• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dr. Kristiadi Teknik Penulisan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Dr. Kristiadi Teknik Penulisan"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)

TEKNIK

PENULISAN

LAPORAN

PENELITIAN

(2)

Tujuan Laporan

Penelitian

2

O

Merupakan

pertanggungjawaban

ilmiah

O

Pertanggungjawaban

administrasi

O

Sebagai dokumen tertulis

(3)

Jenis Laporan

Laporan Penelitian

: merupakan laporan hasil

penelitian ilmiah yang disusun berdasarkan

kaidah-kaidah ilmiah tertentu.

Konsumen Hasil Penelitian

:

Masyarakat Umum.

Sponsor Penelitian.

Masyarakat Ilmiah.

Jenis Laporan Ilmiah

:

Laporan Lengkap (Monograf).

Artikel Ilmiah.

Laporan Ringkas (Summary Report).

Laporan untuk Administrator dan Pembuat

(4)

Monograf

Laporan hasil penelitian yang lengkap mencakup /

berisi :

1)

proses penelitian secara menyeluruh dengan

mengutarakan semua teknik dan pengalaman

peneliti dalam melaksanakan penelitian.

2)

teknik penulisan harus menjelaskan hal-hal yang

sebenarnya terjadi.

3)

menjelaskan hal-hal yang sebenarnya terjadi di

setiap tahap analisis misalnya tentang

peggantian/penukaran teknik/model yang

digunakan.

4)

menyampaikan kegagalan yang dialami dan

(5)

Artikel Ilmiah :

adalah perasan (inti sari) dari laporan lengkap

(monograf), yang disusun lebih padat dan

disesuaikan dengan jumlah halaman yang

disediakan dalam jurnal-jurnal ilmiah.

Laporan Ringkas (Summary

Report) :

adalah laporan yang disusun atau ditulis kembali

berdasarkan artikel ilmiah atau studi-studi yang berkenaan

dengan kepentingan masyarakat dalam bentuk yang mudah

dipahami dan dengan bahasa yang tidak terlalu teknis.

(6)

Laporan untuk Administrator dan

Pembuat Keputusan :

adalah laporan yang memuat tentang hal-hal

(7)

Persyaratan

penulisan

7

O

Dimulai dengan sifat: jujur dan

itikad baik

O

Ditulis berdasarkan fakta dan

data yang nyata

O

Laporan penelitian tidak

“menyesatkan”

O

“Mencari yang sebenarnya”

(8)

Persiapan penulisan

8

Sebelum penulisan:

O

Review hasil analisis (pengolahan

data)

Siapkan: tabel-tabel

kesimpulan (sementara)

O

Buat kerangka (

outline

)

Mengorganisir pemikiran agar

(9)

Penulisan Laporan

9

O

Tulis laporan dalam tahapan (konsep

ke-1, ke-2, dst.)

O

Mulai dengan menulis Hasil dan

Kesimpulan

O

Selesai konsep ke-1, periksa

kesimpulan dan saran apakah

sesuai berdasarkan temuan

O

Selesai konsep terakhir, periksa

(10)

Contoh format :

Bahan Pendahuluan (Preliminary Materials)

1. Halaman judul

2. Halaman Pengesahan

3. Kata Pengantar

4. Daftar isi

5. Daftar tabel

6. Daftar gambar/ilustrasi atau diagram-diagram

7. Abstrak

Gambar

laporan (Body of the paper)

Bab I.

Pendahuluan

A. Permasalahan

(11)

Bab II. Penelaahan Kepustakaan/Kajian Pustaka A. Penemuan yang lalu

B. Teori yang mendasari

C. Ringkasan dan kerangka pikir peneliti D. Hipotesis

Bab III.Metodologi

A. Pemilihan subjek, populasi, sampel (cuplikan) dan teknik sampling (teknik pencuplikan)

(12)

Bab IV. Pelaksanaan Penelitian

A. Validasi instrumen

B. Pengumpulan dan penyajian data C. Analisis data

D. Hasil analisis

Bab V. Hasil Penelitian dan Pembahasan A. Hasil penelitian

B. Pembahasan C. Diskusi

Bab VI Kesimpulan dan Saran

Ucapan Terima Kasih Daftar Pustaka

(13)

Judul (

Untuk proposal, artikel dan laporan

)

Kriteria judul yang baik adalah :

 Dapat dengan ringkas mengidentifikasikan masalah yang

dilaporkan oleh tulisan.

 Dapat mengidentifikasi tujuan dari penelitian yang

dilaporkan dalam laporan.

 Menarik, dalam arti dapat mempengaruhi pembaca

untuk membaca seluruh Laporan.

 Judul Laporan dibatas jumlah katanya, biasanya

maksimum hanya 15 buah kata.

Contoh:

“Roda Sepeda Gunung”. Judul ini cukup pendek, namun sama sekali tidak deskriptif.

(14)

Kata Pengantar

14

O

Menguraikan secara singkat:

O

Maksud laporan penelitian

O

Garis besar proses penelitian

O

Ucapan terima kasih dan

penghargaan kepada pihak yang

mendukung baik individu maupun

institusi secara

teknikal, administratif dan finansial

(15)

Abstrak

15

Judul, nama para peneliti

Berisi ringkasan + 200 - 250 kata

Memberi gambaran penting temuan

dari unsur utama

Bisa satu paragraf atau beberapa

paragraf yang terdiri dari: masalah

yang diteliti, tujuan

(umum), lokasi penelitian, desain, metode,

temuan utama (ada nilai kemaknaan),

dan kesimpulan

Dibagian bawah abstrak ada 3-5 kata

kunci (kata- kata pokok relevansi yang

diteliti dengan keilmuan)

(16)
(17)

Abstrak yang baik memiliki beberapa ciri, antara

lain (Tarkus Suganda) :

1. Konsisten dengan isi artikel. Jangan sampai terjadi

ada data atau pernyataan di dalam Abstrak berbeda

dengan apa yang ditulis di dalam naskahnya.

2. Bersifat self explanatory (cukup jelas dengan

sendirinya), tanpa harus merujuk ke dalam naskahnya

apalagi ke daftar pustaka. Sebagai contoh, kata-kata

demikian tidak baik dimunculkan di dalam abstrak :

 “...faktor-faktor dominan yang menentukannya, akan

dibahas lebih jauh dalam artikel lengkapnya”

 ”... Hasil menunjukkan bahwa ditemukan faktor X

(18)

Daftar Isi

18

O

Secara cepat dapat diketahui

bagian-bagian laporan

dan nomer halaman

O

Mempermudah mencari

bagian yang diperlukan,

termasuk kepustakaan

O

Penomeran halaman dalam setelah

sampul muka: i, ii, iii, dst.

O

Isi laporan: Bab Pendahuluan dimulai:

nomer

halaman 1, 2, dst.

O

Untuk laporan final dipastikan tidak

salah dalam memberi nomer bab, sub

bab halaman dan tabel/gambar

O

Penulisan bab baru dengan halaman

baru, font

(19)

Penulisan Laporan

O

Judul dan tujuan tidak boleh berubah dari

protokol

O

Metode diuraikan dengan benar, tepat,

jujur dan lengkap seluruh proses dan

prosedur kerja. Bila berubah (perubahan

yang tidak mendasar), perlu dijelaskan

O

Bila ada tujuan yang tidak

dilaksanakan harus dijelaskan pada

metode dan pembahasan

(20)

Penulisan Hasil

20

1. Disajikan dalam bentuk teks, tabular atau piktorial

2. Perlu kalimat pengantar mengenai alur penyajian hasil 3. Didahului penyajian deskriptif, selanjutnya analitik

4. Dilaporkan secara sistematik, logis, relevan,

mudah dipahami dengan prinsip “ekonomi bahasa”

5. Difokuskan pada data/fakta yang menjawab

pertanyaan penelitian dan tujuan

6. Bukan tabel raw data tiap sampel dan hasil uji harus

dibuat dalam tabel yang relevan

7. Pemberian nomor sub bab bisa 2-5 nomor (mis.: 2.1,

2.2, dst…)

8. Periksa dengan cermat seluruh perhitungan

(21)

Pembahasan

21

O Makna hasil penelitian yang diperoleh untuk

menjawab

pertanyaan penelitian atau tujuan

O Disusun secara sistematis untuk memudahkan

interpretasi dan pengambilan kesimpulan

O Tidak ditampilkan tabel, diagram hasil O Meramu hubungan masalah dan temuan

(hubungan dengan: teori, pendapat pribadi, antar variabel)

O Bahas dengan temuan penelitian lain secara

obyektif (persamaan/perbedaan hasil, faktor penyebab)

O Tiap pernyataan didukung pustaka O Hindari kata yang bernotasi

meragukan, misal: mungkin, barangkali, nampaknya, dsb.

O Perlu diuraikan kelemahan/

keterbatasan

(22)

Kesimpulan

22

O

Rumuskan hasil penting relevan

dengan

masalah yang diteliti

O

Kesimpulan dibuat dalam naratif

O

Kesimpulan berdasarkan temuan

hasil yang didapat (bukan

kesimpulan khayalan)

O

Ringkas, jelas, jangan ada keraguan.

(23)

Saran

23

O

Saran yang berkembang dari penelitian

yang

dilaksanakan

O

Didasarkan temuan yang diperoleh

(bukan saran normatif)

O

Harapan untuk selanjutnya ditujukan

kepada:

O

Pengelola

program

O

Penyandang

dana

O

Masyarakat luas

O

Penelitian

(24)

Ucapan terima kasih

24

O Kepada subyek/responden penelitian

O Pihak yang membantu pelaksanaan, secara teknis maupun finansial dalam desain

maupun pelaksanaan penelitian, misal; O Penyandang dana

O Instansi peneliti O Teknisi/litkayasa

O Tenaga lapangan, dsb.

O Ucapan terima kasih bisa diletakkan setelah halaman luar atau pada akhir laporan

(25)

Daftar Pustaka

25

O

Pustaka yang dikutip relevan dengan

topik

penelitian

O

Pemunculan Pustaka sebagai data

pendukung isi laporan, konsisten

dengan penulisan pada daftar pustaka

(argumentasi rujukan)

O

Tidak melebihi kebutuhan penelitian

O

Publikasi dengan hasil yang

bertentangan tetap digunakan

(26)

Rujukan

26

A. Rujukan dari buku

Chenery , H, and Srinivisan, T. N ( ES ).1989.

Handbook of

Development

Economic

. Jilid II. North Holland : Amsterdam

B. Rujukan dari jurnal dan majalah

Hasan, A. K, Drew, J. V. Knudson, D. and Olsen, R, A. 1970.

Influence

of Soil

Solinity on Production of Day Matter and Uptake and

Distribution of

Nutrients

in Barley and Corn, I, Agron. J. 62

C. Rujukan dari artikel dalam majalah dan koran

Gardner, H. 1981. Do Babies Singa Universal Song. Psychology

Today,

70-76.

D. Rujukan dari koran tanpa penulis

(27)

27

E. Rujukan dari dokumen resmi pemerintah yang diterbitkan oleh suatu penerbit tanpa penulis dan tanpa lembaga

Undang – Undang Republik Indonesia No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 1990. Jakarta : PT Armas Duta Jaya

F. Rujukan dari lembaga yang ditulis atas nama lembaga tersebut

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1978. Pedoman Penulisan Laporan Penelitian. Jakarta : DEPDIKNAS

G. Rujukan berupa karya terjemahan

Ary. D., Jacobs, L. C. & Razanieh, A. Tanpa tahun. Pengantar Penelitian

Pendidikan, Terjemahan oleh Arief Furchon, 1982. Surabaya : Usaha Nasional

H. Rujukan berupa skripsi, tesis, disertasi

Paembonan, A. R. 1994. Analisis Tentang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan Hidup. Studi Kasus : Kabupaten Daerah Tingkat II Tana Toraja. Disertasi

(28)

28

I. Rujukan berupa makalah yang disajikan dalam seminar

Huda, N. 1991.

Penulisan Laporan Penelitian Untuk Jurnal

. Makalah

disajikan dalam Lokakarya Penelitian Tingkat dasar bagi Dosen di

Bandung Angkatan XIV. LPPM Itenas, 12 Juli

J. Rujukan dari internet berupa karya individual

Hitchcock, S., Carr, L. & Hall, W. 1996. A Survey of STM Online

Journals, 1990 – 95 : The Calm before the Storm. ( online ), (

http : /

Journal. Ecs. Soton ac. Ule / survey

html, diakses 12 Juni 1996 )

K. Rujukan dari internet berupa artikel dari jurnal

Griffin, A. I. 1995. Coordinating Family and School : Mothering for

schooling Education Policy Analysis Archives, ( online ), vol. 3, No.

(29)

29

L. Rujukan dari internet berupa bahan diskusi

Wilson, D. 20 November. 1995. Summary of Citing

Internet Sites. NETTRAIN Discussin List.(online),

(

NETTRAIN @ ubum. C. buffalo edu

, diakses 22 November

1995 )

M. Rujukan dari internet berupa e-mail pribadi

(30)

30

Perujukan dilakukan dengan menggunakan nama

akhir dan tahun

Jika terdapat dua pengarang, perujukan dilakukan

dengan cara menyebut nama akhir kedua pengarang

tersebut

Jika ada tiga pengarang atau lebih, penulisan rujukan

dilakukan dengan cara menulis nama pertama dari

pengarang tersebut diikuti dengan dkk. Atau et al.

(31)

Merujuk Kutipan Langsung Kurang dari

antara faktor sosial ekonomi dengan kemajuan belajar “

Nama pengarang disebut bersama dengan tahun

penerbitan dan nomor halaman.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah “ ada hubungan yang erat antara

faktor sosial ekonomi dengan kemajuan belajar “ ( Soebronto, 1990 :

13 ).

Jika ada tanda kutip dalam kutipan digunakan

tanda kutip tunggal.

(32)

Merujuk kutipan langsung 40 kata atau lebih

32

Kutipan yang berisi 40 kata atau lebih ditulis tanpa tanda kutip secara

terpisah dari teks yang mendahului, dimulai pada ketukan ke 6 dari

garis tepi sebelah kiri, dan diketik dengan spasi tunggal :

Smith ( 1990 : 276 ) menarik kesimpulan sebagai berikut :

The “ placebo effect “, with had been verified in previous

studies, disappeared when behavior were studied in the

manner. Furthermore, the behavior ere never exhibited

again, even when real drug well administered. Earlier

(33)

33

Kutipan yang sebagian dihilangkan :

“ Semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah …. Diharapkan sudah melaksanakan kurikulum baru “ ( Manan, 1995 : 278 )

Jika ada kalimat yang dibuang, maka kalimat yang dibuang diganti dengan 4 titik :

“ Gerak manipulatif adalah keterampilan yang memerlukan koordinasi antara mata, tangan, atau bagian tubuh lain …. Yang termasuk bagian manipulatif antara lain adalah menangkap bola, menendang bola, dan menggambar “ ( Asin, 1995 : 315 )

Nama pengarang disebut terpadu dalam teks :

Salminin ( 1990 : 13 ) tidak menduga bahwa mahasiswa tahun ketiga lebih baik daripada mahasiswa tahun keempat.

(34)

Lampiran

2 0

Dukungan informasi yang diperlukan seperti:

O

Surat kontrak

O

Prosedur analisis lab, pengalaman, dsb.

O

Ethical clearance

O

Foto penunjang (ada izin)

O

Print out

analisis yang perlu

O

Identitas subjek diganti dengan nomer

urut, karena merupakan kerahasiaan

(35)

Penulisan Narasi

35

1.

Merupakan sintesa dari tabel/diagram/gambar

2.

Interpretasi kesimpulan penting/menyimpang/

menyolok

3.

Merujuk nomer tabel/gambar, ditunjukkan pada

teks

4.

Tidak mengulang penulisan angka dari tabel/

gambar

5.

Desimal tidak disampaikan

6.

Hindari istilah tidak jelas: “besar”, “kecil”;

gunakan: “lebih dari separuh”, “sekitar

sepertiga”, dsb.

7.

Angka temuan dibulatkan

(36)

Hal-hal yang perlu

diperhatikan dalam

penulisan

36

O Gunakan variasi kata:

sebesar, sebanyak, ditemui, dijumpai, diidentifikasi, dll.

O Kalimat jangan terlalu panjang (sulit

bernafas ketika membaca)

O Jangan mengulang paragraf

O Dalam satu kalimat hindari ada kata yang

sama

O Kata sambung bukan awal pokok kalimat

(dan, dengan, dll.)

O Bilangan satu digit ditulis dengan huruf

(mis.: tiga)

O Satu digit diikuti satuan metrik ditulis

dengan angka (6 kg)

O Dua digit ditulis dengan angka (mis.: 12) O Angka pada awal kalimat ditulis dengan

(37)
(38)

Penutup

38

Selesai konsep laporan ke-1, periksa kembali:

1. Apakah semua temuan penting sudah masuk? 2. Apakah kesimpulan berdasarkan temuan?

3. Penjelasan data yang kontradiksi

4. Apa data dalam narasi sesuai isi tabel, sesuai tujuan?

5. Apa penomeran ilustrasi (tabel, gambar, dll.) konsisten?

6. Apakah judul ilustrasi (tabel, gambar, dll.) sudah jelas?

7. Apakah penulisan sistematis, logis, koheren? 8. Apakah nomer urut halaman sudah benar?

9. Sistematika judul, bab, sub-bab, dll. (benang merah, konsep

ke-2, ke-3, dst.)

(39)

Ilustrasi Penyajian

Hasil

39

O

Penyajian

Tabular

O

Penyajian

Grafikal

O

Penyajian

(40)

Mengamati hubungan antar variabel

 Maksimum tiga variabel, menerangkan satu aspek

temuan

 Judul tabel sesuai isi tabel

 Judul tabel ditulis dengan huruf kecil kecuali huruf

pertama dan nama diri

 Judul tidak diakhiri titik

 Tidak perlu garis vertikal dan horizontal  Jumlah sampel (n) dicantumkan

 Penyajian x̄ disertai SD/SE, lebih baik ada “range”

Tabel

(41)

Tabel (cont.)

41

 Menjelaskan sendiri (self explanatory)

Relevan: judul, sub-judul, isi, tabel

Judul harus jelas, ringkas menerapkan hubunan yang diteliti, sampel yang diamati (max. 2 baris)

Tiap baris dan kolom harus jelas dan ringkas

Kode, singkatan, simbol dijelaskan pada catatan kakiMemuat unit satuan pengukuran

Data distribusi penjumlahan Total harus disajikanDesimal sesuai aturan (1 desimal atau dibulatkan)

 Bila bukan data asli, sumber ditulis pada catatan kaki  Jangan banyak kolom, lebih baik memanjang ke bawah

(42)

O

Untuk data numerik

O

Memperlihatkan tren pada satu

periode waktu

O

Membandingkan frekuensi distribusi,

bila >1 distribusi

Grafik Garis

(43)

O

Untuk frekuensi distribusi data kuantitatif

O

Mirip

bar chart

, pada histogram bedanya

antar

bar

berdempetan

Histogram

(44)

O Untuk data kategorik

O Memperlihatkan frekuensi relatif atau frekuensi absolut (%)

O Tidak perlu penjumlahan 100% O Antar bar tidak berhubungan

Bar Diagram

(Diagram

Batang)

(45)

Scatter Chart

(Diagram

Sebar)

45

O

Berguna untuk menunjukkan

hubungan

antara dua variabel

40

30

20

10

0 0 10 20 30

(46)

O

Bertujuan dengan cepat mendapatkan

gambaran

penjumlahan 100%

O

Frekuensi relatif beberapa item

O

Mengilustrasikan bagian dari

keseluruhan

Persentase kekurangan obat antimalaria di klinik Kabupaten X

Pie Chart

(Diagram Pie)

(47)

Beberapa Kesalahan

Penyajian Tabel /

Grafik

47

O

Judul, sub-judul dan isi tabel / grafik tidak

sinkron

O

Judul tidak jelas / terlalu panjang / tidak

relevan

O

Tabel / grafik tidak ada keterangan / tidak

ada angka

/ tidak ada penjelasan singkatan / warna /

kode

(48)

Dalam membuat ilustrasi, janganlah mengada-ada. Jika hasil yang ingin disampaikan dapat dikemukakan dalam kalimat sederhana, jangan gunakan tabel atau grafik. Contoh, perhatikan gambar di bawah ini

Data diatas sebenarnya dapat dinyatakan sebagai kalimat sederhana dan ringkas : “... kecepatan reaksi larutan yang diteliti mencapai maksimal pada pH 8”.

 

Selain tidak efisien, contoh gambar di atas merupakan contoh yang buruk tentang ilustrasi, karena :

• Gambar grafiknya bersifat terbuka

• Tidak mencantumkan satuan dari aksis dan ordinat

(49)

Contoh Isi Tabel Tidak

Tepat

49

Tabel 1. Hasil Pemeriksaan Sediaan Darah Yang Telah di Cross Check Oleh Baku Emas Dengan Menggunakan Tabel 2 x 2

Sensitifitas = a/ N3 x

Rasio kecenderungan positif = sensitifitas/ {b/(b+d)}

Rasio kecenderungan negatif = {c/(a+c)}/ spesifisitas

Hasil Mikroskopis Baku Emas (Gold Standard)

Positif Negatif Jumlah Positif (+) A B N1 Negatif (-) C D N2

(50)

Contoh tabel kurang benar

50

O Tabel 2 Umur pasien

klinik

Ket.: *Mean ± SD

*jumlah (%)

Variabel

Umur* 21,67 ± 19,93

Kategori Umur¶

1. Dewasa 2. Anak-Anak

(51)

Contoh :

Gambar 4 Jumlah pasien berdasarkan

status dan tahun kunjungan

(52)

Contoh :

Jumlah pasien berdasarkan pendidikan

pasien dan tahun kunjungan

(53)

Contoh : pemilihan bar diagram

tidak tepat

4,80 %

41,90% 33,60%

11,50%

1,90

% 0,60%

5,70 %

Umur Perkawinan Pertama (tahun)

(54)

54

CARA PENGETIKAN PENOMORAN SUB – SUB BAB

Sistem ofisial selang huruf – angka, contoh : 1. Sub bab tingkat pertama

a. sub bab tingkat kedua 1) Sub bab tingkat ke tiga

a) Sub bab tingkat keempat (1) sub bab tingkat keempat

(a) sub bab tingkat keenam Sistem indented taksonomis :

1. sub bab tingkat pertama 1.1.sub bab tingkat kedua

1.1.1 sub bab tingkat ketiga

(55)

Gambar

Gambar laporan (Body of the paper)
Tabel 1. Hasil Pemeriksaan Sediaan Darah Yang Telah di Cross Check Oleh
Gambar 4 Jumlah pasien berdasarkan

Referensi

Dokumen terkait

Ditulis di kertas ukuran A4, dengan margin 3 cm dari tepi kiri, dan 2,5 cm dari tepi atas, kanan dan bawah.. Cover diketik dan penyelesainnya

Ditulis di kertas ukuran A4, dengan margin 3 cm dari tepi kiri, dan 2,5 cm dari tepi atas, kanan dan bawah.. Cover diketik dan penyelesainnya

Kutipan yang tidak lebih dari 4 baris diintegrasikan dalam teks, diapit dengan tanda kutip, sedangkan kutipan yang lebih dari 4 baris diletakkan terpisah dari teks dengan jarak

Kutipan yang disebut secara tak langsung atau dikemukakan dengan bahasa penulis sendiri ditulis tanpa tanda kutip dan terpadu dalam teks. Nama penulis bahan kutipan

 Kutipan langsung lebih dari 40 kata ditulis terpisah dari teks, menjorok ke dalam 1cm, spasi tunggal, dan rujukan ditulis pada akhir kutipan, lengkap dengan nama

Teknik penulisan kutipan langsung panjang yaitu diketik menjorok dengan jarak satu cm dari kiri dan satu cm dari kanan, tidak diberi tanda petik, dan diketik dalam

b Kutipan langsung lima baris ke atas ditulis terpisah dari teks, spasi rapat, margin kiri masuk ke dalam teks lima spasi, margin kanan masuk ke dalam teks tiga spasi, dan di akhir

Kutipan Kurang dari 40 Kata 4 Baris Kutipan langsung yang kurang dari empat baris atau kurang dari 40 kata 4 baris ditulis di antara tanda kutip “...” sebagai bagian terpadu dalam