif, cuaca gangguan alat komunikasi, dan lain lain, misalnya: gangguan kesehatan (cacat tubuh misalnya orang yang tuna wicara), gangguan alat komunikasi dan sebagainya

3. Hambatan Semantik

(11)

Komunikasi Lintas Budaya

Komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.

Kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks yang didalamnya terkandung ilmu pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, kemampuan yang lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

Komunikasi Lintas Budaya adalah proses dimana dialihkan ide atau gagasan suatu budaya yang satu kepada budaya yang lainnya dan

sebaliknya dan hal ini bisa antar dua kebudayaan yang terkait ataupun lebih, tujuannya untuk saling mempengaruhi satu sama lainnya, baik itu untuk kebaikan sebuah kebudayaan maupun untuk menghancurkan suatu kebudayaan atau bisa jadi sebagai tahap awal dari proses akulturasi

(12)

Karakteristik Komunikasi

Lintas Budaya

Ada beberapa macam karaketeristik Komunikasi Lintas Budaya, antara lain :

1. Ada dua atau lebih kebudayaan yang terlibat dalam komunikasi

2. Ada jalan atau tujuan yang sama yang akhirnya menciptakan komunikasi itu

3. Komunikasi Lintas Budaya menghasilkan keuntungan dan kerugian diantara dua budaya atau lebih

4. Komunikasi lintas budaya dijalin baik secara individu anggota masyarakat maupun dijallin secara berkelompok atau dewasa ini dapat dilakukan melalui media

5.Tidak semua komunikasi lintas budaya menghasilkan feedback yang dimaksud, hal ini tergantung kepada penafsiran dan penerimaan dari sebuah kebudayaan yang terlibat, mau atau tidaknya dipengaruhi

(13)

Lanjutan

Karakter budaya sendiri yaitu:

1. Komunikasi dan bahasa

2. Pakaian dan penampilan

3. Makanan dan kebiasaan makanan

4. Waktu dan kesadaran akan waktu

5. Hubungan-hubungan

6. Nilai dan norma

7. Rasa diri dan ruang

(14)

Tujuan mempelajari

komunikasi lintas budaya

1.Menyadari bias budaya sendiri

2.Lebih peka secara budaya

3.Memperoleh kapasitas untuk benar-benar terlibat dengan anggota dari

budaya lain untuk menciptakan hubungan yang langgeng dan memuaskan

orang tersebut.

4.Merangsang pemahaman yang lebih besar atas budaya sendiri

5.Memperluas dan memperdalam pengalaman seseorang

6.Mempelajari ketrampilan komunikasi yang membuat seseorang mampu

(15)

Lanjutan

7. Membantu memahami budaya sebagai hal yang menghasilkan dan memlihara semesta wacana dan makna bagi para anggotanya.

8.Membantu memahami kontak antar budaya sebagai suatu cara memperoleh pandangan ke dalam budaya sendiri, baik asumsi-asumsi, nilai-nilai,

kebebasan-kebebasan dan keterbatasan-keterbatasannya.

9.Membantu memahami model-model, konsep-konsep dan aplikasi-aplikasi bidang komunikasi antar budaya.

(16)

Hambatan Dalam komunikasi lintas

budaya

Ada 2 macam jenis hambatan diantaranya:

1. Above Waterline(Terlihat)

Meliputi:

a. Fisik(Physical)

b. Budaya(Culture)

c. Persepsi(Perceptual)

d. Motivasi(motivation)

e. Pengalaman(Experience)

f. Emosi(Emotion)

g. Bahasa(Language)

h. Nonverbal

(17)

Aplikasi komunikasi dalam

Organisasi

Ada 3 Model Komunikasi Organisasi

1. Model komunikasi linier

Komunikator memberikan suatu stumulus dan komunikan melakukan respon yang diharapkan tanpa mengadakan seleksi dan interpretasi.

2. Model komunikasi Interaksional

Sebagai kelanjutan dari tahap komunikasi yang perama tapi pada tahap ini sudah terjadi feedback atau umpan balik.

3. Model Komunikasi transaksional

(18)

Lanjutan

2. Below Waterline(Tak Terlihat)

Meliputi:

a. Norma(Norms)

b. Stereotip(Stereotypes)

c. Filosofi Bisnis(Business Philosophy)

d. Aturan(Rules)

e. Jaringan(Network)

(19)

Lanjutan

Komunikasi d organisasi juga berlangsung dalam 3 jenis yaitu:

1. Downward Communication

Yaitu proses yang berlangsung ketika orang orang berada pada tatanan manajemen mengrinkan pesan kepada bawahannya.

2. Upward Communication

Yaitu kebalikannya atau komunikasi yang berasal dari bawah(karyawan) menuju ke atas atau dalam hal ini oihak manajemen

3. Horizontal Communication

(20)

Penerapan Prinsip komunikasi

dalam Konteks Budaya

Bagaimana jika masalah perbedaan kebudayaan dikaji dari prinsip dasar

teori komunikasi? Untuk memahami komunikasi lintas budaya, diperlukan

pengetahuan tentang komunikasi manusia.

Walaupun pihak-pihak yang terlibat dalam komunikasi memiliki latar belakang

kebudayaan yang tidak sama antara satu sama lain, tetapi secara prinsip

mereka menjalani dan mengalami hal-hal nyaris serupa yang terjadi dalam

peristiwa komunikasi secara umum. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa

prinsip-prinsip komunikasi yang berlangsung tetap sama, hanya konteksnya

(21)

Hakikat pokok dalam

komunikasi

Pembahasan ini juga terkait erat dengan unsur unsur darii komunikasi yang

diantaranaya:

1. Sumber(Source)

2. Penyandian(Encoding)

3. Pesan(Message)

4. Saluran(Channel)

5. Penerima(Receiver)

6. Penyandian balik(Decoding)

7. Respon dari si penerima(Receiver Response)

(22)

Kesimpulan

Komunikasi dalam organisasi merupakan proses penyampaian informasi

yang akurat dan pemahaman atas informasi dari suatu unit (pengirim) ke

unit yang lain (penerima) tidak hanya vital dalam perumusan tujuan

organisasi, tetapi juga merupakan peralatan dan sarana penting melalui

kegiatan organisasi.

Kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks yang didalamnya

terkandung ilmu pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat

istiadat, kemampuan yang lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia

sebagai anggota masyarakat. Komunikasi lintas budaya sendiri didefinisikan

sebagai Komunikasi yang dilakukan oleh dua kebudayaan atau lebih dan

Komunikasi yang dilakukan sebagai akibat dari terjalinnya komunikasi antar

unsur kebudayaan itu sendiri, seperti komunikasi antar masyarakatnya.

Komunikasi antar budaya terjadi apabila terdapat 2 budaya yang berbeda

(23)

Referensi

Dokumen terkait

Dalam tugas akhir ini tidak terdapat karya atau pendapat orang lain, kecuali bagian-bagian tertentu dalam penulisan laporan Tugas Akhir yang saya kutip dari hasil

Sementara bagi pengurus Lembaga Muslimah WI yang belum menikah kesemuanya berada pada umur yang merupakan usia dimana seorang wanita harusnya telah menikah yaitu sekitar 25-28

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman dan perasaan pada wanita karir yang menjalani kehidupannya sebagai seorang single parent karena kematian

Variabel jumlah penduduk, pendidikan dan PDRB memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap jumlah pengangguran di kabupaten dan kota Provinsi Jawa Timur

Dengan struktur berhirarki maka kalau diperlukan penyesuaian sistem pendidikan dengan keadaan atau kebutuhan masyarakat yang berubah, pengubahan sistem pendidikan dapat dimulai

Ketentuan-ketentuan pidana di atas merupakan sanksi pidana yang dapat dijatuhkan kepada seseorang yang melakukan tindak pidana pada umumnya. Sanksi pidana yang dijatuhkan terhadap

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH ANGGOTA PADA BMT-UGT SIDOGIRI CABANG MALANG KOTA.. adalah hasil karya saya sendiri, bukan “duplikasi” dari karya

Tim penjaringan dan penyaringan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, melaksanakan tugas terhitung sejak tanggal ditetapkannya Keputusan Kepala Desa tentang Pembentukan Tim