• Tidak ada hasil yang ditemukan

MANUSIA AGAMA DAN ISLAM pptx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MANUSIA AGAMA DAN ISLAM pptx"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

MANUSIA,

(2)

A. Manusia

1. Pengertian Manusia

Manusia telah berusaha memahami dirinya selama beribu-ribu

tahun. Tapi gambaran yang pasti dan meyakinkan tidak mampu merea peroleh hanya dengan mengandalkan daya nalarnya yang subjektif. Oleh karena itu mereka memerlukan pengetahuan dari pihak lain yang dapat memandang dirinya secara lebih utuh.

Allah.

Allah Sang Pencipta telah menurunkan Kitab Suci Al-Qur’an

yang di antara ayat-ayat-Nya adalah gambaran-gambaran konkret tentang manusia. Penyebutan nama manusia dalam Al-Qur’an

(3)

2. Karakteristik Manusia

Pembahasan ini menunjukkan bahwa

manusia adalah makhluk ciptaan Allah SWT

yang sangat berbeda dengan makhluk-makhluk

lainnya di alam semesta. Ia memiliki karakter

yang khas bahkan dibandingkan makhluk

lainnya yang paling” mirip” sekalipun. Kekhasan

ini yang menurut kitab suci menyebabkan

konsekuensi-konsekuensi kemanusiaan

(4)

Aspek Kreasi

Apapun yang ada pada tubuh manusia sudah dirakit dalam suatu tatanan yang terbaik dan sempurna. Hal ini bisa dibandingkan dengan makhluk lain dalam aspek

(5)

Aspek Ilmu

Hanya manusia yang mungkin punya kesempatan memahami lebih jauh hakikat alam semesta

disekelilingnya. Pengetahuan hewan hanya terbatas pada naluri dasar yang tidak bisa dikembangkan melalui

pendidikan dan pengajaran. Tetapi manusia menciptakan kebudayaan dan peradaban yang terus berkembang.

(6)

Aspek Kehendak

Manusia memiliki kehendak yang

menyebabkannya bisa mengadakan pilihan-pilihan

dalam hidup. Makhluk lain hidup dalam suatu pola

yang telah baku dan tak akan pernah berubah. Para

malaikat yang mulia tidak akan pernah menjadi

makhluk yang sombong, berbuat maksiat. Allah

berfirman dalam QS Al-Insan ayat 3 “Sesungguhnya

Kami telah menunjukinya (manusia) jalan yang

(7)

Pengarah Akhlaq

Manusia adalah makhluk yang dapat dibentuk akhlaqnya. Ada manusia yang sebelumnya baik-baik tetapi karena pengaruh lingkungan tertentu dapat

menjadi seorang penjahat. Demikian pula sebaliknya. Oleh sebab itu lembaga pendidikan diperlukan, manusia untuk mengarahkan kehidupan generasi yang akan

(8)

3. Misi Dan Fungsi Penciptaan Manusia

Misi penciptaan manusia adalah untuk penyembahan

kepada Sang Pencipta, Allah SWT. Pengertian penghambaan

kepada Allah tidak boleh diartikan secara sempit dengan

hanya membayangkan aspek ritual yang tercermin dalam

sholat saja. Penyembahan berarti ketundukan manusia

kepada hukum-hukum Allah dalam menjalankan kehidupan

di muka bumi ini, baik yang menyangkut hubungan vertikal

(manusia dengan Tuhan) maupun horizontal (manusia

(9)

Penyembahan manusia kepada Allah lebih mencerminkan kebutuhan manusia terhadap terwujudnya sebuah kehidupan dengan tatanan yang baik dan adil. Oleh karena itu

penyembahan tersebut harus dilakukan secara sukarela, tanpa paksaan, karena Allah tidak membutuhkan sedikit apapun kepada manusia termasuk ritual-ritual

penyembahannya. Firman Allah dalam QS Az-Zakariyaat ayat 56-58 “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. Aku tidak menghendaki

(10)

Penyembahan yang sempurna dari seorang manusia akan menjadikan dirinya sebagai ‘kepanjangan’

kekuasaan Allah SWT di muka bumi ini dalam mengelola kehidupan alam semesta. Keseimbangan alam akan

terjaga dengan tegaknya hukum-hukum kemanusiaan yang telah Allah SWT tetapkan. Kekacauan kehidupan manusia tidak sekedar menghancurkan tatanan

(11)

B. Agama

Agama adalah Suatu tuntunan hidup yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa melalui utusan baik Nabi

ataupun Rasul untuk kehidupan manusia yang lebih baik.

Oxford Student Dictionary(1978) mendifinisika

(12)

Dalam bahasa Al-Qur’an ”din” diartikan

sebagai agama. Kata “din” yang berasal dari

akar bahasa arab “dyn” mempunyai banyak arti

pokok, yaitu:

1. Keberhutangan.

2. Kepatuhan.

3. Kekuasaan bijaksana

(13)

Sebuah agama biasanya melingkupi tiga persoalan

pokok, yaitu:

1. Keyakinan(credikal)

Yaitu keyakinan akan adanya sesuatu kekuatan

supranatural yang diyakini mengatur dan menciptakan alam.

2. Peribadatan(ritual)

Yaitu tingkah laku manusia dalam berhubungan dengan kekuatan supranatural tersebut sebagai konsekuensi atau pengakuan dan ketundukannya.

(14)

C. Islam

Apabila dicari dari asal katanya, Islam berasal dari kata

aslama yang merupakan turunan dari kata assalmu,

assalamu, assalamatu yang artinya bersih dan selamat dari kecacatan lahir batin.

Kata Islam juga dapat diambil dari kata assilmu dan

assalmu yang berarti perdamaian dan keamanan.

Dari asal kata ini Islam mengandung makna perdamaian dan keselamatan, karena itu kata

assalamu’alaikum merupakan tanda kecintaan seorang

(15)

Dan dari kata

assalamu, assalmu

dan

assilmu

yang berarti menyerahkan diri, tunduk dan taat.

Semua asal kata diatas berasal dari tiga huruf

yaitu,

sin, lam dan mim

(dibaca salima) yang artinya

sejahtera, tidak tercela dan selamat.

Dari pengertian kata sebagaimana diungkapkan

diatas dapat disimpulkan bahwa Islam mengandung

arti berserah diri, tunduk, patuh dan taat

(16)

Dapat disimpulkan bahwa Islam adalah agama

yang diturunkan Allah SWT kepada manusia melalui

rasul-rasul-Nya, berisi hukum-hukum yang

mengatur hubungan manusia dengan Alla SWT,

manusia dengan manusia dan manusia dengan

alam semesta.

Agama yang diturunkan Allah SWT ke muka bumi

sejak Nabi Adam samapi Nabi Muhammad SAW

adalah agama islam sebagaimana diungkapkan

(17)

Agama Islam yang diturunkan kepada Nabi

Muhammad SAW adalah Islam yang terakhir

diturunkan Allah SWT kepada manusia. Karena itu

tidak akan ada lagi rasul yang diutus ke muka bumi.

Kesempurnaan ajaran Islam yang diturunkan

(18)

Secara garis besar, ruang lingkup agama Islam

menyangkut tiga hal pokok, yaitu:

1. Aspek keyakinan(aqidah)

Yaitu aspek credial atau keimanan terhadap Allah SWT dan semua yang difirmankan-Nya untuk diyakini.

2. Aspek norma(syariah)

(19)

3. Aspek perilaku(akhlak)

Yaitu sikap-sikap atau perilaku yang nampak dari

pelaksanaan aqidah dan syariah.

Ketiga aspek tersebut tidaklah berdiri sendiri-sendiri,

tetapi menyatu membentuk kepribadian yang utuh pada

diri seorang muslim. Hal ini diungkapkan secara tegas

oleh firman Allah SWT yang artinya “Wahai orang-orang

yang beriman, masuklah kamu kedalam islam

keseluruhannya dan janganlah kamu turut

Referensi

Dokumen terkait

• Sementara agama Islam dapat di definisikan sebagai suatu system ajaran ketuhanan yang berasal dari Allah swt, yang diturunkan kepada ummat manusia dengan wahyu melalui

manusia memiliki kelebihan dari makhluk lain, salah satu buktinya adalah kepatuhan manusia pada Allah SWT melalui perjuangan yang berat melawan hawa nafsu dan

Agama adalah kepercayaan kepada Tuhan yang dinyat akan dengan mengadakan hubungan dengan Dia mel al ui upacara, penyembahan dan permohonan dan membent uk sikap hidup

Sebenarnya agama tidak mem-persoalkan atau membedakan antara kehidupan manusia itu modern atau tradisional (tidak modern), karena pada hakikatnya agama

3.3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah dalam kehidupan

SEBAGAI PENERIMAAN/TATA ATURAN DARI KEKUATAN YANG LEBIH TINGGI DARI MANUSIA (E.F. BOZMAN; EVERY MEN’S ENCYCLOPAEDIA) KEPERCAYAAN/PENYEMBAHAN KEPADA TUHHAN ATAU KEPADA MAHA

Maka agama agama seseorang berperasaan di dalam menentukan baik buruknya tindakan yang dilakukan, maka perlulah di dalam kehidupan manusia mempunyai segi pandangan agama agama, sehingga

itu ada  Al-Basir, Al-‘Adil, dan Al-‘Azim  Iman kepada malaikat- malaikat Allah  Iman kepada Rasul Allah  Santun dan menghargai teman  Sikap rendah hati  Perilaku hemat