• Tidak ada hasil yang ditemukan

POSISI MUATAN LOKAL DALAM HAL IMPLEMENTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "POSISI MUATAN LOKAL DALAM HAL IMPLEMENTA"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

POSISI MUATAN LOKAL DALAM

HAL

IMPLEMENTASI

KURIKULUM 2013

Oleh: Helen Lusiana

Disampaikan pada Diskusi Publik Modul Mulok

Pendidikan Lingkungan Hidup.

▸ Baca selengkapnya: contoh muatan lokal sd

(2)

T

REND

I

MPLEMENTASI

K

URIKULUM

2013

KEMENDIKBUD

Pelaksanaan Kur’13 pada tahun ajaran 2014/2015

Semua guru menjadi sasaran diklat Kur’13

Jenjang SD sasaran diklat 5 orang guru termasuk

kepala sekolah yaitu guru kelas 1,4 agama,

pendidkan jasmani,

Rekrutmen instruktur nas Kur’13. Pengimbasan ?

DIMANA MUATAN LOKAL ???

(3)

P

ERMEN

D

IKBUD

RI N

O

81A T

AHUN

2013

T

ENTANG

I

MPLEMENTASI

K

URIKULUM

P

EDOMAN

P

ENGEMBANGAN

MULOK

Seluruh kabupaten/kota pada 1

(satu) provinsi sepakat

(4)
(5)

Contoh Penetapan Mulok di Jawa Tengah

Perda No 9 Tahun 2012 Tentang Bahasa, Sastra

Dan Aksara Jawa

Pergub Tentang Juklak Perda No 9 Tahun 2012

Surat KADINAS Pendidikan No. 424/13242 Tanggal 23 Juli 2013

Tentang Implementasi Muatan Lokal Bahasa Jawa di Jawa

Tengah

Berdasarkan hal-hal tersebut diatas, guna efektifitas pelaksanaan

muatan lokal Bahasa Jawa di satuan pendidikan, maka:

1. Muatan lokal wajib di Jawa Tengah adalah

Bahasa Jawa

2. Pelaksanaan pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Jawa dilaksanakan

secara terpisah atau berdiri sendiri sebagai mata pelajaran

3. Jam pelajaran muatan lokal tetap dialokasikan pada struktur

kurikulum 2013.

4. Alokasi jam mata pelajaran muatan lokal Bahasa Jawa adalah

2 (dua)

jam per minggu.

(6)

S

TRUKTUR KURIKULUM SD

J

AWA

T

ENGAH

No Komponen I II III IV V VI

Kelompok A

1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

4 4 4 4 4 4

2 PPKN 5 6 6 4 4 4

3 Bahasa Indonesia 8 8 10 7 7 7 4 Matematika 5 6 6 6 6 6

5 IPA 3 3 3

6 IPS 3 3 3

Kelompok B

7 Seni Budaya & Prakarya (termasuk muatan lokal*)

4 4 4 5 5 5

8 Pend. Jasmani, OR & Kes (termasuk muatan lokal).

4 4 4 4 4 4

Jumlah 30 32 34 36 36 36

Catatan:

1. Muatan lokal* dapat memuat Bahasa Daerah

(7)

K

EBERADAAN

M

ULOK

KURIKULUM SD

J

AWA

T

ENGAH

No Komponen I II III IV V VI

Kelompok A

1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

4 4 4 4 4 4

2 PPKN 5 6 6 4 4 4

3 Bahasa Indonesia 8 8 10 7 7 7 4 Matematika 5 6 6 6 6 6

5 IPA 3 3 3

6 IPS 3 3 3

Kelompok B

7 A. Seni Budaya & Prakarya B. Mulok Kabupaten

2 2 2 2 2 2 3 2 3 2 3 2 8. Bahasa Jawa 2 2 2 2 2 2 9. Pend. Jasmani, OR & Kes

(termasuk muatan lokal).

4 4 4 4 4 4

(8)
(9)

Referensi

Dokumen terkait

Kurikulum muatan lokal adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran yang ditetapkan oleh daerah sesuai dengan keadaan dan kebutuhan

setiap minggu yang meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal (kurikulum tingkat daerah), ditambah jumlah jam untuk kegiatan

Menurut Idi (2011: 289) kedudukan muatan lokal dalam kurikulum dapat menjadi mata pelajaran yang berdiri sendiri serta dapat menjadi bahan kajian suatu mata

Pertanyaan yang paling mendasar berkaitan dengan pengembangan kurikulum adalah apakah guru mampu mendesain, mengimpelementasikan dan mengevaluasi kurikulum muatan lokal

Pada bagian inilah, Kota Bandung akan mencoba mengembangkan alokasi waktu pengembangan diri yang tertuang dalam KTSP untuk pelajaran muatan lokal (mulok) seperti

Sesuai dengan alokasi jam pelajaran per minggu 3 Menjadi guru bina pada sekolah terbuka Sesuai dengan alokasi. jam pelajaran per minggu 4 Menjadi guru pamong pada sekolah terbuka 2

Kepada para pengembang kurikulum, penulis menyarankan agar konsep rekonstruksi sosial dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan kurikulum muatan lokal di Indonesia,

4 Pengaturan alokasi waktu per mata pelajaran disesuaikan dengan standar isi, kebutuhan peserta didik dan sekolah dengan total waktu 38 - 40 Jam per minggu untuk Struktur Kurikulum