• Tidak ada hasil yang ditemukan

Buku SMK Seni Rupa - Jilid 1.pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Buku SMK Seni Rupa - Jilid 1.pdf"

Copied!
255
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • A. Agung Suryahadi
  • Sekolah: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
  • Mata Pelajaran: Seni Rupa
  • Topik: Seni Rupa Menjadi Sensitif, Kreatif, Apresiatif dan Produktif Jilid 1
  • Tipe: buku
  • Tahun: 2008
  • Kota: Jakarta

I. PENDAHULUAN

Bagian ini menjelaskan latar belakang pentingnya seni rupa dalam kehidupan manusia dan bagaimana pendidikan seni rupa dapat membentuk kepekaan estetik, kreativitas, dan apresiasi siswa. Penulis menekankan bahwa seni rupa tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi artistik, tetapi juga sebagai alat untuk memahami dan menghargai budaya serta lingkungan. Dengan pemahaman yang mendalam, diharapkan siswa mampu menciptakan karya yang tidak hanya indah tetapi juga bermakna.

1.1. Latar Belakang

Latar belakang membahas peran seni dalam kehidupan manusia sejak zaman purba hingga sekarang. Seni telah menjadi bagian integral dari berbagai aspek kehidupan, termasuk agama, ekonomi, dan politik. Penulis mengajak pembaca untuk merenungkan pentingnya seni dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana hal ini berkaitan dengan pendidikan seni rupa.

1.2. Belajar Seni Rupa

Bagian ini menguraikan prinsip-prinsip dasar yang harus dikuasai dalam belajar seni rupa, termasuk kepekaan estetik, keterampilan teknik, dan imajinasi kreatif. Penulis menekankan pentingnya latihan dan eksperimen dalam mengembangkan kemampuan seni, serta menyoroti metode meniru sebagai langkah awal dalam proses belajar.

1.3. Seni Rupa Indonesia Sebagai Sumber Penciptaan

Penulis menggambarkan kekayaan seni dan budaya Indonesia sebagai sumber inspirasi bagi penciptaan seni rupa. Dengan menggali warisan budaya lokal, siswa diharapkan dapat menciptakan karya seni yang relevan dan memiliki karakteristik unik yang mencerminkan identitas budaya Indonesia.

1.4. Isi Buku

Bagian ini memberikan gambaran umum tentang struktur dan isi buku, yang terdiri dari berbagai bab yang membahas teori dan praktik seni rupa. Penulis menjelaskan bahwa buku ini dirancang untuk siswa dan guru seni, dengan tujuan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang seni rupa dan teknik-tekniknya.

II. WAWASAN SENI RUPA

Dalam bagian ini, penulis membahas pengertian seni dan seni rupa, serta peran seni dalam kehidupan manusia. Penekanan pada hubungan antara seni dan kehidupan sehari-hari menunjukkan bahwa seni tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai alat untuk memahami dan mengapresiasi nilai-nilai budaya.

2.1. Pengertian Tentang Seni

Penjelasan tentang seni sebagai bentuk ekspresi manusia yang menyenangkan, yang dapat memberikan pengalaman estetik. Penulis menguraikan bahwa seni memiliki berbagai bentuk dan fungsi dalam kehidupan manusia, serta bagaimana seni dapat membentuk persepsi dan pengalaman individu.

2.2. Pengertian Tentang Seni Rupa

Seni rupa dijelaskan sebagai seni yang dinikmati oleh indra penglihatan, dengan fokus pada unsur-unsur visual seperti garis, bentuk, warna, dan tekstur. Penulis juga membahas perbedaan antara seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi, serta cabang-cabang seni rupa yang ada.

2.3. Seni Rupa Dalam Kehidupan Manusia

Bagian ini menguraikan bagaimana seni rupa hadir dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam kegiatan agama, politik, dan ekonomi. Penulis menekankan bahwa seni rupa adalah bagian integral dari kehidupan sehari-hari dan berkontribusi pada kualitas hidup manusia.

III. PENGETAHUAN BAHAN DAN ALAT SENI RUPA

Bagian ini membahas berbagai jenis bahan dan alat yang digunakan dalam seni rupa, pentingnya pemahaman karakteristik masing-masing bahan, serta teknik penggunaannya. Pengetahuan ini sangat penting sebelum siswa mulai praktek seni.

3.1. Bahan dan Alat Seni Rupa Dua Dimensi

Penulis menjelaskan berbagai alat dan bahan yang digunakan dalam seni rupa dua dimensi, seperti pena, kuas, dan kertas. Masing-masing alat memiliki karakteristik yang berbeda dan penting untuk dikuasai oleh siswa sebelum melakukan praktik.

3.2. Eksplorasi Bahan Seni Rupa Dua Dimensi

Penjelasan mengenai eksplorasi bahan seperti arang, pensil, dan cat. Siswa diajak untuk bereksperimen dengan berbagai bahan untuk menemukan teknik dan gaya yang paling sesuai dengan diri mereka.

3.3. Bahan dan Alat Seni Rupa Tiga Dimensi

Bagian ini membahas bahan dan alat yang digunakan dalam seni rupa tiga dimensi, seperti tanah liat dan bahan keras. Penulis menekankan pentingnya pemahaman karakteristik bahan dalam menciptakan karya seni yang berkualitas.

IV. MENINGKATKAN KEPEKAAN PERSEPSI ESTETIK

Bagian ini berfokus pada pengembangan kepekaan estetik siswa melalui unsur-unsur seni rupa. Penulis menjelaskan bahwa kepekaan estetik adalah inti dari kegiatan seni dan harus diasah secara terus-menerus.

4.1. Belajar Melalui Unsur Seni Rupa

Penulis menguraikan berbagai unsur seni rupa seperti garis, ruang, bentuk, warna, dan tekstur. Setiap unsur memiliki peran penting dalam menciptakan komposisi yang harmonis dan estetik.

4.2. Prinsip Pengorganisasian Unsur Seni Rupa

Bagian ini membahas prinsip-prinsip pengorganisasian unsur seni rupa yang meliputi pengulangan, kontras, dan keseimbangan. Penulis menekankan bahwa pemahaman prinsip ini sangat penting untuk menciptakan karya seni yang baik.

V. MENGGAMBAR DAN MEMBENTUK SEBAGAI DASAR BERKARYA SENI RUPA

Bagian ini menekankan pentingnya teknik menggambar dan membentuk sebagai dasar dalam berkarya seni rupa. Penulis memberikan berbagai latihan untuk mengasah keterampilan menggambar dan membentuk.

5.1. Menggambar Dan Melukis

Penjelasan mengenai teknik menggambar dan melukis, termasuk sketsa, perspektif, dan proyeksi. Penulis menekankan pentingnya latihan untuk mengembangkan keterampilan dasar menggambar.

5.2. Membentuk Tiga Dimensi

Bagian ini membahas teknik membentuk dengan berbagai bahan, seperti tanah liat dan bahan keras. Penulis memberikan panduan tentang teknik dasar yang dapat digunakan siswa untuk menciptakan karya seni tiga dimensi.

VI. KREATIF MELALUI SENI RUPA

Bagian ini membahas pentingnya kreativitas dalam seni rupa. Penulis menjelaskan berbagai proses kreatif dan tipe berpikir yang dapat membantu siswa dalam mengembangkan imajinasi dan inovasi.

6.1. Pengertian Kreativitas

Penulis menjelaskan definisi kreativitas dan bagaimana kreativitas dapat diterapkan dalam seni rupa. Siswa diajak untuk memahami bahwa kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru.

6.2. Proses Kreatif dalam Seni Rupa

Bagian ini menguraikan berbagai tahap dalam proses kreatif, termasuk eksplorasi, eksperimen, dan refleksi. Penulis menekankan pentingnya proses ini dalam menciptakan karya seni yang berkualitas.

VII. APRESIASI SENI RUPA

Bagian ini membahas pentingnya apresiasi seni rupa. Penulis menjelaskan bagaimana siswa dapat menganalisis dan mendeskripsikan karya seni untuk memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

7.1. Pengertian Apresiasi Seni Rupa

Penjelasan mengenai apa yang dimaksud dengan apresiasi seni rupa dan mengapa hal ini penting bagi siswa. Penulis menekankan bahwa apresiasi dapat meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap karya seni.

7.2. Pendekatan dalam Melakukan Apresiasi Seni

Bagian ini menguraikan berbagai pendekatan yang dapat digunakan untuk melakukan apresiasi seni, termasuk pendekatan analitik dan kognitif. Penulis memberikan panduan tentang bagaimana siswa dapat menganalisis karya seni secara mendalam.

VIII. PENUTUP

Bagian penutup merangkum pentingnya pendidikan seni rupa dan manfaat buku ini sebagai sumber belajar. Penulis mengajak siswa untuk terus mengembangkan diri dalam bidang seni dan menghargai nilai-nilai seni dalam kehidupan sehari-hari.

8.1. Pentingnya Pendidikan Kejuruan Seni Rupa

Penulis menekankan bahwa pendidikan seni rupa sangat penting untuk membangun kepekaan estetik dan kreativitas siswa. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada perkembangan budaya dan ekonomi masyarakat.

8.2. Manfaat Buku Ini Sebagai Pendukung Belajar Seni Rupa

Bagian ini menjelaskan bagaimana buku ini dapat digunakan sebagai sumber belajar yang efektif bagi siswa dan guru. Penulis berharap buku ini dapat membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan seni rupa.

Referensi Dokumen

  • Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan ( Irwan Abdulah )
  • Everything You Ever Wanted to Know About Water Color ( Marian Ed. Appellof )
  • Japanese Art ( Joan Stanley Baker )
  • Kritik Seni Rupa ( Sem C. Bangun )
  • Melacak Jejak-Jejak Perkembangan Seni Di Indonesia ( Claire Holt )

Gambar

Gambar 3. Alat perlengapan manusia  zaman modern, dengan teknologi canggih
Gambar 4. c  Produk bidang seni rupa berupa lukisan patung, keramik, ukiran logam (Sumber: a Anne Richter, 1994; b,c,d Indonesian Heritage, 1998)
Gambar 5. (a) ’ Tangisan Dewi Batari’, patung karya G. Sidarta Soegijo (sumber: Indonesian Heritage, 1998), (b) ’Tari Teruna Jaya’ lukisan karya Agus Jaya (Sumber: Buku Koleksi Presiden Soekarno )
Gambar 6.  Nyoman Gunarsa, Kalarahu( Sumber: Katalog Pameran Lukisan ’Moksa’ Nyoman Gunarsa, 2004)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Makanan yang dimakan sangat berpengaruh pada kesehatan dan kecantikan rambut. Misalnya makanan yang banyak mengandung lemak/pedas, dapat memicu kelenjer lemak dipori-pori

Perusahaan perjalanan merupakan sebuah usaha yang relatif kecil tanpa banyak modal dan dengan manajemen yang terbatas, tetapi peranannya dalam pariwisata sangat besar;

Ketiga, kata ‘klasik’ yang diterapkan pada musik klasik pada saat ini ialah sebagai musik seni ( art music ); yang pengertiannya berbeda dengan istilah seni musik atau musical

Tarian upacara adat atau agama ini pada saat tertentu juga dapat dipresentasikan dalam acara-acara lain yang berhubungan dengan berbagai peristiwa yang sesuai untuk

• Tari Klana Alus untuk tingkat 2 /Muda ini menitikberatkan pada penguasaan aspek wiraga, dimana ketiga bagian di atas dapat ditarikan secara tepat dan benar sesuai dengan

Namun demikian, teater selalu dikaitkan dengan kata drama yang berasal dari kata Yunani Kuno, Draomai yang berarti bertindak atau berbuat dan Drame yang berasal dari kata

Busana kerja adalah busana yang dipakai untuk melakukan suatu pekerjaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Busana kerja banyak macamnya, sesuai dengan jenis pekerjaan

Elemen dasar atau parameter proses gurdi pada dasarnya sama dengan parameter proses pemesinan yang lain, akan tetapi dalam proses gurdi selain kecepatan potong, gerak makan,