• Tidak ada hasil yang ditemukan

DOKUMEN LAPORAN UJIAN KOMPETENSI KEAHLIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "DOKUMEN LAPORAN UJIAN KOMPETENSI KEAHLIA"

Copied!
72
0
0

Teks penuh

(1)

APLIKASI POLIKLINIK BERBASIS WEB

LAPORAN

Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Mengikuti Ujian Nasional Praktik Kejuruan

Pada

Program Studi : Teknik Komputer dan Informatika

Kompetensi Keahlian : Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)

DISUSUN OLEH :

DWI AYU LESTARI

No. Peserta Ujian Nasional : XX-XXX-XXX-X

DINAS PENDIDIKAN KOTA MEDAN

(2)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan

hidayah-Nya,sehingga praktikan dapat menyelesaikan laporan proyek akhir/project work.

Ada pun tujuan praktikan dalam melaksanakan proyek akhir ini adalah untuk memenuhi

salah satu syarat mengikuti Ujian Praktik Kejuruan dalam menyelesaikan pendidikan

Sekolah Menengah Kejuruan pada SMK NEGERI 9 MEDAN. Praktik menyadari bahwa

laporan ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karna itu, praktik

menerima kritik dan saran yang bersifat membangun.

Dengan semakin cepatnya perkembangan teknologi, maka setiap individu dapat

mengakses internet dengan mudah dan cepat untuk mengetahui informasi tentang

pengembangan Poliklinik berbasis web.

Adapun proses kerja dalam pembuatan web tersebut adalah sebagai berikut:

a. Penentuan Tema Website (Project Work)

b. Perancangan design dan layout website berdasarkan petasitus

c. Perancangan database

d. Kebutuhan perangkat lunak

e. Coding (pemrograman web)

f. Implementasi website (uji coba)

Tidak lupa praktikan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Bapak Sakti,S.Pd,M.Pd selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 9 Medan

2. Bapak Drs.Rustam Hutabarat selaku Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum SMK

Negeri 9 Medan

3. Bapak Ardiansyah,ST selaku Wali Kelas XII RPL 2 dan Penata Muda

4. Tim Penguji

5. Bapak Kaswardi,S.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri 9

Medan

6. Bapak/Ibu serta keluarga tercinta yang telah memberikan dukungan kepada praktikan

baik secara materil maupun moril.

(3)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

Akhirnya praktikan mengharapkan kritik dan saran dari pembaca yang bersifat

(4)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Tugas Akhir Ujian Nasional Praktek Kejuruan yang Berjudul:

APLIKASI POLIKLINIK BERBASIS WEB

PROG. KEAHLIAN : REKAYASA PERANGKAT LUNAK (RPL)

Telah memenuhi syarat untuk Mengikuti Ujian Nasional Praktek Kejuruan

Pada

Program Studi : Teknik Komputer dan Informatika

Kompetensi Keahlian : Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)

SMK Negeri 9 Medan

Mengesahkan, Medan, 2 Maret 2016

Ketua Program Keahlian RPL Guru Pembimbing,

ARDIANSYAH, ST

………..

Penata Muda Tingkat I

………..

NIP. XXXXXXXXXXXX NIP.

Mengetahui,

Kepala SMK Negeri 9 Medan

H. SAKTI, S.Pd, M.Pd

Pembina Tingkat I

(5)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Tugas Akhir Ujian Nasional Praktek Kejuruan yang Berjudul:

APLIKASI POLIKLINIK BERBASIS WEB

NAMA PESERTA : DWI AYU LESTARI

N I S N : XXXXXXXXXX

PROG. KEAHLIAN : REKAYASA PERANGKAT LUNAK (RPL)

TELAH DIPERIKSA DAN DIUJI PADA TANGGAL 2 MARET 2016 OLEH :

PENGUJI 1 PENGUJI 2

………. .………..

(6)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

BIO DATA PESERTA

N I S N / N I S : XXXXXXXXX / XXXXX

Nama Peserta : DWI AYU LESTARI

Tempat / Tangal Lahir : -

Jenis Kelamin : Perempuan

Agama : Islam

Alamat Lengkap : -

Kec. Medan Helvetia

Kab/Kota. Medan

Provinsi. Sumatera Utara

Kode Pos. XXXXX

Golongan Darah : -

Nama Orang Tua : Ayah : -

Ibu : -

Program Studi : Teknik Komputer dan Informatika

Kompetensi Keahlian : Rekayasa Perangkat Lunak

Kelas : XII RPL - 2

Sekolah : SMK NEGERI 9 MEDAN

Medan, 2 Maret 2016 Peserta,

Dwi Ayu Lestari

(7)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

2.1. Defenisi Sistem Informasi dan Aplikasi ...

2.2. Defenisi Poliklinik ...

2.3. Pemrograman Berbasis Web (HTML) ...

2.4. PHP : Hypertext Preprocesor ...

2.5. MySQL ...

2.6. Metode Pengembangan Aplikasi (Waterfall Model) ...

BAB III. PERANCANGAN SISTEM

3.1. Analisis Kebutuhan Sistem ...

3.1.1. Alat dan Bahan ...

3.1.2. Alokasi Waktu ...

3.2. Analisis Sistem Berjalan ...

3.2.1. Sistem Prosedure Diagram (SPD) Poliklinik ...

3.3. Desain Sistem ...

3.3.1. Data Flow Diagram Aplikasi Poliklinik ...

(8)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

4.3.1. Membuat Administrasi (user dan password) Basisdata Pada

MySQL ...

4.3.2. Membuat Database, Tabel dan Mengisi Tabel Data ...

4.3.3. Membuat View (Tabel Virtual) ...

4.3.4. Membuat Trigger ...

4.3.5. Membuat BackUp dan Restore Basisdata pada MySQL ...

4.4. Hasil Perancangan Antar Muka (User Interface) ...

(9)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

4.4.14.2. Laporan ….

4.5. Use Case Aplikasi Poliklinik Berbasis Web ...

BAB V. PENUTUP

5.1. Kesimpulan ...

5.2. Saran ...

DAFTAR PUSTAKA ...

(10)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang

Dalam era globalisasi saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang begitu pesat,

maju dan canggih, khususnya teknologi informasi, Kebutuhan manusia akan segala sesuatu

dituntut lebih efisien, contoh nya sangat jelas terasa dari perkembangan teknologi informasi

tersebut, pekerjaan yang semula masih banyak menggunakan sistem manual pada saat ini sudah

mulai berkurang, karena mulai beralih kesistem yang sudah terkomputerisasi. Karena dengan

proses yang sudah terkomputerisasi pekerjaan apapun akan lebih mudah dilakukan.

Dalam proses perkembangan kebutuhan data dan informasi yang semakin lama berkembang,

telah mendorong penanganan data dan informasi yang lebih baik agar setiap unsure data tersebut

dapat dilaksanakan dengan optimal. Penerapan suatu sistem data dan informasi pada dasarnya

tidak terlepas dari penggunaan komputer itu sendiri , agar lebih mudah menginputkan data pada

sistem dalam hal ini aplikasi tentang klinik, sistem ini dirancang agar proses registrasi dan

penanganan terhadap pasien di klinik tersebut agar segera di tangani penyakitnya secara sigap

tanpa harus mendata mereka secara manual. Dengan adanya sistem yang baru ini dapat

memberikan solusi bagaimana cara mendapatkan pelayanan dengan proses yang cepat namun

dengan harga yang terjangkau. Menyadari banyaknya klinik yang sudah ada bergerak dibidang

yang sama, maka klinik tersebut harus melakukan terobosan-terobosan baru demi meningkatkan

kualitas dan berusaha menarik minat para pasien sehingga klinik tersebut makin mendapat

tempat di hati masyarakat.

Berdasarkan latar belakang di atas, maka dianggap perlu membuat sistem yang akan dapat

membantu kemudahan dalam pengolahan data pasien, serta mempercepat penanganan daripada

pasien tersebut. Diharapakan sistem yang dibuat nantinya juga akan membantu menghasilkan

laporan - laporan yang diiinginkan secara cepat dan akurat. Bertolak dari hal tersebut, maka

sesuai dengan syarat dan ketentuan Ujian Praktik Kejuruan yaitu “Aplikasi Poliklinik Berbasis

(11)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | 1.2.Tujuan dan Manfaat

A. Adapun tujuan dari sistem informasi klinik ini adalah sebagai berikut :

 Merubah sistem informasi yang bersifat manual menjadi sebuah sistem yang berbasis

computer.

 Mempermudah petugas dalam melakukan pendataan pasien.

 Memberikan data yang lengkap dan akurat dengan cepat.

 Meningkatkan kualitas pengelolaan sistem informasi tersebut.

 Memperbaiki kualitas pelayanan.

B. Adapun manfaat dari sistem informasi klinik ini adalah sebagai berikut :

 Tidak perlu melakukan pemeriksaan manual yang dapat memakan waktu.

 Tidak perlu melakukan penginputan laporan secara manual.

 Sistem keamanan lebih terjaga.

1.3.Batasan Masalah

Dalam pembuatan Aplikasi Poliklinik ini diberikan pembatasan masalah agar pembahasan

lebih terarah dan tidak menyimpang dari tujuan Aplikasi. Adapun batasan masalah yang

diberikan adalah sebagai berikut:

1) Perancangan sistem Aplikasi Poliklinik ini didasarkan pada data Poliklinik dengan bidangnya

masing-masing.

2) Sistem Aplikasi Poliklinik yang dibangun memiliki fasilitas:

a. Pengolahan data Poliklinik meliputi data admin (pegawai, dokter,

pasien,poliklinik, dan obat).

b. Pembuatan data laporan (lap.pegawai, lap.dokter, lap.obat, lap.pemeriksaan,

lap.resep, lap.rincian biaya).

3) Visualisasi antarmuka sistem informasi Poliklinik melakukan pengolahan data yang

berbasis web.

4) Perancangan sistem informasi Poliklinik menggunakan bahasa pemograman PHP,

HTML, dan CSS untuk tampilan antarmuka dan MySQL untuk pengelolaan basis data.

5) Perancangan sistem informasi Poliklinik ini memudahkan untuk pengelolaan data dengan

(12)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | BAB II

KAJIAN PUSTAKA

2.1. Defenisi Sistem Informasi dan Aplikasi

Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai

keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu

informasi dalam suatu bidang tertentu.

aplikasi, yaitu suatu program komputer yang berfungsi untuk melakukan tugas-tugas

khusus, seperti membuat dokumen, memanipulasi foto, membuat laporan keuangan, atau

merancang rumah.

2.2. Defenisi Poliklinik

Balai pengobatan umum (tidak untuk perawatan atau pasien menginap).

2.3. Pemrograman Berbasis Web (HTML)

HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan

untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah

penjelahan web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format

ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Untuk saat ini versi HTML

yang digunakan oleh client-server yakni HTML 5.

2.4. PHP : Hypertext Preprocesor

PHP meupakan bahasa pemrograman yang di digunakan untuk membuat website dinamis

yang memungkinkan kita melakukan update website setiap saat. Berbeda dengan HTML yang

source kodenya di tampilkan di website, source code PHP tidak di tampikan di halaman muka

suatu website karena PHP di olah dan dip roses di server, PHP bersifat server-side scripting yang

mampu berjalan di brbagai system operasi seperti windows, Linux, Mac OS, dll.PHP memiliki

kedinamisa dalam hal database yang bisa dihubungkan dengan PHP seperti MySQL, Oracle, MS

Access, PostgreSQL. Namun untuk pemrograman website yang paling digunakan adalah

MySQL. PHP sendiri sampai sekarang sudah mengalami perkembangan yang pesat dan sudah

mencapai PHP 5.5. untuk mengawali kode dalam PHP menggunakan kode <?php Dan diakhiri

(13)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | 2.5. MySQL

MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengola database beserta isinya. Kita dapat

memanfaatkan MySQL untuk menambahkan, mengubah dan menghapus data yang berada

dalam database. MySQL merupakan sistem manajemen database yang bersifat relational.

Artinya data-data yang dikelola dalam database akan diletakkan pada beberapa tabel yang

terpisah sehingga manipulasi data akan menjadi jauh lebih cepat.

MySQL dapat digunakan untuk mengelola database mulai dari yang kecil sampai dengan yang

sangat besar. MySQL juga dapat menjalankan perintah-perintah Structured Query Language

(SQL) untuk mengelola database-database yang ada di dalamnya. Hingga kini, MySQL sudah

berkembang hingga versi 5. MySQL 5 sudah mendukung trigger untuk memudahkan

pengelolaan tabel dalam database.

2.6. Metode Pengembangan Aplikasi (Waterfall Model)

Adapun metode pengembangan aplikasi yang digunakan untuk perancangan

aplikasi sistem informasi Poliklinik berbasis web yakni Waterfall Model.

System Engineering dan Analisys

Software Requirements Analisys

Design

Coding

Testing

Maintenance

(14)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

Dalam pembuatan Aplikasi Poliklinik berbasis Web ini, maka kami menggunakan metode

pengembangan Waterfall Model. Model ini melakukan pendekatan secara sistematis dan urut

mulai dari level kebutuhan sistem lalu menuju ke tahap Analisis, Desain, Coding, Testing /

Verification, dan Maintenance. Disebut dengan waterfall karena tahap demi tahap yang dilalui

harus menunggu selesainya tahap sebelumnya dan berjalan berurutan.

PENJELASAN DARI TAHAP-TAHAP WATERFALL MODEL :

1) System / Information Engineering and Modeling. Permodelan ini diawali dengan mencari

kebutuhan dari keseluruhan sistem yang akan diaplikasikan ke dalam bentuk software. Hal ini

sangat penting, mengingat software harus dapat berinteraksi dengan elemen-elemen yang lain

seperti hardware, database, dsb. Tahap ini sering disebut dengan Project Definition.

2) Software Requirements Analysis. Proses pencarian kebutuhan diintensifkan dan difokuskan

pada software. Untuk mengetahui sifat dari program yang akan dibuat, maka para software

engineer harus mengerti tentang domain informasi dari software, misalnya fungsi yang

dibutuhkan, user interface, dsb. Dari 2 aktivitas tersebut (pencarian kebutuhan sistem dan

software) harus didokumentasikan dan ditunjukkan kepada pelanggan.

3) Design. Proses ini digunakan untuk mengubah kebutuhan-kebutuhan diatas menjadi

representasi ke dalam bentuk “blueprint” software sebelum coding dimulai. Desain harus dapat

mengimplementasikan kebutuhan yang telah disebutkan pada tahap sebelumnya. Seperti 2

aktivitas sebelumnya, maka proses ini juga harus didokumentasikan sebagai konfigurasi dari

software.

4) Coding. Untuk dapat dimengerti oleh mesin, dalam hal ini adalah komputer, maka desain

tadi harus diubah bentuknya menjadi bentuk yang dapat dimengerti oleh mesin, yaitu ke dalam

bahasa pemrograman melalui proses coding. Tahap ini merupakan implementasi dari tahap

design yang secara teknis nantinya dikerjakan oleh programmer.

5) Testing / Verification. Sesuatu yang dibuat haruslah diujicobakan. Demikian juga dengan

software. Semua fungsi-fungsi software harus diujicobakan, agar software bebas dari error, dan

(15)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

6) Maintenance. Pemeliharaan suatu software diperlukan, termasuk di dalamnya adalah

pengembangan, karena software yang dibuat tidak selamanya hanya seperti itu. Ketika

dijalankan mungkin saja masih ada errors kecil yang tidak ditemukan sebelumnya, atau ada

penambahan fitur-fitur yang belum ada pada software tersebut. Pengembangan diperlukan ketika

adanya perubahan dari eksternal perusahaan seperti ketika ada pergantian sistem operasi, atau

perangkat lainnya.

(16)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | BAB III

PERANCANGAN SISTEM

3.1. Analisis Kebutuhan Sistem

Dalam perancangan sistem aplikasi Poliklinik ini, informasi yang sangat diperlukan adalah

seberapa jauh pihak poliklinik menginginkan output yang dihasilkan dari aplikasi tersebut.

Dalam hal ini output yang diperlukan oleh Poliklinik diantarannya laporan hasil pemeriksaan

pasien, laporan data dokter, pegawai, maupun pasien, laporan pengambilan resep obat pada

pasien, dan laporan pendaftaran pasien ke sistem.

a. Kebutuhan Antar Muka

Kebutuhan-kebutuhan untuk pengembangan perangkat lunak ini sebagai berikut:

 Akses basis data menggunakan RDBMS.

 Perangkat untuk memasukkan data menggunakan keyboard, mouse dan scunner.

 Kebutuhan untuk kerja.

 Kebutuhan yang memetapkan karakteristik untuk kerja yang harus dimiliki perangkat lunak, seperti : kecepatan, keteratan dan frekuensi.

b. Kebutuhan Data

Data yang diolah oleh perangkat lunak ini adalah:

 Data Pasien

 Data Dokter

 Data Obat

 Data Pegawai

 Data Perawatan Pasien

c. Kebutuhan Informasi

Informasi meliputi : Pasien, Dokter, Pegawai, Obat, Rincian Biaya.

d. Kebutuhan Fungsional

 Fungsi Login

 Fungsi Pengolahan Data Pasien

 Fungsi Pengolahan Data Dokter

 Fungsi Pengolahan Data Pegawai

 Fungsi Pengolahan Data Obat

 Fungsi Pengolahan Data Laporan

(17)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | 3.2. Alat dan Bahan

Adapun alat dan bahan yang akan digunakan telah disediakan oleh pihak Sekolah agar

mempermudah Praktikan dalam mengikuti ujian praktek Kejuruan, peralatan yang digunakan

untuk menyelesaikan tugas akhir yaitu:

No. Nama

Alat/Komponen/Bahan

Spesifikasi Jumlah Keterangan

1 2 3 4 5

Alat Tes /Alat tangan

1. Komputer (PC/Laptop) - Prosesor : Dual Core 2,4

2. Software Programming - OS Windows/Linux - Web Server Application

(Apache/Tomcat/IIS) - Server-side programming

Language

(PHP/Java/ASP/ASP.NET )

(18)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

No. Nama

Alat/Komponen/Bahan

Spesifikasi Jumlah Keterangan

1 2 3 4 5

10. Software Server - OS Windows/Linux - Web Server Application

(Apache/Tomcat/IIS) - Server-side programming

Language

(PHP/Java/ASP/ASP.NET )

- Server-side programming Application

2. Data Pegawai Deskripsi Data 3. Data Dokter Deskripsi Data

4 Data Pasien Deskripsi Data

5 Data Poliklinik Deskripsi Data

6. Data Obat Deskripsi Data

7. Data Resep Deskripsi Data

8. Data Biaya Deskripsi Data

9. Data Laporan Deskripsi Data 10. Data Pemeriksaan Deskripsi Data 11. Data Pemeriksaan Deskripsi Data 12. Kertas HVS 80 gram Jumlah

13. CD RT/RW Jumlah

(19)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

3. Pembuatan Database meliputi :

a. Perancangan dan pembuatan

Database

b. Pembuatan Tabel

menggunakan bahasa

pemrograman deskripsi SQL

c. Pengisian Tabel menggunakan

bahasa pemrogramman

deskripsi SQL

d. Pengoperasian Tabel & View

Tabel

e. Pembuatan Relationship antar

Tabel

f. Pembuatan Trigger

g. Pembuatan Backup Basisdata

4 Jam

1. Perancangan Peta Situs/Site Map

2. Design Sketsa Layout halaman Web

3. Design Template

4. Design Banner dan Animasi

8 Jam

1. Membuat dan menganalisa Sistem

Prosedure Diagram (SPD) Proses yang

terjadi pada Poliklinik

2. Menganalisa sistem perhitungan

Rincian Biaya pada Poliklinik

3. Membuat Flowchart

4. Membuat halaman Web Dinamis/Form

(Administrator)

1. Melanjutkan - Membuat halaman Web

Dinamis/Form (Administrator)

2. Finalisasi Hasil Kerja (Aplikasi

Poliklinik)

6 Jam

Penguji

Internal /

(20)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

Maret 2016 3. Penyusunan Laporan

5.

Rabu, 02 Maret 2016 Dan Kamis, 03 Maret 2016

EVALUASI HASIL KERJA 2 Jam

UJK Penguji External

Total: 24 Jam

3.4. Analisis Sistem Berjalan

Analisis sistem dapat diartikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh

kedalam bagian – bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan

mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan, yang terjadi dan kebutuhan yang

diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan.

3.4.1. Sistem Prosedure Diagram (SPD) Poliklinik

Digunakan untuk mendefinisikan hubungan antara bagian (pelaku proses), proses

(manual/berbasis komputer) dan aliran data (dalam bentuk dokumen keluaran dan masukan).

Simbol-Simbol SPD :

(21)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

Berikut ini merupakan penerapan system prosedur diagram dalam suatu proses

pengolahan data pada suatu Poliklinik. Sistem Alur Kerja Pada Poliklinik adalah sebagai berikut

:

 Pada proses pendaftaran, pasien menyerahkan identitas ke Bagian Administrasi,

selanjutnya bagian administrasi menginputkan data pasien. Sistem akan mencetak nomor

antrian dan oleh bagian administrasi, nomor antri antar sebut diberikan ke pasien.

 Selanjutnya adalah proses pemeriksaan pasien oleh dokter. Dokter mencatat hasil

pemeriksaan ke dalam komputer, dan menginputkan resep obat. Program computer

mencetak resep, dan oleh dokter, resep tersebut diberikan ke pasien.

 Pasien menyerahkan resep ke apoteker. Apoteker mengecek data resep di komputer,

kemudian meracik obat. Setelah obat selesai diracik, apoteker menginputkan data obat

yang akan diberikan ke pasien. Setelah itu obat diberikan ke pasien.

 Pasien menuju ke bagian Administrasi lagi, dan bertanya harus membayar berapa.

Bagian administrasi melakukan pengecekan data ke computer tentang berapa uang yang

harus di bayar untuk pemeriksaan dan obat. Setelah itu pasien membayar dan bagian

administrasi mencetak kuitansi untuk diberikan pasien.

(22)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | Pasien Operator/Administrasi Dokter/Poliklinik Apoteker

(23)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | 3.5. Desain Sistem

Desain sistem dapat didefinisikan sebagai: “Tahap setelah analisis dari siklus

pengembangan sistem: pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional dan persiapan untuk

rancang bangun implementasi; menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk.”

Adapun tujuan dari pembuatan / perancangan desain sistem adalah dua yakni:

1. Untuk memenuhi kebutuhan para pemakai sistem

2. Untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada

pemrogram komputer dan ahli-ahli teknik lainnya yang terlibat. Tujuannya lebih condong pada

desain sistem yang terinci, yaitu pembuatan rancang bangun yang jelas dan lengkap untuk

nantinya digunakan untuk pembuatan program komputernya.

3.5.1. Data Flow Diagram Aplikasi Poliklinik

Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi

untuk menggambarkan arus dari data pada suatu sistem, yang penggunaannya sangat membantu

untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas.

1. a. Kesatuan luar yang terlibat adalah :

1. Pasien

2. Dokter

3. Direktur

b. Tabel input / output yang terlibat dengan kesatuan luar :

(24)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

1. DIAGRAM KONTEKS

2. DIAGRAM BERJENJANG

Keterangan :

1.1. Data Master

1.2. Pengecekan Data Pasien 1.1. Penginputan Data Diagnosa

1.2. Pemberian Resep

1.1. Perhitungan Biaya

1.2. Pembayaran Dan Pengambilan Obat

1.3. Penginputan Data Diagnosa dan Obat

4.1. Pembuatan Laporan Keuangan

(25)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

3. DFD LEVEL 0 SISTEM INFORMASI POLIKLINIK

KETERANGAN : 1. Data Pasien

2. Data Pasien

3. Kartu Pasien

4. Data Obat

5. Hasil Diagnosa,Resep Pasien

6. Data Pasien

7. Dokter

8. File Resep

9. Kuintasi Pembayaran

10. File Diagnosa

11. Data Dokter

12. Data Diagnosa

13. Data Resep

14. File Biaya

15. Data Stok Obat

16. Data CKP

17. Data Biaya

(26)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

4. a. DFD Level 1 Pendaftaran Pasien

b. DFD Level 1 Pemeriksaan Pasien

(27)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

(28)

3.5.2. Peta Situs (Site Map)

Peta Situs ini dibuat untuk memperkenal secara mendalam isi dari Aplikasi Poliklinik berbasis web, disini juga akan di jelaskan isi

halaman demi halaman web yang praktikan buat untuk mempermudah user memahami isi dari web ini.

(29)

BAB IV

PEMBAHASAN DAN HASIL

4.1. Perancangan Basisdata

Untuk pembuatan Aplikasi Poliklinik berbasis Web pada jaringan Internet, maka

dibutuhkan database yang terdiri dari beberapa tabel sebagai media penyimpanan data dari

proses yang dilakukan secara komputerisasi. Dengan menggunakan Database Management

System (DBMS). Adapun DBMS yang digunakan adalah SQL (Structure Query Language).

4.1.1. Struktur Basisdata

mysql> show databases;

4.1.2. Struktur Tabel dan Tipe Data

Contoh Format Struktur Tabel dan Tipe Data:

(30)
(31)
(32)
(33)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

4.2. Entity Relationship Diagram (ERD)

Menurut salah satu para ahli, Brady dan Loonam (2010), Entity Relationship diagram

(ERD) merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu

organisasi, biasanya oleh System Analys dalam tahap analisis persyaratan proyek pengembangan

system. Sementara seolah-olah teknik diagram atau alat peraga memberikan dasar untuk desain

database relasional yang mendasari sistem informasi yang dikembangkan. ERD bersama-sama

dengan detail pendukung merupakan model data yang pada gilirannya digunakan sebagai

spesifikasi untuk database.

Komponen-Komponen dalam ERD :

a. Entitas

Suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis

data.

Simbol :

b. Atribut

Memberikan informasi lebih rinci tentang jenis entitas.

Simbol :

c. Hubungan / Relationship

Simbol yang digunakan untuk hubungkan antara dua jenis entitas dan direpresentasikan

sebagai garis lurus yang menghubungkan dua entitas.

(34)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

ERD SISTEM INFORMASI APLIKASI POLIKLINIK

Derajat relasi atau kardinalitas rasio

One To One (1:1)

Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu

anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.

One To Many (1:M)

Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu

anggota

entitas B tetapi tidak sebaliknya.

Many To Many (M:M)

Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas

(35)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

RELASI TABEL SISTEM INFORMASI APLIKASI POLIKLINIK

GAMBAR RELASI TABEL

4.3. Pembuatan Basisdata Pada MySQL

mysql> create database dbpoli;

4.3.1. Membuat Administrasi (user dan password) Basisdata Pada MySQL

(36)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | 4.3.2. Membuat Database, Tabel dan Mengisi Tabel Data

(37)
(38)
(39)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | > CREATE TABLE tmpnourut (

-> nourut int(3) not null, -> tanggal date not null);

4.3.3. Membuat View (Tabel Virtual)

1. Vresep

CREATE VIEW vresep AS

-> SELECT A.noresep, A.nopemeriksaan, A.kodeobat, A.dosis, -> A.jumlah,

-> SELECT A.idbiaya, A.nopemeriksaan, A.idjenisbiaya, -> A.totalbiaya,

-> B.namabiaya, B.tarif FROM rincianbiaya A INNER JOIN -> jenisbiaya B ON A.idjenisbiaya = B.idjenisbiaya;

3. Vpemeriksaan

CREATE VIEW vpemeriksaan AS

-> SELECT A.nopemeriksaan, A.kodependaftaran, A.keluhan, -> A.diagnosa,

-> A.perawatan, A.tindakan, A.beratbadan, A.tensidiastolik, -> A.tensisistolik,

-> A.nopasien, A.kodedokter, B.namapas, B.almpas, B.telppas, -> B.tgllhrpas,

-> B.jnskelpas, B.tglregistrasi, B.photo AS 'photopas',

-> C.nmdokter, C.almdokter, C.telpdokter, C.spesialis, C.photo AS -> 'photodok',

-> E.nmpoli, D.tglpendaftaran, D.nourut FROM pemeriksaan A

-> INNER JOIN pasien B ON A.nopasien = B.nopasien INNER JOIN dokter -> C ON A.kodedokter = C.kodedokter

(40)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

4. Vdokter

CREATE VIEW vdokter AS

-> SELECT A.kodedokter, A.nmdokter, A.almdokter, A.telpdokter, -> A.spesialis,

-> A.photo, A.kodejadwal, A.kodepoli, B.hari, B.jammulai, -> B.jamselesai,

4.3.5. Membuat BackUp dan Restore Basisdata pada MySQL

1. BackUp

Mysqldump –u dtari18 –p dbpoli1 > D:\dbpoli1.sql

2. Restore

Mysql –u dtari18 –p dbpoli < D:\dbpoli1.sql

4.4. Hasil Perancangan Antar Muka (User Interface)

Hasil perancangan antar muka, disini akan menampilkan hasil tampilan antar muka yang

telah saya buat dengan alokasi waktu selama 24 jam. Tampilan antarmuka ini lebih

dominan ke bentuk tab pada contain yang bertujuan untuk memudahkan si user

(41)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | 4.4.1. Membuat Koneksi Web dengan Basisdata

Disini, saya membuat koneksi web dengan basisdata itu menggunakan sistem manual

yakni mengetik script / kode dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP.

4.4.2. Antar Muka LogIn

Sistem Kerja : Anda harus melakukan login terdahulu agar web ini terhindar dari

(42)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | 4.4.3. Antar Muka Beranda/index

A. Halaman Index Jika Tidak Ada Hak Akses.

Sistem Kerja : Ini adalah halaman yang pertama kali buka ketika membuka software

broswer. Namun, hanya tampilan halaman beranda saja karena saya telah menjelaskan

sebelumnya mengenai sistem keamanan.

(43)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

Sistem Kerja : Ini adalah tampilan yang setelah melakukan login, disitu ada beberapa

menu yang bisa anda lihat dan setiap menu memiliki fungsi yang berbeda.

4.4.4. Antar Muka Pegawai

Sistem Kerja : Ini digunakan pada saat melakukan penginputan, pengeditan, atau

penghapusan data pegawai yang biasanya untuk menetapkan suatu pekerjaan atau

(44)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | 4.4.5. Antar Muka Dokter

Sistem Kerja : Ini digunakan pada saat melakukan penginputan, pengeditan, atau

penghapusan data dokter yang biasanya untuk menetapkan suatu pekerjaan, memutuskan

kerja, atau mengatur jadwal pada dokter.

(45)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

Sistem Kerja : Ini digunakan pada saat melakukan penginputan, pengeditan, atau

penghapusan data pasien yang biasanya ketika berobat pada saat kesehatan pasien

tergangggu.

4.4.7. Antar Muka Obat

Sistem Kerja : Ini digunakan pada saat melakukan penginputan, pengeditan, atau

penghapusan data obat yang biasanya untuk memasukkan jumlah stok atau persediaan

(46)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | 4.4.8. Antar Muka Jadwal Praktek

Sistem Kerja : Ini digunakan pada saat melakukan penginputan, pengeditan, atau

penghapusan data jadwal praktek yang biasanya untuk mengatur jangka waktu dan hari

pada dokter yang dapat kunjungan pasien.

(47)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

Sistem Kerja : Ini digunakan pada saat melakukan penginputan, pengeditan, atau

penghapusan data poliklinik yang biasanya untuk mengatur jenis-jenis poliklinik yang

digunakan untuk dokter.

4.4.10.Antar Muka Pendaftaran

Sistem Kerja : Ini digunakan pada saat melakukan penginputan, atau penghapusan

(48)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | 4.4.11.Antar Muka Pemeriksaan

Sistem Kerja : Ini digunakan pada saat melakukan penginputan, atau penghapusan

data pemeriksaan yang biasanya untuk membuat atau mencatat hasil pemeriksaan yang

dilakukan oleh dokter terhadap pasien.

(49)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

Sistem Kerja : Ini digunakan pada saat melakukan penginputan, atau penghapusan

data yang biasanya untuk mendapatkan resep dan obat dari pasien yang telah diperiksa

oleh dokter sebelumnya.

4.4.13.Antar Muka Rincian Biaya

Sistem Kerja : Ini digunakan pada saat melakukan penginputan, atau penghapusan

data rincian biaya yang biasanya untuk melakukan pembayaran si pasien kepada kasir

atau kasir.

4.4.14.Antar Muka Laporan

Sistem Kerja : Ini adalah tampilan web dalam bentuk laporan yang biasanya

digunakan untuk mencetak data informasi yang ada di aplikasi web

(50)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

4.4.14.1. Laporan Dokter

(51)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

4.4.14.3. Laporan Pegawai

(52)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

4.4.14.5. Laporan Resep

4.4.14.6. Laporan Rincian Biaya

4.5.Use Case Aplikasi Poliklinik BerbasisWeb

Use case adalah rangkaian/uraian sekelompok yang saling terkait dan membentuk sistem

secara teratur yang dilakukan atau diawasi oleh sebuah aktor. Use case digunakan untuk

membentuk tingkah laku benda/thing dalam sebuah mode serta direalisasikan oleh sebuah

(53)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

biasanya mengandung nama. Use case menggambarkan proses system (kebutuhan system dari

sudut pandang user).

(54)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

Use Case dari Sistem Informasi Poliklinik :

(55)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

b. Hak Akses Untuk Dokter

(56)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

(57)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | BAB V

PENUTUP

5.1. Kesimpulan

Di zaman kini, sudah saatnya kita mulai inovasi di dunia terutama dalam pembuatan

aplikasi berbasis web dengan berpacu untuk memudahkan suatu pekerjaan yang ada di dalam

poliklinik tersebut disertai meningkatkan pelayanan untuk pasien, dan dapat efisiensi atau hemat

waktu.. Dan juga mengetahui tujuan dari Uji Kompetensi yaitu hasil kerja siswa dalam

merancang web.

5.2. Saran

Adapun saran yang akan praktikan berikan kepada pembaca yaitu :

Agar kiranya sistem aplikasi poliklinik dapat bermanfaat bagi semua kalangan.

Uji Kompetensi dapat diproses, dilaksanakan oleh pemerintah di dunia pendidikan

(58)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

DAFTAR PUSTAKA

 “Pengertian Use Case Dan Contoh Use Case”.

http://omhegar.blogspot.co.id/2013/08/pengertian-use-case-dan-contoh-use-case.html

 “Entity Relationship Diagram (ERD) dan Contoh Kasus”.

https://herlinnairine.wordpress.com/2014/02/06/entity-relationship-diagram-erd-dan-contoh-kasus/

(59)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

LAMPIRAN

UJIAN NASIONAL

TAHUN PELAJARAN 2015/2016

LEMBAR PENILAIAN

UJIAN PRAKTIK KEJURUAN

Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Kejuruan Kompetensi Keahlian : Rekayasa Perangkat Lunak

Kode : 2072

Alokasi Waktu : 24 Jam

Bentuk Soal : Penugasan Perorangan

Nomor Peserta :

Nama Peserta : Dwi Ayu Lestari

No Komponen/Sub komponen Penilaian Pencapaian Kompetensi

Tidak 7,0-7,9 8,0-8,9 Ya 9.0-10

1 2 3 4 5 6

I Persiapan Kerja

X X - X X X - X X X - X

(60)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

No Komponen/Sub komponen Penilaian

Pencapaian Kompetensi

Tidak 7,0-7,9 8,0-8,9 Ya 9.0-10

1 2 3 4 5 6

1.1. Mengecek kinerja komputer bekerja normal sesuai dengan kebutuhan software development

1.2. Menyiapkansoftware aplikasi installer sesuai kebutuhan

1.3. Menginstall software sesuai Kebutuhan Skor Komponen:

II Proses (Sistematika & Cara Kerja)

2.1. Menguasai Algoritma Pemrograman

2.1.1.Menggunakan Prosedur dan Fungsi 2.1.2.Menggunakan library pemrograman 2.2. Menguasai bahasa pemrograman data

deskripsi (SQL)

2.2.1.Membuat dan mengisi table 2.2.2.Mengoperasikan tabel dan View

tabel

2.3. Membuat halaman web dinamis/form 2.3.1.Membuat web menggunakan bahasa

script

2.4. Membuat aplikasi desktop 2.4.1.Membuat aplikasi desktop

menggunakan bahasa script pemrograman

2.5. Membuat aplikasi program basis data menggunakan MySQL/PostgreSQL 2.5.1.Menggunakan triggers

2.5.2.Menerapkan Administrasi SQL Server

2.6. Mengintegrasikan sebuah basis data dengan sebuah situs web

2.6.1.Membuat koneksi basis data

Skor Komponen:

(61)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

No Komponen/Sub komponen Penilaian

Pencapaian Kompetensi

3.2.1.Menubar (menu/sub menu) 3.2.2.Toolbar (icon bar)

3.2.3.User interface 3.3. Database

3.3.1.Table 3.3.2.Relation 3.3.3.Query

3.4. Bahasa program aplikasi web 3.5. Bahas program aplikasi Desktop 3.6. Keamanan Data

3.6.1.Back up data 3.6.2.Pembatasan akses

Skor Komponen:

IV Sikap Kerja

4.1. Bekerja sesuai kaidah keselamatan Data 4.2. Bekerja sesuai kaidah keselamatan alat

dan manusia

Skor Komponen :

(62)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

No Komponen/Sub komponen Penilaian

Pencapaian Kompetensi

Tidak 7,0-7,9 8,0-8,9 Ya 9.0-10

1 2 3 4 5 6

5.1.Waktu penyelesaian praktik

Skor Komponen :

Keterangan:

(63)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik | Perhitungan nilai praktik (NP) :

Prosentase Bobot Komponen Penilaian Nilai Praktik

(NP)

Persiapan Proses Hasil Sikap

Kerja Waktu

∑ NK

1 2 3 4 5 6

Bobot (%) 10 40 15 25 10 Skor

Komponen

NK

Keterangan:

1. Bobot diisi dengan prosentase setiap komponen. Besarnya prosentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik program keahlian.

2. NK = Nilai Komponen, perkalian dari bobot dengan skor komponen 3. NP = penjumlahan dari hasil perhitungan nilai komponen

4. Jenis komponen penilaian (persiapan, proses, sikap kerja, hasil, dan waktu) disesuaikan dengan karakter program keahlian.

………, ………. 2016 Penilai 1/ Penilai 2 *)

(64)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

KRITERIA PENILAIAN UJIAN

PRAKTIK KEJURUAN

Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Kejuruan Kompetensi Keahlian : Rekayasa Perangkat Lunak Kode : 2072

Alokasi Waktu : 24 Jam

Bentuk Soal : Penugasan Perorangan

No. Komponen/Subkomponen

Penilaian Indikator Skor

1 2 3 4

I. Persiapan Kerja

1.1. Mengecek kinerja komputer bekerja normal sesuai dengan kebutuhan software development

Menginstall software aplikasi secara mandiri, bekerja sesuai SOP

9.0-10

Menginstall software aplikasi secara mandiri, bekerja tidak sesuai SOP

8,0-8,9

Menginstall software aplikasi dengan bantuan, bekerja sesuai SOP

7,0-7,9

Menginstall software aplikasi dengan bantuan, bekerja tidak sesuai SOP

Tidak

1.2. Menyiapkan software

aplikasi installer sesuai kebutuhan

Bahan dan alat dipersiapkan dan di periksa secara detail sesuai dengan spesifikasi

9.0-10

Bahan dan alat dipersiapkan dan diperiksa tidak secara detail

8,0-8,9

Bahan dan alat dipersiapkan dan diperiksa tidak secara detail dengan spesifikasinya

7,0-7,9

Bahan dan alat dipersiapkan dan tidak diperiksa Tidak 1.3. Menginstall software

sesuai kebutuhan

Hasil install normal bekerja sesuai SOP 9.0-10 Hasil install tidak bekerja sesuai SOP dan dapat

diperbaiki secara mandiri

(65)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

No. Komponen/Subkomponen

Penilaian Indikator Skor

1 2 3 4

Hasil install tidak bekerja sesuai SOP dan diperbaiki dengan bantuan

7,0-7,9

Hasil install tidak bekerja sesuai SOP dan harus install ulang

Tidak

II Proses (Sistematika dan CaraKerja)

2.1. Menguasai Algoritma Pemrograman Menggunakan Prosedur dan

fungsi

Prosedur dan fungsi dibuat sesuai SOP 9.0-10 Prosedur dan fungsi tidak dibuat sesuai SOP ada

kesalahan < 2 item

8,0-8,9

Prosedur dan fungsi dibuat sesuai SOP ada kesalahan > 2 item

7,0-7,9

Prosedur dan fungsi tidak dibuat Tidak Menggunakan library

pemrograman grafik

Library pemrograman grafik digunakan dan sesuai SOP

9.0-10

Llibrary pemrograman grafik digunakan tetapi ada kesalahan dan dapat diperbaiki sesuai SOP

8,0-8,9

Library pemrograman grafik digunakan tetapi ada kesalahan dan dapat diperbaiki

7,0-7,9

Library pemrograman grafik digunakan tetapi ada kesalahan dan tidak digunakan

Tidak

2.2. Menguasai bahasa pemrograman data deskripsi (SQL)

(66)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

No. Komponen/Subkomponen

Penilaian Indikator Skor

1 2 3 4

tabel View dibuat dan diisi ada perbaikan 8,0-8,9

View dibuat tidak diisi sesuai SOP 7,0-7,9

View tidak dibuat Tidak

2.3. Membuat halaman web dinamis Membuat web menggunakan

bahasa script

Web dibuat menggunakan bahasa script sesuai SOP 9.0-10

Web dibuat menggunakan bahasa script

tetapi tidak sesuai SOP

8,0-8,9

Web dibuat menggunakan software instant sesuai

SOP

7,0-7,9

Web tidak dibuat Tidak 2.4. Membuat aplikasi desktop

Membuat aplikasi desktop

menggunakan bahasa script pemrograman

Aplikasi desktop dibuat menggunakan bahasa script

sesuai SOP

9.0-10

Aplikasi desktop dibuat menggunakan bahasa script

tetapi tidak sesuai SOP

8,0-8,9

Aplikasi desktop dibuat menggunakan software instant sesuai SOP

7,0-7,9

Aplikasi desktop tidak dibuat Tidak

2.5. Membuat aplikasi program basis data menggunakan MySQL/PostgreSQL

Menggunakan triggers Triggers berkerja sesuai SOP 9.0-10

Triggers berkerja tidak sesuai SOP 8,0-8,9

Triggers berkerja dengan perbaikan 7,0-7,9

Triggers tidak dapat berkerja Tidak

Menerapkan Administrasi SQL Server

Administrasi pada SQL Server berkerja sesuai SOP

9.0-10

Administrasi pada SQL Server berkerja tidak sesuai SOP

(67)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

No. Komponen/Subkomponen

Penilaian Indikator Skor

1 2 3 4

Administrasi SQL Server diperbaiki tetapi tidak berkerja

7,0-7,9

Administrasi tidak dilakukan Tidak

2.6. Mengintegrasikan sebuah basis data dengan sebuah situs web

Membuat koneksi basis data Konektifitas basis data bekerja sesuai SOP 9.0-10 Konektifitas basis data < 2 item tidak bekerja sesuai

SOP

8,0-8,9

Konektifitas basis data bekerja > 2 item tidak bekerja sesuai SOP

7,0-7,9

Konektifitas basis data tidak bekerja sesuai SOP Tidak

III Hasil Kerja

3.1. Tampilan Halaman Web

Lay out Lay out halaman WEB sesuai kaidah desain dan

dapat diakses

9.0-10

Lay out halaman WEB sesuai kaidah desain tetapi dapat diakses

8,0-8,9

Lay out halaman WEB tidak sesuai kaidah desain dan dapat diakses

7,0-7,9

Lay out halaman WEB tidak sesuai kaidah desain dan tidak dapat diakses

Tidak

Link Link berfungsi 100% 9.0-10

Link berfungsi > 80% 8,0-8,9 Link berfungsi > 50% 7,0-7,9 Link berfungsi < 50% Tidak

User interface Interface sesuai kaidah desain dan mudah digunakan 9.0-10 Interface sesuai kaidah desain tetapi sulit digunakan 8,0-8,9 Interface tidak sesuai kaidah desain dan mudah

digunakan

(68)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

No. Komponen/Subkomponen

Penilaian Indikator Skor

1 2 3 4

Interface tidak sesuai kaidah desain tetapi sulit digunakan

Tidak

Komposisi warna Komposisi warna menarik dan sesuai tema website 9.0-10 Komposisi warna menarik namun tidak sesuai tema

website

8,0-8,9

Komposisi warna tidak menarik namun sesuai tema website

7,0-7,9

Komposisi warna tidak menarik dan tidak sesuai tema website

Tidak

3.2. Tampilan Aplikasi Desktop

Menubar (Menu/Sub menu) Menu/sub menu sesuai kaidah desain dan dapat diakses

9.0-10

Menu/sub menu sesuai kaidah desain tetapi dapat diakses

8,0-8,9

Menu/sub menu tidak sesuai kaidah desain dan dapat diakses

7,0-7,9

Menu/ sub menu tidak sesuai kaidah desain dan tidak dapat diakses

Tidak

Toolbar (icon bar) Icon sesuai kaidah desain dan dapat diakses 9.0-10

Icon sesuai kaidah desain tetapi dapat diakses 8,0-8,9

Icon tidak sesuai kaidah desain dan dapat diakses 7,0-7,9

Icon tidak sesuai kaidah desain dan tidak dapat diakses

Tidak

User interface Interface sesuai kaidah desain dan mudah digunakan 9.0-10

Interface sesuai kaidah desain tetapi sulit digunakan 8,0-8,9

Interface tidak sesuai kaidah desain dan mudah digunakan

7,0-7,9

Interface tidak sesuai kaidah desain tetapi sulit digunakan

Tidak

(69)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

No. Komponen/Subkomponen

Penilaian Indikator Skor

1 2 3 4

Table 100% table dibuat dengan field, dan tipe data yang benar

9.0-10

> 80% table dibuat dengan field, dan tipe data yang benar

8,0-8,9

> 50% table dibuat dengan field, dan tipe data yang benar

7,0-7,9

< 50% table dibuat dengan field, dan tipe data yang benar

Tidak

Relation 100% relasi antar table dibuat dengan primary key, dan foreign key yang benar

9.0-10

> 80% relasi antar table dibuat dengan primary key, dan foreign key dan tipe data yang benar

8,0-8,9

> 50% relasi antar table dibuat dengan primary key, dan foreign key dan tipe data yang benar

7,0-7,9

< 50% relasi antar table dibuat dengan field, primary key, foreign key dan tipe data yang benar

Tidak

Query 100% query dibuat dengan benar sesuai kebutuhan sistem

9.0-10

> 80% query dibuat dengan benar sesuai kebutuhan sistem

8,0-8,9

> 50% query dibuat dengan benar sesuai kebutuhan sistem

7,0-7,9

< 50% query dibuat dengan benar sesuai kebutuhan sistem

Tidak

3.4. Bahasa Program 100% fitur program berjalan dengan benar 9.0-10 > 80% fitur program berjalan dengan benar 8,0-8,9 > 50% fitur program berjalan dengan benar 7,0-7,9 < 50% fitur program berjalan dengan benar Tidak 3.5. Keamanan Data

(70)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

No. Komponen/Subkomponen

Penilaian Indikator Skor

1 2 3 4

Fitur back up data tidak berfungsi 8,0-8,9 Pembatasan akses Pembatasan akses berfungsi dengan benar 7,0-7,9 Pembatasan akses tidak berfungsi Tidak

IV Sikap Kerja

4.1. Bekerja sesuai kaidah keselamatan data

Bekerja sesuai kaidah keselamatan data otomasi save

9.0-10

Bekerja sesuai kaidah keselamatan data selalu di

backup

8,0-8,9

Bekerja sesuai kaidah keselamatan data menggunakan UPS

7,0-7,9

Bekerja tidak menggunakan kaidah keselamatan kerja

Tidak

4.2. Bekerja sesuai kaidah keselamatan alat dan manusia

Bekerja sesuai kaidah keselamatan alat lokasi dan posisi alat sesuai kaidah

9.0-10

Bekerja sesuai kaidah keselamatan alat tetapi tidak memperhatikan kondisi penyimpanan alat

8,0-8,9

Bekerja tidak sesuai kaidah keselamatan alat tetapi kondisi penyimpanan alat aman

7,0-7,9

Bekerja tidak sesuai kaidah keselamatan alat juga tidak memperhatikan kondisi penyimpanan alat

Tidak

V Waktu

5.1. Waktu penyelesaian Waktu penyelesaian lebih cepat dari waktu yang ditentukan

9.0-10

Waktu penyelesaian tepat dengan waktu yang ditentukan

8,0-8,9

Waktu penyelesaian melebihi waktu yang disediakan < 30

(71)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

No. Komponen/Subkomponen

Penilaian Indikator Skor

1 2 3 4

Tidak dapat menyelesaikan Tidak

(72)

Aplikasi Web Eksekutif Information Sistem Poliklinik |

Catatan :

1.

Data didalam Laporan dapat disesuaikan dengan kegiatan dan Konsep

yang Anda Lakukan bersama Guru Pembimbing. Jangan Lupa memberi

Nomor Halaman .

2.

Setiap langkah kerja harus dibuat penjelasan tentang pembahasan atau

proses pembuatannya dilengkapi dengan gambar.

3.

Isi Laporan :

a.

Menggunakan jenis Huruf : Times New Romans

b.

Ukuran Huruf :12pt

c.

Dengan spasi baris 1.5 spasi baris

d.

Perataan isi Justify (rata kanan dan kiri)

4.

Penomoran Halaman :

a.

Halaman Kata Pengantar, Pengesahan, Bio Data dan Daftar isi

mengunakan angka romawi Kecil : i, ii, iii, iv

b.

Halaman isi: penomoran mengunakan angka desimal :1,2,3, dst

1.

Setiap awal bab nomor halaman terletak di bawah tengan

halaman.

2.

Lanjutan isi bab nomor halaman terletak pada bagian atas kanan

Jadwal pengesahan laporan,paling lambat 1 hari sebelum ujian nasional

praktik kejuruan dilaksanakan.

Dan sebelum disahkan, laporan harus sudah diperiksa oleh Guru

Pembimbing masing2.

Gambar

GAMBAR TENTANG WATERFALL MODEL
e.Tabel  Pembuatan Relationship antar
GAMBAR 3.4.1 SIMBOL-SIMBOL DARI SISTEM PROSEDUR DIAGRAM (SPD)
gambar varchar
+6

Referensi

Dokumen terkait

Dari perbandingan tingkat kontrol asma pada daerah yang terpajan debu pabrik Semen Padang dengan daerah yang tidak terpajan dengan menggu- nakan kuesioner asthma control test

Persepsi nasabah terhadapa banking card dilihat dari berbagai sisi dari pengetahuan nasabah kurang mengetahui akad-akad yang di gunakan dalam hasanah card, dari sisi

Peningkatan volume kendaraan dan atau transportasi udara dengan bahan bakarnya telah menjadikan udara diperkotaan tercemari (polusi udara). Termasuk berdirinya pabrik

BAB II KAJIAN TEORITIK TENTANG PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN TEKNIK TPSQ (THINK-PAIR-SQUARE) UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI SISWA PADA MATERI

Berdasarkan hasil dan pembahasan mengenai bisnis center Alfamart, peneliti menyimpulkan beberapa hal yaitu sebagai berikut: Bisnis center yang berada di SMKN 1 Turen

Dalam penelitian ini akan membahas kualitas pelayanan parkir terhadap tingkat kepuasan pengendara kendaraan bermotor di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi,

Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa didapatkan nilai kuat tekan optimum pada penambahan modulus alkali 2 dikarenakan pada prosentase tersebut terjadi

Nilai kekerasan rata-rata hasil pack carburizing untuk spesimen dengan ketebalan media karburasi sebesar 5 mm, 10 mm, 15 mm, dan 20 mm dari dinding kontainer dapat