KETERKAITAN KEDUDUKAN STATUS SOSIAL DAN TINGKAT
PENDAPATAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR
PESERTA DIDIK
Secara teori, keluarga berstatus social dan berpenghasilan rendah memiliki anak yang tidak berhasil ke tingkat anak-anak berpenghasilan menengah, yang merasa berhak, yang argumentatif, dan lebih siap untuk kehidupan dewasa (Annette, 2003). Berdasarkan teori diatas, maka jelaslah bahwa adanya keterkaitan kedudukan status social dan tingkat pendapatan orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik.
Orang tua , sebagai penanggung jawab penuh peserta didik, mempunyai fungsi ekonomis, disamping afeksi dan proteksi. Sehingga pembiayaan apapun merupakan tanggung jawab orang tua, termasuk biaya pendidikan, dan sebagainya yang memengaruhi tingkat prestasi belajar peserta didik. Sedangkan status social juga sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar peserta didik. Peserta didik yang berasal dari keluarga dengan status social yang tinggi cenderung memiliki tempat tersendiri didalam masyarakat, termasuk pendidikan. Banyaknya sekolah-sekolah yang hanya menerima peserta didik dengan kualifikasi keuangan dan status social.
Zill, Collins, Barat, dan Hausken (1995) menyatakan bahwa pendidikan ibu rendah dan status minoritas-bahasa yang paling konsisten dikaitkan dengan sedikit tanda-tanda melek huruf yang muncul dan lebih banyak kesulitan pada balita. "Memiliki sumber daya yang tidak memadai dan terbatasnya akses ke sumber daya yang tersedia secara negatif dapat mempengaruhi keputusan keluarga mengenai perkembangan dan belajar anak-anak mereka. Akibatnya, anak-anak dari keluarga dengan status sosial ekonomi rendah memiliki risiko lebih besar masuk TK tidak siap dari rekan-rekan mereka dari keluarga dengan status sosial ekonomi median atau tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat pendapatan dan status social yang dimiliki oleh orang tua sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar peserta didik.
kemampuannya melalui media pendidikan yang menuntut adanya kualifikasi ekonomi secara penuh. Sedangkan status social akan memberikan kontribusi yang lebih terhadap peserta didik dalam hal sosialnya, seperti beragumentasi, dan sebagainya.
Namun persepsi tersebut tidak keseluruhan benar. Tingkat prestasi peserta didik utamanya sangat dipengaruhi oleh factor internal yang ada didalam diri peserta didik tersebut. Sedangkan factor eksternal, seperti pembiayaan, dan sebagainya, hanya sebagi fasilitator untuk memenuhi kebutuhan didalam proses pencapaian prestasi belajar peserta didik. sehingga, dapat disimpulkan bahwa, adanya keterkaitan tingkat pendapatan dan status social orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik, namun apabila tidak didukung dengan kemampuan peserta didik yang memadai, maka pencapaian prestasi belajar peserta didik tidak akan maksimal.
NAMA : MUHAMMAD RA’AD ASSIDIQY
NIM : 130721616013
OFFERING : L/PGEO