• Tidak ada hasil yang ditemukan

JARGON KELOMPOK SOSIAL GAY PANDAWA LIMA DI JEMBER

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "JARGON KELOMPOK SOSIAL GAY PANDAWA LIMA DI JEMBER"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

JARGON KELOMPOK SOSIAL GAY PANDAWA LIMA DI

JEMBER

SKRIPSI

Oleh Luluk Nuroida

100210402022

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER

(2)

i

Jargon Kelompok Sosial GayPandawa Lima di Jember

SKRIPSI

Diajukan guna melengkapi tugas akhir dan memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1)

dan mencapai gelar Sarjana Pendidikan

Oleh Luluk Nuroida

100210402022

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER

(3)

v

HALAMAN PENGAJUAN

JARGON KELOMPOK SOSIAL GAY PANDAWA LIMA DI JEMBER

SKRIPSI

Diajukan untuk dipertahankan di depan tim penguji guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

pada Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Jember

Oleh:

Nama Mahasiswa : Luluk Nuroida

NIM : 100210402022

Angkatan Tahun : 2010

Daerah Asal : Banyuwangi

Tempat/Tanggal Lahir : Banyuwangi, 12 Oktober1992

Jurusan : Pendidikan Bahasa dan Seni

Program Studi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Disetujui Oleh:

Pembimbing I Pembimbing 2

Anita Widjajanti, S.S.,M.Hum Drs.Mujiman Rus Andianto,M.Pd

(4)

ii

PERSEMBAHAN

Skripsi ini merupakan hasil dari usaha saya sendiri. Skripsi ini tercipta atas rahmat dan kuasa Allah SWT serta dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan bangga skripsi ini saya persembahkan untuk:

1) orang tuaku ayahanda bapak Hafidi dan ibunda Masruroh yang telah memberikan kasih sayang, semangat, inspirasi serta untaian doa yang selalu mengiringi langkah dan keberhasilanku.

2) guru-guru teladanku sejak SD sampai dengan perguruan tinggi yang telah membimbing, memberikan ilmu dan pengalaman dalam menjalani kehidupan. 3) almamater yang kubanggakan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

(5)

iii

MOTO

“Belajar bahasa Indonesia akan lebih mudah dengan terlebih dahulu memahami karakter manusianya.”

(I Nyoman Sudanana)1

“Memiliki sedikit pengetahuan dan dipergunakan untuk bekerja, jauh lebih berarti daripada memiliki pengetahuan yang luas namun mati tak berfungsi.”

(Kahlil Gibran)²

1

Degeng, I Nyoman Sudanana. 2011. Motto-Motivasi Belajar Bahasa. www.blog.tp.ac.id

(6)

iv

PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, Nama : Luluk Nuroida

NIM : 100210402022

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul” Jargon Kelompok Sosial Gay Pandawa Lima di Jember” adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali kutipan yang telah saya sebutkan sumbernya. Karya ilmiah ini belum pernah diajukan pada institusi manapun dan bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya, tanpa ada tekanan dan paksaan dari pihak mana pun serta bersedia mendapatkan sanksi akademik jika ternyata di kemudian hari pernyataan ini tidak benar.

Jember, 26 Agustus 2014 yang menyatakan,

(7)

vi

PENGESAHAN

Skripsi berjudul “Jargon Kelompok Sosial Gay Pandawa Lima di Jember” telah diuji dan disahkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember dan dinyatakan lulus pada:

hari : Kamis

tanggal : 11 September 2014

tempat : Ruang sidang gedung bahasa, Gedung 3 FKIP Universitas Jember

Tim Penguji:

Ketua, Sekretaris,

Dr. Muji, M.Pd. Drs. Mujiman Rus Andianto, M.Pd.

NIP 1959907161987021002 NIP 195707131983031004

Anggota I, Anggota II,

Furoidatul Husniah,S.S., M.Pd. Anita Widjajanti, S.S., M.Hum. NIP 197902072008122002 NIP 1971040220005012002

Mengesahkan,

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember

(8)

vii

RINGKASAN

Jargon Kelompok Sosial Gay Pandawa Lima di Jember; Luluk Nuroida;

100210402022; 2014; 61 halaman; Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember.

Jargon merupakan pemakaian bahasa yang susah dipahami oleh masyarakat umum di luar kelompok penggunanya. Jargon sering dijumpai pada kelompok-kelompok sosial. Jargon digunakan untuk berinteraksi dengan sesamanya. Salah satu kelompok sosial yang memiliki jargon adalah kelompok sosial gay Pandawa Lima, mereka memakai jargon sebagai alat berkomunikasi sesama anggota mengenai hal-hal yang bersifat rahasia. Berdasarkan latar belakang di atas fokus masalah penelitian ini ialah: 1) wujud jargon kelompok sosial Gay Pandawa Lima di Jember 2) Faktor yang melatarbelakangi penggunaan jargon kelompok sosial gay Pandawa Lima di Jember 3) fungsi jargon kelompok sosial gay Pandawa Lima di Jember.

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui wujud jargon yang digunakan kelompok sosial gay Pandawa Lima di Jember, (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan penggunaan jargon kelompok sosial gay Pandawa Lima di Jember, (3) untuk mengetahui fungsi jargon kelompok sosial gay Pandawa Lima di Jember.

Jenis dan rancangan penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan kelompok sosial gay Pandawa Lima yang mengindikasikan wujud jargon. Sumber data penelitian adalah kelompok sosial gay Pandawa Lima di Jember. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, teknik observasi dan teknik wawancara. Proses analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data deskriptif kualitatif.

(9)

viii

kata singkatan, jargon bentuk akronim, jargon bentuk kata ulang yang berupa pengulangan seluruh, pengulangan sebagian, dan pengulangan yang berkombinasi dengan pembubuhan afiks, jargon bentuk frase meliputi frase nominal, frase verbal, frase bilangan, frase sifat, dan frase depan; (2) faktor-faktor yang menyebabkan penggunaan jargon Pandawa Lima adalah faktor gengsi, faktor kebiasaan, faktor memudahkan, faktor identitas sosial penutur dan pendengar, dan faktor lingkungan; (3) fungsi jargon Pandawa Lima untuk menjalin hubungan keakraban dan menutupi identitas.

(10)

ix PRAKATA

Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya

sehingga skripsi yang berjudul “Jargon Kelompok Sosial Gay Pandawa Lima di Jember” dapat terselesaikan dengan baik. Sholawat dan salam tercurah kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Seni, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember.

Penyusunan skripsi ini tidak lepas dari bantuan dan masukan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, ucapan terima kasih disampaikan kepada:

1) Prof. Dr. Sunardi, M.Pd., selaku Dekan FKIP Universitas Jember;

2) Dr. Arju Mutiah, M.Pd., selaku Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni; 3) Rusdhianti Wuryaningrum, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan

Bahasa dan Sastra Indonesia;

4) Anita Widjajanti, S.S., M.Hum selaku dosen pembimbing 1 yang telah membimbing dengan penuh kesabaran dan rela meluangkan waktu, pikiran, serta perhatiannya selama penulis menjadi mahasiswa;

5) Drs. Mujiman Rus Andianto, M.Pd., selaku dosen pembimbing II yang telah membimbing dengan sabar serta dosen pembimbing akademik selama penulis menjadi mahasiswa;

6) Furoidatul Husniah, S.S.,M.Pd., selaku dosen penguji I yang telah memberikan kritik dan saran yang membangun pada skripsi ini;

7) Dr. Muji, M.Pd., selaku dosen penguji II yang telah memberikan kritik dan saran yang membangun pada skripsi ini;

(11)

x

Penulis juga menerima segala kritik dan saran yang membangun dari semua pihak demi kesempurnaan skripsi ini. Akhirnya penulis berharap, semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, amin.

Jember, 26 Agustus 2014

(12)

xi

2.4.2 Jargon Bersifat Selingkung ... 10

2.4.3 Jargon Berfungsi untuk Mengidentifikasi Diri... 10

2.4.4 Jargon Berupa Pemendekan Kata... 11

(13)

xii

2.4.6 Kosa Katanya Berubah-ubah atau Mudah Ditinggalkan

Pemakainya... 12

2.5 Wujud Jargon ... 12

2.5.1 Jargon Bentuk Kata ... 12

2.5.2 Jargon Bentuk Frase ... 16

2.6 Faktor Penyebab Pemakaian Jargon ... 16

2.7 Fungsi Jargon ... ... 18

3.4.3 Penarikan Kesimpulan ... 24

3.5 Instrumen Penelitian... 24

4.1.2 Jargon Bentuk Kata Berimbuhan ... 26

4.1.3 Jargon Bentuk Kata Singkatan... 28

(14)

xiii

4.1.5 Jargon Bentuk Kata Ulang... 29

4.1.5.1 Pengulangan Seluruh ... 30

4.1.5.2 Pengulangan Sebagian ... 32

4.1.5.3 Pengulangan yang Berkombinasi dengan Pembubuhan Afiks... 33

4.1.6 Jargon Bentuk Frase... 34

4.1.6.1 Frase Nominal... 34

4.1.6.2 Frase Verbal...35

4.1.6.3 Frase Sifat... .. 36

4.1.6.4 Frase Bilangan ... 37

4.1.6.5 Frase Depan ... 38

4.2 Faktor-faktor yang Menyebabkan Penggunaan Jargon Kelompok Sosial Gay Pandawa Lima di Jember ... 39

4.3 Fungsi Jargon Pandawa Lima dalam Interaksi Sosial di Kabupaten Jember . 44 BAB 5. KESIMPULAN DAN SARAN ... 46

5.1 Kesimpulan ... 46

5.2 Saran ... 47

DAFTAR PUSTAKA ... 48

(15)

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

A. Matrik Penelitian ... 50

B. Tabel pemandu wawancara untuk faktor penyebab penggunaan jargon... 52

C. Tabel pemandu wawancara untuk fungsi jargon ... 52

D. Instrumen Pemandu Pengumpul Data ... 53

E. Instrumen Pemandu Analisis Data ... 54

F. Deskripsi Data ... 55

Referensi

Dokumen terkait

Sutarni, A 310 080 309, Jurusan Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta,. 2012,

Ika Puji Lestari A310 080 061. Jurusan Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Surakarta 2013,83 Halaman. Penelitian

Bahasa dan Sastra Indonesia; Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni; Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan; Universitas Widya Dharma Klaten. Penelitian ini difokuskan pada

Ari Eko Wibawanto. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Widya

Kesalahan Ejaan pada Dokumen Abstrak Skripsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA.. Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS TADULAKO 2023 ANALISIS RAGAM BAHASA GAUL YANG DIGUNAKAN REMAJA MILENIAL DALAM KOMENTAR DI MEDIA

Hp 081275933756 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau ABSTRAK: Penelitian