• Tidak ada hasil yang ditemukan

silabus geo prilaku

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "silabus geo prilaku"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

1 FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

SILABUS

1. Identitas Mata Kuliah

Nama Mata Kuliah : Geografi Prilaku

Nomor Kode : GG

Jumlah SKS : 2 SKS

Semester : 1

Kelompok Mata Kuliah : MKBS

Program Studi : Jurusan Pendidikan Geografi

Prasyarat : Pengantar Geografi

Waktu Perkuliahan : 2 x 50 menit x 16 pertemuan

Dosen : Prof. Dr. Awan Mutakin

Drs. Wahyu Eridiana, M.Si. 2. Tujuan

Selesai mengikuti perkuliah ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan prilaku yang berkaitan dengan persepsi dengan lingkungannya.

3. Deskripsi Isi

Mata kuliah memberi pemahaman bagaimana manusia melakukan tindakan melalui keputusan-keputusan dari hasil pengamatan terhadap lingkungannya. Pendekatn psikologis menjadi identitas kajian dalam geografi prilaku ini, sehubungan dengan hal tersebut materi yang akan dibahas meliputi, persepsi lingkungan dan persepsi linbgkungan ynag berpengarh terhadap pengambilan keputusan.

4. Pendekatan Pembelajaran

Kegiatan pembelajaran mata kuliah ini menggunakan pendekatan Ekspositori dan Inkuiri.

Metode : ceramah, tanya jawab, dan diskusi kelas Tugas : membuat sketsa lokasi tertentu, terjemahan Media : OHP

5. Evaluasi Hasil Belajar

Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam:

a. kehadiran

(2)

2 6. Uraian Pokok Bahasan Setiap Pertemuan

1. membahas hakekat kajian geografi, kedudukan geografi prilaku, ruanglingkup dan objek studi geografi prilaku

2. geografi prilaku dan psikologi lingkungan, cirri-ciri psikologi lingkungan dan aliran-aliran dalam psikologi lingkungan

3. persepsi skema persepsi, dan perubahan-perubahan persepsi

4. pengaruh kebudayaan terhadap persepsi, unsur-unsur yang dipertimbangkan dalam menilai tempat dan persepsi terhadap bencana

5. teori tingkah laku dan lingkungan

6. personel space, privacy, dan teritory activity

7. kesesatan, kepadatan, dan pengaruhnya terhadap manusia 8. UTS (Ujian Tengah Semester)

9. image lingkungan

10.bentuk-bentuk penyesuaian tingkah laku terhadap lingkungan 11.citra terhadap kata

12.mobilitas horizontal sebagai gejala persepsi lingkungannya 13.dampak lingkungan terhadap tingkah laku

14.dampak lingkungan terhadap tingkah laku 15.UAS (Ujian Akhir Semester).

7. Daftar Literatur :

Cok Kevin R, Golledge. R.G : 1981: Behavioral problems in georaphy revisited, Methuen and Co ltd, London

Daldjoeni, N. 1992 : Geografi baru organisasi keruangan dalam teori dan praktek, alumni, Bandung.

Gold, J.R., 1980 : An introduction to behavioral geography, Oxpord University press Maman A, : 1988 Geografi Prilaku

Sarwono, S.W. : 1992 : Psikologi lingkungan, Gramedia, Jakarta

Sunarto, HS : 1985 : Penduduk Indonesia dala dinamika migrasi, Dua dimensi, Yogyakarta

Worsley Peter : 1992 : Pengantar sosilogi sebuah pembanding, jilid 2, Tiara Wacana, Yogyakarta

Sumber dan dokumen: Jurnal

Referensi

Dokumen terkait

Bila volume cairan melebihi “penuh” di tingkat perikardium itu, efusi perikardial mengakibatkan tekanan pada jantung sehingga terjadi Cardiac Tamponade (tamponade jantung)

Untuk itu dibutuhkan pengukuran terhadap kesetimbangan seluruh uap dan cairan yang berasal dari tray, namun karena kondisi dari beberapa lokasi pada tray berbeda antara tray

BAB III: Kendala Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) Dalam Memerangi Cyber Crime : Aspek Koordinasi dan Kerjasama Internasional... Beberapa Penanggulangan Global

karena dalam penelitian ini terdapat 2 variabel independen yaitu neraca jasa sebagai X1 dan neraca perdagangan sebagai X2, maka harus menggambarkan sketergram

Model Stimulasi Kecerdasan Visual Spasial Dan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini Melalui Metode Kindergarten Watching Siaga Bencana Gempa Bumi Di Paud

Menjelaskan lingkup Psikiatri Kelautan kelautan, klasifikasi gangguan jiwa, jenis-jenis gangguan jiwa yang sering terjadi pada ABK, kriteria diagnostik, terapi serta

1) Hasil pengujian struktur mikro perbesaran 100x pada pengelasan oksi asetilen dengan nyala tocrh karburasi terhadap baja karbon rendah. Dari data diatas dapat

Banyak organisasi tidak menciptakan suatu mekanisme agar tacit knowledge yang dimiliki anggota organisasi dapat dibagi, digunakan, dan dikembangkan untuk