BAB 24 PENGUJIAN SUBSTANTIF TERHADAP EKUITAS PEMEGANG SAHAM
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Undang-Undang Penanaman Modal dan Undang-Undang Perseroan Terbatas mengatur mengenai praktik cross border
Saham adalah bukti penyertaan modal dalam suatu perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas. Tanggung jawab pemegang saham atas utang-utang perusahaan terbatas maksimal sampai
“Perseroan Terbatas, yang selanjutnya disebut perseroan, adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha
Pada perusahaan berbentuk Firma dan CV modal sendiri disajikan dalam neraca dengan modal atas nama tiap-tiap sekutu dan jika akun Prive atas nama setiap sekutu yang bersangkutan
Kas yang dicantumkan di neraca adalah saldo kas yang adaditangan perusahaan pada tanggal tersebut dan saldo rekening giro di bank, yang pengambilannya tidak
Kas yang dicantumkan di neraca adalah saldo kas yang ada di tangan perusahaan pada tanggal tersebut dan saldo rekening giro di bank, yang pengambilannya tidak dibatasi oleh bank
Modal sendiri sesungguhnya adalah modal yang berasal dari orang yang menanam modal dalam suatu perusahaan, baik untuk perusahaan perseorangan, Firma, CV, ataupun Perseroan
Dengan demikian, jika perusahaan pemberi jaminan ,berbentuk perseroan terbatas, maka akan berlaku ketentuan Pasal 102 (1 )b UU UUPT yang pada intinya menyatakan