Penulisan
Laporan
Dr.
Akhmad
Rizali
Format
Pengetikan
•
Kertas:
A4
dan
berat
70
‐
80
mg
•
Huruf
standar:
Times
New
Roman
12
pitch
•
Batas
pengetikan:
4
cm
dari
kiri
kertas,
3
cm
dari
batas
kanan,
atas
dan
bawah
kertas
•
Kalimat
pertama
dimulai
2
spasi
dari
batas
atas
•
Alinea
baru:
masuk
lima
ketukan
•
Jarak
ketukan
setelah
tanda
baca:
1
ketukan:
setelah
tanda
koma,
titik
koma
dan
titik
dua
2
ketukan:
setelah
tanda
titik
untuk
kalimat
baru
4
cm
3
cm
3
cm
Sirahan
(heading)
Gunakan
sirahan
untuk
memudahkan
pembaca
mengikuti
alur
penulisan
Topik
yang
sesuai
dari
garis
‐
besar
topik
untuk
huruf
ditengah
‐
tengah
halaman
•
Anak
bab
(sub
‐
bab)
diketik
di
tengah
‐
tengah
halaman
dengan
huruf
kecil
kecuali
huruf
pertama
pada
setiap
kata
diketik
dengan
huruf
besar
•
Anak
‐
anak
bab
(sub
‐
sub
bab)
diketik
di
tepi
halaman
dengan
huruf
kecil
kecuali
huruf
pertama
pada
kata
pertama
diketik
dengan
huruf
besar
TINJAUAN PUSTAKA Bioekologi wereng coklat
Anak bab (sub-bab) diketik di tengah-tengah halaman dengan huruf kecil kecuali huruf pertama pada setiap kata diketik dengan huruf besar
Fekunditas dan lama hidup wereng coklat
Anak-anak bab (sub-sub bab) diketik di tepi halaman dengan huruf kecil kecuali huruf pertama pada kata pertama diketik dengan huruf besar.
Antara anak-anak bab/anak bab (bila tidak ada anak-anak bab) diberi jarak 2 ½ spasi.
Antara baris dalam teks tulisan diketik 1½ spasi, kecuali untuk kalimat judul anak bab, anak-anak bab, judul tabel dan gambar diketik 1 spasi.
1
Hasil
dan
Pembahasan
Kesimpulan
dan
Saran
Bagian
Pelengkap
•
Sampul
•
Halaman
•
Pernyataan
Skripsi
•
Lembar
Persetujuan
•
Lembar
Pengesahan
•
Halaman
Peruntukan
•
Ringkasan
•
Summary
•
Kata
Pengantar
•
Daftar
Riwayat
Hidup
•
Daftar
Isi
•
Daftar
Tabel
•
Daftar
Gambar
•
Daftar
Lampiran
•
Daftar
Simbol
•
Daftar
Istilah
Kerangka Berfikir
Pendahuluan
Bahan dan Metode
Hasil
Pendahuluan
•
Merangsang
pembaca
untuk
terus
membaca
setelah
tertarik
pada
judul,
ringkasan,
tabel
dan
gambar
•
Menjawab
pertanyaan
berikut:
Mengapa
penelitian
dilakukan?
Apa
tujuan
penelitian?
•
Menjelaskan
permasalahan
dan
ruang
lingkup
penelitian
•
Mengaitkan
dengan
penelitian
sebelumnya
(disertai
pustaka)
•
Sumbangan
pengetahuan
yang
diharapkan
•
Tujuan
Penelitian,
Hipotesis
dan
Manfaat
Penelitian
Tinjauan
Pustaka
•
Penjabaran
dari
pendahuluan
•
Perkuat
dengan
data
‐
data
kuantitatif
•
Bukan
sekedar
kumpulan
kutipan
•
Kembangkan
kalimat
sendiri
berdasarkan
garis
‐
besar
topik/kalimat
•
Mengarahkan
pembaca
pada
materi
yang
akan
diteliti
Metode
Penelitian
•
Menjawab
pertanyaan
berikut:
Bahan
‐
bahan
(dan
alat
‐
alat)
apa
yang
digunakan?
Bagaimana
bahan
‐
bahan
itu
digunakan?
•
Kemukakan
alasan
menggunakan
metode
tertentu
•
Kemukakan
pendekatan
teori
(metodologi)
dari
suatu
percobaan
(bila
belum
dikemukakan
dalam
tinjauan
pustaka)
•
Metode
yang
pernah
diterbitkan
tidak
perlu
diuraikan
secara
rinci
(cukup
disebutkan
pustakanya)
•
Hewan,
tumbuhan
dan
mikroorganisme
diuraikan
dengan
jelas:
nama spesies, asal, strain, kultivar/galur
• padi (Oryza sativa‘Cisadane’)
• wereng coklat, Nilaparvata lugens(Stål) (Homoptera: Delphacidae) ciri‐ciri seperti umur dan jenis kelamin untuk hewan, ciri
genetika dan fisiologi, makanan yang digunakan, kondisi pemeliharaan, dll.
untuk tumbuhan dan mikroorganisme juga harus diuraikan ciri‐ cirinya (informasi yang setara seperti pada ciri‐ciri hewan)
Metode
Penelitian
•
Uraikan
metode
secara
berurutan
termasuk
urutan
prosedur
dalam
setiap
metode
(buat
bagan
alir
sebagai
pedoman).
Contoh yang tidak baik:
Bibit cabai (Capsicum annuum‘Hot Beauty’) ditanam dengan jarak tanam 40 cm x 25 cm pada tanggal 3 April 1999. Satu minggu sebelumnya, tanah diberi pupuk kandang dengan dosis 30 ton/ha.
•
Sirahan
menggambarkan
metode
(tidak
perlu
ada
sirahan
khusus
bahan
dan
alat)
•
Pembaca
harus
bisa
mengikuti
yang
dikerjakan
peneliti:
metode
diuraikan
dengan
rinci
langkah
demi
langkah
•
Metode
yang
tidak
dikembangkan
sendiri
harus
dijelaskan
pustaka
rujukannya
(cukup
menunjukkan
pustakanya,
tidak
perlu
diuraikan
secara
rinci,
kecuali
ada
modifikasinya)
•
Semua
besaran
dalam
satuan
baku
(SI)
•
Pertimbangan
kode
etik:
manusia,
hewan
tingkat
tinggi,
organisme
hasil
rekayasa
genetika
•
Analisis
statistika
disebutkan
di
setiap
metode
yang
digunakan
metode
yang
umum
cukup
disebut
jenisnya,
tidak
perlu
dijabarkan
Percobaan
disusun
dalam
rancangan
acak
lengkap
dengan
empat
perlakuan
dan
enam
ulangan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Data
diolah
dengan
sidik
ragam
yang
dilanjutkan
dengan
uji
selang
ganda
Duncan
(Steel
dan
Torrie
1980)
bila
digunakan
analisis
statistika
yang
rumit,
kemukakan
landasannya
dan
uraikan
dengan
rinci
Hasil
dan
Pembahasan
•
Dua
sub
bab:
Hasil
dan
Pembahasan
•
Hasil:
menampilkan
dan
mendeskripsikan
hasil
yang
diperoleh
•
Pembahasan:
membahas
hasil
yang
diperoleh
untuk
menjawab
tujuan
penelitian
berdasarkan
studi
literatur
yang
dilakukan
Hasil
• Memuat data utama, penunjang dan pelengkap yang diperlukan untuk memperkuat hasil penelitian/magang
• Data dapat disajikan dalam bentuk kalimat, tabel, grafik, gambar program komputer, peta, metode analisis data, analisis ekonomi, prosedur analisis laboratorium, dimuat dalam lampiran
• Ketentuan yang sama berlaku untuk grafik, gambar dan foto • Khusus untuk tabel analisis ragam, guna meringkas penyajian nilai
Jumlah Kuadrat (JK) dan F hitung dapat di hilangkan
• Juga harus diingat ketentuan di dalam membuat tabel. Bagaimana bila ada interaksi dan bagimana bila tidak ada interaksi
• Analisis data lebih lanjut sangat diperlukan, apakah analisis
Pembahasan
•
Disajikan
pembahasan
yaitu
mengapa
terjadi
hasil yang
demikian
itu?
•
Mengapa
perlakuan
terbukti
memberikan
perbedaan/pengaruh
nyata?
•
Bagaimana
penjelasan
teorinya
dan
kaitannya
dengan
hasil
‐
hasil
penelitian
sebelumnya
(dari
laporan
hasil
penelitian
jurnal,
buletin,
tesis
dan
disertasi)
•
Tetapi
pembahasan
yang
justru sangat
penting
bila
data
yang
diperoleh
tidak
mendukung
hipotesis
percobaan
Kesimpulan
dan
Saran
Kesimpulan
• Berisi hasil utama untuk menjawab tujuan penelitian dan hasil uji hipotesis yang telah dirumuskan
• Kesimpulan bukan merupakan ringkasan hasil
Saran
• Memuat penjelasan tentang penelitian lebih lanjut, apakah perlu diulangi lagi (yaitu bila hipotesis tidak terbukti kebenarannya) atau permasalahan apa yang perlu dilakukan penelitian lebih lanjut • Untuk penelitian pengembangan (“on farm research”, demoplot
dll.) dapat disarankan implikasi hasil penelitian kepada masyarakat • Saran terdiri dari 2 bagian:
saran akademik:berisi tentang hal‐hal yang perlu diteliti lebih lanjut sehingga fenomena yang diteliti dapat dipahami lebih baik