• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ( Studi Empiris Pada Perusahaan Terbuka)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ( Studi Empiris Pada Perusahaan Terbuka)"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS PENGARUH

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

(CSR)

TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

( Studi Empiris Pada Perusahaan Terbuka)

SKRIPSI

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mencapai Derajad

Sarjana Ekonomi

Disusun Oleh :

INDI HIDAYATUL MALIKAH

07.620.177

JURUSAN AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

(2)
(3)
(4)

KATA PENGANTAR

Assalamu`alaikum Wr. Wb.

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT., atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Analisis Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan ( Studi Emperis pada Perusahaan LQ-45 )”. Pokok bahasan dalam penelitian ini adalah menganalisis bagaimana pengaruh pengungkapan CSR perusahaan terhadap kinerja keuangan perusahaan.

Dengan terselesaikannya penelitian ini, peneliti menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Allah SWT yang telah mempermudah jalanku dalam penyusunan skripsi ini. 2. Shalawat serta salam untuk junjungan Nabi Besar Muhammad SAW.

3. Dr. Nazaruddin Malik, MSi., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang.

4. Dra. Siti Zubaidah, MM., Ak., selaku Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang dan juga selaku Dosen Wali Akuntansi kelas D tahun angkatan 2007.

5. Drs. Setu Setyawan, MM, selaku Dosen Pembimbing I yang telah memberikan saran, bimbingan dengan penuh kesabaran selama proses penyusunan skripsi ini.

(5)

LEMBAR PERSEMBAHAN

Karya ini aq persembahkan untuk mereka…..

Yang sangat aku sayangi dan aku banggakan……..

Bpk. Ahmad Zain Hariri

Engkau sosok Bapak yang paling baik dan penyayang bagi aku dan anak-anakmu. Bapak selalu mendukung

apa yang telah aku lakukan selama ini dan selalu mengarahkan ketika langkahku mulai tak berarah.

Bapak adalah guruku yang paling aku cintai selama hidupku. Bapak selalu yang terbaik di

hidupku.Terima kasih ya pah...

Ibu Sri Sutartik

Mamak ...Aku mengenalmu selama hidupku, aq menyayangimu sampai akhir hayatku, tidak ada wanita

yang secantik dan sebaik mamak. Apa yang mamak lakukan buat aku pasti sudah yang terbaik buat

hidupku. Apa yang mamak ajarkan kepadaku sangat bermanfaat sekali mah. Tidak banyak kata yang

terucap selain terima kasih banyak mamak dan maafkan semua kesalahanku.

Keluarga besar

Almamaterku UMM

Tanpa kalian semua aq bukanlah apa-apa…. Terima kasih untuk semua doa dan dukungannya…. Semoga dengan

(6)

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ...

BERITA ACARA ...

LEMBAR PENGESAHAN ...

LEMBAR PERNYATAAN ...

KATA PENGANTAR ...

i

DAFTAR ISI ...

iii

DAFTAR TABEL ...

v

DAFTAR LAMPIRAN ...

vi

ABSTRAKSI ... vii

BAB I PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang Masalah ...

1

B.

Rumusan Masalah ...

6

C.

Tujuan Penelitian ...

7

D.

Manfaat Penelitian ...

7

BAB II TINJAUAN TEORI DAN STUDY PUSTAKA

A.

Penelitian Terdahulu ...

9

B.

Landasan Teori ... 11

1.

Corporate Sosial Responsibility

...

11

(7)

3.

CSR dan Implikasinya pada Perusahaan di Indonesia ...

19

4.

Pelaporan Pertanggungjawaban Sosial Perusahaan ... 24

5.

Kinerja Perusahaan ...

27

6.

Laporan Keuangan ...

30

7.

Rasio Keuangan ...

30

8.

Pengaruh Pengungkapan CSR terhadap Kinerja Keungan ..

32

C.

Hipotesis ...

33

BAB III METODE PENELITIAN

A.

Jenis Penelitian ... 35

B.

Populasi dan Sampel ... 35

C.

Jenis dan Sumber Data ... 36

D.

Definisi Operasional Variabel ... 37

E.

Teknik Analisis Data ... 39

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A.

Gambaran Umum Objek Penelitian ... 41

B.

Menghitung Kinerja Keuangan ... 43

C.

Indeks Pengungkapan CSR Perusahaan ... 45

D.

Analisis Data ... 48

E.

Pengujian Hipotesis ... 51

(8)

BAB V PENUTUP

A.

Kesimpulan ...

59

B.

Keterbatasan Penelitian ... 59

C.

Saran ... 60

DAFTAR PUSTAKA

(9)

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1

Proses Pemilihan Sampel

Tabel 4.2

Daftar Sampel Perusahaan

Tabel 4.3

Rasio Keuangan Perusahaan

Tabel 4.4

Pengungkapan Corporate Social Responsibilty

Tabel 4.5

Statistik Deskriptif

Tabel 4.6

One Sample Kolmogrov-Smirnov Test

Tabel 4.7

One Sample Kolmogrov-Smirnov Test

Tabel 4.8

One Sample Kolmogrov-Smirnov Test

Tabel 4.9

Hasil Analisis Regresi EPS

Tabel 4.10

Hasil Analisis Regresi ROE

(10)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1

Hasil Uji SPSS

Lampiran 2

Indeks Pengungkapan CSR

(11)

DAFTAR PUSTAKA

Amin, Imro'atin Khulud. 2010. “Pengaruh Pengungkapan Corporate social

Responsibility terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan di Sektor Pertambangan”.

Skripsi Universitas Muhammadiyah Malang.

Anggrainy, FR Feni Retni. 2006. ”Pengungkapan Informasi Sosial dan Faktor–faktor

yang Mempengaruhi Pengungkapan Informasi Sosial dalam Laporan Keuangan

Tahunan (Study Empiris pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek

Jakarta)”. Simposium Nasional Akuntansi X. Padang.

Almilia, Luciana, dan Wijayanto, Dwi.2007. “Pengaruh Environmental Performance

dan Environmental Disclousure terhadap Economic Performance”. The 1st

Accounting Conference. FEUI.

Brigham, Eugene F dan Houston Joel F. 2006 . Dasar-dasar manajemen Keuangan.

Salemba Empat. Jakarta.

Budimanta,A.,A.Prasetijo, B. Rudito. 2008. Corporate Social Responsibility.

Indonesia Center for Sustainable Development. Jakarta.

Dahlia, Lely dan Veronica Siregar. 2008. “Pengaruh Corporate Sosial Responsibility

Terhadap Kinerja Perusahaan”. Simposium Nasional AkuntansiXI.

Darwin, Ali. 2006. “Sustanability Reporting/Laporan Keberlanjutan”. Temu Nasional

Mahasiswa Akuntansi, Kongres X IAI, Jakarta.

Ghozali, Imam. 2006. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan

Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.

Hanafi, Mamduh. 1996. Analisis Laporan Keuangan. UPP-AMP YKPN: Yogyakarta.

ISO 26000, http://id.wikipedia.org/wiki/Eksklopedi_ISO_26000. Oktober, 6, 2010.

James, O Gill, dan Moirra, Chatton. 1999. Memahami Laporan Keuangan. Victoria

Jaya Abadi. Jakarta.

Latifah, Sri Wahjuni. 2004. Analisis Kinerja Keuangan, Kinerja Sosial dan

Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial, Jurnal Ekonomi Vol.10, Malang.

(12)

Nurdin, E dan M.Fani Cahyandito. 2006.”Pengaruh Pengungkapan Tema-Tema

Sosial dan Lingkungan dalam Laporan Tahunan Perusahaan Terhadap Reaksi

Investor”. Thesis (S2) pada Program Pasca Sarjana Universitas Padjadjaran.

Nurlela, Rika dan Islahudin. 2007 . “Pengaruh Corporate Social Responsibility

Terhadap

Nilai

Perusahaan Dengan Prosentase Kepemilikan Manajemen

Sebagai variabel Moderating (Studi Empiris Pada Perusahaan yang Terdaftar Di

Bursa Efek Jakarta)”. Simposium nasional akuntansi XI, Pontianak.

Peraturan BAPEPAM Nomor Kep-38/PM/1996: Laporan Tahunan.

PSAK No.1 Tahun 2007 Tentang Tujuan Laporan Keuangan.

Rosmanita, Hardhina. 2007. Faktor Yang Mempengaruhi Social Disclosure Dalam

Laporan Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur, Surakarta.

Sari, Puspita Ratna. 2007. “Pengaruh Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial

Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Go Publik (Study kasus pada

perusahaan High Profile yang Listing di BEI).” Skripsi Universitas Muhammadiyah

Malang.

Sucipto. 2003. “Penilaian Kinerja Keuangan”. Jurnal Ekonomi. Universitas Sumatera

Utara.

Suryana, Shigre. 2010. “Analisis Tingkat Kepatuhan Pengungkapan Tanggung Jawab

Sosial Perusahaan High Profile Dan Low Profile dalam Tampilan Website”. Naskah

skripsi tidak dipublikasikan, Malang.

Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan

Terbatas.

(13)

1 BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pada saat ini kebanyakan perusahaan lebih memusatkan perhatian kepada

stockholders dan bondholders, sehingga sering kali pihak lain menjadi

terabaikan. Banyak aksi protes yang dilakukan oleh elemen stakeholders

kepada manajemen perusahaan, mereka menuntut keadilan terhadap

kebijakan upah dan pemberian fasilitas kesejahteraan yang diterapkan

perusahaan. Di lain pihak banyak masyarakat yang protes atas pencemaran

lingkungan akibat limbah atau polusi yang ditimbulkan oleh perusahaan. Hal

ini dapat menimbulkan ketidakharmonisan hubungan antara perusahaan dan

lingkungan sosialnya.  Untuk itu masyarakat membutuhkan informasi

mengenai sejauh mana perusahaan sudah melaksanakan aktivitas sosialnya.

Sehingga hak masyarakat untuk hidup aman dan tentram, kesejahteraan

karyawan, dan keamanan mengkonsumsi makanan dapat terpenuhi.

Perusahaan dituntut untuk memberikan informasi mengenai aktivitas

sosialnya. Sejauh ini perkembangan akuntansi konvensional (mainstream

accounting) telah banyak di kritik karena tidak dapat mengakomodir

kepentingan masyarakat secara luas. Untuk menyikapi kondisi tersebut,

dalam dunia bisnis munculah sebuah konsep yang sudah menjadi perhatian

banyak pelaku bisnis yaitu dengan adanya konsep tanggung jawab sosial

(14)

  2

CSR. Selama ini produk akuntansi dimaksudkan sebagai pertanggungjawaban

manajemen kepada pemilik saham, namun sekarang paradigma tersebut

diperluas menjadi pertanggungjawaban kepada seluruh stakeholders.

Konsep dari CSR adalah mengandung tanggung jawab terhadap

lingkungan dan masyarakat. Dimana tidak lagi menggunakan single buttom

line, melainkan triple buttom line yaitu aspek ekonomi, lingkungan dan

sosial. Serta mengungkapkan kinerja sosial tersebut kedalam laporan

keuangan perusahaan (Amin,2010). Seperti yang tertulis dalam UU No.23

Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup “Suatu jenis usaha harus

memperhatikan masalah sosial dan lingkungan serta mengungkapkannya

dalam laporan keuangan”.

Mengacu pada pandangan modern maka perusahaan dalam melaksanakan

aktivitasnya harus memperhatikan adanya social cost dan social benefit yang

mungkin timbul. Dengan adanya kedua unsur tersebut maka diperlukan suatu

standar untuk dapat mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan hasil-hasil

kegiatan perusahaan terhadap lingkungan sosialnya. Aktivitas yang dilakukan

perusahaan tidak akan terlepas dari dampak globalisasi, kemajuan teknologi

informasi dan keterbukaan pasar. Oleh karena itu, perusahaan harus serius

dan terbuka memperhatikan aktivitas sosialnya yang dalam dunia bisnis

disebut dengan CSR (Corporate Sosial Responsibility). Perusahaan yang

melaksanakan CSR dikatakan telah memenuhi Triple Bottom Line, yakni :

(15)

  3

CSR dianggap memberikan keuntungan pada masyarakat, lingkungan dan

tetap memenuhi tujuan finansial perusahaan.

Menurut Untung (2003:1) Corporate Social Responsibility (CSR) adalah

komitmen perusahaan atau dunia bisnis untuk berkontribusi dalam

pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dengan memperhatikan tanggung

jawab sosial perusahaan dan menitikberatkan pada keseimbangan antara

perhatian terhadap aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Semakin

kompleksnya permasalahan ekonomi yang ada saat ini diharapkan konsep

tentang CSR dapat memberikan nilai positif terhadap perusahaan dan

lingkungan masyarakat. Seiring dengan perkembangan dunia usaha maka

banyak perusahaan yang mulai memperhatikan masalah CSR dan

mengimplementasikan berbagai bentuk dari tanggung jawab sosialnya

tersebut. Dalam hal ini CSR mempunyai 3 konsep yaitu profit, planet dan

people. Yang dapat diartikan bahwa dalam usahanya mencapai laba (profit)

perusahaan harus dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap

masyarakat ( people) dan ikut serta dalam menjaga lingkungannya (planet).

Menurut penelitian Almilia dan Wijayanto (2007), perusahaan yang

memiliki kinerja lingkungan yang bagus akan direspon positif oleh para

investor melalui fluktuasi harga saham yang semakin naik dari periode ke

periode dan sebaliknya jika perusahaan memiliki kinerja lingkungan yang

buruk maka akan muncul keraguan dari para investor terhadap perusahaan

tersebut dan direspon negatif dengan fluktuasi harga saham perusahaan di

(16)

  4

Pengungkapan kinerja lingkungan, sosial, dan ekonomi di dalam laporan

tahunan atau laporan terpisah adalah untuk mencerminkan tingkat

akuntabilitas, responsibilitas, dan transparansi korporat kepada investor dan

stakeholders lainnya. Pengungkapan tersebut bertujuan untuk menjalin

hubungan komunikasi yang baik dan efektif antara perusahaan dengan publik

dan stakeholders lainnya tentang bagaimana perusahaan telah

mengintegrasikan corporate social responsibilty (CSR) dalam setiap aspek

kegiatannya.

Kesadaran tentang CSR ini semakin berkembang dan meluas setelah

dinyatakannya UU No.40 Tahun 2007 Pasal 74 Ayat 1 tentang Perseroan

Terbatas yang dijelaskan sebagai berikut:

1. Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya dibidang dan atau berkaitan

dengan sumber daya alam wajib melaksanakan tanggung jawab sosial dan

lingkungan.

2. Tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagaimana yang dimaksud pada

ayat (1) merupakan kewajiban perseroan yang dianggarkan dan

diperhitungkan sebagai biaya perseroan yang pelaksanaannya dilakukan

dengan memperhatikan kepatuhan dan kewajaran.

3. Perseroan yang tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana yang dimaksud

dalam ayat (1) dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang

– undangan.

4. Ketentuan lebih lanjut mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan

(17)

  5

Selain itu pengungkapan kegiatan sosial seperti CSR juga telah tercantum

dan diatur dalam Peraturan BAPEPAM No.KEP-13/BL/2006 tanggal 7

Desember 2006 sebagai pengganti Peraturan BAPEPAM

No.KEP-38/PM/1996, yang menjelaskan bahwa perusahaan mempunyai kewajiban

dalam penyampaian terhadap laporan tahunan. Dimana laporan tahunan

tersebut perusahaan bebas memberikan penjelasan umum mengenai

perusahaan, selama tidak menyesatkan dan bertentangan dengan informasi

yang disajikan dalam bagian lainnya. Dalam laporan tahunan tersebut dapat

kita ketahui kegiatan atau hal-hal apa saja yang telah dilakukan perusahaan

selama tahun tersebut. Baik kegiatan finansial maupun non finansial.

Pengambilan keputusan ekonomi hanya dengan melihat kinerja keuangan

suatu perusahaan, saat ini sudah tidak relevan lagi. Eipstein dan Freedman

(1994), dalam Anggraini (2006), menemukan bahwa investor individual

tertarik terhadap informasi sosial yang dilaporkan dalam laporan tahunan.

Untuk itu dibutuhkan suatu sarana yang dapat memberikan informasi

mengenai aspek sosial, lingkungan dan keuangan secara sekaligus. Sarana

tersebut dikenal dengan nama laporan keberlanjutan (sustainability

reporting).

Penelitian tentang CSR telah banyak dilakukan, namun masih banyak

memberikan hasil yang berbeda-beda. Latifah (2004) yang meneliti tentang

Analisis kinerja keuangan dan pengungkapan tanggung jawab sosial

perusahaan yang termasuk dalam LQ45 menyatakan bahwa tidak ada

(18)

  6

keuangan. Hal ini sependapat dengan Sari (2007) yang menyatakan bahwa

tidak ada pengaruh antara pengungkapan CSR terhadap kinerja keuangan.

Namun penelitian ini bertolak belakang dengan penelitian Dahlia dan siregar

(2006), dalam penelitian tersebut dinyatakan terdapat pengaruh positif antara

pengungkapan tanggung jawab sosial terhadap kinerja perusahaan.

Terdapatnya berbagai hasil penelitian ini dapat disebabkan karena

perbedaan data yang digunakan dan terbatasnya perusahaan yang diteliti.

Mengingat masih banyaknya ketidakjelasan antara keterkaitan pengungkapan

tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kinerja keuangan maka disini

peneliti akan mengkaji ulang antara keterkaitan pengungkapan CSR tersebut

terhadap kinerja keuangan.

Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah pada objek

yang diteliti dan rasio keuangan yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini

adalah untuk melihat secara empiris apakah pengungkapan tanggung jawab

sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility Disclosure) ini

berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan. Dari berbagai

penjelasan diatas maka judul yang diambil adalah: “Analisis Pengaruh

Corporate Sosial Responsibility (CSR) terhadap Kinerja Keuangan

Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan LQ-45) .

B. Rumusan Masalah

Pada umumnya laporan keuangan perusahaan lebih memfokuskan pada

(19)

angka-  7

angka historis yang berhubungan dengan para pemegang saham. Sedangkan

untuk pengungkapan perusahaan dalam memperhatikan lingkungan

sekitarnya masih sangatlah rendah. Oleh karena itu dapat dirumuskan

masalah dalam penelitian ini yaitu:

1. Bagaimana pengungkapan corporate social responsibility pada perusahaan

LQ-45 di Indonesia?

2. Apakah pengungkapan corporate social responsibility berpengaruh

terhadap kinerja perusahaan LQ-45 di Indonesia?

C. Tujuan Penelitian

Penelitian ini mempunyai beberapa tujuan antara lain sebagai berikut:

1. Untuk mendeskripsikan bagaimana pengungkapan CSR pada perusahaan

LQ-45 di Indonesia.

2. Untuk menguji pengaruh pengungkapan CSR terhadap kinerja perusahaan

LQ-45 di Indonesia.

D. Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk pengembangan bidang ilmu

ekonomi, akuntansi keuangan,dan pasar modal di Indonesia. Selain itu

penelitian akan bermanfaat bagi beberapa pihak diantaranya bagi perusahaan,

penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk dapat meningkatkan

kinerja mereka dalam hal pengungkapan tanggung jawab sosial sehingga

(20)

  8

pada lingkungan sosial mereka. Manfaat secara khusus dari penelitian ini

adalah:

1. Manfaat secara Teoritis

Penelitian ini dapat berguna bagi pihak manajemen sebagai referensi untuk

pengambilan keputusan terkait dengan kebijakan dalam pengungkapan

CSR dan pengukuran kinerja perusahaan.

2. Manfaat secara Praktis

Manfaat praktis dari penelitian ini adalah untuk panduan atau

pengembangan dari penelitian ini. Bagi peneliti lain berguna sebagai

sumbangan pemikiran tentang akuntansi keuangan dan pasar modal di

Indonesia khususnya yang berkaitan dengan masalah pengungkapan

Referensi

Dokumen terkait

Manajemen laba tidak hanya dilakukan oleh perusahaan yang mengalami kerugian atau kebangkrutan saja, namun perusahaan pada saat akan melakukan penawaran umum saham perdana

Genus kapang yang teridentifikasi pada buah dan berpotensi menghasilkan mikotoksin antara lain adalah Fusarium sp., Aspergillus sp., Penicillium sp., dan Alternaria

asuransi mengadakan perjanjian mudharabah (bagi-hasil), sekaligus dinyatakan hak dan kewajiban antara kedua belah pihak; (3) Setiap peserta asuransi akan

Jika PPN produk pertanian akan tetap dikenakan pada konsumen, maka pemerintah harus melakukan langkah-langkah untuk mengimbangi dampak tersebut seperti dengan melakukan

to determine the faults that happen in the inverter, by designing the faults pattern in visual that. will give clearer overview about the pattern of

Tema yang didapatkan dari pengalaman hidup pasien kolostomi antara lain: keterbatasan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, perubahan psikososial informan, perubahan dalam

Dalam pemberian nama, jika ternyata nama ilmiah untuk mutasi warna yang dimaksud sudah ada, maka nama tersebut akan digunakan dan kita tidak perlu membuat nama yang yang

Dengan bertolak pada uraian – uraian pada bagian pembahasan bahwa pada hak – hak adat kelautan termasuk yang dimiliki oleh lembaga – lembaga adat maka, lembaga adat