• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENGELOLAAN PULAU TERLUAR INDONESIA (Studi di Pulau Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENGELOLAAN PULAU TERLUAR INDONESIA (Studi di Pulau Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara)"

Copied!
64
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Pulau terluar Indonesia yang Rawan konflik dengan negara tetangga

Referensi

Dokumen terkait

1) Belum adanya kepastian sebagian garis batas laut dengan negara tetangga. 2) Untuk pulau-pulau yang berpenduduk, kondisi masyarakat di wilayah terse but masih terisolir dan

Kepulauan dari perairan Indonesia menjadi satu kesatuan, sedangkan laut yang menghubungkan pulau demi pulau merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari daratnya.. Mengacu pada

Strategi bertahan hidup (survival strategy) nelayan tradisional di Miangas dapat dikelompokkan menjadi empat yaitu; (1) Membangun relasi dengan nelayan Filipina; nelayan

Penarikan Garis Pangkal Lurus Kepulauan sebagaiamana dimaksud dalam ayat (2) dapat dilakukan dengan memanfaatkan titik-titik terluar pada Garis Air Rendah pada setiap

Dengan kemiringan morfologi dasar laut yang cukup besar di Pantai Racuna, Tanjung Abaa, dan Tanjung Bora, gelombang pecah (breaker zone) relatif dekat dengan pantai, serta

1) Belum adanya kepastian sebagian garis batas laut dengan negara tetangga. 2) Untuk pulau-pulau yang berpenduduk, kondisi masyarakat di wilayah terse but masih terisolir dan

bahwa pulau-pulau kecil terluar Indonesia memiliki nilai strategis sebagai Titik Dasar dari Garis Pangkal Kepulauan Indonesia dalam penetapan wilayah Perairan Indonesia, Zona

Dengan kemiringan morfologi dasar laut yang cukup besar di Pantai Racuna, Tanjung Abaa, dan Tanjung Bora, gelombang pecah (breaker zone) relatif dekat dengan pantai, serta