• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penggunaan Penginderaan Jauh dan SIG untuk Mengetahui Perubahan Penutupan Lahan dan Kecukupan Ruang Terbuka Hijau sebagai Rosot Karbondioksida (Studi Kasus; Kota Bogor Tahun 1991, 2000, dan 2012)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penggunaan Penginderaan Jauh dan SIG untuk Mengetahui Perubahan Penutupan Lahan dan Kecukupan Ruang Terbuka Hijau sebagai Rosot Karbondioksida (Studi Kasus; Kota Bogor Tahun 1991, 2000, dan 2012)"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Lokasi Penelitian
Tabel  1 Jenis, bentuk, dan sumber data
Tabel  2 Penutupan lahan Kota Bogor tahun 1991, 2000, dan 2012
Tabel  4 Perubahan tipe penutupan lahan Kota Bogor (periode 2000-2012)
+3

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil analisis citra Landsat TM 1997 dan ETM+ 2004 diperoleh 9 jenis penutupan lahan yang di klasifikasi ulang menjadi 3 jenis penutupan lahan, yaitu badan air,

Persamaan regresi berdasarkan grid tahun 1997 yaitu y = 27,027 - 0,039~ dapat digunakan sebagai acuan bagi pengelolaan wilayah perkotaan dalam pengembangan RTH untuk

wilayah Kabupaten Kudus. Kondisi badan air dapat dilihat pada Gambar 11. Luasan untuk tipe penutupan lahan ini adalah sebesar 1.367,17 ha atau 1,13% dan. berada pada tingkatan

Emisi CO2 yang dihitung di wilayah penelitian tidak memperhitungkan pengaruh arah angin sehingga dianggap beban emisi maksimum (tidak terdispersi). Data RTH eksisting di

Menurut Lillesand dan Kiefer (1997), istilah penutupan lahan berkaitan dengan jenis kenampakan yang ada di permukaan bumi, seperti bangunan perkotaan, danau dan vegetasi,