DAMPAK DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTARDAERAH DI INDONESIA
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Selama 8 tahun pelaksanaan desentralisasi fiskal di Propinsi Sumatera Barat secara empirik dapat dibuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi dari 15 kabupaten/kota di Propinsi
Penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul tersebut, karena melihat fenomena ketimpangan antar propinsi juga melihat pada kebijakan yang diharapkan
Dengan menggunakan data provinsi di pulau Jawa dan Sulawesi antara tahun 2010 hingga 2013 serta melihat ukuran desentralisasi dengan proxy yang digunakan adalah
Berdasarkan hasil estimasi antara desentralisasi fiskal terhadap inflasi di daerah provinsi di Indonesia, menunjukkan bahwa variabel desentralisasi fiskal mempunyai arah
Selain itu, terdapat indikasi bahwa desentralisasi fiskal memiliki kontribusi yang besar untuk mengurangi ketimpangan antar wilayah karena pemerintah daerah dapat memiliki
Kebijakan desentralisasi fiskal ini juga telah membawa perubahan besar dalam perkembangan belanja daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah.Penelitian ini bertujuan untuk
Apabila dilihat berdasarkan lingkup Provinsi, maka Provinsi Papua Barat memiliki laju pertumbuhan ekonomi yang paling tinggi jika dibandingkan dengan seluruh Provinsi
Hal tersebut sejalan dengan pendapat Jhingan (2008) bahwa investasi dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dari sisi penawaran melalui penambahan persediaan atau