ANALISIS PERKEMBANGAN DAN POTENSI OBYEK PARIWISATA KOTA SURAKARTA Analisis Perkembangan dan Potensi Obyek Pariwisata Kota Surakarta.

Teks penuh

(1)

ANALISIS PERKEMBANGAN DAN POTENSI OBYEK PARIWISATA KOTA SURAKARTA

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mencapai Gelar Sarjana S-1

Program Studi Geografi

Oleh :

Mardha Agustin Pamungkas NIRM : E100120061

FAKULTAS GEOGRAFI

(2)
(3)
(4)
(5)

MOTTO

Dia yang tidak cukup berani mengambil resiko, tidak akan mendapatkan apa-apa dalam hidupnya

(Muhammad Ali)

Cita-cita memang berawal dari mimpi, tapi anda jangan lupa bangun untuk meraihnya

(Dedy Corbuzier )

Menjalankan, mengubah, mencintai dan menjadi lebih kuat dari penderitaan yang kita alami

(Ben Okri)

(6)

PERSEMBAHAN

1. Ibu dan Ayah

2. Saudara-saudaraku

3. Keluarga Andina

4. Sahabatku

5. Teman-teman Fakultas Geografi Angkatan 2012

(7)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih

lagi Maha Penyayang. Penulis ucapkan puji syukur atas segala rahmat serta ridlo-Nya, sehingga dapat menyelesaikan penyusunan skripsi dengan judul “Analisis Perkembangan dan Potensi Obyek Pariwisata Kota Surakarta” dapat selesai

dengan baik, sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Sains Fakultas

Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Terselesaikannya skripsi ini tidak lepas dari bantuan banyak pihak. Oleh

karena itu dalam kesempatan ini penulis tak lupa untuk mengucapkan terima kasih

kepada :

1. Bapak Drs. Priyono, M.Si., selaku Dekan Fakultas Geografi Universitas

Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan ijin penyusunan skripsi

ini;

2. Bapak Dr. Kuswaji Dwi Priyono, M.Si., selaku Dosen pembimbing yang

selalu memberikan bimbingan, nasihat dan waktunya selama penyusunan

skripsi ini;

3. Bapak Drs. Priyono, M.Si. dan Ibu Dra. Umrotun, M.Si., selaku pembahas

yang telah meluangkan waktu dan memberikan saran untuk kelancaran dalam

proses penyusunan skripsi ini;

4. Seluruh Staf Pengajar dan Staf Karyawan tata Usaha Fakultas Geografi

Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah mendidik dan membantu

penulis selama kuliah serta dalam proses penyusunan skripsi ini;

5. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta dalam membantu

memperoleh data yang dibutuhkan;

6. Kedua orang tuaku tersayang yang telah memberikan bimbingan,

pengorbanan, kasih sayang, serta doa disetiap langkah penulis sehingga

skripsi ini dapat terselesaikan;

7. Kakak ku tersayang Mhiedia Dwi Hanani, Cahyadi Tri Wibowo dan Cahyadi

(8)

8. Binti Sarifah dan Umi Latifah yang telah membantu dalam proses penulisan

skripsi ini;

9. Sahabatku Ajeng Prica, Ermawatins, Wuri, Indah, Jossita, Setya, Hesti, Ida

yang telah menemani dalam proses penulisan skripsi ini;

10. Keluarga Kost Andina Asri, Devi, Watty, Nur, Maya, Ika, Yani, Aqila, Suny

dan Dona atas doa, keceriaan dan dukungan yang telah diberikan;

11. Teman-teman mahasiswa Fakultas Geografi angkatan tahun 2012 atas

kebersamaannya selama ini yang tidak bisa disebutkan namanya satu persatu;

12. Danang Tio Pratama, SH.,yang telah memberikan doa, kasih sayang serta

dukungan; dan

13. Semua pihak dalam membantu penulis secara langsung maupun tidak

langsung yang tidak dapat penulis sebut satu persatu.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kata sempurna baik dari

segi isi maupun penyajiannya, sehingga saran dan kritik yang bersifat membangun

sangat penulis harapkan.Akhir kata, besar harapan penulis agar skripsi ini dapat

bermanfaat untuk seluruh pembaca yang membutuhkan.

Surakarta, 13 November 2016

Penulis

Mardha Agustin Pamungkas

(9)

DAFTAR ISI

Halaman

COVER ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

HALAMAN PERSETUJUAN ... iii

PERNYATAAN ... iv

1.5 Telaah Pustaka dan Penelitian Sebelumnya ... 7

(10)

2.5 Kependudukan ... 30

2.6 Kesejahteraan Sosial ... 33

BAB III KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KEPARIWISATAAN ... 35

3.1 Kebijakan Pembangunan Kepariwisataan ... 34

3.2 Strategi Pengembangan Kepariwisataan ... 35

3.3 Pokok-Pokok Program Pengembangan Kepariwisataan ... 36

3.4 Deskripsi Obyek Wisata Kota Surakarta ... 36

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 43

4.1 Analisis Perkembangan Jumlah Wisatawan ... 43

4.2 Potensi Obyek / Daya Tarik Wisata ... 44

4.3 Potensi Internal Obyek Wisata Kota Surakarta ... 44

4.4 Potensi Eksternal Obyek Wisata Kota Surakarta ... 50

4.5 Potensi Gabungan Obyek Wisata Kota Surakarta ... 56

4.6 Prioritas dan Arah pengembangan………. 59

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 73

5.1 Kesimpulan ... 73

5.2 Saran ... 75

DAFTAR PUSTAKA ... 77

(11)

DAFTAR TABEL

Halaman

1.1 Tabel Jumlah Kunjungan Wisatawan Asing dan Domestik Tahun

2011 – 2015 ... 5

1.2 Tabel Perbandingan Sebelumnya ... 12

1.3 Tabel Variabel Penelitian Potensi Internal ... 18

1.4 Tabel Variabel Penelitian Potensi Eksternal ... 19

2.1 Tabel Luas Wilayah Kota Surakarta ... 23

2.2 Tabel Jumlah Bulan Basah dan Kering Kota Surakarta ... 26

2.3 Tabel Klasifikasi Iklim Menurut Schmid dan Furguson ... 28

2.4 Tabel Penggunaan Lahan Kota Surakarta ... 30

2.5 Tabel Jumlah Penduduk dan Kepadatan Penduduk ... 31

2.6 Tabel Komposisi Penduduk Usia 5 Tahun Ke Atas Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan ... 32

4.1 Tabel Hasil Pengamatan Potensi Interna... 45

4.2 Tabel Penilaian Potensi Internal ... 47

4.3 Tabel Hasil Pengamatan Potensi Internal ... 52

4.4 Tabel Penilaian Potensi Eksternal ... 53

4.5 Tabel Penilaian Potensi Gabungan ... 57

4.6 Tabel Matrik Analisis SWOT Keraton Surakarta ... 61

4.7 Tabel Matrik Analisis SWOT Istana Mangkunegaran ... 63

4.8 Tabel Matrik Analisis SWOT Museum Batik Kuno ... 65

4.9 Tabel Matrik Analisis SWOT THR Sriwedari ... 67

4.10 Tabel Matrik Analisis SWOT Museum Radya Pustaka ... 69

(12)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

1.1 Gambar Diagram Alir Penelitian ... 14

2.1 Gambar Peta Administrasi Kota Surakarta ... 24

2.2 Gambar Peta Persebaran Lokasi Pariwisata ... 25

2.3 Grafik Tipe Curah Hujan Kecamatan Kota Surakarta ... 28

3.1 Gambar Obyek Wisata Keraton Kasunanan Surakarta ... 37

3.2 Gambar Obyek Wisata Istana Mangkunegaran... 38

3.3 Gambar Obyek Wisata THR Sriwedari... 39

3.4 Gambar Obyek Wisata Museum Radya Pustaka ... 40

3.5 Gambar Obyek Wisata Batik Kuno... 41

3.6 Gambar Obyek Wisata Taman Satwa Taru Jurug ... 42

4.1 Gambar Peta Potensi Internal Obyek Wisata Kota Surakarta………… 49

4.2 Gambar Peta Potensi Eksternal Obyek Wisata Kota Surakarta………. 55

4.3 Gambar Peta Potensi Gabungan Obyek Wisata Kota Surakarta ……... 58

(13)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Kuesioner Penelitian………...L-1

Hasil Wawancara………. L-3

Dokumentasi Keraton Kasunanan Surakarta……… L-9

Dokumentasi Istana Mangkunegaran……… L-10

Dokumentasi Radya Pustaka ... L-11

Dokumentasi Batik Kuno Danar Hadi ... L-12

Dokumentasi Taman Satwa Taru Jurug ... L-13

(14)

ANALISIS PERKEMBANGAN DAN POTENSI OBYEK PARIWISATA KOTA SURAKARTA

Mardha Agustin Pamungkas1, Kuswaji Dwi Priyono2

1Mahasiswa, 2Dosen Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta

Email : mardha_pamungkas@yahoo.com

Abstrak

Penelitian Analisis Perkembangan dan Potensi Obyek Pariwisata Kota Surakarta bertujuan untuk: (1) mengetahui dan menganalisis klasifikasi potensi internal dan eksternal pariwisata Kota Surakarta (2) mengetahui dan menganalisis obyek wisata yang memiliki potensi pariwisata paling tinggi untuk dikembangkan di Kota Surakarta.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey berupa pengamatan secara langsung di lapangan dan wawancara dengan pengunjung obyek wisata. Teknik analisis menggunakan metode skoring untuk potensi eksternal dan internal serta penggabungan dari kedua potensi tersebut, serta analisis SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada pada obyek wisata.

Berdasarkan penelitian potensi internal dan eksternal menunjukan bahwa obyek wisata Keraton Kasunanan memiliki nilai potensi internal dan eksternal tinggi. Istana Mangkunegaran memiliki nilai potensi internal tinggi dan nilai potensi eksternal rendah. THR Sriwedari dan Museum Radya memiliki nilai potensi internal dan eksternal sedang. Museum Batik Kuno memiliki nilai potensi internal sedang dan nilai potensi eksternal rendah. Taman Satwa Taru Jurug memiliki nilai potensi internal rendah sedangkan potensi eksternal sedang. Prioritas pengembangan obyek wisata di Kota Surakarta dimulai dari obyek wisata Keraton Kasunanan Surakarta dan Istana Mangkunegaran memiliki klasifikasi potensi gabungan tinggi hal ini dikarenakan obyek wisata tersebut memiliki nilai potensi internal dan eksternal tinggi, sedangkan obyek wisata yang nilai potensi gabungan rendah yaitu Museum Radya Pustaka, THR Sriwedari, Taman Satwa Taru Jurug dan Museum Batik Kuno Danar Hadi. Obyek wisata tersebut memiliki nilai potensi gabungan rendah karena nilai dari potensi internal sedang dan eksternal rendah, ataupun sebaliknya sehingga berpengaruh pada hasil akhir yang dicapai. Obyek wisata yang memiliki skala paling tinggi yang dikembangkan di Kota Surakarta adalah Keraton Kasunanan Surakarta, hal ini dikarenakan Keraton Kasunanan Surakarta memiliki perpaduan antara wisata budaya dan wisata belanja, prioritas pengembangan selanjutnya yaitu obyek wisata Istana Mangkunegaran, Museum Batik, TSTJ, Museum Radya Pustaka dan THR Sriwedari.

(15)

ANALYSIS OF DEVELOPMENT AND TOURISM POTENCY OF SURAKARTA CITY

Mardha Agustin Pamungkas1, Kuswaji Dwi Priyono2

1Student, 2Lecturer of Geography Faculty, Muhammadiyah University of

Surakarta field and interview with visitors of tourism objects. Analysis of the potency used scoring method to assess external and internal potencies and combination of both potencies as well as SWOT analysis in order to know existing strengths, weaknesses, opportunities and threats of tourism objects.

Analysis of internal and external potencies indicated that tourism object of Kasunanan Palace had high internal and external potencies. Mangkunegaran Palace had high value of internal potency and low value of external potency. Both Sriwedari Public Park and Radya Pustaka Museum had moderate value of internal and external potencies. Ancient Batik Museum had moderate value of internal potency and low value of external potency. Jurug Zoo had low value of internal potency and moderate value of external potency. Priority of tourism object development of Surakarta city started from Kasunanan Palace and Mangkunegaran Palace in which they had classification of high combination potencies, because the two tourism objects had high values of internal and external potencies. While, tourism objects with moderate values of combination potencies were Radya Pustaka Museum, Sriwedari Public Park, Jurug Zoo and Ancient Batik Museum. The tourism objects had low value of combination potencies because they had moderate value of internal potency and low value of external potency or vice versa so that it affected final results. Tourism object with highest scale for development was Kasunanan Palace, because it had combination of cultural and shopping tourism. Next priorities of tourism object development were Mangkunegaran Palace, Ancient Batik Museum, Jurug Zoo, Radya Pustaka Museum and Sriwedari Public Park.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...