• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERAN BIMBINGAN KONSELING DI MTs NEGERI TUBAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERAN BIMBINGAN KONSELING DI MTs NEGERI TUBAN"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PERAN BIMBINGAN KONSELINGDI MTs NEGERI TUBAN

Oleh: U’UNG UMERKOWATI (00810109)

Psychology

Dibuat: 2006-07-05 , dengan 3 file(s).

Keywords: Peran Bimbingan Konseling

Pendidikan adalah suatu kegiatan atau usaha yang sudah lama dilakukan oleh umat manusia. Sekolah merupakan salah satu bentuk lingkungan yang bertanggung jawab dalam memberikan asuhan terhadap proses perkembangan individu. Sekolah juga merupakan lingkungan hidup kedua sesudah rumah dimana anak untuk kesekian jam tiap-tiap hari mengisi hidupnya. Selain itu sekolah sebagai lembaga pendidikan adalah tempat untuk mempersiapkan anak menghadapi kehidupannya sebaik-baiknya baik sebagai pribadi maupun dalam keluarga Bimbingan konseling adalah serangkaian hubungan langsung antara petugas bimbingan konseling dengan siswa yang bertujuan memberikan bantuan dalam menyelesaikan masalah. Oleh sebab itu para siswa mengharapkan bimbingan konseling dapat membantu menyelesaikan masalah mareka,

khususnya masalah siswa di MTS N Tuban. Sejauh mana Peran Bimbingan Konseling di MTS Negeri Tuban

Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I, II dan III MTs NEGERI TUBAN yang berjumlah 6 (enam) orang dan 1 (satu) orang guru BK. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.

Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa peran guru BK di MTs N Tuban secara keseluruhan kurang optimal. dilihat dari setiap masalah yang timbul banyak yang belum terselesaikan atau terpecahkan. Jumlah guru BK yang hanya satu dan menangani ± 900 siswa menjadi hambatan BK dalam menjalankan tugasnya, selain itu guru BK juga mengajar mata pelajaran dikelas sehingga kurang konsentrasi sebagai guru BK dalam melaksanakan tugas yang dibebankan dari pihak sekolah sehingga guru BK di MTs N Tuban kurang berperan.

Abstract

Education is an activity or business that has long been done by mankind. School is one form of environmental responsibility in providing care to the individual development process. School is also a second after the home environment where the child for the umpteenth hour of each day to fill his life. In addition, the school as an educational institution is a place to prepare children to face life as well as possible both as individuals and in family counseling Counseling is a series of direct relations between workers counseling with students which aims to provide assistance in resolving problems. Therefore, the students expect guidance and counseling can help them solve problems, especially problems of students in MTS N Tuban. The extent to which role in the MTS Affairs Guidance Counseling Tuban

(2)

Referensi

Dokumen terkait

Proses bimbingan dan konseling yang ada di MTs Negeri Gemolong Kabupaten Sragen dilakukan dengan beberapa metode antara lain: metode interview, secara pribadi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya perilaku bullying pada siswa kelas VIII MTs Negeri Pakem, Untuk mengetahui peran guru bimbingan

Bimbingan dan konseling merupakan sarana dan prasana yang tentu adanya disetiap lembaga pendidikan yang ada di setiap indonesia dan setiap guru juga disebut sebagai yang

Menurut Sumarwiyah & Zamroni (2017) selain peserta didik (konseli), konselor juga memperoleh kemudahan dari penyeleng garaan bimbingan dan konseling berbasis teknologi.

Bimbingan pribadi dan sosial di lain pihak tidak lain adalah seperangkat usaha bantuan kepada peserta didik agar dapat menghadapi sendiri masalah-masalah pribadi dan

Dengan mempelajari Bimbingan dan Konseling , calon guru dapat mempersiapkan dirinya untuk mengajar dan mengenal muridnya lebih baik. Guru juga kelak dapat menjadi tempat

Jadi layanan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah suatu bantuan yang diberikan oleh guru bimbingan dan konseling BK berupa informasi, penempatan, penguasaan konten dan konseling

sebagai pertukaran pikiran untuk mendapatkan kesimpulan nasehat, saran yang sebaik- baiknya.31 Konsultasi merupakan kegiatan berbagi pemahaman dan kepedulian antara konselor atau guru