• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fenomena Berolahraga (Studi Etnografi Pada Ukm Beladiri Taekwondo Usu)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Fenomena Berolahraga (Studi Etnografi Pada Ukm Beladiri Taekwondo Usu)"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

41 BAB II

GAMBARAN UMUM UKM TAE KWON DO USU

Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan melalui dokumen yang diberikan

mengenai Visi dan Misi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tae Kwon Do di

Universitas Sumatera Utara. Visi UKM Tae Kwon Do di USU itu, diharapkan

menjadi wadah aktivitas civitas akademika dalam membina insan akademis yang

bermoral, disiplin, dan bertanggung jawab serta menjadi pemersatu bagi seluruh

insan-insan akademis dari berbagai disiplin keilmuan dalam lingkup Universitas

Sumatera Utara.

Adapun misi yang UKM Tae Kwon Do Universitas Sumatera Utara serta

berprestasi di tingkat daerah, regional, nasional, maupun internasional serta menjalin

persaudaraan dan mengharumkan nama almamater Univiersitas Sumatera Utara pada

khususnya serta bangsa dan negara Indonesia pada umumnya, melalui olahraga.

Berdasarkan hasil wawancara dengan seorang penasihat UKM Tae Kwon Do

USU mengatakan bahwa, “Kegiatan latihan Tae Kwon Do di Universitas Sumatera

Utara (USU) sudah ada sejak tahun 1990-an dibawah pimpinan Suranta Ginting. Pada

waktu itu Tae Kwon Do di USU masih belum berbentuk UKM. Pada waktu itu Tae

Kwon Do masih didirikan di fakultas masing-masing dengan pelatih yang dipanggil

dari luar dan dipanggil ke fakultas yang ingin berlatih. Fakultas tersebut antara lain

Fakultas Kedokteran, Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi.

Aturan ujian kenaikan tingkat di UKM Tae Kwon Do USU mengikuti

(2)

42 provinsi Sumatera Utara. Pengurus Besasr Tae Kwon Do Indonesia terletak di jalan

Stadion Teladan, No. 22, Medan, Sumatera Utara, 20217, Indonesia.

Melihat situasi seperti itu, Suranta Ginting merasa perlu untuk mengajukan

Tae Kwon Do sebagai UKM di Universitas Sumatera Utara. Pada awal tahun 1997

UKM Tae Kwon Do resmi dijadikan Unit Kegiatan Mahasiswa di USU untuk pertama

kalinya setelah Merpati Putih. Adapun Nama – nama yang pernah menjadi ketua

UKM Tae Kwon Do USU antara lain:

1. Suranta Ginting (1997 – 2000)

2. Vivi Sumanti Sembiring ( 2001 – 2003)

3. 2004 – 2005 (Vakum)

4. Budi Fauzan Harahap (2006 – 2007)

5. Widi Kuntara MP (2008-2009)

6. 2010 – 2011 (Vakum)

7. Aris Hutasoit (2011 – 2012)

8. Jhon Hendrik Sipayung ( 2013 s/d saat ini)

Tempat latihan UKM Tae Kwon Do USU awal nya di pelataran Fakultas

Ekonomi, tetapi tempat tersebut masih menetap seperti sekarang. Pada waktu itu

masih berdasarkan keinginan di hati. Bila enak di pelataran Fakultas Ekonomi maka

di situlah latihannya, bila tidak tempat latihannya akan dilaksankan di depan Biro

Rektor.

Kemudian pada tahun 2006 pindah ke Pendopo sampai dengan tahun 2012

pada masa Budi Fauzan sampai ke pimpinan Aris Hutasoit pada tahun 2012. Pada

(3)

43 ke gedung kebugaran USU dengan SK rektor USU pada tahun 2013. Pada saat itu

yang mengurus SK ke rektor John Nanggar sebagai ketua, dan Fahri sebagai pelatih

sekaligus atlet yang melatih UKM Tae Kwon Do. Saat diurus pihak birek sempat

meragukan kepastian dari UKM Tae Kwon Do karena sudah sempat berhenti selama

2 kali, dan sekarang mau mengurus tempat latihan, tetapi dengan melihat banyak

anggota dan prestasi yang sudah diraih maka pihak birek mengasih dengan syarat

tidak ada keributan di tempat tersebut pada kemudian hari, walaupun fakta

berkehendak lain.

Pada waktu itu yang memakai Sanggar Kebugaran USU adalah UKM beladiri

Capoiera, tetapi Capoiera sempat vakum pada tahun 2013 karena ketidakjelasan dari

para anggotanya sehingga UKM Tae Kwon Do mencoba untuk mengambil alih sekret

tersebut dengan menggunakan SK dari Rektor. Pada waktu itu terjadi pertentangan

antara Capoiera dengan Tae Kwon Do karena permasalahan sekret tersebut. Tae

Kwon Do yang sudah mengambil alih, sekret terus mempertahankan agar tidak

diambil alih kembali oleh UKM beladiri Capoiera.

UKM Tae Kwon Do merasa sekret itu diperlukan untuk menyimpan barang.

Ketika itu Capoiera juga merasa ingin menyimpan barang di tempat tersebut, tetapi

UKM Tae Kwon Do dengan UKM Capoiera tidak menemukan titik tengah pada

pertemuan pertama kali untuk berunding nasib dari Sekret tersebut, karena barang

yang disimpan sama-sama banyak dan sama-sama mempunyai kepentingan yang

sama untuk menyimpan barang dan dokumen. Pada pertemuan kedua dengan

didatangkan ketua UKM beladiri Ozi, dan perwakilan dari Capoiera Raymond

(4)

44 yang sama untuk membagi dua tempat penyimpanan barang. Pada pertemuan kedua

pun UKM beladiri Tae Kwon Do tetap tidak memberikan izin kepada UKM beladiri

Capoiera untuk membagi dua sekret tersebut. Mereka tetap tidak merasa senang,

karena dulu pertama kali Sanggar Kebugaran itu dipakai oleh mereka, tempat tersebut

dibersihkan oleh mereka dengan ketebalan debu setebal 2 inchi, menurut Raymond

Sipayung.

Hal itu tidak membuat UKM beladiri Tae Kwon Do memberikan izin kepada

mereka. Pada pertemuan ketiga, pada acara buka puasa yang diadakan oleh UKM

fotografi UKM beladiri Capoiera kembali membuka isu tersebut, dan kembali

menceritakan jasa mereka dalam membersihkan sanggar kebugaran ini. Pada

pertemuan ketiga ini, hasil yang didapat masih belum jelas karena ketua UKM

beladiri Tae Kwon Do John tidak hadir dalam acara tersebut. Sehingga hasil dan

pembahasan akan dilanjutkan sesuai dengan kesepakatan yang akan dibuat oleh pihak

Capoiera.

Adapun yang menjadi ketidakatifan UKM Tae Kwon Do USU pada tahun

sebelumnya disebabkan karena beberapa hal seperti:

1. Tidak adanya pelatih

2. Kurangnya sarana berlatih

(5)

45 Tabel 5. Penyebab Ketidakaktifan UKM Beladiri Tae Kwon Do USU

NO Nama pelatih

Budi Fauzan Harahap (2006 –

2007) √ √ √

5. Widi Kuntara MP (2008-2009) √ √ √

6. 2010 – 2011 (Vakum) √ √ √

7. Aris Hutasoit (2011 – 2012) √ √ √

8.

Jhon Hendrik Sipayung (2013

s/d saat ini)

Jumlah 8 6 2 1 7 6 2

Berdasarkan tabel 1 tersebut di atas dapat dianalisis bahwa penyebab

ketidakaktifan remaja pada UKM Tae Kwon Do USU pada pergantian ketua sebanyak

6 kali dan 2 kali sempat terjadi kekosongan pada latihan Tae Kwon Do di USU di

87,5% dikarenakan kurangnya sarana berlatih, dan 25% dikarenakan tidak adanya

(6)

46 pelatihnya bukan orang daerah setempat atau pergi bekerja ketika sudah lulus seluruh

tes kerja di sebuah tempat.

Berititik tolak dari hasil penelitian pada tabel 1 dan hasil wawancara dapat

diketahui, bahwa UKM beladiri Tae Kwon Do USU ketika tidak aktif maupun masih

aktif mereka mengalami penurunan anggota secara signifikan dari waktu ke waktu

dari 800 orang menjadi 50 orang yang masih aktif, dan yang berlatih setiap senin

sampai kamis rata-rata hanya 10 orang. Menurut Sabuem Norbet, ini dikarenakan

UKM Tae Kwon Do tidak mempunyai sarana berlatih yang bagus, dan pelatih yang

konsisten.

Menurut Sumaryo, hal yang demikian perlu sekali mendapat perhatian dari

pemerintah daerah setempat sesuai dengan Pasal 11 ayat (1) Undang-Undang

Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional, yang

berbunyi :

“Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah mempunyai hak dan mengarahkan, membimbing, membantu, dan mengawasi penyelenggaraan keolahragaan sesuai dengan peraturan perundangan”.

Dan pasal 12 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun

2005 tentang sistem keolahragaan nasional, yang berbunyi:

“Pemerintah daerah mempunyai tugas untuk melaksanakan kebijakan dan mengoordinasikan pembinaan dan pengembangan keolahragaan serta melaksanakan standardisasi bidang keolahragaan di daerah”.

Menurut hasil wawancara dan hasil observasi partisipasi di Sanggar

Kebugaran USU tempat UKM Tae Kwon Do USU berlatih dari hari senin sampai

(7)

47 Tabel 6. Fasilitas di UKM Tae Kwon Do USU

No Nama Benda Jumlah

Prestasi UKM Tae Kwon Do USU dari mulai berdiri sampai dengan saat ini

antara lain:

• Pra-Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2006 di Samarinda atas nama

dengan perolehan Emas oleh Vivi Sumanti

• Pekan olah raga mahasiswa tahun 2009 atas nama Eveline Theresia,

Netti Octris dan Dewi Marpaung

• Kejurnas Antar mahasiswa Ganesha Cup tahun 2013

• Kejuaraan Open di Medan tahun 2014 dengan perolehan perak oleh

(8)

48 Hendrik di Under 54, Perak oleh Rizka Maulina di under 74, dan Emas

oleh M. Fahri Rudiyanto di Under 63

• Kejurnas Antar UKM di Universitas Indonesia tahun 2014 atas nama

jhon hendrik dan M.Fahri dengan perolehan Perunggu.6

Di UKM Tae Kwon Do USU ada etika yang harus dipatuhi :

1. Datang latihan tepat waktu

2. Tidak boleh merokok ataupun minum alkohol selama masih menjadi

anggota UKM Tae Kwon Do

3. Membayar iuran tepat waktu

4. Menghormati pengurus, pelatih, senior, dan sesama Tae Kwon Doin

Tabel 7. Peserta yang Mematuhi dan yang tidak mematuhi norma yang telah dibuat

Nama Lengkap Jenis Kelamin Kategori

(9)

49

Abdul Hafiz Al-Rasyid Siregar

Perekrutan anggota dilakukan setiap hari dengan cara membuka pendaftaran

bagi mahasiswa USU yang ingin berlatih beladiri Tae Kwon Do. Alat promosi yang

(10)

50 Gambar 2. Gambar Stempel yang tidak disetujui (Kiri), dan yang disetujui

(Kanan) untuk sosialisasi

Di sumber, Ketua UKM Tae Kwon Do-Jon juga memasang spanduk agar

diketahui oleh masyarakat luas, dan mahasiswa lainnya yang ingin yang masuk Tae

Kwon Do USU.

Gambar 3. Spanduk yang ditempelkan di Sumber dan di depan Dojang.

Untuk mempermudah kerja dari UKM Tae Kwon Do USU maka dibagilah

pekerjaan dalam melaksanakan dan menyukseskan kegiatan yang akan dibuat di

(11)

51 untuk menampung mahasiswa USU untuk berlatih Tae Kwon Do tetapi juga

merupakan sebuah organisasi. Dalam sebuah organisasi harus ada struktur organisasi

yang memperlihatkan pembagian tugas, pelaksanaan bagan, pelimpahan wewenang,

dan tanggung jawab, yang mencerminkan tanggung jawab antara atasan dan bawahan.

Sebuah organisasi akan tercipta bila sebuah kelompok dapat bekerja sama

untuk mencapai tujuan tertentu. Adapun yang menjadi tujuan utama pengadaan UKM

adalah untuk mengkoordinir semua kegiatan baik bersifat fisik maupun non-fisik.

Seperti halnya UKM Tae Kwon Do USU, juga mempunyai struktur organisasi yang

berfungsi untuk membagi tugas dan tanggung jawab serta memberikan batas

wewenang bagi para anggota UKM. Jika dilihat dari struktur organisasi UKM Tae

Kwon Do mempunyai stuktur organisasi linier.

Struktur pengurus UKM Tae Kwon Do USU dapat dilihat sebagai berikut:

a. Pelindung : Rektor Universitas Sumatera Utara-Prof.DR.Dr.Syahril

Pasaribu

b. Pembina : PR III Universitas Sumatera Utara-Drs. Raja Bongsu

Hotagalong. M.Si

c. Pelatih : Norbet Situmeang

d. Asisten Pelatih : M. Fahri Rudiyanto

e. Ketua : John Hendrik Sipayung

f. Sekretaris : Nur Rakhmah Latifah

(12)

52

h. Seksi Humas : Yowanda Rahmazam

i. Seksi Perlengkapan : Kamal Arief

j. Seksi Binpres : Feriandi

Adapun uraian tugasnya sebagai berikut:

a. Ketua

Ketua berkedudukan secara struktural dibawah komando langsung

Pembantu Rektor III, dalam rangka menjalankan program pemusatan latihan

harian untuk atlet senior dan junior untuk event-event resmi yang sudah di

agendakan oleh ketua UKM Tae Kwon Do USU.

Tugas :

• Mengorganisasikan seluruh perangkat keperluan program-program atlet

baik secara teknis maupun administratif sesuai dengan kapasitas dan

standarisasi kebutuhan para atlet hingga susunan kepengurusan UKM seni

beladiri berakhir.

• Membuat program kerja secara komprehensif untuk selanjutnya secara

teknis dapat dibuat dan diiimplementasikan oleh seluruh jajaran pengurus.

Bertanggung jawab kepada Pembantu Rektor III sejak perencanaan,

(13)

53 secara keseluruhan terkait hasil yang dicapai dalam program kepengurusan

2014.

b. Sekretaris

Sekretaris berkedudukan secara struktural dibawah ketua dalam rangka

menjalankan setiap tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan perintah

ketua. Adapun tugas dan tanggung jawab Sekretaris adalah sebagai berikut :

Tugas :

• Menjalankan kegiatan kesekretariatan dan keadministrasian baik secara

internal maupun eksternal kepada pihak-pihak baik langsung maupun tidak

langsung yang terkait dengan kepentingan program kepungurusan.

• Membuat notulasi terkait hasil rapat dan keputusan atlet di setiap tahap.

Dari tahap persiapan, pelaksanaan hingga pelaporan pertanggungjawaban

program harian

• Mensosialisasikan hasil notulasi dan keputusan rapat kepada seluruh

jajaran pengurus.

• Berkoordinasi dengan seluruh koordinator di jajaran kepengurusan terkait

berbagai informasi dan dinamika yang terjadi dalam kegiatan selama

program harian berlangsung dan melaporkannya kepada ketua.

• Mempublikasikan setiap dokumentasi kegiatan harian dan melaporkannya

(14)

54 c. Pelatih

Pelatih secara struktural berada dibawah ketua dalam rangka

menjalankan setiap tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan perintah

komandan atlet.

Adapun tugas dan tanggung jawab pelatih adalah sebagai berikut :

Tugas :

• Menyusun program kepelatihan bagi para atlet Senior dan Junior sesuai

dengan program kepungurusan.

• Memonitoring atau mengawasi sekaligus mengevaluasi kondisi dan

perkembangan setiap tahap pelaksanaan program kepengurusan khususnya

terkait dengan masalah jadwal, prosedur dan pencapaian target (parameter)

dalam kepelatihan.

• Memutuskan dan merekomendasikan kepada ketua mengenai hasil dan

dinamika implementasi program kepelatihan yang telah dicapai selama

latihan berlangsung.

Tanggung jawab :

Mengatur dan menjalankan program kepelatihan serta berwenang

mengatur komposisi dan pembinaan para atlet sesuai dengan petunjuk yang

telah ditentukan oleh ketua.

(15)

55 d. Bendahara

Bendahara dipilih dari kesepakatan pengurus dan anggota UKM Tae

Kwon Do USU.

Bendahara berkedudukan secara struktural dibawah langsung ketua

dalam rangka menjalankan setiap tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan

perintah ketua. Adapun tugas dan tanggung jawab bendahara adalah sebagai

berikut :

Tugas :

Membuat/ Menyusun/ menetapkan rancangan anggaran dan belanja

kebutuhan program kepengurusan sekaligus mengontrol seluruh lalu lintas

penggunaan kebutuhan anggaran atlet. Bendahara juga bertugas untuk

mengutip iuran anggota UKM Tae Kwon Do USU. Iurang anggota untuk

masuk ke dalam UKM Tae Kwon Do USU sebesar 25.000/bulan dan 25.000

untuk menjadi anggota UKM Tae Kwon Do USU bila terdaftar sebagai

Mahasiswa USU, tetapi bila bukan sebesar 35.000/bulan dan uang pendaftaran

sebesar 50.000/bulan.

Tanggung Jawab :

• Mengatur dan mengeluarkan seluruh lalu lintas anggaran kebutuhan atlet

• Ikut serta bersama Sekretaris membantu ketua memonitoring/Mengawasi

(16)

56 Bertanggung jawab langsung kepada ketua terkait tugas-tugas kebendaharaan yang telah diinstruksikan oleh ketua.

Adapun program kerja tahun 2014 Unit Kegiatan Mahasiswa Tae Kwon Do

USU untuk setiap seksi sebagai berikut:

1. Seksi Perlengkapan

1. Pengadaan kartu anggota

2. Program pengadaan Matras

2. Seksi Pembinaan Prestasi

1. Mengadakan kejuaraan USU Cup III 2015

2. Mengadakan kejuaraan Tae Kwon Do U-14 Tahun

3. Mengikuti kejuaraan-kejuaraan Tae Kwon Do

3. Seksi Kepelatihan

1. Mengadakan program penerimaan anggota baru

2. Mengkoordinir latihan rutin setiap hari senin sampai dengan kamis

3. Mengikuti ujian kenaikan tingkat

4. Mengadakan uji tanding

4. Seksi Humas

1. Sosialisasi UKM Tae Kwon Do USU

Gambar

Tabel 5. Penyebab Ketidakaktifan UKM Beladiri Tae Kwon Do USU
Tabel 6. Fasilitas di UKM Tae Kwon Do USU
Tabel 7. Peserta yang Mematuhi dan yang tidak mematuhi norma yang telah
Gambar 2. Gambar Stempel yang tidak disetujui (Kiri), dan yang disetujui

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Adapun tujuan dari penelitian ini membuktikan bahwa ekstrak bubuk batang talas jika ditambahkan ke dalam adonan bakso, akan mampu mengawetkan bakso atau memperpanjang masa simpan

Masing-masing Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan... Dinas Kesehatan Provinsi

Tahapan yang dilakukan dalam perancangan sistem ini adalah menganalisi hal-hal yang diperlukan untuk membangun perangkat lunak, menganalisi data yang diperoleh kemudian

1) Peserta didik yang memiliki kelemahan dalam penelitian atau percobaan dan pengumpulan informasi akan mengalami kesulitan. 2) Kemungkinan adanya peserta didik yang

Supplementation on Growth Performance, Feed Intake and Nutrient Digestibility of Brahman Beef Cattle.. Julakorn Panatuk, Suthipong Uriyapongson and Chainarong

Penentuan komposisi bahan-bahan yang dibutuhkan dalam sintesis nanokomposit hidroksiapatit/kitosan (n-HA/CS) adalah dengan melihat perbandingan variasi massa (w/w)%

Upaya pengembangan kawasan wisata Pantai Tongaci sebagai objek dan daya tarik wisata (ODTW) sudah dilakukan oleh pihak swasta, khususnya Yayasan Tukik Babel.. Tempat wisata