Informasi Dokumen
- Penulis:
- Lely Triana
- Pengajar:
- Drs. Eko Handoyo, M.Si
- Moh. Aris M, S.Sos, M.M
- Sekolah: Universitas Negeri Semarang
- Mata Pelajaran: Hukum dan Kewarganegaraan
- Topik: Pola Penerapan Pendidikan Karakter Siswa di SMA Negeri 3 Pati
- Tipe: skripsi
- Tahun: 2011
- Kota: Semarang
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian ini memberikan latar belakang mengenai pentingnya pendidikan karakter di Indonesia, terutama di kalangan remaja. Penulis menyoroti krisis moral yang dihadapi oleh masyarakat, yang terlihat dari perilaku kenakalan remaja, seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba. Penekanan pada pentingnya pendidikan karakter sebagai solusi untuk membangun generasi yang lebih baik menjadi fokus utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penerapan pendidikan karakter di SMA Negeri 3 Pati melalui kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan pembiasaan.
1.1. Latar Belakang Masalah
Latar belakang menjelaskan tentang krisis multidimensi yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, di mana banyak remaja terlibat dalam perilaku negatif. Penulis mengutip berbagai data dan fenomena yang menunjukkan penurunan moral, serta pentingnya pendidikan karakter sebagai langkah preventif untuk menghadapi masalah ini.
1.2. Rumusan Masalah
Bagian ini merumuskan tiga pertanyaan utama yang akan dijawab dalam penelitian, yaitu penerapan pendidikan karakter dalam kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan pembiasaan di SMA Negeri 3 Pati. Ini menunjukkan fokus penelitian yang terarah dan spesifik.
1.3. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana pendidikan karakter diterapkan dalam berbagai kegiatan di SMA Negeri 3 Pati. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai metode dan praktik pendidikan karakter di sekolah.
II. LANDASAN TEORI DAN KERANGKA BERPIKIR
Bagian ini membahas teori-teori yang mendasari pendidikan karakter, termasuk definisi pendidikan, karakter, dan pendidikan karakter itu sendiri. Penulis menjelaskan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk individu yang berintegritas, serta bagaimana pendidikan karakter dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah.
2.1. Pengertian Pendidikan
Pendidikan didefinisikan sebagai usaha sadar dan terencana untuk mengembangkan potensi peserta didik. Penulis mengutip UU No. 20 Tahun 2003 yang menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat.
2.2. Karakter
Karakter dijelaskan sebagai kualitas mental atau moral yang membedakan individu satu dengan lainnya. Penulis menjelaskan bahwa karakter tidak hanya ditentukan oleh faktor alami, tetapi juga oleh pendidikan dan sosialisasi yang diterima individu.
2.3. Pendidikan Karakter
Pendidikan karakter didefinisikan sebagai usaha untuk membentuk kebiasaan baik melalui berbagai kegiatan di sekolah. Penulis menguraikan pentingnya integrasi pendidikan karakter dalam semua aspek kehidupan sekolah, baik dalam kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler.
III. METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penulis menjelaskan langkah-langkah analisis data yang mencakup pengumpulan, reduksi, dan verifikasi data. Metode ini dipilih untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang penerapan pendidikan karakter di SMA Negeri 3 Pati.
3.1. Lokasi Penelitian
Penelitian dilakukan di SMA Negeri 3 Pati, yang dipilih karena merupakan salah satu sekolah yang menerapkan pendidikan karakter secara aktif. Penulis menjelaskan konteks dan latar belakang sekolah yang menjadi lokasi penelitian.
3.2. Fokus Penelitian
Fokus penelitian adalah pada penerapan pendidikan karakter dalam kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan pembiasaan. Ini menunjukkan bahwa penelitian berusaha untuk mengkaji secara menyeluruh berbagai aspek pendidikan karakter di sekolah.
IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Negeri 3 Pati menerapkan pendidikan karakter melalui berbagai kegiatan yang terstruktur. Kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan pembiasaan berperan penting dalam membentuk karakter siswa. Penulis menjelaskan hasil penelitian secara rinci, termasuk contoh-contoh konkret dari penerapan pendidikan karakter.
4.1. Penerapan Pendidikan Karakter dalam Kegiatan Intrakurikuler
Pendidikan karakter diterapkan dalam setiap mata pelajaran, dengan fokus pada nilai-nilai religius, disiplin, dan kejujuran. Penulis memberikan contoh konkret bagaimana nilai-nilai ini diintegrasikan ke dalam proses belajar mengajar di kelas.
4.2. Penerapan Pendidikan Karakter dalam Kegiatan Ekstrakurikuler
Kegiatan ekstrakurikuler seperti OSIS dan pramuka menjadi sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai karakter. Penulis menjelaskan bagaimana kegiatan ini membantu siswa untuk mengembangkan kemandirian dan kepedulian sosial.
V. PENUTUP
Bagian penutup menyimpulkan hasil penelitian dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan pendidikan karakter di sekolah. Penulis menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membangun karakter siswa. Rekomendasi juga diberikan untuk meningkatkan efektivitas penerapan pendidikan karakter di SMA Negeri 3 Pati.
5.1. Simpulan
Simpulan menyatakan bahwa pola penerapan pendidikan karakter di SMA Negeri 3 Pati telah berjalan dengan baik melalui kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan pembiasaan. Penulis menekankan bahwa pendidikan karakter harus menjadi bagian integral dari sistem pendidikan.
5.2. Saran
Penulis memberikan saran untuk meningkatkan partisipasi orang tua dan masyarakat dalam pendidikan karakter siswa. Selain itu, pentingnya evaluasi dan pengembangan berkelanjutan dalam program pendidikan karakter di sekolah juga ditekankan.