• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI TEMBAKAU DI KECAMATAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI TEMBAKAU DI KECAMATAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
67
0
0

Teks penuh

(1)

LAMPIRAN

Lampiran 1. Kuesioner Penelitian

ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI TEMBAKAU DI KECAMATAN

GETASAN KABUPATEN SEMARANG

KUESION ER

No. Responden :

A. Identitas Responden

1. Nama responden :

2. Umur : ...tahun

3. Pendidikan terakhir : ...(tamat/tidak tamat) 4. Lama bertani padi : ...tahun

5. Jumlah anggota keluarga : ...orang

B. Usaha Tani Te mbakau

Pola tanam ...

Produksi tembakau ……….. kg/masa tanam Hasil Tembakau dijual kepada

a. Perusahaan kemitraan b. konsumen langsung Dijual dalam bentuk..

a. Basah b. rajangan kering

Harga jual tembakau per kilogram Rp. ………. /masa tanam

Penggunaan Faktor Produksi

1. LAHAN (X1)

1. Luas lahan yang dimiliki …………..m2

(2)

Lampiran 1. (Lanjutan)

1. Apa varietas benih yang digunakan? 2. Dari mana benih diperoleh?

a. Membeli sendiri b. Benih bantuan dari program kemitraan 3. Berapa biaya untuk membeli benih ?

4. Jumlah benih yang digunakan ……… gram/masa tanam

(3)

Lampiran 1. (Lanjutan)

4. PUPUK (X4)

No. Jenis pupuk yang digunakan

Jumlah (kg/masa tanam)

Biaya Satuan (Rp)

Total Biaya (Rp) No. Jenis pestisida yang

digunakan

Jumlah (liter/masa tanam)

Biaya Satuan (Rp)

(4)

Lampiran 2. Peta Lokasi Penelitian

(5)
(6)

Lampiran 3. (Lanjutan)

No

Responden Umur

Pendidikan

Terakhir Lama Bertani

(7)
(8)

Lampiran 4. Penyetaraan Pestisida

No Responden

Penggunaan Pestisida Hasil Penyetaraan Pestisida

Jumlah Orthene Ridomil Marcis Confidor Orthene Ridomil Marcis Confidor

(9)

Lampiran 4. (Lanjutan)

No Responden

Penggunaan Pestisida Hasil Penyetaraan Pestisida

Jumlah Orthene Ridomil Marcis Confidor Orthene Ridomil Marcis Confidor

(10)

Lampiran 4. (Lanjutan)

No Responden

Penggunaan Pestisida Hasil Penyetaraan Pestisida

Jumlah Orthene Ridomil Marcis Confidor Orthene Ridomil Marcis Confidor

(11)

Lampiran 4. (Lanjutan)

No Responden

Penggunaan Pestisida Hasil Penyetaraan Pestisida

Jumlah Orthene Ridomil Marcis Confidor Orthene Ridomil Marcis Confidor

(12)

Lampiran 4. (Lanjutan)

No Responden

Penggunaan Pestisida Hasil Penyetaraan Pestisida

Jumlah Orthene Ridomil Marcis Confidor Orthene Ridomil Marcis Confidor

(13)

Lampiran 5. Penggunaan Faktor Produksi

Jumlah Tenaga Kerja

Pupuk

Kandang Pupuk ZA

Pupuk NPK

(14)

Lampiran 5. (Lanjutan) Tenaga Kerja

Pupuk

Kandang Pupuk ZA

Pupuk NPK

(15)

Lampiran 5. (Lanjutan)

(16)

Lampiran 5. (Lanjutan)

No Responden Luas Lahan

Jumlah Benih

Jumlah Tenaga Kerja

Pupuk

Kandang Pupuk ZA

Pupuk NPK

(17)

Lampiran 5. (Lanjutan)

Jumlah Tenaga Kerja

Pupuk

Kandang Pupuk ZA

Pupuk NPK

(18)

Lampiran 6. Uji Kolmogorov-Smirnov

One -Sample Kolmogorov-Smirnov Test

100 100 100 100 100 100 100 100 100

7.4293 7.7087 1.5464 4.0275 7.9025 4.4126 4.2833 3.7714 .8610

.86965 .64642 .59311 .43249 .70947 .50033 .25578 .34693 .52619

.082 .109 .128 .110 .125 .125 .128 .116 .095

.082 .102 .117 .110 .115 .125 .128 .116 .095

-.065 -.109 -.128 -.110 -.125 -.103 -.112 -.115 -.076

.822 1.094 1.281 1.104 1.249 1.252 1.276 1.157 .949

.509 .182 .075 .175 .088 .087 .077 .138 .328

N

Mean Std. Deviation Normal Parametersa,b

Absolute Asymp. Sig. (2-tailed)

Y_Produksi

Test distribution is Normal. a.

(19)

Lampiran 7. Hasil Output Uji Asumsi Klasik

Variables Entered/Removed(b)

Model

Variables Entered

Variables

Removed Method 1

(20)

Lampiran 7. (Lanjutan)

Model Summary(b)

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

Change Statistics

Durbin-Watson R Square

Change F Change df1 df2 Sig. F Change

1 .957(a) .916 .908 .26307 .916 123.865 8 91 .000 1.433

a Predictors: (Constant), X8_Pestisida, X3_TK, X5_PupukZa, X7_PupukKNO3, X2_JumlahBenih, X6_PupukNPK, X4_PupukKandang, X1_Lu asLahan b Dependent Variable: Y_Produksi

ANOV Ab

68.576 8 8.572 123.865 .000a

6.298 91 .069

74.873 99

Squares df Mean Square F Sig.

Predictors: (Constant), X8_Pestisida, X3_TK, X5_PupukZa, X7_PupukKNO3, X2_ JumlahBenih, X6_PupukNPK, X4_PupukKandang, X1_LuasLahan

a.

(21)

Lampiran 7. (Lanjutan)

Coefficie ntsa

-1.036 .572 -1.810 .074

1.085 .081 .807 13.325 .000 .944 .813 .405 .252 3.966

-.016 .057 -.011 -.277 .782 .503 -.029 -.008 .610 1.640

.500 .128 .249 3.892 .000 .855 .378 .118 .227 4.414

-.028 .055 -.022 -.502 .617 .589 -.053 -.015 .462 2.166

-.070 .055 -.040 -1.276 .205 .066 -.133 -.039 .921 1.086

-.326 .140 -.096 -2.325 .022 .436 -.237 -.071 .544 1.839

.022 .080 .009 .275 .784 .228 .029 .008 .903 1.107

-.058 .060 -.035 -.965 .337 -.071 -.101 -.029 .696 1.436

(Constant)

B Std. Error

Unstandardized Coefficients

Beta Standardized

Coefficients

t Sig. Zero-order Partial Part

Correlations

Tolerance VIF

Collinearity Statistics

(22)

Lampiran 7. (Lanjutan)

Lampiran 7. (Lanjutan)

Coefficie nt Correlationsa

1.000 .164 -.117 -.059 .141 -.415 -.259 .087

.164 1.000 -.132 .018 -.299 -.230 -.289 -.575

-.117 -.132 1.000 -.109 .144 -.004 .173 -.050

-.059 .018 -.109 1.000 -.019 -.064 -.065 -.083

.141 -.299 .144 -.019 1.000 -.069 .264 -.158

-.415 -.230 -.004 -.064 -.069 1.000 -.028 -.107

-.259 -.289 .173 -.065 .264 -.028 1.000 -.285

.087 -.575 -.050 -.083 -.158 -.107 -.285 1.000

.004 .001 .000 .000 .000 -.004 -.001 .000

.001 .016 -.001 .000 -.002 -.004 -.002 -.006

.000 -.001 .003 .000 .000 -3.41E-005 .001 .000

.000 .000 .000 .006 -8.86E-005 -.001 .000 -.001

.000 -.002 .000 -8.86E-005 .003 -.001 .001 -.001

-.004 -.004 -3.41E-005 -.001 -.001 .020 .000 -.001

-.001 -.002 .001 .000 .001 .000 .003 -.001

.000 -.006 .000 -.001 -.001 -.001 -.001 .007

X8_Pestisida

X8_Pestisida X3_TK X5_PupukZa

X7_

(23)

Collinearity Diagnosticsa

8.615 1.000 .00 .00 .00 .00 .00 .00 .00 .00 .00

(24)

Lampiran 7. (Lanjutan)

Residuals Statisticsa

5.5665 9.3138 7.4293 .83228 100

-2.238 2.264 .000 1.000 100

.038 .127 .077 .016 100

5.5203 9.3314 7.4287 .83367 100

-1.33065 .79214 .00000 .25221 100

-5.058 3.011 .000 .959 100

-5.195 3.212 .001 1.003 100

-1.40347 .90114 .00057 .27605 100

-6.160 3.392 -.008 1.065 100

1.029 21.994 7.920 3.715 100

.000 .164 .011 .025 100

.010 .222 .080 .038 100

Predicted Value Std. Predicted Value Standard Error of Predicted Value

Adjusted Predicted Value Residual

Std. Residual Stud. Residual Deleted Residual Stud. Deleted Residual Mahal. Distance Cook's Distance

Centered Leverage Value

Minimum Maximum Mean Std. Deviation N

(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)

Lampiran 17. Dokumentasi

Foto 1. Dokumentasi bersama Bapak Suwalim selaku petugas penyuluh lapangan

Foto 2. Situasi saat perkumpulan kelompok tani

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk :(1) mengkaji kemitraan yang terjadi pada usahatani tembakau di Kabupaten Lampung Timur, (2) menganalisis efisiensi produksi usahatani tembakau

Berdasarkan hasil penelitian, peningkatan efisiensi ekonomi pada usahatani melon dapat dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan faktor- faktor produksi, yaitu

Usahatani ternak sapi perah di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang menurut analisis keuntungan tidak efisien, dengan tingkat efisiensi 0,84, namun dari sudut

Getasan memiliki luas lahan penanaman tembakau yang paling besar dan memiliki produksi tembakau terbesar di Kabupaten Semarang yaitu 840 Ha dengan produksi

Berdasarkan hasil penelitian, peningkatan efisiensi ekonomi pada usahatani melon dapat dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan faktor- faktor produksi, yaitu

Analisis Varians Penggunaan Faktor Produksi pada Usahatani Kubis MT Januari - Maret 2012 di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar Model Jumlah Kuadrat df Kuadrat Tengah

Kaban 2012 dengan judul “Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi pada Usahatani Padi Sawah di Desa Sei Belutu Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai” dengan menggunakan

EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI JAGUNG HIBRIDA Zea Mays L Studi Kasus PT Branitha Shandini Mosanto Desa Kidangbang, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang Oleh